Doa Katolik
Doa Hari Ini

Kamis III Adven

Kamis, 17 Desember 2037· Ungu · Pekan Psalterium III
17 Desember 2037

Bacaan Misa

Kamis III Adven
Bacaan Pertama

Dengarlah! Kekasihku! Lihatlah, ia datang, melompat-lompat di atas gunung-gunung, meloncat-loncat di atas bukit-bukit. Kekasihku serupa kijang, atau anak rusa. Lihatlah, ia berdiri di balik dinding kita, sambil menengok-nengok melalui tingkap-tingkap dan melihat dari kisi-kisi. Kekasihku mulai berbicara kepadaku: "Bangunlah manisku, jelitaku, marilah! Karena lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu. Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita. Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah! Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"

Mazmur Tanggapan

Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!
Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai!
tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.
Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri!
Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN. Dialah penolong kita dan perisai kita!
Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

Bacaan Injil

Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."

Invitatorium

Kamis III Adven

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Kamis III Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Datanglah, Penebus bangsa-bangsa,
tunjukkanlah kelahiran-Mu dari Perawan;
biarlah segala zaman takjub:
kelahiran demikian pantas bagi Allah.

Bukan dari benih laki-laki,
melainkan oleh hembusan Roh yang penuh rahasia,
Sabda Allah telah menjadi daging
dan buah rahim pun mekar.

Rahim Perawan membesar,
pintu kemurnian tetap terkunci,
panji-panji keutamaan berkilau,
Allah berdiam dalam bait-Nya.

Semoga Ia keluar dari kamar pengantin-Nya,
istana kemurnian yang agung,
Sang Raksasa berkodrat ganda,
dengan gembira menempuh jalan-Nya.

Setara dengan Bapa yang kekal,
Engkau bersabuk piala kemenangan daging,
meneguhkan kelemahan tubuh kami
dengan kekuatan yang abadi.

Palungan-Mu kini bercahaya
dan malam menghembuskan terang baru,
yang tak dapat dipadamkan malam mana pun
dan bersinar dalam iman yang tak putus.

Ya Kristus, Raja yang mahakasih,
kemuliaan bagi-Mu dan bagi Bapa
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Pandanglah kami, ya Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina.

Mazmur 88 (89)

Ratapan atas kejatuhan dinasti Daud

Ia telah membangkitkan bagi kita seorang Juruselamat yang perkasa, lahir dari keturunan Daud, hamba-Nya (Lukas 1:69).

IV
Namun Engkau telah menolak dan mencampakkan

dan murka terhadap orang yang telah Engkau urapi.

Engkau telah memutuskan perjanjian-Mu dengan hamba-Mu

dan mencemarkan mahkotanya dalam debu.
Engkau telah merobohkan semua temboknya

dan meruntuhkan benteng-bentengnya.

Ia dijarah oleh semua yang lewat:

ia telah menjadi ejekan tetangganya.
Engkau telah meninggikan tangan kanan musuh-musuhnya;

Engkau telah membuat semua musuhnya bersukacita.

Engkau telah membuat pedangnya menyerah,

Engkau tidak menopangnya dalam pertempuran.
Engkau telah mengakhiri kemuliaannya;

Engkau telah menjatuhkan takhtanya ke tanah.

Engkau telah mempersingkat tahun-tahun masa mudanya;

Engkau telah menumpuk aib padanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPandanglah kami, ya Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina.

Antifon 2Akulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi.

V
Berapa lama lagi, ya Tuhan? Akankah Engkau menyembunyikan diri selama-lamanya?

Berapa lama lagi murka-Mu akan menyala seperti api?

Ingatlah, Tuhan, betapa singkatnya hidupku

dan betapa rapuhnya Engkau telah menjadikan anak-anak manusia.

Manusia mana yang dapat hidup dan tidak pernah melihat kematian?

Siapa yang dapat menyelamatkan dirinya dari cengkeraman kubur?
Di manakah belas kasihan-Mu di masa lalu, ya Tuhan,

yang telah Engkau sumpah dalam kesetiaan-Mu kepada Daud?

Ingatlah, Tuhan, bagaimana hamba-Mu diejek,

bagaimana aku harus menanggung semua penghinaan bangsa-bangsa.

Demikianlah musuh-musuh-Mu mengejek aku, ya Tuhan,

mengejek orang yang Engkau urapi di setiap langkah.
Terpujilah Tuhan selama-lamanya. Amin, amin!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Allah belas kasihan dan kesetiaan, Engkau membuat perjanjian baru dan abadi dengan manusia dan memeteraikannya dalam darah Putra-Mu. Ampunilah kebodohan ketidaksetiaan kami dan buatlah kami menaati perintah-perintah-Mu, agar dalam perjanjian baru-Mu kami dapat menjadi saksi dan pewarta kesetiaan dan kasih-Mu di bumi, dan turut serta dalam kemuliaan-Mu di surga.

AntifonAkulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi.

Antifon 3Tahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal.

Mazmur 89 (90)

Semoga kami hidup dalam cahaya Allah

Tidak ada waktu bagi Allah: seribu tahun, satu hari: semuanya sama (2 Petrus 3:8).

Ya Tuhan, Engkau telah menjadi perlindungan kami

dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Sebelum gunung-gunung lahir

atau bumi atau dunia diciptakan,

Engkau adalah Allah, tanpa awal atau akhir.
Engkau mengembalikan manusia menjadi debu

dan berkata: “Kembalilah, anak-anak manusia.”

Di mata-Mu seribu tahun

adalah seperti kemarin, datang dan pergi,

tidak lebih dari jaga malam.
Engkau menyapu manusia seperti mimpi,

seperti rumput yang tumbuh di pagi hari.

Di pagi hari ia tumbuh dan berbunga:

menjelang malam ia layu dan pudar.
Maka kami binasa dalam murka-Mu,

dilanda ketakutan dalam amarah-Mu.

Kesalahan kami terhampar di hadapan-Mu;

rahasia kami dalam terang wajah-Mu.
Semua hari kami berlalu dalam murka-Mu.

Hidup kami berakhir seperti desahan.

Masa hidup kami tujuh puluh tahun

atau delapan puluh bagi mereka yang kuat.
Dan sebagian besar dari ini adalah kekosongan dan penderitaan.

Mereka berlalu dengan cepat dan kami pun tiada.

Siapa yang memahami kekuatan murka-Mu

dan takut akan kekuatan amarah-Mu?
Buatlah kami mengetahui singkatnya hidup kami

agar kami memperoleh hikmat hati.

Tuhan, berbelas kasihanlah! Apakah murka-Mu selamanya?

Tunjukkanlah belas kasihan kepada hamba-hamba-Mu.
Di pagi hari, penuhilah kami dengan kasih-Mu;

kami akan bersukacita dan bergembira sepanjang hari-hari kami.

Berikanlah kami sukacita untuk menyeimbangkan penderitaan kami

untuk tahun-tahun ketika kami mengalami kemalangan.
Tunjukkanlah karya-Mu kepada hamba-hamba-Mu;

biarkan kemuliaan-Mu bersinar pada anak-anak mereka.

Biarlah kemurahan Tuhan ada pada kami:

berikanlah keberhasilan pada pekerjaan tangan kami,

berikanlah keberhasilan pada pekerjaan tangan kami.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa yang kekal, Engkau memberi kami hidup meskipun kami bersalah dan bahkan menambah hari dan tahun pada hidup kami untuk membawa kami pada hikmat. Buatlah kami mengasihi dan menaati Engkau, agar karya tangan kami selalu menunjukkan apa yang telah dilakukan tangan-Mu, sampai hari kami memandang keindahan wajah-Mu.

AntifonTahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan memberitakan firman-Nya kepada Yakub.

℟ Ketetapan dan hukum-Nya kepada Israel.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 45:1-13

Keselamatan Israel melalui Koresh
Beginilah firman Tuhan tentang orang yang diurapi-Nya, Koresh:
“Aku telah memegang tangan kanannya,
untuk menaklukkan bangsa-bangsa di hadapannya
dan melucuti pinggang raja-raja,
serta membuka pintu-pintu di depannya;
dan pintu-pintu gerbang tidak akan tertutup.
Aku sendiri akan berjalan di depanmu
dan akan meratakan gunung-gunung;
pintu-pintu tembaga akan Kupecahkan
dan palang-palang besi akan Kupatahkan.
Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang tersembunyi
dan kekayaan yang terpendam,
supaya engkau tahu bahwa Akulah Tuhan,
Allah Israel, yang memanggil engkau dengan namamu.
Oleh karena hamba-Ku Yakub
dan Israel, pilihan-Ku,
Aku memanggil engkau dengan namamu;
Aku menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.
Akulah Tuhan, dan tidak ada yang lain:
di luar Aku tidak ada Allah.
Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,
supaya orang tahu, dari terbit matahari sampai terbenamnya,
bahwa tidak ada yang lain selain Aku.
Akulah Tuhan, dan tidak ada yang lain,
yang menjadikan terang dan menciptakan gelap,
yang menjadikan damai sejahtera dan menciptakan malapetaka:
Akulah Tuhan yang membuat semuanya ini.

Hai langit, teteskanlah embun dari atas, dan hai awan-awan, hujankanlah keadilan;
baiklah bumi membuka diri
dan menumbuhkan keselamatan;
dan biarlah keadilan tumbuh bersama-sama:
Aku, Tuhan, yang menciptakannya.”

Celakalah orang yang berbantah dengan Pembentuknya,
tembikar di antara tembikar-tembikar tanah!
Adakah tanah liat berkata kepada pembentuknya: “Apakah yang kaubuat?”
dan “Pekerjaanmu tidak bertangan?”
Celakalah orang yang berkata kepada ayahnya: “Apakah yang kauperanakkan?”
dan kepada seorang perempuan: “Apakah yang kaulahirkan?”
Beginilah firman Tuhan,
Yang Mahakudus Israel, Pembentuknya:
“Adakah kamu bertanya kepada-Ku tentang hal-hal yang akan datang mengenai anak-anak-Ku,
dan memberi perintah kepada-Ku tentang pekerjaan tangan-Ku?
Akulah yang menjadikan bumi,
dan manusia di atasnya Aku yang menciptakan;
tangan-Ku yang membentangkan langit,
dan Aku memberi perintah kepada segala tentaranya.
Akulah yang membangkitkan dia dalam keadilan,
dan segala jalannya akan Kuratakan;
dialah yang akan membangun kota-Ku
dan melepaskan orang-orang-Ku yang terbuang,
bukan dengan bayaran dan bukan dengan suap,”
firman Tuhan semesta alam.

Responsorium Bdk. Yes 45:8; bdk. 16:1

Hai langit, teteskanlah embun dari atas, dan hai awan-awan, hujankanlah Yang Adil:

℟ Baiklah bumi membuka diri dan menumbuhkan Sang Penyelamat.
Kirimkanlah Anak Domba, ya Tuhan, penguasa bumi, dari Batu Karang di padang gurun ke gunung putri Sion.

℟ Baiklah bumi membuka diri dan menumbuhkan Sang Penyelamat.
Bacaan Kedua

Dari Surat-surat Santo Leo Agung, paus

(Ep. 31, 2-3: PL 54, 791-793)

Misteri pendamaian kita
Tidak ada gunanya mengatakan bahwa Tuhan kita, Putra Santa Perawan Maria, adalah manusia yang sejati dan sempurna, jika Ia tidak diimani sebagai manusia dari keturunan yang diwartakan dalam Injil.

Sebab Matius berkata: “Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham”; dan ia mengikuti urutan asal-usul manusiawi-Nya sedemikian rupa, sehingga garis keturunan itu ditariknya sampai kepada Yusuf, yang bertunangan dengan ibu Tuhan.

Lukas sebaliknya, dengan menelusuri kembali tingkat-tingkat keturunan itu ke belakang, kembali kepada bapa umat manusia yang pertama, untuk menunjukkan bahwa Adam yang pertama dan Adam yang terakhir memiliki kodrat yang sama.

Memang, kemahakuasaan Putra Allah dapat saja menampakkan diri untuk mengajar dan membenarkan manusia, sebagaimana Ia menampakkan diri kepada para bapa bangsa dan para nabi dalam rupa daging, ketika Ia bergulat, atau bercakap-cakap, atau tidak menolak keramahtamahan, bahkan menyantap makanan yang dihidangkan.

Tetapi gambaran-gambaran itu hanyalah pertanda akan Manusia ini, yang kebenaran-Nya, menurut pewartaan lambang-lambang mistik, akan diambil dari keturunan para leluhur yang mendahului-Nya.

Karena itu misteri pendamaian kita, yang telah ditetapkan sebelum segala zaman, tidak dipenuhi oleh lambang mana pun, sebab Roh Kudus belum turun atas Sang Perawan, dan kuasa Yang Mahatinggi belum menaunginya; supaya di dalam rahim yang tak bernoda, ketika Kebijaksanaan membangun rumah bagi diri-Nya, Sabda menjadi daging; dan, ketika rupa Allah dan rupa hamba bertemu dalam satu pribadi, Pencipta segala zaman dilahirkan dalam waktu; dan Dia, yang oleh-Nya segala sesuatu dijadikan, sendiri dilahirkan di tengah segala sesuatu.

Sebab jika Manusia baru itu, yang dijadikan serupa dengan daging yang berdosa, tidak mengambil keadaan lama kita, dan jika Ia, yang sehakikat dengan Bapa, tidak berkenan juga sehakikat dengan ibu-Nya, dan jika Ia, satu-satunya yang bebas dari dosa, tidak menyatukan kodrat kita dengan diri-Nya, maka seluruh umat manusia akan tetap tertawan di bawah kuk setan; dan kita tidak dapat memanfaatkan kemenangan Sang Pemenang, jika kemenangan itu diraih di luar kodrat kita.

Dari keikutsertaan yang mengagumkan ini bersinarlah bagi kita misteri kelahiran kembali, supaya oleh Roh yang sama, yang oleh-Nya Kristus dikandung dan dilahirkan, kita pun dilahirkan kembali dengan asal-usul rohani.

Oleh karena itu Penginjil berkata tentang orang-orang beriman: “Mereka diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.”

Responsorium Bdk. Yes 11:10; Luk 1:32

Lihatlah, tunas Isai akan turun untuk menyelamatkan bangsa-bangsa; kepada-Nya bangsa-bangsa akan memohon:

℟ Dan nama-Nya akan mulia.
Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa-Nya, dan Ia akan memerintah atas keturunan Yakub sampai selama-lamanya.

℟ Dan nama-Nya akan mulia.

Doa Penutup

Ya Allah, Pencipta dan Penebus kodrat manusia, Engkau menghendaki Sabda-Mu mengenakan daging dalam rahim Perawan yang tetap murni; pandanglah dengan rela doa-doa kami, supaya Putra-Mu yang tunggal, yang telah mengambil kemanusiaan kami, berkenan menyatukan kami dengan keilahian-Nya. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Kamis III Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.

Mazmur 86 (87)

Hai Yerusalem, kota di atas gunung yang kudus,*
Tuhan cinta padamu.

Hai benteng Sion, Tuhan yang memperindah semua kediaman Yakub,*
berfirman dalam dirimu:

"Mesir dan Babel akan Kudafatar,*
antara mereka yang mengakui Aku.

Bahkan Filistea, Tirus dan Etiopia,*
akan termasuk warga negara Sion".

Tetapi tentang Sion sendiri akan dikatakan,+
"Orang ini dan orang itu kelahiran Sion,*
Allah yang mahatinggi menyentosakannya".

Tuhan akan mencatat dalam daftar para bangsa,*
"Inipun dilahirkan di Sion".

Dan semua orang yang pernah menderita demi Sion,*
akan bernyanyi dan menari-nari.

Antifon 1Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.

Antifon 2Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.

Yes 40,10-17

Lihat, Allah Tuhan kita datang dengan kekuasaan,*
Ia menaklukkan segala-galanya!

Jarahan dibawaNya serta,*
dan tanda kemenangan diarak di hadapanNya.

Seperti seorang gembala,*
Tuhan mengumpulkan dan membimbing kawananNya.

Ia membopong anak domba dalam pelukan tanganya,*
dan menuntun induknya penuh perhatian.

Siapa yang menakar air laut dengan cidukan tangan,*
mengukur langit dengan jengkal jari?

Siapa menyukat segala debu bumi dengan takaran,+
menimbang gunung dengan dacing,*
atau bukit dengan neraca?

Siapa yang mengatur roh Tuhan,*
atau memberi petunjuk kepadaNya sebagai penasihat?

Dengan siapa Tuhan berunding untuk memperoleh kebijaksanaan,+
untuk belajar keadilan dan menimba pengetahuan,*
untuk mengetahui jalan yang paling baik?

Sungguh, para bangsa bagaikan setitik air pada pinggir timba,+
bagaikan sebutir debu pada neraca,*
sungguh, pulau-pulau tidak lebih berat dari tepung halus.

Semua hutan tidak cukup kayu bakarnya untuk kurban bakaran,*
dan segala margasatwa tidak cukup untuk persembahan.

Di hadapan Tuhan segala bangsa tidak berarti apa-apa,*
bagi Tuhan mereka hampa dan ketiadaan belaka.

Antifon 2Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.

Antifon 3Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Mazmur 98 (99)

Tuhan meraja, gemetarlah para bangsa,+
Tuhan bertakhta di atas singgasana, goncanglah bumi,*
agunglah Tuhan di Sion.

Tuhan agung, mengatasi segala bangsa,+
dimuliakanlah namaMu, Allah yang agung dan dahsyat,*
kuduslah Tuhan.

Raja mahakuasa, pencinta hukum,*
Engkau sendirilah yang menegakkan keadilan.

Hukum dan keadilan dalam bangsa Yakub,*
Engkaulah yang menegakkannya.

Agungkanlah Tuhan, Allah kita,+
bersembahsujudlah di depan tumpuan kakiNya,*
kuduslah Tuhan.

Musa dan Harun termasuk imamNya,+
dan Samuel teramsuk orang yang menyerukan namaNya,*
mereka berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab mereka.

Dari dalam tiang awan Tuhan berfirman kepada mereka,*
mereka berpegang pada perintahNya, pada hukum yang diberikanNya.

Tuhan, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka,+
Engkaulah Allah yang mengampuni mereka,*
namun Engkau membalas perbuatannya yang jahat.

Agungkanlah Tuhan, Allah kita,*
bersembahsujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Antifon 3Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Bacaan Singkat (Yes 45:8)

Hai langit, turunkanlah embunmu, hai awan, hujankanlah Raja adil. Hai bumi, bukakanlah dirimu dan tumbuhkanlah Penyelamat, sehingga kejujuran berkembang.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungBangunlah, bangunlah tunjukkanlah kekuatanMu, ya Tuhan.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungBangunlah, bangunlah tunjukkanlah kekuatanMu, ya Tuhan.

Doa Permohonan

Kristus, kebijaksanaan dan kekuatan Allah, sungguh-sungguh mencintai kita manusia. Dengan penuh kepercayaan marilah kita memohon kepadaNya: ℟.

℟. Datanglah kepada kami, ya Tuhan.

Yesus Kristus, Tuhan, Engkau telah memanggil kami kepada cahaya kerajaanMu,* semoga kami berjalan dengan pantas di hadapan Allah dalam segala-galanya. ℟.

Engkau tidak dikenal dunia, namun Engkau berada di tengah kami,* perlihatkanlah wajahMu kepada semua manusia. ℟.

Engkau lebih dekat pada kami daripada hati kami sendiri,* kuatkanlah dalam diri kami kepercayaan dan pengharapan akan keselamatan. ℟.

Engkau sumber kekudusan,* peliharalah kami dalam kekudusan dan kesucian pada saat kedatanganMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, perlihatkanlah kekuasaanMu, dan bantulah kami dengan kekuatanMu. Semoga rahmatMu mempercepat penebusan yang diperlambat oleh dosa kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Kamis III Adven

KAMIS — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Mich 5, 3-4 a)

Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan Tuhan, dalam kemegahan nama Tuhan Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi,

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Kamis III Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Topanglah aku, ya Tuhan, sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup.

Mazmur 118 (119),113-120

Orang yang bimbang hati kubenci,*
tetapi hukumMu kucintai.

Engkaulah pelindung dan rajaku,*
aku berharap pada firmanMu

Enyahlah dari padaku, hai para penjahat,*
aku ingin berpegang pada perintah Allahku.

Topanglah aku sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup,*
janganlah mengecewakan harapanku.

Sokonglah aku, supaya aku selamat,*
sebab ketetapanMu selalu kuamalkan.

Tolaklah semua orang yang menyimpang dari ketetapanMu,*
sebab tipu muslihatlah rencana mereka.

Semua orang durjana di bumi Kaubuang seperti sampah,*
sebab itu aku mencintai ketetapanMu.

Badanku gemetar karena hormat kepadaMu,*
aku takut kepada keputusanMu.

Antifon 1Topanglah aku, ya Tuhan, sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup.

Antifon 2Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, dan hapuskanlah dosa kami.

Mazmur 78 (79)1-5.8-11.13

Ya Allah, bangsa kafir telah menduduki tanah milik pusakaMu,+
menajiskan bait kudusMu,*
menjadikan Yerusalem timbunan puing.

Mereka membuang mayat para hambaMu,+
sebagai makanan kepada burung di udara,*
dan daging orang yang Kaukasihi kepada binatang buas di bumi.

Di sekitar Yersualem mereka menumpahkan darah seperti air,*
dan tak seorangpun menguburkan mayat-mayatnya.

Kami dicerca tetangga kami,*
diolok-olok dan dicemoohkan orang sekeliling kami.

Masih berapa lamakah Engkau murka, ya Tuhan?*
Terus-meneruskah amarahMu membara, berkobar seperti api?

Janganlah kautanggungkan kesalahan leluhur kepada kami,+
bersegeralah menyongsong kami dengan belaskasihanMu,*
karena kami kehabisan tenaga.

Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami,+
demi kemuliaan namaMu bebaskanlah kami,*
dan hapuskanlah dosa kami demi namaMu.

Jangan biarkan bangsa-bangsa kafir berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Semoga bangsa-bangsa kafir di hadapan mata kami,*
mengalami pembalasanMu atas darah yang mereka tumpahkan.

Naiklah hendaknya ke hadiratMu rintihan para tawanan,*
dengan kuasaMu renggutlah mereka dari hukuman mati.

Maka kami, umatMu, kawanan domba gembalaanMu,+
akan bersyukur kepadaMu untuk selama-lamanya,*
dan mewartakan pujianMu turun-temurun.

Antifon 2Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, dan hapuskanlah dosa kami.

Antifon 3Ya Allah semesta alam, pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu.

Mazmur 79 (80)

Gembala Israel, dengarkanlah kami,*
Engkau yang menimpin Yusuf bagaikan kawanan.

Engkau yang bertakhta di atas singgasana, tampillah dengan cemerlang,*
di depan suku Efraim, Benyamin dan Manasye.

Kerahkanlah kekuatanMu,*
dan datanglah menyelamatkan kami.

Ya Allah, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, berapa lama lagi Engkau murka,*
sekalipun umatMu berdoa?

UmatMu Kauberi ratap tangis sebagai makanan,*
cucuran air mata berlimpah sebagai minuman.

Kaujadikan kami sasaran kebencian para tetangga,*
dan olok-olokan musuh kami.

Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

UmatMu bagaikan pokok anggur yang Kaupindahkan dari Mesir,*
Kauhalaukan bangsa-bangsa lalu Kautanamkan dia.

Engkau telah menyediakan tanah bagi pokok itu,*
maka berurat berakarlah ia dan memenuhi seluruh negeri.

Gunung-gunung ditudungi oleh naungannya,*
dan pohon-pohon jati oleh cabang-cabangnya.

Ranting-rantingnya menjulur sampai ke laut,*
dan sulur-sulurnya sampai ke sungai Efrat.

Ya Allah, mengapa Engkau merobohkan pagarnya,*
sehingga setiap orang yang lewat memetik buahnya!

Babi hutan menggerogotinya,*
dan binatang di padang memakannya.

Ya Allah semesta alam, kembalilah,+
pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu,*
lindungilah pokok yang Kautanam dengan tanganMu sendiri.

Musuh telah menebang dan membakarnya,*
biarlah mereka binasa oleh ancaman wajahMu.

Hendaknya Engkau melindunghi raja kami,*
orang pilihan yang telah Kaunobatkan.

Maka kami tidak akan menyimpang dari padaMu,*
lindungilah hidup kami, maka kami akan memuji Engkau.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Antifon 3Ya Allah semesta alam, pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu.

Bacaan singkat Ul 4,7

Tak ada bangsa lain sebesar bangsa kita, yang mempunyai dewa-dewa demikian dekat seperti Allah kita, yang memperhatikan setiap permohonan kita.

℣.Orang berseru di padang gurun: rintislah jalan bagi Tuhan.℟.Dan luruskanlah jalan masuk bagi Allah kita.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, padamu tidak ada yang gelap, tidak ada yang tersembunyi. Maka sinarilah kami dengan terang cahayaMu, supaya kami dapat mengenal kehendakMu dan mengikuti bimbinganMu dengan rela dan setia. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Kamis III Adven

KAMIS — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Mal 3, 20-21 b)

Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang. Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman Tuhan semesta alam.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Kamis III Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1UmatMu bersorak kegirangan, ya Tuhan, sambil menuju tempat kediamanMu.

Mazmur 131 (132) I

Ingatlah, ya Tuhan, akan Daud,*
dan akan segala kemenangannya.

Ingatlah, bagaimana ia telah bersumpah kepada Tuhan,*
dan berjanji kepada Allah Yakub yang mahakuat:

"Sungguh, aku takkan masuk ke dalam rumah kediamanku,*
takkan berbaring di ranjangku,

takkan membiarkan mataku tertidur,*
ataupun membiarkan kelopak mataku terlelap,

sampai aku mendapatkan tempat bagi Tuhan,*
kediaman bagi Allah Yakub.

Kita telah mendengar tentang tabut itu di Efrata,*
telah mengetahuinya di padang Ya'ar.

Mari kita pergi ke tempat kediaman Tuhan,*
bersembah sujud di hadapan tumpuan kakiNya.

Bangunlah, ya Tuhan, silakan ke tempat istirahatMu,*
Engkau beserta tabut kekuatanMu.

Semoga para imamMu berpakaian kesucian,*
dan umatMu bersorak kegirangan.

Demi Daud, hambaMu,*
janganlah Kaupalingkan wajahMu dari raja yang Kauurapi.

Antifon 1UmatMu bersorak kegirangan, ya Tuhan, sambil menuju tempat kediamanMu.

Antifon 2Tuhan telah memilih Sion menjadi tempat tinggalNya.

Mazmur 131 (132) II

Tuhan telah mengangkat sumpah kepada Daud,*
dan tidak akan mengingkarinya:

"Seorang anak kandungkmu,*
akan Kududukkan di atas takhtamu.

Jika para anakmu berpegang pada perjanjianKu,*
dan pada peraturan yang Kuajarkan kepada mereka,

maka anak merekapun,*
akan duduk di atas takhtamu selama-lamanya".

Sebab Tuhan telah memilih Sion,*
agar menjadi tempat tinggalNya:

"Di sinilah peristirahatanKu untuk selama-lamanya,*
di sini Aku akan tinggal, karena itulah kehendakKu.

Orang jujur akan Kuberkati dengan berlimpah,*
orang miskin akan Kukenyangkan.

Para imam akan Kukenakan pakaian kesucian,*
dan umat akan bersorak gembira.

Di sana Aku akan memberikan kekuasaan kepada Daud,*
menyediakan cahaya bagi raja yang Kuurapi.

Musuhnya akan Kupermalukan,*
tetapi dia akan Kumahkotai kemuliaan".

Antifon 2Tuhan telah memilih Sion menjadi tempat tinggalNya.

Antifon 3Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,+
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,+
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,+
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Antifon 3Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Bacaan Singkat (Yak 5:7-8.9b)

Saudara sekalian, hendaklah kamu sabar menantikan kedatangan Tuhan, seperti seorang petani menunggu, sampai ladangnya menghasilkan buah yang berharga. Dan sementara ia menanti dengan sabar, turunlah hujan. Maka, hendaklah kamupun sabar dan tabah hati, sebab sudah mendekatlah hari kedatangan Tuhan. Awas, hakim sudah di ambang pintu.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon KidungBergembiralah bersama Yerusalem, bersorak-sorailah atasnya selama-lamanya, hai semua orang yang cinta kepadanya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungBergembiralah bersama Yerusalem, bersorak-sorailah atasnya selama-lamanya, hai semua orang yang cinta kepadanya.

Doa Permohonan

Saudara-saudara terkasih, Kristus, cahaya terang-benderang, telah dijanjikan oleh para nabi kepada orang yang meringkuk dalam kegelapan maut. Marilah kita memohon dan berseru: ℟.

℟. Datanglah, ya Tuhan Yesus.

Sabda Allah, pada awal mula Engkau menciptakan segala-galanya, dan pada masa akhir ini Engkau menjadi manusia seperti kami,* datanglah dan lepaskanlah kami dari kematian. ℟.

Cahaya kebenaran, Engkau menerangi setiap insan,* datanglah dan halaukanlah kegelapan yang membutakan hati kami. ℟.

Putera tunggal, Engkau bersatu dengan Bapa,* datanglah dan nyatakanlah kepada kami kebaikan hati Allah Bapa. ℟.

Yesus Kristus, Engkau telah datang untuk menjadi manusia bersama kami,* angkatlah orang yang menerima Engkau menjadi putera Allah. ℟.

Engkau membuka pintu-pintu penjara,* sambutlah orang yang mengetuk pintu ke dalam perjamuan nikah surgawi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, perlihatkanlah kekuasaanMu, dan bantulah kami dengan kekuatanMu. Semoga rahmatMu mempercepat penebusan yang diperlambat oleh dosa kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Kamis III Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat 1Tes 5,23

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Lazarus

Sahabat Yesus

Lazarus yang berarti Tuhan telah menolong dikenal di dalam Kitab Suci sebagai saudara Marta dan Maria. Bersama kedua saudarinya, Lazarus tinggal di Betania, sebuah desa kecil yang terletak di tebing Timur bukit Zaitun. Yesus bersahabat baik dengannya. Ketika ia jatuh sakit, Marta dan Maria mengirim khabar kepada Yesus untuk datang melihatnya. Dari persahabatan itu kita menyaksikan terjadinya suatu peristiwa mujizat. Yesus membangkitkannya dari kematian (Yoh 11:1-44) dan enam hari kemudian Ia menjadikannya teman makan semeja (Yoh 12: 1-11). Dalam Injil Lukas 16:19-31, yang mengetengahkan perumpamaan tentang orang kaya yang hidup bermewah-mewah, Lazarus ditampilkan sebagai si miskin yang sedang mengemis minta makan. Di sana dilukiskan bahwa Lazarus yang miskin itu akhimya berkenan kepada Tuhan dan duduk di pangkuan Abraham, sedangkan orang kaya itu masuk ke dalam api siksaan kekal.

Santa Olympias

Pengaku Iman · wafat ± 408

Olympias lahir pada tahun 361. Ia kemudian menikah dengan walikota Konstantinopel. Namun sayang bahwa perkawinan mereka tidak berlangsung lama. Ketika menginjak usia 20 tahun, Olympia sudah menjanda. Tak mengherankan apabila janda muda yang kaya dan cantik ini mengalami banyak godaan, karena tidak mau menikah lagi. Ia menghibahkan kekayaannya yang berlimpah itu kepada lembaga-lembaga amal; banyak orang mencemoohi dia bahkan memprotes tindakannya itu.

Santo Yohanes Krisostomus yang menasehatinya supaya lebih bijaksana dalam bertindak menerima Olympias sebagai diakones. Pada saat-saat Yohanes dimusuhi pemerintah, Olympias tetap setia padanya. Ketika Yohanes dibuang, Olympias pendukungnya itu tidak mengakui penggantinya. Akibatnya, ia dihukum oleh kaisar dan dipaksa membayar denda besar. Olympias terpaksa berkali-kali pindah tempat sampai saat menghembuskan nafas terakhir. Di samping sangat tabah dalam berbagai penderitaan dan penganiayaan yang ditimpakan kepadanya, wanita ini juga berani menghadap dan mengritik pegawai yang bertindak tidak adil. Ia menyayangi semua orang, sekalipun orang itu memusuhinya.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari