Doa Katolik
Doa Hari Ini

Kamis II Adven

Kamis, 10 Desember 2037· Putih · Pekan Psalterium II
10 Desember 2037

Bacaan Misa

Kamis II Adven
Bacaan Pertama

Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: "Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau." Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel. Sesungguhnya, Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar; engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya, dan bukit-bukitpun akan kaubuat seperti sekam. Engkau akan menampi mereka, lalu angin akan menerbangkan mereka, dan badai akan menyerakkan mereka. Tetapi engkau ini akan bersorak-sorak di dalam TUHAN dan bermegah di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel. Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehausan; tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel Aku tidak akan meninggalkan mereka. Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering. Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya, supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya.

Mazmur Tanggapan

Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.
Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,
untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan kemuliaan semarak kerajaan-Mu.
Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

Bacaan Injil

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya. Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

Invitatorium

Kamis II Adven

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Kamis II Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sabda yang luhur, Engkau datang,
terang yang terbit dari Bapa,
yang lahir untuk menolong dunia
pada perjalanan waktu yang menurun:

Terangilah kini hati kami
dan bakarlah dengan cinta-Mu;
oleh warta yang telah kami dengar
semoga akhirnya terusir segala yang menyesatkan.

Dan bila kelak Engkau hadir sebagai Hakim
untuk menyelidiki perbuatan hati,
membalas setimpal segala yang tersembunyi
dan memberi kerajaan kepada orang benar atas kebaikannya,

Janganlah akhirnya kami disesakkan oleh hukuman
menurut beratnya kesalahan,
melainkan bersama para kudus
jadilah kami warga surga untuk selamanya.

Kristus, Raja yang mahabaik,
bagi-Mu dan bagi Bapa kemuliaan,
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala abad. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Kekuatan mereka sendiri tidak dapat menyelamatkan mereka; itu adalah kekuatan-Mu dan terang wajah-Mu.

Mazmur 43 (44)

Kemalangan umat Allah

Kita mengalahkan semua ini melalui Dia yang mengasihi kita (Roma 8:37).

I
Kami mendengar dengan telinga kami sendiri, ya Allah,

nenek moyang kami telah menceritakan kepada kami kisah

tentang hal-hal yang Engkau lakukan pada zaman mereka,

Engkau sendiri, pada zaman dahulu kala.
Untuk menanam mereka, Engkau mencabut bangsa-bangsa:

untuk membiarkan mereka menyebar, Engkau merendahkan bangsa-bangsa.

Tidak ada pedang mereka sendiri yang memenangkan tanah;

tidak ada lengan mereka sendiri yang membawa mereka kemenangan.

Itu adalah tangan kanan-Mu, lengan-Mu

dan terang wajah-Mu: karena Engkau mengasihi mereka.
Engkaulah, rajaku, Allahku,

yang memberikan kemenangan kepada Yakub.

Melalui Engkau kami mengalahkan musuh-musuh kami;

dalam nama-Mu kami menginjak-injak penyerang kami.
Karena bukan pada busurku aku percaya

pun tidak diselamatkan oleh pedangku:

Engkaulah yang menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,

Engkaulah yang mempermalukan musuh-musuh kami.

Sepanjang hari kebanggaan kami ada pada Allah,

dan kami memuji nama-Mu tanpa henti.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonKekuatan mereka sendiri tidak dapat menyelamatkan mereka; itu adalah kekuatan-Mu dan terang wajah-Mu.

Antifon 2Kembalilah kepada Tuhan; Ia tidak akan menyembunyikan wajah-Nya.

II
Namun sekarang Engkau telah menolak kami, mempermalukan kami:

Engkau tidak lagi maju bersama tentara kami.

Engkau membuat kami mundur dari musuh

dan musuh-musuh kami menjarah kami sesuka hati.
Engkau menjadikan kami seperti domba untuk disembelih

dan menyebarkan kami di antara bangsa-bangsa.

Engkau menjual umat-Mu sendiri tanpa harga

dan tidak mendapat untung dari penjualan itu.
Engkau menjadikan kami ejekan tetangga kami,

bahan tertawaan semua orang yang dekat.

Di antara bangsa-bangsa, Engkau menjadikan kami peribahasa,

di antara bangsa-bangsa sesuatu yang dicemooh.
Sepanjang hari aibku ada di hadapanku:

wajahku tertutup rasa malu

mendengar suara pencemooh, pengejek,

melihat musuh dan pembalas.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonKembalilah kepada Tuhan; Ia tidak akan menyembunyikan wajah-Nya.

Antifon 3Bangunlah, Tuhan, jangan tinggalkan kami selamanya.

III
Ini menimpa kami meskipun kami tidak melupakan-Mu;

meskipun kami tidak berkhianat terhadap perjanjian-Mu,

meskipun kami tidak menarik hati kami;

meskipun kaki kami tidak menyimpang dari jalan-Mu.

Namun Engkau telah menghancurkan kami di tempat kesedihan

dan menutupi kami dengan bayangan maut.
Apakah kami telah melupakan nama Allah kami

atau mengulurkan tangan kami kepada allah lain

tidakkah Allah akan mengetahui ini,

Dia yang mengetahui rahasia hati?

Demi Engkaulah kami menghadapi kematian sepanjang hari

dan dianggap sebagai domba untuk disembelih.
Bangunlah, ya Tuhan, mengapa Engkau tidur?

Bangunlah, jangan menolak kami selamanya!

Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu dari kami

dan melupakan penindasan dan kesengsaraan kami?
Karena kami direndahkan ke debu;

tubuh kami tergeletak di bumi.

Bangunlah dan datanglah menolong kami!

Tebuslah kami karena kasih-Mu!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus, Engkau telah menubuatkan bahwa kami akan turut serta dalam penganiayaan yang membawa-Mu kepada kematian yang kejam. Gereja yang dibentuk dengan harga darah-Mu yang berharga kini pun disesuaikan dengan Sengsara-Mu; semoga ia diubah, sekarang dan selamanya, oleh kuasa kebangkitan-Mu.

AntifonBangunlah, Tuhan, jangan tinggalkan kami selamanya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Dengarlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa.

℟ Dan wartakanlah sampai ke ujung-ujung bumi.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 26:7-21

Nyanyian orang-orang benar. Janji kebangkitan
Jalan orang benar itu lurus;
Engkau meratakan lorong orang benar.
Pada jalan penghakiman-Mu, ya Tuhan,
kami berharap kepada-Mu;
kepada nama-Mu dan peringatan akan Dikau
jiwa kami merindu.
Jiwaku merindukan Engkau pada waktu malam,
dan dengan rohku dalam batinku aku mencari Engkau.
Apabila penghakiman-Mu bersinar di bumi,
penduduk dunia akan belajar keadilan.
Jika orang fasik dikasihani,
ia tidak belajar keadilan;
di negeri kejujuran ia berbuat curang
dan tidak melihat keagungan Tuhan.

Ya Tuhan, tangan-Mu terangkat, tetapi mereka tidak melihatnya;
biarlah mereka melihat dengan malu semangat-Mu demi umat-Mu,
dan api yang disediakan bagi musuh-musuh-Mu akan memakan mereka.
Ya Tuhan, Engkau akan memberi damai sejahtera kepada kami,
sebab segala pekerjaan kami pun Engkaulah yang mengerjakannya bagi kami.
Ya Tuhan, Allah kami,
tuan-tuan lain selain Engkau telah menguasai kami;
hanya kepada-Mu, hanya nama-Mu yang kami ingat.
Orang mati tidak akan hidup kembali,
yang telah meninggal tidak akan bangkit;
sebab itu Engkau telah menghukum dan membinasakan mereka,
dan melenyapkan segala kenangan akan mereka.
Engkau telah membuat bangsa ini bertambah, ya Tuhan,
Engkau telah membuat bangsa ini bertambah, Engkau telah dimuliakan;
Engkau telah memperluas segala batas negeri.
Ya Tuhan, dalam kesesakan mereka mencari Engkau,
mereka mencurahkan doa bisikan, ketika hajaran-Mu menimpa mereka.
Seperti perempuan yang mengandung,
yang bila mendekati saat bersalin
menggeliat dan berteriak dalam kesakitannya,
demikianlah kami di hadapan-Mu, ya Tuhan.
Kami mengandung dan menggeliat,
tetapi seolah-olah melahirkan angin.
Kami tidak mendatangkan keselamatan di bumi,
sebab itu tidak lahir penduduk-penduduk dunia.
Orang-orang-Mu yang mati akan hidup kembali, orang-orangku yang terbunuh akan bangkit.
Bangunlah dan bersorak-sorailah, hai kamu yang diam di dalam debu,
sebab embun-Mu adalah embun terang,
dan bumi akan melahirkan orang-orang mati ke dalam terang.

Pergilah, hai umat-Ku, masuklah ke dalam kamar-kamarmu,
tutuplah pintu-pintumu di belakangmu,
bersembunyilah sebentar saja,
sampai amarah berlalu.
Sebab lihatlah, Tuhan akan keluar dari tempat-Nya,
untuk menghukum kesalahan penduduk bumi terhadap Dia;
bumi akan menyingkapkan darah yang tertumpah di atasnya
dan tidak lagi menyembunyikan orang-orang yang terbunuh.

Responsorium Bdk. Yes 26:19; Dan 12:2

Bangunlah dan bersorak-sorailah, hai kamu yang diam di dalam debu,

℟ Sebab embun Tuhan adalah embun terang.
Banyak dari antara mereka yang tidur di dalam debu tanah akan bangun.

℟ Sebab embun Tuhan adalah embun terang.
Bacaan Kedua

Dari Khotbah Santo Petrus Krisologus, uskup

(Sermo 147: PL 52, 594-595)

Cinta ingin melihat Allah
Ketika Allah melihat dunia goyah karena ketakutan, Ia segera bertindak untuk memanggilnya kembali dengan cinta, mengundangnya dengan rahmat, memeluknya dengan kasih, dan mengikatnya dengan kelembutan hati.

Karena itulah Ia membasuh bumi yang telah menua dalam kejahatan dengan air bah yang menghukum, lalu memanggil Nuh menjadi bapa dunia yang baru, menegurnya dengan kata-kata lembut, memberinya kepercayaan yang akrab, mengajarnya dengan penuh kasih tentang hal-hal yang sekarang, dan menghiburnya dengan rahmat tentang hal-hal yang akan datang; dan Ia tidak lagi sekadar memerintah, melainkan ikut serta dalam jerih payahnya, mengurung dalam bahtera benih seluruh dunia, supaya cinta persekutuan menghapus ketakutan perhambaan, dan supaya apa yang diselamatkan oleh jerih payah bersama dipelihara oleh cinta bersama.

Karena itulah Ia memanggil Abraham dari antara bangsa-bangsa, membesarkan namanya, menjadikannya bapa orang beriman, menyertainya di jalan, memeliharanya di antara orang-orang asing, memperkayanya dengan harta, memuliakannya dengan kemenangan, mengikat diri kepadanya dengan janji-janji, melepaskannya dari penganiayaan, memanjakannya dengan keramahtamahan, dan mengherankannya dengan keturunan yang sudah tak diharapkan lagi: supaya ia, yang dipenuhi dengan begitu banyak kebaikan dan ditarik oleh kemanisan cinta ilahi yang sedemikian besar, belajar mengasihi Allah, bukan takut kepada-Nya; menyembah-Nya dengan cinta, bukan dengan gentar.

Karena itulah Ia menghibur Yakub yang melarikan diri dalam mimpi, menantangnya bergulat ketika ia pulang, dan memeluknya dengan pelukan pegulat; supaya ia mengasihi bapa pergulatan itu, bukan takut kepadanya.

Karena itulah Ia memanggil Musa dengan suara seorang bapa, berbicara kepadanya dengan kasih kebapaan, dan mengundangnya untuk menjadi pembebas umat-Nya.

Tetapi melalui hal-hal yang telah kita sebutkan ini, ketika nyala cinta ilahi mengobarkan hati manusia, dan kemabukan cinta Allah mencurahkan diri seluruhnya ke dalam perasaan manusia, mereka, dengan hati yang terluka, mulai ingin memandang Allah dengan mata jasmani. Bagaimana pandangan manusia yang sempit dapat menampung Allah, yang tidak dapat ditampung oleh dunia? Hukum cinta tidak memperhatikan apa yang akan terjadi, apa yang seharusnya, apa yang mungkin. Cinta tidak mengenal pertimbangan, tidak berpegang pada akal, tidak tahu batas. Cinta tidak menerima hiburan dari ketidakmungkinan, tidak menerima obat dari kesukaran.

Cinta, jika tidak sampai kepada yang dirindukannya, membunuh yang mencintai; sebab itu ia pergi ke mana ia dibawa, bukan ke mana ia seharusnya. Cinta melahirkan kerinduan, berkobar dengan nyala, dan dengan nyalanya menjangkau yang tak diizinkan. Perlukah dikatakan lebih lanjut?

Cinta tidak dapat tidak melihat apa yang dicintainya: karena itulah semua orang kudus menganggap kecil segala yang telah mereka peroleh, jika mereka tidak melihat Tuhan.

Karena itulah cinta yang merindukan melihat Allah, meskipun tidak mempunyai pertimbangan, mempunyai semangat kesalehan.

Karena itulah Musa berani berkata: Jika aku mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, perlihatkanlah wajah-Mu kepadaku.

Karena itulah yang lain berkata: Perlihatkanlah wajah-Mu.

Akhirnya, bahkan orang-orang kafir pun membuat patung-patung berhala karena alasan ini, supaya dalam kesesatan mereka pun dapat memandang dengan mata apa yang mereka sembah.

Responsorium (Bdk. Yes 66:13; 1Raj 11:36; Yes 66:14; 46:13)

Seperti seorang ibu menghibur anak-anaknya, demikianlah Aku akan menghibur kamu, demikianlah firman Tuhan: dan dari Yerusalem, kota yang telah Kupilih, pertolongan akan datang kepadamu:

℟ Kamu akan melihatnya, dan hatimu akan bersukacita.
Aku akan memberikan keselamatan di Sion, dan kemuliaan-Ku di Yerusalem.

℟ Kamu akan melihatnya, dan hatimu akan bersukacita.

Doa Penutup

Bangkitkanlah, ya Tuhan, hati kami untuk menyiapkan jalan bagi Putra-Mu yang tunggal, supaya berkat kedatangan-Nya kami layak mengabdi kepada-Mu dengan hati yang murni. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Kamis II Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Kerahkanlah kekuatanMu, ya Tuhan, dan datanglah menyelamatkan kami.

Mazmur 79 (80)

Gembala Israel, dengarkanlah kami,*
Engkau yang menimpin Yusuf bagaikan kawanan.

Engkau yang bertakhta di atas singgasana, tampillah dengan cemerlang,*
di depan suku Efraim, Benyamin dan Manasye.

Kerahkanlah kekuatanMu,*
dan datanglah menyelamatkan kami.

Ya Allah, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, berapa lama lagi Engkau murka,*
sekalipun umatMu berdoa?

UmatMu Kauberi ratap tangis sebagai makanan,*
cucuran air mata berlimpah sebagai minuman.

Kaujadikan kami sasaran kebencian para tetangga,*
dan olok-olokan musuh kami.

Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

UmatMu bagaikan pokok anggur yang Kaupindahkan dari Mesir,*
Kauhalaukan bangsa-bangsa lalu Kautanamkan dia.

Engkau telah menyediakan tanah bagi pokok itu,*
maka berurat berakarlah ia dan memenuhi seluruh negeri.

Gunung-gunung ditudungi oleh naungannya,*
dan pohon-pohon jati oleh cabang-cabangnya.

Ranting-rantingnya menjulur sampai ke laut,*
dan sulur-sulurnya sampai ke sungai Efrat.

Ya Allah, mengapa Engkau merobohkan pagarnya,*
sehingga setiap orang yang lewat memetik buahnya!

Babi hutan menggerogotinya,*
dan binatang di padang memakannya.

Ya Allah semesta alam, kembalilah,+
pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu,*
lindungilah pokok yang Kautanam dengan tanganMu sendiri.

Musuh telah menebang dan membakarnya,*
biarlah mereka binasa oleh ancaman wajahMu.

Hendaknya Engkau melindunghi raja kami,*
orang pilihan yang telah Kaunobatkan.

Maka kami tidak akan menyimpang dari padaMu,*
lindungilah hidup kami, maka kami akan memuji Engkau.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Antifon 1Kerahkanlah kekuatanMu, ya Tuhan, dan datanglah menyelamatkan kami.

Antifon 2Megahlah karya Tuhan, hendaknya dimaklumkan di seluruh bumi.

Yes 12,1-6

Aku bersyukur kepadaMu, ya Tuhan,+
Engkau telah murka terhadap aku,*
tetapi kemurkaanMu telah mereda, dan aku sudah Kauhibur.

Sungguh, Tuhanlah penyelamatku,*
aku percaya dan tidak merasa takut.

Sebab Tuhanlah kekuatan dan pujaanku,*
Dialah yang menyelamatkan daku.

Dengan suka ria kamu akan menimba air,*
dari sumber keselamatan.

Pada masa itu kamu akan berkata,*
Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah namaNya!

Wartakanlah kepada para bangsa karyaNya yang agung,*
beri tahukanlah keluhuran namaNya.

Bermazmurlah bagi Tuhan, sebab megahlah karyaNya,*
hendaknya dimaluklumkan di seluruh bumi.

Bergembira dan bersoraklah, hai penduduk Sion,*
sebab besarlah di tengah-tengahmu Allah Israel yang mahakudus.

Antifon 2Megahlah karya Tuhan, hendaknya dimaklumkan di seluruh bumi.

Antifon 3Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita.

Mazmur 80 (81)

Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita,*
bersorak-gembiralah bagi Allah Yakub.

Angkatlah nyanyian, bunyikanlah rebana,*
petiklah gambus dan kecapi dengan lagu merdu.

Tiuplah nafiri pada perayaan tahun baru,*
waktu bulan purnama, hari raya kita.

Sebab demikianlah ditetapkan bagi Israel,*
suatu hukum dari Allah Yakub.

Suatu peringatan yang ditetapkan bagi suku Yusuf,*
ketika Allah maju melawan tanah Mesir.

Kini kudengar firman Tuhan, yang belum pernah kudengar,*
"Aku telah mengambil beban dari pundak umatKu.

Tangan dan pundaknya telah bebas dari kerja paksa,*
engkau berseru dalam kesesakanmu, hai umatKu, maka Aku membebaskan dikau.

Dari dalam awan mengguntur Aku menjawab engkau,*
Aku telah menguji engkau pada wahah Meriba.

Maka dengarlah, hai umatKu, Aku hendak memperingatkan dikau,*
hai Israel, mudah-mudahan engkau mendengarkan Daku.

Jangan di antaramu terdapat Allah yang lain,*
jangan menyembah dewa asing.

Sebab Akulah Tuhan, Allahmu,+
yang menuntun engkau ke luar dari tanah Mesir,*
dan mengenyangkan dikau dalam kelaparan.

Tetapi umatKu tidak mendengarkan suaraKu,*
dan Israel tidak taat kepadaKu.

Maka Kubiarkan mereka dalam ketegaran hatinya,*
dan mereka berbuat menurut rencananya sendiri.

Ah, sekiranya umatKu mendengarkan Daku,*
sekiranya Israel menempuh jalan-jalanKu.

Maka musuh mereka segera Kutundukkan,*
dan terhadap para lawannya Kukepalkan tinjuKu.

Maka musuh Israel akan tunduk menyembah,*
itulah nasibnya untuk selama-lamanya.

Maka umatKu akan Kuberi makan sari gandum,*
dan Kupuaskan dengan madu kuat".

Antifon 3Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita.

Bacaan Singkat (Yes 45:8)

Hai langit, turunkanlah embunmu, hai awan, hujankanlah Raja adil. Hai bumi, bukakanlah dirimu dan tumbuhkanlah Penyelamat, sehingga kejujuran berkembang.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungHai Sion, engkau akan dibaharui oleh Penyelamat yang datang padamu.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungHai Sion, engkau akan dibaharui oleh Penyelamat yang datang padamu.

Doa Permohonan

Kristus, kebijaksanaan dan kekuatan Allah, sungguh-sungguh mencintai kita manusia. Dengan penuh kepercayaan marilah kita memohon kepadaNya: ℟.

℟. Datanglah kepada kami, ya Tuhan.

Yesus Kristus, Tuhan, Engkau telah memanggil kami kepada cahaya kerajaanMu,* semoga kami berjalan dengan pantas di hadapan Allah dalam segala-galanya. ℟.

Engkau tidak dikenal dunia, namun Engkau berada di tengah kami,* perlihatkanlah wajahMu kepada semua manusia. ℟.

Engkau lebih dekat pada kami daripada hati kami sendiri,* kuatkanlah dalam diri kami kepercayaan dan pengharapan akan keselamatan. ℟.

Engkau sumber kekudusan,* peliharalah kami dalam kekudusan dan kesucian pada saat kedatanganMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, perlihatkanlah kekuasaanMu, dan bantulah kami dengan kekuatanMu. Semoga rahmatMu mempercepat penebusan yang diperlambat oleh dosa kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Kamis II Adven

KAMIS — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Mich 5, 3-4 a)

Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan Tuhan, dalam kemegahan nama Tuhan Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi,

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Kamis II Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas.

Mazmur 118 (119),65-72

Engkau telah berbuat baik terhadap hambaMu,*
sesuai dengan firmanMu, ya Tuhan.

Maka ajarkanlah kebijaksanaan dan pengertian kepadaku,*
sebab aku berharap akan perintahMu.

Sebelum aku disiksa, aku tersesat,*
tetapi sekarang aku berpegang pada aturanMu.

Engkau baik, dan baiklah karyaMu,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Orang sombong memfitnah aku,*
tetapi aku dengan segenap hati berpegang pada titahMu.

Hati mereka tegar dan tanpa perasaan,*
tetapi kesukaanku ialah hukumMu.

Baiklah bagiku, bila aku disiksa,*
dengan demikian aku belajar memahami ketetapanMu.

Hukum dari mulutMu sangat berharga bagiku,*
melebihi ribuan keping perak dan emas.

Antifon 1HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas.

Antifon 2Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Mazmur 55 (56),2-7b.9-14

Kasihanilah aku, ya Allah, sebab orang menginjak-injak aku,*
selalu mereka memerangi dan menindas aku.

Seteruku selalu menganiaya aku,*
mereka menyerbu aku dengan hebat.

Waktu aku ketakutan,*
aku percaya padaMu, ya Allah mahatinggi.

Pada Allah yang firmanNya kupuji,+
pada Allah aku percaya dan tidak takut,*
apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Sepanjang hari mereka memutarbalikkan perkataanku,*
dan bertekad mencelakakan daku.

Bersama-sama mereka mengintip, ingin mencabut nyawaku,*
mereka mengamat-amati segala langkahku.

Hidupku penuh sengsara, Engkau kan tahu,+
segala air mataku Kauingat senantiasa,*
semuanya itu Kauperhatikan.

Maka musuh akan mundur, bila aku berseru,*
aku yakin, Allah di pihakku.

Pada Allah yang firmanNya kupuji,+
pada Allah aku percaya dan tidak takut,*
apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Janjiku kepadaMu, ya Allah, akan kutepati,*
dengan mempersembahkan kurban pujian.

Sebab Engkau meluputkan daku dari maut,*
dan menjaga jangan sampai aku tersandung.

Maka aku terus hidup di hadapan hadirat Allah,*
dalam cahaya yang menerangi orang hidup.

Antifon 2Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Antifon 3Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit.

Mazmur 56 (57)

Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku,*
kepadaMulah aku berlindung.

Dalam naungan sayapMu aku berlindung,*
sampai malapetaka berlalu.

Aku berseru kepada Allah yang mahatinggi,*
kepada Allah yang menjamin hidupku.

Semoga dari surga Ia menyelamatkan daku,+
dan mengusir mereka yang menganiaya aku,*
semoga Allah mencurahkan kasih setiaNya.

Aku berbaring seolah-olah di tengah kawanan singa,*
yang suka menerkam orang.

Giginya bagaikan tombak dan panah,*
lidahnya laksana pedang terasah.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Musuh memasang jaring terhadap langkahku,*
tetapi aku meloloskan diri.

Mereka menggali lubang di muka kakiku,*
tetapi mereka sendiri terperosok di dalamnya.

Hatiku siap sedia, ya Allah,*
untuk bernyanyi dan melagukan mazmur.

Bangunlah, hai jiwaku, kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi,*
menyingsinglah, hai fajar.

Ya Tuhan, aku hendak memujiMu di tengah segala bangsa,*
di tengah segala bangsa aku bermazmur bagiMu.

Sebab besarlah kasihMu, setinggi langit,*
dan kesetiaanMu menjangkau awan.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Antifon 3Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit.

Bacaan singkat Gal 5,22.23a.25

Hasil buah Roh ialah: kasih, sukacita dan damai sejahtera, kesabaran, kemurahan dan kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan pengusaan diri. Jikalau kita hidup oleh Roh, hendaklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.

℣.Orang berseru di padang gurun: rintislah jalan bagi Tuhan.℟.Dan luruskanlah jalan masuk bagi Allah kita.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, padamu tidak ada yang gelap, tidak ada yang tersembunyi. Maka sinarilah kami dengan terang cahayaMu, supaya kami dapat mengenal kehendakMu dan mengikuti bimbinganMu dengan rela dan setia. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Kamis II Adven

KAMIS — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Mal 3, 20-21 b)

Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang. Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman Tuhan semesta alam.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Kamis II Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Engkau Kujadikan cahaya bagi sekalian bangsa, agar keselamatanKu sampai ke ujung bumi.

Mazmur 71 (72) - I

Ya Allah, berikanlah hukumMu kepada raja,*
dan anugerahkanlah keadilanMu kepadanya.

Semoga ia memerintah umatMu sesuai dengan hukum,*
dan para hambaMu yang miskin dengan adil.

Hendaknya gunung-gunungpun menghasilkan kemakmuran umat,*
dan bukit-bukit melimpahkan kesejahteraan.

Semoga baginda membela hak rakyat jelata,*
menolong kaum miskin dan menghancurkan para penindas.

Semoga panjang usia baginda seperti matahari,*
turun-temurun selama bulan beredar.

Semoga baginda bagaikan embun di atas padang rumput,*
bagaikan hujan yang menggenangi bumi.

Keadilan akan berkembang dalam zamannya,*
dan damai sejahtera berlimpah selama bulan beredar.

Ia akan memerintah dari laut ke laut,*
dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi.

Para penguasa akan berlutut di depannya,*
dan musuh-musuhnya meniarap menjilat debu.

Raja-raja dari Tarsis dan dari pantai yang jauh,+
akan datang membawa persembahan,*
raja-raja Arabia dan Etiopia membayar upeti.

Semua raja sujud menyembah,*
dan segala bangsa menjadi hamba baginda.

Antifon 1Engkau Kujadikan cahaya bagi sekalian bangsa, agar keselamatanKu sampai ke ujung bumi.

Antifon 2Tuhan menyelamatkan kaum papa dan miskin, Ia melepaskan mereka dari penindasan.

Mazmur 71 (72) - II

Ya Allah, rajaMu membebaskan orang miskin yang berseru,*
ia membela orang tertindas yang tidak mempunyai penolong.

Ia sayang kepada kaum papa dan miskin,*
dan menyelamatkan nyawa orang yang lemah.

Ia melepaskan mereka dari penindasan dan kekerasan,*
sebab hidup mereka sangat bernilai baginya.

Hiduplah raja! Semoga dipersembahkan emas kepadanya,*
semoga ia tetap didoakan dan dimohonkan berkat.

Semoga negerinya berlimpahkan panenan sampai di gunung,*
semoga penduduk kotanya sebanyak rumput di padang.

Semoga ia hidup selama-lamanya,*
dan namanya termasyhur selama matahari bersinar.

Semoga segala bangsa saling memberkati demi namanya,*
dan memuji baginda bahagia.

Terpujilah Tuhan Allah, Allah Israel,*
hanya Dialah yang mengerjakan karya agung.

Terpujilah namaNya yang mulia selama-lamanya,*
seluruh bumi penuh kemuliaanNya.

Antifon 2Tuhan menyelamatkan kaum papa dan miskin, Ia melepaskan mereka dari penindasan.

Antifon 3Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,+
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,+
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,+
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Antifon 3Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

Bacaan Singkat (Yak 5:7-8.9b)

Saudara sekalian, hendaklah kamu sabar menantikan kedatangan Tuhan, seperti seorang petani menunggu, sampai ladangnya menghasilkan buah yang berharga. Dan sementara ia menanti dengan sabar, turunlah hujan. Maka, hendaklah kamupun sabar dan tabah hati, sebab sudah mendekatlah hari kedatangan Tuhan. Awas, hakim sudah di ambang pintu.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon KidungYang datang sesudah aku, sudah ada sebelum aku. membawakan sandalNyapun aku tak layak.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungYang datang sesudah aku, sudah ada sebelum aku. membawakan sandalNyapun aku tak layak.

Doa Permohonan

Saudara-saudara terkasih, Kristus, cahaya terang-benderang, telah dijanjikan oleh para nabi kepada orang yang meringkuk dalam kegelapan maut. Marilah kita memohon dan berseru: ℟.

℟. Datanglah, ya Tuhan Yesus.

Sabda Allah, pada awal mula Engkau menciptakan segala-galanya, dan pada masa akhir ini Engkau menjadi manusia seperti kami,* datanglah dan lepaskanlah kami dari kematian. ℟.

Cahaya kebenaran, Engkau menerangi setiap insan,* datanglah dan halaukanlah kegelapan yang membutakan hati kami. ℟.

Putera tunggal, Engkau bersatu dengan Bapa,* datanglah dan nyatakanlah kepada kami kebaikan hati Allah Bapa. ℟.

Yesus Kristus, Engkau telah datang untuk menjadi manusia bersama kami,* angkatlah orang yang menerima Engkau menjadi putera Allah. ℟.

Engkau membuka pintu-pintu penjara,* sambutlah orang yang mengetuk pintu ke dalam perjamuan nikah surgawi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, perlihatkanlah kekuasaanMu, dan bantulah kami dengan kekuatanMu. Semoga rahmatMu mempercepat penebusan yang diperlambat oleh dosa kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Kamis II Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat 1Tes 5,23

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo Miltiades

Paus dan Pengaku Iman · wafat ± 314

Miltiades lahir di Afrika Utara pada tanggal yang tak diketahui. Ia memimpin Gereja Kristus sebagai Paus dari tahun 311 sampai 314 menggantikan Paus Eusebius yang mengakhiri masa jabatannya pada tahun 309. Masa kepemimpinannya ini tergolong suatu kurun waktu yang amat bergelora bagi umat Kristen. Pada awal kepemimpinannya Miltiades mengalami banyak kesusahan baik dari lingkungan Gereja sendiri maupun dari Kaisar Maksimianus; namun hal itu tidak berlangsung lama, karena semua kekerasan itu berakhir dengan naiknya Konstantin Agung, putera Santa Helena ke atas takhta Kekaisaran Romawi pada tahun 312. Kenyataan itu diperkuat lagi dengan terbitnya Edikta Milano pada tahun 313 yang memberi kebebasan beragama kepada semua orang Kristen di seluruh kekaisaran di bawah perlindungan Konstantin.

Pada masa kepemimpinannya berkembanglah suatu aliran sesat di Kartago di bawah pimpinan Donatus. Sesuai nama pencetusnya aliran sesat ini disebut Donatisme. Salah satu ajarannya ialah bahwa sah-tidaknya sakramen-sakramen tergantung pada suci-tidaknya si pemberi sakramen itu. Seandainya Permandian diberikan oleh seorang berdosa, maka permandian itu tidak sah.

Pertentangan Miltiades dengan para Donatista itu tampak mencolok pada waktu pengangkatan Sesilianus menjadi Uskup Kartago menggantikan Uskup Kartago yang meninggal dunia. Semua imam di keuskupan Kartago bersama segenap umat dengan suara bulat memilih Sesilianus menjadi uskup yang baru. Miltiades mendukung pilihan itu, karena Sesilianus dikenal sebagai imam yang setia pada iman yang benar dan agama Katolik dan Apostolik. Namun kaum Donastista tidak menyukai dan menolak Sesilianus. Bagi mereka Sesilianus adalah pendosa besar dan oleh sebab itu ia tidak layak diangkat sebagai uskup. Dikatakan demikian karena Sesilianus sudah menyangkal iman Kristen sewaktu terjadi penganiayaan terhadap umat Kristen. Hal ini bertentangan dengan ajaran mereka bahwa seorang berdosa tidak bisa melayani sakramen-sakramen secara sah. Mereka berusaha memanfaatkan kesempatan ini untuk mempertentangkan Kaisar Konstantin dengan Miltiades. Mereka mencoba memutar balikkan kuasa dan perlindungan Kaisar Konstantin terhadap Gereja sebagai dasar untuk mempengaruhi Konstantin agar turut berperan di dalam urusan-urusan Gereja. Mereka menghadap Kaisar Konstantinus yang baru saja memeluk agama Kristen, dan memohon agar kaisar turun tangan dalam menyelesaikan pertikaian mereka dengan Paus Miltiades perihal pengangkatan Sesilianus sebagai Uskup Kartago. Mereka lebih menghargai Kaisar Konstantin daripada Miltiades sebagai pemimpin tertinggi Gereja Kristus.

Namun Kaisar Konstantin tidak terpancing oleh taktik busuk mereka. Ia menyerahkan perkara itu kepada Paus Miltiades dan meminta Miltiades untuk segera mengadakan suatu sinode terbatas guna menyelesaikan masalah itu. Atas inisiatifnya sendiri, Miltiades menyelenggarakan suatu konsili dengan melipatgandakan jumlah uskup peserta dengan persetujuan Kaisar Konstantin. Konsili itu diselenggarakan pada bulan Oktober 313 di istana Lateran. Dengan suara bulat konsili tetap mengangkat Sesilianus sebagai Uskup Kartago dan menghukum aliran Donatisme. Miltiades dalam kedudukannya sebagai Paus mengekskomunikasikan Donatus dari Gereja.

Miltiades bertindak bijaksana terhadap penganut paham sesat itu, sehingga banyaklah yang berpaling ke pangkuan Gereja. Inilah yang menyebabkan Santo Agustinus berkata: "Betapa mulia Paus ini! Sungguh-sungguh ia seorang tokoh pencinta perdamaian dan Bapa umat Kristiani." Miltiades wafat pada tahun 314.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari