Doa Katolik
Peringatan Wajib

S. Maksimilianus Maria Kolbe

Jumat, 14 Agustus 2037· Merah · Pekan Psalterium III
14 Agustus 2037

Bacaan Misa

S. Maksimilianus Maria Kolbe
Bacaan Pertama

Kemudian Yosua mengumpulkan semua suku orang Israel di Sikhem. Dipanggilnya para tua-tua orang Israel, para kepalanya, para hakimnya dan para pengatur pasukannya, lalu mereka berdiri di hadapan Allah. Berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada allah lain. Tetapi Aku mengambil Abraham, bapamu itu, dari seberang sungai Efrat, dan menyuruh dia menjelajahi seluruh tanah Kanaan. Aku membuat banyak keturunannya dan memberikan Ishak kepadanya. Kepada Ishak Kuberikan Yakub dan Esau. Kepada Esau Kuberikan pegunungan Seir menjadi miliknya, sedang Yakub serta anak-anaknya pergi ke Mesir. Lalu Aku mengutus Musa serta Harun dan menulahi Mesir, seperti yang Kulakukan di tengah-tengah mereka, kemudian Aku membawa kamu keluar. Setelah Aku membawa nenek moyangmu keluar dari Mesir dan kamu sampai ke laut, lalu orang Mesir mengejar nenek moyangmu dengan kereta dan orang berkuda ke Laut Teberau. Sebab itu berteriak-teriaklah mereka kepada TUHAN, maka diadakan-Nya gelap antara kamu dan orang Mesir itu dan didatangkan-Nya air laut atas mereka, sehingga mereka diliputi. Dan matamu sendiri telah melihat, apa yang Kulakukan terhadap Mesir. Sesudah itu lama kamu diam di padang gurun. Aku membawa kamu ke negeri orang Amori yang diam di seberang sungai Yordan, dan ketika mereka berperang melawan kamu, mereka Kuserahkan ke dalam tanganmu, sehingga kamu menduduki negerinya, sedang mereka Kupunahkan dari depan kamu. Ketika itu Balak bin Zipor, raja Moab, bangkit berperang melawan orang Israel. Disuruhnya memanggil Bileam bin Beor untuk mengutuki kamu. Tetapi Aku tidak mau mendengarkan Bileam, sehingga iapun memberkati kamu. Demikianlah Aku melepaskan kamu dari tangannya. Setelah kamu menyeberangi sungai Yordan dan sampai ke Yerikho, berperanglah melawan kamu warga-warga kota Yerikho, orang Amori, orang Feris, orang Kanaan, orang Het, orang Girgasi, orang Hewi dan orang Yebus, tetapi mereka itu Kuserahkan ke dalam tanganmu. Kemudian Aku melepaskan tabuhan mendahului kamu dan binatang-binatang ini menghalau mereka dari depanmu, seperti kedua raja orang Amori itu. Sesungguhnya, bukan oleh pedangmu dan bukan pula oleh panahmu. Demikianlah Kuberikan kepadamu negeri yang kamu peroleh tanpa bersusah-susah dan kota-kota yang tidak kamu dirikan, tetapi kamulah yang diam di dalamnya; juga kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun yang tidak kamu tanami, kamulah yang makan hasilnya.

Mazmur Tanggapan

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Kepada Dia yang memimpin umat-Nya melalui padang gurun! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Kepada Dia yang memukul kalah raja-raja yang besar; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Dan membunuh raja-raja yang mulia; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Dan memberikan tanah mereka menjadi milik pusaka; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Milik pusaka kepada Israel, hamba-Nya! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Dan membebaskan kita dari pada para lawan kita; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Bacaan Injil

Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?" Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?" Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian. Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah." Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin." Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja. Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."

Invitatorium

S. Maksimilianus Maria Kolbe

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Ibadat Bacaan

S. Maksimilianus Maria Kolbe

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Raja kasih, Gembalaku,

Kebaikan-Nya tak pernah pudar.

Tak kurang suatu pun jika aku milik-Nya,

dan Dia milikku selamanya.
Di mana aliran air hidup mengalir,

jiwaku yang ditebus Dia pimpin;

dan di mana padang rumput hijau tumbuh,

dengan makanan surgawi Dia beri.
Sesat dan bodoh, sering aku menyimpang,

namun dalam kasih Dia mencariku;

dan di bahu-Nya dengan lembut Dia letakkan,

dan pulang, bersukacita, Dia bawaku.
Di lembah gelap kematian tak kutakut bahaya,

bersama-Mu, Tuhan terkasih, di sisiku;

tongkat dan gada-Mu tetap penghiburku,

salib-Mu di depan membimbingku.
Engkau menghidangkan meja di hadapanku;

rahmat urapan-Mu Engkau berikan;

dan oh, betapa sukacita yang melimpah

dari piala-Mu yang murni mengalir!
Dan demikianlah sepanjang hari-hari,

kebaikan-Mu tak pernah pudar;

Gembala Baik, semoga aku menyanyikan pujian-Mu

di dalam rumah-Mu selamanya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Aku lelah menangis, merindukan Allahku.

Mazmur 68 (69):2-22; 30-37

Aku dimakan oleh semangat untuk rumah-Mu

Mereka memberinya campuran anggur dan empedu (Matius 27:34).

I
Selamatkanlah aku, ya Allah,

sebab air telah naik sampai ke leherku.
Aku tenggelam dalam lumpur yang dalam

dan tidak ada pijakan.

Aku telah masuk ke dalam air yang dalam

dan gelombang menenggelamkanku.
Aku lelah dengan segala tangisanku,

tenggorokanku kering.

Mataku telah habis

karena mencari Allahku.
Lebih banyak dari rambut di kepalaku

adalah mereka yang membenciku tanpa sebab.

Mereka yang menyerangku dengan dusta

terlalu banyak untuk kekuatanku.
Bagaimana aku dapat mengembalikan

apa yang tidak pernah kucuri?

Ya Allah, Engkau tahu kebodohanku yang berdosa;

dosa-dosaku Engkau lihat.
Janganlah biarkan mereka yang berharap kepada-Mu dipermalukan

melalui aku, Tuhan semesta alam:

janganlah biarkan mereka yang mencari Engkau kecewa

melalui aku, Allah Israel.
Karena Engkaulah aku menderita cemoohan,

sehingga rasa malu menutupi wajahku,

sehingga aku menjadi orang asing bagi saudara-saudaraku,

orang asing bagi anak-anak ibuku sendiri.

Aku terbakar oleh semangat untuk rumah-Mu

dan cemoohan terhadap-Mu menimpaku.
Ketika aku menyiksa jiwaku dengan puasa

mereka menjadikannya cemoohan terhadapku.

Ketika aku mengenakan kain karung dalam perkabungan

maka mereka menjadikanku bahan ejekan,

gosip orang-orang di gerbang,

subjek lagu-lagu pemabuk.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAku lelah menangis, merindukan Allahku.

Antifon 2Aku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

II
Inilah doaku kepada-Mu,

doaku untuk kemurahan-Mu.

Dalam kasih-Mu yang besar, jawablah aku, ya Allah,

dengan pertolongan-Mu yang tak pernah gagal:

selamatkanlah aku dari tenggelam dalam lumpur;

selamatkanlah aku dari musuh-musuhku.
Selamatkanlah aku dari air yang dalam

jangan sampai gelombang menenggelamkanku.

Jangan biarkan jurang menelanku

jangan pula kematian menutup mulutnya atasku.
Tuhan, jawablah, karena kasih-Mu baik;

dalam belas kasihan-Mu, berpalinglah kepadaku.

Jangan sembunyikan wajah-Mu dari hamba-Mu;

jawablah segera karena aku dalam kesusahan.

Dekatlah kepada jiwaku dan tebuslah aku;

tebuslah aku yang tertekan oleh musuh-musuhku.
Engkau tahu bagaimana mereka mencemooh dan mengejekku;

semua penindasku ada di hadapan-Mu.

Cemoohan telah menghancurkan hatiku;

aku telah mencapai batas kekuatanku.
Aku mencari belas kasihan dengan sia-sia,

untuk penghibur; tidak satu pun kutemukan.

Untuk makanan mereka memberiku racun;

dalam dahagaku mereka memberiku cuka untuk diminum.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

Antifon 3Carilah Tuhan dan Engkau akan hidup.

III
Adapun aku dalam kemiskinan dan penderitaanku

biarlah pertolongan-Mu, ya Allah, mengangkatku.
Aku akan memuji nama Allah dengan nyanyian;

Aku akan memuliakan Dia dengan ucapan syukur,

persembahan yang lebih menyenangkan Allah daripada lembu,

lebih daripada binatang yang disiapkan untuk kurban.
Orang miskin ketika melihatnya akan bersukacita

dan hati yang mencari Allah akan hidup kembali;

sebab Tuhan mendengarkan orang yang membutuhkan

dan tidak menolak hamba-hamba-Nya dalam belenggu mereka.

Biarlah langit dan bumi memuji Dia,

laut dan semua makhluk hidupnya.
Sebab Allah akan membawa pertolongan ke Sion

dan membangun kembali kota-kota Yehuda

dan manusia akan tinggal di sana dalam kepemilikan.

Anak-anak hamba-Nya akan mewarisinya;

mereka yang mengasihi nama-Nya akan tinggal di sana.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah Bapa kami, untuk menunjukkan jalan keselamatan, Engkau memilih agar panji salib mendahului kami, dan Engkau menggenapi nubuat-nubuat kuno dalam Paskah Kristus dari kematian menuju hidup. Jangan biarkan kami membangkitkan kemarahan-Mu yang membara oleh dosa, melainkan, melalui perenungan luka-luka-Nya, buatlah kami terbakar oleh semangat untuk kehormatan Gereja-Mu dan dengan kasih yang bersyukur kepada-Mu.

AntifonCarilah Tuhan dan Engkau akan hidup.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Engkau akan mendengar firman dari mulut-Ku.

℟ Engkau akan memberitahu orang lain apa yang telah Kukatakan.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Mikha

4:14–5:7

Kristus akan menjadi damai sejahtera kita
Demikianlah firman Tuhan:

Sekarang, bentengilah dirimu, Bat-gader!

“Mereka telah mengepung kita!”

Dengan tongkat mereka memukul pipi

penguasa Israel.

Tetapi engkau, Betlehem-Efrata,

terlalu kecil untuk berada di antara kaum-kaum Yehuda,

Dari padamu akan keluar bagiku

seorang yang akan menjadi penguasa di Israel;

Yang asal-usulnya dari dahulu kala,

dari zaman purbakala.
(Oleh karena itu Tuhan akan menyerahkan mereka, sampai waktu

ketika dia yang akan melahirkan telah melahirkan,

Dan sisa saudara-saudaranya akan kembali

kepada anak-anak Israel.)

Ia akan berdiri teguh dan menggembalakan kawanan dombanya

dengan kekuatan Tuhan,

dalam nama Tuhan, Allahnya, yang agung;

Dan mereka akan tetap tinggal, karena sekarang kebesarannya

akan mencapai ujung bumi;

ia akan menjadi damai sejahtera.
Jika Asyur menyerbu negeri kita

dan menginjak-injak tanah kita,

Kita akan membangkitkan melawannya tujuh gembala,

delapan orang berpangkat raja;

Dan mereka akan menggembalakan tanah Asyur dengan pedang,

dan tanah Nimrod dengan pedang terhunus;

Dan kita akan diselamatkan dari Asyur,

jika ia menyerbu negeri kita

dan menginjak-injak perbatasan kita.
Sisa Yakub akan ada

di tengah-tengah banyak bangsa,

Seperti embun yang datang dari Tuhan,

seperti tetesan hujan di atas rumput,

Yang tidak menunggu siapa pun,

tidak pula menanti anak-anak manusia.

Dan sisa Yakub akan ada di antara bangsa-bangsa,

di tengah-tengah banyak bangsa,

Seperti singa di antara binatang-binatang hutan,

seperti singa muda di antara kawanan domba;

Ketika ia lewat, ia menginjak-injak

dan mencabik-cabik, dan tidak ada yang dapat menyelamatkan.

Responsorium Mikha 5:2, 4, 5; Zakharia 9:10

Betlehem, kota Allah Yang Mahatinggi,

dari padamu akan keluar seorang penguasa bagi Israel,

seorang yang asal-usulnya akan kembali ke masa lalu yang jauh,

ke zaman purbakala.

Kebesarannya akan mencapai ujung bumi,

℟ dan ia akan menjadi damai sejahtera kita.
Ia akan memberitakan damai sejahtera kepada bangsa-bangsa;

kekuasaannya akan meluas dari laut ke laut.

℟ Dan ia akan menjadi damai sejahtera kita.
Bacaan Kedua

Dari Surat-surat Maximilianus Maria Kolbe

Semangat apostolik untuk keselamatan dan pengudusan jiwa-jiwa
Semangat membara untuk kemuliaan Allah yang memotivasi Engkau memenuhi hatiku dengan sukacita. Sungguh menyedihkan bagi kita melihat di zaman kita sendiri bahwa indiferentisme dalam berbagai bentuknya menyebar seperti epidemi tidak hanya di kalangan awam tetapi juga di kalangan religius. Tetapi Allah layak menerima kemuliaan yang tak terukur, dan oleh karena itu sangat penting dan utama untuk mencari kemuliaan itu dengan segala kekuatan sumber daya kita yang lemah. Karena kita hanyalah makhluk, kita tidak pernah dapat mengembalikan kepada-Nya semua yang menjadi hak-Nya. Manifestasi kemuliaan Allah yang paling cemerlang adalah keselamatan jiwa-jiwa, yang ditebus Kristus dengan mencurahkan darah-Nya. Oleh karena itu, bekerja untuk keselamatan dan pengudusan sebanyak mungkin jiwa adalah tujuan utama kehidupan apostolik. Izinkanlah saya, kemudian, mengatakan beberapa patah kata yang mungkin menunjukkan jalan menuju pencapaian kemuliaan Allah dan pengudusan banyak jiwa.
Allah, yang mahatahu dan mahabijaksana, paling tahu apa yang harus kita lakukan untuk meningkatkan kemuliaan-Nya. Melalui wakil-wakil-Nya di bumi, Ia terus-menerus menyatakan kehendak-Nya kepada kita; demikianlah ketaatan dan ketaatan sajalah yang merupakan tanda pasti bagi kita akan kehendak ilahi. Seorang atasan mungkin, memang, membuat kesalahan; tetapi tidak mungkin bagi kita untuk salah dalam menaati perintah atasan. Satu-satunya pengecualian untuk aturan ini adalah kasus atasan yang memerintahkan sesuatu yang sedikit pun akan bertentangan dengan hukum Allah. Atasan seperti itu tidak akan menyampaikan kehendak Allah.
Allah sajalah yang tak terbatas dalam kebijaksanaan, kekudusan, belas kasihan, Tuhan kita, Pencipta, dan Bapa; Ia adalah awal dan akhir, kebijaksanaan dan kekuatan dan kasih; Ia adalah segalanya. Segala sesuatu selain Allah memiliki nilai sejauh ia merujuk kepada-Nya, pembuat segala sesuatu dan penebus kita sendiri, tujuan akhir segala sesuatu. Dialah yang, menyatakan kehendak-Nya yang mengagumkan kepada kita melalui wakil-wakil-Nya di bumi, menarik kita kepada-Nya dan yang rencana-Nya adalah menarik orang lain kepada-Nya melalui kita dan menyatukan kita semua kepada-Nya dalam kasih yang semakin mendalam.
Lihatlah, kemudian, martabat tinggi yang oleh belas kasihan Allah menjadi milik keadaan hidup kita. Ketaatan mengangkat kita melampaui batas-batas kekecilan kita dan menyelaraskan kita dengan kehendak Allah. Dalam kebijaksanaan dan pemeliharaan yang tak terbatas, kehendak-Nya membimbing kita untuk bertindak dengan benar. Berpegang teguh pada kehendak itu, yang tidak dapat digagalkan oleh makhluk mana pun, kita dipenuhi dengan kekuatan yang tak tertandingi.
Ketaatan adalah satu-satunya jalan kebijaksanaan dan kehati-hatian bagi kita untuk mempersembahkan kemuliaan kepada Allah. Jika ada jalan lain, Kristus pasti akan menunjukkannya kepada kita dengan perkataan dan teladan. Namun, Kitab Suci merangkum seluruh hidup-Nya di Nazaret dalam kata-kata: Ia tunduk kepada mereka; Kitab Suci menetapkan ketaatan sebagai tema sisa hidup-Nya, berulang kali menyatakan bahwa Ia datang ke dunia untuk melakukan kehendak Bapa-Nya. Marilah kita mengasihi Bapa kita yang penuh kasih dengan segenap hati kita. Biarlah ketaatan kita meningkatkan kasih itu, terutama ketika itu menuntut kita untuk menyerahkan kehendak kita sendiri. Yesus Kristus yang disalibkan adalah pembimbing kita yang luhur menuju pertumbuhan dalam kasih Allah.
Kita akan mempelajari pelajaran ini lebih cepat melalui Perawan Tak Bernoda, yang telah dijadikan Allah sebagai penyalur belas kasihan-Nya. Tidak diragukan lagi bahwa kehendak Maria mewakili bagi kita kehendak Allah sendiri. Dengan mengabdikan diri kepada-Nya, kita menjadi di tangan-Nya instrumen belas kasihan Allah sebagaimana Ia adalah instrumen seperti itu di tangan Allah. Kita harus membiarkan diri kita dibimbing dan dipimpin oleh Maria dan beristirahat dengan tenang dan aman di tangan-Nya. Ia akan menjaga kita, menyediakan bagi kita, memenuhi kebutuhan tubuh dan jiwa kita; Ia akan melenyapkan semua kesulitan dan kekhawatiran kita.

Responsorium Efesus 5:1-2; 6:6

Jadilah peniru Allah sebagai anak-anak-Nya yang terkasih. Ikutilah jalan kasih, sama seperti Kristus mengasihi kita dan menyerahkan diri-Nya bagi kita sebagai persembahan kepada Allah.

℟ Sebuah persembahan yang harum.
Lakukanlah kehendak Allah dengan segenap hatimu sebagai hamba-hamba Kristus.

℟ Sebuah persembahan yang harum.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang memenuhi Imam dan Martir Santo Maximilianus Kolbe

dengan kasih yang membara kepada Perawan Maria Tak Bernoda

dan dengan semangat bagi jiwa-jiwa serta kasih kepada sesama,

dengan murah hati kabulkanlah, melalui perantaraannya,

agar berjuang demi kemuliaan-Mu dengan melayani sesama dengan giat,

kami dapat disesuaikan, bahkan sampai mati, dengan Putra-Mu.

Yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

S. Maksimilianus Maria Kolbe

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya martir pahlawan suci
Jejak Kristus kauikuti
Musuh sudah kaukalahkan
Kini engkau dimulyakan.

S'moga doamu yang sakti
Menghapuskan dosa kami
Menyingkirkan kejahatan
Yang merusak kesatuan.

Terlepas sudah tubuhmu
Dari ikatan belenggu
Lepaskan belenggu kami
Agar dapat hidup suci.

Dipujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dan Roh penghibur ilahi
Selalu tak kunjung henti. Amin.

Martir perawan

Kristus sumber kemurnian
Dan tumpuan kemartiran
yang mengganjar keduanya
Dengarkanlah doa hamba.

Perawan tabah dan murni
Yang kami kenangkan ini
Merebut dua mahkota
Sebagai martir dan dara.

Semoga berkat doanya
Kaulebur semua dosa
yang pernah kami lakukan
Tergoda bujukan lawan.

Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang lahir dari perawan
Bersama Bapa dan RohNya
Sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*
menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*
dan cucilah aku dari dosaku.

Kusadari pelanggaranku,*
dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*
yang jahat di hadapanMu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*
dan tepatlah keputusanMu.

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*
dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*
semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.

Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*
hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*
baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*
janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*
dan berilah aku semangat yang rela.

Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*
supaya mereka kembali kepadaMu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*
maka aku akan memashyurkan keadilanMu.

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*
supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*
hati remuk redam takkan Kautolak.

Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.

Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.

Yer 14,17-21

Mataku becucuran air mata,*
siang malam tiada hentinya.

Sebab malapetaka besar menimpa rakyatku,*
suatu malapetaka yang amat besar.

Bila aku keluar ke padang,*
kulihat orang yang ditembusi pedang.

Bila aku masuk kota,*
kulihat orang yang merana kelaparan.

Bahkan nabi dan imampun,*
berkeliaran tanpa tujuan.

Sungguhkah Yehuda Kautolak sama sekali?+
Merasa muakkah Engkau terhadap Sion?*
Mengapa kami Kaupukul tanpa harapan akan sembuh?

Kami berharap akan selamat, tetapi tak ada kabar baik.*
Kami berharap akan sembuh, tetapi hanya ada kegelisahan.

Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa,+
dan bahwa leluhur kami berbuat jahat.*
Sungguh, kami telah berdosa terhadapMu.

Demi kemuliaan namaMu, janganlah menolak kami,+
janganlah membiarkan takhtaMu yang mulia dihinakan.*
Ingatlah, ya Tuhan, jangan membatalkan perjanjianMu dengan kami.

Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.

Antifon 3Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.

Mazmur 99 (100)

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*
berbaktilah kepadaNya dengan gembira.

Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*
ketahuilah bahwa Tuhan itu Allah.

Dialah pencipta, dan kita milikNya,*
kita umatNya, domba penggembalaanNya.

Masukilah pintu gerbangNya dengan lagu syukur,*
pelataranNya dengan puji-pujian.

Bersyukurlah kepadaNya, pujilah namaNya,*
sebab Tuhan itu baik.

Cinta kasihNya tetap selama-lamanya,*
dan kesetiaanNya turun-temurun.

Antifon 3Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.

Bacaan Singkat (2Kor 1,3-5)

Terpujilah Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belaskasihan dan Allah sumber segala penghiburan. Ia menghibur kita dalam segala penderitaan, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang ditimpa bermacam-macam penderitaan, dengan penghiburan yang kita terima sendiri dari Allah. Sebab sebagaimana penderitaan Kristus melimpah dalam diri kita, demikian pula berlimpahlah penghiburan kita demi Kristus.

Lagu Singkat

℣.Tuhanlah kekuatanku,* Aku hendak memuji Dia.℟.Tuhanlah.℣.Ia telah menyelamatkan daku.℟.Aku hendak memuji Dia.℣.Kemuliaan.℟.Tuhanlah.

Antifon KidungBarang siapa mempertaruhkan nyawa bagi Kristus di dunia ini, akan menyelamatkannya bagi kehidupan abadi.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungBarang siapa mempertaruhkan nyawa bagi Kristus di dunia ini, akan menyelamatkannya bagi kehidupan abadi.

Doa Permohonan

Saudara-saudara, para martir telah wafat demi sabda Allah. Marilah kita memuji penebus kita, saksi yang setia, dan berkata:

℟. Engkau telah menebus kami dalam darahMu.

Ya Tuhan, para martirMu rela mati untuk memberi kesaksian tentang iman mereka,* berikanlah kebebasan rohani kepada kami. ℟.

Para martirMu mengakui iman mereka sampai menumpahkan darahnya,* berilah kami kemurnian dan keteguhan iman. ℟.

Para martirMu mengikuti jejakMu dengan memanggul salib mereka,* semoga kami dengan berani menanggung kesukaran-kesukaran hidup. ℟.

Para martirMu membasuh pakaian mereka dalam darah Anakdomba,* semoga kami mengalahkan serangan hawa nafsu dan bujukan dosa. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang memenuhi Imam dan Martir Santo Maximilianus Kolbe dengan kasih yang membara kepada Perawan Maria Tak Bernoda dan dengan semangat bagi jiwa-jiwa serta kasih kepada sesama, dengan murah hati kabulkanlah, melalui perantaraannya, agar berjuang demi kemuliaan-Mu dengan melayani sesama dengan giat, kami dapat disesuaikan, bahkan sampai mati, dengan Putra-Mu. Yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama) Marilah kita memuji Tuhan. — Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

S. Maksimilianus Maria Kolbe

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Rom 1, 16b-17)

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

Ayat Singkat

℣.Hati kita bersukacita karena Tuhan.℟.Dan kita percaya kepada nama-Nya yang kudus.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

S. Maksimilianus Maria Kolbe

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.

Mazmur 21 (22) I

Allahku, ya Allahku, mengapa aku Kautinggalkan?*
Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh, dan tidak menolong aku.

Allahku, di waktu siang aku berseru-seru,+
tetapi Engkau tidak menjawab,*
di waktu malam aku mengaduh-aduh, tetapi tidak juga aku tenang.

Padahal Engkau bersemayam di atas takhta yang suci,*
ya Allah, kemuliaan Israel.

KepadaMu leluhur kami percaya,*
mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka.

KepadaMu mereka berseru, dan mereka Kaubebaskan,*
kepadaMu mereka berharap, dan tidak Kaukecewakan.

Tetapi aku ini cacing dan bukan manusia,*
cercaan orang dan hinaan rakyat.

Semua yang melihat aku mengolok-olok aku,*
mereka mencibirkan bibir dan meggelengkan kepala:

"Ia hidup untuk Tuhan? Biar Tuhan meluputkannya,*
biar Tuhan melepaskannya, kalau Tuhan memang menaruh perhatian".

Ya Tuhan, Engkau yang mengeluarkan daku dari kandungan,*
yang meletakkan daku dengan aman pada dada ibuku.

KepadaMu aku diserahkan sejak lahir,*
sejak aku dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku.

Jangan tinggal jauh dari padaku, sebab musuh telah dekat,*
dan tak ada penolong bagiku.

Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.

Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.

Mazmur 21 (22) II

Seperti lembu-lembu jantan, musuh mengerumuni aku,*
seperti banteng raksasa, mereka mengepung aku.

Mereka mengangakan moncong terhadap aku,*
seperti singa yang menerkam dan mengaum.

Seperti air aku tercurah,*
dan segala tulangku terlepas dari sendinya.

Hatiku menjadi seperti lilin,*
hancur luluh dalam diriku.

Kekuatanku kering seperti beling,*
lidahku melekat pada langit-langit mulutku.

Seperti anjing, musuh mengerumuni aku,*
gerombolan penjahat mengepung aku.

Mereka menusuk tangan dan kakiku,*
segala tulangku dapat kuhitung.

Mereka menonton dan memandangi aku,+
membagi-bagi pakaianku di antara mereka,*
dan membuang undi atas jubahku.

Tetapi Engkau, Tuhan, janganlah jauh,*
kekuatanku, bergegaslah menolong aku!

Lepaskanlah aku dari pedang,*
dan nyawaku dari cengkeraman anjing.

Selamatkanlah aku dari moncong singa,*
dan tolonglah aku mengalahkan tanduk banteng.

Maka aku akan memansyhurkan namaMu kepada saudaraku,*
dan memuji Engkau di tengah-tengah umat.

Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.

Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.

Mazmur 21 (22) III

Hai orang takwa, pujilah Tuhan,+
segenap keturunan Yakub, muliakanlah Tuhan,*
gentarlah terhadapNya, hai segala keturunan Israel.

Karena Tuhan tidak menganggap hina,*
dan tidak merasa jijik terhadap kesengsaraan orang miskin.

Tuhan tidak menyembunyikan wajahNya terhadap mereka,*
tetapi mendengarkan seruan mereka.

Aku akan memuji Engkau dalam himpunan umat,*
dan menepati nadarku di depan orang takwa.

Orang miskin akan makan dan dikenyangkan,+
orang yang mencari Tuhan akan memuji Dia,*
semoga mereka hidup untuk selamanya!

Seluruh bumi akan insaf dan berbalik kepada Tuhan,*
dan seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapanMu.

Karena Tuhan sungguh raja,*
dan penguasa atas para bangsa,

semua penghuni alam maut akan menyembah Dia,*
dan semua orang mati akan berlutut di hadapanNya.

Tetapi aku, aku akan hidup bagi Tuhan,*
dan keturunanku akan mengabdi kepadaNya.

Mereka akan mengisahkan karya Tuhan turun-temurun,*
dan mewartakan keadilanNya kepada anak cucunya.

Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.

Bacaan singkat 1Ptr 5,10-11

Allah, sumber segala rahmat, telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaanNya yang kekal. Ia akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita sejurus lamanya. Dialah yang berkuasa sepanjang segala abad. Amin.

℣.Orang kudus yang berharap kepada Tuhan.℟.Akan dikuatkan dan takkan jatuh.

Doa Penutup

Ya Allah, yang memenuhi Imam dan Martir Santo Maximilianus Kolbe dengan kasih yang membara kepada Perawan Maria Tak Bernoda dan dengan semangat bagi jiwa-jiwa serta kasih kepada sesama, dengan murah hati kabulkanlah, melalui perantaraannya, agar berjuang demi kemuliaan-Mu dengan melayani sesama dengan giat, kami dapat disesuaikan, bahkan sampai mati, dengan Putra-Mu. Yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama) Marilah kita memuji Tuhan. — Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

S. Maksimilianus Maria Kolbe

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Eph 2, 8-9)

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Ayat Singkat

℣.Kiranya jalan-Mu dikenal di bumi, ya Tuhan.℟.Dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

S. Maksimilianus Maria Kolbe

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Ibadat Sore I Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga (malam menjelang perayaan).

Madah

Maria bunda tercinta
Dengarkan kami semua
Yang bermohon dan berdoa
Dengan hati yang percaya.

Bila ditimpa bencana
Terancam bahaya dosa
Kami mohon perlindungan
Agar setya pada Tuhan.

Bila senja hidup tiba
Dan kami dipanggil Bapa
Kami mohon pertolongan
Agar tekun dalam iman.

Dimuliakanlah Bapa
Bersama Putera dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada bunda Maria. Amin.

Antifon 1Berbahagialah engkau, ya perawan Maria, yang mengandung pencipta semesta alam, (M.P. Alleluya)

Mazmur 112 (113)

Pujilah, hai hamba-hamba Tuhan,*
pujilah nama Tuhan.

Terberkatilah nama Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Dari timur sampai ke barat,*
terpujilah nama Tuhan.

Tuhan menguasai segala bangsa,*
kemuliaanNya mengatasi langit.

Siapakah seperti Tuhan, Allah kita,*
yang bersemayam di takhta yang luhur;

yang membungkuk untuk melihat ke bawah,*
untuk memandang langit dan bumi.

Tuhan menegakkan orang lemah dari debu,*
dan mengangkat orang miskin dari sampah,

untuk mendudukkannya di tengah para penguasa,*
di tengah para penguasa bangsanya.

Tuhan memberikan keturunan kepada wanita mandul,*
dan menjadikannya ibu yang penuh sukacita.

Antifon 1Berbahagialah engkau, ya perawan Maria, yang mengandung pencipta semesta alam, (M.P. Alleluya)

Antifon 2Santa Maria engkau dilahirkan penciptamu, namu engkau perawan selalu, (M.P. Alleluya).

Mazmur 147 (147B)

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,*
pujilah Allahmu, hai Sion.

Sebab Ia menguatkan palang pintu gerbangmu,*
Ia memberkati para pendudukmu.

Sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu,*
dan mengenyangkan dikau dengan gandum yang paling baik.

Ia mengutus sabdaNya ke bumi,*
dengan segera firmanNya berlari.

DiturunkanNya salju seperti bulu domba,*
dihamburkanNya embun beku bagaikan abu.

DilemparkanNya hujan es seperti kerikil,*
siapa dapat menahan dinginnya?

Ia bersabda lagi, maka es mencair kembali,*
Ia menyuruh anginNya bertiup, maka air mengalir.

Dialah yang menyampaikan firmanNya kepada Yakub,*
ketetapan dan hukumNya kepada Israel.

Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,*
hukum-hukumNya tidak mereka kenal.

Antifon 2Santa Maria engkau dilahirkan penciptamu, namu engkau perawan selalu, (M.P. Alleluya).

Antifon 3Engkaulah puteri yang diberkati Tuhan, sebab engkau melahirkan bagi kami sumber kehidupan, (M.P. Alleluya).

Kidung Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Engkaulah puteri yang diberkati Tuhan, sebab engkau melahirkan bagi kami sumber kehidupan, (M.P. Alleluya).

Bacaan Singkat (Gal 4,4-5)

Ketika sudah sampai saat yang ditetapkan Allah, Ia mengutus PuteraNya. PuteraNya itu dilahirkan dari seorang wanita dan hidup di bawah hukum Taurat, supaya mereka semua yang tunduk pada hukum itu, dibebaskan olehNya dan diangkat menjadi anak Allah.

Lagu Singkat

℣.Sesudah melahirkan Kristus,* Engkau tetap perawan.℟.Sesudah.℣.Bunda Allah, doakanlah kami.℟.Engkau tetap perawan.℣.Kemuliaan.℟.Salam.

Antifon KidungSemua keturunan akan menyebut aku bahagia, sebab Allah memperhatikan hambaNya yang hina, alleluya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungSemua keturunan akan menyebut aku bahagia, sebab Allah memperhatikan hambaNya yang hina, alleluya.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Allah, Bapa yang mahakuasa, dan bersuka ria di hadapanNya. Sebab Ia telah merahmati santa Maria yang disebut bahagia oleh semua bangsa. Maka hendaklah kita berdoa dengan rendah hati:

℟. Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.

Engkau telah mengangkat Maria menjadi bunda yang bermurah hati,* semoga semua orang yang ditimpa mara bahaya mengalami cintanya. ℟.

Engkau menghendaki Maria sebagai ibu keluarga di rumah Yesus dan Yusuf,* semoga berkat doanya semua ibu memupuk cinta kasih dalam rumah tangganya. ℟.

Engkau menguatkan Maria, ketika ia berdiri di kaki salib, dan menggembirakan hatinya dengan kebangkitan PuteraMu,*hiburkanlah orang yang bersusah dan kuatkanlah harapan mereka. ℟.

Engkau membuka hati Maria untuk mendengarkan sabdaMu dan menyerahkan dirinya kepadaMu sebagai hamba yang setia,* semoga berkat doanya, kami menjadi hamba dan murid PuteraMu. ℟.

Engkau telah memahkotai Maria di surga,* semoga semua arwah bersuka ria di dalam kerajaanMu bersama para kudus. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang, memandang kerendahan hati Santa Perawan Maria, mengangkat-Nya ke rahmat ini, bahwa Putra Tunggal-Mu lahir dari-Nya menurut daging dan bahwa Ia dimahkotai hari ini dengan kemuliaan yang melampaui, berikanlah melalui doa-doa-Nya, agar, diselamatkan oleh misteri penebusan-Mu, kami layak diangkat oleh-Mu ke tempat yang tinggi. Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Penutup

S. Maksimilianus Maria Kolbe

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo Maximilian Kolbe

Martir · 1894-1941

Maximilian Kolbe lahir di Zdunska-Wola, dekat Lodz Polandia pada tanggal 7 Januari 1894. Ia kemudian dipermandikan dengan nama Raymond. Setelah dewasa, ia masuk biara Fransiskan dan mengambil nama Maximilianus. Kaul kebiaraannya yang pertama diucapkannya pada tahun 1911. Sebagai seorang biarawan Fransiskan, Maximilian dikenal sebagai seorang yang saleh. Pada tahun 1917, ia mendirikan Militia Maria Immaculata di Roma untuk memajukan kebaktian kepada Bunda Maria yang dikandung tanpa noda. Pada tahun 1918, Maximilian ditabhiskan menjadi imam dan kemudian kembali ke Polandia untuk berkarya disana. Di Polandia, ia menyebarkan berbagai tulisan tentang Bunda Maria dalam buletin 'Militia Maria Immaculata'. Selain itu ia mendirikan biara di Niepokalanov pada tahun 1927 untuk memberi tempat pada 800 biarawan. Biara yang sama didirikannya di Jepang dan India. Dikemudian hari, ia menjadi superior sendiri. Itulah sekilas kebesaran dan karya Maximilian.

Tuhan mencobai Maximilian yang saleh dan setia ini melibihi orang-orang lain. Kiranya benar juga bahwa semakin kuat dan besar iman seseorang, semakin berat juga cobaan yang harus dialami, demi memurnikan imannya dan mempertinggi kesuciannya. Pada tahun 1939 Gespato, Jerman yang keji itu memasuki wilayah Polandia. Diktator Jerman itu yakin bahwa untuk mematahkan semangat orang Polandia perlulah menahan, memenjarakan dan membunuh para pemimpinnya, baik pololik, maupun keagamaan dan para ahlinya. Lebih-lebih pers Polandia harus dihancurkan.

Maximilian Kolbe dikenal sebagai seorang penulis dan editor majalah. Maka ia ditangkap oleh Gestapo dan diasingkan ke Lamsdorf, Jerman dan dimasukkan ke dalam kamp konsentrasi Amstitz. Pernah ia dilepaskan, tetapi kemudian ditangkap lagi pada tahun 1941, dan dipenjarakan di Pawiak, lalu dipindahkan ke kamp konsentrasi Auscwitz. Di kamp konsentrasi ini, Maximilian dengan diam-diam menjalankan tugasnya sebagai imam bagi para tahanan yang ada disana. Dengan kondisi tubuh yang kurus kering, Maximilian turut serta dalam kerja paksa. TBC yang dideritanya semakin parah karena kerja paksa itu.

Pada suatu hari seorang sersan bernama Gajowniczek dijatuhi hukuman mati. Karena sangat takut, ia berteriak-teriak menyebut anak-anak dan istrinya. Mendengar teriakan sersan itu, Maximilian Kolbe maju dengan tegap untuk meminta menggantikan sersan malang itu. "Daripada sersan yang beranak-istri ini mati, lebih baiklah saya yang mati. Karena toh saya tidak beranak-istri", kata Maximilian. Bersama dengan para sandera lainnya, Maximilian tidak diberi makan dan minum. Namun ia bisa bertahan sebagai korban terakhir, dan baru mati setelah disuntik dengan carbolic acid.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari