Doa Katolik
Doa Hari Ini

Minggu XXVI Masa Biasa

Minggu, 27 September 2037· Hijau · Pekan Psalterium II
27 September 2037

Bacaan Misa

Minggu XXVI Masa Biasa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama
Ams.16:1a.4-7

Yang duduk berjuntai dan bernyanyi akan pergi sebagai orang buangan.

Beginilah Firman Tuhan, Allah semesta alam, “Celakalah orang-orang yang merasa aman di Sion,yang merasa tenteram di Gunung Samaria! Celakalah orang yang berbaring di tempat tidur dari gading, dan duduk berjuntai di ranjang;yang memakan anak-anak lembu dari tengah kawanan binatang yang tambun; yang bernyanyi-nyanyi mendengar bunyi gambus, dan seperti Daud menciptakan bunyi-bunyian bagi dirinya! Celakalah orang yang minum anggur dari bokor, dan berurap dengan minyak yang paling baik, tetapi tidak berduka karena hancurnya keturunan Yusuf! Sebab sekarang mereka akan pergi sebagai orang buangan di kepala barisan, dan berlalulah hiruk pikuk pesta orang-orang yang duduk berjuntai itu.”

Mazmur Tanggapan (PS 117)

Refren: Tuhan telah membebaskan dan menyelamatkan daku.

Dialah yang menegakkan keadilan bagi orang yang diperas, Tuhan memberi roti kepada orang-orang yang lapar, dan membebaskan orang-orang yang terkurung.

Tuhan membuka mata orang buta, Tuhan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar. Tuhan menjaga orang-orang asing.

Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. Tuhan itu Raja untuk selama-lamanya. Allahmu, ya Sion, turun-temurun.

Bacaan Kedua
1 Tim. 6:11-16

Taatilah perintah ini hingga pada saat Tuhan menyatakan Diri.

Hai engkau, manusia Allah, jauhilah semua kejahatan, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar, dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil, untuk itulah engkau telah mengikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi. Di hadapan Allah yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang memberikan kesaksian yang benar di hadapan Pontius Pilatus, aku memperingatkan engkau:Taatilah perintah ini tanpa cacat dan tanpa cela hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. Saat itu akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, dan bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Tak seorang pun pernah melihat Dia, dan tak seorang manusia pun dapat melihat Dia. Bagi Dialah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.

Bait Pengantar Injil
2 Kor. 8:9

Alleluya, alleluya.

Yesus Kristus menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya oleh karena kemiskinan-Nya kamu menjadi kaya.

Alleluya, alleluya.

Bacaan Injil
Luk. 16:19-31

Engkau telah menerima segala yang baik,sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat penghiburan dan engkau sangat menderita.

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Farisi, “Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dari kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok. Ia berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilati boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Sementara menderita sengsara di alam maut, ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, ‘Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini’ Tetapi Abraham berkata, ‘Anakku, ingatlah! Engkau telah menerima segala yang baik semasa hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat penghiburan dan engkau sangat menderita. Selain daripada itu, di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, sehingga mereka yang mau pergi dari sini kepadamu atau pun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang!’ Kata orang itu, ‘Kalau demikian, aku minta kepadamu, Bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingatkan mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka kelak jangan masuk ke dalam tempat penderitaan ini.’ Tetapi kata Abraham, ’Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu!’ Jawab orang itu, ‘Tidak, Bapa Abraham! Tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.’ Kata Abraham kepadanya, ‘Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati’.”

Inilah Injil Tuhan kita!

U Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Invitatorium

Minggu XXVI Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Ibadat Bacaan

Minggu XXVI Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pada hari ini, hari pertama,

Nama Allah Bapa kami puji;

Yang, Tuhan dan sumber ciptaan,

Membawa dunia dari kegelapan.
Pada hari ini Putra yang kekal

Mengalahkan maut dengan kemenangan-Nya;

Pada hari ini Roh datang

Dengan karunia api yang hidup.
Bapa, yang membentuk manusia

Serupa dengan-Mu dalam rencana kasih-Mu,

Penuhilah kami dengan kasih ilahi itu,

Dan sesuaikanlah kehendak kami dengan kehendak-Mu.
Sabda yang menjadi daging, salam bagi-Mu!

Engkau telah membebaskan kami dari dosa,

Dan bersama-Mu kami mati dan bangkit

Kepada Allah dalam kurban.
Roh Kudus, Engkau menganugerahkan

Karunia kasih kepada setiap hati;

Berilah kami terang dan rahmat, kami mohon,

Penuhilah hati kami pada hari suci ini.
Allah, Tritunggal Mahakudus,

Terlaksanalah kehendak-Mu yang kudus;

Dalam Sabda-Mu jiwa kami bebas.

Dan kami beristirahat pada hari ini bersama-Mu.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Tuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Mazmur 103 (104)

Madah kepada Allah Sang Pencipta

Berada dalam Kristus berarti menjadi ciptaan yang sama sekali baru. Segala yang lama telah berlalu, kini semuanya dijadikan baru (2 Korintus 5:17).

I
Pujilah Tuhan, hai jiwaku!

Tuhan Allah, betapa agung Engkau,

berpakaian keagungan dan kemuliaan,

terbungkus cahaya seperti jubah!

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Engkau membentangkan langit seperti tenda.

Di atas hujan Engkau membangun kediaman-Mu.

Engkau menjadikan awan kereta-Mu,

Engkau berjalan di atas sayap angin,

Engkau menjadikan angin utusan-Mu

dan api yang menyala-nyala hamba-Mu.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Engkau mendirikan bumi di atas dasarnya,

agar teguh dari zaman ke zaman.

Engkau membungkusnya dengan samudra seperti jubah:

air berdiri lebih tinggi dari gunung-gunung.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Atas ancaman-Mu mereka melarikan diri;

atas suara guntur-Mu mereka lari.

Mereka naik di atas gunung-gunung dan mengalir turun

ke tempat yang telah Engkau tetapkan.

Engkau menetapkan batas yang tidak boleh mereka lewati

agar mereka tidak kembali menutupi bumi.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Engkau membuat mata air memancar di lembah-lembah;

mereka mengalir di antara bukit-bukit.

Mereka memberi minum semua binatang di padang;

keledai liar memuaskan dahaga mereka.

Di tepi-tepinya berdiam burung-burung di langit;

dari dahan-dahan mereka menyanyikan lagu mereka.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Antifon 2Tuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

II
Dari kediaman-Mu Engkau menyirami bukit-bukit;

bumi minum sampai kenyang dari karunia-Mu.

Engkau menumbuhkan rumput untuk ternak

dan tanaman untuk memenuhi kebutuhan manusia,
agar ia dapat mengeluarkan roti dari bumi

dan anggur untuk menyukakan hati manusia;

minyak, untuk membuatnya gembira

dan roti untuk menguatkan hati manusia.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Pohon-pohon Tuhan minum sampai kenyang,

pohon-pohon aras yang ditanam-Nya di Libanon;

di sana burung-burung membangun sarang mereka;

di puncak pohon bangau memiliki rumahnya.

Kambing-kambing menemukan rumah di gunung-gunung

dan kelinci bersembunyi di bebatuan.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Engkau membuat bulan untuk menandai bulan-bulan;

matahari tahu waktu terbenamnya.

Ketika Engkau menyebarkan kegelapan, itu adalah malam

dan semua binatang hutan merayap keluar.

Singa-singa muda mengaum mencari mangsa mereka

dan meminta makanan mereka dari Allah.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Saat matahari terbit mereka menyelinap pergi

dan pergi beristirahat di sarang mereka.

Manusia pergi bekerja,

untuk bekerja sampai malam tiba.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Antifon 3Tuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

III
Betapa banyak karya-Mu, ya Tuhan!

Dalam hikmat Engkau telah membuat semuanya.

Bumi penuh dengan kekayaan-Mu.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Di sana ada laut, luas dan lebar,

dengan gerombolan yang bergerak tak terhitung,

makhluk hidup besar dan kecil.

Kapal-kapal bergerak di sana

dan monster-monster yang Engkau buat untuk bermain.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Semua ini memandang kepada-Mu

untuk memberi mereka makanan pada waktunya.

Engkau memberikannya, mereka mengumpulkannya:

Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut;

Engkau mengambil kembali roh-Mu, mereka mati,

kembali ke debu dari mana mereka berasal.

Engkau mengutus roh-Mu, mereka diciptakan;

dan Engkau memperbarui muka bumi.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Semoga kemuliaan Tuhan kekal selamanya!

Semoga Tuhan bersukacita dalam karya-karya-Nya!

Dia memandang bumi dan bumi gemetar;

gunung-gunung mengeluarkan asap saat sentuhan-Nya.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Aku akan bernyanyi bagi Tuhan sepanjang hidupku,

membuat musik bagi Allahku selama aku hidup.

Semoga pikiran-pikiranku menyenangkan bagi-Nya.

Aku menemukan sukacitaku dalam Tuhan.

Biarlah orang-orang berdosa lenyap dari bumi

dan orang-orang fasik tidak ada lagi.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Pujilah Tuhan, hai jiwaku.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, sebagaimana Engkau membuat mata air di lembah-lembah untuk membentuk aliran di antara gunung-gunung, demikian pula Engkau membuat aliran rahmat yang hidup mengalir dari para Rasul agar ajaran mereka membawa keselamatan bagi semua bangsa. Semoga kami memiliki pengetahuan praktis tentang ajaran mereka, taat pada perintah mereka, memperoleh pengampunan dosa-dosa kami melalui doa-doa mereka, dan akhirnya menerima upah kebahagiaan abadi.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Berbahagialah mata-Mu, karena melihat karya-karya Allah.

℟ Dan telinga-Mu, karena mendengar sabda-Nya.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yehezkiel

24:15-27

Hidup nabi adalah tanda bagi umat
Demikianlah firman Tuhan datang kepadaku: Hai anak manusia, dengan pukulan mendadak Aku akan mengambil darimu kesenangan matamu, tetapi janganlah berkabung atau menangis atau meneteskan air mata. Mengeluhlah dalam diam, jangan meratapi orang mati, ikatlah serbanmu, kenakan sandalmu, jangan menutupi janggutmu, dan jangan makan roti kebiasaan.
Malam itu istriku meninggal, dan keesokan paginya aku melakukan seperti yang diperintahkan kepadaku. Kemudian orang-orang bertanya kepadaku, “Tidakkah Engkau akan memberitahu kami apa arti semua hal yang Engkau lakukan ini bagi kami?” Maka aku berbicara kepada orang-orang pagi itu, berkata kepada mereka: Demikianlah firman Tuhan datang kepadaku: Katakanlah kepada kaum Israel: Demikianlah firman Tuhan Allah: Aku sekarang akan menajiskan tempat kudus-Ku, benteng kebanggaanmu, kesenangan matamu, keinginan jiwamu. Putra-putri yang Engkau tinggalkan akan jatuh oleh pedang. Yehezkiel akan menjadi tanda bagimu: semua yang dia lakukan akan kamu lakukan ketika itu terjadi. Demikianlah kamu akan tahu bahwa Akulah Tuhan. Kamu akan melakukan seperti yang telah kulakukan, tidak menutupi janggutmu atau makan roti kebiasaan. Serbanmu akan tetap di kepalamu, sandalmu di kakimu. Kamu tidak akan berkabung atau menangis, tetapi kamu akan membusuk karena dosa-dosamu dan mengeluh satu sama lain.
Adapun Engkau, anak manusia, sesungguhnya, pada hari Aku mengambil dari mereka benteng mereka, sukacita kemuliaan mereka, kesenangan mata mereka, keinginan jiwa mereka, dan kebanggaan hati mereka, putra-putri mereka, pada hari itu orang yang melarikan diri akan datang kepadamu, agar Engkau dapat mendengarnya sendiri; pada hari itu mulutmu akan terbuka dan Engkau tidak akan bisu lagi. Demikianlah Engkau akan menjadi tanda bagi mereka, dan mereka akan tahu bahwa Akulah Tuhan.

Responsorium Yehezkiel 24:24; Yoel 2:13

Yehezkiel akan menjadi tanda bagimu; kamu akan melakukan persis seperti yang telah dia lakukan,

℟ dan kamu akan tahu bahwa Akulah Tuhan Allahmu.
Koyakkanlah hatimu, bukan pakaianmu, dan kembalilah kepada Tuhan Allahmu.

℟ Dan kamu akan tahu bahwa Akulah Tuhan Allahmu.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Tentang Gembala oleh Santo Agustinus, uskup

Tentang orang Kristen yang lemah
Engkau telah gagal menguatkan yang lemah, firman Tuhan. Dia berbicara kepada gembala-gembala jahat, gembala-gembala palsu, gembala-gembala yang mencari kepentingan mereka sendiri dan bukan kepentingan Kristus. Mereka menikmati kelimpahan susu dan wol, tetapi mereka sama sekali tidak peduli pada domba, dan mereka tidak berusaha menyembuhkan yang sakit. Saya pikir ada perbedaan antara yang lemah (yaitu, tidak kuat) dan yang sakit, meskipun kita sering mengatakan bahwa yang lemah juga menderita penyakit.
Saudara-saudaraku, ketika saya mencoba membuat perbedaan itu, mungkin saya bisa melakukannya lebih baik dan dengan ketepatan yang lebih besar, atau mungkin seseorang dengan pengalaman dan wawasan yang lebih besar bisa melakukannya. Tetapi ketika menyangkut kata-kata Kitab Suci, saya mengatakan apa yang saya pikirkan agar sementara itu Anda tidak kehilangan semua manfaat. Dalam kasus domba yang lemah, dikhawatirkan godaan, ketika datang, dapat mematahkannya. Orang sakit, bagaimanapun, sudah sakit karena keinginan terlarang ini atau itu, dan ini menghalanginya untuk masuk ke jalan Allah dan tunduk pada kuk Kristus.
Ada orang-orang yang ingin menjalani hidup yang baik dan telah memutuskan untuk melakukannya, tetapi tidak mampu menanggung penderitaan meskipun mereka siap melakukan kebaikan. Sekarang, bagian dari kekuatan orang Kristen adalah tidak hanya melakukan perbuatan baik tetapi juga menanggung kejahatan. Orang-orang lemah adalah mereka yang tampaknya bersemangat dalam melakukan perbuatan baik tetapi tidak mau atau tidak mampu menanggung penderitaan yang mengancam. Namun, para pencinta dunia, yang terhalang dari perbuatan baik oleh keinginan jahat, terbaring sakit dan lesu, dan penyakit inilah yang merampas kekuatan mereka untuk melakukan perbuatan baik.
Orang lumpuh itu seperti itu. Ketika para pengusungnya tidak dapat membawanya kepada Tuhan, mereka membuka atap dan menurunkannya ke kaki Kristus. Mungkin Anda ingin melakukan ini dalam roh: membuka atap dan menurunkan jiwa yang lumpuh ke hadapan Tuhan. Semua anggota tubuhnya tidak berdaya, kosong dari setiap perbuatan baik, dibebani dengan dosa-dosanya, dan lemah karena penyakit yang disebabkan oleh keinginan jahatnya. Karena semua anggota tubuhnya tidak berdaya, dan kelumpuhan itu bersifat internal, Anda tidak dapat datang kepada tabib. Tetapi mungkin tabib itu sendiri tersembunyi di dalamnya; karena pemahaman sejati tentang Kitab Suci tersembunyi. Oleh karena itu, ungkapkanlah apa yang tersembunyi, dan dengan demikian Anda akan membuka atap dan menurunkan orang lumpuh itu ke kaki Kristus.
Adapun mereka yang gagal melakukan ini dan mereka yang lalai, Anda telah mendengar apa yang dikatakan kepada mereka: Anda telah gagal menyembuhkan yang sakit; Anda telah gagal mengikat apa yang patah. Tentang ini telah kita bicarakan. Manusia dihancurkan oleh godaan yang mengerikan. Tetapi ada penghiburan yang akan mengikat apa yang patah: Allah itu setia. Dia tidak mengizinkan Anda dicobai melampaui kekuatan Anda, tetapi bersama dengan pencobaan Dia juga akan menyediakan jalan keluar, agar Anda dapat menanggungnya.

Responsorium 1 Korintus 9:22-23

Bagi yang lemah aku menjadi lemah, agar aku dapat memenangkan yang lemah;

℟ Aku menjadi segala-galanya bagi semua orang, agar aku dapat menyelamatkan setidaknya beberapa orang.
Aku melakukan semua ini demi Injil, agar aku dapat berbagi dalam pahalanya.

℟ Aku menjadi segala-galanya bagi semua orang, agar aku dapat menyelamatkan setidaknya beberapa orang.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Paduan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan luhur para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, keagungan tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang ditebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

℟ Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, Tuhan, adalah harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang mendasarkan semua perintah

Hukum Kudus-Mu pada kasih kepada-Mu

dan kepada sesama kami, berikanlah agar,

dengan memelihara perintah-perintah-Mu,

kami layak mencapai hidup yang kekal.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Minggu XXVI Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Antifon 1Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 1Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.

Antifon 2Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.

Dan 3,52-57

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,+
dan bersemayam di atas singgasana,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujiah Engkau di bentangan langit,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

(Kemuliaan tidak diucapkan)

Antifon 2Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.

Antifon 3Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.

Mazmur 150

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*
pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*
pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*
pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*
pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,+
Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*
segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

Antifon 3Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.

Bacaan Singkat (Yeh 36,25-27)

Aku akan mereciki kamu dengan air suci, maka sucilah kamu dari segala kenajisan, dan kamu akan Kulepaskan dari semua berhalamu. Kamu akan Kuberi hati yang baru, dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu. Hati yang membatu akan Kuambil dari batinmu, dan kamu akan Kuberi hati yang lembut, dan Aku membuat kamu berlaku menurut ketetapanKu; hukumKu akan kamu tepati dan kamu laksanakan.

Lagu Singkat

℣.Kami akan memuji Engkau, ya Allah,* Dan meyerukan namaMu.℟.Kami.℣.Kami akan mewartakan karyaMu yang agung.℟.Dan menyerukan namaMu.℣.Kemuliaan.℟.Kami.

Antifon KidungAnak, ingatlah bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk; sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungPara murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah turun ke dunia untuk hidup di tengah kita. Marilah kita mengucap syukur kepadaNya dan berkata:

℟. Engkaulah cahaya dan sukacita kami, ya raja mahamulia.

Tuhan Kristus, fajar cemerlang, buah sulung kebangkitan,* semoga kami mengikuti Engkau dalam cahaya kehidupan. ℟.

Tunjukkanlah kepada kami kebaikanMu yang tertera dalam setiap makhluk,* supaya kami melihat kemuliaanMu di mana-mana. ℟.

Janganlah membiarkan kami dikalahkan oleh kejahatan,* tetapi tolonglah kami mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. ℟.

Ketika Engkau dibaptis di sungai Yordan, Engkau diurapi oleh Roh kudus,* semoga kami hari ini bertindak atas dorongan Roh kudus itu juga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau menyatakan kemahakuasaan-Mu terutama dengan mengampuni dan mengasihani. Curahkanlah rahmat-Mu atas kami tanpa henti, agar dalam mengejar janji-janji-Mu, kami Engkau jadikan peserta dalam kebahagiaan surgawi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Minggu XXVI Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Rom 5, 1-2. 5)

Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Ayat Singkat

℣.Kasih setia Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya.℟.Turun-temurun aku memberitakan kesetiaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Minggu XXVI Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Mazmur 22 (23)

Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan,*
Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.

Ia membimbing aku ke air yang tenang,*
dan menyegarkan daku.

Ia menuntun aku di jalan yang lurus,*
demi namaNya yang kudus.

Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam,*
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.

Tongkat kegembalaanMu,*
itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan hidangan bagiku,*
di hadapan segala lawanku.

Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,*
pialaku penuh melimpah.

Kerelaan dan kemurahanMu mengiringi aku,*
seumur hidup.

aku akan diam di dalam rumah Tuhan,*
sepanjang masa.

Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Mazmur 75 (76)

Allah terkenal di Yehuda,*
di Israel namaNya termasyhur.

KemahNya berada di Salem,*
dan di Sion kediamanNya.

DihancurkanNya panah yang berkilat,*
perisai dan pedang dan perlengkapan perang.

Cemerlang Engkau dan mulia,*
lebih megah dari gunung abadi.

Orang gagah berani Kaujarahi,+
mereka terlelap dalam tidurnya,*
orang yang perkasa lenyap kekuatannya.

Ya Allah Yakub,*
hardikMu melumpuhkan kereta maupun kuda.

Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Dahsyat Engkau, siapakah dapat bertahan di hadapanMu,*
terhadap hebatnya amarahMu.

Dari langit Kauperdengarkan keputusanMu,*
bumi takut dan tertegun.

pada waktu Allah bangkit untuk mengadili,*
dan menyelamatkan orang tertindas seluruh negeri.

Keberangan manusia bahkan menjadi pujianMu,*
dan amarahnya menambah keluhuranMu.

Bernadarlah dan penuhilah janjimu kepada Tuhan Allahmu,*
hendaknya para hamba Tuhan menyampaikan persembahan kepada Yang dahsyat.

Ia mematahkan semangat para penguasa,*
menakutkan para raja bumi.

Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Bacaan singkat Rom 8,26

Roh kudus datang membantu kita yang lemah ini. Sebab sesungguhnya kita tidak tahu, bagaimana kita harus berdoa. Maka Roh kudus sendiri berdoa untuk kita dengan keluhan yang tak terucapkan.

℣.Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke hadapanMu.℟.Berilah aku pengertian seturut firmanMu.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau menyatakan kemahakuasaan-Mu terutama dengan mengampuni dan mengasihani. Curahkanlah rahmat-Mu atas kami tanpa henti, agar dalam mengejar janji-janji-Mu, kami Engkau jadikan peserta dalam kebahagiaan surgawi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Home

***

MINGGU II SORE II

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Mazmur 113B (115)

Bukan kami, ya Tuhan, bukan kami,+
melainkan namaMulah hendaknya dimuliakan,*
karena kasih dan kesetiaanMu.

Mengapa para bangsa harus berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Allah kita ada di surga,*
Ia melakukan semua yang dikehendakiNya.

Berhala-berhala mereka perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.

Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba,+
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,*
tiada suara keluar dari tenggorokannya.

Mereka yang membuatnya akan sama halnya,*
begitu pun mereka yang percaya kepadanya.

Umat Israel hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Kaum Harun hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Semua orang yang takwa hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Tuhan akan mengingat kita,*
Ia akan memberkati kita.

Ia memberkati umat Israel,*
Ia memberkati kaum Harun.

Ia memberkati semua orang yang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Semoga Tuhan menambah jumlahmu,*
jumlahmu sendiri dan jumlah keturunanmu.

Diberkatilah engkau oleh Tuhan Allah kita,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Surga itu kepunyaan Tuhan,*
dan bumi diberikanNya kepada manusia.

Yang memuji Tuhan bukan orang-orang mati,*
dan bukan mereka yang turun ke alam maut.

Tetapi kitalah yang memuliakan Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Bacaan singkat 2Tes 2,13-14

Kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah atas kamu, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Sebab Allah telah memilih kamu sebagai buah sulung untuk diselamatkan karena dikuduskan oleh Roh dan karena percaya akan kebenaran. Untuk itulah Allah telah memanggil kamu dengan perantaraan Injil yang kami wartakan, sehingga kamu dapat memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Lagu Singkat

℣.Agunglah Tuhan kita,* Dan amat besarlah kekuasaanNya.℟.Agunglah.℣.HikmatNya tak terduga dalamnya.℟.Dan amat besarlah kekuasaanNya.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon Kidung(Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAda perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Doa Permohonan

Kristus sanggup menyelamatkan semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia selalu bertindak sebagai pengantara kita. Marilah kita memuji dan meluhurkan Dia dan dengan penuh kepercayaan berkata:

℟. Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.

Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu. ℟.

Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela. ℟.

Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat. ℟.

Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau menyatakan kemahakuasaan-Mu terutama dengan mengampuni dan mengasihani. Curahkanlah rahmat-Mu atas kami tanpa henti, agar dalam mengejar janji-janji-Mu, kami Engkau jadikan peserta dalam kebahagiaan surgawi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Minggu XXVI Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (2 Cor 1, 21-22)

Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

Ayat Singkat

℣.Tuhan adalah terangku dan keselamatanku.℟.Tuhan adalah benteng hidupku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Minggu XXVI Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Mazmur 113B (115)

Bukan kami, ya Tuhan, bukan kami,+
melainkan namaMulah hendaknya dimuliakan,*
karena kasih dan kesetiaanMu.

Mengapa para bangsa harus berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Allah kita ada di surga,*
Ia melakukan semua yang dikehendakiNya.

Berhala-berhala mereka perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.

Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba,+
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,*
tiada suara keluar dari tenggorokannya.

Mereka yang membuatnya akan sama halnya,*
begitu pun mereka yang percaya kepadanya.

Umat Israel hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Kaum Harun hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Semua orang yang takwa hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Tuhan akan mengingat kita,*
Ia akan memberkati kita.

Ia memberkati umat Israel,*
Ia memberkati kaum Harun.

Ia memberkati semua orang yang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Semoga Tuhan menambah jumlahmu,*
jumlahmu sendiri dan jumlah keturunanmu.

Diberkatilah engkau oleh Tuhan Allah kita,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Surga itu kepunyaan Tuhan,*
dan bumi diberikanNya kepada manusia.

Yang memuji Tuhan bukan orang-orang mati,*
dan bukan mereka yang turun ke alam maut.

Tetapi kitalah yang memuliakan Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Bacaan singkat 2Tes 2,13-14

Kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah atas kamu, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Sebab Allah telah memilih kamu sebagai buah sulung untuk diselamatkan karena dikuduskan oleh Roh dan karena percaya akan kebenaran. Untuk itulah Allah telah memanggil kamu dengan perantaraan Injil yang kami wartakan, sehingga kamu dapat memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Lagu Singkat

℣.Agunglah Tuhan kita,* Dan amat besarlah kekuasaanNya.℟.Agunglah.℣.HikmatNya tak terduga dalamnya.℟.Dan amat besarlah kekuasaanNya.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungBerbahagialah kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah. Berbahagialah kamu yang sekarang lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah kamu yang sekarang menangis, karena kamu akan tertawa.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAda perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Doa Permohonan

Kristus sanggup menyelamatkan semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia selalu bertindak sebagai pengantara kita. Marilah kita memuji dan meluhurkan Dia dan dengan penuh kepercayaan berkata:

℟. Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.

Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu. ℟.

Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela. ℟.

Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat. ℟.

Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau menyatakan kemahakuasaan-Mu terutama dengan mengampuni dan mengasihani. Curahkanlah rahmat-Mu atas kami tanpa henti, agar dalam mengejar janji-janji-Mu, kami Engkau jadikan peserta dalam kebahagiaan surgawi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Minggu XXVI Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Beata Delphina

Pengaku Iman · 1284-1360

Beata Delphina (Delphine of Glandèves) adalah puteri tunggal Pangeran William dari Glandeves di Perancis Selatan. Dia kehilangan kedua orang tuanya ketika baru berumur 7 tahun. Anak yatim piatu kecil ini kemudian dibesarkan dalam sebuah biara susteran Fransiskan.

Delphina telah mengucapkan kaul kemurnian dan mempersembahkan diri seutuhnya kepada Allah, ketika Raja Charles II memilihnya menjadi pasangan hidup Pangeran Elzearius dari Sabran. Dalam kebingungan ia mencari perlindungan pada Bunda Maria, tempat dia telah mempercayakan diri sepenuhnya. Bunda kita pun kemudian menampakkan diri dan menenangkannya dari ketakutan. Delphina lalu menyetujui perkawinan itu yang kemudian dirayakan dengan kemeriahan besar di hadapan sang raja dan Uskup Agung dari Aix. Kemurnian dan ketulusan suci dari sang isteri itu memenuhi Elzearius dengan cinta yang sedemikian besar sehingga dia membuat nazar untuk berlaku sebagai pelindung keperawanannya dan sepanjang hidupnya kaul ini dipenuhinya dengan setia. Pasangan suami isteri ini hidup kudus laksana sepasang malaikat; yang satu mendorong yang lain untuk semakin hidup dalam cinta mereka kepada Tuhan. Bersama-sama mereka menjadi anggota Ordo Ketiga Fransiskan.

Seperti suaminya, Delphina juga sangat peduli kepada para orang miskin dan memperlakukan mereka dengan penuh hormat. Para pelayannya, yang harus dia pertahankan karena status bangsawannya, diajarinya dalam kesalehan dan takut pada Allah. Ia memperhatikan dan mengasihi mereka seolah-olah mereka adalah anak-anaknya sendiri. Mereka pun lalu mencintai dan menghormati puteri Delphina bagaikan seorang ibu, kendati ia masih sangat muda.

Ketika mendengar kabar kematian suaminya di Paris, Delphina pun menangisinya dengan getir. Kendati demikian dalam kepasrahan ia pun berdoa : “ Ya Tuhanku dan Allahku, kehendak suci-Mulah yang hendaknya terjadi!” Didorong oleh roh Tuhan untuk bergerak ke kesempurnaan yang semakin agung, dengan segera dia melepaskan semua harta benda duniawinya dan menambahkan pada kaul keperawanannya sebuah kaul kemiskinan yang suci.

Kemasyhuran hidup suci dari Delphina mendorong Ratu Eleonora dari Sisilia mengangkatnya menjadi kepala urusan rumah tangga di istanya. Delphina segera mengubah istana itu dan menjadikannya bagaikan sebuah tempat peziarahan suci.

Beata Delphina tutup usia pada tahun 1358 dalam usia 74 tahun. Ia dimakamkan di samping makam suaminya di kota di Perancis Selatan. Pada tahun 1694 ia dibeatifikasi oleh paus Innocentius XII.

Arti nama

Delphina adalah bentuk feminin dari nama Latin Delphinus, yang berarti "Dari Delphi" atau "orang Delphi".

Delphi adalah sebuah kota Yunani kuno, yang namanya mungkin diturunkan dari kata bahasa Yunani δελφυς (delphys) yang berarti : "Rahim".

Santo Elzéarius

Pengaku Iman · 1285-1323

Santo Elzearius Sabran (Elzéar of Sabran) dilahirkan pada tahun 1285 di Kastil Saint-Jean-de-Robians, dekat Cabrières-d'Aigues di Provence, Perancis Selatan. Ayahnya adalah Duke of Sabran di Perancis Selatan dan pangeran dari Ariano di kerajaan Napoli. Ibunya adalah seorang wanita katolik yang saleh dan terkenal akan kemurahan-hatinya kepada para orang miskin. Sejak kecil Elzearius sudah nampak saleh, lembut dan sederhana. Dia ramah terhadap setiap orang dan sangat peduli kepada orang miskin.

Ketika beranjak dewasa, Elzearius menyanggupi permintaan Raja Charles II dari Napoli untuk menikahi Puteri Delphine of Glandèves. Pada malam pernikahan mereka, puteri Delphine mengatakan pada suaminya bahwa dia telah mengucapkan kaul dihadapan Tuhan untuk menjaga kemurnian dan hidup selibat. Elzéarius yang sebelumnya ingin mempersembahkan hidupnya bagi Tuhan dengan menjadi biarawan, menghormati kaul isterinya dan bersama-sama pasangan suami isteri ini hidup dalam kemurnian bagaikan sepasang malaikat. Mereka juga bergabung menjadi anggota Ordo Ketiga Fransiskan.

Ketika ayahnya meninggal dunia, Elzearius, yang waktu itu telah berusia 23 tahun, mewarisi kedudukan ayahnya sebagai seorang penguasa. Elzearius tidak hanya memperhatikan kesejahteraan duniawi rakyatnya, namun juga kesejahteraan rohani mereka. Ia dengan cermat berusaha agar hukum Allah dan hukum Gereja dapat dilaksanakan dalam wilayah pemerintahannya. Orang-orang miskin memperoleh perhatian khusus dari dirinya. Setiap hari dua belas orang dari para fakir miskin mendapat giliran untuk makan malam bersama dia dan para bangsawan. Dalam tingkah lakunya tenang dan penuh penguasaan diri. Luka hati pribadi tidak terdapat dalam dirinya. Bila seseorang berkata buruk perihal dirinya, dia tidak akan mempedulikannya. Biasanya ia akan berkata : “Hal-hal yang lebih buruk telah dikatakan orang kepada Kristus.”

Ketika Elzearius mengunjungi Italia dalam kedudukannya sebagai Pangeran dari Ariano, didapatinya para bangsawan bawahan di Italia tidak semua bersedia menerima kekuasaan Perancis. Hal itu berlangsung selama beberapa tahun. Ia disarankan untuk bertindak keras terhadap para pembangkang itu, namun dia tidak menyetujuinya. Dalam kurun waktu empat tahun dia berhasil memenangkan hati para bangsawan dan rakyat Italia berkat kelemah-lembutan dan kesalehan hidupnya. Rakyat Italia segera jatuh hati kepada Elzearius, seorang awam Fransiskan yang saleh, yang selalu mengawali harinya dengan ibadat pagi sebagaimana yang dilakukan oleh para Imam, dan memberi pelayanan dengan merawat orang sakit dengan penuh kasih kasih dan rasa hormat, seolah-olah dia sedang melakukan pelayanan itu kepada Kristus sendiri.

Tuhan menganugerahkan kepadanya berbagai anugerah mukjizat. Tercatat dia pernah menyembuhkan beberapa orang yang sakit kusta. Dengan doanya dia juga memulihkan kesehatan anak babtisnya, putera seorang pangeran dari Grimoard. Pada kesempatan itu, Elzearius bernubuat bahwa anak babtisnya itu kelak akan menjadi pemimpin gereja. Dan begitulah yang terjadi, anak babtisnya yang bernama Guillaume de Grimoard dikemudian hari terpilih menjadi Paus Urbanus V.

Pada tahun 1323 Elzearius diutus ke istana Paris untuk mengurusi masalah negara. Ia jatuh sakit di Paris dan segera menyadari bahwa waktu hidupnya didunia sudah tidak lama lagi. Dengan kejernihan yang sama yang dia hayati selama hidupnya, dia memperisapkan diri menghadapi kematian. Elzearius Sabran tutup usia pada tanggal 27 September 1323, sesaat setelah ia menerima sakramen pengakuan dosa dan sakramen minyak suci.

Ia dinyatakan kudus oleh Paus Urbanus V pada tahun 1369 setelah dilakukan penyelidikan atas berbagai mukjizat yang dilaporkan terjadi pada umat yang berziarah di makamnya.

Santo Vinsensius a Paulo

Pengaku Iman · 1581-1660

Vinsensius a Paulo terkenal sebagai rasul cintakasih bagi kaum miskin dan penghibur orang-orang sakit. Pendiri Kongregasi Misi dan Kongregasi Puteri-puteri Cintakasih ini lahir di Pouy, Gascony, Prancis pada tanggal 24 April 1581. Ayahnya Jean de Paul dan ibunya Bertrande de Moras dikenal sebagai petani miskin di Pouy dengan enam orang anak. Meskipun demikian, mereka orang beriman dan saleh hidupnya. Mereka mendidik anak-anaknya dalam kerja dan hidup doa sehingga semuanya berkembang dewasa menjadi orang beriman yang saleh dan disenangi banyak orang.

Vinsens dikenal cerdas, namun tidak bisa bersekolah karena ketidak mampuan orangtuanya membiayai sekolah. Untunglah Tuan Comet, seorang dermawan, bersedia menyekolahkan dia. Pada umur 15 tahun, Vinsens mengikuti panggilan nuraninya untuk menjadi imam. Ia masuk Seminari. Orangtuanya bingung dengan cita-citanya itu. Tetapi akhirnya mereka pun meluluskan permintaannya. Mula-mula Vinsens belajar di sebuah kolese Fransiskan di kota Dax, lalu melanjutkan pendidikannya di Universitas Toulouse. Karena kecerdasannya, ia dapat menyelesaikan studinya dalam waktu yang singkat. Pada tahun 1600, ketika berusia 20 tahun, ia ditahbiskan menjadi imam, sambil melanjutkan studi hingga meraih gelar Sarjana Teologi di Universitas Toulouse pada tahun 1604.

Pada tahun 1605, dalam perjalanan pulang seusai studinya, kapal yang ditumpanginya disergap bajak-bajak laut dari Turki di Laut Tengah. Vinsens ditangkap dan digiring ke pasar budak Tunisia. Di sana dia dibeli oleh seorang saudagar dari Afrika Utara. Selama dua tahun, Vinsens mengalami banyak penderitaan karena perlakuan kasar majikannya. Namun dia dengan sabar dan rendah hati menanggung semuanya itu. Teladan hidupnya akhirnya berhasil mematahkan kekerasan hati tuannya sehingga dia tidak disiksa dengan pekerjaan-pekerjaan berat. Pada tahun 1607, Vinsens berhasil meloloskan diri dari cengkeraman tuannya dan lari ke Roma. Di Roma ia belajar lagi Teologi selama dua tahun sebelum kembali ke Prancis.

Di Prancis, ia bekerja di paroki Clichy di pinggiran kota Paris. Di bawah bimbingan Pater Pierre de Berulle, seorang teolog terkenal yang kemudian menjadi Kardinal, ia menjadi seorang imam yang disukai umat. Atas permintaan Pater de Berulle, ia menjadi pengajar pribadi putera tertua Philippe Gondi, seorang bangsawan terkemuka dari Prancis. Dalam keluarga bangsawan ini Vinsens mulai mencurahkan seluruh kemampuannya. Ia tidak hanya mengajar tetapi juga memberikan bimbingan rohani kepada para petani yang bekerja, di perkebunan-perkebunan keluarga Gondi di Champagne dan Picardy. Kepada mereka, Vinsens mengajarkan kebajikan-kebajikan iman Kristen dan mendorong mereka untuk selalu menerima sakramen terutama Komuni Kudus serta kembali kepada praktek iman Kristen yang benar dalam hidup sehari-hari.

Pada tahun 1617, Vinsens diangkat sebagai pastor paroki ChatillonLes-Dombes. Paroki ini tergolong sulit dan berat karena sarat dengan masalah kemerosotan moral dan praktek kekafiran. Vinsens ternyata orang hebat. Ia berhasil mempertobatkan umat paroki itu hanya dalam waktu satu tahun. Kesalehan hidupnya dan caranya melayani umat sanggup mematahkan kedegilan hati umat. Di paroki itulah, Vinsens mulai merintis pendirian tarekat Persaudaraan Cintakasih. Ia berhasil menarik 20 orang wanita yang dengan sukarela mengunjungi orang-orang sakit dan para fakir miskin di seluruh wilayah paroki.

Menyaksikan prestasi Vinsens, Jean Francois de Gondi, Uskup Agung Paris dan saudara kandung Philippe Gondi, meminta Vinsens mendirikan sebuah tarekat misioner untuk mewartakan Injil dan melayani sakramen-sakramen di seluruh wilayah keuskupannya. Tarekat misioner ini kemudian dikenal luas dengan nama 'Kongregasi Imam untuk Karya Misi' atau Kongregasi Misi. Imam-imam dalam kongregasi ini lazim juga disebut 'Imam-imam Lazaris'. Pada mulanya mereka bermarkas di Kolese des Bos-Enfants, yang dipercayakan kepada Vinsens oleh Uskup Agung Jean Francois de Gondi.

Masalah besar yang dihadapi Vinsens ialah kurangnya persiapan imam-imam diosesan Prancis untuk tugas-tugas pastoral. Untuk mengatasinya, Vinsens mulai melancarkan program pembinaan rohani khusus untuk para calon imam yang akan ditahbiskan. Untuk itu, ia memindahkan pusat karyanya ke biara Santo Lazarus di Paris atas dukungan kepala biara itu. Di biara itu, Vinsens memprakarsai pertemuan mingguan untuk imam-imam diosesan, dan kegiatan pemeliharaan anak-anak yatim-piatu dan para fakir miskin. Melalui pertemuan mingguan itu, ia berhasil mendidik sejumlah orang saleh dari Prancis, seperti Jacques Benigne Bossuet dan Jean Jacques Olier, pendiri Serikat Santo Sulpice.

Bagi para miskin dan orang sakit, ia mendirikan banyak Yayasan Persaudaraan Cintakasih, yang telah dimulainya di paroki Chatillon-LesDombes. Louise de Marillac, janda Antoine Le Gras yang kemudian digelari kudus, ditugaskan untuk mengurus yayasan-yayasan itu. Orangorang kaya dimintanya menyumbangkan sejumlah kekayaannya bagi orang-orang miskin. Beberapa wanita di bawah pimpinan Louise de Marillac dibimbingnya untuk menangani karya itu. Kelompok kecil ini terus bertambah jumlahnya dan akhirnya menjadi satu kongregasi tersendiri, Kongregasi Suster Puteri-puteri Cintakasih. Kelompok suster ini merupakan kelompok religius terbesar dalam Gereja dewasa ini. Semangat dua kongregasi religius yang didirikannya diilhami oleh pandangannya tentang cinta kepada Tuhan yang bersifat praktis: "Cintailah Tuhan dengan kedua tanganmu sampai kecapaian dan dengan butir-butir peluh yang mengucur dari wajahmu!" Vinsensius a Paulo meninggal dunia di Paris pada tanggal 27 September 1660. Oleh Paus Klemens XII, ia digelari 'kudus' pada tahun 1737, dan oleh Paus Leo XIII diangkat sebagai pelindung semua karya dan perkumpulan cintakasih.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari