Doa Katolik
Doa Hari Ini

Minggu XVIII Masa Biasa

Minggu, 2 Agustus 2037· Putih · Pekan Psalterium II
2 Agustus 2037

Bacaan Misa

Minggu XVIII Masa Biasa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama
Pengkotbah 1:2; 2:21-23 - [Wahyasudibya

Mengapa manusia berjuang mati-matian untuk mendapatkan sesuatu yang sia-sia?

"Apa faedah yang diperoleh manusia dari segala usaha yang dilakukannya?"

Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, sungguh kesia-siaan belaka!

Segala sesuatu adalah sia-sia. Sebab, kalau ada orang berlelah-lelah mencari hikmat, pengetahuan dan kecakapan, maka ia harus meninggalkan bahagianya kepada orang lain yang tidak berlelah- lelah untuk itu. Ini adalah kesia-siaan dan kemalangan yang besar.

Apakah faedah yang diperoleh manusia dari segala usaha yang dilakukannya dengan jerih payah di bawah matahari dan dari keinginan hatinya? Seluruh hidupnya penuh kesedihan dan pekerjaannya penuh kesusahan hati; bahkan pada malam hari hatinya tidak tenteram.

Ini pun adalah kesia-siaan!

Mazmur Tanggapan (PS 847)

Refren: Tuhan, Engkaulah tempat perlindungan kami turun-temurun.

(Mzm 90:3-4.5-6.12-13.14.17; Ul: 1)

Engkau mengembalikan manusia kepada debu, hanya dengan

berkata, "Kembalilah, hai anak-anak manusia!" Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin atau seperti satu giliran jaga di waktu malam.

Engkau menghanyutkan manusia seperti orang mimpi seperti

rumput yang bertumbuh: di waktu pagi tumbuh dan berkembang, di waktu petang sudah lisut dan layu.

Ajarlah kami menghitung hari-hari kami, hingga kami beroleh hati

yang bijaksana. Kembalilah, ya Tuhan, berapa lama lagi? Dan sayangilah hamba-hamba-Mu!

Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu supaya

kami bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hayat. Kiranya kemurahan Tuhan melimpah atas kami! Teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami teguhkanlah!

Bacaan Kedua

"Carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada."

Saudara-saudara, kamu telah dibangkitkan bersama Kristus. Maka

carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati, dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus dalam Allah. Kristuslah hidup kita. Apabila Dia menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan. Karena itu matikanlah dalam dirimu segala yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala. Janganlah kamu saling mendustai lagi, karena kamu telah menanggalkan manusia lama beserta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Penciptanya.

Dalam keadaan yang baru ini tiada lagi orang Yunani atau orang

Yahudi, orang bersunat atau tak bersunat, orang barbar atau orang Sakit, budak atau orang merdeka; yang ada hanyalah Kristus di dalam semua orang.

Bait Pengantar Injil (PS 955)
do = es, 2/2, kanon

Alleluya, alleluya.

(Mat 5:3); 2/4

Alleluya, alleluya.

Bacaan Injil

Perumpamaan tentang si kaya ini menggambarkan Kesia-siaan nafsu.

"Bagi siapakah nanti harta yang telah kausediakan itu?"

Ketika Yesus mengajar orang banyak, salah seorang dari orang

banyak itu berkata kepada-Nya, “Guru, katakanlah kepada saudaraku, supaya ia berbagi warisan dengan aku.” Tetapi Yesus berkata kepadanya, “Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau penengah bagimu?” Kata Yesus kepada orang banyak itu, “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan! Sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari kekayaannya itu.” Kemudian Yesus mengatakan kepada mereka perumpamaan berikut, “Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah hasilnya. Ia bertanya dalam

hatinya, ‘Apakah yang harus kuperbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat untuk menyimpan segala hasil tanahku’.” Lalu katanya, “Inilah yang akan kuperbuat: Aku akan merombak lumbung- lumbungku, lalu mendirikan yang lebih besar, dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum serta barang-barangku.

Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya;

beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!”

Tetapi Allah bersabda kepadanya, “Hai orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu! Bagi siapakah nanti apa yang telah kausediakan itu? Demikianlah jadinya dengan orang yang menimbun harta bagi dirinya sendiri, tetapi ia tidak kaya di hadapan Allah.”

Invitatorium

Minggu XVIII Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Ibadat Bacaan

Minggu XVIII Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pada hari ini, hari pertama,

Nama Allah Bapa kami puji;

Yang, Tuhan dan sumber ciptaan,

Membawa dunia dari kegelapan.
Pada hari ini Putra yang kekal

Mengalahkan maut dengan kemenangan-Nya;

Pada hari ini Roh datang

Dengan karunia api yang hidup.
Bapa, yang membentuk manusia

Serupa dengan-Mu dalam rencana kasih-Mu,

Penuhilah kami dengan kasih ilahi itu,

Dan sesuaikanlah kehendak kami dengan kehendak-Mu.
Sabda yang menjadi daging, salam bagi-Mu!

Engkau telah membebaskan kami dari dosa,

Dan bersama-Mu kami mati dan bangkit

Kepada Allah dalam kurban.
Roh Kudus, Engkau menganugerahkan

Karunia kasih kepada setiap hati;

Berilah kami terang dan rahmat, kami mohon,

Penuhilah hati kami pada hari suci ini.
Allah, Tritunggal Mahakudus,

Terlaksanalah kehendak-Mu yang kudus;

Dalam Sabda-Mu jiwa kami bebas.

Dan kami beristirahat pada hari ini bersama-Mu.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Tuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Mazmur 103 (104)

Madah kepada Allah Sang Pencipta

Berada dalam Kristus berarti menjadi ciptaan yang sama sekali baru. Segala yang lama telah berlalu, kini semuanya dijadikan baru (2 Korintus 5:17).

I
Pujilah Tuhan, hai jiwaku!

Tuhan Allah, betapa agung Engkau,

berpakaian keagungan dan kemuliaan,

terbungkus cahaya seperti jubah!

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Engkau membentangkan langit seperti tenda.

Di atas hujan Engkau membangun kediaman-Mu.

Engkau menjadikan awan kereta-Mu,

Engkau berjalan di atas sayap angin,

Engkau menjadikan angin utusan-Mu

dan api yang menyala-nyala hamba-Mu.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Engkau mendirikan bumi di atas dasarnya,

agar teguh dari zaman ke zaman.

Engkau membungkusnya dengan samudra seperti jubah:

air berdiri lebih tinggi dari gunung-gunung.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Atas ancaman-Mu mereka melarikan diri;

atas suara guntur-Mu mereka lari.

Mereka naik di atas gunung-gunung dan mengalir turun

ke tempat yang telah Engkau tetapkan.

Engkau menetapkan batas yang tidak boleh mereka lewati

agar mereka tidak kembali menutupi bumi.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Engkau membuat mata air memancar di lembah-lembah;

mereka mengalir di antara bukit-bukit.

Mereka memberi minum semua binatang di padang;

keledai liar memuaskan dahaga mereka.

Di tepi-tepinya berdiam burung-burung di langit;

dari dahan-dahan mereka menyanyikan lagu mereka.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.

Antifon 2Tuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

II
Dari kediaman-Mu Engkau menyirami bukit-bukit;

bumi minum sampai kenyang dari karunia-Mu.

Engkau menumbuhkan rumput untuk ternak

dan tanaman untuk memenuhi kebutuhan manusia,
agar ia dapat mengeluarkan roti dari bumi

dan anggur untuk menyukakan hati manusia;

minyak, untuk membuatnya gembira

dan roti untuk menguatkan hati manusia.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Pohon-pohon Tuhan minum sampai kenyang,

pohon-pohon aras yang ditanam-Nya di Libanon;

di sana burung-burung membangun sarang mereka;

di puncak pohon bangau memiliki rumahnya.

Kambing-kambing menemukan rumah di gunung-gunung

dan kelinci bersembunyi di bebatuan.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Engkau membuat bulan untuk menandai bulan-bulan;

matahari tahu waktu terbenamnya.

Ketika Engkau menyebarkan kegelapan, itu adalah malam

dan semua binatang hutan merayap keluar.

Singa-singa muda mengaum mencari mangsa mereka

dan meminta makanan mereka dari Allah.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Saat matahari terbit mereka menyelinap pergi

dan pergi beristirahat di sarang mereka.

Manusia pergi bekerja,

untuk bekerja sampai malam tiba.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.

Antifon 3Tuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

III
Betapa banyak karya-Mu, ya Tuhan!

Dalam hikmat Engkau telah membuat semuanya.

Bumi penuh dengan kekayaan-Mu.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Di sana ada laut, luas dan lebar,

dengan gerombolan yang bergerak tak terhitung,

makhluk hidup besar dan kecil.

Kapal-kapal bergerak di sana

dan monster-monster yang Engkau buat untuk bermain.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Semua ini memandang kepada-Mu

untuk memberi mereka makanan pada waktunya.

Engkau memberikannya, mereka mengumpulkannya:

Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut;

Engkau mengambil kembali roh-Mu, mereka mati,

kembali ke debu dari mana mereka berasal.

Engkau mengutus roh-Mu, mereka diciptakan;

dan Engkau memperbarui muka bumi.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Semoga kemuliaan Tuhan kekal selamanya!

Semoga Tuhan bersukacita dalam karya-karya-Nya!

Dia memandang bumi dan bumi gemetar;

gunung-gunung mengeluarkan asap saat sentuhan-Nya.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Aku akan bernyanyi bagi Tuhan sepanjang hidupku,

membuat musik bagi Allahku selama aku hidup.

Semoga pikiran-pikiranku menyenangkan bagi-Nya.

Aku menemukan sukacitaku dalam Tuhan.

Biarlah orang-orang berdosa lenyap dari bumi

dan orang-orang fasik tidak ada lagi.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Pujilah Tuhan, hai jiwaku.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, sebagaimana Engkau membuat mata air di lembah-lembah untuk membentuk aliran di antara gunung-gunung, demikian pula Engkau membuat aliran rahmat yang hidup mengalir dari para Rasul agar ajaran mereka membawa keselamatan bagi semua bangsa. Semoga kami memiliki pengetahuan praktis tentang ajaran mereka, taat pada perintah mereka, memperoleh pengampunan dosa-dosa kami melalui doa-doa mereka, dan akhirnya menerima upah kebahagiaan abadi.

AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Berbahagialah mata-Mu, karena melihat karya-karya Allah.

℟ Dan telinga-Mu, karena mendengar sabda-Nya.

Bacaan Pertama

Dari surat kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus

7:2-16

Paulus terhibur oleh pertobatan jemaat Korintus
Berilah tempat bagi kami dalam hati-Mu! Kami tidak merugikan siapa pun, kami tidak merusak siapa pun, kami tidak menipu siapa pun. Aku tidak menghukum Engkau. Aku sudah mengatakan bahwa Engkau ada dalam hati kami, bahkan sampai berbagi kematian dan kehidupan bersama. Aku berbicara kepada-Mu dengan terus terang dan sangat membanggakan Engkau. Aku dipenuhi dengan penghiburan, dan meskipun banyak penderitaan, sukacitaku tidak terbatas.
Ketika aku tiba di Makedonia, aku gelisah dan kelelahan. Aku berada di bawah segala macam tekanan—pertengkaran dengan orang lain dan ketakutan dalam diriku sendiri. Tetapi Allah, yang memberi semangat kepada mereka yang rendah hati, memberi aku kekuatan dengan kedatangan Titus. Ini Dia lakukan, bukan hanya dengan kedatangannya tetapi dengan penguatan yang telah diterima Titus dari Engkau; sebab ia melaporkan kerinduan-Mu, kesedihan-Mu, dan perhatian-Mu yang tulus kepadaku, sehingga sukacitaku semakin besar.
Jika aku menyedihkan Engkau dengan suratku, aku tidak menyesal. Atau jika aku memang merasa sedikit menyesal (karena aku mengerti bahwa surat itu menyebabkan Engkau berduka untuk sementara waktu), aku bahagia sekali lagi; bukan karena Engkau bersedih, tetapi karena kesedihan-Mu menyebabkan pertobatan. Engkau dipenuhi dengan kesedihan yang datang dari Allah; dengan demikian Engkau tidak menderita kerugian apa pun dari kami. Sesungguhnya, kesedihan demi Allah menghasilkan pertobatan tanpa penyesalan, yang mengarah pada keselamatan, sedangkan kesedihan duniawi membawa kematian. Lihatlah saja buah dari kesedihan yang berasal dari Allah ini. Betapa besar semangat kudus yang dibawanya kepada-Mu, belum lagi kesiapan untuk membela diri! Betapa besar kemarahan, ketakutan, dan kerinduan! Betapa besar keinginan yang membara untuk memulihkan keseimbangan keadilan! Dalam segala hal Engkau telah menunjukkan ketidakbersalahan-Mu dalam hal ini. Oleh karena itu, suratku kepada-Mu tidak dimaksudkan untuk orang yang telah melakukan pelanggaran atau untuk orang yang tersinggung, tetapi untuk menjelaskan di hadapan Allah pengabdian yang Engkau miliki bagi kami. Setelah ini selesai, kami terhibur.
Di luar penghiburan ini, kami lebih bersukacita lagi atas sukacita Titus karena pikirannya telah tenang oleh Engkau semua. Sebab meskipun aku telah membanggakan Engkau kepadanya, aku tidak dipermalukan. Sebaliknya, sama seperti segala sesuatu yang pernah aku katakan kepada-Mu adalah benar, demikian pula kebanggaanku kepada Titus telah terbukti sama benarnya. Hatinya merangkul Engkau dengan kasih yang meluas saat ia mengingat ketaatan yang Engkau tunjukkan kepada Allah ketika Engkau menerimanya dengan rasa takut dan gentar. Aku bersukacita karena aku sepenuhnya percaya kepada-Mu.

Responsorium 2 Korintus 7:10, lihat 9

Kesedihan yang Allah kirimkan kepada kita menghasilkan pertobatan

yang mengarah pada keselamatan,

℟ tetapi kesedihan duniawi membawa kematian.
Kesedihan kami digunakan oleh Allah,

dan dengan demikian kami tidak menderita kerugian.

℟ Tetapi kesedihan duniawi membawa kematian.
Bacaan Kedua

Dari homili tentang surat kedua kepada jemaat Korintus oleh Santo Yohanes Krisostomus, uskup

Aku sangat bersukacita dalam segala kesengsaraanku
Sekali lagi Paulus beralih untuk berbicara tentang kasih, melembutkan kekerasan tegurannya. Sebab setelah menghukum dan mencela mereka karena tidak mengasihi dia sebagaimana dia mengasihi mereka, menjauh dari kasihnya dan melekatkan diri pada pembuat onar, dia sekali lagi mengurangi ketajaman celaan dengan berkata: Bukalah hati-Mu bagi kami, yaitu, kasihilah kami. Dia meminta bantuan yang tidak akan menjadi beban bagi mereka tetapi akan lebih menguntungkan bagi pemberi daripada penerima. Dan dia tidak menggunakan kata “kasih” tetapi berkata, dengan lebih menarik: Bukalah hati-Mu bagi kami.
Siapa, katanya, yang telah mengusir kami dari pikiran-Mu, mengusir kami dari hati-Mu? Bagaimana bisa Engkau merasa tertekan dengan kami? Sebab, karena dia telah berkata sebelumnya: Engkau terbatas dalam kasih sayang-Mu sendiri, dia sekarang menyatakan dirinya lebih terbuka dan berkata: Bukalah hati-Mu bagi kami, dengan demikian sekali lagi menarik mereka kepadanya. Sebab tidak ada yang begitu memenangkan kasih selain pengetahuan bahwa kekasih seseorang paling menginginkan untuk dirinya sendiri dikasihi.
Sebab aku berkata sebelumnya, katanya kepada mereka, bahwa Engkau ada dalam hati kami untuk mati bersama atau hidup bersama. Inilah kasih pada puncaknya, bahwa meskipun tidak disukai, dia ingin mati dan hidup bersama mereka. Sebab Engkau ada dalam hati kami, bukan hanya entah bagaimana, tetapi seperti yang telah aku katakan. Mungkin saja untuk mengasihi namun menarik diri ketika bahaya mengancam; tetapi kasihku tidak seperti itu.
Aku dipenuhi dengan penghiburan. Penghiburan apa? Yang datang dari Engkau karena Engkau, yang berubah menjadi lebih baik, telah menghibur aku dengan apa yang telah Engkau lakukan. Adalah wajar bagi seorang kekasih untuk mengeluh bahwa dia tidak dikasihi sebagai balasan dan untuk takut bahwa dia mungkin menyebabkan kesusahan dengan terlalu banyak mengeluh. Oleh karena itu, dia berkata: Aku dipenuhi dengan penghiburan, aku sangat bersukacita.
Seolah-olah dia berkata, aku sangat berduka karena Engkau, tetapi Engkau telah menggantinya sepenuhnya bagiku dan memberiku penghiburan; sebab Engkau tidak hanya menghilangkan penyebab kesedihan apa pun tetapi memenuhi aku dengan sukacita yang lebih kaya.
Kemudian dia menunjukkan kebesaran sukacita itu dengan mengatakan tidak hanya aku sangat bersukacita tetapi juga kata-kata yang menyusul: dalam segala kesengsaraanku. Begitu besar, katanya, kesenangan yang Engkau berikan kepadaku sehingga tidak sedikit pun redup oleh begitu banyak kesengsaraan, tetapi mengalahkan dengan kekuatan dan ketajamannya semua kesedihan yang telah menyerbu hatiku, dan menghilangkan dariku semua kesadaran akan hal itu.

Responsorium 2 Korintus 12:12, 15

Aku telah melakukan di antara Engkau pekerjaan-pekerjaan yang membuktikan kerasulanku,

℟ dalam segala kesabaran dengan tanda-tanda, keajaiban-keajaiban, dan mukjizat-mukjizat.
Aku akan dengan senang hati menghabiskan diriku dan dihabiskan untuk Engkau.

℟ Dalam segala kesabaran dengan tanda-tanda, keajaiban-keajaiban, dan mukjizat-mukjizat.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami mengagungkan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah yang perkasa dan berkuasa,

langit dan bumi penuh dengan kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang agung memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus mengagungkan-Mu:

Bapa, keagungan-Mu tak terbatas,

Putra-Mu yang benar dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat kematian,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau beli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpinlah dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

℟ Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kepada-Mu.
Dalam Engkau, Tuhan, adalah harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.

Doa Penutup

Ya Allah,

pelindung bagi mereka yang berharap kepada-Mu,

tanpa-Mu tidak ada yang memiliki dasar yang kokoh, tidak ada yang kudus,

limpahkanlah belas kasihan-Mu kepada kami dan berikanlah agar,

dengan Engkau sebagai penguasa dan pembimbing kami, kami dapat menggunakan hal-hal baik yang berlalu

sedemikian rupa sehingga tetap berpegang teguh bahkan sekarang pada hal-hal yang kekal abadi.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Minggu XVIII Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Antifon 1Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 1Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.

Antifon 2Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.

Dan 3,52-57

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,+
dan bersemayam di atas singgasana,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujiah Engkau di bentangan langit,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

(Kemuliaan tidak diucapkan)

Antifon 2Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.

Antifon 3Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.

Mazmur 150

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*
pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*
pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*
pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*
pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,+
Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*
segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

Antifon 3Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.

Bacaan Singkat (Yeh 36,25-27)

Aku akan mereciki kamu dengan air suci, maka sucilah kamu dari segala kenajisan, dan kamu akan Kulepaskan dari semua berhalamu. Kamu akan Kuberi hati yang baru, dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu. Hati yang membatu akan Kuambil dari batinmu, dan kamu akan Kuberi hati yang lembut, dan Aku membuat kamu berlaku menurut ketetapanKu; hukumKu akan kamu tepati dan kamu laksanakan.

Lagu Singkat

℣.Kami akan memuji Engkau, ya Allah,* Dan meyerukan namaMu.℟.Kami.℣.Kami akan mewartakan karyaMu yang agung.℟.Dan menyerukan namaMu.℣.Kemuliaan.℟.Kami.

Antifon KidungKumpulkanlah bagimu harta di surga, di mana karat dan ngengat tidak merusakkannya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungPara murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah turun ke dunia untuk hidup di tengah kita. Marilah kita mengucap syukur kepadaNya dan berkata:

℟. Engkaulah cahaya dan sukacita kami, ya raja mahamulia.

Tuhan Kristus, fajar cemerlang, buah sulung kebangkitan,* semoga kami mengikuti Engkau dalam cahaya kehidupan. ℟.

Tunjukkanlah kepada kami kebaikanMu yang tertera dalam setiap makhluk,* supaya kami melihat kemuliaanMu di mana-mana. ℟.

Janganlah membiarkan kami dikalahkan oleh kejahatan,* tetapi tolonglah kami mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. ℟.

Ketika Engkau dibaptis di sungai Yordan, Engkau diurapi oleh Roh kudus,* semoga kami hari ini bertindak atas dorongan Roh kudus itu juga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, dampingilah hamba-hamba-Mu dan limpahkanlah kebaikan-Mu yang tak kunjung henti kepada mereka yang memohon, agar mereka yang bermegah karena memiliki Engkau sebagai pencipta dan pembimbing, Engkau perbarui dalam segala yang baik dan Engkau pelihara dalam apa yang telah Engkau perbarui. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Minggu XVIII Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Rom 5, 1-2. 5)

Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Ayat Singkat

℣.Kasih setia Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya.℟.Turun-temurun aku memberitakan kesetiaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Minggu XVIII Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Mazmur 22 (23)

Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan,*
Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.

Ia membimbing aku ke air yang tenang,*
dan menyegarkan daku.

Ia menuntun aku di jalan yang lurus,*
demi namaNya yang kudus.

Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam,*
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.

Tongkat kegembalaanMu,*
itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan hidangan bagiku,*
di hadapan segala lawanku.

Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,*
pialaku penuh melimpah.

Kerelaan dan kemurahanMu mengiringi aku,*
seumur hidup.

aku akan diam di dalam rumah Tuhan,*
sepanjang masa.

Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Mazmur 75 (76)

Allah terkenal di Yehuda,*
di Israel namaNya termasyhur.

KemahNya berada di Salem,*
dan di Sion kediamanNya.

DihancurkanNya panah yang berkilat,*
perisai dan pedang dan perlengkapan perang.

Cemerlang Engkau dan mulia,*
lebih megah dari gunung abadi.

Orang gagah berani Kaujarahi,+
mereka terlelap dalam tidurnya,*
orang yang perkasa lenyap kekuatannya.

Ya Allah Yakub,*
hardikMu melumpuhkan kereta maupun kuda.

Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Dahsyat Engkau, siapakah dapat bertahan di hadapanMu,*
terhadap hebatnya amarahMu.

Dari langit Kauperdengarkan keputusanMu,*
bumi takut dan tertegun.

pada waktu Allah bangkit untuk mengadili,*
dan menyelamatkan orang tertindas seluruh negeri.

Keberangan manusia bahkan menjadi pujianMu,*
dan amarahnya menambah keluhuranMu.

Bernadarlah dan penuhilah janjimu kepada Tuhan Allahmu,*
hendaknya para hamba Tuhan menyampaikan persembahan kepada Yang dahsyat.

Ia mematahkan semangat para penguasa,*
menakutkan para raja bumi.

Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Bacaan singkat Rom 8,26

Roh kudus datang membantu kita yang lemah ini. Sebab sesungguhnya kita tidak tahu, bagaimana kita harus berdoa. Maka Roh kudus sendiri berdoa untuk kita dengan keluhan yang tak terucapkan.

℣.Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke hadapanMu.℟.Berilah aku pengertian seturut firmanMu.

Doa Penutup

Ya Tuhan, dampingilah hamba-hamba-Mu dan limpahkanlah kebaikan-Mu yang tak kunjung henti kepada mereka yang memohon, agar mereka yang bermegah karena memiliki Engkau sebagai pencipta dan pembimbing, Engkau perbarui dalam segala yang baik dan Engkau pelihara dalam apa yang telah Engkau perbarui. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Home

***

MINGGU II SORE II

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Mazmur 113B (115)

Bukan kami, ya Tuhan, bukan kami,+
melainkan namaMulah hendaknya dimuliakan,*
karena kasih dan kesetiaanMu.

Mengapa para bangsa harus berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Allah kita ada di surga,*
Ia melakukan semua yang dikehendakiNya.

Berhala-berhala mereka perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.

Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba,+
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,*
tiada suara keluar dari tenggorokannya.

Mereka yang membuatnya akan sama halnya,*
begitu pun mereka yang percaya kepadanya.

Umat Israel hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Kaum Harun hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Semua orang yang takwa hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Tuhan akan mengingat kita,*
Ia akan memberkati kita.

Ia memberkati umat Israel,*
Ia memberkati kaum Harun.

Ia memberkati semua orang yang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Semoga Tuhan menambah jumlahmu,*
jumlahmu sendiri dan jumlah keturunanmu.

Diberkatilah engkau oleh Tuhan Allah kita,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Surga itu kepunyaan Tuhan,*
dan bumi diberikanNya kepada manusia.

Yang memuji Tuhan bukan orang-orang mati,*
dan bukan mereka yang turun ke alam maut.

Tetapi kitalah yang memuliakan Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Bacaan singkat 2Tes 2,13-14

Kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah atas kamu, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Sebab Allah telah memilih kamu sebagai buah sulung untuk diselamatkan karena dikuduskan oleh Roh dan karena percaya akan kebenaran. Untuk itulah Allah telah memanggil kamu dengan perantaraan Injil yang kami wartakan, sehingga kamu dapat memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Lagu Singkat

℣.Agunglah Tuhan kita,* Dan amat besarlah kekuasaanNya.℟.Agunglah.℣.HikmatNya tak terduga dalamnya.℟.Dan amat besarlah kekuasaanNya.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon Kidung(Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAda perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Doa Permohonan

Kristus sanggup menyelamatkan semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia selalu bertindak sebagai pengantara kita. Marilah kita memuji dan meluhurkan Dia dan dengan penuh kepercayaan berkata:

℟. Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.

Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu. ℟.

Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela. ℟.

Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat. ℟.

Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, dampingilah hamba-hamba-Mu dan limpahkanlah kebaikan-Mu yang tak kunjung henti kepada mereka yang memohon, agar mereka yang bermegah karena memiliki Engkau sebagai pencipta dan pembimbing, Engkau perbarui dalam segala yang baik dan Engkau pelihara dalam apa yang telah Engkau perbarui. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Minggu XVIII Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (2 Cor 1, 21-22)

Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

Ayat Singkat

℣.Tuhan adalah terangku dan keselamatanku.℟.Tuhan adalah benteng hidupku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Minggu XVIII Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Mazmur 113B (115)

Bukan kami, ya Tuhan, bukan kami,+
melainkan namaMulah hendaknya dimuliakan,*
karena kasih dan kesetiaanMu.

Mengapa para bangsa harus berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Allah kita ada di surga,*
Ia melakukan semua yang dikehendakiNya.

Berhala-berhala mereka perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.

Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba,+
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,*
tiada suara keluar dari tenggorokannya.

Mereka yang membuatnya akan sama halnya,*
begitu pun mereka yang percaya kepadanya.

Umat Israel hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Kaum Harun hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Semua orang yang takwa hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Tuhan akan mengingat kita,*
Ia akan memberkati kita.

Ia memberkati umat Israel,*
Ia memberkati kaum Harun.

Ia memberkati semua orang yang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Semoga Tuhan menambah jumlahmu,*
jumlahmu sendiri dan jumlah keturunanmu.

Diberkatilah engkau oleh Tuhan Allah kita,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Surga itu kepunyaan Tuhan,*
dan bumi diberikanNya kepada manusia.

Yang memuji Tuhan bukan orang-orang mati,*
dan bukan mereka yang turun ke alam maut.

Tetapi kitalah yang memuliakan Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Bacaan singkat 2Tes 2,13-14

Kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah atas kamu, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Sebab Allah telah memilih kamu sebagai buah sulung untuk diselamatkan karena dikuduskan oleh Roh dan karena percaya akan kebenaran. Untuk itulah Allah telah memanggil kamu dengan perantaraan Injil yang kami wartakan, sehingga kamu dapat memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Lagu Singkat

℣.Agunglah Tuhan kita,* Dan amat besarlah kekuasaanNya.℟.Agunglah.℣.HikmatNya tak terduga dalamnya.℟.Dan amat besarlah kekuasaanNya.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungSaudara-saudara, jika kamu sungguh ingin menjadi kaya, cintailah kekayaan yang sejati.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAda perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Doa Permohonan

Kristus sanggup menyelamatkan semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia selalu bertindak sebagai pengantara kita. Marilah kita memuji dan meluhurkan Dia dan dengan penuh kepercayaan berkata:

℟. Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.

Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu. ℟.

Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela. ℟.

Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat. ℟.

Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, dampingilah hamba-hamba-Mu dan limpahkanlah kebaikan-Mu yang tak kunjung henti kepada mereka yang memohon, agar mereka yang bermegah karena memiliki Engkau sebagai pencipta dan pembimbing, Engkau perbarui dalam segala yang baik dan Engkau pelihara dalam apa yang telah Engkau perbarui. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Minggu XVIII Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Beato Petrus Faber

Pengaku Iman

Petrus Faber lahir di Villaret, Prancis pada tanggal 13 April 1506. Semasa remajanya, anak petani ini bekerja sebagai gembala. Setelah menanjak dewasa, ayahnya mengijinkan dia belajar di sekolah setempat. Mula-mula ia masuk di Kolose Thones, dan ketika berusia 19 tahun ia melanjutkan studinya di Kolose Santa Barbe di Paris. Di sana ia berkenalan dengan Ignasius Loyola dan giat mengikuti latihan-latihan rohani yang diprakarsai oleh Igansius. Bersama Fransiskus Xaverius, Layenes, Salmeron, Rodriquez dan Bobodilla, ia menjadi pengikut pertama cita-cita luhur Ignasius Loyola. Bersama mereka, ia mengikrarkan kaul kemiskinan dan kemurnian pada tahun 1534. Pada tahun itu juga ia ditabhiskan menjadi imam dan aktif dalam perjuangan membela kebenaran, keadilan dan kesusilaan. Seturut rencana, ia bersama Ignasius bermaksud menjadi misionaris di Tanah Suci, namun rencana itu dibatalkan karena peperangan yang terjadi di Palestina. Sebagai gantinya, ia dikirim sebagai misionaris ke Parma dan Piacenza, Italia. Di sana ia tidak saja berjuang melawan ajaran-ajaran sesat yang berkembang di kalangan umat, tetapi dengan giat memajukan semangat iman umat dan karya-karya cinta kasih. Selama beberapa tahun ia mengajar juga di sebuah Universitas di Roma.

Sering ia ditugaskan oleh Paus Paulus III (1534-1549) untuk memadamkan api pertikaian keagamaan antara umat Katolik dan Protestan di Jerman, Belgia dan Spanyol. Prinsipnya yang dipegang teguh dalam melaksanakan tugas suci itu ialah "lebih penting membaharui semangat Imam-imam dan Kaum Awam Katolik daripada berdebat dengan orang-orang Protestan".

Sebagai seorang pengkhotbah dan pemberi retret yang terkenal, ia sering diminta untuk berkhotbah di Speyer, Koln, Ratisbon, dan Mainz di Jerman, dan di Louvain, Belgia. Ia lebih terkenal di wilayah Rhine, Jerman Barat karena usahanya memperkokoh semangat iman Katolik di sana dan karena ia berhasil membawa kembali banyak imam, uskup dan kaum bangsawan kepada penghayatan iman yang benar. Pada tahun 1544, ia mendirikan biara Yesuit pertama di Koln, Jerman Barat. Kecuali itu ia juga pergi ke Portugal dan Spanyol untuk berkhotbah dan memberi bimbingan rohani kepada umat. Cara hidupnya yang saleh itu berhasil menarik banyak sekali pemuda untuk mengikuti cita-cita Ignasius. Di Spanyol ia berhasil menarik Fransiskus Borgia, pangeran muda dari Gandia yang kemudian menjadi seorang pembaharu Yesuit terkemuka.

Petrus menjadi seorang Yesuit terkenal karena berhasil membawa kembali banyak orang murtad ke dalam pangkuan Gereja Katolik. Pernah ia berkata: "Barangsiapa yang mau mempertobatkan orang-orang murtad, haruslah bersahabat dengan mereka. Karena dasar kerasulan yang sejati bukanlah perselisihan dan perdebatan melainkan pengertian. Sebagai seorang ahli teologi, ia dipilih menjadi penasehat Paus Paulus III pada waktu Konsili Trente (1545-1563). Tetapi sementara Konsili berlangsung, ia jatuh sakit. Akhirnya ia meninggal dunia pada tahun 1546 di atas pangkuan Ignasius Loyola, Bapa sekaligus sahabatnya.

Beato Yohanes dari Rieti

Pengaku Iman · wafat ± 1350

Yohanes hidup pada awal pertengahan abad keempatbelas. Ia mempunyai seorang saudari yang juga kudus, yaitu Beata Lusia dari Amelia. Mereka adalah putera-puteri keluarga Bufalari dari wilayah Umbria, Italia. Yohanes merasakan panggilan kepada hidup religius. Ia tertarik pada Ordo St Agustinus dan ingin menjadi seorang broeder.

Yohanes diterima masuk ke dalam ordo dan segera merasa kerasan di sana. Ia senang berdoa dan bermeditasi mengenai Yesus, Maria dan para kudus. Ia belajar bagaimana berbicara kepada Tuhan, Bapa-nya, dan teristimewa ia berusaha mendapatkan kesempatan untuk ikut melayani dalam Misa. Orang banyak dari kota-kota terdekat datang untuk ikut ambil bagian dalam Misa di Gereja St Agustinian. Mereka memperhatikan seorang broeder yang senantiasa ada di sana. Ia begitu damai dan lemah lembut. Broeder Yohanes senantiasa menyongsong kedatangan mereka. Ia membuat mereka serasa di rumah.

Apabila orang-orang datang ke biara untuk mendapatkan pertolongan, Broeder Yohanes ada di sana menyalami dan menyambut mereka. Bagi mereka yang tinggal bermalam, ia akan membawa mereka ke kamar-kamar tamu dan melayani mereka. Ia akan memastikan bahwa mereka mendapatkan makanan, obat-obatan dan segala yang lain yang dapat diberikan biara.

Tahun-tahun berlalu. Broeder Yohanes melewatkan kehidupan religiusnya seturut irama jam-jam yang berlalu. Ia teguh dan mantap. Broeder Yohanes tetap penuh sukacita dalam panggilan hidupnya hingga wafatnya pada tahun 1350. Siapapun yang pernah bertemu dengannya pasti akan merasakan kesucian dari Broeder Yohanes. Tak heran banyak mukjizat-mukjizat mulai dilaporkan terjadi di makamnya. Rupanya Broeder Yohanes tak membiarkan kematian menghentikannya dari melakukan pewartaan bagi Yesus.

Arti nama

Berasal dari nama Yunani Ιωαννης (Ioannes), yang aslinya berasal dari nama Ibrani יוֹחָנָן (Yochanan) yang berarti "YAHWEH Maha pengasih", "Allah Maha Baik"

Santo Eusebius Vercelli

Uskup dan Martir · ± 283-371

Eusebius lahir di pulau Sardinia, Italia kira-kira pada tahun 283. Namanya yang berarti 'kesayangan' sesuai benar dengan kenyataan hidupnya di kemudian hari. Ia disayangi Tuhan dan seluruh Gereja karena dengan gigih membela ajaran iman yang benar di hadapan para penganut Arianisme, dan dengan penuh kasih sayang menggembalakan umatnya di Vercelli hingga meninggal dunia.

Ayahnya meninggal dunia ketika ia masih kecil. Lalu ia dibawa ibunya ke Roma untuk belajar di sana. Di kota Roma ia ditabhiskan menjadi Lektor dan menjadi pelayan imam dalam setiap setiap perayaan Kurban Misa. Untuk melanjutkan studinya, ia pindah ke Vercelli, Italia Utara. Di sana ia terus bertumbuh menjadi seorang yang saleh hidupnya. Pada tahun 340, ia ditabhiskan menjadi Uskup Vercelli. Sebagai uskup, ia berusaha membina imam-imam yang berkarya dikeuskupannya agar hidup lebih sesuai dengan jabatan mereka. Untuk itu ia membentuk suatu persekutuan hidup seperti biara bersama imam-imamnya. Konon persekutuan hidup bersama yang didirikannya merupakan tahap awal kehidupan monastik di dalam Gereja Barat. Dengan cara hidup itu, Eusebius bermaksud mendidik imam-imamnya menjadi pelayan umat yang tidak saja pandai, tetapi juga suci dan tidak terikat batin dengan hal-hal duniawi. Usahanya itu diberkati Tuhan dengan hasil yang gilang gemilang. Banyak dari imam-imam binaannya menjadi imam dan uskup yang saleh hidupnya.

Menyaksikan kesalehan dan keberhasilan Eusebius, pada tahun 354 Paus Liberius (352-366) bersama uskup-uskup lainnya mengutus dia kepada kaisar Konstantius untuk meminta kesediaan kaisar membuka sebuah konsili demi ketentraman dalam tubuh Gereja dari gangguan bidaah Arianisme. Pada tahun 355 diadakan sebuah sinode para uskup di Milano, Italia untuk membicarakan hukuman atas Uskup Santo Athanasius. Banyak uskup Arian hadir dalam sinode itu. Mereka berusaha keras mempengaruhi uskup-uskup lainnya untuk mengikuti mereka. Eusebius hadir juga dalam sinode itu dengan gigih membela ajaran Athanasius dan menentang ajaran sesat para Uskup Arian, yang tidak mengakui Keallahan Yesus Kristus. Ia pun dengan tegas menolak menandatangani surat keputusan hukuman atas diri Uskup Santo Athanasius.

Karena sikapnya itu, Eusebius menanggung banyak penderitaan dari para Uskup Arian. Sejak bidaah itu didukung oleh Kaisar Konstantius, Eusebius diancam dengan hukuman mati dan dibuang ke Scytopolis, Palestina di bawah pengawasan Uskup Arian Patrophilus. Di sana selama beberapa tahun ia disiksa oleh para musuhnya. Dari Scytopolis, ia dikirim ke Kapadokia dan ke Mesir. Kendatipun banyak siksaan yang dialaminya, ia tetap teguh berpegang pada kebenaran imannya. Sepeninggal Kaisar Konstantius pada tahun 361, Eusebius dibebaskan. Sebelum kembali ke Vercelli, ia masih menghadiri sinode Uskup-uskup Aleksandria pada tahun 362 atas izin Kaisar Yulianus, pengganti Konstantius. Oleh uskup-uskup lainnya, Eusebius diutus ke Antiokia untuk menyelesaikan pertikaian antara pengikut Santo Eustakius dan pengikut Uskup Arian Miletus.

Misinya itu tidak berhasil. Sebagai gantinya ia tanpa mengenal lelah meneruskan usahanya untuk menjaga ketenteraman umat menghadapi pengaruh Arianisme. Ia pergi ke Illiricum, mengunjungi berbagai Gereja dan mendesak para pemimpinnya agar tetap memegang teguh ajaran iman yang benar dari para rasul. Dari sana ia pulang ke Vercelli, Italia Utara pada tahun 363. Dia disambut umatnya seperti seorang pahlawan yang kembali dengan kemenangan. Sisa-sisa hidupnya dimanfaatkan untuk mengajari umat perihal ajaran iman yang benar. Ia masih meninggalkan kepada umatnya satu buku tafsiran mazmur-mazmur. Bersama santo Hilarius dari Poiters Eusebius tampil sebagai seorang penentang Uskup Arian Auxensius. Eusebius akhirnya meninggal dunia di Vercelli pada tahun 371. Oleh Gereja ia dihormati sebagai seorang martir karena kesengsaraan yang dialaminya sewaktu dibuang oleh kaisar dan para penganut Arianis.

Santo Petrus Yulianus Eymard

Pengaku Iman · 1811-1868

Pada tahun 1811 Petrus Yulianus Eymard dilahirkan di sebuah kota kecil yang termasuk dalam wilayah keuskupan Grenoble, Perancis. Bersama ayahnya, Petrus bekerja membuat serta memperbaiki pisau hingga usianya delapanbelas tahun. Waktu luangnya dipergunakannya untuk belajar. Ia belajar sendiri bahasa Latin dan menerima bimbingan rohani dari seorang imam yang baik hati.

Petrus ingin sekali menjadi seorang imam. Ketika usianya duapuluh tahun, Petrus memulai pelajarannya di Seminari Grenoble. Petrus Yulianus akhirnya ditahbiskan menjadi seorang imam pada tahun 1834 dan selama lima tahun berikutnya ia melayani di dua paroki. Umat menyadari betapa Pastor Eymard telah menjadi berkat bagi mereka semua.

Ketika P. Eymard meminta ijin kepada Bapa Uskup untuk menggabungkan diri dengan suatu ordo baru, yaitu Ordo Marists, Bapa Uskup memberikan persetujuannya. P. Eymard kemudian menjadi direktur rohani bagi para seminaris Marists. Pada tahun 1845, ia diangkat menjadi Superior (= pembesar biara) Lyon, Perancis. Tetapi meskipun P. Eymard melaksanakan begitu banyak tugas yang dibebankan kepadanya dengan giat sepanjang hidupnya, P. Eymard akan selalu dikenang secara istimewa untuk sesuatu yang lain.

P. Eymard mempunyai cinta yang menyala-nyala kepada Ekaristi Kudus. Ia amat terpesona dengan kehadiran Yesus dalam Ekaristi. Ia suka sekali meluangkan waktu setiap hari untuk melakukan adorasi (= sembah sujud) kepada Sakramen Mahakudus. Pada Pesta Corpus Christi, yaitu Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, P. Eymard dianugerahi suatu pengalaman rohani yang amat dahsyat. Sementara ia membawa Hosti Kudus dalam prosesi, ia merasakan kehadiran Yesus, bagaikan suatu kehangatan dari sumber api. Hosti itu serasa menyelebunginya dengan kasih dan cahaya. Dalam hatinya, P. Eymard berdoa kepada Tuhan tentang kebutuhan-kebutuhan rohani dan jasmani umatnya. Ia memohon agar kerahiman dan belas kasih Yesus menyentuh hati setiap orang seperti ia sendiri disentuh melalui Ekaristi.

Pada tahun 1856, P. Eymard mengikuti inspirasi yang telah didoakannya selama bertahun-tahun. Dengan persetujuan dari para pembesarnya, P. Eymard membentuk ordo religius yang beranggotakan para imam yang ber-adorasi kepada Ekaristi Kudus. Mereka dikenal sebagai Para Imam dari Sakramen Mahakudus / Congregation of the Blessed Sacrament (S.S.S.). Dua tahun setelah ordo para imam dibentuk, P. Eymard membentuk ordo untuk para biarawati, Abdi Allah dari Sakramen Mahakudus (Servants of the Blessed Sacrament; SJS ). Sama seperti para imam, para biarawati juga mempunyai cinta yang istimewa kepada Yesus dalam Ekaristi Kudus. Para imam dan biarawati dari Sakramen Mahakudus membaktikan hidup mereka dalam adorasi kepada Yesus. P. Eymard juga membentuk kelompok-kelompok dalam gerejanya guna membantu umatnya mempersiapkan diri untuk menyambut Komuni Kudusnya yang Pertama. Ia menulis beberapa buku mengenai Ekaristi yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai macam bahasa. Buku-buku itu masih beredar hingga sekarang.

P. Eymard hidup pada masa yang sama dengan seorang kudus lainnya yang akan pestanya diperingati pada tanggal 4 Agustus, yaitu St.Yohanes Vianney. Mereka berdua bersahabat dan masing-masing saling mengagumi yang lainnya. Pastor Vianney mengatakan bahwa Pastor Eymard adalah seorang kudus dan ia menambahkan, “Adorasi oleh para imam! Betapa baiknya! Aku akan berdoa setiap hari bagi karya Pastor Eymard.”

St.Petrus Yulianus Eymard melewatkan empat tahun terakhir hidupnya dalam penderitaan hebat. Di samping penderitaan jasmani, ia juga harus menderita karena berbagai masalah dan kecaman. Namun P. Eymard tetap setia dalam adorasinya kepada Sakramen Mahakudus. Kesaksian hidupnya serta pengorbanannya mendorong banyak orang lainnya untuk menjawab panggilan hidup mereka dengan bergabung dalam ordo-ordo religius. P. Eymard wafat pada tanggal 1 Agustus 1868 dalam usia limapuluh tujuh tahun. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Yohanes XXIII pada tanggal 9 Desember 1962.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari