Doa Katolik
Peringatan Wajib

S. Hieronimus

Rabu, 30 September 2037· Putih · Pekan Psalterium II
30 September 2037

Bacaan Misa

S. Hieronimus
Bacaan Pertama

Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar; suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab. Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya. Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

Mazmur Tanggapan

Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu;
mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN.

Bacaan Injil

Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!" Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara." Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!" Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu." Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."

Invitatorium

S. Hieronimus

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, sumber kebijaksanaan.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, sumber kebijaksanaan.

Ibadat Bacaan

S. Hieronimus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Lihatlah! Di sekeliling takhta, suatu rombongan mulia,

Para kudus dalam jutaan tak terhitung berdiri;

Dari setiap lidah yang ditebus bagi Allah,

Berpakaian jubah yang dicuci dalam darah,

Alleluya.
Melalui kesengsaraan besar mereka datang;

Mereka memikul salib, menghina rasa malu;

Dari semua jerih lelah mereka kini beristirahat,

Dalam kemuliaan abadi Allah yang terberkati,

Alleluya.
Mereka melihat Juruselamat mereka muka dengan muka;

Dan menyanyikan kemenangan rahmat-Nya;

Dia siang dan malam, mereka tak henti memuji,

Kepada-Nya mereka meninggikan syukur yang nyaring,

Alleluya.
“Layaklah Anak Domba, yang disembelih bagi orang berdosa,

Sepanjang tahun-tahun tak berkesudahan untuk hidup dan memerintah;

Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu,

Dan menjadikan kami raja dan imam bagi Allah.”

Alleluya.
Oh, semoga kami menapaki jalan suci

Yang dilalui para kudus dan martir suci;

Berjuang sampai akhir perjuangan mulia,

Dan memenangkan, seperti mereka, mahkota kehidupan,

Alleluya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Kami mengerang dalam kesakitan sambil menantikan penebusan tubuh kami.

Mazmur 38 (39)

Doa mendesak orang sakit

Ciptaan dijadikan takluk kepada kesia-siaan… oleh Dia yang menaklukkannya, tetapi tidak tanpa harapan (Roma 8:20).

I
Aku berkata: “Aku akan menjaga jalanku

agar jangan aku berdosa dengan lidahku.

Aku akan mengekang bibirku

ketika orang fasik berdiri di hadapanku.”

Aku diam, sunyi dan tenang.

Kemakmurannya membangkitkan dukaku.
Hatiku terbakar di dalam diriku.

Melihatnya, api berkobar

dan lidahku meledak dalam ucapan:

“Ya Tuhan, Engkau telah menunjukkan kepadaku akhirku,

betapa singkatnya panjang hari-hariku.

Kini aku tahu betapa singkatnya hidupku.
Engkau telah memberiku rentang hari yang singkat;

hidupku tak berarti di mata-Mu.

Hanya hembusan napas, orang yang berdiri begitu teguh,

hanya bayangan, orang yang lewat,

hanya hembusan napas, kekayaan yang ia timbun,

tidak tahu siapa yang akan memilikinya.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonKami mengerang dalam kesakitan sambil menantikan penebusan tubuh kami.

Antifon 2Dengarkan dan jawablah doaku, ya Tuhan; jangan biarkan aku menangis sia-sia.

II
Dan sekarang, Tuhan, apa yang harus kutunggu?

Pada-Mu terletak semua harapanku.

Bebaskan aku dari segala dosaku,

jangan jadikan aku ejekan orang bodoh.

Aku diam, tidak membuka bibirku,

karena ini semua adalah perbuatan-Mu.
Singkirkan cambuk-Mu dariku.

Aku hancur oleh pukulan tangan-Mu.

Engkau menghukum dosa manusia dan mengoreksinya;

seperti ngengat Engkau melahap semua yang ia hargai.

Manusia fana tidak lebih dari hembusan napas;

Ya Tuhan, dengarkan doaku.
Ya Tuhan, condongkan telinga-Mu pada tangisanku.

Jangan tuli terhadap air mataku.

Di rumah-Mu aku adalah tamu yang lewat,

seorang musafir, seperti semua bapakku.

Palingkanlah pandangan-Mu agar aku dapat bernapas lagi,

sebelum aku pergi untuk tidak ada lagi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Melalui Putra-Mu Engkau mengajar kami, Bapa, untuk tidak takut akan hari esok tetapi menyerahkan hidup kami kepada pemeliharaan-Mu. Janganlah menahan Roh-Mu dari kami tetapi bantulah kami menemukan kehidupan damai setelah hari-hari kesusahan ini.

AntifonDengarkan dan jawablah doaku, ya Tuhan; jangan biarkan aku menangis sia-sia.

Antifon 3Aku telah menaruh seluruh kepercayaanku pada belas kasihan Allah yang tak pernah gagal.

Mazmur 51 (52)

Melawan pemfitnah

Jika ada yang mau bermegah, biarlah ia bermegah dalam Tuhan (1 Korintus 1:31).

Mengapa engkau bermegah akan kejahatanmu,

hai juara kejahatan,

merencanakan kehancuran sepanjang hari,

lidahmu seperti pisau yang diasah,

hai ahli tipu daya?
Engkau lebih mencintai kejahatan daripada kebaikan;

kebohongan daripada kebenaran.

Engkau mencintai perkataan yang merusak,

hai lidah penipu.
Karena ini Allah akan menghancurkanmu

dan menyingkirkanmu selamanya.

Ia akan mencabutmu dari kemahmu dan mencabutmu

dari tanah orang hidup.
Orang benar akan melihat dan takut.

Mereka akan tertawa dan berkata:

“Jadi inilah orang yang menolak

untuk menjadikan Allah sebagai bentengnya,

tetapi percaya pada kebesaran kekayaannya

dan menjadi berkuasa oleh kejahatannya.”
Tetapi aku seperti pohon zaitun yang tumbuh

di rumah Allah.

Aku percaya pada kebaikan Allah

selama-lamanya.
Aku akan bersyukur kepada-Mu selamanya;

karena ini adalah perbuatan-Mu.

Aku akan menyatakan bahwa nama-Mu baik,

di hadapan sahabat-sahabat-Mu.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, Engkau memotong cabang yang tidak berbuah untuk dibakar dan memangkas yang subur agar menghasilkan lebih banyak buah. Jadikanlah kami tumbuh seperti pohon zaitun yang berbuah lebat di wilayah-Mu, berakar kuat dalam kuasa dan belas kasihan Putra-Mu, agar Engkau dapat mengumpulkan dari kami buah yang layak untuk hidup abadi.

AntifonAku telah menaruh seluruh kepercayaanku pada belas kasihan Allah yang tak pernah gagal.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Aku telah mengalami kesengsaraan dan kesusahan.

℟ Tetapi dalam perintah-Mu aku menemukan penghiburan.

Bacaan Pertama

Dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi

1:27-2:11

Nasihat untuk meneladani Kristus
Hiduplah seturut Injil Kristus. Jika demikian, entah aku datang dan melihatmu sendiri atau mendengar tentang perilakumu dari jauh, akan jelas bahwa kamu berdiri teguh dalam kesatuan roh dan berusaha dengan sehati untuk iman Injil. Janganlah gentar oleh lawan-lawanmu dalam situasi apa pun. Perlawanan mereka menandakan kejatuhan bagi mereka, tetapi keselamatan bagimu. Semua ini adalah kehendak Allah, sebab adalah hak istimewamu untuk mengambil bagian Kristus—bukan hanya untuk percaya kepada-Nya tetapi juga untuk menderita bagi-Nya. Perjuanganmu sama dengan perjuanganku, yang dahulu kamu lihat aku terlibat di dalamnya dan sekarang kamu dengar aku terperangkap di dalamnya.
Demi dorongan yang kamu berikan kepadaku dalam Kristus, demi penghiburan yang dapat diberikan oleh kasih, demi persekutuan dalam roh, belas kasihan, dan iba, aku memohon kepadamu: genapilah sukacitaku dengan kesatuanmu, memiliki satu kasih, bersatu dalam roh dan cita-cita. Jangan pernah bertindak karena persaingan atau kesombongan; sebaliknya, biarlah semua pihak dengan rendah hati menganggap orang lain lebih unggul dari diri mereka sendiri, masing-masing dari kamu memperhatikan kepentingan orang lain daripada kepentingannya sendiri. Sikapmu haruslah seperti Kristus:
Meskipun Ia dalam rupa Allah,

Ia tidak menganggap kesetaraan dengan Allah

sebagai sesuatu yang harus dipertahankan.
Sebaliknya, Ia mengosongkan diri-Nya

dan mengambil rupa seorang hamba,

lahir dalam rupa manusia.
Ia dikenal sebagai manusia,

dan demikianlah Ia merendahkan diri-Nya,

dengan taat menerima bahkan kematian,

kematian di kayu salib!
Karena ini,

Allah sangat meninggikan Dia

dan menganugerahkan kepada-Nya nama

di atas setiap nama,
Sehingga atas nama Yesus

setiap lutut harus bertelut

di surga, di bumi,

dan di bawah bumi,

dan setiap lidah menyatakan

untuk kemuliaan Allah Bapa:

YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN!

Responsorium 1 Petrus 2:24; Ibrani 2:14; lihat 12:1

Kristus menanggung dosa-dosa kita di kayu salib agar kita mati terhadap dosa dan hidup dalam kekudusan.

℟ Melalui kematian-Nya Ia mematahkan kuasa iblis, pangeran maut.
Iman kita bersandar pada Yesus, yang menanggung salib demi sukacita yang terbentang di hadapan-Nya.

℟ Melalui kematian-Nya Ia mematahkan kuasa iblis, pangeran maut.
Bacaan Kedua

Dari prolog tafsiran Yesaya oleh Santo Hieronimus, imam

Ketidaktahuan akan Kitab Suci adalah ketidaktahuan akan Kristus
Aku menafsirkan sebagaimana mestinya, mengikuti perintah Kristus: Carilah Kitab Suci, dan Carilah maka kamu akan menemukan. Kristus tidak akan berkata kepadaku apa yang Ia katakan kepada orang Yahudi: Kamu sesat, tidak mengetahui Kitab Suci dan tidak mengetahui kuasa Allah. Sebab jika, seperti yang dikatakan Paulus, Kristus adalah kuasa Allah dan hikmat Allah, dan jika orang yang tidak mengetahui Kitab Suci tidak mengetahui kuasa dan hikmat Allah, maka ketidaktahuan akan Kitab Suci adalah ketidaktahuan akan Kristus.
Oleh karena itu, aku akan meniru kepala rumah tangga yang mengeluarkan dari gudangnya hal-hal baru dan lama, dan berkata kepada pasangannya dalam Kidung Agung: Aku telah menyimpan bagimu hal-hal baru dan lama, kekasihku. Dengan cara ini izinkan aku menjelaskan Yesaya, menunjukkan bahwa ia bukan hanya seorang nabi, tetapi juga seorang penginjil dan seorang rasul. Sebab ia berkata tentang dirinya dan para penginjil lainnya: Betapa indahnya kaki mereka yang memberitakan kabar baik, mereka yang mengumumkan damai. Dan Allah berbicara kepadanya seolah-olah ia seorang rasul: Siapakah yang akan Kusuruh, siapa yang akan pergi kepada umat-Ku? Dan ia menjawab: Ini aku; utuslah aku.
Jangan ada yang berpikir bahwa aku bermaksud menjelaskan seluruh materi pelajaran dari kitab Kitab Suci yang agung ini dalam satu khotbah singkat, karena kitab ini mengandung semua misteri Tuhan. Kitab ini menubuatkan bahwa Imanuel akan lahir dari seorang perawan dan melakukan pekerjaan dan tanda-tanda yang menakjubkan. Kitab ini meramalkan kematian, penguburan, dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati sebagai Juruselamat semua manusia. Aku tidak perlu mengatakan apa-apa tentang ilmu pengetahuan alam, etika, dan logika. Apa pun yang sesuai dengan Kitab Suci, apa pun yang dapat diungkapkan dalam bahasa manusia dan dipahami oleh pikiran manusia, terkandung dalam kitab Yesaya. Tentang misteri-misteri ini, penulis sendiri bersaksi ketika ia menulis: Engkau akan diberi penglihatan tentang segala sesuatu, seperti kata-kata dalam gulungan yang tersegel. Ketika mereka memberikan tulisan-tulisan itu kepada orang bijak, mereka akan berkata: Bacalah ini. Dan ia akan menjawab: Aku tidak bisa, karena tersegel. Dan ketika gulungan itu diberikan kepada orang yang tidak berpendidikan dan ia diberitahu: Bacalah ini, ia akan menjawab: Aku tidak tahu cara membaca.
Jika argumen ini tampak lemah bagi siapa pun, biarlah ia mendengarkan Rasul: Biarlah dua atau tiga nabi berbicara, dan biarlah yang lain menafsirkan; namun, jika suatu wahyu datang kepada salah satu dari mereka yang duduk di sana, biarlah yang pertama diam. Bagaimana mereka bisa diam, karena itu tergantung pada Roh yang berbicara melalui nabi-nabi-Nya apakah mereka tetap diam atau berbicara? Jika mereka memahami apa yang mereka katakan, segala sesuatu akan penuh dengan hikmat dan pengetahuan. Tetapi bukan udara yang bergetar dengan suara manusia yang mencapai telinga mereka, melainkan Allah yang berbicara di dalam jiwa para nabi, seperti yang dikatakan nabi lain: Adalah seorang malaikat yang berbicara di dalamku; dan lagi, Berseru dalam hati kita, Abba, Bapa, dan aku akan mendengarkan apa yang dikatakan Tuhan Allah di dalamku.

Responsorium

Seluruh Kitab Suci diilhami oleh Allah dan berharga

untuk mengajar dan untuk menunjukkan jalan menuju kekudusan,

℟ agar manusia Allah menjadi sepenuhnya berkualitas

dan diperlengkapi untuk setiap pekerjaan baik.
Anak yang bijaksana adalah orang yang memelihara hukum Allah.

℟ Agar manusia Allah menjadi sepenuhnya berkualitas

dan diperlengkapi untuk setiap pekerjaan baik.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang menganugerahkan kepada Imam Santo Hieronimus

kasih yang hidup dan lembut akan Kitab Suci,

karuniakanlah agar umat-Mu senantiasa lebih berbuah-buah dipelihara

oleh Sabda-Mu dan menemukan di dalamnya sumber kehidupan.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

S. Hieronimus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Guru abadi Kristus Tuhan kami
Satu-satunya guru bijaksana
Yang menyampaikan sabda kehidupan
Kepada insan.

Dengarkan kami Gembala sejati
S'moga Gereja Kauberi cahaya
Supaya rela menyiarkan warta
Kabar gembira.

Kauberi kami pujangga teruji
Yang menerangi budi serta hati
Supaya kami lebih menyelami
Kasih ilahi.

Semoga ia yang kini berpesta
Menghantar kami ke hidup yang suci
Hingga akhirnya kami bahagia
Di alam baka. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Ya Allah, kuduslah tindakanMu, dewa manakah seagung Allah kami?

Mazmur 76 (77)

Aku berseru kepada Allah dengan suara lantang,*
aku berteriak, dan Ia mendengarkan daku.

Pada hari kesesakanku aku mencari Tuhan,+
malam hari kutadahkan tanganku tiada hentinya,*
dan tiada hiburan bagiku.

Apabila aku ingat akan Allah, aku mengaduh,*
apabila termenung, makin lemah lesu semangatku.

Mataku tiada terpejamkan,*
aku gelisah, hingga tidak dapat berbicara.

Kupikirkan zaman yang lampau,*
tahun yang silam kukenang.

Malam hari aku merenung-renung dalam hati,*
dan selalu menimbang-nimbang dalam batinku.

"Untuk selamanyakah Tuhanku menolak,*
dan tiada lagi bermurah hati?

Sudah habiskah kasih setiaNya selama-lamanya,*
sudah batalkah janjiNya yang turun-temurun?

Sudah lupakah Allah menaruh belaskasihan,*
ataukah Ia menutup kerahimanNya dengan kemurkaan?"

Sungguh inilah yang menikam hatiku,*
bahwa Allah merubah sikapNya.

Namun aku tetap mengingat karya Tuhan,*
karya yang mengagumkan pada masa yang silam.

Segala karyaMu akan kurenungkan,*
akan kukenangkan segala perbuatanMu.

Ya Allah, kuduslah tindakanMu,*
dewa manakah seagung Allah kami?

Engkaulah Allah yang melakukan karya-karya agung,*
Engkau menyatakan kuasaMu di antara bangsa-bangsa.

Dengan tangan kuat Kautebus umatMu,*
keturunan Yakub dan Yusuf.

Air laut melihat Engkau, ya Allah,+
melihat Engkau, lalu gemetar,*
bahkan samudera raya bergetar ketakutan.

Awan-awan mencurahkan air hujan,+
awan meledakkan guntur gemuruh,*
halilintar sambar-menyambar.

Deru gunturMu sabung-menyabung,+
kilapan kilat menyinari jagat,*
bumi gemetar dan berguncang.

JalanMu melalui laut, melalui air yang luas,*
rahasia karyaMu tak terselami.

Demikian umatMu Kaubimbing seperti kawanan domba,*
dengan perantaraan Musa dan Harun.

Antifon 1Ya Allah, kuduslah tindakanMu, dewa manakah seagung Allah kami?

Antifon 2Hatiku bersukaria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.

1Sam 2,1-10

Hatiku bersukaria karena Tuhan,*
aku bermegah-megah karena Allahku.

Mulutku mengejek musuh,*
karena aku gembira atas pertolonganMu.

Tak ada orang sekudus Tuhan,*
tak ada wadas sekokoh Allah kita.

Jangan lagi berbicara dengan angkuh,*
membualkan kata yang congkak-congkak.

Tuhan itu Allah yang mahatahu,*
bukankah Dia yang menguji tingkah laku manusia!

Sudah patahlah busur para perkasa,*
dan orang lemah dipersenjatai kekuatan.

Orang yang kenyang harus mencari nafkah,*
orang kelaparan mengaso dari kerjanya.

Orang mandul melahirkan tujuh kali,*
tetapi ibu yang beranak banyak menjadi layu.

Tuhan berkuasa atas mati dan hidup,*
menurunkan ke alam maut dan menaikkan dari sana.

Tuhan membuat miskin dan membuat kaya,*
Ia merendahkan dan meninggikan.

Ia menegakkan dari debu orang yang hina,*
mengangkat dari persampahan orang miskin.

Tuhan mendudukkan dia di antara para bangsawan,*
dan memberinya tempat kehormatan.

Sebab Tuhanlah yang memiliki alas bumi,*
Ia menaruh daratan di atasnya.

Ia melindungi langkah laku orang yang dikasihiNya,+
dan membinasakan orang berdosa dalam kegelapan,*
sebab orang tidak menjadi perkasa dengan kekuatannya sendiri.

Tuhan menggentarkan para lawanNya,+
Yang mahatinggi mengguntur di cakerawala,*
Tuhan mengadili bumi sampai ke ujung-ujungnya.

Tuhan memberikan kekuasaan kepada rajanya,*
dan menguatkan orang yang diurapiNya.

Antifon 2Hatiku bersukaria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.

Antifon 3Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai.

Mazmur 96 (97)

Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai,*
dan pulau-pulau bersukacita.

Awan kelam menyelubungi Tuhan,*
keadilan dan hukum tumpuan takhtaNya.

Api menjalar di hadapan Tuhan,*
menghanguskan para lawan di sekitarNya.

Halilintar menyinari jagat,*
bumi melihatnya dan gemetar.

Gunung-gunung luluh laksana lilin di hadapan Tuhan,*
di hadapan Tuhan semesta alam.

Langit mewartakan keadilan Tuhan,*
dan segala bangsa melihat kemuliaanNya.

Dipermalukanlah orang yang menyembah berhala,+
yang bermegah atas arca yang tak berdaya,*
hendaknya segala dewa sujud menyembah Tuhan.

Sion mendengarnya dan bersukacita,+
kota-kota Yehuda bersorak-sorai,*
karena keputusanMu, ya Tuhan.

Sebab Engkaulah, ya Tuhan, mahatinggi di atas seluruh bumi,*
Engkau mahaagung di atas segala dewata.

Hai orang yang mengasihi Tuhan, bencilah kejahatan,+
sebab Tuhan memelihara orang yang mengasihiNya,*
dan melepaskan mereka dari cengkeraman orang jahat.

Terang terbit bagi orang benar,*
sukacita bagi orang yang tulus hati.

Bersukacitalah dalam Tuhan, hai orang benar,*
muliakan namaNya yang kudus.

Antifon 3Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai.

Bacaan Singkat (Keb 7,13-14)

Aku telah mempelajari kebijaksanaan dengan tulus ikhlas dan mewartakannya dengan rela hati. Keluhurannya tidak kusembunyikan. Sebab kebijaksanaan itu amat berharga bagi manusia, dan orang yang memperolehnya menjadi sahabat Allah.

Lagu Singkat

℣.Kebijaksanaan orang suci,* Dikenangkan turun-temurun.℟.Kebijaksanaan.℣.Nama mereka harum selamanya.℟.Dikenangkan turun-temurun.℣.Kemuliaan.℟.Kebijaksanaan.

Antifon KidungOrang bijaksana akan bersemarak, cemerlang laksana matahari, dan guru kebenaran akan berseri, kilau-kemilau laksana bintang abadi.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungOrang bijaksana akan bersemarak, cemerlang laksana matahari, dan guru kebenaran akan berseri, kilau-kemilau laksana bintang abadi.

Doa Permohonan

Kristus, gembala yang baik, telah menyerahkan nyawa bagi domba-dombaNya. Marilah kita memuji Dia dan berdoa:

℟. Gembalakanlah umatMu, ya Tuhan.

Kristus, Engkau menunjukkan belaskasihan dan cintaMu melalui gembala-gembala umatMu,* janganlah berhenti berbelaskasih terhadap kami melalui usaha mereka. ℟.

Kristus, Engkau melanjutkan tugas penggembalaan umat dalam diri wakil-wakilMu,* semoga Engkau sendiri memimpin kami dengan perantaraan mereka. ℟.

Kristus, Engkau merawat jiwa raga kami dengan perantaraan para kudus yang memimpin umatMu,* semoga Engkau selalu menghidupkan dan menguduskan kami. ℟.

Kristus, Engkau mendidik kawananMu dengan kebijaksaan dan cinta kasih para kudusMu,* teguhkanlah kami selalu dalam kesucian berkat usaha para gembala kami. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan kepada Imam Santo Hieronimus kasih yang hidup dan lembut akan Kitab Suci, karuniakanlah agar umat-Mu senantiasa lebih berbuah-buah dipelihara oleh Sabda-Mu dan menemukan di dalamnya sumber kehidupan. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama) Marilah kita memuji Tuhan. — Dan bersyukur kepada-Nya. ↑ ke atas

Ibadat Sebelum Tengah Hari

S. Hieronimus

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Dt 1, 16-17a)

Dan pada waktu itu aku memerintahkan kepada para hakimmu, demikian: Berilah perhatian kepada perkara-perkara di antara saudara-saudaramu dan berilah keputusan yang adil di dalam perkara-perkara antara seseorang dengan saudaranya atau dengan orang asing yang ada padanya. Dalam mengadili jangan pandang bulu. Baik perkara orang kecil maupun perkara orang besar harus kamu dengarkan. Jangan gentar terhadap siapapun, sebab pengadilan adalah kepunyaan Allah. Tetapi perkara yang terlalu sukar bagimu, harus kamu hadapkan kepadaku, supaya aku mendengarnya.

Ayat Singkat

℣.Tuhan itu adil dan mengasihi keadilan.℟.Orang jujur akan memandang wajah-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

S. Hieronimus

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Marilah kita bernyanyi
Bagi penebus ilahi
Dengan iman dan harapan
Penuh cinta yang bertahan.

Sambil mohon dibebaskan
Dari tipu daya lawan
Agar selalu setia
Dalam mengabdi sesama.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Aku memperhatikan jalan hidupku dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu.

Mazmur 118 (119),57-64

Ya Tuhan, berpegang pada firmanMu,*
itulah kekayaan hatiku.

Aku memohon belaskasihanMu dengan segenap hati,*
kasihanilah aku sesuai dengan janjiMu.

Aku memperhatikan segala jalan hidupku,*
dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu.

Aku bergegas dan tidak berlambat,*
untuk memenuhi perintahMu.

Sekalipun aku terjerat oleh orang berdosa,*
tetapi hukumMu tidak pernah kulupakan.

Tengah malam aku bangun untuk bersyukur kepadaMu,*
karena hukum-hukumMu yang adil.

Aku bersahabat dengan semua orang yang takwa,*
dengan orang yang menepati perintahMu.

Bumi penuh dengan kasih setiaMu, ya Tuhan,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Antifon 1Aku memperhatikan jalan hidupku dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu.

Antifon 2Aku ketakutan dan gemetar; perhatikanlah dan kabulkanlah doaku, ya Tuhan.

Mazmur 54 (55),2-15.17-24 - I

Ya Allah, dengarkanlah doaku,*
jangan menyembunyikan diri terhadap permohonanku.

Perhatikanlah dan kabulkanlah doaku,*
aku mengembara dan menangis.

Aku cemas karena teriakan musuh,*
karena aniaya orang berdosa.

Sebab mereka menimpakan celaka kepadaku,*
dan dengan geramnya memusuhi aku.

Hatiku gelisah di dalam dadaku,*
kengerian maut mendatangi aku.

Aku ketakutan dan gemetar,*
perasaan seram meliputi aku.

Kataku: "Siapa kiranya memberi aku sayap seperti merpati,*
supaya aku terbang dan mencari tempat yang tenang.

Aku ingin lari jauh-jauh,*
dan tinggal di padang gurun.

Aku akan mencari tempat perlindungan,*
terhadap angin ribut dan badai".

Cerai-beraikanlah musuh, ya Tuhan, kacaukanlah bahasa mereka,*
sebab aku melihat kekerasan dan perbantahan di kota.

Siang malam mereka mengelilingi kota di atas temboknya,*
di dalam kota ada kelaliman dan bencana.

Kebinasaan merajalela dalam kota,*
lapangannya penuh penindasan dan tipu daya.

Antifon 2Aku ketakutan dan gemetar; perhatikanlah dan kabulkanlah doaku, ya Tuhan.

Antifon 3Aku tetap berseru kepada Allah, Tuhan akan menyelamatkan daku.

Mazmur 54 (55),2-15.17-24 - II

Andaikata seorang musuh yang mencela aku,*
masih dapat kuterima.

Andaikata seorang lawan yang menentang aku,*
aku masih dapat menyembunyikan diri.

Tetapi engkau, orang yang akrab dengan daku,*
sahabat dan orang kepercayaanku;

dengan dikau aku bergaul dengan mesra,*
bersama engkau aku masuk bait Allah di tengah-tengah orang banyak.

Aku tetap berseru kepada Allah,*
Tuhan akan menyelamatkan daku.

Waktu malam, pagi dan siang aku menangis dengan cemas,*
dan Tuhan mendengarkan jeritanku.

Ia menyelamatkan daku dari serangan musuh,*
sebab banyaklah mereka yang melawan daku.

Allah mendengarkan doaku dan merendahkan mereka,*
Dialah hakim sejak sediakala.

Sebab mereka tak dapat diperbaiki,*
dan tidak mau takut akan Allah.

Orang itu mengepalkan tangannya melawan sahabat,*
dan melanggar perjanjiannya.

Mulutnya licin melebihi mentega,*
tetapi hatinya merancangkan perang.

Kata-katanya lembut melebihi minyak,*
tetapi sebenarnya bagaikan pedang terhunus.

Serahkanlah nasibmu kepada Tuhan, maka Ia melindungi engkau,*
orang benar tidak dibiarkanNya goyah.

Tetapi orang-orang jahat,*
Kaujerumuskan ke alam maut, ya Allah.

Para penumpah darah dan penipu,+
takkan mencapai setengah umur hidupnya,*
tetapi aku ini percaya kepadaMu, ya Tuhan.

Antifon 3Aku tetap berseru kepada Allah, Tuhan akan menyelamatkan daku.

Bacaan singkat 1Tim 4,16

Awasilah dirimu sendiri dan awasilah pengajaranmu. Bertekunlah di dalamnya. Sebab dengan berbuat demikian, engkau akan menyelamatkan dirimu dan para pendengarmu.

℣.Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah.℟.Sia-sialah para pembangun bekerja.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan kepada Imam Santo Hieronimus kasih yang hidup dan lembut akan Kitab Suci, karuniakanlah agar umat-Mu senantiasa lebih berbuah-buah dipelihara oleh Sabda-Mu dan menemukan di dalamnya sumber kehidupan. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama) Marilah kita memuji Tuhan. — Dan bersyukur kepada-Nya. ↑ ke atas

Ibadat Sesudah Tengah Hari

S. Hieronimus

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (1 Sam 16, 7 b)

Tetapi berfirmanlah Tuhan kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati."

Ayat Singkat

℣.Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku.℟.Tuntunlah aku di jalan yang kekal.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

S. Hieronimus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Ya Kristus surya abadi
Engkau sudi menerangi
Budi serta hati kami
Dengan cahaya sejati.

Engkau mengutus pujangga
Yang suci dan bijaksana
Untuk mengajar dunia
Agar sungguh bahagia.

S'moga kami didoakan
Supaya menempuh jalan
Yang menunju kebenaran
Dan menjamin kehidupan.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Marilah kita menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Allah kita yang mahaagung.

Mazmur 61 (62)

Hanya pada Tuhanlah hatiku tenang,*
sebab dari padaNyalah keselamatanku.

Hanya Dialah pelindung dan penyelamatku,*
Dialah penyokongku, aku takkan goyah.

Berapa lamakah kamu masih menyerbu manusia lemah,*
bersama-sama mencoba meruntuhkannya!

Seperti menyerang dinding yang miring,*
menggempur tembok yang mau roboh!

Rencana mereka tipuan belaka,*
mereka suka akan dusta.

Dengan mulut, mereka memberkati,*
tetapi dalam hati, mereka mengutuki.

Hanya pada Tuhanlah hatiku tenang,*
dan padaNyalah segala harapanku.

Hanya Dialah pelindung dan penyelamatku,*
Dialah penyokongku, aku takkan goyah.

Pada Tuhanlah keselamatan dan kemuliaanku,*
Dialah kekuatan dan tempat perlindunganku.

Percayalah kepadaNya selalu, hai umatku,+
curahkanlah isi hatimu di hadapanNya,*
Dialah perlindungan kita.

Hanya angin belaka, anak-anak Adam,*
kehampaan semata, anak-anak manusia.

Bila ditimbang, neraca terjungkit ke atas,*
berat mereka bersama lebih ringan dari pada angin.

Jangan menaruh harapan pada pemerasan,*
jangan menggantungkan diri pada perampasan.

Apabila harta milikmu bertambah,*
janganlah hatimu melekat kepadanya.

Tuhanlah sumber kekuatan dan kasih setia,*
Tuhan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Antifon 1Marilah kita menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Allah kita yang mahaagung.

Antifon 2Semoga wajah Allah berseri-seri, semoga Allah memberkati kita.

Mazmur 66 (67)

Semoga Allah mengasihani dan memberkati kita,*
semoga wajahNya berseri-seri kepada kita.

Ya Allah, semoga karyaMu dikenal di bumi,*
dan keselamatanMu di antara segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa bersorak gembira,+
sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil,*
dan menuntun segala bangsa di bumi.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Tanah telah memberi hasilnya,*
sebab Tuhan, Allah kita, telah memberkati kita.

Semoga Allah tetap memberkati kita,*
semoga seluruh bumi menjadi takwa.

Antifon 2Semoga wajah Allah berseri-seri, semoga Allah memberkati kita.

Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kol 1,12-20

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,+
yang membuat kita layak mendapat bagian,*
dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan,*
dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih.

Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,*
yaitu pengampunan dosa.

Kristuslah gambar Allah, Ia menampakkan yang tak kelihatan,*
Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,*
baik di angkasa maupun di bumi;

Baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,*
singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.

Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraanNya dan untuk Dia,+
Ia mendahului segala sesuatu,*
dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja,+
Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,*
supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.

Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhanNya diam dalam Kristus,+
dan dengan perantaraan Kristus,*
Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya.

Baik yang di bumi maupun di angkasa,*
segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.

Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Bacaan Singkat (Yak 3,17-18)

Kebijaksanaan yang datang dari atas pertama-tama bersifat suci, lalu cinta damai, sopan santun, rela menerima nasihat, cinta akan kebaikan, penuh belaskasihan dan menghasilkan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak bersikap munafik. Buah-buah kebenaran ditaburkan dalam damai bagi mereka yang membawa damai.

Lagu Singkat

℣.Ia membuka mulutnya,* Untuk mengajar umat.℟.Ia.℣.Roh kebijaksanaan dan pengetahuan dilimpahkan Tuhan ke dalam hatinya.℟.Untuk mengajar umat.℣.Kemuliaan.℟.Ia.

Antifon KidungPujangga mulia, cahaya Gereja kudus, pencinta hukum Tuhan, santo Hieronimus doakanlah kami di hadapan Putera Allah.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungPujangga mulia, cahaya Gereja kudus, pencinta hukum Tuhan, santo Hieronimus doakanlah kami di hadapan Putera Allah.

Doa Permohonan

Kristus ditetapkan sebagai imam agung untuk manusia dalam hubungan mereka dengan Allah. Marilah kita meluhurkan Dia dengan pujian yang pantas dan berdoa:

℟. Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan.

Kristus, Engkau menerangi GerejaMu melalui para pemimpin yang suci,* semoga umat kristen selalu Kaugembirakan dengan terang cahayaMu. ℟.

Kristus, Engkau mengampuni dosa umat karena para gembala berdoa seperti Musa,* maka kuduskanlah GerejaMu senantiasa berkat doa mereka. ℟.

Kristus, Engkau mengurapi para kudusMu dan mengutus Roh kudus kepada mereka,* maka penuhilah semua pemimpin umatMu dengan Roh kudus. ℟.

Kristus, Engkau sendirilah milik para gembala yang kudus,* semoga semua orang yang sudah Kautebus dengan darahMu tetap bersatu dengan Dikau. ℟.

Kristus, berkat usaha gembala Gereja, Engkau memberikan kehidupan kekal kepada domba-dombaMu,* maka selamatkanlah para arwah dari kematian kekal berkat wafatMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan kepada Imam Santo Hieronimus kasih yang hidup dan lembut akan Kitab Suci, karuniakanlah agar umat-Mu senantiasa lebih berbuah-buah dipelihara oleh Sabda-Mu dan menemukan di dalamnya sumber kehidupan. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama) Marilah kita memuji Tuhan. — Dan bersyukur kepada-Nya. ↑ ke atas

Ibadat Penutup

S. Hieronimus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengsungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Ef 4,26-27

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

S. Hieronimus

Imam dan Pujangga Gereja · ± 347-420

Hieronimus lahir sekitar tahun 347 di Stridon, wilayah Dalmatia. Ia menempuh pendidikan tinggi di Roma dan menguasai bahasa Latin, Yunani, serta kemudian Ibrani. Setelah dibaptis, ia tertarik pada hidup asketis, sempat menjadi pertapa di padang gurun, dan ditahbiskan menjadi imam.

Kecakapannya dalam bahasa dan Kitab Suci membuat Paus Damasus I mengangkatnya sebagai sekretaris dan, pada tahun 382, mempercayakan kepadanya tugas besar, yaitu menyusun terjemahan Latin Kitab Suci yang dapat diandalkan. Hieronimus menerjemahkan seluruh Perjanjian Lama langsung dari bahasa Ibrani asli, sebuah kerja raksasa yang ia selesaikan sekitar tahun 405. Hasilnya kelak dikenal sebagai Vulgata, Kitab Suci umum, yang selama berabad-abad menjadi teks resmi Gereja Latin.

Pada tahun-tahun terakhirnya ia menetap di Betlehem, tempat ia mendirikan sebuah biara di dekat gua kelahiran Yesus. Di sana ia hidup dalam doa, silih, dan kerja keras menafsirkan Kitab Suci. Ia dikenal berwatak keras dan penuh semangat, tetapi seluruh hidupnya dipersembahkan bagi Sabda Allah. Ucapannya termasyhur, Tidak mengenal Kitab Suci berarti tidak mengenal Kristus.

Hieronimus wafat di Betlehem sekitar tahun 420. Ia dihormati sebagai salah satu dari empat Pujangga besar Gereja Latin.

Pelindung: para penerjemah, ahli Kitab Suci, pustakawan, dan pelajar.

Santo Haeronimus

Imam dan Pujangga Gereja · 347-419

Eusebius Hieronimus Sophronius lahir di Stridon, Dalmatia pada tahun 342. Ayahnya, Eusebius, adalah seorang beriman Kristen yang saleh hidupnya dan dikenal luas sebagai tuan tanah yang kaya raya. Ia mendidik Hieronimus sesuai dengan kebiasaan-kebiasaan hidup Kristiani dan kebiasaan kerja keras. Ketika Hieronimus berusia 12 tahun, ia mengirimnya ke Roma untuk belajar ilmu hukum dan filsafat. Studinya berjalan lancar, hanya cara hidupnya tidak tertib karena pengaruh kehidupan moral orang Roma yang tidak terpuji pada masa itu. Untunglah bahwa ia lekas sadar dan bertobat dari cara hidupnya yang tidak tertib itu. Pada saat itulah ia meminta dipermandikan oleh Paus Liberius. Rahmat permandian yang diterimanya terus dihayatinya dengan banyak berdoa dan berziarah ke makam para martir dan para Rasul bersama kawan-kawannya. Kehidupan rohaninya terus meningkat, demikian pula cintanya kepada Tuhan dan sesama.

Pada tahun 370, ia berangkat ke kota Aquileia dan tinggal di sana: beberapa lama untuk mendapat bimbingan dari Valerianus, seorang Uskup yang saleh. Dari sana ia pindah ke kota Antiokia, dan menjalani hidup bertapa di padang gurun Chalcis, di luar kota Antiokia. Empat tahun lamanya ia hidup di dalam kesunyian padang gurun untuk belajar dan meningkatkan hidup rohaninya dengan doa dan puasa. Di bawah bimbingan seorang rabbi, ia belajar bahasa Yunani dan Ibrani.

Berkat kemajuan hidup rohaninya yang besar, ia dianggap layak untuk ditahbiskan menjadi imam. Peristiwa itu terjadi di Antiokia pada tahun 379. Setelah menjadi imam, Hieronimus pergi ke Konstantinopel karena tertarik pada cara hidup Santo Gregorius dari Nazianza. Ia memperoleh banyak pengalaman dari Gregorius bagi peningkatan hidupnya. Hieronimus kemudian berangkat ke Roma dan di sana ia menjadi sekretaris pribadi Sri Paus Damasus (366-384). Karena pengetahuannya yang luas dan mendalam tentang Kitab Suci dan kecakapannya dalam bahasa Latin, Yunani dan Ibrani, Hieronimus ditugaskan oleh Paus Damasus untuk membuat terjemahan baru atas seluruh isi Alkitab dari bahasa Yunani dan Ibrani ke dalam bahasa Latin. Untuk menunaikan tugas suci itu, ia pindah ke Betlehem, tempat kelahiran Yesus. Ia tinggal di sana selama 30 tahun untuk bekerja, belajar dan bersemadi. Perjanjian Lama diterjemahkannya dari bahasa Ibrani dan Aramik ke dalam bahasa Latin, sedangkan Perjanjian Baru diterjemahkannya dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Latin. Hasil terjemahannya sangat baik dan disukai banyak orang. Oleh karena itu terjemahannya disebut Vulgata, yang berarti Populer, dan sampai kini masih dianggap sebagai terjemahan yang resmi dan sah oleh Gereja.

Selain terkenal luas karena hasil terjemahannya, Hieronimus juga dikenal luas sebagai seorang pembela iman dari berbagai aliran bidaah dan pembimbing rohani. Dari segala penjuru datanglah banyak orang untuk mendapatkan bimbingannya dalam berbagai masalah ketuhanan dan Kitab Suci. Di Betlehem, Hieronimus mendirikan dua buah biara dan memimpinnya selama berada di Betlehem. Satu dari dua biara itu diperuntukkan bagi para biarawati di bawah pimpinan Santa Paula dan kelak oleh Santa Eustachia. Dua biara itu kemudian dibakar oleh para pengikut bidaah Pelagianisme. Kendatipun tertimpa kesedihan besar, Hieronimus terus giat menulis dan mengajar hingga wafatnya pada tahun 420. la dinyatakan oleh Gereja sebagai Orang Kudus sekaligus sebagai seorang Pujangga Gereja yang besar.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari