Doa Katolik
Peringatan Wajib

Santa Perawan Maria Ratu

Sabtu, 22 Agustus 2037· Putih · Pekan Psalterium IV
22 Agustus 2037

Bacaan Misa

Santa Perawan Maria Ratu
Bacaan Pertama

Naomi itu mempunyai seorang sanak dari pihak suaminya, seorang yang kaya raya dari kaum Elimelekh, namanya Boas. Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: "Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku." Dan sahut Naomi kepadanya: "Pergilah, anakku." Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh. Sesudah itu berkatalah Boas kepada Rut: "Dengarlah dahulu, anakku! Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerja perempuan. Lihat saja ke ladang yang sedang disabit orang itu. Ikutilah perempuan-perempuan itu dari belakang. Sebab aku telah memesankan kepada pengerja-pengerja lelaki jangan mengganggu engkau. Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan dan minumlah air yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu." Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya: "Mengapakah aku mendapat belas kasihan dari padamu, sehingga tuan memperhatikan aku, padahal aku ini seorang asing?" Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal. Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki. Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: "Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel. Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki." Dan Naomi mengambil anak itu serta meletakkannya pada pangkuannya dan dialah yang mengasuhnya. Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: "Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki"; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.

Mazmur Tanggapan

Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,

Bacaan Injil

Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya. Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang; mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat; mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi. Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara. Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga. Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias. Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

Invitatorium

Santa Perawan Maria Ratu

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Kristus, putera Maria.

Atau:
Marilah kita bergembira dalam Tuhan pada pesta santa perawan Maria.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Kristus, putera Maria.

Atau:
Marilah kita bergembira dalam Tuhan pada pesta santa perawan Maria.

Ibadat Bacaan

Santa Perawan Maria Ratu

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Untuk keindahan bumi,

Untuk keindahan langit,

Untuk kasih yang sejak lahir

Meliputi dan mengelilingi kita,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk keindahan setiap jam

Siang dan malam,

Bukit dan lembah, pohon dan bunga,

Matahari dan bulan, serta bintang-bintang terang,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk sukacita telinga dan mata,

Untuk kegembiraan hati dan pikiran,

Untuk harmoni mistis,

Menghubungkan indra dengan suara dan penglihatan;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk sukacita kasih insani,

Saudara, saudari, orang tua, anak,

Sahabat di bumi dan sahabat di surga,

Untuk semua pikiran yang lembut dan halus;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk setiap anugerah-Mu yang sempurna,

Begitu bebas diberikan kepada umat kami,

Rahmat insani dan ilahi,

Bunga-bunga bumi dan kuncup-kuncup surga.
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Allah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Mazmur 49 (50)

Kasih sejati kepada Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).

I
Allah segala allah, Tuhan,

telah berfirman dan memanggil bumi,

dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.

Dari Sion, keindahan yang sempurna, Ia bersinar.
Allah kita datang, Ia tidak berdiam diri lagi.

Di hadapan-Nya api melahap,

di sekeliling-Nya badai mengamuk.

Ia memanggil langit dan bumi

untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Kumpulkanlah di hadapan-Ku umat-Ku

yang telah mengikat perjanjian dengan-Ku dengan kurban.”

Langit memberitakan keadilan-Nya,

sebab Allah sendiri adalah Hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAllah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Antifon 2Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

II
“Dengarlah, hai umat-Ku, Aku akan berbicara;

Israel, Aku akan bersaksi melawan engkau,

sebab Akulah Allah, Allahmu.

Aku menuduh engkau, mengajukan tuduhan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,

persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.

Aku tidak meminta lebih banyak lembu jantan dari peternakanmu,

ataupun kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang di hutan,

ribuan binatang di bukit-bukit-Ku.

Aku mengenal semua burung di langit,

segala yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Sekiranya Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,

sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.

Apakah engkau berpikir Aku makan daging lembu,

atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah

dan penuhilah nazar-nazar yang kauikrarkan kepada-Nya.

Panggillah Aku pada hari kesesakan.

Aku akan membebaskan engkau dan engkau akan memuliakan Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPersembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

Antifon 3Aku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:
“Tetapi bagaimana engkau dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku

dan menyebut perjanjian-Ku di bibirmu,

engkau yang membenci hukum-Ku

dan membuang firman-Ku ke angin,
engkau yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;

yang bersekutu dengan pezina,

yang melampiaskan mulutmu untuk kejahatan

dan lidahmu merencanakan kejahatan,
engkau yang duduk dan memfitnah saudaramu

dan mencemarkan nama anak ibumu sendiri.

Engkau melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?

Apakah engkau berpikir bahwa Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, hai kamu yang tidak pernah memikirkan Allah,

supaya Aku tidak menangkapmu dan engkau tidak dapat melarikan diri;

kurban syukur memuliakan Aku

dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang jujur.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, terimalah kami sebagai kurban pujian, agar kami dapat menjalani hidup tanpa beban dosa, berjalan di jalan keselamatan, dan senantiasa bersyukur kepada-Mu.

AntifonAku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Dengarlah, hai umat-Ku, dan Aku akan berbicara.

℟ Akulah Tuhan, Allahmu.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

30:1-18

Kesia-siaan mengadakan perjanjian dengan bangsa-bangsa asing
Celakalah anak-anak pemberontak,

firman Tuhan,

yang melaksanakan rencana yang bukan dari-Ku,

yang menenun jaring yang tidak diilhami oleh-Ku,

menambah dosa di atas dosa.

Mereka pergi ke Mesir,

tetapi nasihat-Ku tidak mereka cari.

Mereka mencari kekuatan dalam perlindungan Firaun

dan berlindung dalam bayangan Mesir;

perlindungan Firaun akan menjadi aibmu,

dan berlindung dalam bayangan Mesir akan menjadi kehinaanmu.

Ketika para pangeran mereka berada di Zoan

dan utusan mereka mencapai Hanes,

Semua akan malu

akan suatu bangsa yang tidak memberi mereka apa-apa,

Tidak ada pertolongan maupun manfaat,

tetapi hanya aib dan celaan.
[Nubuat tentang Binatang-binatang Negeb]

Melalui tanah yang tertekan dan bermasalah

dari singa betina dan singa yang mengaum,

dari ular beludak dan seraf yang terbang,

Mereka membawa kekayaan mereka di punggung keledai

dan harta mereka di punuk unta

Kepada suatu bangsa yang tidak berguna,

kepada Mesir yang pertolongannya sia-sia dan hampa.

Oleh karena itu Aku menyebutnya

“Rahab yang diredam.”
Sekarang datanglah, tulislah itu di atas loh yang dapat mereka simpan,

ukirlah itu dalam catatan;

Agar itu dapat menjadi di hari-hari mendatang

saksi yang kekal:

Ini adalah bangsa yang memberontak,

anak-anak yang menipu,

Anak-anak yang menolak

untuk menaati hukum Tuhan.

Mereka berkata kepada para pelihat, “Janganlah melihat penglihatan”;

kepada para nabi, “Janganlah menyingkapkan bagi kami apa yang benar;

berbicaralah yang manis-manis kepada kami, ciptakanlah ilusi.

Menjauhlah! Singkirlah dari jalan kami!

Janganlah kami mendengar lagi

tentang Yang Kudus dari Israel.”
Oleh karena itu, demikianlah firman Yang Kudus dari Israel:

Karena kamu menolak firman ini,

Dan menaruh kepercayaanmu pada apa yang bengkok dan licik,

dan bergantung padanya,

Kesalahanmu ini akan menjadi

seperti keretakan yang menurun

Menggembung di tembok tinggi

yang keruntuhannya datang tiba-tiba, dalam sekejap.

Itu runtuh seperti bejana tukang tembikar

pecah tak tertolong,

Dan di antara pecahannya tidak dapat ditemukan

pecahan untuk menyendok api dari perapian

atau mengambil air dari sumur.
Sebab demikianlah firman Tuhan Allah,

Yang Kudus dari Israel:

Dengan menunggu dan dengan ketenangan kamu akan diselamatkan,

dalam ketenangan dan dalam kepercayaan terletak kekuatanmu.

Tetapi ini tidak kamu inginkan.

“Tidak,” katamu,

“Di atas kuda kami akan melarikan diri.”

Baiklah, larilah!

“Di atas kuda-kuda cepat kami akan berkuda.”

Tidak secepat pengejarmu.

Seribu orang akan gemetar mendengar ancaman satu orang;

jika lima orang mengancammu, kamu akan melarikan diri,

Sampai kamu ditinggalkan seperti tiang bendera di puncak gunung,

seperti bendera di bukit.

Namun Tuhan sedang menunggu untuk menunjukkan kemurahan-Nya kepadamu,

dan Ia bangkit untuk mengasihanimu;

Sebab Tuhan adalah Allah keadilan:

berbahagialah semua yang menanti-Nya!

Responsorium Yesaya 30:15, 18

Berbaliklah, berdamailah,

dan kamu akan diselamatkan.

℟ Kekuatanmu akan terletak dalam ketenangan dan dalam kepercayaan.
Tuhan sedang menunggu untuk menunjukkan kemurahan-Nya kepadamu.

Berbahagialah semua yang percaya kepada-Nya.

℟ Kekuatanmu akan terletak dalam ketenangan dan dalam kepercayaan.
Bacaan Kedua

Dari homili Santo Amadeus dari Lausanne, uskup

Ratu dunia dan damai
Perhatikanlah betapa tepatnya bahwa bahkan sebelum pengangkatannya, nama Maria bersinar dengan luar biasa di seluruh dunia. Ketenarannya menyebar ke mana-mana bahkan sebelum ia diangkat ke atas langit dalam kemegahannya. Karena kehormatan yang patut diberikan kepada Putranya, memang pantas bagi Bunda Perawan untuk terlebih dahulu memerintah di bumi dan kemudian diangkat ke surga dalam kemuliaan. Pantaslah ketenarannya tersebar di dunia ini, agar ia dapat memasuki ketinggian surga dalam kebahagiaan yang melimpah. Sama seperti ia dibawa dari kebajikan ke kebajikan oleh Roh Tuhan, ia diangkut dari ketenaran duniawi ke kecerahan surgawi.
Maka demikianlah ia mulai merasakan buah-buah pemerintahannya di masa depan selagi masih dalam daging. Pada suatu saat ia menarik diri kepada Allah dalam ekstase; pada saat berikutnya ia akan membungkuk kepada sesamanya dengan kasih yang tak terlukiskan. Di surga para malaikat melayaninya, sementara di bumi ia dihormati oleh pelayanan manusia. Gabriel dan para malaikat melayaninya di surga. Yohanes yang perawan, bersukacita karena Bunda Perawan dipercayakan kepadanya di salib, merawatnya bersama para rasul lainnya di bumi. Para malaikat bersukacita melihat ratu mereka; para rasul bersukacita melihat bunda mereka, dan keduanya menaatinya dengan pengabdian yang penuh kasih.
Bersemayam di benteng kebajikan yang tertinggi, seperti lautan rahmat ilahi atau sumber kasih yang tak terduga yang telah meluap di mana-mana, ia mencurahkan airnya yang melimpah kepada jiwa-jiwa yang percaya dan haus. Mampu menjaga baik daging maupun roh dari kematian, ia menganugerahkan salep yang menyembuhkan bagi tubuh dan jiwa. Pernahkah ada orang yang pergi darinya dalam keadaan gelisah atau sedih atau tidak tahu tentang misteri surgawi? Siapa yang tidak kembali ke kehidupan sehari-hari dengan gembira dan sukacita karena permintaannya telah dikabulkan oleh Bunda Allah?
Ia adalah mempelai wanita, begitu lembut dan penuh kasih sayang, dan bunda dari satu-satunya mempelai pria yang sejati. Dalam kebaikan-Nya yang melimpah, Ia telah menyalurkan mata air taman akal budi, sumur air hidup dan pemberi kehidupan yang mengalir deras dari Libanon ilahi dan mengalir turun dari Gunung Sion sampai mengelilingi pantai setiap bangsa yang jauh. Dengan bantuan ilahi, Ia telah mengalihkan air ini dan menjadikannya aliran damai dan kolam rahmat. Oleh karena itu, ketika Perawan dari para perawan dibawa keluar oleh Allah dan Putranya, Raja segala raja, di tengah-tengah rombongan malaikat yang bersukacita dan malaikat agung yang bersukacita, dengan langit yang bergema dengan pujian, nubuat pemazmur digenapi, di mana ia berkata kepada Tuhan: Di sebelah kanan-Mu berdiri sang ratu, berpakaian emas dari Ofir.

Responsorium

Tampaklah suatu tanda besar di langit: seorang wanita berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya,

℟ dan di atas kepalanya mahkota dua belas bintang.
Sang ratu berpakaian kain emas, berdiri di sebelah kanan-Mu.

℟ Dan di atas kepalanya mahkota dua belas bintang.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang menjadikan Bunda Putra-Mu

menjadi Bunda dan Ratu kami,

dengan murah hati berilah, agar, ditopang oleh perantaraannya,

kami dapat mencapai di Kerajaan surgawi

kemuliaan yang dijanjikan kepada anak-anak-Mu.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Santa Perawan Maria Ratu

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

O ratu kami yang mulya
Luhur tiada taranya
Engkau merangkul memangku
Tuhan Allah penciptamu.

Pintu yang ditutup Hawa
Dibuka putera bunda
Engkaupun turut berjasa
Membukakan gerbang surga.

Kami anggap tugas luhur
Untuk mengucapkan syukur
Dengan menyanyikan madah
Atas anugerah Allah.

Dimuliakanlah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada bunda Maria. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.

Mazmur 91 (92)

Betapa baiklah bersyukur kepada Tuhan,*
memuji namaMu, Allah yang mahatinggi;

mewartakan kasihMu pagi hari,*
dan kesetiaanMu di waktu malam:

dengan membunyikan gambus dan kecapi,*
dengan iringan celempung.

Sebab Engkau menggembirakan daku dengan karyaMu yang agung,*
aku bersorak-sorai karena perbuatan tanganMu.

Betapa agung pekerjaanMu, ya Tuhan,*
betapa luhur segala rencanaMu.

Orang bodoh tidak dapat menyadarinya,*
orang dungu tidak akan mengerti.

Biarpun orang jahat meriap seperti rumput,+
dan orang durhaka berkembang pesat,*
namun mereka akan binasa selama-lamanya.

Sedangkan Engkau, ya Tuhan,*
Engkau luhur selama-lamanya.

Sebab para musuhMu akan binasa,*
para penjahat Kaucerai-beraikan.

Tetapi aku Kaujadikan kuat seperti banteng,*
dan Kauurapi dengan minyak yang harum mewangi.

Orang jujur bertumbuh bagaikan palma,*
berkembang bagaikan pohon jati.

Mereka ditanam dekat bait Tuhan,*
bertunas di pelataran rumah Allah.

Pada masa tuapun mereka masih berbuah,*
dan tetap subur dan segar.

Mereka mewartakan, betapa adillah Tuhan pelindungku,*
tak ada kecurangan padaNya.

Antifon 1Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.

Antifon 2Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Yeh 36,24-28

Aku akan menghimpunkan kamu dari antara semua bangsa,*
dan mengantar kamu kembali ke tanah airmu.

Aku akan mereciki kamu dengan air suci,+
maka sucilah kamu dari segala kenajisan,*
dan kamu akan Kulepaskan dari semua berhalamu.

Kamu akan Kuberi hati yang baru,*
dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Hati yang membatu akan Kuambil dari batinmu,*
dan kamu akan Kuberi hati yang lembut.

RohKu akan Kucurahkan ke dalam batinmu,*
sehingga kamu hidup menurut ketetapanKu dan melaksanakan hukumKu.

Maka kamu akan mendiami tanah,*
yang telah Kuanugerahkan kepada leluhurmu.

Dan kamu akan menjadi umatKu,*
dan Aku menjadi Allahmu.

Antifon 2Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Antifon 3Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.

Mazmur 8

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

KeagunganMu luhur mengatasi langit,+
mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu,*
untuk membungkam musuh dan lawanMu.

Jika kupandang langitMu, karya jariMu,*
bulan dan bintang yang Kauciptakan:

Apakah manusia sehingga Kauperhatikan,*
siapakah dia sehingga Kaupelihara?

Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,*
Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tanganMu,*
segala-galanya Kautundukkan kepadanya.

Domba, sapi dan ternak semuanya,*
hewan di padang dan margasatwa;

burung di udara dan ikan dilaut,*
semuanya yang melintasi arus lautan.

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

Antifon 3Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (lh. Yes 61,10)

Aku bersuka ria dalam Tuhan, dan jiwaku bersorak-sorai dalam Allah. Aku dikenakan dandanan keselamatan dan diselubungi dengan pakaian kejujuran, bagaikan mempelai berhiaskan ratna mutu manikam.

Lagu Singkat

℣.Tuhan memilih Maria,* Dan mencintai dia.℟.Tuhan.℣.Tuhan menerima Maria ke dalam kemuliaan.℟.Dan mencintai dia.℣.Kemuliaan.℟.Tuhan.

Antifon KidungKarena dosa Hawa firdaus tertutup, karena iman Maria surga terbuka.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungKarena dosa Hawa firdaus tertutup, karena iman Maria surga terbuka.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah sudi lahir dari perawan Maria. Marilah kita menyembah Kristus dan berkata:

℟. Semoga bundaMu mendoakan kami, ya Tuhan.

Kristus, matahari sejati, perawan Maria telah mendahului Engkau seperti fajar mendahului siang,* semoga kami hidup dalam cahaya kedatanganMu. ℟.

Sabda kekal, Engkau telah memilih Maria menjadi bundaMu yang tak bernoda,* bebaskanlah kami dari noda dosa. ℟.

Penyelamat kami, pada saat penderitaan dan wafatMu, bundaMu berdiri di kaki salib,* semoga berkat doanya, kami mengambil bagian dalam penderitaanMu dengan gembira hati. ℟.

Yesus yang mahamurah, ketika terpaku pada salib, Engkau menyerahkan Maria kepada Yohanes sebagai bundanya,* semoga kami hidup selaku putera Maria yang sejati. ℟.

Atau:
Penyelamat kita telah sudi lahir dari perawan Maria. Marilah kita menyembah Kristus dan berkata:

℟. Semoga bundaMu mendoakan kami, ya Tuhan.

Penyelamat dunia, berkat kekuatan penebusanMu, Engkau telah melindungi bundaMu terhadap noda dosa,* lindungilah kamipun terhadap dosa. ℟.

Penebus kami, Engkau menjadikan santa Maria tempat kediaman Roh kudus,* penuhilah kami juga dengan RohMu. ℟.

Sabda kekal, Engkau telah mengajar bundaMu memilih bagian yang terbaik,* semoga kami meneladan dia dan tekun mendengarkan sabdaMu. ℟.

Raja para raja, Engkau telah mengangkat bundaMu ke surga dengan jiwa raganya,* semoga hati kami tetap terarah kepadaMu. ℟.

Penguasa surga dan dunia, Engkau mentakhtakan Maria menjadi ratu yang mulia,* semoga kamipun Kauizinkan masuk ke dalam kemuliaan abadi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menjadikan Bunda Putra-Mu menjadi Bunda dan Ratu kami, dengan murah hati berilah, agar, ditopang oleh perantaraannya, kami dapat mencapai di Kerajaan surgawi kemuliaan yang dijanjikan kepada anak-anak-Mu. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Santa Perawan Maria Ratu

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Dn 6, 27b-28a)

Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa."

Ayat Singkat

℣.Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah.℟.Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Santa Perawan Maria Ratu

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.

Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke HadapanMu,*
berilah aku pengertian seturut firmanMu.

Semoga doaku sampai ke hadapanMu,*
selamatkanlah aku sesuai dengan janjiMu.

Perkenankanlah aku mewartakan pujianMu,*
sebab Engkau mengajarkan perintahMu kepadaku.

Aku hendak mendaras sabdaMu,*
sebab firmanMu benar seluruhnya.

Semoga tanganMu menolong aku,*
sebab aku memilih titahMu.

Aku rindu akan keselamatanMu, ya Tuhan,*
dan hukumMu kesukaan hatiku.

Perkenankan daku memuji Engkau sepanjang umurku,*
semoga hukumMu membantu aku.

Andaikan aku sesat seperti domba yang hilang,+
maka carilah hambaMu ini,*
sebab aku tak lupa akan perintahMu.

Antifon 1Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.

Antifon 2TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab itu baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Antifon 2TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Antifon 3Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaamu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Antifon 3Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Bacaan singkat Zak 9,9

Bersorak-sorailah sekuat tenagamu, hai puteri Sion!
Gemakanlah suaramu, hai puteri Yerusalem! Lihatlah, rajamu datang kepadamu. Ia jujur dan jaya.

℣.Berbahagialah rahim perawan Maria.℟.Yang telah mengandung Putera Bapa.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menjadikan Bunda Putra-Mu menjadi Bunda dan Ratu kami, dengan murah hati berilah, agar, ditopang oleh perantaraannya, kami dapat mencapai di Kerajaan surgawi kemuliaan yang dijanjikan kepada anak-anak-Mu. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Santa Perawan Maria Ratu

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Philp 4, 8. 9b)

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Ayat Singkat

℣.Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja.℟.Dan memuji nama-Mu untuk selama-lamanya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Santa Perawan Maria Ratu

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s'lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T'rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Mazmur 140

Ya Tuhan, aku berseru kepadaMu, datanglah segera kepadaku,*
dengarkanlah suaraku, sebab aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa,*
semoga tangan yang kutadahkan Kauterima bagaikan kurban petang.

Awasilah mulutku, ya Tuhan,*
dan jagalah pintu bibirku.

Jangan biarkan hatiku condong kepada kejahatan,*
jangan sampai aku berbuat jahat bersama orang berdosa.

Selamanya takkan aku makan semeja dengan orang jahat,*
tak pernah aku menikmati kelezatan mereka.

Biarlah Allah yang adil memukul aku,*
biarlah yang maharahim menyiksa aku.

Selamanya takkan minyak wangi melumasi rambutku untuk berpesta pora,*
tak mungkin! Sebab selamanya doaku menentang kejahatan mereka.

Biarlah pemimpin mereka jatuh ke cengkeraman Allah yang hidup,*
biarlah mereka merasakan betapa manislah keputusanNya!

Seperti orang yang dicacah belah dalam neraka,*
demikianpun aku hancur lebur di moncong maut.

Tetapi kepadaMulah mataku tertuju, ya Allah, Tuhanku,*
kepadaMulah aku mengungsi, lindungilah hidupku.

Lindungilah aku terhadap jerat yang mereka pasang,*
dan terhadap perangkap orang berdosa.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Mazmur 141

Dengan suara lantang aku berseru kepada Tuhan,*
dengan suara lantang aku mohon kepada Tuhan.

Aku mencurahkan keluh kesahku di hadapanNya,*
aku membentangkan sengsaraku kepadaNya.

"Bila nyawaku melenyap dari padaku,*
Engkaulah yang mengetahui jalannya ke maut.

Sepanjang jalan yang harus kutempuh,*
para musuhku memasang jerat.

Tengoklah dan saksikan sendiri,*
tak seorangpun mau mengenal aku.

Tak mungkin aku meloloskan diri,*
tak seorangpun menghiraukan daku.

Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,+
Engkaulah pelindungku,*
milik pusakaku dalam hidup abadi.

Perhatikanlah seruanku,*
sebab aku teramat hina.

Lepaskanlah aku dari musuh yang mengejar aku,*
karena mereka terlalu kuat bagiku.

Keluarkanlah aku dari penjara maut,*
agar aku memuji namaMu!

Semoga rombongan para suci melingkungi aku,*
sebab Engkau menyelamatkan daku.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Bacaan Singkat (Rom 11,33-36)

Betapa dalam dan kayanya kebijaksanaan dan pengetahuan Allah; betapa tak terselami keputusanNya, betapa tak terkira jalanNya. Siapakah yang dapat memahami pikiran Tuhan, siapakah pernah menjadi penasihatNya. Atau siapakah yang memberi Allah sesuatu, sehingga berhak menuntut balasan dari padaNya? Sebab segala sesuatu berasal dari Allah, tercipta olehNya dan tertuju kepadaNya. BagiNya kemuliaan selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Betapa agunglah,* Karya tanganMu, ya Tuhan.℟.Betapa.℣.KebijaksanaanMu nyata dalam alam semesta.℟.Karya tanganMu, ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Betapa.

Antifon KidungBerjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu, sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungKamu ini cahaya dunia. Cahayamu harus bersinar di depan orang, agar mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuji Bapa di surga.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Allah yang mahaesa, Bapa dan Putera dan Roh Kudus, dan dengan rendah hati berdoa:

℟. Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

Tuhan yang kudus, Bapa yang mahakuasa, tegakkanlah keadilan di tanah air kami,* supaya umatMu dapat menikmati kesejahteraan dan damai. ℟.

Hantarlah semua bangsa masuk kedalam kerajaanMu,* supaya akhirnya semua manusia selamat. ℟.

Semoga suami isteri hidup dalam damaiMu, bertindak seturut kehendakMu,* dan saling mencintai seumur hidup. ℟.

Balaslah, ya Tuhan, kebaikan hati semua orang yang menolong kami,* dan anugerahilah mereka kehidupan kekal. ℟.

Kasihanilah semua orang yang meninggal akibat kebencian dan peperangan,* dan terimalah mereka dalam kebahagiaan di surga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau mempersatukan hati umat beriman dalam satu kehendak. Berilah umat-Mu mencintai apa yang Engkau perintahkan dan merindukan apa yang Engkau janjikan, agar di tengah perubahan dunia ini hati kami tertambat di tempat sukacita yang sejati berada. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Santa Perawan Maria Ratu

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santa Perawan Maria Ratu

Peringatan Wajib Maria · Ditetapkan 1954

Peringatan ini merayakan Maria sebagai Ratu, yang dimuliakan bersama Putranya di dalam kemuliaan surgawi. Gereja mengimani bahwa martabat keratuan Maria bukan berasal dari kuasa duniawi, melainkan dari perannya sebagai Bunda Allah dan sebagai orang yang paling erat dipersatukan dengan karya penebusan Kristus Sang Raja.

Dasar penghormatan ini berakar dalam Kitab Suci. Malaikat Gabriel mewartakan bahwa Putra Maria akan menerima takhta Daud dan meraja selama-lamanya (Luk 1:32-33). Dalam Kitab Wahyu, Yohanes melihat seorang perempuan berselubungkan matahari dengan mahkota dua belas bintang (Why 12:1). Tradisi Gereja sejak awal menyapa Maria sebagai Regina, Ratu, terutama dalam doa Salve Regina.

Perayaan ini secara resmi ditetapkan oleh Paus Pius XII melalui ensiklik Ad Caeli Reginam pada 11 Oktober 1954, di tengah Tahun Maria yang menandai seabad dogma Maria Dikandung Tanpa Noda. Mula-mula pesta ini dirayakan pada 31 Mei, namun dalam pembaruan kalender liturgi tahun 1969 dipindahkan ke 22 Agustus, tepat delapan hari setelah Hari Raya Maria Diangkat ke Surga, untuk menampakkan hubungan erat antara pengangkatan dan pemahkotaan Maria.

Bagi umat, peringatan ini meneguhkan pengharapan: Maria yang telah dimahkotai adalah tanda dan janji kemuliaan yang disediakan bagi semua yang setia kepada Kristus.

Ditetapkan: oleh Paus Pius XII melalui ensiklik Ad Caeli Reginam, 11 Oktober 1954.

Santo Simforianus

Martir · wafat ± 178

Di kota Autun, Prancis pada masa penjajagan Romawi, setiap tahun biasanya diselenggarakan perarakan besar untuk menghormati dewi Cybele. Patung dewi itu diusung mengelilingi kota. Di antara khalayak ramai yang berdiri di sepanjang jalan kota untuk memberi hormat dan sujud-sembah kepada sang dewi yang lewat, ada juga seorang pemuda tak dikenal yang tetap berdiri tegak dengan sikap sinis. Ia tidak sudi memberikan sikap hormat dan sujud-sembah seperti yang dilakukan orang banyak itu. Sikapnya ini menimbulkan pertanyaan dan curiga dalam hati banyak orang. Tak lama kemudian, ia ditangkap dan dihadapkan ke pengadilan Prefek kota Autun. Atas pertanyaan Prefek, pemuda itu dengan tegas menjawab: “Namaku Simforianus. Aku seorang Kristen.”

Pada waktu itu jumlah orang Kristen sangat sedikit, sehingga tidaklah mengherankan kalau prefek itu tidak memahami maksud kata-kata Simforianus itu. Prefek yang mengira bahwa Simforianus belum mengetahui semua peraturan kaisar, menyuruh orang membacakan peraturan kaisar mengenai penyembahan kepada dewi Cybele. Seusai pembacaan itu, Simforianus dengan lantang berkata: “Semua perintah itu sudah aku tahu, tetapi aku harus lebih menaati perintah Tuhanku Yesus Kristus, Raja segala raja”, selanjutnya untuk menantang sang prefek, Simforianus berkata: “Berikan kepadaku sebuah palu, maka aku akan menghancrukan dewimu itu. Aku mau melihat apakah perbuatanku atas dewimu itu akan mengakibatkan malapetaka besar atas seluruh rakyat kota ini.”

Perkataan berani itu menyebabkan amarah hebat sang prefek. Simforianus segera dibelenggu, didera lalu kemudian dipenjarakan. Setelah beberapa hari mendekam di penjara, ia dikeluarkan dan digiring ke tempat pembunuhan. Penderitaan yang hebat yang ditimpakan atas dirinya membuat badannya lemah dan wajahnya pucat pasi. Namun Simforianus tetap girang dan tetap tegak berdiri. Ketika tiba di tempat pembunuhan itu, ibunya berseru: “Vita non tollitur sed mutatur!” yang artinya “Hidup tidak dicabut melainkan hanya diubah!”. Simforianus dibunuh dengan menggunakan pedang para algojo kafir. Ia kemudian dihormati sebagai seorang martir Kristus.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari