Doa Katolik
Doa Hari Ini

Minggu XX Masa Biasa

Minggu, 16 Agustus 2037· Hijau · Pekan Psalterium IV
16 Agustus 2037

Bacaan Misa

Minggu XX Masa Biasa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Maka berkatalah para pemuka itu kepada raja: "Baiklah orang ini dihukum mati! Sebab sebenarnya dengan mengatakan hal-hal seperti itu maka ia melemahkan semangat prajurit-prajurit yang masih tinggal di kota ini dan semangat segenap rakyat. Sungguh, orang ini tidak mengusahakan kesejahteraan untuk bangsa ini, melainkan kemalangan." Raja Zedekia menjawab: "Baiklah, ia ada dalam kuasamu! Sebab raja tidak dapat berbuat apa-apa menentang kamu!" Maka mereka mengambil Yeremia dan memasukkannya ke dalam perigi milik pangeran Malkia yang ada di pelataran penjagaan itu; mereka menurunkan Yeremia dengan tali. Di perigi itu tidak ada air, hanya lumpur, lalu terperosoklah Yeremia ke dalam lumpur itu. maka keluarlah Ebed-Melekh dari istana raja itu, lalu berkata kepada raja: "Ya tuanku raja, perbuatan orang-orang ini jahat dalam segala apa yang mereka lakukan terhadap nabi Yeremia, yakni memasukkan dia ke dalam perigi; ia akan mati kelaparan di tempat itu! Sebab tidak ada lagi roti di kota." Lalu raja memberi perintah kepada Ebed-Melekh, orang Etiopia itu, katanya: "Bawalah tiga orang dari sini dan angkatlah nabi Yeremia dari perigi itu sebelum ia mati!"

Mazmur Tanggapan (PS 149)

Refren: Tuhan bersegera lah menolong aku!

Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.
Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku,
Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.
Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan aku. Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku, janganlah berlambat!

Bacaan Kedua

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.

Bait Pengantar Injil (PS 951)

Alleluya, alleluya.

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka dan mereka mengikuti Aku.

Alleluya, alleluya.

Bacaan Injil

"Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala! Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung! Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan. Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga. Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya."

Invitatorium

Minggu XX Masa Biasa

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Ibadat Bacaan

Minggu XX Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pada hari ini, hari pertama,

Nama Allah Bapa kami puji;

Yang, Tuhan dan sumber ciptaan,

Membawa dunia dari kegelapan.

Pada hari ini Putra yang kekal

Mengalahkan maut dengan kemenangan-Nya;

Pada hari ini Roh Kudus datang

Dengan karunia api yang hidup.

Bapa, yang membentuk manusia

Serupa dengan Allah dalam rencana kasih-Mu,

Penuhilah kami dengan kasih ilahi itu,

Dan sesuaikanlah kehendak kami dengan kehendak-Mu.

Sabda yang menjadi daging, salam bagi-Mu!

Engkau telah membebaskan kami dari dosa,

Dan bersama-Mu kami mati dan bangkit

Kepada Allah dalam kurban.

Roh Kudus, Engkau menganugerahkan

Karunia kasih kepada setiap hati;

Berilah kami terang dan rahmat, kami mohon,

Penuhilah hati kami pada hari suci ini.

Allah, Tritunggal Mahakudus,

Terlaksanalah kehendak-Mu yang kudus;

Dalam sabda-Mu jiwa kami bebas.

Dan kami beristirahat pada hari ini bersama-Mu.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Siapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Mazmur 23 (24)

Masuknya Tuhan ke dalam bait-Nya

Kristus membuka surga bagi kita dalam kemanusiaan yang Ia kenakan (St. Ireneus).
Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,

dunia dan semua penduduknya.

Dialah yang mendasarkannya di atas laut;

di atas air Ia menjadikannya teguh.

AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Siapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan?

Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,

yang tidak menginginkan hal-hal yang tidak berharga,

yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.

AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Ia akan menerima berkat dari Tuhan

dan upah dari Allah yang menyelamatkannya.

Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,

mencari wajah Allah Yakub.

AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

tinggikanlah dirimu, hai pintu-pintu kuno.

Biarlah Dia masuk, Raja kemuliaan!

AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Siapakah Raja kemuliaan itu?

Tuhan, yang perkasa, yang gagah berani,

Tuhan, yang gagah berani dalam perang.

AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

tinggikanlah dirimu, hai pintu-pintu kuno.

Biarlah Dia masuk, Raja kemuliaan!

AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?

Dia, Tuhan semesta alam,

Dialah Raja kemuliaan.

AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ketika Putra-Mu dihukum secara tidak adil, ya Tuhan Allah, dan dikelilingi oleh orang-orang fasik, Ia berseru kepada-Mu, dan Engkau membebaskan-Nya. Jagalah umat-Mu sebagai harta hati-Mu dan bimbinglah langkah mereka di jalan yang aman agar mereka dapat melihat wajah-Mu.

AntifonSiapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Antifon 2Berkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.

Mazmur 65 (66)

Madah Ekaristi

Tuhan telah bangkit dan semua orang telah dibawa oleh-Nya kepada Bapa (Hesychius).
I
Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,

Nyanyikanlah kemuliaan nama-Nya.

Persembahkanlah kepada-Nya pujian yang mulia.

Katakanlah kepada Allah: “Betapa dahsyat perbuatan-Mu!

AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.

Karena kebesaran kekuatan-Mu

musuh-musuh-Mu gemetar di hadapan-Mu.

Di hadapan-Mu seluruh bumi akan sujud;

akan bernyanyi bagi-Mu, bernyanyi bagi nama-Mu!”

AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.

Datanglah dan lihatlah perbuatan-perbuatan Allah,

dahsyat perbuatan-Nya di antara manusia.

Ia mengubah laut menjadi tanah kering,

mereka menyeberangi sungai dengan kaki kering.

AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.

Biarlah sukacita kita ada di dalam Dia;

Ia memerintah selama-lamanya dengan kekuatan-Nya.

Mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa;

jangan biarkan pemberontak bangkit melawan Dia.

AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.

Hai bangsa-bangsa, berkatilah Allah kita,

biarlah suara pujian-Nya bergema,

dari Allah yang memberi hidup kepada jiwa kita

dan menjaga kaki kita agar tidak tersandung.

AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.

Karena Engkau, ya Allah, telah menguji kami,

Engkau telah menguji kami seperti perak diuji:

Engkau menuntun kami, ya Allah, ke dalam jerat;

Engkau meletakkan beban berat di punggung kami.

AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.

Engkau membiarkan manusia menginjak-injak kepala kami;

kami melewati api dan air

tetapi kemudian Engkau memberi kami kelegaan.

AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBerkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Ia telah memberi kita hidup, alleluya.

Antifon 3Dengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.

II
Kurban bakaran kubawa ke rumah-Mu;

kepada-Mu aku akan membayar nazarku,

nazarku yang telah kuucapkan dengan bibirku,

yang kuucapkan dengan mulutku dalam kesesakanku.

AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.

Aku akan mempersembahkan kurban bakaran dari hewan gemuk

dengan asap domba jantan yang terbakar.

Aku akan mempersembahkan lembu jantan dan kambing.

AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.

Datanglah dan dengarkanlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah.

Aku akan menceritakan apa yang Ia lakukan bagi jiwaku:

kepada-Nya aku berseru dengan nyaring,

dengan pujian tinggi siap di lidahku.

AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.

Sekiranya ada kejahatan dalam hatiku,

Tuhan tidak akan mendengarkan.

Tetapi sesungguhnya Allah telah mendengarkan;

Ia telah memperhatikan suara doaku.

AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.

Terpujilah Allah yang tidak menolak doaku

dan tidak menahan kasih-Nya dariku.

AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa yang Mahakuasa, dalam kematian dan kebangkitan Putra-Mu sendiri Engkau membawa kami melalui air baptisan ke pantai kehidupan baru. Melalui air itu dan api Roh Kudus Engkau telah memberi setiap kami penghiburan. Terimalah kurban pujian kami; semoga hidup kami menjadi persembahan total kepada-Mu, dan semoga kami layak masuk ke rumah-Mu dan di sana bersama Kristus memuji kekuatan-Mu yang tak pernah gagal.

AntifonDengarkanlah aku, hai kamu sekalian yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu betapa besar hal-hal yang telah Ia lakukan bagiku, alleluya.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Sabda Allah hidup; itu menusuk hati.

℟ Itu menusuk lebih pasti daripada pedang bermata dua.

Bacaan

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Hosea

11:1-11

Allah senantiasa berbelas kasihan
Demikianlah firman Tuhan:

Ketika Israel masih kanak-kanak, Aku mengasihi dia,

dari Mesir Kupanggil putra-Ku.

Semakin Aku memanggil mereka,

semakin jauh mereka pergi dari-Ku,

Berkurban kepada Baal-baal

dan membakar dupa kepada berhala-berhala.

Namun Akulah yang mengajar Efraim berjalan,

yang menggendong mereka dalam pelukan-Ku;

Aku menarik mereka dengan tali-tali manusia,

dengan ikatan-ikatan kasih;

Aku memelihara mereka seperti seseorang

yang mengangkat bayi ke pipinya;

Namun, meskipun Aku membungkuk untuk memberi makan anak-Ku,

mereka tidak tahu bahwa Akulah penyembuh mereka.
Ia akan kembali ke tanah Mesir,

dan Asyur akan menjadi rajanya;

Pedang akan dimulai dengan kota-kotanya

dan berakhir dengan menghabiskan kesunyiannya.

Karena mereka menolak untuk bertobat,

nasihat-nasihat mereka sendiri akan melahap mereka.

Umat-Nya dalam ketegangan tentang kembali kepada-Nya;

dan Allah, meskipun mereka berseru kepada-Nya serentak,

tidak akan mengangkat mereka.
Bagaimana mungkin Aku menyerahkan engkau, ya Efraim,

atau menyerahkan engkau, ya Israel?

Bagaimana mungkin Aku memperlakukan engkau seperti Adma,

atau menjadikan engkau seperti Zeboim?

Hati-Ku diliputi,

belas kasihan-Ku tergerak.

Aku tidak akan melampiaskan kemarahan-Ku yang membara,

Aku tidak akan menghancurkan Efraim lagi;

Sebab Aku adalah Allah dan bukan manusia,

Yang Kudus hadir di antara kamu;

Aku tidak akan membiarkan api menghabiskan kamu.
Mereka akan mengikuti Tuhan,

yang mengaum seperti singa;

Ketika Ia mengaum,

putra-putra-Nya akan datang ketakutan dari barat,

Dari Mesir mereka akan datang gemetar, seperti burung pipit,

dari tanah Asyur, seperti merpati;

Dan Aku akan menempatkan mereka kembali di rumah-rumah mereka,

firman Tuhan.

Responsorium Hosea 11:8, 9; Yeremia 31:3

Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku; seluruh keberadaan-Ku gemetar dengan belas kasihan.

℟ Aku tidak akan melampiaskan kemarahan-Ku yang dahsyat, sebab Aku adalah Allah, bukan manusia.
Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal; dalam belas kasihan Aku menarik engkau kepada-Ku.

℟ Aku tidak akan melampiaskan kemarahan-Ku yang dahsyat, sebab Aku adalah Allah, bukan manusia.

Bacaan Kedua

Dari dialog Tentang Penyelenggaraan Ilahi oleh Santa Katarina dari Siena, perawan

Ikatan-ikatan kasih
Tuhanku yang manis, pandanglah dengan belas kasihan umat-Mu dan terutama tubuh mistik Gereja-Mu. Kemuliaan yang lebih besar diberikan kepada nama-Mu karena mengampuni banyak makhluk-Mu daripada jika aku sendiri diampuni atas dosa-dosaku yang besar terhadap keagungan-Mu. Tidak akan ada penghiburan bagiku untuk menikmati hidup-Mu jika umat-Mu yang kudus berada dalam kematian. Sebab aku melihat bahwa dosa menggelapkan kehidupan mempelai-Mu, Gereja—dosaku dan dosa-dosa orang lain.
Ini adalah rahmat istimewa yang kumohon, pengampunan ini bagi makhluk-makhluk yang telah Engkau ciptakan menurut gambar dan rupa-Mu. Ketika Engkau menciptakan manusia, Engkau tergerak oleh kasih untuk menjadikannya menurut gambar-Mu sendiri. Tentunya hanya kasih yang dapat begitu memuliakan makhluk-makhluk-Mu. Tetapi aku tahu betul bahwa manusia kehilangan martabat yang Engkau berikan kepadanya; ia pantas kehilangannya, karena ia telah berbuat dosa. Tergerak oleh kasih dan ingin mendamaikan umat manusia dengan diri-Mu, Engkau memberi kami Putra-Mu yang tunggal. Ia menjadi perantara dan keadilan kami dengan menanggung semua ketidakadilan dan dosa kami karena ketaatan pada kehendak-Mu, Bapa yang kekal, sama seperti Engkau menghendaki agar Ia mengambil kodrat manusiawi kami. Betapa kasih yang tak terukur dalamnya! Putra-Mu turun dari ketinggian keilahian-Nya ke kedalaman kemanusiaan kami. Dapatkah hati siapa pun tetap tertutup dan mengeras setelah ini?
Kami mencitrakan keilahian-Mu, tetapi Engkau mencitrakan kemanusiaan kami dalam persatuan keduanya yang telah Engkau kerjakan dalam seorang manusia. Engkau telah menyelubungi Keilahian dalam awan, dalam tanah liat kemanusiaan kami. Hanya kasih-Mu yang dapat begitu memuliakan daging Adam. Maka, karena kasih yang tak terukur ini, aku memohon, dengan segenap kekuatan jiwaku, agar Engkau dengan bebas melimpahkan belas kasihan-Mu kepada semua makhluk-Mu yang rendah.

Responsorium Mazmur 101:1-2

Aku akan menyanyikan kasih dan keadilan; aku akan menyanyi bagi-Mu, ya Tuhan.

℟ Aku akan bertekun dalam jalan yang tak bercela.
Kapan Engkau akan datang kepadaku? Aku akan berjalan dengan kemurnian hati di dalam rumahku.

℟ Aku akan bertekun dalam jalan yang tak bercela.

Te Deum

Engkau Allah: kami memuji-Mu;

Engkau Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah mahakuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan rasul-rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan nabi-nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, keagungan-Mu tak terbatas,

Putra-Mu yang benar dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang dibeli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpin dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memberkati-Mu.

℟ Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, Tuhan, harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan kekal,

yang, diajar oleh Roh Kudus,

kami berani memanggil Bapa kami,

sempurnakanlah, kami mohon, dalam hati kami

roh adopsi sebagai putra dan putri-Mu,

agar kami layak memasuki warisan

yang telah Engkau janjikan.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Minggu XX Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan. Amin.

Antifon 1Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 1Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Antifon 2Alleluya, putjilah Tuhan, hai segala karya Allah, alleluya.

Dan 3,52-57

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,+
dan bersemayam di atas singgasana,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujiah Engkau di bentangan langit,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

(Kemuliaan tidak diucapkan)

Antifon 2Alleluya, putjilah Tuhan, hai segala karya Allah, alleluya.

Antifon 3Segala yang bernafas, pujilah Tuhan, alleluya.

Mazmur 150

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*
pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*
pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*
pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*
pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,+
Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*
segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

Antifon 3Segala yang bernafas, pujilah Tuhan, alleluya.

Bacaan Singkat (2Tim 2,8.11-13)

Ingatlah bahwa Tuhan Yesus Kristus, putera Daud, telah bangkit dari alam maut. Benarlah perkataan ini: Jika kita mati dengan Dia, kita akan hidup dengan Dia; jika kita bertahan, kita akan ikut memerintah. Jika kita mengingkari Dia, Diapun akan mengingkari kita; jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Ia tidak dapat mengingkari diriNya.

Lagu Singkat

℣.Kami akan memuji Engkau, ya Allah,* Dan menyerukan namaMu.℟.Kami.℣.Kami akan mewartakan karyaMu yang agung.℟.Dan menyerukan namaMu.℣.Kemuliaan.℟.Kami.

Antifon KidungAku harus menerima baptisan, dan betapa susahnya hati-Ku sebelum hal itu berlangsung!

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungOrang kagum akan pengajaran Yesus, sebab Ia mengajar sebagai orang yang berwibawa.

Doa Permohonan

Allah yang mahakuasa dan mahabaik sungguh mencintai kita dan mengetahui apa yang kita perlukan. Marilah kita membuka hati bagi Allah, memuji Dia dan berkata:

℟. Terpujilah Engkau, ya Tuhan, kami berharap padaMu.

Kami memuji Engkau, raja semesta alam, sebab Engkau memanggil kami, orang yang sesat dan berdosa,* untuk mengenal dan mengabdi Engkau, Allah yang benar. ℟.

Engkau telah membuka pintu kemurahanMu bagi kami, ya Allah,* semoga kami tak pernah menyimpang dari jalan kehidupan. ℟.

Kami merayakan kebangkitan PuteraMu yang tercinta,* semoga kami sepanjang hari dipenuhi dengan kegembiraan rohani. ℟.

Kurniakanlah, ya Tuhan, semangat doa kepada umat beriman,* supaya dalam segala-galanya kami tetap mengucap syukur kepadaMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, bagi mereka yang mengasihi Engkau, Engkau telah menyediakan harta yang tak kelihatan. Curahkanlah ke dalam hati kami cinta kasih kepada-Mu, agar dengan mengasihi Engkau dalam segala sesuatu dan di atas segala sesuatu, kami memperoleh janji-janji-Mu yang melampaui segala keinginan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Minggu XX Masa Biasa

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Cor 6, 19-20)

Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Ayat Singkat

℣.Jiwaku merindu, bahkan hancur, akan pelataran Tuhan.℟.Hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Minggu XX Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 22 (23)

Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan,*
Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.

Ia membimbing aku ke air yang tenang,*
dan menyegarkan daku.

Ia menuntun aku di jalan yang lurus,*
demi namaNya yang kudus.

Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam,*
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.

Tongkat kegembalaanMu,*
itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan hidangan bagiku,*
di hadapan segala lawanku.

Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,*
pialaku penuh melimpah.

Kerelaan dan kemurahanMu mengiringi aku,*
seumur hidup.

aku akan diam di dalam rumah Tuhan,*
sepanjang masa.

Antifon 1Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya, alleluya.

Antifon 2Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus, alleluya.

Mazmur 75 (76)

Allah terkenal di Yehuda,*
di Israel namaNya termasyhur.

KemahNya berada di Salem,*
dan di Sion kediamanNya.

DihancurkanNya panah yang berkilat,*
perisai dan pedang dan perlengkapan perang.

Cemerlang Engkau dan mulia,*
lebih megah dari gunung abadi.

Orang gagah berani Kaujarahi,+
mereka terlelap dalam tidurnya,*
orang yang perkasa lenyap kekuatannya.

Ya Allah Yakub,*
hardikMu melumpuhkan kereta maupun kuda.

Antifon 2Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus, alleluya.

Antifon 3Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu, alleluya.

Dahsyat Engkau, siapakah dapat bertahan di hadapanMu,*
terhadap hebatnya amarahMu.

Dari langit Kauperdengarkan keputusanMu,*
bumi takut dan tertegun.

pada waktu Allah bangkit untuk mengadili,*
dan menyelamatkan orang tertindas seluruh negeri.

Keberangan manusia bahkan menjadi pujianMu,*
dan amarahnya menambah keluhuranMu.

Bernadarlah dan penuhilah janjimu kepada Tuhan Allahmu,*
hendaknya para hamba Tuhan menyampaikan persembahan kepada Yang dahsyat.

Ia mematahkan semangat para penguasa,*
menakutkan para raja bumi.

Antifon 3Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu, alleluya.

Bacaan singkat Kid 8,6b-7

Kuat bagaikan mautlah cinta, gigih laksana pratalalah cemburu. Nyalanya ibaratkan nyala api, bagaikan pijar Tuhan. Air yang banyak tidak kuasa memadamkan cinta, tiadapun sungai-sungai dapat menghanyutkannya.

℣.Aku cinta padaMu ya Tuhan, kekuatanku.℟.Tuhanlah pelindung dan pembelaku.

Doa Penutup

Ya Allah, bagi mereka yang mengasihi Engkau, Engkau telah menyediakan harta yang tak kelihatan. Curahkanlah ke dalam hati kami cinta kasih kepada-Mu, agar dengan mengasihi Engkau dalam segala sesuatu dan di atas segala sesuatu, kami memperoleh janji-janji-Mu yang melampaui segala keinginan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Minggu XX Masa Biasa

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Ct 8, 6b-7a)

--Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api Tuhan!

Ayat Singkat

℣.Aku mengasihi Engkau, ya Tuhan, kekuatanku.℟.Perisaiku dan tanduk keselamatanku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Minggu XX Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu, alleluya.

Mazmur 109 (110),1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu, alleluya.

Antifon 2Berbahagialah yang haus akan kebenaran, sebab mereka akan dipuaskan Allah.

Mazmur 111 (112)

Berbahagialah orang takwa,*
yang sangat suka akan perintah Tuhan.

Anak cucunya akan berkuasa di bumi,*
keturunan orang jujur akan diberkati.

Rumah tangganya makmur dan sejahtera,*
kebaikannya tetap selama-lamanya.

Tuhan yang adil, pengasih dan penyayang,*
menjadi cahaya dalam kegelapan bagi orang yang lurus.

Orang baik menaruh belaksihan dan memberi pinjaman,*
ia melakukan urusannya penuh tanggung jawab.

Orang jujur tidak pernah akan goyah,*
ia akan dikenang selama-lamanya.

Ia tidak gentar akan kabar buruk,*
hatinya teguh, penuh kepercayaan kepada Tuhan.

Hatinya tenang, ia tidak takut,*
ia bersukacita karena mengalahkan musuh.

Dengan murah hati ia memberi derma kepada orang miskin,+
kebaikannya tetap selama-lamanya,*
kekuatannya tiada bandingnya.

Orang jahat melihatnya dan sakit hati,+
menggertakkan gigi, merana dan hancur lebur,*
usaha orang berdosa akan gagal.

Antifon 2Berbahagialah yang haus akan kebenaran, sebab mereka akan dipuaskan Allah.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil maupun besar, alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil maupun besar, alleluya.

Bacaan singkat Ibr 12,22-24

Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi. Kamu masuk ke dalam kumpulan meriah ribuan malaikat, ke dalam jemaat anak-anak sulung yang namanya terdaftar di surga. Kamu sudah datang kepada Allah, hakim semua orang, kepada arwah orang-orang kudus dan kepada Yesus, pengantara perjanjian baru. DarahNya menyucikan kita dan berseru lebih nyaring dari pada darah Habel.

Lagu Singkat

℣.Agunglah Tuhan kita,* Dan amat besarlah kekuasaanNya.℟.Agunglah.℣.HikmatNya tak terduga dalamnya.℟.Dan amat besarlah kekuasaanNya.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungKamu menyangka bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungSemua heran karena kata-kata yang keluar dari mulut Allah.

Doa Permohonan

Setiap pemberian yang baik datang dari atas, diturunkan oleh Allah. Maka hendaklah kita bergembira dalam Tuhan dan berdoa dengan tekun:

℟. Tuhan, kabulkanlah doa kami.

Bapa semesta alam dan Tuhan kami, Engkau telah mengutus PuteraMu ke dunia supaya namaMu dimuliakan di mana-mana,* teguhkanlah penyaksian GerejaMu di antara para bangsa. ℟.

Semoga kami terbuka bagi pewartaan para rasul,* dan hidup sesuai dengan kebenaran iman kami. ℟.

Engkau mencintai orang yang benar,* belalah perkara orang yang diperlakukan tidak adil. ℟.

Bebaskanlah para tawanan, terangilah orang buta,* bantulah orang yang diperas, lindungilah orang asing. ℟.

Penuhilah keinginan orang yang berpulang dalam damaiMu,* dan hantarkanlah mereka kepada kebangkitan berkat jasa PuteraMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, bagi mereka yang mengasihi Engkau, Engkau telah menyediakan harta yang tak kelihatan. Curahkanlah ke dalam hati kami cinta kasih kepada-Mu, agar dengan mengasihi Engkau dalam segala sesuatu dan di atas segala sesuatu, kami memperoleh janji-janji-Mu yang melampaui segala keinginan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Minggu XX Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Benediktus Yoseph Labre

Pengaku Iman

Benediktus Yoseph Labre, putera tertua dari limabelas bersaudara, lahir di Ammettes, Flanders, Prancis pada tanggal 26 Maret 1748. Ayah dan ibunya Yohanes Baptista Labre dan Anne Babre Grandsire adalah petani sederhana di desa Ammettes. Pendidikan keras ayahnya membuat Benediktus bertumbuh menjadi seorang pekerja keras, cermat, cekatan dan beriman.

Satu-satunya cita-cita yang membakar hatinya ialah menjadi abdi Allah sebagai imam atau biarawan. Pada umur 12 tahun, ia mulai menjalani pendidikan imamatnya di bawah bimbingan pamannya, Pater Francois Labre. Empat tahun kemudian, ia diterima di biara pertapaan Kartusian di Montreul-sur-Mer. Aturan hidup di biara ini terkenal keras. Di biara ini Benediktus hanya bertahan 1 bulan lamanya karena gangguan kesehatan. Tak lama kemudian ia mengajukan permohonan ke sebuah biara di La Trappe, tetapi permohonannya ditolak karena ia masih muda. Benediktus kemudian di terima di sebuah biara Trapist di Sept-Fonts. Enam bulan kemudian dia terpaksa meninggalkan biara itu karena gangguan kesehatannya.

Sejak itu Benediktus mulai sadar bahwa panggilannya untuk menjadi Abdi Allah harus ditempuhnya dengan tetap menjadi seorang awam sebagaimana Yesus dan para Rasul. Karena itu ia berkeputusan untuk menjadi peziarah. Antara tahun 1770 dan 1777, ia menjelajahi semua kota besar di Eropa Barat sepertil: Jerman, Prancis, Spanyol dan Italia. Akhirnya ia menetap di Roma. Di sana Benediktus menjadi pengemis yang hidup dari belaskasihan orang lain. Ia rajin mengunjungi gereja-gereja untuk berdoa dan merayakan Ekaristi. Pada awal masa Puasa pada tahun 1783, ia jatuh sakit lalu meninggal pada hari Jumat Agung tanggal 7 April 1783.

Benediktus Yoseph Labre dikagumi banyak orang karena kesalehannya, tetapi sekaligus diejek dan diolok-olok oleh orang-orang yang mengenalnya. Keramahan dan kerendahan hatinya, cinta dan kesalehannya mengilhami banyak orang di kota Roma. Semasa hidupnya yang diliputi kesengsaraan itu, ia dikaruniai banyak penglihatan ajaib. Satu abad setelah kematiannya, Benediktus dinyatakan kudus oleh Paus Leo XIII (1878-1903).

Santo Stefanus dari Hungaria

Raja · 969-1038

St.Stefanus dilahirkan sekitar tahun 969 di Hungaria. Nama yang diberikan kepadanya adalah Vaik. Ketika ia menjadi seorang Kristen pada usia sepuluh tahun, ia diberi nama Stefanus. Pada saat yang sama, ayahnya, Pangeran Hungaria, dan juga banyak kaum bangsawan lainnya menjadi Kristen.

Namun demikian, ketika Stefanus menjadi raja, di negerinya itu masih banyak orang kafir. Sebagian penduduknya masih suka kekerasan dan kekejian. Jadi, Stefanus memutuskan untuk membangun Gereja yang kokoh di Hungaria. Usahanya itu diberkati Tuhan. Rahasia keberhasilan St. Stefanus dalam membimbing rakyatnya secara gemilang kepada iman Kristiani adalah devosinya kepada Bunda Maria. Ia mempercayakan seluruh kerajaannya dalam perlindungan Bunda Maria dan ia membangun sebuah gereja yang amat indah untuk menghormati Bunda Allah (Gereja itu sekarang dikenal dengan nama Basilika St.Stefanus Budapest Hungaria).

Paus Sylvester II mengirimkan sebuah mahkota raja yang indah bagi Stefanus. Pusaka ini kemudian dikenal sebagai Mahkota St. Stefanus. Dalam masa Perang Dunia II, tentara Amerika merampas mahkota tersebut, tetapi akhirnya diserahkan kembali pada Hungaria pada tahun 1978.

Stefanus seorang pemimpin yang tegas serta gagah berani. Ia menerapkan hukum yang adil. Namun demikian, ia juga lemah lembut serta penuh belas kasihan kepada mereka yang miskin. Sebisa-bisanya ia menghindari peperangan. Ia suka memberi bingkisan uang kepada para pengemis tanpa memberitahukan kepada mereka siapa dia sebenarnya. Suatu ketika ia sedang menyamar dan membagi-bagikan bingkisan, sekelompok pengemis dengan brutal menyerang serta memukulnya. Mereka menarik-narik rambutnya, jenggotnya serta merampok kantong uangnya. Tak pernah terbayangkan oleh mereka bahwa mereka sedang mempermainkan raja mereka. Dan mereka tidak pernah tahu akan hal itu.

Raja menerima segala penghinaan itu dengan diam-diam dan dengan rendah hati. Sekuat tenaga ia mengarahkan pikirannya pada Bunda Maria dan berdoa: “Lihatlah, Ratu Surgawi, bagaimana umatmu memperlakukan dia yang engkau jadikan raja. Jika mereka musuh-musuh iman, aku tahu apa yang harus aku lakukan terhadap mereka. Tetapi, karena mereka adalah kesayangan Putera-mu, aku menerima ini semua dengan sukacita. Aku mengucap syukur karenanya.”

Kejadian ini tidak membuatnya berhenti untuk menyamar sebagai rakyat biasa dan membagi-bagikan bingkisan. Malahan Raja Stefanus berjanji untuk berderma lebih banyak lagi bagi para pengemis. Stefanus menjadi raja Hungaria selama empat puluh dua tahun. Ia wafat pada tanggal 15 Agustus 1038. St. Stefanus dinyatakan kudus oleh Paus St. Gregorius VII pada tahun 1083.

Arti nama

Stefanus Berasal dari kata Yunani Στεφανος (Stephanos) yang berarti : "Mahkota"

Santo Stefenus

Raja Hungaria

Stefanus lahir pada tahun 969. Ketika itu agama Kristen baru mulai menanamkan pengaruhnya di Hungaria. Ayahnya, raja Hungaria dan ibunya sendiri belum menjadi Kristen. Pada umur 10 tahun, Stefanus baru dipermandikan bersama kedua orangtuanya. Ketika ayahnya meninggal dunia, ia menggantikannya sebagai raja Hungaria. Stefanus yang masih muda ini-didukung oleh permaisurinya Santa Gisela-ternyata tampil sangat bijaksana dan tegas dalam memimpin rakyatnya. Ia disenangi rakyatnya karena selalu memperhatikan kepentingan mereka. Setelah kedudukan dan kuasanya tidak lagi dirongrong oleh para lawannya, ia mulai memusatkan perhatian pada kemajuan Gereja dan pewartaan Injil di seluruh wilayah kerajaan. Upacara-upacara kekafiran perlahan-lahan diganti upacara-upacara iman Kristiani. Hari minggu diumumkan sebagai hari yang khusus untuk Tuhan. Orang tidak boleh bekerja.

Untuk mendukung usahanya itu, ia berusaha mendirikan banyak gereja dan biara yang kelak menjadi pusat kebudayaan Hungaria. Ia mengutus beberapa pembantu dekatnya kepada Sri Paus Silvester II (999-1003) untuk meminta tenaga-tenaga imam dan memohon agar kiranya Sri Paus mengurapinya menjadi Raja Hungaria. Sri Paus dengan senang hati mengabulkan dua permohonan itu.

Pembentukan Kerajaan Hungaria sebagai suatu Kerjaan Kristen yang berdaulat dan merdeka merupakan jasa terbesar dari Stefanus. Seluruh negeri dipersembahkan kepada perlindungan Santa Perawan Maria. Stefanus sendiri terus memohon kepada Tuhan umur yang panjang dan jangan dulu mati sebelum seluruh negerinya dikristenkan. Penghormatannya kepada Santa Perawan Maria diabadikan dengan mendirikan sebuah gereja yang luas dan indah, gereja Santa Perawan Maria.

Puteranya, Santo Emerikus, dididiknya dengan sungguh-sungguh mengikuti tata cara Kristiani karena ia berharap bahwa kelak ia dapat menggantikannya sebagai raja. Namun sayang, maut terlalu cepat datang menjemput dia. Emerikus mati dalam suatu kecelakaan tak terduga ketika sedang berburu. Kematian Emerikus menimbulkan penderitaan batin yang luar biasa bagi Stefanus. Hilanglah segala harapannya akan Emerikus sebagai penggantinya. Diantara kaum kerabatnya timbullah percekcokan tentang siapa yang pantas menggantikannya kelak bila dia meninggal. Sehubungan dengan itu, Stefanus mendesak para pembantunya agar mereka tetap adil dan jujur serta taat kepada undang-undang kerajaan dan kepada Sri Paus di Roma. Raja yang suci ini meninggal dunia pada tanggal 15 Agustus 1038. Bersama puteranya Emerikus, Stefanus dihormati Gereja sebagai orang Kudus.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari