Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar; suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab. Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya. Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.
Refren: Tuhan, Engkaulah Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi.
TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!
Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.
Gunung-gunung luluh seperti lilin di hadapan TUHAN, di hadapan Tuhan seluruh bumi.
Langit memberitakan keadilan-Nya, dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah.
Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.
Alleluya, alleluya.
Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan, dengarkaniah Dia! D5 Aleluya
Alleluya, alleluya.
Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan. Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: "Berdirilah, jangan takut!" Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri. Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."
Invitatorium
Pembukaan
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Sehari di pelataran-Mu lebih baik daripada seribu hari di tempat lain.
Mazmur 83 (84)
Kerinduan akan Bait Allah
Di sini kita tidak mempunyai kota yang tetap, melainkan kita mencari kota yang akan datang (Ibrani 13:14).
AntifonSehari di pelataran-Mu lebih baik daripada seribu hari di tempat lain.
Antifon 2Terang terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang yang tulus hati.
Mazmur 96 (97)
Kemuliaan Tuhan dalam ketetapan-Nya bagi dunia
biarlah semua pesisir bergembira.
AntifonTerang terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang yang tulus hati.
Antifon 3Pujilah Tuhan, Allah kita; sembahlah Dia di gunung-Nya yang kudus.
Mazmur 98 (99)
Kuduslah Tuhan Allah kita
Dia bertakhta di atas kerubim; bumi bergoncang.
AntifonPujilah Tuhan, Allah kita; sembahlah Dia di gunung-Nya yang kudus.
Responsorium 1 Yohanes 3:1-2
Responsorium Matius 17:2, 3; lihat Lukas 9:32, 34
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.
Mazmur 62
Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.
Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.
Antifon 3Para warga Sion bersukaria atas Rajanya. Alleluya.
Mazmur 149
Antifon 3Para warga Sion bersukacita atas Rajanya. Alleluya.
Bacaan Singkat (Filipi 3,20-21)
Antifon KidungYesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes saudaranya, naik ke gunung yang tinggi, dan Ia berubah rupa di hadapan mereka.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungYesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes saudaranya, naik ke gunung yang tinggi, dan Ia berubah rupa di hadapan mereka.
Doa Permohonan
℟. Ya Tuhan, Engkaulah kehidupan dan keselamatan kami.
Pencipta bintang-bintang, permulaan hari ini kami terima penuh syukur dari tanganMu,* sambil mengenangkan kebangkitanMu. ℟.
Semoga rohMu mengajar kami bertindak seturut keinginan hatiMu,* dan semoga kebijaksanaanMu tetap membimbing kami. ℟.
Semoga kami pada hari Minggu ini berhimpun sebagai umatMu,* untuk menyambut santapan sabda dan tubuhMu. ℟.
Kami mengucap syukur kepadaMu,* atas kurniaMu yang tak terbilang banyaknya. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Gal 5, 13-14)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas.
Mazmur 118 (119),65-72
Antifon 1HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas.
Antifon 2Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?
Mazmur 55 (56),2-7b.9-14
Antifon 2Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?
Antifon 3Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit.
Mazmur 56 (57)
Antifon 3Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit.
Bacaan singkat Gal 5,22.23a.25
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Gal 5, 22. 23a. 25)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.
Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.
Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.
Mazmur 113
Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Why 19,1-7
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Bacaan singkat 2Kor 1,3-4
Antifon KidungMendengar suara itu, para murid jatuh tersungkur dan sangat ketakutan; lalu Yesus mendekat, menyentuh mereka dan berkata: Bangunlah, jangan takut.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungMendengar suara itu, para murid jatuh tersungkur dan sangat ketakutan; lalu Yesus mendekat, menyentuh mereka dan berkata: Bangunlah, jangan takut.
Doa Permohonan
℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.
Ya Penyelamat kami, teguhkanlah umat pilihanMu, agar lebih jelas melambangkan kesatuan umat manusia,* dan menjadi tanda pembawa selamat yang lebih nyata bagi semua bangsa. ℟.
Dampingilah selalu para uskup bersama bapa suci,* dan anugerahilah mereka kesatuan, cinta kasih dan damai. ℟.
Satukanlah seluruh umat Kristen dalam diriMu sebagai kepala,* supaya kami dalam kehidupan sehari-hari memberi kesaksian tentang kerajaanMu. ℟.
Berikanlah perdamaian kepada dunia,* supaya keamanan dan kesejahteraan berkembang di mana-mana. ℟.
Bangkitkanlah semua orang mati pada hari kiamat,* dan ikutsertakanlah kami dalam kebahagiaan mereka. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Madah
AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.
Mazmur 15 (16)
AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.
Bacaan singkat 1Tes 5,23
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beata Maria Francesca Rubatto
Beata Maria Francesca Rubatto adalah Pendiri Konggregasi Suster Kapusin Bunda Rubatto. Nama babtisnya adalah Anna Maria Rubatto. Ia kehilangan ayahnya pada saat ia baru berusia empat tahun. Saat remaja ia pernah dilamar oleh seorang notaris, tetapi ia menolak karena tidak ingin menikah dan bernazar untuk mempersembahkan hidupnya bagi Tuhan.
Ibunya meninggal ketika Maria berusia 19 tahun, dan ia pindah ke kota Turin dimana dia bertemu dan bersahabat dengan Marianna Scoffone, seorang wanita bangsawan Italia yang saleh; yang mendukungnya untuk aktif dalam berbagai kegiatan di paroki, mengajarkan Katekismus pada anak-anak, mengunjungi orang sakit di rumah sakit, dan menolong orang miskin dan mereka yang terabaikan. Marianna Scoffone meninggal pada tahun 1882.
Suatu pagi setelah selesai Misa di sebuah gereja biara kapusin di Loano, sebuah batu bangunan jatuh dari sebuah biara yang sedang direnovasi, menimpa kepala seorang pekerja. Anna Maria membersihkan luka dan memberikan pemuda itu uang secukupnya agar ia dapat hidup sampai ia sembuh. Bangunan yang sedang diperbaiki tersebut adalah sebuah biara untuk sebuah komunitas biarawati. Dan saat itu para suster sedang mencariseorang pemimpin spiritual bagi komunitas mereka. Ketika mereka mendengar tentang kecelakaan tersebut, mereka menganggapnya sebagai sebuah tanda bahwa Anna Maria adalah pemimpin yang sedang mereka cari.
Seorang Imam kapusin, pater Angelico Martini, berhasil meyakinkan Anna Maria untuk ikut bergabung dengan komunitas biarawati tersebut, namun butuh waktu setahun bagi Anna Maria untuk bergabung dengan mereka. Dia mengambil nama Suster Maria Francesca de Jesus, dan atas perintah dari Uskup Filippo Allegro, Suster Maria Francesca diangkat menjadi Superior yang pertama. Jadi terbentuklah Konggregasi Suster kapusin Bunda Rubatto.
Pada tahun 1892 Suster Maria dan beberapa suster pergi sebagai misionaris ke Montevideo, dan menyebarkan karya kerasulan mereka di Uruguay dan Argentina. Ibu Maria menyeberang ke Amerika tujuh kali, dan diminta untuk memulai karya misi bersama para biarawan kapusin dari Milan di pedalaman Brasil. Suster Maria bersama enam orang suster tinggal di sana selama tiga bulan, lalu ia kembali ke Italia. Delapan belas bulan kemudian, pada 13 Maret 1901 para Suster, para Imam Kapusin dan banyak umat beriman menjadi martir di sana.
Pada tahun 1902, Suster Maria Francesca kembali ke Amerika. Ia berkarya disana sampai pada hari kematiannya pada tahun 1904.
Arti nama
Maria Francesca (Maria Fransiska) = Kombinasi dari nama Maria dan Francesca.
Maria ==> Lihat : Maria
Francesca : Bentuk Feminim Ejaan Italia dan Catalan untuk nama Latin ==> Fransiskus
Santo Herman(us)
Herman(us) yang lahir pada tahun 1110 adalah seorang berkebangsaan Yahudi. Ia dipermandikan pada usia 21 tahun di kota Koln, Jerman Barat. Kemudian ia menjadi biarawan dan pemimpin biara yang baik. Ia meninggal dunia pada tahun 1173.
Yesus menampakkan KemuliaanNya
Gunung Tabor disebut Gunung Kemuliaan karena di atas gunung itulah Yesus menampakkan KemulianNya kepada Petrus, Yohanes dan Yakobus. Di depan mata ketiga rasul itu, Yesus berubah: "...WajahNya bercahaya seperti matahari dan pakaianNya menjadi putih bersinar seperti terang" (Mat17:2). Kemuliaan Yesus sebagai Putera Allah itu diperkuat oleh kehadiran dua orang nabi besar Perjanjian Lama, Musa dan Elia.
Transfigurasi atau perubahan rupa Yesus dimaksudkan untuk meneguhkan hati ketiga rasul inti itu agar mereka tidak goyah imannya apabila menyaksikan kesengsaraan Yesus nanti. Tranfigurasi ini pun menjadi tonggak penghiburan bagi para rasul di saat-saat mereka mengalami kesengsaraan dan kesulitan dan menjadi jaminan kemuliaan dan kebahagiaan yang akan mereka alami di surga, sebagaimana telah dijanjikan Yesus: "Pada waktu itu orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerjaan Bapa mereka...."(Mat13:43).
Kebahagiaan terbesar yang dialami para Rasul di atas gunung itu menjadi tanda kepada kita tentang kebahagiaan surgawi yang akan dianugerahkan Allah kepada semua orang beriman. Santo Paulus melukiskan kebahagiaan itu dengan berkata: "Apa yang tidak dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia" (1Kor2:9). Pesta ini sudah jauh lebih dahulu dirayakan di kalangan Gereja Timur. Sedangkan untuk seluruh Gereja di seantero dunia, pesta ini baru ditetapkan perayaannya secara resmi pada tahun 1457, untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan atas kemenangan Pasukan Kristen terhadap serangan tentara Turki di Belgrado.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari