Bacaan Misa
Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya. Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.
Ya Allah, selamatkanlah aku karena nama-Mu, berilah keadilan kepadaku karena keperkasaan-Mu!
Ya Allah, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada ucapan mulutku!
Sesungguhnya, Allah adalah penolongku; Tuhanlah yang menopang aku.
Dengan rela hati aku akan mempersembahkan korban kepada-Mu, bersyukur sebab nama-Mu baik, ya TUHAN.
Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus berjalan di ladang gandum, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya, sementara mereka menggisarnya dengan tangannya. Tetapi beberapa orang Farisi berkata: "Mengapa kamu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?" Lalu Yesus menjawab mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan oleh Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar, bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan mengambil roti sajian, lalu memakannya dan memberikannya kepada pengikut-pengikutnya, padahal roti itu tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?" Kata Yesus lagi kepada mereka: "Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Hanya Tuhan yang telah melakukan keajaiban demikian; kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Mazmur 135 (136)
Nyanyian Paskah
Kami memuji Allah dengan mengingat perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib (Cassiodorus).
AntifonHanya Tuhan yang telah melakukan keajaiban demikian; kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Antifon 2Ia membawa Israel keluar dari Mesir dengan tangan yang perkasa dan lengan yang teracung.
AntifonIa membawa Israel keluar dari Mesir dengan tangan yang perkasa dan lengan yang teracung.
Antifon 3Pujilah Allah surga; Ia telah menebus kita dari musuh-musuh kita.
AntifonPujilah Allah surga; Ia telah menebus kita dari musuh-musuh kita.
Responsorium Yeremia 7:11; Yesaya 56:7; Yohanes 2:16
Responsorium Matius 25:35,40; Amsal 19:17
Doa Penutup
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.
Mazmur 91 (92)
Antifon 1Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.
Antifon 2Muliakanlah Allah kita.
Ul 32,1-12
Antifon 2Muliakanlah Allah kita.
Antifon 3Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.
Mazmur 8
Antifon 3Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.
Bacaan Singkat (Rom 12,14-16a)
Lagu Singkat
Antifon KidungYa Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungYa Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.
Doa Permohonan
℟. Sempurnakanlah kami dalam cintaMu, ya Tuhan.
Pagi-pagi sudah kami kenangkan kebangkitanMu, ya Tuhan,* dan kami mohonkan kurnia penebusanMu bagi semua orang. ℟.
Semoga hari ini kami memberi kesaksian tentang Engkau,* dan dengan perantaraanMu menyampaikan persembahan kepada Bapa. ℟.
Semoga kami melihat Engkau dalam setiap orang,* dan mengabdi Engkau dalam mereka. ℟.
Kirstus, Engkaulah pokok anggur yang benar, dan kami carang-carangnya,* semoga kami tinggal dalam Engkau, menghasilkan buah banyak dan memuliakan Allah Bapa. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Dt 8, 5b-6)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.
Mazmur 118 (119), 81-88
Antifon 1Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.
Antifon 2Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.
Mazmur 60 (61)
Antifon 2Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.
Antifon 3Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.
Mazmur 63 (64)
Antifon 3Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.
Bacaan singkat 1Raj 2,2b-3
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Ier 6, 16)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Dari timur sampai ke barat terpujilah nama Tuhan.
Mazmur 112 (113)
Antifon 1Dari timur sampai ke barat terpujilah nama Tuhan.
Antifon 2Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan sambil menyerukan nama Tuhan.
Mazmur 115 (116B,10-19)
Antifon 2Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan sambil menyerukan nama Tuhan.
Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Kidung Flp 2,6-11
Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Bacaan Singkat (Ibr 13,20-21)
Lagu Singkat
Antifon KidungJikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungYesus mewartakan kabar gembira tentang kerajaan Allah dan menyembuhkan semua orang sakit.
Doa Permohonan
℟. Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
Segala kurnia yang kami terima hari ini, ya Tuhan, berasal dari kebaikanMu,* semoga pemberianMu itu menghasilkan buah dalam hati kami. ℟.
Engkaulah cahaya dan keselamatan para bangsa. Lindungilah kiranya saksi-saksiMu yang Kauutus ke seluruh dunia,* dan kobarkanlah api Roh kudus dalam hati mereka. ℟.
Bimbinglah semua orang, supaya dengan rela menanggapi tuntutan zaman ini,* sehingga dunia semakin sesuai dengan martabatnya yang luhur. ℟.
Engkaulah penyembuh jiwa dan raga. Ringankanlah penderitaan orang sakit, dampingilah orang yang menghadapi ajalnya,* dan hiburkanlah kami dalam belaskasihanMu. ℟.
Terimalah kiranya orang-orang mati dalam bilangan para kudusMu,* yang namaNya tercatat dalam buku kehidupan. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Doa Tobat
Madah
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat Ul 6,4-7
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
S. Teresa dari Kalkuta
Teresa lahir dengan nama Anjezë Gonxhe Bojaxhiu pada 26 Agustus 1910 di Skopje, dalam sebuah keluarga Katolik Albania yang saleh. Sejak muda ia merasa terpanggil untuk hidup membiara. Pada usia delapan belas tahun ia bergabung dengan Suster-suster Loreto di Irlandia, lalu diutus ke India, tempat ia mengajar bertahun-tahun di sebuah sekolah putri di Kalkuta.
Titik balik hidupnya terjadi pada tahun 1946. Dalam perjalanan kereta menuju Darjeeling, ia merasakan apa yang disebutnya sebagai panggilan di dalam panggilan, yaitu meninggalkan biara untuk hidup di tengah kaum termiskin di antara yang miskin. Pada tahun 1950 ia mendirikan Kongregasi Misionaris Cinta Kasih. Ia mengenakan sari putih bergaris biru dan mulai merawat mereka yang terlantar di jalanan Kalkuta.
Karyanya berkembang pesat. Ia membuka rumah bagi orang-orang yang sekarat, yang diberinya nama Nirmal Hriday (Rumah Hati yang Murni), tempat penampungan penderita kusta, panti asuhan, dan klinik. Kongregasinya kini melayani di lebih dari seratus negara. Pada tahun 1979 ia menerima Hadiah Nobel Perdamaian, namun menolak jamuan perayaan dan meminta agar dananya diberikan kepada kaum miskin.
Meski dikenal seluruh dunia, hidup batinnya diwarnai kegelapan rohani yang panjang, saat ia merasa jauh dari Allah, tetapi ia tetap setia melayani. Ia wafat pada 5 September 1997 dan dikanonisasi oleh Paus Fransiskus pada 4 September 2016 sebagai Santa Teresa dari Kalkuta.
Pelindung: para pekerja sosial, kaum miskin, dan Keuskupan Agung Kalkuta.
Santo Laurensius Guistiniani
Sejak masa remajanya Laurensius bercita - cita melayani Tuhan. Kesucian hidup sudah menjadi cita - cita yang terus membakar hatinya. Sekali peristiwa ia mendengar suatu suara ajaib berkata: “Ketentraman batin yang engkau dambakan hanya ada di dalam Aku, Tuhanmu.” Suara itu semakin memacu dia untuk lebih dekat pada Tuhan. Sejak itu segala hal duniawi tidak berarti lagi baginya. Tuhanlah satu - satunya yang mengisi relung hatinya. Desakan orangtuanya untuk mengawinkan dia tidak lagi digubrisnya. Satu - satunya pilihan bagi dia adalah mengikuti Kristus yang tersalib. Kepada Yesus, ia berdoa: “Engkaulah ya Tuhan satu - satunya cita - citaku”.
Laurensius masuk biara kanonik dari Santo Joris di Pulau Alga. Disanalah ia hidup lebih dekat dengan Tuhan dengan matiraga, doa dan pekerjaan harian. Hanyalah sekali ia pulang ke kampung halamannya ketika ibunya meninggal dunia. Pekerjaan yang ditugaskan kepadanya ialah mengemis - ngemis makanan di kota untuk seluruh penghuni biara. Tugas ini dilaksanakannya dengan penuh kegembiraan dan kesabaran demi Kristus yang tersalib.
Pada tahun 1406 ia ditabhiskan menjadi imam dan 27 tahun kemudian diangkat menjadi uskup di Kastello. Administrasi keuskupan di percayakan kepada orang lain dengan maksud agar dia dapat mencurahkan seluruh perhatiannya pada pelayanan dan pemeliharaan umatnya. Laurensius yang saleh ini kemudian diangkat menjadi Patrik pertama di Venisia.
Di dalam kebesarannya ia tetap seorang Uskup yang sederhana dan rendah hati. Ia terus menolong orang - orang miskin meskipun hal itu kadang - kadang membuat dia harus berhutang pada orang lain. Ia percaya penuh pada penyelenggaraan ilahi: “Tuhan yang mahaagung yang akan melunaskan utang - utangku.”
Ketika ajalnya mendekat, Laurensius tidak mau berbaring di atas tempat tidur yang empuk. Dia menyuruh pembantu - pembantunya agar membaringkan dia diatas papan yang biasa digunakannya. Ketika ia meninggal dunia, jenazahnya disemayankan selama dua bulan lamanya di dalam kapel biara. Badannya tidak rusak bahkan menyeburkan bau harum yang semerbak bagi setiap pengunjungnya. Laurentius wafat pada tahun 1455.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari