Doa Katolik
Doa Hari Ini

Selasa XXII Masa Biasa

Selasa, 1 September 2037· Hijau · Pekan Psalterium II
1 September 2037

Bacaan Misa

Selasa XXII Masa Biasa
Bacaan Pertama

Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman--maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin--mereka pasti tidak akan luput. Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia. Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.

Mazmur Tanggapan

Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Bacaan Injil

Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras: "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah." Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itupun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya. Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan merekapun keluar." Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.

Invitatorium

Selasa XXII Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Allah, Tuhan yang mahamulia.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Allah, Tuhan yang mahamulia.

Ibadat Bacaan

Selasa XXII Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Perlindungan kami dari badai yang dahsyat,

Dan rumah kekal kami.

Di bawah naungan takhta-Mu,

Para kudus-Mu telah berdiam dengan aman;

Cukuplah lengan-Mu sendiri,

Dan pertahanan kami pasti.

Sebelum bukit-bukit berdiri tegak,

Atau bumi menerima bentuknya,

Dari kekal Engkau adalah Allah,

Sama sampai tahun-tahun tak berkesudahan.

Seribu abad di mata-Mu

Bagaikan malam yang telah berlalu;

Singkat seperti jaga yang mengakhiri malam

Sebelum matahari terbit.

Waktu, bagaikan sungai yang terus mengalir,

Membawa semua hidup kami pergi;

Mereka terbang, terlupakan, bagaikan mimpi

Mati pada awal hari.

Ya Allah, penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Jadilah penjaga kami selagi kesulitan berlangsung,

Dan rumah kekal kami.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Berserahlah kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu.

Mazmur 36 (37)

Nasib orang fasik dan orang baik

Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan mewarisi bumi (Matius 5:5).

I
Janganlah gelisah karena orang fasik;

janganlah iri kepada orang yang berbuat jahat:

sebab mereka cepat layu seperti rumput

dan pudar seperti hijaunya padang.

Jika engkau percaya kepada Tuhan dan berbuat baik,

maka engkau akan tinggal di negeri itu dan aman.

Jika engkau menemukan kesukaanmu pada Tuhan,

Ia akan mengabulkan keinginan hatimu.

Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan,

percayalah kepada-Nya dan Ia akan bertindak,

sehingga keadilanmu memancar seperti terang,

perkaramu seperti matahari di siang bolong.

Diamlah di hadapan Tuhan dan tunggulah dengan sabar;

janganlah gelisah karena orang yang berhasil;

orang yang membuat rencana jahat

untuk menjatuhkan orang yang membutuhkan dan miskin.

Tenangkanlah amarahmu dan lupakanlah kemarahanmu;

janganlah gelisah, itu hanya membawa kepada kejahatan.

Sebab orang yang berbuat jahat akan binasa;

orang yang sabar akan mewarisi negeri itu.

Sebentar lagi—dan orang fasik akan lenyap.

Lihatlah tempatnya, ia tidak ada di sana.

Tetapi orang yang rendah hati akan memiliki negeri itu

dan menikmati kepenuhan damai.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBerserahlah kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu.

Antifon 2Jauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau taat kepada-Nya.

II
Orang fasik merencanakan kejahatan terhadap orang benar

dan menggertakkan giginya terhadapnya;

tetapi Tuhan menertawakan orang fasik

sebab Ia melihat bahwa harinya sudah dekat.

Pedang orang fasik telah terhunus,

busurnya telah direntangkan untuk membantai orang yang jujur.

Pedang mereka akan menembus hati mereka sendiri

dan busur mereka akan hancur berkeping-keping.

Harta benda orang benar yang sedikit

lebih baik daripada kekayaan orang fasik;

sebab kuasa orang fasik akan dipatahkan

dan Tuhan akan menopang orang benar.

Ia melindungi kehidupan orang yang jujur,

warisan mereka akan kekal selamanya.

Mereka tidak akan dipermalukan di hari-hari yang jahat,

di masa kelaparan makanan mereka tidak akan habis.

Tetapi orang fasik akan binasa

dan semua musuh Tuhan.

Mereka seperti keindahan padang rumput,

mereka akan lenyap, mereka akan lenyap seperti asap.

Orang fasik meminjam tanpa membayar,

tetapi orang benar murah hati dan memberi.

Mereka yang diberkati oleh Tuhan akan memiliki negeri itu,

tetapi mereka yang dikutuk-Nya akan dihancurkan.

Tuhan membimbing langkah-langkah seseorang

dan membuat aman jalan orang yang dikasihi-Nya.

Meskipun ia tersandung ia tidak akan pernah jatuh

sebab Tuhan memegang tangannya.

Aku muda dan sekarang aku tua,

tetapi aku tidak pernah melihat orang benar ditinggalkan

atau anak-anaknya mengemis roti.

Sepanjang hari ia murah hati dan meminjamkan

dan anak-anaknya menjadi berkat.

Maka jauhilah kejahatan dan berbuatlah baik

dan engkau akan memiliki rumah selamanya;

sebab Tuhan mencintai keadilan

dan tidak akan pernah meninggalkan sahabat-sahabat-Nya.

Orang yang tidak adil akan dilenyapkan selamanya

dan anak-anak orang fasik dihancurkan.

Orang benar akan mewarisi negeri itu;

di sana mereka akan hidup selamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonJauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau taat kepada-Nya.

Antifon 3Tunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.

III
Mulut orang benar mengucapkan hikmat

dan bibirnya berbicara yang benar;

hukum Allahnya ada di dalam hatinya,

langkah-langkahnya akan diselamatkan dari tersandung.

Orang fasik mengawasi orang benar

dan mencari kesempatan untuk membunuhnya.

Tuhan tidak akan meninggalkannya dalam kuasanya

atau membiarkannya dihukum ketika ia diadili.

Maka tunggulah Tuhan, tetaplah pada jalan-Nya.

Dialah yang akan membebaskanmu dari orang fasik,

mengangkatmu untuk memiliki negeri itu

dan melihat orang fasik dihancurkan.

Aku telah melihat orang fasik berjaya,

menjulang seperti pohon aras Libanon.

Aku lewat lagi; ia sudah tiada.

Aku mencari; ia tidak ditemukan di mana pun.

Lihatlah orang benar, perhatikanlah orang yang jujur,

bagi orang yang damai ada masa depan yang menanti,

tetapi orang berdosa akan dihancurkan semua.

Tidak ada masa depan yang menanti orang fasik.

Keselamatan orang benar datang dari Tuhan,

benteng mereka di masa kesusahan.

Tuhan menolong mereka dan membebaskan mereka

dan menyelamatkan mereka: sebab perlindungan mereka ada pada-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Engkau menyatakan orang miskin berbahagia, Tuhan Yesus, sebab kerajaan surga diberikan kepada mereka. Penuhilah kami dengan murah hati dengan anugerah-Mu. Ajarlah kami untuk menaruh kepercayaan kami kepada Bapa dan untuk mencari kerajaan-Nya yang utama daripada meniru orang yang berkuasa dan iri kepada orang kaya.

AntifonTunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Ajarlah aku kebaikan dan hikmat suci.

℟ Sebab aku telah menaruh kepercayaanku pada bimbingan-Mu.

Bacaan Pertama

Dari awal Kitab Yeremia

1:1-19

Panggilan Nabi Yeremia
Perkataan Yeremia bin Hilkia, dari keluarga imam di Anatot, di tanah Benyamin. Firman Tuhan pertama kali datang kepadanya pada zaman Yosia bin Amon, raja Yehuda, pada tahun ketiga belas pemerintahannya, dan berlanjut sepanjang pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dan sampai kejatuhan dan pembuangan Yerusalem pada bulan kelima tahun kesebelas Zedekia bin Yosia, raja Yehuda.
Firman Tuhan datang kepadaku demikian:

Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim, Aku telah mengenal engkau,

sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau,

sebagai nabi bagi bangsa-bangsa Aku telah menetapkan engkau.

“Ah, Tuhan Allah!” kataku,

“Aku tidak tahu berbicara; aku terlalu muda.”
Tetapi Tuhan menjawab aku,
Jangan katakan, “Aku terlalu muda.”

Kepada siapa pun Aku mengutus engkau, engkau akan pergi;

apa pun yang Aku perintahkan kepadamu, engkau akan berbicara.

Jangan takut di hadapan mereka,

karena Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, firman Tuhan.
Kemudian Tuhan mengulurkan tangan-Nya dan menyentuh mulutku, sambil berkata,
Lihat, Aku menaruh firman-Ku di dalam mulutmu!

Pada hari ini Aku menetapkan engkau

atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan,

Untuk mencabut dan merobohkan,

untuk membinasakan dan meruntuhkan,

untuk membangun dan menanam.
Firman Tuhan datang kepadaku dengan pertanyaan: Apa yang engkau lihat, Yeremia? “Aku melihat cabang pohon pengawas,” jawabku.

Kemudian Tuhan berkata kepadaku: Baik sekali engkau melihat, karena Aku mengawasi untuk memenuhi firman-Ku.
Untuk kedua kalinya firman Tuhan datang kepadaku dengan pertanyaan: Apa yang engkau lihat? “Aku melihat kuali yang mendidih,” jawabku, “yang muncul dari utara.”
Dan dari utara, kata Tuhan kepadaku, kejahatan akan meluap atas semua yang tinggal di negeri itu.
Lihat, Aku memanggil

semua kerajaan di utara, firman Tuhan;

Setiap raja akan datang dan mendirikan takhtanya

di gerbang-gerbang Yerusalem,

Berhadapan dengan tembok-temboknya di sekeliling

dan berhadapan dengan semua kota Yehuda.

Aku akan menjatuhkan hukuman-Ku terhadap mereka

karena segala kejahatan mereka dalam meninggalkan Aku,

Dan dalam membakar dupa kepada dewa-dewa asing

dan menyembah buatan tangan mereka sendiri.
Tetapi engkau, ikatlah pinggangmu;

berdirilah dan beritahukan kepada mereka

segala yang Aku perintahkan kepadamu.

Janganlah engkau hancur karena mereka,

seolah-olah Aku akan meninggalkan engkau hancur di hadapan mereka;

Sebab Akulah pada hari ini

yang telah menjadikan engkau kota yang berbenteng,

Tiang besi, tembok tembaga,

melawan seluruh negeri:

Melawan raja-raja dan pangeran-pangeran Yehuda,

melawan imam-imamnya dan rakyatnya.

Mereka akan berperang melawan engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau,

karena Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, firman Tuhan.

Responsorium Yeremia 1:5,9; Yesaya 42:6

Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim, Aku telah mengenal engkau;

sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau;

℟ Aku menaruh firman-Ku di dalam mulutmu.
Aku, Tuhan, telah memanggil engkau untuk melayani keadilan;

Aku telah menetapkan engkau sebagai perjanjian bagi semua bangsa,

sebagai terang bagi semua bangsa.

℟ Aku menaruh firman-Ku di dalam mulutmu.
Bacaan Kedua

Dari homili Santo Yohanes Krisostomus, uskup

Lima jalan pertobatan
Maukah kalian aku sebutkan juga jalan-jalan pertobatan? Ada banyak dan sangat beragam, dan semuanya menuju surga.
Jalan pertobatan yang pertama adalah pengakuan dosa-dosamu sendiri: Jadilah yang pertama mengakui dosa-dosamu dan engkau akan dibenarkan. Karena alasan ini pula, nabi menulis: Aku berkata: Aku akan menuduh diriku sendiri atas dosa-dosaku kepada Tuhan, dan Engkau mengampuni kejahatan hatiku. Oleh karena itu, engkau juga harus mengakui dosa-dosamu sendiri; itu akan menjadi alasan yang cukup bagi Tuhan untuk mengampuni engkau, karena orang yang mengakui dosa-dosanya sendiri lebih lambat untuk melakukannya lagi. Bangkitkanlah hati nuranimu untuk menuduhmu di dalam rumahmu sendiri, jangan sampai ia menjadi penuduhmu di hadapan takhta penghakiman Tuhan.
Itulah, maka, salah satu jalan pertobatan yang sangat baik. Jalan lain yang tidak kalah berharganya adalah melupakan kerugian yang ditimbulkan oleh musuh-musuh kita, untuk menguasai kemarahan kita, dan mengampuni dosa-dosa sesama hamba kita terhadap kita. Maka dosa-dosa kita sendiri terhadap Tuhan akan diampuni. Demikianlah engkau memiliki cara lain untuk menebus dosa: Karena jika engkau mengampuni orang yang berutang kepadamu, Bapa surgawimu akan mengampuni engkau.
Apakah engkau ingin tahu jalan ketiga? Itu terdiri dari doa yang sungguh-sungguh, hati-hati, dan berasal dari hati.
Jika engkau ingin mendengar yang keempat, aku akan menyebutkan sedekah, yang kekuatannya besar dan jangkauannya luas.
Selain itu, jika seseorang menjalani hidup yang sederhana dan rendah hati, itu, tidak kurang dari hal-hal lain yang telah aku sebutkan, menghilangkan dosa. Bukti dari hal ini adalah pemungut cukai yang tidak memiliki perbuatan baik untuk disebutkan, tetapi menawarkan kerendahan hatinya sebagai gantinya dan dibebaskan dari beban dosa yang berat.
Demikianlah aku telah menunjukkan kepadamu lima jalan pertobatan; pengakuan dosa-dosamu sendiri, pengampunan dosa-dosa sesama kita terhadap kita, doa, sedekah, dan kerendahan hati.
Janganlah bermalas-malasan, maka, tetapi berjalanlah setiap hari di semua jalan ini; jalan-jalan itu mudah, dan engkau tidak dapat beralasan kemiskinanmu. Karena, meskipun engkau menjalani hidupmu di tengah kebutuhan besar, engkau selalu dapat menyingkirkan kemarahanmu, menjadi rendah hati, berdoa dengan tekun, dan mengakui dosa-dosamu sendiri; kemiskinan bukanlah halangan. Kemiskinan bukanlah halangan bagi kita untuk melaksanakan perintah Tuhan, bahkan ketika menyangkut jalan pertobatan yang melibatkan pemberian uang (sedekah, maksudku). Janda itu membuktikannya ketika ia memasukkan dua keping uangnya ke dalam kotak!
Sekarang setelah kita belajar bagaimana menyembuhkan luka-luka kita ini, marilah kita menerapkan penyembuhannya. Kemudian, ketika kita telah mendapatkan kembali kesehatan yang sejati, kita dapat mendekati meja suci dengan keyakinan, pergi dengan mulia untuk bertemu Kristus, raja kemuliaan, dan mencapai berkat-berkat kekal melalui rahmat, belas kasihan, dan kebaikan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Responsorium Tobit 12:8-9; Lukas 6:37-38

Doa yang disertai puasa dan pemberian kepada orang miskin itu baik;

lebih baik memberi kepada orang miskin daripada menimbun emas,

℟ karena memberi kepada orang miskin menghapus setiap dosa.
Ampunilah dan engkau akan diampuni;

berilah dan akan diberikan kepadamu.

℟ Karena memberi kepada orang miskin menghapus setiap dosa.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang menyebabkan pikiran orang beriman

bersatu dalam satu tujuan,

anugerahkanlah umat-Mu untuk mencintai apa yang Engkau perintahkan

dan menginginkan apa yang Engkau janjikan, agar,

di tengah ketidakpastian dunia ini,

hati kami tertuju pada tempat itu

di mana kebahagiaan sejati ditemukan.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Selasa XXII Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Gelap berkurang, malam hampir hilang
Fajar gemilang menyebarkan terang.
Marilah kita memanjatkan doa
Kepada Bapa.

Semoga Bapa berbelaskasihan
Membimbing kita dalam pengabdian
Dan merestui karya darma bakti
Sepanjang hari.

Ya Bapa kami, sudilah kabulkan
Harapan hati yang kami ungkapkan
Secara tulus demi Yesus Kristus
Dalam Roh Kudus. Amin.

Antifon 1Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.

Mazmur 42 (43)

Berikanlah keputusan yang adil kepadaku, ya Allah,+
dan belalah hakku terhadap orang jahat,*
luputkanlah aku dari orang yang curang dan penipu.

Engkaulah Allah pelindungku, mengapa aku Kaubuang?*
Mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?

Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu untuk menuntun aku,*
dan mengantar aku ke gunungMu yang kudus, ke tempat kediamanMu.

Maka aku akan menuju ke mesbah Allah,+
menghadap Allah, sukacita dan kegembiraanku,*
dan bersyukur kepadaMu dengan kecapi, ya Allah, Allahku!

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Antifon 1Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.

Antifon 2Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.

Yes 38,10-14.17-20

Aku berkata: Di puncak kehidupanku,+
aku menuju pintu alam maut,*
ke sana aku dipanggil untuk selanjutnya.

Aku berkata: Aku tidak akan memandang Tuhan lagi,+
di dunia orang yang hidup,*
tidak lagi akan kujumpai orang antara penduduk bumi.

Pondokku akan dibongkar,*
dicabut bagaikan kemah gembala.

Bagaikan tukang tenun Engkau menggulung hidupku,*
memotong benang hidupku dari pakan.

Siang malam aku Kaubiarkan,+
hingga pagi aku mengaduh,*
seperti singa Engkau meremuk tulangku.

Seperti burung layang-layang aku mencecit kegelisahan,*
berdekut laksana burung merpati.

Pudarlah mataku karena menengadah,*
aku tertindas, ya Tuhan, tolonglah aku.

Namun, jiwaku telah Kauhindarkan dari liang kubur,*
dan segala dosaku Kaubuang jauh.

Alam maut tidak memuji Engkau,+
orang mati tidak memuliakan Dikau,*
yang turun ke dalam kubur tidak mengharapkan kesetiaanMu.

Hanya yang hidup memuji Engkau, seperti aku sekarang ini,*
semoga kesetiaanMu diwartakan turun-temurun.

Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan daku,+
maka kami akan membunyikan kecapi,*
di rumah Tuhan, sepanjang hidup kami.

Antifon 2Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.

Antifon 3Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.

Mazmur 64 (65)

Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion,*
dan kepadaMulah nadar dipenuhi.

Engkau biasa mendengarkan doa,+
semua makhluk yang lemah datang kepadaMu,*
karena merasa bersalah.

Walaupun dosa melebihi kekuatan kami,*
namun Engkau mengampuninya.

Berbahagialah orang yang Kaupilih dan Kauundang,*
untuk diam di pelataranMu.

Semoga kami turut menikmati kebaikan rumahMu,*
di dalam baitMu yang suci.

Secara mengagumkan Kaukabulkan doa kami,*
ya Allah yang adil, penyelamat kami.

Engkaulah kepercayaan seluruh bumi,*
sampai ke batas-batas samudera.

Engkau membuat gunung yang kokoh kuat,*
pinggangMu berikatkan keperkasaan.

Engkau meredakan deru lautan,*
meredakan gemuruh gelombangnya.

Para penghuni seluruh bumi,*
takut akan kuasaMu yang dahsyat.

Dari timur sampai ke barat,*
Kaupenuhi dunia dengan sorak-sorai.

Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahanMu,*
Kaubuat kaya dan subur.

Mega langit penuh air,*
yang Kausediakan untuk kesuburan tanah.

Begini Engkau mengerjakannya,+
Engkau menggenangi alur bajak dan membasahi gumpalan tanah,*
menggemburkan tanah dengan hujan dan memberkati tumbuhnya tanam-tanaman.

Dengan demikian seluruh tahun Kaumahkotai dengan kebaikanMu,*
jejakMu membawa kesuburan.

Bahkan padang gurunpun menjadi subur,*
dan bukit-bukit menghijau permai.

Padang rumput berdandanan kambing domba,+
lembah-lembah berselimutkan panenan,*
semuanya bersorak-sorai dan menyanyikan pujian.

Antifon 3Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.

Bacaan Singkat (1Tes 5,4-5)

Saudara-saudara, kamu tidak hidup dalam kegelapan, sehingga hari Tuhan tiba-tiba dapat mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.

Lagu Singkat

℣.Perhatikanlah suaraku, ya Tuhan,* Aku berharap pada sabdaMu.℟.Perhatikanlah.℣.Aku bangun pagi-pagi dan berseru.℟.Aku berharap pada sabdaMu.℣.Kemuliaan.℟.Perhatikanlah.

Antifon KidungSelamatkanlah kami dari tangan semua lawan yang membenci kami, ya Tuhan.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungSelamatkanlah kami dari tangan semua lawan yang membenci kami, ya Tuhan.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah menerangi dunia dengan kebangkitanNya. Marilah kita memuji Dia dan dengan rendah hati berkata:

℟. Bimbinglah kami pada jalanMu, ya Tuhan.

KebangkitanMu, ya Tuhan Yesus, kami kenangkan dalam doa pagi ini,* semoga harapan akan kemuliaanMu menerangi kami sepanjang hari. ℟.

Terimalah, ya Tuhan, keinginan dan rencana kami,* dan berkatilah segala usaha kami pada hari ini. ℟.

Semoga kami hari ini maju dalam cinta kasihMu,* agar segala hal-ihkwal berguna bagi kami dan bagi semua orang. ℟.

Ya Tuhan, semoga terang kami bercahaya di depan orang,* sehingga mereka melihat perbuatan kami yang baik dan memuliakan Bapa di surga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah cahaya sejati yang menyinari semua orang untuk menyelamatkan mereka. Kuatkanlah kami agar dapat menyiapkan bagiMu jalan perdamaian dan keadilan. Sebab Engkaulah pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Selasa XXII Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Cor 12, 4-6)

Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.

Ayat Singkat

℣.Keselamatan-Nya dekat pada orang yang takut akan Dia.℟.Supaya kemuliaan diam di negeri kita.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Selasa XXII Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu.

Mazmur 118 (119),49-56

Ya Allah, ingatlah akan firmanMu kepadaku,*
firmanMu Kaujadikan pokok pengharapanku.

Inilah penghiburan dalam sengsaraku,*
bahwa janjiMu menghidupkan daku.

Orang sombong sangat mencemoohkan daku,*
namun aku tidak menyimpang dari perintahMu.

Aku ingat akan hukumMu yang berlaku sedari dulu,*
maka terhiburlah aku, ya Tuhan.

Aku gusar terhadap orang yang berdosa,*
yang tidak mempedulikan hukumMu.

HukumMu menjadi lagu pujian bagiku,*
di perantauanku.

Waktu malam aku menyebut-nyebut namaMu, ya Tuhan,*
dan aku tetap berpegang pada perintahMu.

Satu-satunya peganganku ialah,*
mematuhi titahMu.

Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu.

Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita.

Mazmur 52 (53)

Orang dungu berpikir: Tidak ada Allah.+
Busuk dan jijik perbuatannya,*
tidak seorangpun yang berbuat baik.

Dari surga Allah memandang manusia,*
apakah ada orang arif yang mencari Allah.

Tetapi semuanya tersesat, semua telah bejat,*
tak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

Tidak pernah sadarkah orang jahat,+
yang menelan habis umatKu seperti makanan,*
orang jahat yang tidak mau mengakui Allah?

Mereka dihinggapi ketakutan,*
sedang tiada yang menakutkan.

Mereka mengancam engkau,*
tetapi Allah menghancurkan mereka.

Mereka pasti dipermalukan,*
sebab Allah menolak mereka.

Siapakah dari Sion yang menyelamatkan Israel?+
Allah, Dia memulihkan nasib umatNya,*
sehingga Yakub bersorak-sorai, dan Israel bersukacita.

Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita.

Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku.

Mazmur 53 (54),3-6.8-9

Allah, selamatkan daku demi namaMu,*
tolonglah aku dengan kuasaMu.

Dengarkanlah, ya Allah, permohonanku,*
perhatikanlah kata-kata mulutku.

Sebab orang angkuh menyerang aku,+
orang sombong mau mencabut nyawaku,*
tanpa mempedulikan Allah.

Namun Allah menjadi penolongku,*
Tuhanlah penopang hidupku.

Maka dengan rela aku mempersembahkan kurban,*
dan memuji kebaikanMu, ya Tuhan.

Sebab Tuhan melepaskan daku dari kesesakan,*
dan aku melihat musuhku direndahkan.

Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku.

Bacaan singkat 1Kor 12,24b.25-26

Allah telah menyusun tubuh kita sedemikian rupa, sehingga tidak terjadi perpecahan dalam tubuh, melainkan semua anggota saling memperhatikan. Karena itu, jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita. Jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.

℣.Ya Tuhan, Allah kami, himpunkanlah kami dari antara para bangsa.℟.Supaya kami bersyukur kepadaMu.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau telah mewahyukan kepada Petrus rencanaMu untuk menyelamatkan bangsa-bangsa kafir. Semoga pekerjaan kami menyenangkan hatiMu dan berguna untuk memajukan rencana keselamatan yang telah Kautetapkan dalam cinta kasihMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Selasa XXII Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (1 Cor 12, 24b. 25-26)

Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.

Ayat Singkat

℣.Ya Tuhan Allah kami, kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa.℟.Supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Selasa XXII Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Bapa yang mahakuasa
Senja hari sudah tiba
Dengarkanlah madah kami
Pengungkapan isi hati.

Hati dan suara kami
Bersatu padu memuji
Cinta kami kepadaMu
Tetaplah teguh selalu.

Bila malam jadi gelap
Jangan iman hilang lenyap
S'moga malam diterangi
Sinar iman yang sejati.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.

Mazmur 48 (49) I

Dengarlah, hai bangsa-bangsa,*
pasanglah telinga, hai penduduk dunia,

baik yang biasa maupun yang terkemuka,*
baik yang kaya maupun yang miskin.

Mulutku akan mengucapkan kata-kata bijaksana,*
dan buah renunganku ialah kearifan.

Aku hendak membawakan wejanganku,*
dan memaparkannya sambil memetik kecapi.

Mengapa aku takut pada hari-hari sial,*
waktu aku dikepung oleh musuh yang jahat?

Mereka mengandalkan harta bendanya,*
dan memegahkan kekayaannya yang besar.

Tak seorangpun dapat menebus dirinya sendiri,*
atau membayar uang tebusannya kepada Allah.

Terlalu mahal harga tebusan nyawanya,+
tak terbayar untuk hidup selamanya,*
tanpa turun ke liang kubur.

Ia melihat orang bijak mati,+
orang bodoh dan dungu, semuanya binasa,*
harta bendanya mereka tinggalkan bagi orang lain.

Kubur menjadi rumah mereka untuk selama-lamanya,*
di situlah kediaman mereka turun-temurun.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Antifon 1Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.

Antifon 2Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.

Mazmur 48 (49) II

Beginilah nasib orang yang percaya pada diri sendiri,*
beginilah kesudahan orang yang bermulut besar.

Seperti kawanan domba, mereka terkurung dalam alam maut,*
mautlah gembala dan penguasa mereka.

Hancurlah keelokan tubuh mereka,*
dan kediaman mereka di alam maut.

Tetapi Allah akan menebus nyawaku,*
menghindarkan daku dari cengkeraman maut.

Maka janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya,*
apabila kemewahan keluarganya bertambah.

Sebab waktu mati tak ada yang dapat dibawanya serta,*
kekayaannya tidak akan mengikutinya.

Walaupun selama hidupnya ia memuji dirinya bahagia,*
"Aku beruntung: segalanya berlangsung baik";

namun ia akan mati mengikuti nenek moyangnya,*
yang tak pernah lagi melihat terang.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Antifon 2Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.

Antifon 3Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Antifon 3Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

Bacaan Singkat (Rom 3,23-25a)

Semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Dan semua orang diselamatkan dengan cuma-cuma, hanya oleh rahmat Allah, berkat pahala Kristus Yesus, yang menebus mereka. Kristus Yesus ditetapkan oleh Allah, supaya darahNya menjadi tebusan bagi mereka yang percaya padaNya.

Lagu Singkat

℣.Engkau telah melimpahi aku dengan kegembiraan,* Di hadapan wajahMu, ya Tuhan.℟.Engkau.℣.Tangan kananMu menyediakan kebahagiaan sempurna.℟.Di hadapan wajahMu, ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Engkau.

Antifon KidungKerjakanlah perbuatan besar bagi kami, ya Tuhan, karena Engkau mahakuasa, dan kuduslah namaMu.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungKerjakanlah perbuatan besar bagi kami, ya Tuhan, karena Engkau mahakuasa, dan kuduslah namaMu.

Doa Permohonan

Kristus mencintai dan melindungi umatNya, sebab Dialah gembala dan pemelihara hidup kita. Marilah kita memuji Dia, menaruh harapan padaNya dan berkata:

℟. Lindungilah umatMu, ya Tuhan.

Ya gembala abadi, lindungilah uskup kami bapa...* dan semua gembala umatMu. ℟.

Ya Tuhan, perhatikanlah penuh belaskasihan semua orang yang dianiaya,* dan bebaskanlah mereka segera dari segala kesusahan. ℟.

Kasihanilah, ya Tuhan, semua orang yang papa,* dan berikanlah rezeki kepada yang lapar. ℟.

Terangilah para anggota dewan perwakilan rakyat,* supaya mereka menetapkan undang-undang yang adil dan bijaksana. ℟.

Dampingilah orang-orang yang sudah Kautebus dengan darahMu dan yang kini sudah meninggal,* izinkanlah mereka mengambil bagian dalam perjamuan nikah bersama Engkau. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan Allah, milikMulah malam. Semoga Kristus, matahari sejati, tetap bersinar dalam hati kami, supaya kami diizinkan masuk ke dalam cahaya yang Kaudiami. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

Selasa XXII Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Santa Verena (350)

Wanita Mesir ini mengikuti legiun Thebais ke suatu garnisun baru di Swiss. Hingga akhir hidupnya ia berbuat amal dan bermatiraga. Ia dihormati sebagai santa pelindung para nelayan perempuan di pastoran.

Ruth (abad 11 SM)

Wanita Moab ini dikenal dalam kaitannya dengan keluarga Elimelekh, sebuah keluarga Israel dari Betlehem, daerah Yehuda. Konon pada zaman pemerintahan hakim-hakim terjadilah kelaparan hebat di tanah Israel. Elimelekh bersama Naomi, istrinya dan kedua anaknya Mahlon dan Kilyon mengungsi ke Moab sebagai orang asing.

Sepeninggal Elimelekh, Mahlon dan Kilyon menikah dengan perempuan-perempuan Moab: Mahlon dengan Opra, sedang Kilyon dengan Ruth. Sayang sekali bahwa Mahlon dan Kilyon akhirnya meninggal dunia. Dengan demikian tinggallah Naomi bersama kedua menantunya, Opra dan Ruth.

Ketika didengar bahwa Tuhan telah membebaskan umatNya Israel dari kelaparan, pulanglah Naomi ke Betlehem, Yehuda bersama menantunya. Disana Ruth bertemu dan menikah dengan Boaz, saudara Elimelekh. Perkawinan Levirat ini adalah sah menurut hukum Israel demi melanjutkan keturunan Naomi. Ruth dan Boaz memperanakkan Obed, ayah dari Yesse, yang menjadi ayah dari Daud, Raja terbesar Israel. Dengan demikian Ruth dikenal sebagai leluhur Raja Daud dan Yesus Kristus yang lahir dari keturunan Daud (Mat 1:5).

Santo Giles

Abbas dan Pengaku Iman · wafat 710

Giles dilahirkan di Athena, Yunani. Ketika orangtuanya meninggal dunia, ia mempergunakan banyak warisan yang mereka tinggalkan untuk menolong orang-orang miskin. Sebab itu, dan teristimewa karena Tuhan mengadakan banyak mukjizat dengan perantaraannya, Giles mendapati diri sebagai seorang pemuda yang amat terkenal dan dikagumi.

Giles tidak menghendaki pujian dan kemashyuran ini sama sekali. Maka, agar dapat melayani Tuhan dalam hidup yang tersembunyi, ia meninggalkan Yunani dan berlayar ke Perancis. Di sana, ia hidup seorang diri dalam kegelapan hutan. Ia membuat tempat tinggal dalam sebuah gua di balik semak belukar yang rimbun. Giles hidup tenang di sana, aman dari bahaya besar kepala mendengar dirinya dipuji.

Tetapi, suatu hari seorang raja dan para pengawalnya pergi berburu ke hutan itu. Mereka mengejar kijang yang biasa datang ke gua Giles. Kijang itu lenyap dari pandangan mereka dengan masuk ke dalam gua Giles yang tersembunyi di balik semak belukar yang rimbun. Salah seorang pengawal membidikkan anak panah ke rerimbunan semak, dengan harapan anak panah itu mengenai si kijang. Ketika mereka menyibak semak belukar, mereka mendapati Giles duduk terluka oleh anak panah.

“Siapakah engkau dan apa yang engkau lakukan di sini?” tanya raja. St Giles menceritakan kisah hidupnya kepada mereka. Setelah mendengarnya, mereka mohon pengampunan. Raja mengutus para tabibnya untuk merawat luka santo kita. Meski Giles memohon agar ditinggalkan seorang diri, raja sungguh merasa kagum kepadanya hingga raja kerap datang menjenguknya. Giles tidak pernah menerima hadiah-hadiah raja. Tetapi, pada akhirnya, ia setuju raja mendirikan sebuah biara besar di sana. Giles menjadi pemimpin biaranya yang pertama.

Biara ini menjadi begitu terkenal hingga seluruh kota datang ke sana. Sebuah kota kecil kemudian tumbuh di sekitar biara, dan setelah kematian Giles; makamnya di biara itu menjadi tempat ziarah. Banyak mukjizat dilaporkan terjadi. Biara ini dikemudian hari dikelola oleh para Benediktin.

Santo Pedro Armengol (1238-1304)

Pedro dikenal sebagai perampok ulung. Namun tiba-tiba ia bertobat dan masuk biara. Pedro menawarkan diri sebagai sandera untuk ditukar dengan 18 anak Kristen yang ditahan oleh orang muslim di Aljazair. Karena giat merasul di kawasan Islam ini, ia dihukum mati; akan tetapi secara ajaib, Pedro terbebas dari maut.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari