Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya. Segera juga mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat anak lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan korban, sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir." Lagi firman TUHAN kepada Musa: "Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk. Oleh sebab itu biarkanlah Aku, supaya murka-Ku bangkit terhadap mereka dan Aku akan membinasakan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar." Lalu Musa mencoba melunakkan hati TUHAN, Allahnya, dengan berkata: "Mengapakah, TUHAN, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat? Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya." Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.
Refren: Aku akan bangkit dan kembali pada Bapaku. Aku akan bangkit dan kembali pada Bapaku.
Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!
Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!
Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!
Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku-- aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa. Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal. Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.
Alleluya, alleluya.
Dalam Kristus Allah mendamaikan dunia dengan diriNya, dan telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
Alleluya, alleluya.
Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka." Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira, dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan." "Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat." Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka. Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat. Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya. Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria. Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian. Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu. Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat. Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia. Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali."
Invitatorium
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Siapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?
Mazmur 23 (24)
Masuknya Tuhan ke dalam bait-Nya
dunia dan semua penduduknya.
AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?
AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?
AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?
AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?
AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?
AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?
AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?
AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?
Antifon 2Berkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.
Mazmur 65 (66)
Madah Ekaristi
Nyanyikanlah kemuliaan nama-Nya.
AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.
AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.
AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.
AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.
AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.
AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.
AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.
AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.
Antifon 3Dengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.
AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.
AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.
AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.
AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.
AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.
AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.
Responsorium 2 Korintus 6:4-5; Yudit 8:23
Responsorium Mazmur 31:20; 1 Korintus 2:9
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.
Antifon 2Alleluya, putjilah Tuhan, hai segala karya Allah, alleluya.
Dan 3,52-57
(Kemuliaan tidak diucapkan)
Antifon 2Alleluya, putjilah Tuhan, hai segala karya Allah, alleluya.
Antifon 3Segala yang bernafas, pujilah Tuhan, alleluya.
Mazmur 150
Antifon 3Segala yang bernafas, pujilah Tuhan, alleluya.
Bacaan Singkat (2Tim 2,8.11-13)
Lagu Singkat
Antifon KidungAku berkata kepadamu: Ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungOrang kagum akan pengajaran Yesus, sebab Ia mengajar sebagai orang yang berwibawa.
Doa Permohonan
℟. Terpujilah Engkau, ya Tuhan, kami berharap padaMu.
Kami memuji Engkau, raja semesta alam, sebab Engkau memanggil kami, orang yang sesat dan berdosa,* untuk mengenal dan mengabdi Engkau, Allah yang benar. ℟.
Engkau telah membuka pintu kemurahanMu bagi kami, ya Allah,* semoga kami tak pernah menyimpang dari jalan kehidupan. ℟.
Kami merayakan kebangkitan PuteraMu yang tercinta,* semoga kami sepanjang hari dipenuhi dengan kegembiraan rohani. ℟.
Kurniakanlah, ya Tuhan, semangat doa kepada umat beriman,* supaya dalam segala-galanya kami tetap mengucap syukur kepadaMu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (1 Cor 6, 19-20)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya, alleluya.
Mazmur 22 (23)
Antifon 1Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 2Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus, alleluya.
Mazmur 75 (76)
Antifon 2Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus, alleluya.
Antifon 3Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu, alleluya.
Antifon 3Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu, alleluya.
Bacaan singkat Kid 8,6b-7
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Ct 8, 6b-7a)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu, alleluya.
Antifon 1Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu, alleluya.
Antifon 2Berbahagialah yang haus akan kebenaran, sebab mereka akan dipuaskan Allah.
Mazmur 111 (112)
Antifon 2Berbahagialah yang haus akan kebenaran, sebab mereka akan dipuaskan Allah.
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil maupun besar, alleluya.
Why 19,1-7
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil maupun besar, alleluya.
Bacaan singkat Ibr 12,22-24
Antifon KidungPerempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan mencari dengan cermat sampai ia menemukannya?
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungSemua heran karena kata-kata yang keluar dari mulut Allah.
Doa Permohonan
℟. Tuhan, kabulkanlah doa kami.
Bapa semesta alam dan Tuhan kami, Engkau telah mengutus PuteraMu ke dunia supaya namaMu dimuliakan di mana-mana,* teguhkanlah penyaksian GerejaMu di antara para bangsa. ℟.
Semoga kami terbuka bagi pewartaan para rasul,* dan hidup sesuai dengan kebenaran iman kami. ℟.
Engkau mencintai orang yang benar,* belalah perkara orang yang diperlakukan tidak adil. ℟.
Bebaskanlah para tawanan, terangilah orang buta,* bantulah orang yang diperas, lindungilah orang asing. ℟.
Penuhilah keinginan orang yang berpulang dalam damaiMu,* dan hantarkanlah mereka kepada kebangkitan berkat jasa PuteraMu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Amatus
Lahir sekitar tahun 567 di Grenoble Perancis, Amatus adalah putera seorang bangsawan Kristiani yang saleh. Ia masuk biara Benediktin Santo Maurice di Swiss saat masih belia dan tinggal selama tiga puluh tahun di dalam biara ini sebagai seorang biarawan dan pertapa.
Pada tahun 614M Amatus bersama Santo Eustace pindah ke biara Benediktin di Luxeuil (sekarang wilayah Perancis). Disini Santo Amatus berhasil menuntun seorang bangsawan Merovingian, Santo Romaric, untuk meninggalkan kehidupan duniawi dan menjalani hidup religius.
Bersama Santo Romaric, Amatus mendirikan sebuah biara Benediktin di Remiremont pada tahun 620 M. Di biara ini Santo Amatus melayani sebagai abbas (kepala biara) yang pertama sampai ia tutup usia pada tanggal 13 Desember 629 M.
Santo Amatus di kanonisasi pada tanggal 3 Desember 1049 oleh Santo Paus Leo IX.
Arti nama
Amatus = Yang dicintai, yang disayang, tercinta, kekasih (Latin)
Santo Yohanes Krisostomus
Yohanes lahir di Antiokia, Syria antara tahun 344 dan 354 dari sebuah keluarga bangsawan. Ayahnya Secundus, seorang bangsawan di Antiokia dan komandan pasukan berkuda kerajaan. Ibunya, Anthusa, seorang ibu yang baik. Yohanes dididiknya dalam tata cara hidup yang sesuai dengan kebangsawanan mereka.
Ketika berusia 20 tahun, Yohanes belajar retorika (ilmu pidato) di bawah bimbingan Libanius, seorang ahli pidato yang terkenal pada masa itu. Libanius bangga akan kepintaran dan kefasihan Yohanes. Sekitar umur 20-an tahun, Yohanes baru dipermandikan menjadi Kristen. Kemudian bersama beberapa orang temannya, ia mendalami cara hidup membiara dan belajar teologi di bawah bimbingan Diodorus dari Tarsus, seorang pemimpin Sekolah Teologi Antiokia. Setelah itu, selama 6 tahun ia hidup menyendiri sebagai rahib di pegunungan Antiokia. Sekembalinya ke kota, Yohanes ditahbiskan menjadi diakon oleh Uskup Meletius dan pada tahun 386 ditahbiskan menjadi imam oleh Uskup Flavian I dari Antiokia. Ia ditugaskan mewartakan Injil di Antiokia. Keahliannya berpidato dimanfaatkannya dengan baik untuk menyampaikan ajaran Tuhan kepada umatnya. Kotbahnya menarik dan mendalam. Ia menguraikan makna Kitab Suci dengan menerangkan arti setiap teks Kitab Suci bagi kehidupan. Semenjak itu, Yohanes menjadi seorang imam yang populer di kalangan umat.
Sepeninggal Nectarius, Patriark Konstantinopel, pada tahun 397 Yohanes dipilih sebagai Uskup Konstantinopel. Pada masa itu, hidup susila penduduk kota sangat merosot. Hal ini mendesak dia untuk melancarkan pembaharuan hidup moral di seluruh kota dan di kalangan rohaniwan-rohaniwan. Kepandaiannya berpidato dimanfaatkannya untuk melancarkan pembaharuan itu. Kotbahnya sungguh tepat dan mengena, tegas dan terus-terang. Sabda Tuhan diterapkannya secara tepat sesuai situasi kehidupan susila umat. Oleh karena itu, ia dibenci oleh pembesar-pembesar kota dan uskup lainnya. Program pembaharuannya ditantang keras. Dalam suatu sinode di Oak, sebuah desa di Kalsedon, ia dikucilkan oleh uskup-uskup lainnya. Tetapi tak lama kemudian ia dipanggil kembali karena reaksi keras dari seluruh umat yang sayang kepadanya. Pada tanggal 9 Juni 404, sekali lagi ia diasingkan karena kritikannya yang pedas terhadap Kaisar (wanita) Eudoxia dan pembantu-pembantunya. Banyak penderitaan yang dia alami dalam pengasingan itu. Di sana ia meninggal dalam kesengsaraan sebagai saksi Kristus.
Yohanes dikenal sebagai seorang uskup yang saleh. Kotbah dan tulisan-tulisannya sangat berbobot dan menjadi saksi akan kefasihannya dalam berbicara. Oleh karena itu, ia dijuluki "Krisostomus" yang artinya "Si Mulut Emas." Dalam kotbah dan tulisan-tulisannya dapat terbaca keprihatinan utama Krisostomus pada masalah keadilan dan penerapan ajaran Kitab Suci, baik oleh umat maupun oleh rohaniwan-rohaniwan.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari