Bacaan Misa
Dari Paulus, rasul Kristus Yesus menurut perintah Allah, Juruselamat kita, dan Kristus Yesus, dasar pengharapan kita, kepada Timotius, anakku yang sah di dalam iman: kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai engkau. Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku-- aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus.
Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.
Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"
Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.
Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: "Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang? Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya. Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonBersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya.
Mazmur 94 (95)
AntifonBersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Raja kasih, Gembalaku,
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Aku lelah menangis, merindukan Allahku.
AntifonAku lelah menangis, merindukan Allahku.
Antifon 2Aku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.
AntifonAku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.
Antifon 3Carilah Tuhan dan Engkau akan hidup.
AntifonCarilah Tuhan dan Engkau akan hidup.
Responsorium Yeremia 31:6; Yesaya 2:5
Responsorium Matius 5:1-3; Yesaya 66:2
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.
Mazmur 50 (51)
Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.
Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.
Yer 14,17-21
Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.
Antifon 3Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.
Mazmur 99 (100)
Antifon 3Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.
Bacaan Singkat (2Kor 12,9b-10)
Lagu Singkat
Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Doa Permohonan
℟. Selamatkanlah kami dengan darahMu, ya Tuhan.
Terpujilah Engkau, Yesus, penyelamat manusia, sebab Engkau telah rela menderita sengsara pada salib bagi kami,* dan Engkau telah menebus kami dengan darahMu yang berharga. ℟.
Engkau telah berjanji memberi kami air hidup yang memancarkan kehidupan abadi,* maka curahkanlah RohMu kepada semua manusia. ℟.
Engkau telah mengutus para muridMu untuk mewartakan Injil kepada semua bangsa,* maka bantulah mereka meluaskan kemenangan salibMu. ℟.
Engkau telah mengikutsertakan orang yang sakit dan malang dalam penderitaanMu di salib,* maka berilah mereka kekuatan dan ketabahan. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 1, 16b-17)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.
Mazmur 21 (22) I
Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.
Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.
Mazmur 21 (22) II
Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.
Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.
Mazmur 21 (22) III
Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.
Bacaan singkat Rom 1,16b-17
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Eph 2, 8-9)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan itu agung melebihi segala dewata.
Mazmur 134 (135) - I
Antifon 1Tuhan itu agung melebihi segala dewata.
Antifon 2Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.
Mazmur 134 (135) - II
Antifon 2Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.
Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Why 15,3-4
Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Bacaan Singkat (Yak 1,2-4)
Antifon KidungTuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungTuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.
Doa Permohonan
℟. Kasihanilah umatMu, ya Tuhan Yesus.
Dengarkanlah, ya Tuhan, doa kami dan ampunilah kesalahan kami,* limpahilah kami dengan rahmat dan damai. ℟.
Rasul Paulus berkata: "Ketika dosa bertambah, rahmat semakin melimpah",* maka ampunilah kiranya dosa kami yang banyak itu. ℟.
Kami memang sudah berdosa banyak, ya Tuhan, namun kami berharap kepada kemurahanMu yang tak terbatas,* ubahlah hati kami, supaya kami bertobat. ℟.
Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan, dari segala dosa,* supaya Engkau berkenan kepada kami. ℟.
Engkau membuka pintu firdaus bagi penjahat yang mengakui Engkau sebagai penyelamat,* maka janganlah Kaututup pintu surga bagi kaum kerabat kami yang telah berpulang. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Yer 14,9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beato Louis dari Thuringia
Pangeran Jerman ini hidup pada akhir abad keduabelas dan awal abad ketigabelas. Ketika usianya duapuluh satu tahun, ia dinikahkan dengan St Elizabeth dari Hungaria yang baru berusia empatbelas tahun. Pernikahan ini diatur oleh kedua orangtua mereka seturut kebiasaan pada masa itu. Louis dan Elizabeth, keduanya mengasihi Tuhan; dan Ia menumbuhkan cinta kasih mesra di antara mereka. Demikianlah, mereka hidup berbahagia bersama. Kebahagiaan mereka semakin bertambah ketika Tuhan menganugerahi mereka tiga anak. Yang bungsu adalah B Gertrude.
Louis membantu isterinya dalam banyak karya amal kasih kepada fakir miskin. Ia juga bersamanya dalam doa yang saleh. Dari waktu ke waktu, rakyat melihat pangeran mereka yang tampan dan isterinya yang cantik bahu-membahu menolong mereka yang malang. Dikisahkan bahwa suatu ketika Elizabeth membawa masuk seorang kusta ke dalam istana dan merawatnya di atas tempat tidur mereka. Sejenak, ketika Louis melihatnya, ia naik pitam. Tetapi, sekonyong-konyong, bukannya melihat si kusta malahan ia melihat Yesus yang tersalib terbaring di sana. Setelah kejadian itu, yang menunjukkan betapa Yesus berkenan atas karya kasih Elizabeth, Louis memerintahkan agar dibangun sebuah rumah sakit untuk para penderita kusta.
Di suatu musim dingin yang menggigit, Louis harus pergi jauh dari negerinya. Ketika ia kembali, Elizabeth amat bersukacita. Tahun berikutnya, Louis pergi dalam suatu Perang Salib demi membebaskan Tanah Suci dari kaum Muslim. Tetapi, di tengah perjalanan ia terjangkit malaria dan tak lama kemudian wafat. Sebab senantiasa hidup dalam persatuan yang erat dengan Yesus, penguasa yang gagah berani ini tidak takut mati. Ia menyambut Sakramen Perminyakan dan wafat dalam damai pada tahun 1227
Arti nama
Nama " Louis" Berasal dari nama Latin : Ludovikus yang berarti : "Kesatria"
Beato Yohanes Gabriel Perboyre
Ketika masih kanak - kanak, Yohanes sudah terbiasa dengan kerja keras. Ia biasa membantu ayahnya menggembalakan ternak - ternak mereka di padang. Pada umur 8 tahun, ia masuk sekolah atas ijin ayahnya. Kemudian ia mengikuti pendidikan imam di seminari menengah. Yohanes, seorang calon imam yang sederhana, tetapi saleh, pandai dan senantiasa riang. Terdorong oleh keinginannya untuk menjadi rasul Kristus di tempat lain, ia masuk Kongregasi Misi Santo Vincentius, yang lazim disebut orang Tarekat Lazaris. Ia kemudian ditabhiskan menjadi imam di Paris.
Imam muda ini disenangi dan dikagumi banyak orang terutama rekan - rekannya sebiara. Kepandaian dan kebijaksanaannya dalam berkarya membuat dia diserahi berbagai jabatan penting di tanah airnya, kendatipun usianya masih tergolong muda. Kemudian atas permintaannya sendiri, ia diutus sebagai misionaris di negeri Tiongkok pada tahun 1830. Pada masa itu, Tiongkok masih tertutup sekali pada dunia luar. Dengan demikian, kepergiannyake sana membawa bahaya tersendiri. Ia harus melayani umat yang ada disana dalam situasi selalu terancam bahaya dan bermacam - macam kesulitan. Tetapi Yohanes tidak takut akan semua bahaya itu. Ia yakin bahwa Tuhan akan senantiasa menolong dia dalam karyanya. Ia tanpa takut melayani umat Kristen yang ada di negeri itu dengan memberi mereka pengajaran agama dan pelayanan sakramen - sakramen secara sembunyi - sembunyi. Rasa haus, udara yang dingin dan keletihan tidak dihiraukannya demi pelayanan umat.
Karyanya yang penuh bahaya itu didasari oleh kekuatan batin melalui doa - doa dan matiraganya. Akhirnya imam muda ini mengalami nasib yang sama seperti Kristus Tuhan yang dilayaninya. Seperti Kristus, Yohanes dijual oleh seorang pengkhianat dengan 30 keping perak. Setelah menderita sengsara setahun lamanya, ia mati di atas tiang gantungan yang dibuat berbentuk salib, pada hari Jumat pertama di bulan September 1840, tepat pukul 3 siang.Kesucian hidupnya di balas Tuhan dengan berbagai mukzijat dan karunia yang luar biasa kepada setiap orang yang berdoa dengan meminta perantaraannya. Pada tahun 1889, ia dinyatakan sebagai seorang Beato oleh Sri Paus Leo XIII.
Santo Protus dan Hyasintus
Selama beberapa kurun waktu kedua bersaudara ini bekerja di sebuah pertapaan di Mesir. Mereka kemudian pindah ke Roma. Disana mereka bekerja sebagai pelayan pada seorang wanita bangsawan bernama Eugenia, yang kemudian dihormati sebagai Santa.
Pada waktu itu kekaisaran Roma diperintah oleh Kaisar Gallienus. Seperti kaisar - kaisar sebelumnya, Gallienus tidak suka pada orang - orang Kristen. Ia menyuruh serdadu - serdadu menangkap dan memenggal kepala Protus dan Hyasintus. Peristiwa berdarah atas kedua bersaudara ini terjadi pada tahun 257.
Kuburan Hyasintus ditemukan kembali di sebuah katakombe di Roma pada tahun 1845. Ada petunjuk kuat pada sisa - sisa tulangnya bahwa ia mati terbakar, sedangkan kuburan Protus ditemukan dalam keadaan kosong.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari