Doa Katolik
Peringatan Wajib

S. Yohanes Maria Vianney

Selasa, 4 Agustus 2037· Putih · Pekan Psalterium II
4 Agustus 2037

Bacaan Misa

S. Yohanes Maria Vianney
Bacaan Pertama

Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush. Kata mereka: "Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?" Dan kedengaranlah hal itu kepada TUHAN. Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi. Lalu berfirmanlah TUHAN dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: "Keluarlah kamu bertiga ke Kemah Pertemuan." Maka keluarlah mereka bertiga. Lalu turunlah TUHAN dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan Miryam; maka tampillah mereka keduanya. Lalu berfirmanlah Ia: "Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi. Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku. Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?" Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia. Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta! Lalu kata Harun kepada Musa: "Ah tuanku, janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang kami perbuat dalam kebodohan kami. Janganlah kiranya dibiarkan dia sebagai anak gugur, yang pada waktu keluar dari kandungan ibunya sudah setengah busuk dagingnya." Lalu berserulah Musa kepada TUHAN: "Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia."

Mazmur Tanggapan

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!
Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.
Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.
Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!
Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!

Bacaan Injil

Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang. Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ. Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal. Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?" Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah. Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah." Setibanya di seberang mereka mendarat di Genesaret. Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya. Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

Invitatorium

S. Yohanes Maria Vianney

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Kristus, raja para gembala umat.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Kristus, raja para gembala umat.

Ibadat Bacaan

S. Yohanes Maria Vianney

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Perlindungan kami dari badai yang dahsyat,

Dan rumah kekal kami.

Di bawah naungan takhta-Mu,

Para kudus-Mu telah berdiam dengan aman;

Cukuplah lengan-Mu sendiri,

Dan pertahanan kami pasti.

Sebelum bukit-bukit berdiri tegak,

Atau bumi menerima bentuknya,

Dari kekal Engkau adalah Allah,

Sama sampai tahun-tahun tak berkesudahan.

Seribu abad di mata-Mu

Bagaikan malam yang telah berlalu;

Singkat seperti jaga yang mengakhiri malam

Sebelum matahari terbit.

Waktu, bagaikan sungai yang terus mengalir,

Membawa semua hidup kami pergi;

Mereka terbang, terlupakan, bagaikan mimpi

Mati pada awal hari.

Ya Allah, penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Jadilah penjaga kami selagi kesulitan berlangsung,

Dan rumah kekal kami.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Berserahlah kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu.

Mazmur 36 (37)

Nasib orang fasik dan orang baik

Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan mewarisi bumi (Matius 5:5).

I
Janganlah gelisah karena orang fasik;

janganlah iri kepada orang yang berbuat jahat:

sebab mereka cepat layu seperti rumput

dan pudar seperti hijaunya padang.

Jika engkau percaya kepada Tuhan dan berbuat baik,

maka engkau akan tinggal di negeri itu dan aman.

Jika engkau menemukan kesukaanmu pada Tuhan,

Ia akan mengabulkan keinginan hatimu.

Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan,

percayalah kepada-Nya dan Ia akan bertindak,

sehingga keadilanmu memancar seperti terang,

perkaramu seperti matahari di siang bolong.

Diamlah di hadapan Tuhan dan tunggulah dengan sabar;

janganlah gelisah karena orang yang berhasil;

orang yang membuat rencana jahat

untuk menjatuhkan orang yang membutuhkan dan miskin.

Tenangkanlah amarahmu dan lupakanlah kemarahanmu;

janganlah gelisah, itu hanya membawa kepada kejahatan.

Sebab orang yang berbuat jahat akan binasa;

orang yang sabar akan mewarisi negeri itu.

Sebentar lagi—dan orang fasik akan lenyap.

Lihatlah tempatnya, ia tidak ada di sana.

Tetapi orang yang rendah hati akan memiliki negeri itu

dan menikmati kepenuhan damai.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBerserahlah kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu.

Antifon 2Jauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau taat kepada-Nya.

II
Orang fasik merencanakan kejahatan terhadap orang benar

dan menggertakkan giginya terhadapnya;

tetapi Tuhan menertawakan orang fasik

sebab Ia melihat bahwa harinya sudah dekat.

Pedang orang fasik telah terhunus,

busurnya telah direntangkan untuk membantai orang yang jujur.

Pedang mereka akan menembus hati mereka sendiri

dan busur mereka akan hancur berkeping-keping.

Harta benda orang benar yang sedikit

lebih baik daripada kekayaan orang fasik;

sebab kuasa orang fasik akan dipatahkan

dan Tuhan akan menopang orang benar.

Ia melindungi kehidupan orang yang jujur,

warisan mereka akan kekal selamanya.

Mereka tidak akan dipermalukan di hari-hari yang jahat,

di masa kelaparan makanan mereka tidak akan habis.

Tetapi orang fasik akan binasa

dan semua musuh Tuhan.

Mereka seperti keindahan padang rumput,

mereka akan lenyap, mereka akan lenyap seperti asap.

Orang fasik meminjam tanpa membayar,

tetapi orang benar murah hati dan memberi.

Mereka yang diberkati oleh Tuhan akan memiliki negeri itu,

tetapi mereka yang dikutuk-Nya akan dihancurkan.

Tuhan membimbing langkah-langkah seseorang

dan membuat aman jalan orang yang dikasihi-Nya.

Meskipun ia tersandung ia tidak akan pernah jatuh

sebab Tuhan memegang tangannya.

Aku muda dan sekarang aku tua,

tetapi aku tidak pernah melihat orang benar ditinggalkan

atau anak-anaknya mengemis roti.

Sepanjang hari ia murah hati dan meminjamkan

dan anak-anaknya menjadi berkat.

Maka jauhilah kejahatan dan berbuatlah baik

dan engkau akan memiliki rumah selamanya;

sebab Tuhan mencintai keadilan

dan tidak akan pernah meninggalkan sahabat-sahabat-Nya.

Orang yang tidak adil akan dilenyapkan selamanya

dan anak-anak orang fasik dihancurkan.

Orang benar akan mewarisi negeri itu;

di sana mereka akan hidup selamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonJauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau taat kepada-Nya.

Antifon 3Tunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.

III
Mulut orang benar mengucapkan hikmat

dan bibirnya berbicara yang benar;

hukum Allahnya ada di dalam hatinya,

langkah-langkahnya akan diselamatkan dari tersandung.

Orang fasik mengawasi orang benar

dan mencari kesempatan untuk membunuhnya.

Tuhan tidak akan meninggalkannya dalam kuasanya

atau membiarkannya dihukum ketika ia diadili.

Maka tunggulah Tuhan, tetaplah pada jalan-Nya.

Dialah yang akan membebaskanmu dari orang fasik,

mengangkatmu untuk memiliki negeri itu

dan melihat orang fasik dihancurkan.

Aku telah melihat orang fasik berjaya,

menjulang seperti pohon aras Libanon.

Aku lewat lagi; ia sudah tiada.

Aku mencari; ia tidak ditemukan di mana pun.

Lihatlah orang benar, perhatikanlah orang yang jujur,

bagi orang yang damai ada masa depan yang menanti,

tetapi orang berdosa akan dihancurkan semua.

Tidak ada masa depan yang menanti orang fasik.

Keselamatan orang benar datang dari Tuhan,

benteng mereka di masa kesusahan.

Tuhan menolong mereka dan membebaskan mereka

dan menyelamatkan mereka: sebab perlindungan mereka ada pada-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Engkau menyatakan orang miskin berbahagia, Tuhan Yesus, sebab kerajaan surga diberikan kepada mereka. Penuhilah kami dengan murah hati dengan anugerah-Mu. Ajarlah kami untuk menaruh kepercayaan kami kepada Bapa dan untuk mencari kerajaan-Nya yang utama daripada meniru orang yang berkuasa dan iri kepada orang kaya.

AntifonTunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Ajarlah aku kebaikan dan hikmat suci.

℟ Sebab aku telah menaruh kepercayaanku pada bimbingan-Mu.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Amos

2:4-16

Penghakiman Tuhan atas Yehuda dan Israel
Demikianlah firman Tuhan:
Karena tiga kejahatan Yehuda, bahkan empat,
Aku tidak akan menarik kembali firman-Ku;
Karena mereka menolak hukum Tuhan,
dan tidak memelihara ketetapan-Nya;
Karena dusta yang diikuti oleh bapa-bapa mereka
telah menyesatkan mereka,
Aku akan mengirim api ke atas Yehuda,
untuk melahap istana-istana Yerusalem.

Demikianlah firman Tuhan:
Karena tiga kejahatan Israel, bahkan empat,
Aku tidak akan menarik kembali firman-Ku;
Karena mereka menjual orang benar demi perak,
dan orang miskin demi sepasang sandal.

Mereka menginjak-injak kepala orang lemah
ke dalam debu tanah,
dan memaksa orang rendah keluar dari jalan.
Anak dan ayah pergi kepada pelacur yang sama,
menajiskan nama-Ku yang kudus.
Di atas pakaian yang diambil sebagai jaminan
mereka berbaring di samping setiap mezbah;
Dan anggur dari mereka yang telah didenda
mereka minum di rumah ilah mereka.

Namun Akulah yang menghancurkan orang Amori di hadapan mereka,
yang setinggi pohon aras,
dan sekuat pohon ek.
Aku menghancurkan buah mereka di atas,
dan akar mereka di bawah.

Akulah yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir,
dan yang memimpin kamu melalui padang gurun selama empat puluh tahun,
untuk menduduki tanah orang Amori:
Akulah yang membangkitkan nabi-nabi di antara anak-anakmu,
dan orang-orang Nazir di antara pemuda-pemudamu.
Bukankah demikian, hai orang Israel?
firman Tuhan.
Tetapi kamu memberi orang-orang Nazir anggur untuk diminum,
dan memerintahkan para nabi untuk tidak bernubuat.

Waspadalah, Aku akan menghancurkan kamu ke tanah
seperti gerobak menghancurkan ketika sarat dengan berkas-berkas.
Pelarian akan lenyap dari yang cepat,
dan orang kuat tidak akan mempertahankan kekuatannya;
Prajurit tidak akan menyelamatkan nyawanya,
pun pemanah tidak akan bertahan;
Yang cepat kaki tidak akan luput,
pun penunggang kuda tidak akan menyelamatkan nyawanya.
Dan prajurit yang paling berani
akan melarikan diri telanjang pada hari itu, firman Tuhan.

Responsorium Amos 2:10, 11, 12; Mazmur 95:10-11

Aku membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dan memimpin kamu melalui padang gurun selama empat puluh tahun,

℟ dan Aku berkata: Umat ini begitu tidak setia; mereka tidak memahami jalan-jalan-Ku.
Aku membangkitkan nabi-nabi di antara anak-anakmu dan memberi mereka perintah ini: Kamu tidak boleh bernubuat.

℟ Dan Aku berkata: Umat ini begitu tidak setia; mereka tidak memahami jalan-jalan-Ku.
Bacaan Kedua

Dari pengajaran katekese oleh Santo Yohanes Maria Vianney, imam

Tugas mulia manusia: berdoa dan mengasihi
Anak-anakku, renungkanlah perkataan ini: harta orang Kristen bukan di bumi melainkan di surga. Pikiran kita, oleh karena itu, harus diarahkan ke mana harta kita berada. Inilah tugas mulia manusia: berdoa dan mengasihi. Jika kamu berdoa dan mengasihi, di situlah letak kebahagiaan manusia.

Doa tidak lain adalah persatuan dengan Allah. Ketika seseorang memiliki hati yang murni dan bersatu dengan Allah, ia diberi semacam ketenangan dan kemanisan yang membuatnya ekstatis, cahaya yang mengelilinginya dengan kecerahan yang menakjubkan. Dalam persatuan yang intim ini, Allah dan jiwa menyatu seperti dua potong lilin yang tidak seorang pun dapat memisahkan. Persatuan Allah dengan makhluk kecil ini adalah hal yang indah. Ini adalah kebahagiaan yang melampaui pemahaman.

Kita telah menjadi tidak layak untuk berdoa, tetapi Allah dalam kebaikan-Nya mengizinkan kita untuk berbicara dengan-Nya. Doa kita adalah dupa yang memberi-Nya kesenangan terbesar.

Anak-anakku, hatimu kecil, tetapi doa meregangkannya dan membuatnya mampu mengasihi Allah. Melalui doa kita menerima cicipan surga dan sesuatu dari surga turun atas kita. Doa tidak pernah meninggalkan kita tanpa kemanisan. Itu adalah madu yang mengalir ke dalam jiwa dan membuat segala sesuatu manis. Ketika kita berdoa dengan benar, kesedihan menghilang seperti salju di hadapan matahari.

Doa juga membuat waktu berlalu sangat cepat dan dengan sukacita yang begitu besar sehingga seseorang tidak menyadari lamanya. Dengarkan: Suatu kali ketika saya adalah seorang pemasok di Bresse dan sebagian besar teman saya sakit, saya harus melakukan perjalanan panjang. Saya berdoa kepada Allah yang baik, dan, percayalah, waktu tidak terasa lama.

Beberapa orang tenggelam sedalam-dalamnya dalam doa seperti ikan di air, karena mereka menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. Tidak ada perpecahan dalam hati mereka. Oh, betapa saya mencintai jiwa-jiwa mulia ini! Santo Fransiskus dari Assisi dan Santa Colette biasa melihat Tuhan kita dan berbicara dengan-Nya seperti kita berbicara satu sama lain.

Betapa berbedanya kita dengan mereka! Betapa sering kita datang ke gereja tanpa tahu apa yang harus dilakukan atau apa yang harus diminta. Namun, setiap kali kita pergi kepada manusia mana pun, kita tahu betul mengapa kita pergi. Dan yang lebih buruk lagi, ada beberapa orang yang tampaknya berbicara kepada Allah seperti ini: “Saya hanya akan mengatakan beberapa hal kepada-Mu, dan kemudian saya akan bebas dari-Mu.” Saya sering berpikir bahwa ketika kita datang untuk menyembah Tuhan, kita akan menerima semua yang kita minta, jika kita meminta dengan iman yang hidup dan dengan hati yang murni.

Responsorium 2 Korintus 4:17; 1 Korintus 2:9

Kesulitan kita berlalu dengan cepat, dan bebannya terasa ringan ketika kita

membandingkannya dengan berat kemuliaan abadi

℟ yang jauh melampaui beban penderitaan kita.
Tidak ada mata yang melihat, tidak ada telinga yang mendengar, pun hati manusia tidak pernah membayangkan,

keajaiban yang telah Allah siapkan bagi mereka yang mengasihi-Nya.

℟ Yang jauh melampaui beban penderitaan kita.

Doa Penutup

Ya Allah yang mahakuasa dan maharahim,

yang menjadikan Imam Santo Yohanes Vianney
luar biasa dalam semangat pastoralnya,
kami mohon, melalui perantaraannya dan teladannya
semoga kami dalam kasih memenangkan saudara-saudari bagi Kristus
dan mencapai bersama mereka kemuliaan abadi.
Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,
yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

S. Yohanes Maria Vianney

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pemimpin mulia bapa bijaksana
Yang hari ini kita peringati
Kini berjaya penuh sukacita
Di surga baka.
-------
Paus:
Pengganti Petrus mewakili Kristus
Gembala umat di seluruh jagat
Pemegang kunci yang menguasai
Pintu surgawi

Uskup:
Diberi beban memegang pimpinan
Selaku guru imam umat baru
Dengan teladan memberi bimbingan
Di keuskupan.

Imam:
Ia selalu sungguh berusaha
Untuk membantu membimbing sesama
Giat mengabdi dengan tulus hati
Allah sejati.
-------
Semoga kita ditolong doanya
Dan menerima pengampunan dosa
Dihantarkannya menunju ke surga
Menghadap Bapa.

Dimulyakanlah Bapa mahamurah
Bersama Putra penebus dunia
Roh kudus pula penghibur Gereja
Slama-lamanya. Amin.

Beberapa gembala umat:

Kita rayakan para imam Tuhan
Yang ditahbiskan untuk pelayanan
Di tengah umat milik Penyelamat
Penuh semangat.

Mereka giat memohonkan rahmat
Membanting tulang selalu berjuang
Menjadi hamba bagi sesamanya
Karena cinta.

Siap sedia mereka berjaga
Maka tatkala Tuhan Yesus tiba
Tanpa menunda mereka membuka
Pintu bagiNya.

Dimulyakanlah Bapa mahamurah
Bersama Putra penebus dunia
Roh kudus pula penghibur Gereja
Slama-lamanya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.

Mazmur 42 (43)

Berikanlah keputusan yang adil kepadaku, ya Allah,+
dan belalah hakku terhadap orang jahat,*
luputkanlah aku dari orang yang curang dan penipu.

Engkaulah Allah pelindungku, mengapa aku Kaubuang?*
Mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?

Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu untuk menuntun aku,*
dan mengantar aku ke gunungMu yang kudus, ke tempat kediamanMu.

Maka aku akan menuju ke mesbah Allah,+
menghadap Allah, sukacita dan kegembiraanku,*
dan bersyukur kepadaMu dengan kecapi, ya Allah, Allahku!

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Antifon 1Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.

Antifon 2Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.

Yes 38,10-14.17-20

Aku berkata: Di puncak kehidupanku,+
aku menuju pintu alam maut,*
ke sana aku dipanggil untuk selanjutnya.

Aku berkata: Aku tidak akan memandang Tuhan lagi,+
di dunia orang yang hidup,*
tidak lagi akan kujumpai orang antara penduduk bumi.

Pondokku akan dibongkar,*
dicabut bagaikan kemah gembala.

Bagaikan tukang tenun Engkau menggulung hidupku,*
memotong benang hidupku dari pakan.

Siang malam aku Kaubiarkan,+
hingga pagi aku mengaduh,*
seperti singa Engkau meremuk tulangku.

Seperti burung layang-layang aku mencecit kegelisahan,*
berdekut laksana burung merpati.

Pudarlah mataku karena menengadah,*
aku tertindas, ya Tuhan, tolonglah aku.

Namun, jiwaku telah Kauhindarkan dari liang kubur,*
dan segala dosaku Kaubuang jauh.

Alam maut tidak memuji Engkau,+
orang mati tidak memuliakan Dikau,*
yang turun ke dalam kubur tidak mengharapkan kesetiaanMu.

Hanya yang hidup memuji Engkau, seperti aku sekarang ini,*
semoga kesetiaanMu diwartakan turun-temurun.

Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan daku,+
maka kami akan membunyikan kecapi,*
di rumah Tuhan, sepanjang hidup kami.

Antifon 2Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.

Antifon 3Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.

Mazmur 64 (65)

Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion,*
dan kepadaMulah nadar dipenuhi.

Engkau biasa mendengarkan doa,+
semua makhluk yang lemah datang kepadaMu,*
karena merasa bersalah.

Walaupun dosa melebihi kekuatan kami,*
namun Engkau mengampuninya.

Berbahagialah orang yang Kaupilih dan Kauundang,*
untuk diam di pelataranMu.

Semoga kami turut menikmati kebaikan rumahMu,*
di dalam baitMu yang suci.

Secara mengagumkan Kaukabulkan doa kami,*
ya Allah yang adil, penyelamat kami.

Engkaulah kepercayaan seluruh bumi,*
sampai ke batas-batas samudera.

Engkau membuat gunung yang kokoh kuat,*
pinggangMu berikatkan keperkasaan.

Engkau meredakan deru lautan,*
meredakan gemuruh gelombangnya.

Para penghuni seluruh bumi,*
takut akan kuasaMu yang dahsyat.

Dari timur sampai ke barat,*
Kaupenuhi dunia dengan sorak-sorai.

Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahanMu,*
Kaubuat kaya dan subur.

Mega langit penuh air,*
yang Kausediakan untuk kesuburan tanah.

Begini Engkau mengerjakannya,+
Engkau menggenangi alur bajak dan membasahi gumpalan tanah,*
menggemburkan tanah dengan hujan dan memberkati tumbuhnya tanam-tanaman.

Dengan demikian seluruh tahun Kaumahkotai dengan kebaikanMu,*
jejakMu membawa kesuburan.

Bahkan padang gurunpun menjadi subur,*
dan bukit-bukit menghijau permai.

Padang rumput berdandanan kambing domba,+
lembah-lembah berselimutkan panenan,*
semuanya bersorak-sorai dan menyanyikan pujian.

Antifon 3Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.

Bacaan Singkat (Ibr 13,7-9a)

Ingatlah akan pemimpin-pemimpinmu yang telah menyampaikan sabda Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka. Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin, maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. Janganlah kamu disesatkan oleh bermacam-macam ajaran asing.

Lagu Singkat

℣.Tuhan memberikan gembala,* Kepada umatNya.℟.Tuhan.℣.Siang malam mereka mewartakan nama Tuhan.℟.Kepada umatNya.℣.Kemuliaan.℟.Tuhan.

Antifon KidungBukan kamu sendiri yang berbicara, melainkan Roh kuduslah yang berbicara dalam dirimu.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungBukan kamu sendiri yang berbicara, melainkan Roh kuduslah yang berbicara dalam dirimu.

Doa Permohonan

Kristus, gembala yang baik, telah menyerahkan nyawa bagi domba-dombaNya. Marilah kita memuji Dia dan berdoa:

℟. Gembalakanlah umatMu, ya Tuhan.

Kristus, Engkau menunjukkan belaskasihan dan cintaMu melalui gembala-gembala umatMu,* janganlah berhenti berbelaskasih terhadap kami melalui usaha mereka. ℟.

Kristus, Engkau melanjutkan tugas penggembalaan umat dalam diri wakil-wakilMu,* semoga Engkau sendiri memimpin kami dengan perantaraan mereka. ℟.

Kristus, Engkau merawat jiwa raga kami dengan perantaraan para kudus yang memimpin umatMu,* semoga Engkau selalu menghidupkan dan menguduskan kami. ℟.

Kristus, Engkau mendidik kawananMu dengan kebijaksaan dan cinta kasih para kudusMu,* teguhkanlah kami selalu dalam kesucian berkat usaha para gembala kami. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah yang mahakuasa dan maharahim, yang menjadikan Imam Santo Yohanes Vianney luar biasa dalam semangat pastoralnya, kami mohon, melalui perantaraannya dan teladannya semoga kami dalam kasih memenangkan saudara-saudari bagi Kristus dan mencapai bersama mereka kemuliaan abadi. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

S. Yohanes Maria Vianney

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Cor 12, 4-6)

Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.

Ayat Singkat

℣.Keselamatan-Nya dekat pada orang yang takut akan Dia.℟.Supaya kemuliaan diam di negeri kita.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

S. Yohanes Maria Vianney

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu.

Mazmur 118 (119),49-56

Ya Allah, ingatlah akan firmanMu kepadaku,*
firmanMu Kaujadikan pokok pengharapanku.

Inilah penghiburan dalam sengsaraku,*
bahwa janjiMu menghidupkan daku.

Orang sombong sangat mencemoohkan daku,*
namun aku tidak menyimpang dari perintahMu.

Aku ingat akan hukumMu yang berlaku sedari dulu,*
maka terhiburlah aku, ya Tuhan.

Aku gusar terhadap orang yang berdosa,*
yang tidak mempedulikan hukumMu.

HukumMu menjadi lagu pujian bagiku,*
di perantauanku.

Waktu malam aku menyebut-nyebut namaMu, ya Tuhan,*
dan aku tetap berpegang pada perintahMu.

Satu-satunya peganganku ialah,*
mematuhi titahMu.

Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu.

Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita.

Mazmur 52 (53)

Orang dungu berpikir: Tidak ada Allah.+
Busuk dan jijik perbuatannya,*
tidak seorangpun yang berbuat baik.

Dari surga Allah memandang manusia,*
apakah ada orang arif yang mencari Allah.

Tetapi semuanya tersesat, semua telah bejat,*
tak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

Tidak pernah sadarkah orang jahat,+
yang menelan habis umatKu seperti makanan,*
orang jahat yang tidak mau mengakui Allah?

Mereka dihinggapi ketakutan,*
sedang tiada yang menakutkan.

Mereka mengancam engkau,*
tetapi Allah menghancurkan mereka.

Mereka pasti dipermalukan,*
sebab Allah menolak mereka.

Siapakah dari Sion yang menyelamatkan Israel?+
Allah, Dia memulihkan nasib umatNya,*
sehingga Yakub bersorak-sorai, dan Israel bersukacita.

Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita.

Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku.

Mazmur 53 (54),3-6.8-9

Allah, selamatkan daku demi namaMu,*
tolonglah aku dengan kuasaMu.

Dengarkanlah, ya Allah, permohonanku,*
perhatikanlah kata-kata mulutku.

Sebab orang angkuh menyerang aku,+
orang sombong mau mencabut nyawaku,*
tanpa mempedulikan Allah.

Namun Allah menjadi penolongku,*
Tuhanlah penopang hidupku.

Maka dengan rela aku mempersembahkan kurban,*
dan memuji kebaikanMu, ya Tuhan.

Sebab Tuhan melepaskan daku dari kesesakan,*
dan aku melihat musuhku direndahkan.

Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku.

Bacaan singkat 1Tim 4,16

Awasilah dirimu sendiri dan awasilah pengajaranmu. Bertekunlah di dalamnya. Sebab dengan berbuat demikian, engkau akan menyelamatkan dirimu dan para pendengarmu.

℣.Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah.℟.Sia-sialah para pembangun bekerja.

Doa Penutup

Ya Allah yang mahakuasa dan maharahim, yang menjadikan Imam Santo Yohanes Vianney luar biasa dalam semangat pastoralnya, kami mohon, melalui perantaraannya dan teladannya semoga kami dalam kasih memenangkan saudara-saudari bagi Kristus dan mencapai bersama mereka kemuliaan abadi. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

S. Yohanes Maria Vianney

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (1 Cor 12, 24b. 25-26)

Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.

Ayat Singkat

℣.Ya Tuhan Allah kami, kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa.℟.Supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

S. Yohanes Maria Vianney

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Ya gembala yang terhormat
Trimalah pujian umat
Tuhan sendiri terharu
Bila kami memujimu.

Kristuslah imam abadi
Yang menghidupkan kembali
Umat baru bagi Allah
Bagaikan mempelai indah.

Iapun sudah berkenan
Memilih dan mentahbiskan
Engkau menjadi pelayan
Gembala umat beriman.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada kita semua. Amin.

Beberapa gembala umat:

Kita semua gembira
Sambil mengenangkan jasa
Para gembala Gereja
Yang cinta pada umatNya.

Jiwa raga seluruhnya
Dibaktikan dengan nyata
Supaya kawanan Tuhan
Sungguh terjamin dan aman.

Segala mara bahaya
Ditangkis gagah perkasa
Mereka tak kenal lelah
Melayani umat Allah.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada kita semua. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.

Mazmur 48 (49) I

Dengarlah, hai bangsa-bangsa,*
pasanglah telinga, hai penduduk dunia,

baik yang biasa maupun yang terkemuka,*
baik yang kaya maupun yang miskin.

Mulutku akan mengucapkan kata-kata bijaksana,*
dan buah renunganku ialah kearifan.

Aku hendak membawakan wejanganku,*
dan memaparkannya sambil memetik kecapi.

Mengapa aku takut pada hari-hari sial,*
waktu aku dikepung oleh musuh yang jahat?

Mereka mengandalkan harta bendanya,*
dan memegahkan kekayaannya yang besar.

Tak seorangpun dapat menebus dirinya sendiri,*
atau membayar uang tebusannya kepada Allah.

Terlalu mahal harga tebusan nyawanya,+
tak terbayar untuk hidup selamanya,*
tanpa turun ke liang kubur.

Ia melihat orang bijak mati,+
orang bodoh dan dungu, semuanya binasa,*
harta bendanya mereka tinggalkan bagi orang lain.

Kubur menjadi rumah mereka untuk selama-lamanya,*
di situlah kediaman mereka turun-temurun.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Antifon 1Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.

Antifon 2Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.

Mazmur 48 (49) II

Beginilah nasib orang yang percaya pada diri sendiri,*
beginilah kesudahan orang yang bermulut besar.

Seperti kawanan domba, mereka terkurung dalam alam maut,*
mautlah gembala dan penguasa mereka.

Hancurlah keelokan tubuh mereka,*
dan kediaman mereka di alam maut.

Tetapi Allah akan menebus nyawaku,*
menghindarkan daku dari cengkeraman maut.

Maka janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya,*
apabila kemewahan keluarganya bertambah.

Sebab waktu mati tak ada yang dapat dibawanya serta,*
kekayaannya tidak akan mengikutinya.

Walaupun selama hidupnya ia memuji dirinya bahagia,*
"Aku beruntung: segalanya berlangsung baik";

namun ia akan mati mengikuti nenek moyangnya,*
yang tak pernah lagi melihat terang.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Antifon 2Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.

Antifon 3Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Antifon 3Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

Bacaan Singkat (1Ptr 5,1-4)

Para ketua di antara kamu kunasihati sebagai teman sejawat dan saksi penderitaan Kristus, dan sebagai orang yang mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan. Gembalakanlah kawanan Allah yang ada padamu, jangan karena terpaksa, tetapi dengan suka rela seturut kehendak Allah. Jangan mencari keuntungan, tetapi relakanlah diri. Jangan main kuasa atas umat yang dipercayakan kepadamu. Tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawananmu. Dan bila gembala agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang takkan binasa.

Lagu Singkat

℣.Inilah saudara yang mencintai umat Allah,* Dan mendoakan mereka.℟.Inilah.℣.Ia menyerahkan hidupnya bagi saudara-saudaranya.℟.Dan mendoakan mereka.℣.Kemuliaan.℟.Inilah.

Antifon KidungSetia dan bijaksanalah hamba itu, yang telah diangkat Tuhan untuk memimpin isi rumahNya dan pada waktunya membagikan jatah gandum kepada mereka.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungSetia dan bijaksanalah hamba itu, yang telah diangkat Tuhan untuk memimpin isi rumahNya dan pada waktunya membagikan jatah gandum kepada mereka.

Doa Permohonan

Kristus ditetapkan sebagai imam agung untuk manusia dalam hubungan mereka dengan Allah. Marilah kita meluhurkan Dia dengan pujian yang pantas dan berdoa:

℟. Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan.

Kristus, Engkau menerangi GerejaMu melalui para pemimpin yang suci,* semoga umat kristen selalu Kaugembirakan dengan terang cahayaMu. ℟.

Kristus, Engkau mengampuni dosa umat karena para gembala berdoa seperti Musa,* maka kuduskanlah GerejaMu senantiasa berkat doa mereka. ℟.

Kristus, Engkau mengurapi para kudusMu dan mengutus Roh kudus kepada mereka,* maka penuhilah semua pemimpin umatMu dengan Roh kudus. ℟.

Kristus, Engkau sendirilah milik para gembala yang kudus,* semoga semua orang yang sudah Kautebus dengan darahMu tetap bersatu dengan Dikau. ℟.

Kristus, berkat usaha gembala Gereja, Engkau memberikan kehidupan kekal kepada domba-dombaMu,* maka selamatkanlah para arwah dari kematian kekal berkat wafatMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah yang mahakuasa dan maharahim, yang menjadikan Imam Santo Yohanes Vianney luar biasa dalam semangat pastoralnya, kami mohon, melalui perantaraannya dan teladannya semoga kami dalam kasih memenangkan saudara-saudari bagi Kristus dan mencapai bersama mereka kemuliaan abadi. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin.

Ibadat Penutup

S. Yohanes Maria Vianney

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Santa Perpetua dari Roma

Pengaku Iman · abad ke-1

Santa Perpetua dari Roma adalah seorang bangsawan Romawi, isteri seorang perwira militer yang hidup di Roma pada abad pertama. Ia menerima iman Kristiani dan dibabtis oleh Santo Petrus. Perpetua juga berhasil membawa suaminya kedalam iman Kristiani. Seorang anaknya kelak menjadi seorang penginjil dan martir, yaitu : Santo Nazarius.

Tidak ada lagi catatan.

Arti nama

Berasal dari bahasa Latin : Perpetuus yang berarti : "Berkelanjutan"

Santo Yohanes Maria Vianney

Pengaku Iman · 1786-1859

Mulanya ia dianggap remeh karena kelambanannya dan kebodohannya. Setelah ditabhiskan menjadi imam, ia tidak diperkenankan uskup melayani sakramen pengakuan dosa karena dianggap tidak mampu memberi bimbingan rohani. Setelah beberapa, ia ditempatkan di paroki Ars, sebuah paroki yang terpencil, dan tak terurus. Di paroki ini Yohanes Maria Vianney mengabdikan dirinya dan menjadikan desa Ars sebuah tempat ziarah bagi umat di segala penjuru.

Yohanes Maria Vianney lahir pada tanggal 8 Mei 1786 di desa Dardilly, Lyon-Prancis. Ayahnya, Mateus Vianney, seorang petani miskin. Ibunya serorang yang taat beragama. Masyarakat setempat kagum dan suka pada mereka karena cara hidup mereka yang benar-benar mencerminkan kebiasaan hidup Kristiani. Semenjak kecil, Yohanes sudah terbiasa dengan kerja keras dan doa yang tekun berkat telandan orangtuanya. Dibandingkan dengan kelima orang saudaranya, ia memang trampil dan rajin bekerja namun lamban dan bodoh. Ia baru bisa membaca pada usia 18 tahun. Meskipun begitu, ia bercita-cita menjadi imam.

Pada umur 20 tahun, ayahnya dengan berat hati mengizinkan dia masuk Seminari di desa tetangganya, Ecully. Hal ini bukan karena ayahnya tidak mengijinkan dia menjadi imam tetapi semata-mata karena kelambanan dan kebodohannya. Pendidikannya sempat tertunda karena kewajiban masuk militer yang berlaku di Prancis pada masa itu. Baru pada tahun 1812, ia melanjutkan lagi studinya. Ia mengalami kesulitan besar sepanjang masa studinya di Seminari. Hampir semua mata pelajaran, terutama bahasa Latin, sangat sulit dipahaminya. Namun ia tidak putus asa. Ia rajin berziarah ke Louveser untuk berdoa dengan perantaraan Santo Fransiskus Regis agar bisa terbantu dalam mempelajari semua bidang studi. Berkat doa-doanya, ia berangsur-angsur mengalami kemajuan hingga menamatkan pendidikan Seminari Menengah Verriores dan masuk Seminari Tinggi. Di jenjang Seminari Tinggi, ia harus berjuang lebih keras lagi agar lolos dari kegagalan. Meskipun begitu ia terus menerus harus mengulangi setiap ujian. Pemimpin seminari sangat meragukan dia, namun mereka pun tidak bisa mengeluarkan dia karena kehidupan rohaninya sangat baik. Ia seorang calon imam yang saleh. Akhirnya Yohanes pun dianggap layak dan ditabhiskan menjadi imam pada tahun 1815.

Setelah menjadi imam, ia belum diperkenankan melayani sakramen pengakuan dosa karena dianggap tidak mampu memberikan bimbingan rohani kepada umat. Kecuali itu, ia dinilai tidak bisa menjadi pastor di paroki-paroki kota. Oleh karena itu ia ditempatkan di paroki Ars. Ars adalah sebuah desa terpencil dan terbelakang di Prancis. Paroki ini dianggap cocok bagi dia karena tingkat pendidikan umatnya tidak seberapa.

Pada 8 Februari 1818, Yohanes mulai menyadari karyanya di Paroki Ars. Di satu pihak ia sungguh menyadari bahwa kemampuannya tidak seberapa bila dibandingkan dengan beratnya tugas mengembalakan umat Allah; tetapi di pihak lain ia pun sadar bahwa dirinya bukanlah pelaku utama karya pengembalaan umat melainkan Allah melalui Roh Kudus-Nya-lah pelaku utama karya besar itu. Kesadaran itu mendorong dia untuk senantiasa mempersembahkan karyanya kepada Tuhan. Tahap demi tahap ia membenahi parokinya dengan coba membangkitkan semangat iman umat. Semangat kerja kerasnya semenjak kecil mendorongnya untuk berkhotbah dan mengajar umat tanpa mengenal lelah.

Yohanes yang dahulu dianggap remeh dan dipandang dengan sebelah mata oleh banyak imam, kini dikagumi dan disanjung. Desa Ars yang dahulu sepi, sekarang menjadi tempat ziarah terkenal bagi umat dari segala penjuru Prancis. Dari mana-mana umat datang ke Ars untuk merayakan Ekaristi dan mendengarkan khotbah pastor desa yang saleh itu. Khotbah-khotbah tajam, keras dan mengena sehingga menggetarkan hati umat terutama para pendosa. Namun di kamar pengakuan, ia ramah dan dengan hati yang ikhlas memberi bimbingan rohani kepada umatnya. Oleh rahmat Allah yang diperkuat dengan keluhuran budi dan kesalehan hidupnya, Yohanes mampu menghantar kembali umat kepada pertobatan dan penghayatan iman yang benar.

Pastor Ars yang saleh ini dikarunia karisma mengetahui berbagai hal sebelum terjadi. Karisma ini dapat dilihat dalam pengalaman Nyonya Pauze dari St. Etienne. Pauze datang mengaku dosanya di gereja paroki. Pastor yang melayani sudah tua, kurus dan lemah. Dialah Yohanes Vianney. Dalam hatinya ia berpikir: "Tentu ini kesempatan terakhir bagiku untuk menerima berkatnya". Namun pastor tua itu tiba-tiba berkata: "Bukan begitu anakku! Tiga minggu lagi kita akan bertemu kembali". Nyonya Pauze terperanjat dan pulang dengan seribu tanda tanya. Ia menceritakan kata-kata pastor itu kepada teman-temannya. Dan persis tiga minggu kemudian, nyonya Pauze meninggal dunia bersamaan dengan pastor tua itu. Mereka bertemu lagi di surga.

Meskipun ia saleh, ia tidak luput dari gangguan setan. Ia sering tidak bisa tidur karena gangguan setan di malam hari. Ia tidak takut karena yakin sesudah kejadian itu selalu akan datang pendosa berat yang mau bertobat. Di samping penyembuhan luka-luka batin umatnya, banyak pula penyembuhan jasmani yang terjadi secara ajaib melalui perantaraannya.

Tugas hariannya yang berat itu sangat menguras tenanganya. Beberapa kali ia meninggalkan Ars untuk beristirahat di sebuah biara. Tetapi ia selalu diseret kembali oleh umatnya di dusun Ars. Ini suatu tanda bahwa umat sungguh mencintainya dan tidak rela kalau pastornya meninggalkan mereka. Yohanes Maria Vianney mendampingi umatnya di Ars sampai maut menjemputnya pada tanggal 3 Agustus 1859. Pada tahun 1925, ia dinyatakan sebagai 'santo' oleh Paus Pius XI (1922-1939) dan diangkat sebagai pelindung surgawi bagi 'para pastor paroki'.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari