Doa Katolik
Doa Hari Ini

Sabtu XXIV Masa Biasa

Sabtu, 19 September 2037· Hijau · Pekan Psalterium IV
19 September 2037

Bacaan Misa

Sabtu XXIV Masa Biasa
Bacaan Pertama

Di hadapan Allah yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang telah mengikrarkan ikrar yang benar itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu: Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya, yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.

Mazmur Tanggapan

Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

Bacaan Injil

Ketika orang banyak berbondong-bondong datang, yaitu orang-orang yang dari kota ke kota menggabungkan diri pada Yesus, berkatalah Ia dalam suatu perumpamaan: "Adalah seorang penabur keluar untuk menaburkan benihnya. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu diinjak orang dan burung-burung di udara memakannya sampai habis. Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, dan setelah tumbuh ia menjadi kering karena tidak mendapat air. Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, dan semak itu tumbuh bersama-sama dan menghimpitnya sampai mati. Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, dan setelah tumbuh berbuah seratus kali lipat." Setelah berkata demikian Yesus berseru: "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!" Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya, apa maksud perumpamaan itu. Lalu Ia menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti. Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah. Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan. Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad. Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang. Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."

Invitatorium

Sabtu XXIV Masa Biasa

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.

Ibadat Bacaan

Sabtu XXIV Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Untuk keindahan bumi,

Untuk keindahan langit,

Untuk kasih yang sejak lahir

Meliputi dan mengelilingi kita,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk keindahan setiap jam

Siang dan malam,

Bukit dan lembah, pohon dan bunga,

Matahari dan bulan, serta bintang-bintang terang,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk sukacita telinga dan mata,

Untuk kegembiraan hati dan pikiran,

Untuk harmoni mistis,

Menghubungkan indra dengan suara dan penglihatan;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk sukacita kasih insani,

Saudara, saudari, orang tua, anak,

Sahabat di bumi dan sahabat di surga,

Untuk semua pikiran yang lembut dan halus;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk setiap anugerah-Mu yang sempurna,

Begitu bebas diberikan kepada umat kami,

Rahmat insani dan ilahi,

Bunga-bunga bumi dan kuncup-kuncup surga.
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Allah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Mazmur 49 (50)

Kasih sejati kepada Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).

I
Allah segala allah, Tuhan,

telah berfirman dan memanggil bumi,

dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.

Dari Sion, keindahan yang sempurna, Ia bersinar.
Allah kita datang, Ia tidak berdiam diri lagi.

Di hadapan-Nya api melahap,

di sekeliling-Nya badai mengamuk.

Ia memanggil langit dan bumi

untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Kumpulkanlah di hadapan-Ku umat-Ku

yang telah mengikat perjanjian dengan-Ku dengan kurban.”

Langit memberitakan keadilan-Nya,

sebab Allah sendiri adalah Hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAllah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Antifon 2Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

II
“Dengarlah, hai umat-Ku, Aku akan berbicara;

Israel, Aku akan bersaksi melawan engkau,

sebab Akulah Allah, Allahmu.

Aku menuduh engkau, mengajukan tuduhan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,

persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.

Aku tidak meminta lebih banyak lembu jantan dari peternakanmu,

ataupun kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang di hutan,

ribuan binatang di bukit-bukit-Ku.

Aku mengenal semua burung di langit,

segala yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Sekiranya Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,

sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.

Apakah engkau berpikir Aku makan daging lembu,

atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah

dan penuhilah nazar-nazar yang kauikrarkan kepada-Nya.

Panggillah Aku pada hari kesesakan.

Aku akan membebaskan engkau dan engkau akan memuliakan Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPersembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

Antifon 3Aku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:
“Tetapi bagaimana engkau dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku

dan menyebut perjanjian-Ku di bibirmu,

engkau yang membenci hukum-Ku

dan membuang firman-Ku ke angin,
engkau yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;

yang bersekutu dengan pezina,

yang melampiaskan mulutmu untuk kejahatan

dan lidahmu merencanakan kejahatan,
engkau yang duduk dan memfitnah saudaramu

dan mencemarkan nama anak ibumu sendiri.

Engkau melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?

Apakah engkau berpikir bahwa Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, hai kamu yang tidak pernah memikirkan Allah,

supaya Aku tidak menangkapmu dan engkau tidak dapat melarikan diri;

kurban syukur memuliakan Aku

dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang jujur.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, terimalah kami sebagai kurban pujian, agar kami dapat menjalani hidup tanpa beban dosa, berjalan di jalan keselamatan, dan senantiasa bersyukur kepada-Mu.

AntifonAku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Dengarlah, hai umat-Ku, dan Aku akan berbicara.

℟ Akulah Tuhan, Allahmu.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Ratapan

5:1-22

Permohonan untuk penebusan umat
Ingatlah, ya Tuhan, apa yang telah menimpa kami,

pandanglah, dan lihatlah aib kami:

Tanah warisan kami telah diserahkan kepada orang asing,

rumah-rumah kami kepada orang asing.

Kami telah menjadi yatim piatu, tanpa ayah;

ibu-ibu kami menjadi janda.
Air yang kami minum harus kami beli,

untuk kayu bakar kami sendiri harus kami bayar.

Di leher kami ada kuk dari mereka yang mengusir kami;

kami lelah, tetapi tidak diizinkan beristirahat.

Kepada Mesir kami tunduk,

dan kepada Asyur, untuk memenuhi kebutuhan roti kami.
Bapa-bapa kami, yang berdosa, tiada lagi;

tetapi kami menanggung kesalahan mereka.

Budak-budak berkuasa atas kami;

tidak ada yang menyelamatkan kami dari tangan mereka.

Dengan mempertaruhkan nyawa kami, kami mencari nafkah,

menghadapi panasnya gurun;

Kulit kami mengerut, seolah-olah oleh tungku,

dengan hembusan kelaparan yang membakar.
Para istri di Sion diperkosa oleh musuh,

para gadis di kota-kota Yehuda;

Para pangeran digantung oleh mereka,

para tua-tua tidak dihormati.

Para pemuda mengangkut batu giling,

anak-anak laki-laki terhuyung-huyung di bawah beban kayu bakar mereka;

Para orang tua telah meninggalkan gerbang,

para pemuda musik mereka.
Sukacita hati kami telah berhenti,

tarian kami telah berubah menjadi perkabungan;

Karangan bunga telah jatuh dari kepala kami:

celakalah kami, karena kami telah berdosa!

Atas ini hati kami sakit,

atas ini mata kami menjadi redup:

Bahwa Gunung Sion harus sunyi,

dengan serigala berkeliaran di sana!
Engkau, ya Tuhan, bersemayam untuk selama-lamanya;

takhta-Mu berdiri dari zaman ke zaman.

Mengapa, kalau begitu, Engkau melupakan kami,

meninggalkan kami begitu lama?

Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya Tuhan, agar kami dapat dipulihkan:

berikanlah kami kembali hari-hari seperti yang kami miliki dahulu.

Sebab sekarang Engkau memang telah menolak kami,

dan sepenuhnya melampiaskan murka-Mu kepada kami.

Responsorium Ratapan 5:19,20-21; Mat. 8:25

Engkau bersemayam untuk selama-lamanya, ya Tuhan;

mengapa, kalau begitu, Engkau melupakan kami untuk selama-lamanya?

℟ Bawalah kami kembali kepada-Mu, dan kami akan diperbarui.
Selamatkanlah kami, Tuhan, atau kami akan binasa.

℟ Bawalah kami kembali kepada-Mu, dan kami akan diperbarui.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Athanasius, uskup

Engkau memberi kami hidup pada mulanya; berilah kami hidup baru
Allah, Sabda Bapa yang mahabaik, tidak mengabaikan umat manusia, ciptaan-Nya sendiri, ketika ia tenggelam kembali ke dalam kebinasaan, melainkan dengan persembahan tubuh-Nya sendiri Ia menghancurkan kematian yang telah ditanggung manusia, dan dengan ajaran-Nya Ia memperbaiki kelalaian mereka. Demikianlah Ia memulihkan dengan kuasa-Nya segala sesuatu yang termasuk keadaan manusia.
Siapa pun dapat menemukan konfirmasi tentang hal ini dari murid-murid Juruselamat sendiri yang berbicara tentang Dia, karena dalam tulisan-tulisan mereka terbaca: Kasih Kristus mendorong kami ketika kami menilai bahwa jika satu orang mati demi semua, maka semua mati; dan Ia mati untuk semua agar kami tidak lagi hidup untuk diri kami sendiri tetapi untuk Dia yang mati untuk kami dan bangkit dari antara orang mati, Tuhan kami Yesus Kristus. Dan lagi: Kami melihat Yesus, yang untuk sementara waktu dijadikan lebih rendah dari para malaikat, dimahkotai dengan kemuliaan dan kehormatan karena Ia menderita kematian, agar oleh rahmat Allah Ia dapat mengecap kematian bagi setiap orang. Kemudian penulis melanjutkan untuk menunjukkan mengapa harus Allah Sabda dan bukan yang lain yang menjadi manusia: Sesungguhnya pantaslah bahwa dalam membawa banyak anak kepada kemuliaan, Allah, bagi siapa dan melalui siapa segala sesuatu ada, harus menyempurnakan Dia yang menuntun mereka kepada keselamatan. Dengan ini Ia berarti bahwa tugas membawa manusia kembali dari kebinasaan tempat mereka jatuh tidak lain adalah milik Allah Sabda yang telah menciptakan mereka pada mulanya. Selanjutnya, Kitab Suci menunjukkan bahwa Sabda mengambil tubuh dengan tujuan mempersembahkannya sebagai kurban atas nama tubuh-tubuh lain seperti tubuh-Nya sendiri, karena penulis melanjutkan: Karena anak-anak memiliki darah dan daging yang sama, Ia juga turut serta di dalamnya sendiri agar oleh kematian-Nya sendiri Ia dapat menghancurkan dia yang memiliki kuasa atas kematian, yaitu iblis, dan dapat membebaskan mereka yang sepanjang hidup mereka diperbudak oleh ketakutan akan kematian.
Sebab oleh kurban tubuh-Nya sendiri Ia mengakhiri hukum yang menentang kita dan memulai kehidupan baru bagi kita dengan memberi kita harapan kebangkitan. Oleh karena itu Paulus, pembawa Kristus, menyatakan: Sebagaimana melalui seorang manusia datang kematian, demikian pula melalui seorang manusia datang kebangkitan orang mati. Sebab sebagaimana semua mati dalam Adam, demikian pula dalam Kristus semua akan dihidupkan.
Maka, kita tidak lagi mati sebagai orang yang dihukum, tetapi sebagai orang yang bahkan sekarang sedang dibangkitkan, kita menantikan kebangkitan umum semua, yang akan diungkapkan oleh Allah, yang adalah karya dan anugerah-Nya, pada waktu yang telah ditentukan.

Responsorium Roma 3:23-25; 1 Korintus 15:22

Setiap orang telah berdosa

dan kehilangan kemuliaan Allah.

Kita dibenarkan melalui karunia cuma-cuma dari rahmat-Nya

dan melalui penebusan dalam Kristus Yesus.

℟ Allah menjadikan kematian kurban Kristus sebagai sarana untuk menebus dosa semua orang percaya.
Sama seperti dalam Adam semua orang mati,

demikian pula dalam Kristus semua orang akan dihidupkan.

℟ Allah menjadikan kematian kurban Kristus sebagai sarana untuk menebus dosa semua orang percaya.

Doa Penutup

Ya Allah,

oleh-Mu kami ditebus dan menerima adopsi,

pandanglah dengan murah hati putra-putri-Mu yang terkasih,

agar mereka yang percaya kepada Kristus dapat menerima

kebebasan sejati dan warisan abadi.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Sabtu XXIV Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Kristus cahaya dunia
Terbitlah bagaikan surya
Datanglah, kami menunggu
Kami siap menyambutMu.

Kristus Anakdomba Paska
Yang dibunuh namun jaya
Datanglah, kami menanti
Sudah rindu hati kami.

Kristus gembala utama
Yang wafat membela domba
Datanglah, jangan terlambat
Kami mendambakan slamat.

Terpujilah Yesus Kristus
Dengan Bapa dan Roh kudus
Yang hidup dan berkuasa
Kini dan sepanjang masa. Amin.

Antifon 1Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.

Mazmur 91 (92)

Betapa baiklah bersyukur kepada Tuhan,*
memuji namaMu, Allah yang mahatinggi;

mewartakan kasihMu pagi hari,*
dan kesetiaanMu di waktu malam:

dengan membunyikan gambus dan kecapi,*
dengan iringan celempung.

Sebab Engkau menggembirakan daku dengan karyaMu yang agung,*
aku bersorak-sorai karena perbuatan tanganMu.

Betapa agung pekerjaanMu, ya Tuhan,*
betapa luhur segala rencanaMu.

Orang bodoh tidak dapat menyadarinya,*
orang dungu tidak akan mengerti.

Biarpun orang jahat meriap seperti rumput,+
dan orang durhaka berkembang pesat,*
namun mereka akan binasa selama-lamanya.

Sedangkan Engkau, ya Tuhan,*
Engkau luhur selama-lamanya.

Sebab para musuhMu akan binasa,*
para penjahat Kaucerai-beraikan.

Tetapi aku Kaujadikan kuat seperti banteng,*
dan Kauurapi dengan minyak yang harum mewangi.

Orang jujur bertumbuh bagaikan palma,*
berkembang bagaikan pohon jati.

Mereka ditanam dekat bait Tuhan,*
bertunas di pelataran rumah Allah.

Pada masa tuapun mereka masih berbuah,*
dan tetap subur dan segar.

Mereka mewartakan, betapa adillah Tuhan pelindungku,*
tak ada kecurangan padaNya.

Antifon 1Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.

Antifon 2Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Yeh 36,24-28

Aku akan menghimpunkan kamu dari antara semua bangsa,*
dan mengantar kamu kembali ke tanah airmu.

Aku akan mereciki kamu dengan air suci,+
maka sucilah kamu dari segala kenajisan,*
dan kamu akan Kulepaskan dari semua berhalamu.

Kamu akan Kuberi hati yang baru,*
dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Hati yang membatu akan Kuambil dari batinmu,*
dan kamu akan Kuberi hati yang lembut.

RohKu akan Kucurahkan ke dalam batinmu,*
sehingga kamu hidup menurut ketetapanKu dan melaksanakan hukumKu.

Maka kamu akan mendiami tanah,*
yang telah Kuanugerahkan kepada leluhurmu.

Dan kamu akan menjadi umatKu,*
dan Aku menjadi Allahmu.

Antifon 2Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Antifon 3Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.

Mazmur 8

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

KeagunganMu luhur mengatasi langit,+
mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu,*
untuk membungkam musuh dan lawanMu.

Jika kupandang langitMu, karya jariMu,*
bulan dan bintang yang Kauciptakan:

Apakah manusia sehingga Kauperhatikan,*
siapakah dia sehingga Kaupelihara?

Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,*
Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tanganMu,*
segala-galanya Kautundukkan kepadanya.

Domba, sapi dan ternak semuanya,*
hewan di padang dan margasatwa;

burung di udara dan ikan dilaut,*
semuanya yang melintasi arus lautan.

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

Antifon 3Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (2Ptr 3,13-14)

Sesuai dengan janji Tuhan, kita menantikan langit dan bumi yang baru, yang dikuasai oleh kebenaran. Karena itu, saudara-saudara terkasih, seraya menantikan semuanya itu, hendaklah kamu hidup tak bernoda dan tak bercela, sehingga dapat menghadap Tuhan dengan tenteram.

Lagu Singkat

℣.Bibirku bersorak-sorai,* Dan memuji Engkau dengan nyanyian.℟.Bibirku.℣.Lidahku mengucapkan sabdaMu.℟.Dan memuji Engkau dengan nyanyian.℣.Kemuliaan.℟.Bibirku.

Antifon KidungYa Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungYa Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.

Doa Permohonan

Allah telah memberikan harapan dan kehidupan kepada dunia dalam PuteraNya. Marilah kita menyembah Dia dan dengan rendah hati berdoa:

℟. Tuhan, dengarkanlah kami.

Tuhan, Bapa setiap insan, Engkau telah menghantar kami sampai kepada permulaan hari ini,* semoga kami hidup bersama Kristus untuk memuliakan keagunganMu. ℟.

Engkau telah mencurahkan iman, harapan dan cinta kasih ke dalam hati kami,* maka teguhkanlah kurniaMu itu selalu dalam diri kami. ℟.

KepadaMu, ya Tuhan, hati kami tertuju,* untuk menjawab dengan segera, bila Engkau memanggil kami. ℟.

Jauhkanlah kami dari segala tipu muslihat dan bujukan musuh,* dan bimbinglah langkah kami jangan sampai kami jatuh. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, Engkaulah semarak cahaya sejati dan siang yang tak kunjung gelap. Semoga pada hari ini Engkau sudi menghalaukan kegelapan dosa kami dan menyinari hati dan budi kami dengan terang cahayaMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Sabtu XXIV Masa Biasa

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Dn 6, 27b-28a)

Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa."

Ayat Singkat

℣.Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah.℟.Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Sabtu XXIV Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.

Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke HadapanMu,*
berilah aku pengertian seturut firmanMu.

Semoga doaku sampai ke hadapanMu,*
selamatkanlah aku sesuai dengan janjiMu.

Perkenankanlah aku mewartakan pujianMu,*
sebab Engkau mengajarkan perintahMu kepadaku.

Aku hendak mendaras sabdaMu,*
sebab firmanMu benar seluruhnya.

Semoga tanganMu menolong aku,*
sebab aku memilih titahMu.

Aku rindu akan keselamatanMu, ya Tuhan,*
dan hukumMu kesukaan hatiku.

Perkenankan daku memuji Engkau sepanjang umurku,*
semoga hukumMu membantu aku.

Andaikan aku sesat seperti domba yang hilang,+
maka carilah hambaMu ini,*
sebab aku tak lupa akan perintahMu.

Antifon 1Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.

Antifon 2TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab itu baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Antifon 2TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Antifon 3Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaamu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Antifon 3Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Bacaan singkat Flp 4,8.9b

Saudara-saudara, segala yang benar, luhur dan adil, segala yang suci, manis dan harum, segala yang utama dan patut dipuji, itulah yang harus kamu pikirkan, itu pula yang harus kamu lakukan. Jika demikian, maka Allah, pokok segala damai, akan tetap menyertai kamu.

℣.Aku menganggungkan Dikau, ya Allah rajaku.℟.Aku memuliakan namaMu selama-lamanya.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Sabtu XXIV Masa Biasa

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Philp 4, 8. 9b)

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Ayat Singkat

℣.Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja.℟.Dan memuji nama-Mu untuk selama-lamanya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Sabtu XXIV Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s'lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T'rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Mazmur 140

Ya Tuhan, aku berseru kepadaMu, datanglah segera kepadaku,*
dengarkanlah suaraku, sebab aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa,*
semoga tangan yang kutadahkan Kauterima bagaikan kurban petang.

Awasilah mulutku, ya Tuhan,*
dan jagalah pintu bibirku.

Jangan biarkan hatiku condong kepada kejahatan,*
jangan sampai aku berbuat jahat bersama orang berdosa.

Selamanya takkan aku makan semeja dengan orang jahat,*
tak pernah aku menikmati kelezatan mereka.

Biarlah Allah yang adil memukul aku,*
biarlah yang maharahim menyiksa aku.

Selamanya takkan minyak wangi melumasi rambutku untuk berpesta pora,*
tak mungkin! Sebab selamanya doaku menentang kejahatan mereka.

Biarlah pemimpin mereka jatuh ke cengkeraman Allah yang hidup,*
biarlah mereka merasakan betapa manislah keputusanNya!

Seperti orang yang dicacah belah dalam neraka,*
demikianpun aku hancur lebur di moncong maut.

Tetapi kepadaMulah mataku tertuju, ya Allah, Tuhanku,*
kepadaMulah aku mengungsi, lindungilah hidupku.

Lindungilah aku terhadap jerat yang mereka pasang,*
dan terhadap perangkap orang berdosa.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Mazmur 141

Dengan suara lantang aku berseru kepada Tuhan,*
dengan suara lantang aku mohon kepada Tuhan.

Aku mencurahkan keluh kesahku di hadapanNya,*
aku membentangkan sengsaraku kepadaNya.

"Bila nyawaku melenyap dari padaku,*
Engkaulah yang mengetahui jalannya ke maut.

Sepanjang jalan yang harus kutempuh,*
para musuhku memasang jerat.

Tengoklah dan saksikan sendiri,*
tak seorangpun mau mengenal aku.

Tak mungkin aku meloloskan diri,*
tak seorangpun menghiraukan daku.

Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,+
Engkaulah pelindungku,*
milik pusakaku dalam hidup abadi.

Perhatikanlah seruanku,*
sebab aku teramat hina.

Lepaskanlah aku dari musuh yang mengejar aku,*
karena mereka terlalu kuat bagiku.

Keluarkanlah aku dari penjara maut,*
agar aku memuji namaMu!

Semoga rombongan para suci melingkungi aku,*
sebab Engkau menyelamatkan daku.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Bacaan Singkat (Rom 11,33-36)

Betapa dalam dan kayanya kebijaksanaan dan pengetahuan Allah; betapa tak terselami keputusanNya, betapa tak terkira jalanNya. Siapakah yang dapat memahami pikiran Tuhan, siapakah pernah menjadi penasihatNya. Atau siapakah yang memberi Allah sesuatu, sehingga berhak menuntut balasan dari padaNya? Sebab segala sesuatu berasal dari Allah, tercipta olehNya dan tertuju kepadaNya. BagiNya kemuliaan selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Betapa agunglah,* Karya tanganMu, ya Tuhan.℟.Betapa.℣.KebijaksanaanMu nyata dalam alam semesta.℟.Karya tanganMu, ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Betapa.

Antifon KidungIkatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungKamu ini cahaya dunia. Cahayamu harus bersinar di depan orang, agar mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuji Bapa di surga.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Allah yang mahaesa, Bapa dan Putera dan Roh Kudus, dan dengan rendah hati berdoa:

℟. Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

Tuhan yang kudus, Bapa yang mahakuasa, tegakkanlah keadilan di tanah air kami,* supaya umatMu dapat menikmati kesejahteraan dan damai. ℟.

Hantarlah semua bangsa masuk kedalam kerajaanMu,* supaya akhirnya semua manusia selamat. ℟.

Semoga suami isteri hidup dalam damaiMu, bertindak seturut kehendakMu,* dan saling mencintai seumur hidup. ℟.

Balaslah, ya Tuhan, kebaikan hati semua orang yang menolong kami,* dan anugerahilah mereka kehidupan kekal. ℟.

Kasihanilah semua orang yang meninggal akibat kebencian dan peperangan,* dan terimalah mereka dalam kebahagiaan di surga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau meletakkan seluruh isi hukum-Mu yang kudus dalam kasih kepada-Mu dan kepada sesama. Berilah agar dengan menaati perintah-perintah-Mu kami layak sampai kepada hidup yang kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Sabtu XXIV Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santa Emilia de Rodat

Pengaku Iman · 1787-1852

Emilia lahir di Rodez, sebuah kota di Prancis Selatan pada tahun 1787. Semenjak kecil dia dididik dan dibesarkan oleh neneknya di Villefranche-de-Rouergue, tak jauh dari Rodez. Di sana pada usia mudanya ia dikenal sebagai seorang gadis periang, penuh optimisme. Tetapi pada usia 17 tahun ia mengalami suatu perubahan yang mendalam, lalu memutuskan untuk mengabdikan seluruh hidupnya kepada Tuhan.

Mula-mula ia berkarya sebagai seorang guru bantu di sekolah Maison Saint-Cyr, Villefranche. Tetapi kemudian ia memprakarsai pendirian sebuah sekolah khusus untuk anak-anak dari keluarga-keluarga miskin tanpa memungut biaya. Sekolah ini dimulainya pada tahun 1815 dengan dukungan kuat dari Abbe Marty, kepala sekolah Maison Saint-Cyr, Villefranche.

Sekitar tahun itu ia menjadi suster. Beberapa tahun kemudian ia kemudian mendirikan sebuah kongregasi baru: 'Kongregasi Keluarga Kudus dari Villefranche'. Kongregasi ini berkarya di bidang pendidikan, perawatan kesehatan dan pemeliharaan orang-orang miskin. Rumah biaranya didirikan di Aubin, dekat Rodez. Emilia meninggal dunia pada tanggal 19 September 1852. Ia dinyatakan 'kudus' pada tahun 1950.

Santo Januarius dari Naples

Uskup dan Martir · wafat ± 304

Santo Yanuarius hidup pada abad keempat. Kemungkinan ia dilahirkan di Benevento atau Naples, Italia. Yanuarius adalah Uskup Benevento pada masa dimulainya penganiayaan oleh Kaisar Diocletianus.

Masyarakat Naples mempunyai kasih yang istimewa terhadap Santo Yanuarius (Dalam versi Italia = San Gennaro). San Gennaro mengetahui bahwa beberapa diakon Kristiani dijebloskan ke dalam penjara karena iman mereka. Uskup yang lemah lembut dan penuh kasih ini, menaruh perhatian besar pada umatnya, maka ia pergi ke penjara mengunjungi mereka. Petugas penjara melaporkannya kepada gubernur yang kemudian mengirim para prajurit untuk menangkap San Gennaro. Uskup ditangkap bersama seorang diakon dan seorang lektor. Mereka dijebloskan ke dalam penjara bersama para tahanan lainnya.

Akhirnya, San Gennaro bersama enam orang lainnya tewas sebagai martir iman. Mereka dibunuh dekat Naples pada tahun 305. Masyarakat Naples menganggap “San Gennaro” sebagai santo pelindung mereka dan berdevosi kepadanya.

Ada sesuatu yang sangat istimewa mengenai San Gennaro: darahnya yang tercurah sebagai martir disimpan dalam sebuah bejana sejak berabad-abad yang lalu. Darah itu menjadi hitam dan mengering. Namun demikian, pada waktu-waktu tertentu setiap tahunnya, darah itu mencair: menjadi merah, terkadang merah menyala. Kadang kala, darah itu bahkan mengeluarkan gelembung-gelembung.

Wadah relikwi di mana bejana berisi darah itu disimpan, dipertontonkan dan dihormati secara umum pada hari Sabtu pertama bulan Mei, pada tanggal 19 September (pesta San Gennaro), dalam oktaf (atau hari kedelapan setelah pesta), dan terkadang pada tanggal 16 Desember.

Darah San Gennaro yang mencair telah dipertontonkan dan dihormati sejak abad ketiga belas.

Arti nama

Januari

Santo Theodorus

Uskup dan Pengaku Iman · ± 602-690

Sepeninggal Uskup Canterbury, Inggris, Sri Paus memilih Theodorus sebagai penggantinya meskipun usianya sudah 66 tahun. Theodorus yang dikenal sebagai seorang biarawan awam ini lahir pada tahun 602 di Tarsus (Turki Timur), kota kelahiran Santo Paulus Rasul.

Sebagai gembala umat, Theodorus menyadari situasi umum Gereja di Inggris. Gereja belum benar-benar berakar di tanah Inggris. Oleh karena itu ia berusaha keras untuk memecahkan berbagai masalah yang ada dalam tubuh Gereja. Ia memanggil sinode para uskup Inggris untuk mendiskusikan masalah-masalah itu sampai tuntas. Tata cara hidup para imam, rohaniwan/wati dan lembaga-lembaga gerejawi dibaharuinya. Di bidang pendidikan ia membuka sekolah-sekolah di bawah pimpinan Santo Adrianus dari Afrika. Ia membaharui liturgi, nyanyian-nyanyian koral dan menegakkan hukum Gereja, serta berusaha mempererat hubungan Gereja di Inggris dengan Roma. Theodorus meninggal dunia pada tahun 690.

Santo Yanuarius

Martir

Konon Yanuarius lahir di Napoli, Italia pada akhir abad keempat. Beliau adalah Uskup Beneventum, Italia Selatan pada masa penganiayaan terhadap orang Kristen di bawah pemerintahan Kaisar Diokletianus.Pembunuhan atas dirinya bermula dari kunjungannya ke penjara untuk menengok sahabat-sahabatnya yang dipenjarakan: Sossus, seorang diakon dari Miseno, bersama dengan Proculus, diakon dari Pozzuoli, dan dua orang awam lainnya: Euticius dan Acutius. Sedang ia menghibur rekan-rekannya itu, ia ditangkap dan diseret masuk penjara. Ia ditangkap oleh kaki tangan Gubernur Campania, bersama-sama dengan teman seperjalanannya diakon Festus dan Desiderius.

Setelah mengalami aneka siksaan fisik, mereka semua dibawa ke kandang binatang buas yang kelaparan. Aneh sekali bahwa binatangbinatang buas yang kelaparan itu seolah-olah takut menyentuh tubuh mereka. Melihat itu, rakyat bersama gubernurnya malu dan menuduh mereka menggunakan ilmu gaib untuk membungkam binatang-binatang garang itu. Segera para penguasa memutuskan hukuman penggal kepala atas mereka. Mereka mati terbunuh pada tahun 305 di Pozzuoli. Jenazah Uskup Yanuarius dibawa ke Napoli dan dimakamkan di dalam katedral.

Pada abad ke lima relikui Santo Yanuarius dipindahkan ke San Gennaro, dekat Solfatara. Selama perang Norman, relikui itu dipindahkan ke Beneventum, lalu kemudian ke Monte Virgine. Pada tahun 1491, relikui itu dibawa ke Napoli dan dimakamkan di sana.

Yanuarius dihormati sebagai pelindung kota Napoli. Selama abad ke-4, sebuah tempat yang berisi darah diperkirakan berasal dari Yanuarius. Darah itu tersimpan di dalam katedral Napoli. Setiap tahun, darah itu mencair kembali pada tanggal pestanya, 19 September. Mengenai hal itu, tak ada suatu pembuktian ilmiah yang dapat menjelaskan hal itu. Tetapi oleh umat kota Napoli, kejadian aneh itu merupakan sebuah mujizat.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari