Doa Katolik
Pesta

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

Minggu, 27 Desember 2037· Putih · Pekan Psalterium I
27 Desember 2037

Bacaan Misa

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama
Kitab Putra Sirakh 3:2-6,12-14

“Barangsiapa takwa kepada Tuhan, ia akan menghormati orangtuanya.”

Anak-anakku, dengarkanlah aku: Tuhan telah memuliakan bapa di atas anak-anaknya, dan hak ibu atas para anaknya Ia teguhkan. Barangsiapa menghormati bapanya, ia memulihkan dosa, dan siapa memuliakan ibunya, ia sama dengan orang yang mengumpulkan harta. Barangsiapa menghormati bapanya, ia sendiri akan mendapat kesukaan pada anak-anaknya, dan apabila bersembahyang, niscaya doanya dikabulkan. Barangsiapa memuliakan bapanya akan panjang umurnya, dan orang yang taat kepada Tuhan menenangkan hati ibunya. Anakku, tolonglah bapamu pada masa tuanya, dan jangan menyakiti hatinya di masa hidupnya. Kalau akalnya sudah berkurang, hendaklah kaumaafkan, jangan menistakan dia sewaktu engkau masih berjaya. Kebaikan yang ditujukan kepada bapa tidak akan terlupakan; sebaliknya akan dibilang sebagai pemulihan segala dosamu.

Mazmur Tanggapan (PS 841)

Refren: Ref. Berbahagialah yang mendiami rumah Tuhan

(Mzm. 128:1-2.3.4-5; R:1)

Berbahagialah orang yang takwa kepada Tuhan yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya. Apabila engkau menikmati hasil jerih payahmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!

Isterimu akan menjadi laksana pohon anggur subur yang ada di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun di sekeliling mejamu!

Sungguh, demikianlah akan diberkati Tuhan, orang laki-laki yang takwa hidupnya. Kiranya Tuhan memberkati engkau dari Sion: boleh melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu.

Bacaan Kedua

“Tata hidup keluarga di dalam Tuhan.”

Saudara-saudara, kalianlah orang pilihan Allah, yang dikuduskan dan dikasihi oleh-Nya. Maka kenakanlah belas kasihan, kemurahan dan kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan hendaknya kalian saling mengampuni bila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain; sebagaimana Kristus mengampuni kalian, demikian pula kalian hendaknya. Dan di atas semuanya itu kenakanlah cintakasih, tali pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Semoga damai sejahtera Kristus menguasai hatimu, karena untuk itulah kalian dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah. Semoga sabda Kristus dengan segala kekayaannya tinggal di antara kamu. Hendaknya kamu saling mengajar dan menasihati dengan segala hikmat. Nyanyikanlah mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani, untuk mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah itu demi nama Tuhan Yesus Kristus, dan dengan perantaraan-Nya bersyukurlah kepada Allah, Bapa kita. Hai para isteri, tunduklah kepada suamimu sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. Hai para suami, kasihilah isterimu, dan janganlah berlaku kasar terhadapnya. Hai anak-anak, taatilah orangtuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan. Hai para bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.

Bait Pengantar Injil (PS 956)
do = f, 2/4

Alleluya, alleluya.

Semoga damai Kristus melimpahi hatimu, semoga sabda Kristus berakar dalam dirimu.

Alleluya, alleluya.

Bacaan Injil

“Ambillah Anak itu serta ibu-Nya, dan larilah ke Mesir.”

Setelah orang-orang majus yang mengunjungi Bayi Yesus di Betlehem pulang, nampaklah Malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi. Malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya! Larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Raja Herodes akan mencari Anak itu untuk dibunuh.” Maka Yusuf pun bangun. Malam itu juga diambilnya Anak itu serta ibu-Nya, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana sampai Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan lewat nabi-Nya, “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf di Mesir dalam mimpi. Kata malaikat itu, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu sudah mati.” Lalu Yusuf pun bangunlah. Diambilnya Anak itu serta ibu-Nya, dan pergilah mereka ke tanah Israel. Tetapi setelah mendengar bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes, ayahnya, Yusuf takut ke sana. Setelah dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke daerah Galilea. Setibanya di sana ia tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah Firman yang disampaikan oleh nabi-nabi bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.

Invitatorium

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para rasul.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para rasul.

Ibadat Bacaan

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolongku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolongku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sukacita bagi dunia, Tuhan telah datang!

Biarlah bumi menerima Raja-Nya;

Biarlah setiap hati menyiapkan tempat bagi-Nya,

Dan Surga serta alam bernyanyi,

Dan Surga serta alam bernyanyi,

Dan Surga, dan Surga, serta alam bernyanyi.
Sukacita bagi dunia, Sang Juruselamat memerintah!

Biarlah manusia menggunakan lagu-lagu mereka;

Sementara ladang dan banjir, batu dan bukit serta dataran

Mengulang sukacita yang bergema,

Mengulang sukacita yang bergema,

Mengulang, mengulang, sukacita yang bergema.
Jangan lagi dosa dan kesedihan bertumbuh,

Jangan pula duri mengganggu tanah;

Ia datang untuk membuat berkat-Nya mengalir

Sejauh kutuk ditemukan,

Sejauh kutuk ditemukan,

Sejauh, sejauh, kutuk ditemukan.
Ia memerintah dunia dengan kebenaran dan rahmat,

Dan membuat bangsa-bangsa membuktikan

Kemuliaan kebenaran-Nya,

Dan keajaiban kasih-Nya,

Dan keajaiban kasih-Nya,

Dan keajaiban, keajaiban, kasih-Nya.
𝄞 "Joy to the World" oleh Rebecca Hincke • Tersedia untuk Pembelian • Partitur Musik • Judul: Joy to the World; Teks: Isaac Watts (1674-1748); Musik: George Frederick Handel (1685-1759); Artis: Rebecca Hincke; (c) 2016 Surgeworks, Inc. • Album yang berisi Madah ini: Hymns and Chants of Divine Office, Vol. 4

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Ketika orang tua-Nya membawa Kanak-kanak Yesus ke Bait Allah, Simeon menyambut-Nya dalam pelukannya dan memuji Allah.

Mazmur 23 (24)

Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,

dunia dan semua penduduknya.

Dialah yang mendasarkannya di atas lautan;

di atas air Ia menegakkannya.
Siapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan?

Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,

yang tidak menginginkan hal-hal yang sia-sia,

yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.
Ia akan menerima berkat dari Tuhan

dan upah dari Allah yang menyelamatkannya.

Demikianlah orang-orang yang mencari-Nya,

mencari wajah Allah Yakub.
Hai gerbang-gerbang, angkatlah kepalamu;

terangkatlah, hai pintu-pintu purbakala.

Biarlah masuk Raja kemuliaan!
Siapakah Raja kemuliaan itu?

Tuhan, yang perkasa, yang gagah perkasa,

Tuhan, yang gagah perkasa dalam perang.
Hai gerbang-gerbang, angkatlah kepalamu;

terangkatlah, hai pintu-pintu purbakala.

Biarlah masuk Raja kemuliaan!
Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?

Dia, Tuhan semesta alam,

Dialah Raja kemuliaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonKetika orang tua-Nya membawa Kanak-kanak Yesus ke Bait Allah, Simeon menyambut-Nya dalam pelukannya dan memuji Allah.

Antifon 2Para Majus masuk ke rumah dan menemukan Kanak-kanak itu bersama Maria, ibu-Nya.

Mazmur 45 (46)

Allah adalah bagi kita perlindungan dan kekuatan,

penolong yang dekat, di saat kesesakan,

maka kita tidak akan takut meskipun bumi berguncang,

meskipun gunung-gunung jatuh ke dasar laut;

meskipun airnya bergelora dan berbusa,

meskipun gunung-gunung diguncang oleh gelombangnya.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Aliran sungai memberi sukacita kepada kota Allah,

tempat kudus di mana Yang Mahatinggi bersemayam.

Allah ada di dalamnya, ia tidak akan terguncang;

Allah akan menolongnya pada fajar hari.

Bangsa-bangsa bergejolak, kerajaan-kerajaan terguncang:

Ia mengangkat suara-Nya, bumi menyusut.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Marilah, perhatikanlah perbuatan-perbuatan Tuhan,

perbuatan-perbuatan dahsyat yang telah Ia lakukan di bumi.

Ia mengakhiri perang di seluruh bumi;

busur Ia patahkan, tombak Ia hancurkan.

Ia membakar perisai-perisai dengan api.

Diamlah dan ketahuilah bahwa Akulah Allah,

tertinggi di antara bangsa-bangsa, tertinggi di bumi!”
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPara Majus masuk ke rumah dan menemukan Kanak-kanak itu bersama Maria, ibu-Nya.

Antifon 3Yusuf bangun di malam hari dan membawa Kanak-kanak itu serta ibu-Nya ke Mesir.

Mazmur 86 (87)

Di gunung-Nya yang kudus adalah kota-Nya

yang dikasihi Tuhan.

Tuhan lebih menyukai gerbang-gerbang Sion

daripada semua kediaman Yakub.

Tentang Engkau diceritakan hal-hal yang mulia,

Wahai kota Allah!
Babel dan Mesir akan Aku hitung

di antara mereka yang mengenal Aku;

Filistia, Tirus, Etiopia,

ini akan menjadi anak-anaknya

dan Sion akan disebut Ibu

karena semua akan menjadi anak-anaknya.”
Dialah, Tuhan Yang Mahatinggi,

yang memberikan tempat kepada setiap orang.

Dalam daftar bangsa-bangsa-Nya Ia menulis:

Ini adalah anak-anaknya,

dan sambil menari mereka akan bernyanyi:

Dalam Engkau semua menemukan rumah mereka.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonYusuf bangun di malam hari dan membawa Kanak-kanak itu serta ibu-Nya ke Mesir.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Anak-anakmu akan diajar oleh Tuhan sendiri.

℟ Ia akan memberkati mereka dengan kepenuhan damai sejahtera.

Bacaan

Bacaan Pertama

Dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus

5:21—6:4

Hidup Kristiani dalam keluarga dan masyarakat
Tunduklah seorang kepada yang lain karena hormat akan Kristus.
Hai istri-istri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala istri sama seperti Kristus adalah kepala Gereja, tubuh-Nya, dan juga Juruselamatnya. Sebagaimana Gereja tunduk kepada Kristus, demikian pula istri-istri hendaknya tunduk kepada suaminya dalam segala hal.
Hai suami-suami, kasihilah istrimu, sebagaimana Kristus mengasihi Gereja. Ia menyerahkan diri-Nya untuk Gereja, untuk menguduskannya, menyucikannya dengan permandian air oleh kuasa sabda, untuk mempersembahkan kepada diri-Nya Gereja yang mulia, kudus dan tak bercacat, tanpa noda atau kerut atau apa pun yang serupa itu. Suami-suami hendaknya mengasihi istrinya seperti tubuhnya sendiri. Siapa yang mengasihi istrinya, mengasihi dirinya sendiri.
Perhatikanlah bahwa tidak seorang pun pernah membenci dagingnya sendiri; tidak, ia memeliharanya dan merawatnya seperti Kristus merawat Gereja—karena kita adalah anggota tubuh-Nya.
“Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya,

dan akan bersatu dengan istrinya, dan keduanya akan menjadi satu daging.”
Ini adalah gambaran yang agung; maksudku, ini mengacu kepada Kristus dan Gereja. Bagaimanapun juga, setiap orang hendaknya mengasihi istrinya seperti dirinya sendiri, dan istri hendaknya menghormati suaminya.
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam Tuhan, karena itulah yang diharapkan darimu. “Hormatilah ayahmu dan ibumu” adalah perintah pertama yang disertai janji — “supaya kamu berbahagia dan panjang umur di bumi.”
Hai bapa-bapa, janganlah membuat anak-anakmu marah. Didiklah mereka dengan didikan dan nasihat yang sesuai dengan Tuhan.

Responsorium Efesus 6:1-2; Lukas 2:51

Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam Tuhan, karena itulah kewajibanmu;

℟ hormatilah ayahmu dan ibumu.
Yesus kembali bersama Maria dan Yusuf ke Nazaret; di sana Ia tinggal dan taat kepada mereka.

℟ Hormatilah ayahmu dan ibumu.

Bacaan Kedua

Dari sebuah pidato oleh Paus Paulus VI

Nazaret, sebuah teladan
Nazaret adalah semacam sekolah di mana kita dapat mulai menemukan seperti apa kehidupan Kristus dan bahkan memahami Injil-Nya. Di sini kita dapat mengamati dan merenungkan daya tarik sederhana dari cara Putra Allah dikenal, mendalam namun penuh makna tersembunyi. Dan secara bertahap kita bahkan dapat belajar meniru-Nya.
Di sini kita dapat belajar menyadari siapa Kristus sebenarnya. Dan di sini kita dapat merasakan dan memperhitungkan kondisi dan keadaan yang mengelilingi dan memengaruhi kehidupan-Nya di bumi: tempat-tempat, suasana zaman, budaya, bahasa, adat istiadat keagamaan, singkatnya segala sesuatu yang Yesus gunakan untuk memperkenalkan diri-Nya kepada dunia. Di sini segala sesuatu berbicara kepada kita, segala sesuatu memiliki makna. Di sini kita dapat belajar pentingnya disiplin rohani bagi semua yang ingin mengikuti Kristus dan hidup sesuai ajaran Injil-Nya.
Betapa aku ingin kembali ke masa kecilku dan menghadiri sekolah sederhana namun mendalam yaitu Nazaret! Betapa indahnya berada dekat dengan Maria, belajar lagi pelajaran tentang makna hidup yang sejati, belajar lagi kebenaran-kebenaran Allah. Tetapi di sini kita hanya berziarah. Waktu mendesak dan aku harus mengesampingkan keinginanku untuk tinggal dan melanjutkan pendidikanku dalam Injil, karena pendidikan itu tidak pernah selesai. Tetapi aku tidak dapat pergi tanpa mengingat, secara singkat dan sambil lalu, beberapa pemikiran yang kubawa dari Nazaret.
Pertama, kita belajar dari keheningannya. Andai saja kita bisa sekali lagi menghargai nilainya yang besar. Kita membutuhkan keadaan pikiran yang indah ini, karena kita dikelilingi oleh hiruk pikuk protes yang keras dan klaim yang saling bertentangan yang begitu khas dari masa-masa yang bergejolak ini. Keheningan Nazaret hendaknya mengajari kita bagaimana bermeditasi dalam damai dan tenang, untuk merenungkan hal-hal yang sangat rohani, dan untuk terbuka terhadap suara kebijaksanaan batin Allah dan nasihat para guru-Nya yang sejati. Nazaret dapat mengajari kita nilai studi dan persiapan, meditasi, kehidupan rohani pribadi yang teratur, dan doa hening yang hanya diketahui oleh Allah.
Kedua, kita belajar tentang kehidupan keluarga. Semoga Nazaret menjadi teladan tentang bagaimana seharusnya keluarga itu. Semoga ia menunjukkan kepada kita karakter keluarga yang kudus dan abadi serta mencontohkan fungsi dasarnya dalam masyarakat: sebuah komunitas kasih dan berbagi, indah karena masalah yang ditimbulkannya dan imbalan yang diberikannya; singkatnya, lingkungan yang sempurna untuk membesarkan anak-anak—dan untuk ini tidak ada penggantinya.
Akhirnya, di Nazaret, rumah seorang anak tukang, kita belajar tentang pekerjaan dan disiplin yang menyertainya. Aku secara khusus ingin mengakui nilainya—menuntut namun menebus—dan memberinya penghormatan yang layak. Aku ingin mengingatkan semua orang bahwa pekerjaan memiliki martabatnya sendiri. Di sisi lain, pekerjaan bukanlah tujuan itu sendiri. Nilai dan karakter bebasnya, bagaimanapun, tidak hanya berasal dari tempatnya dalam sistem ekonomi, seperti yang mereka katakan, tetapi lebih dari tujuan yang dilayaninya.
Sebagai penutup, izinkan aku menyampaikan penghargaan yang mendalam kepada orang-orang di mana pun yang bekerja untuk mencari nafkah. Kepada mereka aku ingin menunjukkan teladan besar mereka, Kristus saudara mereka, Tuhan dan Allah kita, yang adalah nabi mereka dalam setiap tujuan yang mempromosikan kesejahteraan mereka.

Responsorium (2 Korintus 13:11; Efesus 5:9; Kolose 3:23)

Milikilah hati yang bersukacita, berusahalah untuk menjadi kudus, tolong-menolonglah, tetaplah bersatu, hiduplah dalam damai.

℟ Bernyanyilah dan bermazmurlah bagi Tuhan dalam hatimu.
Apa pun yang kamu lakukan, lakukanlah dengan segenap hatimu, seolah-olah untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

℟ Bernyanyilah dan bermazmurlah bagi Tuhan dalam hatimu.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji Dikau;

Engkaulah Tuhan: kami mengagungkan Dikau;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah Dikau.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji Dikau.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji Dikau.

Pasukan para martir berjubah putih memuji Dikau.
Di seluruh dunia Gereja kudus mengagungkan Dikau:

Bapa, kemuliaan-Mu tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, Pembela dan Penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi Hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpinlah dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji Dikau.

℟ Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang berkenan memberikan kepada kami

teladan cemerlang Keluarga Kudus,

dengan murah hati berikanlah agar kami dapat meniru mereka

dalam mempraktikkan kebajikan hidup berkeluarga

dan dalam ikatan kasih,

dan demikian, dalam sukacita rumah-Mu,

suatu hari nanti menikmati ganjaran abadi.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

O para rasul mulia
Duta raja yang kuasa
Didikan guru utama
Yang mengatasi segala.

Di Yerusalem surgawi
Penuh cahaya ilahi
Kalian menjadi dasar
Bagi Gereja yang benar.

Kami rayakan pestamu
Kami kenangkan jasamu
Sambil mengucapkan syukur
Atas pengurbanan luhur.

Terpujilah Yesus Kristus
Yang sudah sudi mengutus
Rasul yang dipilih Bapa
Dipenuhi dengan RohNya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Yohanes dipilih Tuhan menjadi rasul dan pengarang Injil, ia dicintai melebihi murid-murid lainnya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Yohanes dipilih Tuhan menjadi rasul dan pengarang Injil, ia dicintai melebihi murid-murid lainnya.

Antifon 2Di salib Kristus mempercayakan bundaNya, Maria, kepada Yohanes, rasul yang dicintaiNya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Di salib Kristus mempercayakan bundaNya, Maria, kepada Yohanes, rasul yang dicintaiNya.

Antifon 3Berkatalah murid yang dicintai Yesus: Itulah Tuhan, alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Berkatalah murid yang dicintai Yesus: Itulah Tuhan, alleluya.

Bacaan Singkat (Kis 4:19-20)

Petrus dan Yohanes berkata: Putuskanlah sendiri manakah atau benar di hadapan Allah: Mentaati kamu atau mentaati Allah. Sebab tidak mungkin bagi kami menutup mulut tentang semua hal yang telah kami lihat dan kami dengar.

Lagu Singkat

℣.Mereka Kautetapkan sebagai pemimpin,* Di seluruh dunia.℟.Mereka.℣.Mereka mewartakan namaMu, ya Tuhan.℟.Di seluruh dunia.℣.Kemuliaan.℟.Mereka.

Antifon KidungSabda menjadi manusia lemah dan tinggal di antara kita. Kita telah melihat kemuliaanNya, alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungSabda menjadi manusia lemah dan tinggal di antara kita. Kita telah melihat kemuliaanNya, alleluya.

Doa Permohonan

Saudara tercinta, kita telah menerima warisan surgawi dari para rasul. Marilah kita mengucap syukur kepada Bapa kita atas semua kurniaNya, dan berkata:

℟. KepadaMu paduan para rasul bersyukur, ya Tuhan.

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, sebab para rasul telah menyampaikan kepada kami perjamuan tubuh dan darah Kristus,* yang memuaskan dan menyegarkan kami. ℟.

Terpujilah Engkau karena para rasul telah menyediakan bagi kami santapan sabda,* yang menerangi dan menggembirakan kami. ℟.

Terpujilah Engkau karena Gereja kudus telah Kaudirikan atas para rasul,* dan kami kaupersatukan menjadi satu umat. ℟.

Terpujilah Engkau sebab Engkau telah mempercayakan kepada para rasul pembaptisan dan pengampunan dosa,* yang menyucikan kami dari segala kejahatan. ℟.

Bapa kami

Doa Penutup

Allah yang mahaluhur, Engkau mewahyukan rahasia agung SabdaMu kepada kami dengan perantaran rasulMu santo Yohanes. Terangilah kiranya akal budi kami agar sanggup mengerti ajaran luhur yang diwarisankannya kepada kami. Demi Yesus Kristus PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

MINGGU — Masa Natal — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Is 11, 1-3 a)

Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan; ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.

Ayat Singkat

℣.Ia harus makin besar.℟.Tetapi aku harus makin kecil.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bacaan singkat Kis 3,12a.14

Rasul-rasul mengerjakan pelbagai tanda dan mukjizat di tengah rakyat. Dan semakin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik pria maupun wanita.

℣.Mereka memelihara sabda Allah.℟.Dan segala peraturan Tuhan.

Doa Penutup

Allah yang mahaluhur, Engkau mewahyukan rahasia agung SabdaMu kepada kami dengan perantaran rasulMu santo Yohanes. Terangilah kiranya akal budi kami agar sanggup mengerti ajaran luhur yang diwarisankannya kepada kami. Demi Yesus Kristus PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

MINGGU — Masa Natal — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Is 49, 6)

"Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."

Ayat Singkat

℣.Aku menaruh Roh-Ku ke atas-Nya.℟.Dan Ia akan menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Lih. Oktaf Natal Hal. 77

Madah

Yesus Putra tunggal Bapa
Yang menebus manusia
Sudah lahir dari dulu
Sebelum adanya waktu.

Engkaulah cahaya Bapa
Harapan kami semua
Dengarkanlah doa kami
Yang kami panjatkan ini.

Untuk membebaskan kami
Engkau merendahkan diri
Lahir dari perawan murni
Tak berdaya bagai bayi.

Mulialah Engkau ya Tuhan
Yang lahir dari perawan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulialah kekal abadi. Amin.

Antifon 1Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu.

Antifon 2Pada Tuhanlah kasih setia dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Pada Tuhanlah kasih setia dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Antifon 3Pada awal mula dan sebelum segala abad Sabda itu Allah; hari ini Ia lahir sebagai penyelamat dunia.

Kidung, Kol 1,12-20

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,+
yang membuat kita layak mendapat bagian,*
dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan,*
dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih.

Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,*
yaitu pengampunan dosa.

Kristuslah gambar Allah, Ia menampakkan yang tak kelihatan,*
Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,*
baik di angkasa maupun di bumi;

Baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,*
singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.

Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraanNya dan untuk Dia,+
Ia mendahului segala sesuatu,*
dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja,+
Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,*
supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.

Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhanNya diam dalam Kristus,+
dan dengan perantaraan Kristus,*
Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya.

Baik yang di bumi maupun di angkasa,*
segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.

Antifon 3Pada awal mula dan sebelum segala abad Sabda itu Allah; hari ini Ia lahir sebagai penyelamat dunia.

Bacaan Singkat (Rom 8:3-4)

Allah telah mengutus PuteraNya sendiri menjadi manusia lemah, serupa dengan manusia yang dikuasai dosa. Dan karena dosa itu Ia menjatuhkan hukuman atas dosa dalam manusia lama, agar kebenaran hukum dipenuhi dalam diri kita. Sebab kita tidak bertindak sebagai manusia yang dikuasai oleh dosa, melainkan sebagai manusia yang dikuasai oleh Roh.

Lagu Singkat

℣.Sabda menjadi manusia lemah,* Alleluya, alleluya.℟.Sabda.℣.Dan tinggal di antara kita.℟.Alleluya.℣.Kemuliaan.℟.Sabda.

Antifon Kidung(Mi 27 Des): Santa perawan Maria, dengan perantaraanmu terpenuhilah segala nubuat para nabi tentang Kristus: sebagai perawan engkau mengandung, sebagai perawan pula engkau melahirkan putera.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungSanta perawan Maria, dengan perantaraanmu terpenuhilah segala nubuat para nabi tentang Kristus: sebagai perawan engkau mengandung, sebagai perawan pula engkau melahirkan putera.

Doa Permohonan

Allah Bapa, dalam cinta KasihNya yang melimpah, telah mengutus PuteraNya kepada kita. Marilah kita meluhurkan Dia dan bersembah: ℟.

℟. Semoga PuteraMu menyertai kami, ya Bapa.

Allah, sumber cinta kasih, Bapa Tuhan kami Yesus Kristus, Engkau berbelaskasihan terhadap orang. ℟.

yang berjalan dalam kegelapan,* terimalah doa yang kami sampaikan untuk keselamatan semua orang. ℟.

Ingatlah, ya Tuhan, akan GerejaMu yang tersebar luas di seluruh dunia,* berkatilah umat Kristen seluruhnya dan lindungilah kami dalam damaiMu. ℟.

Bapa segala bangsa, ciptakanlah damai di antara bangsa-bangsa, arahkanlah mata semua orang kepada PuteraMu,* dan pupuklah semangat kedamaian dalam hati para penguasa dunia. ℟.

Engkau telah memaklumkan damai di dunia dengan kedatangan PuteraMu,* berikanlah damai abadi kepada semua orang yang telah berpulang. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami percaya bahwa SabdaMu telah menjadi manusia untuk menerangi kami dengan cahaya baru. Kami mohon, semoga iman itu kami nyatakan juga dalam tingkah laku kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Yohanes Rasul

Rasul · wafat ± 100
Para rasul melihat Yesus secara jasmani, dari muka ke muka; mereka mendengarkan perkataan yang Ia ucapkan, dan setelah tiba saatnya mereka mewartakaan sabda-Nya itu kepada kita. Jadi, kita juga telah mendengarkan, meskipun kita tidak melihat; kita bersekutu dengan mereka, karena kita dan mereka memiliki iman yang sama. --St. Agustinus

St. Yohanes adalah seorang nelayan di Galilea. Ia, bersama dengan St. Yakobus saudaranya, dipanggil untuk menjadi rasul Kristus. Yesus memberi julukan “anak-anak guruh” kepada kedua putera Zebedeus ini.

St. Yohanes adalah rasul yang termuda. Ia amat dikasihi oleh Yesus, dan iapun amat mengenali Yesus Sang Guru. Pada perjamuan malam terakhir, Yohanes diperbolehkan menyandarkan kepalanya didada Yesus. Yohanes juga satu-satunya rasul yang berdiri di kaki salib sementara yang lain melarikan diri. Yesus yang sedang menghadapi ajal menyerahkan pemeliharaan Bunda-Nya kepada murid yang dikasihi-Nya ini. Sambil memandang Bunda Maria, Ia berkata, “Inilah ibumu.” (Yoh 19:26-27). Jadi, hingga akhir hidupnya di dunia, Bunda Maria tinggal bersama St.Yohanes. Hanya Yohanes seorang yang memperoleh hak istimewa untuk menghormati serta melayani Bunda Allah yang tanpa noda.

Setelah penyaliban Yesus dan hari paskah berlalu, pagi-pagi sekali Maria Magdalena dan beberapa wanita membawa rempah-rempah ke makam Yesus untuk meminyaki Tubuh-Nya sesuai kebiasaan orang Yahudi. Mereka kembali dengan berlari-lari kepada para rasul untuk menyampaikan suatu berita yang mengejutkan. Tubuh Yesus telah hilang dari makam. Petrus dan Yohanes pergi untuk menyelidiki hal itu. Hati Yohanes yang bergetar hebat membuat ia berlari dengan sangat cepat dan tiba terlebih dahulu, tetapi karena ia menghormati Petrus; ia tidak mau mendahului Petrus untuk masuk kedalam kubur. Walau ia merupakan murid yang paling dikasihi Yesus; tapi Yohanes adalah orang yang sangat rendah hati. Ia masih menunggu sampai Petrus datang dan masuk ke dalam makam terlebih dahulu. Baru sesudahnya, ia masuk dan melihat kain kafan yang telah tergulung rapi.

Kemudian, dalam minggu itu juga, para murid sedang memancing di Danau Tiberias tanpa hasil. Seseorang yang berdiri di pantai mengatakan kepada mereka untuk menebarkan jala ke sisi lain perahu. Ketika mereka menarik kembali, jala tersebut penuh dengan ikan-ikan besar. Yohanes adalah orang pertama yang mengenali siapa Orang itu. Tapi dengan kerendahan hati yang luar biasa ia terlebih dahulu mendekati Petrus dan berkata, “Itu Tuhan!”. Petrus si Batu Karang segera saja terjun ke Danau dan berenang ke Pantai menuju Tuhan; sedangkan Yohanes dan para Rasul yang lain tetap datang dengan perahu. (Yoh 21:1-14)

Kedekatan St.Yohanes dengan Yesus tercermin dalam pertanyaan Petrus ini :

"Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini..?" (yoh 21:21).

Saat itu Yesus menjawab :

"Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau : ikutilah Aku".

Pernyataan Yesus ini membuat para rasul yang lain sempat berpikir kalau Yohanes tidak akan mati.

Dengan turunnya Roh Kudus pada hari Pentakosta, para rasul menjadi penuh dengan Kuasa dan keberanian mewartakan Injil. Mereka mulai menyebarkan kabar gembira dan mengadakan banyak mijizat dalam nama Yesus. Dalam kitab Kisah Para Rasul, Santo Lukas mencatat bagaimana Petrus dan Yohanes menyembuhkan seorang pengemis lumpuh di Gerbang Indah Bait Allah dengan berkata : ".. Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!" (kis 3:6).

Setelah jemaat perdana di Yerusalem terbentuk, para Rasul terus mewartakan injil kesegala penjuru dunia. Yohanes berkarya dari Yerusalem sampai ke kota Efesus (sekarang : Selçuk, Provinsi İzmir, Turki). Ia tinggal di kota ini dan menjadi memimpin umat beriman (Uskup) sampai akhir hidupnya. Di kota ini pula Yohanes diyakini menulis Injil keempat, tiga buah surat Gembala, dan Kitab terakhir dari Perjanjian Baru : kitab Wahyu.

Yohanes hidup hampir seabad lamanya. Walau Ia tidak wafat sebagai seorang martir, tetapi sungguh ia menjalani hidup yang penuh penderitaan. (Tradisi lain menyatakan bahwa Rasul Yohanes mati sebagai martir; tapi tradisi ini kurang diterima karena tidak mampu menyebutkan dimana tempat kemartiran Rasul Yohanes). Di tahun-tahun terakhir hidupnya, ketika ia tidak lagi dapat berkhotbah, para muridnya tetap dengan setia membawanya ketengah jemaat. Pesannya yang terakhir sangat sederhana; “Anak-anakku, kasihilah seorang akan yang lain.” Ia wafat di Efesus sekitar tahun 101 M.

Banyak kisah-kisah mujizat yang menurut tradisi diadakan oleh Rasul Yohanes. Sebagian mungkin hanyalah "mitos". Beberapa diantaranya :

  1. Ketika Yohanes sedang dalam perjalanan untuk berkhotbah di Asia, kapalnya rusak dalam badai, semua orang berhasil menyelamatkan diri ke pantai, kecuali Yohanes. Yohanes kemudian dinyatakan meninggal. Tapi dua minggu kemudian gelombang laut melemparkan Yohanes ke pantai dan jatuh didekat kaki Prochoros salah seorang muridnya; dalam keadaan hidup.
  2. Ketika Yohanes mengatakan penyembahan berhala adalah pekerjaan iblis, para pemuja dewi Artemis melemparinya dengan batu. Batu-batu yang dilemparkan mental dan mengenai para pelempar.
  3. Yohanes berdoa di sebuah kuil Artemis, lalu turunlah api dari langit yang membakar 200 orang yang sedang menyembah berhala itu. Ketika sebagian orang yang tersisa memohon belas kasihan, ia membangkitkan kembali 200 orang yang sudah mati. Mereka semua kemudian bertobat dan dibaptis.
  4. Mengusir setan yang sudah berdiam dalam sebuah kuil pagan selama 249 tahun.
  5. Dalam sebuah pelayaran, persediaan air diatas kapal habis. Yohanes kemudian mengubah air laut menjadi air tawar untuk diminum.
  6. Seorang pesulap bernama Ceonops, berpura-pura dapat menghidupkan kembali tiga orang yang sudah meninggal. Tiga "Orang" mati tersebut sebenarnya adalah iblis yang bersekutu dengan pesulap tersebut. Melalui doa, Santo Yohanes mengagalkan tipu muslihat penyihir itu dan setan-setan sekutunya lari menghilang.
  7. Sekali setahun makamnya menyebarkan aroma harum yang dapat menyembuhkan orang sakit.

Arti nama

Berasal dari nama Yunani Ιωαννης (Ioannes), yang aslinya berasal dari nama Ibrani יוֹחָנָן (Yochanan) yang berarti "YAHWEH Maha pengasih", "Allah Maha Baik"

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari