Bacaan Misa
Jika tuan mereka seorang percaya, janganlah ia kurang disegani karena bersaudara dalam Kristus, melainkan hendaklah ia dilayani mereka dengan lebih baik lagi, karena tuan yang menerima berkat pelayanan mereka ialah saudara yang percaya dan yang kekasih.(6-2b) Ajarkanlah dan nasihatkanlah semuanya ini. Jika seorang mengajarkan ajaran lain dan tidak menurut perkataan sehat--yakni perkataan Tuhan kita Yesus Kristus--dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan ibadah kita, ia adalah seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga, percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehat dan yang kehilangan kebenaran, yang mengira ibadah itu adalah suatu sumber keuntungan. Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
Mengapa aku takut pada hari-hari celaka pada waktu aku dikepung oleh kejahatan pengejar-pengejarku,
Mereka yang percaya akan harta bendanya, dan memegahkan diri dengan banyaknya kekayaan mereka?
Tidak seorangpun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya,
Karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya--
Supaya ia tetap hidup untuk seterusnya, dan tidak melihat lobang kubur.
Janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya, apabila kemuliaan keluarganya bertambah,
Sebab pada waktu matinya semuanya itu tidak akan dibawanya serta, kemuliaannya tidak akan turun mengikuti dia.
Sekalipun ia menganggap dirinya berbahagia pada masa hidupnya, sekalipun orang menyanjungnya, karena ia berbuat baik terhadap dirinya sendiri,
Namun ia akan sampai kepada angkatan nenek moyangnya, yang tidak akan melihat terang untuk seterusnya.
Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.
Invitatorium
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.
Mazmur 94 (95)
AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Ya Allahku, janganlah menolak seruanku minta tolong, karena aku diserang oleh orang fasik.
Mazmur 54 (55)
Melawan seorang teman yang terbukti pengkhianat
Yesus diliputi rasa takut dan cemas (Markus 14:33).
AntifonYa Allahku, janganlah menolak seruanku minta tolong, karena aku diserang oleh orang fasik.
Antifon 2Tuhan sendiri akan membebaskan kita dari tangan-tangan yang memusuhi dan khianat.
AntifonTuhan sendiri akan membebaskan kita dari tangan-tangan yang memusuhi dan khianat.
Antifon 3Serahkanlah kekuatiranmu kepada Tuhan; Ia akan menopangmu.
AntifonSerahkanlah kekuatiranmu kepada Tuhan; Ia akan menopangmu.
Responsorium (Ratapan 3:52,54,56,58; Kisah Para Rasul 21:13)
Responsorium Yohanes 17:20,21,22,18
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah, dan baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Mazmur 50 (51)
Antifon 1Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah, dan baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Antifon 2Bersukacitalah, hai Yerusalem sebab dengan perantaraanmu semua orang akan dihimpun di hadapan Tuhan.
Tb 13,10-16
Antifon 2Bersukacitalah, hai Yerusalem sebab dengan perantaraanmu semua orang akan dihimpun di hadapan Tuhan.
Antifon 3Pujilah Allahmu, hai Sion, Ia mengutus sabdaNya ke bumi.
Mazmur 147 (147B)
Antifon 3Pujilah Allahmu, hai Sion, Ia mengutus sabdaNya ke bumi.
Antifon KidungAllah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungAllah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.
Doa Permohonan
℟. Teguhkanlah karyaMu dalam hati kami, ya Tuhan.
Allah yang mahamurah, arahkanlah langkah kami menuju kesucian sejati,* agar kami memikirkan yang benar, adil dan luhur. ℟.
Demi namaMu, ya Tuhan, janganlah tinggalkan kami,* dan janganlah Kaubatalkan perjanjianMu. ℟.
Terimalah kami yang menyesali dosa dengan randah hati,* karena Engkau tak pernah menolak orang yang remuk redam. ℟.
Engkau telah memanggil kami dalam Kristus untuk berbicara sebagai nabi,* semoga kami mewartakan Injil tanpa takut. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 12, 17a. 19b-20a. 21)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Makmurlah orang yang mencintai hukumMu, ya Tuhan.
Mazmur 118 (119),161-168
Antifon 1Makmurlah orang yang mencintai hukumMu, ya Tuhan.
Antifon 2Himpunan umat beriman hidup sehati dan sejiwa.
Mazmur 132 (133)
Antifon 2Himpunan umat beriman hidup sehati dan sejiwa.
Antifon 3Ya Tuhan, belalah aku terhadap gangguan orang berdosa.
Mazmur 139 (140),1-9.13-14
Antifon 3Ya Tuhan, belalah aku terhadap gangguan orang berdosa.
Bacaan singkat Rom 12,17a.19b-21
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (1 Io 4, 9-11)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan, aku hendak mewartakan kejayaanMu.
Mazmur 144 (145) - I
Antifon 1Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan, aku hendak mewartakan kejayaanMu.
Antifon 2Semua orang memandang kepadaMu penuh harapan, ya Tuhan, Engkau dekat pada orang yang berseru kepadaMu.
Mazmur 144 (145) - II
Antifon 2Semua orang memandang kepadaMu penuh harapan, ya Tuhan, Engkau dekat pada orang yang berseru kepadaMu.
Antifon 3Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.
Why 15,3-4
Antifon 3Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.
Bacaan Singkat (Rom 8,1-2)
Antifon KidungYa Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungYa Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.
Doa Permohonan
℟. Tuhan, kasihanilah kami.
Kristus, kuatkanlah kami, sebab kami ini manusia lemah,* yang mudah tersandung dan jatuh. ℟.
Tanpa Engkau kami cenderung kepada kejahatan,* maka perbaharuilah kami dengan pengampunanMu. ℟.
Engkau dihina oleh dosa, tetapi dimuliakan oleh tobat,* maka jauhkanlah murkaMu dari kami, meskipun kami layak dihukum karena dosa kami. ℟.
Engkau telah mengampuni dosa wanita yang bertobat, dan meletakkan domba yang hilang di atas bahuMu,* maka limpahkanlah belasihanMu kepada kami. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Yer 14,9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Yosef Cupertino
Yosef lahir di Cupertino, Lecce, Italia Selatan pada tanggal 17 Juni 1603. Keluarganya miskin sesuai dengan pendapatan ayahnya sebagai seorang tukang sepatu. Namanya sejak kecil adalah Yosef Desa. Di sekolah ia terkenal bodoh dan lamban. Tugas-tugas sekolah yang paling mudah pun tak mampu diselesaikannya. Kesehatannya pun selalu terganggu hingga ia berusia 10 tahun. Meskipun begitu ia bercita-cita tinggi. Tuhan kiranya mempunyai rencana khusus atas dirinya dengan menganugerahkan kepadanya kemampuan ber-ekstase. Karena itu kawan-kawan sekolahnya menjuluki dia: "Si mulut ternganga" (kebiasaan orang berekstase).
Kesehatannya, yang selalu terganggu oleh berbagai penyakit, membuat ibunya hampir-hampir putus asa. Banyak uang dihabiskan untuk biaya perawatan. Suatu hari ibunya membawa dia kepada seorang pertapa yang tinggal tak jauh dari Kupertino, untuk meminta doa penyembuhan. Akhirnya berkat doa-doa sang pertapa dan iman ibunya, Yosef dapat sembuh dari penyakitnya.Cita-citanya menjadi seorang biarawan mulai dipikirkannya lagi. Ia lebih tertarik pada cara hidup Santo Fransiskus Asisi dan bermaksud menjadi pengikutnya. Pada usia 17 tahun ia diterima dalam novisiat bruder-bruder Kapusin. Tetapi segera tampak bahwa Yosef adalah pemuda yang minder, bodoh, banyak melakukan kesalahan dalam tugasnya. Oleh karena itu setelah 8 bulan di dalam biara, Yosef dikeluarkan. Memang ia sedih namun tidak berputus asa. Ia tetap berusaha untuk meraih cita-citanya. Dengan pertolongan pamannya, seorang imam Konventual, ia diterima di dalam biara itu. Ia ditugaskan menjaga kuda-kuda di Grotela dan sesekali ditugaskan mengemis di kota untuk kepentingan biara. Tugas-tugas ini dilaksanakannya dengan sabar dan penuh tanggung jawab.
Kehidupan doa tidak pernah dilupakannya. Lama-kelamaan ia mulai dikenal oleh seluruh penduduk kota dan rekan-rekannya sebiara sebagai seorang biarawan yang saleh. Oleh rekan-rekannya, Yosef dianggap sebagai teladan kesucian hidup. Melihat kemajuan hidup rohaninya yang besar, pimpinan biara mengizinkan dia memasuki masa novisiat dan selanjutnya mengizinkan dia mempersiapkan diri untuk menjadi imam. Berkat Tuhan menyertai dia. Pada ujian penghabisan, Yosef dinyatakan lulus dengan baik dan layak ditahbiskan menjadi imam, pada tahun 1628. Anehnya, walaupun Yosef sulit sekali membaca namun ia dapat memecahkan masalah teologi yang rumit-rumit. Rahmat Tuhan pun makin lama makin berlimpah. Ia dianugerahi karisma dapat terbang, mampu meramal dan menyembuhkan penyakit.
Ada suatu kejadian luar biasa yang disaksikan orang banyak: pada suatu hari, ia terbang di atas kepala orang-orang yang ada di dalam gereja dari pintu gereja sampai ke altar. Ia pernah terbang ke puncak pohon zaitun dan bergantung di situ sambil bermeditasi. Anehnya dahan pohon itu tidak melengkung sama sekali. Semuanya itu menarik minat banyak orang termasuk rekan-rekannya. Dengan sendirinya rumah biara selalu dikerumuni banyak orang untuk menemui Yosef. Oleh sebab itu, pemimpin biara memindahkan dia ke biara yang terpencil selama 35 tahun hingga wafatnya. Yosef meninggal di Osimo, Italia, pada tanggal 18 September 1663.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari