Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
(4-14) Sekarang, engkau harus mendirikan tembok bagimu; pagar pengepungan telah mereka dirikan melawan kita; dengan tongkat mereka memukul pipi orang yang memerintah Israel. (5-1) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (5-2) Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. (5-3) Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi,
Refren: Aku bersukacita dalam Tuhan.
(13-6a) Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.
Alleluya, alleluya.
Berbahagialah engkau, hai Perawan Maria, dan sangat terpuji. sebab dari padamu telah terbit Sang Surya Keadilan, yakni Kristus, Allah Kita.
Alleluya, alleluya.
Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia, Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia, Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia, Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel, Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor, Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud, Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.
Invitatorium
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Kristus, putera Maria.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Kristus, putera Maria.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah, Penyelamatnya.
Mazmur 23 (24)
Masuknya Tuhan ke dalam Bait-Nya
dunia dan semua penduduknya.
AntifonMaria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah, Penyelamatnya.
Antifon 2Yang Mahatinggi telah menjadikan kediaman-Nya bait yang kudus.
Mazmur 45 (46)
Allah, perlindungan dan kekuatan kita
Ia akan disebut Imanuel, yang berarti: Allah beserta kita (Matius 1:23).
AntifonYang Mahatinggi telah menjadikan kediaman-Nya bait yang kudus.
Antifon 3Hal-hal mulia dikatakan tentang Dikau, ya Perawan Maria.
Mazmur 86 (87)
Yerusalem adalah ibu kita semua
Yerusalem surgawi adalah wanita yang bebas; ia adalah ibu kita (Galatia 4:26).
AntifonHal-hal mulia dikatakan tentang Dikau, ya Perawan Maria.
Responsorium
Responsorium
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390
Antifon 1Berbahagialah engkau, santa Maria, sebab dari padamulah datang penyelamat dunia. Maka engkau bergembira dan mulia di hadirat Tuhan. Doakanlah kami pada Puteramu, (M.P. Alleluya)
Mazmur 62
Antifon 1Berbahagialah engkau, santa Maria, sebab dari padamulah datang penyelamat dunia. Maka engkau bergembira dan mulia di hadirat Tuhan. Doakanlah kami pada Puteramu, (M.P. Alleluya)
Antifon 2Santa Maria, engkaulah kebanggaan Yerusalem, sukacita Israel dan kehormatan umat Allah, (M.P. Alleluya)
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Santa Maria, engkaulah kebanggaan Yerusalem, sukacita Israel dan kehormatan umat Allah, (M.P. Alleluya)
Antifon 3Perawan Maria, bersukacitalah, sebab engkau diperkenankan melahirkan Kristus penyelamat kita, (M.P. Alleluya)
Mazmur 149
Antifon 3Perawan Maria, bersukacitalah, sebab engkau diperkenankan melahirkan Kristus penyelamat kita, (M.P. Alleluya)
Bacaan Singkat (lh. Yes 61,10)
Lagu Singkat
Antifon KidungKelahiranmu, ya Perawan Bunda Allah, mewartakan sukacita kepada seluruh dunia: sebab darimu terbit Surya kebenaran, Kristus Allah kami, yang menghapus kutuk dan memberi berkat, mengalahkan maut dan menganugerahi kami hidup yang kekal.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungKelahiranmu, ya Perawan Bunda Allah, mewartakan sukacita kepada seluruh dunia: sebab darimu terbit Surya kebenaran, Kristus Allah kami, yang menghapus kutuk dan memberi berkat, mengalahkan maut dan menganugerahi kami hidup yang kekal.
Doa Permohonan
℟. Semoga bundaMu mendoakan kami, ya Tuhan.
Kristus, matahari sejati, perawan Maria telah mendahului Engkau seperti fajar mendahului siang,* semoga kami hidup dalam cahaya kedatanganMu. ℟.
Sabda kekal, Engkau telah memilih Maria menjadi bundaMu yang tak bernoda,* bebaskanlah kami dari noda dosa. ℟.
Penyelamat kami, pada saat penderitaan dan wafatMu, bundaMu berdiri di kaki salib,* semoga berkat doanya, kami mengambil bagian dalam penderitaanMu dengan gembira hati. ℟.
Yesus yang mahamurah, ketika terpaku pada salib, Engkau menyerahkan Maria kepada Yohanes sebagai bundanya,* semoga kami hidup selaku putera Maria yang sejati. ℟.
℟. Semoga bundaMu mendoakan kami, ya Tuhan.
Penyelamat dunia, berkat kekuatan penebusanMu, Engkau telah melindungi bundaMu terhadap noda dosa,* lindungilah kamipun terhadap dosa. ℟.
Penebus kami, Engkau menjadikan santa Maria tempat kediaman Roh kudus,* penuhilah kami juga dengan RohMu. ℟.
Sabda kekal, Engkau telah mengajar bundaMu memilih bagian yang terbaik,* semoga kami meneladan dia dan tekun mendengarkan sabdaMu. ℟.
Raja para raja, Engkau telah mengangkat bundaMu ke surga dengan jiwa raganya,* semoga hati kami tetap terarah kepadaMu. ℟.
Penguasa surga dan dunia, Engkau mentakhtakan Maria menjadi ratu yang mulia,* semoga kamipun Kauizinkan masuk ke dalam kemuliaan abadi. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Ier 22, 3)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.
Mazmur 118 (119),97-104
Antifon 1Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.
Antifon 2Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.
Mazmur 73 (74) I
Antifon 2Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.
Antifon 3Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.
Mazmur 73 (74) II
Antifon 3Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.
Bacaan singkat Zak 9,9
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Prv 22, 22-23)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan
Antifon 1Salam Maria, penuh rahmat; Tuhan sertamu, (M.P. Alleluya)
Mazmur 121 (122)
Antifon 1Salam Maria, penuh rahmat; Tuhan sertamu, (M.P. Alleluya)
Antifon 2Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu, (M.P. Alleluya).
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu, (M.P. Alleluya).
Antifon 3Terpujilah Engkau diantara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, (M.P. Alleluya).
Ef 1,3-10
Antifon 3Terpujilah Engkau diantara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, (M.P. Alleluya).
Bacaan Singkat (Gal 4,4-5)
Antifon KidungMarilah kita mengenangkan kelahiran Perawan Maria yang amat mulia: Tuhan memperhatikan kerendahannya, dan atas warta malaikat ia mengandung Penebus dunia.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungMarilah kita mengenangkan kelahiran Perawan Maria yang amat mulia: Tuhan memperhatikan kerendahannya, dan atas warta malaikat ia mengandung Penebus dunia.
Doa Permohonan
℟. Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.
Engkau telah mengangkat Maria menjadi bunda yang bermurah hati,* semoga semua orang yang ditimpa mara bahaya mengalami cintanya. ℟.
Engkau menghendaki Maria sebagai ibu keluarga di rumah Yesus dan Yusuf,* semoga berkat doanya semua ibu memupuk cinta kasih dalam rumah tangganya. ℟.
Engkau menguatkan Maria, ketika ia berdiri di kaki salib, dan menggembirakan hatinya dengan kebangkitan PuteraMu,*hiburkanlah orang yang bersusah dan kuatkanlah harapan mereka. ℟.
Engkau membuka hati Maria untuk mendengarkan sabdaMu dan menyerahkan dirinya kepadaMu sebagai hamba yang setia,* semoga berkat doanya, kami menjadi hamba dan murid PuteraMu. ℟.
Engkau telah memahkotai Maria di surga,* semoga semua arwah bersuka ria di dalam kerajaanMu bersama para kudus. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan aku mengeluh sepanjang hari.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Pesta kelahiran Santa Perawan Maria
Hari ini Gereja seluruh dunia merayakan “Pesta kelahiran Santa Perawan Maria”. Pesta ini sesungguhnya menunjukkan betapa Gereja mengasihi dan menghormati Bunda Maria sebagai wanita yang punya peranan besar di dalam karya keselamatan Allah. Sehubungan dengan pesta ini mungkin terlintas dalam benak kita pertanyaan berikut: “Landasan pemikiran apa yang melatarbelakangi pesta ini?”
Kita tidak bisa langsung menjawab pertanyaan ini dengan membeberkan peristiwa kelahiran Maria secara lengkap dan obyektif berdasarkan informasi dari dokumen - dokumen terpercaya Gereja seperti Alkitab. Yang mungkin bagi kita ialah melihat peranan dan kedudukan Maria di dalam rencana dan karya keselamatan Allah di dalam sejarah.
Tentang hal ini Gereja mengajarkan bahwa Allah - setelah kejatuhan manusia - menjanjikan seorang Penebus bagi umat manusia. Penebus itu adalah AnakNya sendiri. Untuk maksud luhur itu Allah membutuhkan kerjasama manusia; Allah membutuhkan seorang perempuan untuk mengandungkan dan melahirkan AnakNya. Kebeneran iman ini dikatakan Santo Paulus dalam suratnya kepada Galatia: “…Setelah genap waktunya, maka Allah mengutus AnakNya, yang lahir dari seorang perempuan…” (Gal 4:4).
Siapa perempuan itu? Perempuan itu adalah Maria, seorang puteri keturunan Abraham. Dari sini Gereja mengajarkan bahwa Maria telah ditentukan Allah sedari kekal untuk mengandung dan melahirkan AnakNya. Untuk itu ia suci sejak lahirnya dan diperkandungkan tanpa noda dosa asal.
Dalam konteks pengakuan iman inilah, Gereja merasa perlu menentukan suatu hari khusus (yaitu: 8 September) untuk merayakan peristiwa kelahiran Maria. Dasar pertimbangan disini - barangkali sangat sederhana - ialah bahwa sebagai manusia, Maria tentu pernah lahir pada waktu dan tempat tertentu, dari orangtua dan suku tertentu. Injil - injil sendiri tidak mengatakan secara jelas bahwa Maria juga adalah keturunan Daud, sebagaimana Yusuf suaminya. Yang penting disini bukanlah ketepatan hari kelahiran itu tetapi ungkapan iman Gereja akan Maria sebagai perempuan yang ditentukan Allah untuk mengandungkan dan melahirkan AnakNya.
Seturut sejarah, mulanya pesta ini dirayakan di lingkungan Gereja Timur berdasarkan ilham dari tulisan - tulisan apokrif pada abad ke - 6; pada akhir abad ke - 7, barulah pesta ini diterima dan dirayakan di dalam Gereja Barat Roma.
Santo Corbinianus
Santo Corbinianus lahir di Châtres, Melun Perancis sekitar tahun 670. Ia dibabtis dengan nama Waldegiso sesuai nama ayahnya. Tak lama setelah ia dibabtis, ayahnya meninggal dunia. Ibunya yang bernama Corbiana mengganti namanya dari Wadegiso menjadi Corbinianus sesuai namanya sendiri. Tidak banyak yang diketahui tentang masa kecil Santo Corbinianus. Kisah kecil diatas ini ditemukan dalam Vita Corbiniani yang ditulis oleh seorang muridnya, santo Arbeo Freising.
Selama empat belas tahun Corbinianus hidup sebagai seorang pertapa di sebuah sel pertapaan dekat gereja Santo Germanus di Chatres, Perancis. Umat di Chaters sering datang untuk memohon bantuan doa dari pertapa ini. Banyak mujizat terjadi dan reputasi Corbinus sebagai seorang pertapa kudus dan pembuat mujizat mulai menyebar. Semakin hari jumlah umat yang datang semakin bertambah banyak sehingga mengganggu kehidupan doa Corbinianus.
Beberapa orang muda datang kepadanya dan memohon untuk menjadi pengikutnya. Walau pertapa ini menolak, namun mereka tetap tinggal di dekat pertapaan dan mulai membentuk sebuah komunitas religius. Melihat semangat rohani dalam diri mereka, Corbinianus yang semula hendak meminta mereka pergi, mengurungkan niatnya. Ia bersedia menjadi pembimbing mereka, walau untuk itu ia harus mengorbankan waktunya sendiri untuk berdoa dan bermeditasi.
Devosi pribadinya yang kuat kepada Santo Petrus Rasul, menghantar Corbinianus untuk berziarah ke Roma, Italia. Dengan ditemani beberapa orang pengikutnya, Corbinianus meninggalkan pertapaan dan memulai perjalanan ziarah dari Perancis ke Roma. Mereka tiba di Roma beberapa bulan kemudian dan beroleh kesempatan audiensi pribadi dengan Paus Santo Gregorius II.
Saat bertemu Corbinianus, paus seketika melihat jawaban Tuhan atas doa-doanya. Saat itu paus tengah mencari seorang kandidat yang tepat untuk menjadi uskup di wilayah Bavaria Jerman. Telah berhari-hari bapa suci memanjatkan doa memohon tuntunan Roh Kudus, dan kini seorang pertapa dari Perancis yang tersohor sebagai pembuat mujizat telah berdiri dihadapannya.
Corbinianus semula menolak permintaan paus yang ingin mengangkatnya sebagai uskup. Pertapa ini tidak menginginkan jabatan apapun dalam hirarki gereja. Hidup sebagai seorang pertapa miskin dalam doa dan meditasi lebih menarik baginya. Dengan alasan telah terikat kaul monastik, Corbinianus memohon berkat bapa suci dan ingin segera pulang ke Perancis. Namun Corbinianus tidak pernah kembali lagi ke pertapaannya. Paus memintanya untuk tinggal di Roma dan ikut dalam sidang terbatas dengan para pembantunya. Sidang ini ternyata digelar bapa suci untuk membebaskan Corbinianus dari kaul monastiknya dan menetapkannya sebagai uskup missionaris di Bavaria. Sang pertapa tidak mampu menolak lagi. Dengan patuh ia menerima jabatannya yang baru.
Uskup Corbinianus tiba di Bavaria sekitar tahun 724 dan bekerja dibawah naungan Pangeran Grimoaldus, Duke of Bavaria. Dia menjadikan Freising sebagai pusat kegiatannya dan berkarya dengan luar biasa. Dalam waktu singkat, Corbinianus membabtis banyak orang dan membawa banyak jiwa kedalam pangkuan gereja. Ia mendirikan banyak Gereja, Biara-biara dan sekolah di seluruh wilayah Bavaria. Dipuncak sebuah bukit dekat Freising, Corbinianus membangun sebuah biara dan sekolah seminari yang ia serahkan kepada para biarawan Benediktin. Di seminari inilah tunas-tunas muda generasi masa depan Bavaria di didik. Salah seorang alumni biara ini adalah Santo Arbeo of Freising, putra asli Freising yang dibimbing langsung oleh Corbinianus. Kelak, Arbeo ditahbiskan imam, lalu menjadi uskup Freising dan dikanonisasi. Santo Arbeo jugalah yang menulis riwayat hidup Santo Corbianus.
Ketika Pangeran Grimoaldus menikahi Biltrudis, janda dari saudaranya sendiri, Uskup Corbinianus dengan keras menentang pernikahan incest ini. Hal ini membuat Grimoaldus berang dan memusuhi Corbinianus. Ia dan Biltrudis lalu bersekongkol untuk membunuh bapa uskup. Umat yang mencintainya memohon agar bapa uskup menyelamatkan diri dari Bavaria. Dengan berat hati Corbinianus berangkat ke Merano, Italia dan tinggal disana sampai Grimoaldus tewas dalam sebuah pertempuran dan Biltrudis menjadi tawanan.
Pangeran Huebert, Duke of Bavaria yang baru, meminta bapa uskup untuk kembali ke Bavaria dan melanjutkan karya apostoliknya. Corbinianus pun kembali ke Freising dan melayani umat disana sampai ia tutup usia di tahun 730.(qq)
Arti nama
Corbinianus Berasal dari kata Latin Corvus yang berarti : "burung gagak"
Santo Sergius I
Santo Paus Sergius I adalah Paus kita yang ke-84. Ia menjabat sebagai paus sejak 15 December 687 sampai 8 September 701. Nama aslinya tidak diketahui, namun diyakini ayahnya bernama Tiberius, seorang imigran dari Syria Antiokhia yang telah lama menetap di kota Palermo Sisilia. Sergius meninggalkan Sisilia dan tiba di Roma selama masa kepausan Paus Adeodatus II. Paus Leo II, mentahbiskannya menjadi seorang kardinal pada tanggal 27 Juni 683. Ia tetap menjabat sebagai seorang kardinal sampai saat ia terpilih menjadi paus.
Pada tanggal 21 September 687, setelah cukup lama menderita sakit, Paus Conon meninggal dunia. Saat itu, seorang diakon agung bernama Paskalis sudah menyuap penguasa Ravenna, untuk mendukungnya sebagai paus yang baru. Namun di pihak lain, terdapat juga sebuah kelompok yang lebih kuat, yang berusaha untuk mengangkat seorang imam agung bernama Theodorus untuk menjadi paus. Persaingan kedua kelompok ini nyaris berubah menjadi pertempuran bersenjata ketika masing-masing pihak berusaha menduduki Istana Lateran, yang merupakan Istana kepausan. Untuk menghindari pertumpahan darah, sekelompok umat, bersama para perwira militer dan para imam mengadakan pertemuan. Mereka lalu sepakat untuk memilih Kardinal Sergius menjadi paus yang baru. Setelah itu mereka bersama-sama berarak menuju istana Lateran dan memaksa dua kubu yang sudah hampir bertempur itu untuk menerima Paus Sergius I.
Imam agung Theodorus segera menerima dan mengakui Paus Sergius I, namun Paskalis, hanya berpura-pura saja menerima keputusan umat tersebut. Ia lalu mengirim utusan kepada penguasa Ravenna; dengan menjanjikan sejumlah besar emas ia meminta dukungan militer untuk dapat menguasai tahtah kepausan.
Ketika Yohanes II sang penguasa Ravenna dan pasukannya tiba di Roma, Paus terpilih Sergius I tanpa takut segera menyongsong mereka. Saat mereka bertemu, Yohannes secara tiba-tiba berbalik haluan dan menyatakan dukungannya secara penuh atas terpilihnya paus Sergius I. Ia malah memerintahkan pasukannya untuk mengawal upacara pentahbisan Paus Sergius I, dan pulang ke Ravenna setelah upacara itu berakhir. Diakon Paskalis yang ambisius itu masih juga berusaha melanjutkan intrik untuk menjatuhkan Paus Sergius I, namun ia akhirnya ditahan dan diasingkan dalam sebuah biara.
Paus Sergius I kemudian menjadi seorang paus yang amat dicintai oleh umatnya. Pada 10 April 689, ia membaptis Raja Cædwalla dari Wessex di Roma. Pembabtisan ini kemudian membawa hampir seluruh rakyat di wilayah kerajaannya menjadi umat Kristiani. Pada masa kepausannya Keuskupan Freisland dibentuk dan Santo Willibrodus ditahbiskannya menjadi uskup Freisland yang pertama. Paus Sergius berjasa besar bagi persatuan gereja setelah mampu mengakhiri perpecahan dengan Patriark Aquileia yang disebut “Skisma Tiga Bab” di tahun 698.
Sri Paus dengan tegas menolak hasil Konsili Quinisext (sering juga disebut Konsili Trullo) di Konstantinopel yang diadakan oleh Gereja Timur dengan dukungan dari Kaisar Romawi Timur Justinian II. Konsili ini dihadiri oleh 227 uskup dari Gereja Timur, namun tidak ada seorang pun wakil dari Gereja Barat. Paus mengatakan bahwa ia "lebih baik mati daripada menyetujui sesuatu yang salah". Walau ia menyatakan kesetiaannya kepada kaisar, namun ia menolak hasil konsili ini yang memberikan kewenangan kepada kaisar untuk dapat ikut campur dalam setiap urusan rumah tangga gereja.
Penolakan ini membuat Kaisar Justinian II menjadi sangat marah. Ia segera memerintahkan sekelompok pasukan khusus yang dipimpin oleh seorang perwira yang sangat terkenal kekejamannya yang bernama Zakaria; untuk berangkat ke Roma, menangkap Paus Sergius I dan membawanya ke Konstantinopel sebagai tawanan.
Namun warga kota Roma yang tidak terima dengan tindakan sewenang-wenang dari kaisar, beramai-ramai datang untuk membela paus. Ketika Zakarias dan pasukannya tiba, pertempuran pun pecah. Pasukan khusus dari Konstantinopel tersebut dapat dihancurkan. Komandan mereka, Zakarias harus lari pontang-panting untuk menyelamatkan diri dari amukan masa. Demi menyelamatkan nyawanya, Zakarias terpaksa memohon perlindungan kepada Paus. Dikisahkan bahwa Zakarias sampai menyembunyikan dirinya di bawah tempat tidur Paus. Sri Paus lalu meminta agar umat segera menghentikan segala tindakan kekerasan dan kembali kerumah masing-masing; sedangkan Zacharias dan tentaranya yang masih tersisa, diampuni dan diizinkan untuk kembali ke Konstantinopel.
Paus Sergius I tutup usia pada tanggal 7 September 701 di kota Roma dan dimakamkan di Vatican.
Arti nama
Sergius berarti "pelayan" (Latin)
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari