Bacaan Misa
(4-14) Sekarang, engkau harus mendirikan tembok bagimu; pagar pengepungan telah mereka dirikan melawan kita; dengan tongkat mereka memukul pipi orang yang memerintah Israel. (5-1) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (5-2) Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. (5-3) Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi,
(13-6a) Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.
Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia, Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia, Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia, Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel, Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor, Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud, Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah menyembah Tuhan, Pencipta kita.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah menyembah Tuhan, Pencipta kita.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Di mana pun Engkau berada, Tuhan, di sana ada belas kasihan, di sana ada kebenaran.
Mazmur 88 (89)
Menurut janji-Nya, Tuhan telah membangkitkan Yesus, seorang Juruselamat, dari keluarga Daud (Kis. 13:22, 23).
AntifonDi mana pun Engkau berada, Tuhan, di sana ada belas kasihan, di sana ada kebenaran.
Antifon 2Ketika Putra Allah datang ke dunia ini, Ia lahir dari garis keturunan Daud.
AntifonKetika Putra Allah datang ke dunia ini, Ia lahir dari garis keturunan Daud.
Antifon 3Sekali untuk selamanya Aku bersumpah kepada hamba-Ku Daud: dinastinya tidak akan pernah gagal.
AntifonSekali untuk selamanya Aku bersumpah kepada hamba-Ku Daud: dinastinya tidak akan pernah gagal.
Responsorium Ibrani 10:37-38, 39
Responsorium Matius 25:35, 40
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Gembirakanlah hati hambaMu, sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.
Mazmur 85 (86)
Antifon 1Gembirakanlah hati hambaMu, sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.
Antifon 2Berbahagialah orang yang hidup jujur dan bicara benar.
Yes 33,13-16
Antifon 2Berbahagialah orang yang hidup jujur dan bicara benar.
Antifon 3Bersoraklah di hadapan Tuhan, rajamu.
Mazmur 97 (98)
Antifon 3Bersoraklah di hadapan Tuhan, rajamu.
Bacaan Singkat (Ayb 1,21; 2,10b)
Lagu Singkat
Antifon KidungTunjukkanlah rahmatMu kepada kami, ya Tuhan dan indahkanlah perjanjianMu yang kudus.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTunjukkanlah rahmatMu kepada kami, ya Tuhan dan indahkanlah perjanjianMu yang kudus.
Doa Permohonan
℟. Perhatikanlah GerejaMu, ya Tuhan.
Terpujilah Engkau, ya gembala umat, karena Engkau telah memberi kami terang dan kehidupan pada hari ini,* semoga kami tahu berterima kasih atas kurniaMu yang menyenangkan hati. ℟.
Pandanglah dengan murah hati kawananMu yang telah Kaukumpulkan dalam namaMu,* supaya dari antara mereka yang dipercayakan Bapa kepadaMu, seorangpun jangan binasa. ℟.
Bimbinglah GerejaMu pada jalan perintahMu,* dan semoga Roh kudus membuat umatMu setia kepadaMu. ℟.
Teguhkanlah iman Gereja dengan santapan sabda dan roti,* agar ia sanggup mengikuti Engkau berkat kekuatan rezeki itu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (1 Cor 13, 4-7)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Barang siapa mengikuti Aku, tidak berjalan dalam kegelapan, tetapi mempunyai cahaya kehidupan, sabda Tuhan.
Mazmur 118 (119),105-112
Antifon 1Barang siapa mengikuti Aku, tidak berjalan dalam kegelapan, tetapi mempunyai cahaya kehidupan, sabda Tuhan.
Antifon 2Kami ini miskin dan malang, ya Allah, tolonglah kami.
Mazmur 69 (70)
Antifon 2Kami ini miskin dan malang, ya Allah, tolonglah kami.
Antifon 3Allah memutuskan perkara bukan menurut apa yang kelihatan, melainkan menurut keadilan.
Mazmur 74 (75)
Antifon 3Allah memutuskan perkara bukan menurut apa yang kelihatan, melainkan menurut keadilan.
Bacaan singkat 1Kor 13,4-7
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Col 3, 14-15)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Yang menabur dengan bercucuran air mata akan menuai dengan sorak-sorai.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Yang menabur dengan bercucuran air mata akan menuai dengan sorak-sorai.
Antifon 2Semoga Tuhanlah yang membangun rumah kita dan menjaga kita.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhanlah yang membangun rumah kita dan menjaga kita.
Antifon 3Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dalam segala sesuatu.
Kol 1,12-20
Antifon 3Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dari segala sesuatu.
Bacaan Singkat (Ef 2,20-21)
Antifon KidungPerbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa: kuduslah namaNya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungPerbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa: kuduslah namaNya.
Doa Permohonan
℟. Semoga Engkau dimuliakan dalam umatMu, ya Tuhan.
Kami mengucap syukur kepadaMu, sebab dari semula Engkau telah memilih kami untuk diselamatkan,* dan untuk memperoleh kemuliaan Tuhan kami Yesus Kristus. ℟.
Doronglah semua orang yang mengakui namaMu yang kudus, supaya mereka sehati menerima sabdaMu,* dan tetap berkobar dalam cinta kasih. ℟.
Pencipta alam semesta, PuteraMu sudi bekerja dengan tanganNya di tengah-tengah manusia,* ingatlah para pekerja yang mencari nafkah dengan memeras keringat. ℟.
Perhatikanlah juga semua oang yang membaktikan diri kepada kepentingan sesama manusia,* supaya mereka tekun dan tabah meskipun mengalami kegagalan. ℟.
Berikanlah rahmatMu kepada saudara-saudara kami yang berpulang,* dan janganlah serahkan mereka kepada kekuasaan setan. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Mazmur 30 (31),1-6
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 129 (130)
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Ef 4,26-27
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beata Maria Torribia
Beata Maria Torribia atau Maria de la Cabeza adalah seorang wanita kudus, istri dari Santo Isidorus si Petani. Tanggal kelahirannya tidak diketahui namun tercatat ia lahir di desa Uceda Guadalajara, Spanyol. Wanita bersahaja ini bertemu dan menikah dengan Santo Isidorus di Torrelaguna - Spanyol. Ia menghabiskan hidupnya bersama suaminya bekerja di pertanian, membersihkan kapel dan tempat ziarah lokal, dan menolong kaum miskin.
Pasangan suami istri ini menjalani hidup yang sangat sederhana namun penuh dengan upaya keras untuk menggapai kesucian hidup. Setelah kematian putera mereka satu-satunya, mereka berkomitmen untuk hidup selibat sebagai bentuk devosi pada Tuhan. Sejak saat itu mereka tinggal pada kamar yang terpisah. Apabila Suaminya memperoleh hari libur, mereka berdua akan melewatkan lebih banyak waktu untuk bersembah sujud kepada Yesus di gereja. Kadang-kadang, pada hari-hari libur, kedua suami istri kudus ini akan pergi berziarah mengunjungi beberapa tempat doa dan paroki disekitarnya dalam suatu perjalanan ziarah doa seharian.
Santo Isidorus sering membawa pulang setiap orang miskin yang kelaparan yang dapat ditemuinya untuk ikut makan di rumah mereka. Karena itu beata Maria Torribia selalu menyimpan panci makanan diatas perapian di rumah sederhana mereka demi menjaga agar makanan tersebut tetap hangat. Suatu hari santo Isidorus membawa pulang lebih banyak orang miskin kelaparan dari yang biasanya. Beata Maria tetap berupaya melayani mereka semua. Ia mengatakan kepada suaminya bahwa makanan yang tersedia tidak cukup untuk semua orang ini. Namun dengan lembut Santo Isidorus meminta istrinya untuk sekali lagi memeriksa tempat makanan mereka. Dan secara ajaib ditempat makanan tersebut telah tersedia cukup makanan bagi semua orang.
Setelah Santo Isidorus meninggal pada tanggal 15 Mei 1130, Maria memutuskan untuk hidup sebagai seorang pertapa wanita. Kekudusan-nya membuat ia dianugerahi Tuhan kemampuan untuk membuat berbagai mujizat. Ia juga memperoleh karunia penglihatan. Menurut legenda; Beata Maria Torribia sering bermimpi bertemu dengan Santa Perawan Maria.
Beata Maria Torribia tutup usia pada tahun 1175. Relikwi-nya berupa kepala di lestarikan dalam sebuah reliquary dan sering dibawa dalam prosesi yang akan menurunkan hujan dari surga bagi desa-desa yang dilanda kekeringan. Karena itulah ia disebut juga Maria de la Cabeza (de la Cabeza berarti : “Of the Head”). Selama beberapa abad, kepalanya menjadi relikwi yang dihormati. Relikwi tersebut lama di semayamkan di sebuah biara Fransiskan di Torrelaguna. Pada tahun 1645, relikwi tersebut dipindahkan ke Gereja Santo Andreas di Madrid dan diletakkan di sebelah relikwi St.Isidorus si Petani, suaminya.
Arti nama
Maria = Versi Latin untuk nama Yunani Μαριαμ (Mariam) dan Μαρια (Maria). Ejaan Yunani ini adalah terjemahan yang digunakan dalam Kitab Perjanjian Baru untuk nama Ibrani : מִרְיָם (Miryam).
Dalam Kitab Suci, nama ini pertama kali di temukan pada kitab Keluaran 15:20 (nama saudari Musa dan Harun).
Arti nama "Maria" tidak diketahui secara pasti.
Ada beberapa teori yang menyebutkan nama ini berarti : "Pahit, Pedih, Lautan kepedihan, Lautan Kesedihan", dan "pemberontakan".
Teori lain menyebutkan nama ini berasal dari kata Mesir Kuno : "mr" (cinta) atau: "mry" (kekasih, yang dicintai).
Santo Petrus Klever
Imam Yesuit dari Spanyol ini lahir di Verdu, Katalonia pada tahun 1581. Selama 40 tahun ia berkarya sebagai misionaris di antara pada budak belian Negro di Kartagena, Kolumbia. Semasa mudanya, ia belajar di Universitas Barcelona. Disini ia berkenalan dengan imam - imam Serikat Yesus dan mulai tertarik dengan cara hidup mereka. Setelah menyelesaikan studinya di Barcelona, ia masuk novisiat Serikat Yesus di Tarragona pada tahun 1601. Dari sana ia dikirim pembesarnya ke kolose Montesione di Palma Mayorca. Di kolose ini ia bertemu dan bersahabat dengan bruder Alphonsus Rodriquez, penjaga pintu kolose. Bruder inilah yang membimbing dia tentang cara hidup penyangkalan dan penyerahan diri semata - mata kepada Tuhan. Alphonsus jugalah yang mendorong dan menyemangati dia untuk menjadi rasul bagi para budak Negro di Amerika Selatan.
Pada tahun 1610 selagi masih belajar di Seminari, atas permintaannya sendiri Petrus Klever dikirim ke Kartagena, Kolumbia, pantai Utara Amerika Selatan. Kartagena adalah kota pelabuhan yang sangat ramai dan merupakan pintu gerbang masuknya para budak Negro yang didatangkan dari Afrika. Dikota inilah Petrus mengabdikan seluruh hidupnya demi keselamatan para budak Negro yang malang itu.
Di kota Kartagena, Petrus ditabhiskan menjadi imam pada tahun 1616, disusul kemudian dengan pengikraran kaul kekalnya. Ketika mengucapkan kaul kekalnya, ia menambahkan sebagai kaul keempat suatu janji untuk bekerja semata - mata bagi orang - orang Negro yang dipekerjakan di tambang - tambang emas Kartagena. Dia minta dengan sangat agar tidak dipindahkan ke tempat lain. Sejak saat itu Petrus menjadi “budak para budak” demi keselamatan mereka. Petrus mengabdikan dirinya baik di bidang perawatan kesehatan jasmani maupun jiwanya.
Ia mewartakan Injil dan mengajar mereka tetang kasih Kristus. Dalam 40 tahun karyanya, ia berhasil mempermandikan 300.000, tidak hanya orang - orang Negro tetapi juga para pelaut, pedagang dan para pemimpin - pemimpin kota itu.
Bagi orang - orang yang sakit dan miskin, ia menyediakan obat - obat, makanan dan pakaian. Banyak mukzijat dilakukannya terutama untuk menyembuhkan orang - orang sakit. Mantelnya yang dikenakannya pada sisakit selalu menyemburkan bau harum semerbak dan dapat menyembuhkan mereka.
Tuhan menyertai dan memberkati Petrus dan karyanya. Kesuciannya lambat laun diketahui seluruh penduduk kota. Para pemimpin masyarakat yang semula tidak senang padanya karena usahanya membela para budak itu, mulai tertarik dan mengaguminya. Petrus kemudian jatuh sakit keras selama 4 tahun dan akhirnya meninggal dunia pada tanggal 8 September 1654, tepat dengan pesta kelahiran Santa Perawan Maria. Para pemimpin kota memerintahkan agar Petrus Klaver dimakamkan secara meriah atas biaya mereka sendiri.Oleh Paus Leo XIII, Klaver dinyatakan sebagai kudus pada tahun 1888, dan diangkat sebagai pelindung karya misi ditengah dunia Negro.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari