Doa Katolik
Doa Hari Ini

Rabu I Adven

Rabu, 2 Desember 2037· Ungu · Pekan Psalterium I
2 Desember 2037

Bacaan Misa

Rabu I Adven
Bacaan Pertama

TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya. Dan di atas gunung ini TUHAN akan mengoyakkan kain perkabungan yang diselubungkan kepada segala suku bangsa dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa-bangsa. Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab TUHAN telah mengatakannya. Pada waktu itu orang akan berkata: "Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan yang diadakan-Nya!" Sebab tangan TUHAN akan melindungi gunung ini, tetapi Moab akan diinjak-injak di tempatnya sendiri, sebagai jerami diinjak-injak dalam lobang kotoran.

Mazmur Tanggapan

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Bacaan Injil

Setelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan naik ke atas bukit lalu duduk di situ. Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel. Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan." Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: "Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?" Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil." Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh.

Invitatorium

Rabu I Adven

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Rabu I Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sabda yang luhur, Engkau datang,
terang yang terbit dari Bapa,
yang lahir untuk menolong dunia
pada perjalanan waktu yang menurun:

Terangilah kini hati kami
dan bakarlah dengan cinta-Mu;
oleh warta yang telah kami dengar
semoga akhirnya terusir segala yang menyesatkan.

Dan bila kelak Engkau hadir sebagai Hakim
untuk menyelidiki perbuatan hati,
membalas setimpal segala yang tersembunyi
dan memberi kerajaan kepada orang benar atas kebaikannya,

Janganlah akhirnya kami disesakkan oleh hukuman
menurut beratnya kesalahan,
melainkan bersama para kudus
jadilah kami warga surga untuk selamanya.

Kristus, Raja yang mahabaik,
bagi-Mu dan bagi Bapa kemuliaan,
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala abad. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Aku mengasihi-Mu, Tuhan; Engkaulah kekuatanku.

Mazmur 17 (18)

Syukur atas keselamatan dan kemenangan

Pada waktu itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat (Wahyu 11:13).

I
Aku mengasihi-Mu, Tuhan, kekuatanku,

gunung batuku, bentengku, penyelamatku.

Allahku adalah gunung batu tempat aku berlindung;

perisaiku, pertolonganku yang perkasa, kubuku.
Tuhan layak menerima segala pujian;

ketika aku berseru, aku diselamatkan dari musuh-musuhku.
Gelombang maut mengelilingiku;

banjir kehancuran menyerangku;

jerat kubur menjeratku;

perangkap maut menghadangku.
Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan;

aku berseru kepada Allahku minta tolong.

Dari bait-Nya Dia mendengar suaraku;

seruanku sampai ke telinga-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAku mengasihi-Mu, Tuhan; Engkaulah kekuatanku.

Antifon 2Tuhan telah menyelamatkanku; Dia menginginkan aku menjadi milik-Nya.

II
Maka bumi berguncang dan bergoncang;

gunung-gunung terguncang sampai ke dasarnya:

mereka berguncang karena murka-Nya yang dahsyat.

Asap keluar dari hidung-Nya

dan api yang membakar dari mulut-Nya:

bara api menyala karena panasnya.
Dia menurunkan langit dan turun,

awan hitam di bawah kaki-Nya.

Dia datang bertakhta di atas kerubim,

Dia terbang di atas sayap angin.
Dia menjadikan kegelapan sebagai penutup-Nya,

air gelap awan-awan, kemah-Nya.

Cahaya bersinar di hadapan-Nya

dengan hujan es dan kilatan api.
Tuhan menggelegar di langit;

Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya.

Dia menembakkan panah-Nya, menyerakkan musuh,

memancarkan kilat-Nya dan membuat mereka lari.
Dasar samudra terungkap;

fondasi dunia tersingkap

pada guntur ancaman-Mu, ya Tuhan,

pada hembusan napas murka-Mu.
Dari atas Dia menjangkau dan menangkapku;

Dia menarikku dari air yang dahsyat.

Dia merebutku dari musuhku yang perkasa,

dari musuh-musuhku yang kekuatannya tidak dapat aku tandingi.
Mereka menyerangku pada hari kemalanganku,

tetapi Tuhan adalah penopangku.

Dia membawaku ke dalam kebebasan,

Dia menyelamatkanku karena Dia mengasihiku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan telah menyelamatkanku; Dia menginginkan aku menjadi milik-Nya.

Antifon 3Tuhan, nyalakanlah terang untuk bimbinganku dan serakkanlah kegelapanku.

III
Dia membalas aku karena aku benar,

membalas aku, karena tanganku bersih,

sebab aku telah menempuh jalan Tuhan

dan tidak menyimpang dari Allahku.
Sebab segala penghakiman-Nya ada di hadapanku:

aku tidak pernah mengabaikan perintah-perintah-Nya.

Aku selalu lurus di hadapan-Nya;

aku menjaga diriku dari kesalahan.
Dia membalas aku karena aku benar

dan tanganku bersih di mata-Nya.

Engkau penuh kasih kepada mereka yang mengasihi-Mu:

Engkau menunjukkan diri-Mu sempurna kepada yang sempurna.
Dengan yang tulus Engkau menunjukkan diri-Mu tulus,

tetapi yang licik Engkau kalahkan dalam kelicikan.

Sebab Engkau menyelamatkan umat yang rendah hati

tetapi merendahkan mata yang sombong.
Engkau, ya Tuhan, adalah pelitaku,

Allahku yang menerangi kegelapanku.

Bersama-Mu aku dapat menembus setiap penghalang,

bersama Allahku aku dapat memanjat setiap tembok.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, kekuatan dan keselamatan kami, nyalakanlah dalam diri kami api kasih-Mu dan biarkan kasih kami kepada-Mu bertumbuh menjadi kasih yang sempurna yang menjangkau sesama kami.

AntifonTuhan, nyalakanlah terang untuk bimbinganku dan serakkanlah kegelapanku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Ya Tuhan, Allah kami, pulihkanlah kami.

℟ Dan tunjukkanlah wajah-Mu, maka kami akan selamat.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 5:1-7

Melawan kebun anggur Tuhan
Aku hendak menyanyikan bagi kekasihku
nyanyian sahabatku tentang kebun anggurnya:
Kekasihku mempunyai kebun anggur
di lereng bukit yang subur;
ia memagarinya
dan membuang batu-batunya
dan menanaminya dengan pokok anggur pilihan
dan mendirikan menara di tengah-tengahnya
dan menggali tempat pemerasan anggur di dalamnya;
lalu ia menantikan supaya kebun itu menghasilkan buah anggur yang baik,
tetapi yang dihasilkannya ialah buah anggur yang asam.

Maka sekarang, hai penduduk Yerusalem
dan orang Yehuda,
adililah antara aku dan kebun anggurku.
Apakah lagi yang harus kuperbuat untuk kebun anggurku
yang belum kuperbuat kepadanya?
Mengapa aku menantikan supaya ia menghasilkan buah anggur yang baik,
tetapi yang dihasilkannya buah anggur yang asam?

Maka sekarang aku mau memberitahukan kepadamu
apa yang hendak kuperbuat terhadap kebun anggurku:
aku akan menyingkirkan pagarnya,
sehingga kebun itu dirusak;
aku akan merobohkan temboknya,
sehingga kebun itu diinjak-injak.
Aku akan membuatnya menjadi tanah yang tandus:
tidak akan dipangkas dan tidak akan dicangkul,
sehingga tumbuh semak duri dan onak;
dan aku akan memerintahkan awan-awan supaya jangan menurunkan hujan ke atasnya.

Sebab kebun anggur Tuhan semesta alam ialah kaum Israel,
dan orang Yehuda ialah tanaman kesayangan-Nya;
Ia menantikan keadilan, tetapi lihatlah, kelaliman;
Ia menantikan kebenaran, tetapi lihatlah, kejahatan.

Responsorium Mzm 80:14, 15, 3, 16, 15

Babi hutan dari rimba telah membinasakan kebun anggur-Mu, dan binatang liar memakannya habis; lihatlah, ya Tuhan, dan bangkitkanlah kuasa-Mu,

℟ Lindungilah apa yang telah ditanam oleh tangan kanan-Mu.
Ya Tuhan, Allah semesta alam, pandanglah dari surga dan lihatlah, dan kunjungilah kebun anggur ini.

℟ Lindungilah apa yang telah ditanam oleh tangan kanan-Mu.
Bacaan Kedua

Dari Khotbah Santo Bernardus, abas

(Sermo 5 in Adventu Domini, 1-3: Opera omnia, Edit. cisterc. 4 [1966], 188-190)

Sabda Allah akan datang kepada kita
Kita mengenal tiga kedatangan Tuhan. Kedatangan yang ketiga terletak di tengah antara kedua yang lain. Sebab kedua kedatangan itu nyata, tetapi yang ini tidak. Pada kedatangan yang pertama Ia tampak di bumi dan bergaul dengan manusia, ketika, sebagaimana dikatakan-Nya sendiri, mereka telah melihat Dia dan membenci Dia. Pada kedatangan yang terakhir semua manusia akan melihat keselamatan dari Allah kita, dan mereka akan memandang Dia yang telah mereka tikam. Kedatangan yang di tengah itu tersembunyi: di dalamnya hanya orang-orang pilihan yang melihat Dia dalam diri mereka sendiri, dan jiwa mereka diselamatkan. Jadi, pada kedatangan yang pertama Ia datang dalam daging dan kelemahan, pada yang di tengah ini dalam roh dan kuasa, pada yang terakhir dalam kemuliaan dan keagungan.

Kedatangan di tengah ini merupakan semacam jalan yang menghantar dari kedatangan pertama ke kedatangan terakhir: pada yang pertama Kristus adalah penebusan kita, pada yang terakhir Ia akan tampak sebagai hidup kita, pada yang ini Ia adalah istirahat dan penghiburan kita.

Tetapi supaya jangan ada orang yang menganggap sebagai rekaan apa yang kami katakan tentang kedatangan di tengah ini, dengarkanlah Dia sendiri: “Jika seorang mengasihi Aku,” kata-Nya, “ia akan menuruti firman-Ku, dan Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.” Sebab aku membaca di tempat lain: “Orang yang takut akan Allah akan berbuat baik”; tetapi aku merasa ada sesuatu yang lebih dikatakan tentang orang yang mengasihi, yakni bahwa ia akan menuruti firman-Nya. Di manakah firman itu harus disimpan? Tidak diragukan lagi, di dalam hati, seperti dikatakan Nabi: “Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.”

Simpanlah firman Allah dengan cara ini: “Sebab berbahagialah mereka yang menyimpannya.” Maka hendaklah firman itu meresap ke dalam lubuk jiwamu; hendaklah ia masuk ke dalam perasaan-perasaanmu dan ke dalam tingkah lakumu. Makanlah yang baik, maka jiwamu akan menikmati sajian yang lezat. Jangan lupa makan rotimu, supaya hatimu jangan menjadi kering, melainkan jiwamu dipenuhi dengan lemak dan kegemukan.

Jika engkau menyimpan firman Allah dengan cara demikian, tidak diragukan lagi bahwa engkau pun akan dijaga olehnya. Sebab Putra akan datang kepadamu bersama Bapa, Nabi yang agung akan datang, yang akan memperbarui Yerusalem, dan Dia menjadikan segala sesuatu baru. Inilah yang akan dikerjakan oleh kedatangan ini: supaya, sebagaimana kita telah memakai citra manusia duniawi, demikian pula kita memakai citra manusia surgawi. Sebagaimana Adam lama tersebar ke seluruh diri manusia dan menguasai seluruhnya, demikian pula sekarang hendaklah Kristus menguasai seluruhnya, Dia yang menciptakan seluruhnya, menebus seluruhnya, dan akan memuliakan seluruhnya.

Responsorium Bdk. Mzm 29:11; Yes 40:10

Lihatlah, Tuhan akan datang turun dalam kemegahan, dan kuasa-Nya menyertai Dia:

℟ Untuk mengunjungi umat-Nya dalam damai, dan menganugerahkan kepadanya hidup abadi.
Lihatlah, Tuhan kita akan datang dengan kuasa.

℟ Untuk mengunjungi umat-Nya dalam damai, dan menganugerahkan kepadanya hidup abadi.

Doa Penutup

Kami mohon, ya Tuhan Allah kami, siapkanlah hati kami dengan kuasa ilahi-Mu, supaya pada kedatangan Kristus, Putra-Mu, kami didapati layak untuk perjamuan hidup kekal, dan pantas menerima santapan surgawi yang dilayankan-Nya sendiri. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Rabu I Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Tuhan, dalam terangMu kami melihat cahaya.

Mazmur 35

Dosa berbisik di lubuk hati pendosa,*
"Tak perlu takut akan Allah".

Dosa mengelabui matanya,*
guna menutup kesalahannya.

Si pendosa menuturkan kejahatan dan tipu daya,*
tak pernah ia berlaku bijaksana dan berbuat baik.

Di atas ranjang ia merencanakan kejahatan,+
ia menempuh jalan yang tidak baik,*
dan tidak menolak yang jahat.

Ya Tuhan, kasihMu seluas langit,*
dan setiaMu menjangkau awan.

Bagaikan gunung tinggi keadilanMu,+
hukumMu bagaikan samudera raya,*
manusia dan hewan Kaulindungi.

Amat berhargalah kasih setiaMu, ya Tuhan,*
umat manusia bernaung di bawah sayapMu.

Mereka Kaupuaskan dengan kelimpahan rumahMu,*
dan Kauberi minum dari saluran kebahagiaan.

PadaMulah sumber kehidupan,*
dalam terangMu kami melihat cahaya.

Semoga tetaplah kasihMu bagi orang yang mencintai Engkau,*
dan setiaMu bagi mereka yang tulus hati.

Janganlah sicongkak menginjak hambaMu,*
janganlah tangan pendosa menghancurkan daku.

Orang yang berbuat jahat sudah jatuh,*
mereka dicampakkan dan tak dapat bangun lagi.

Antifon 1Tuhan, dalam terangMu kami melihat cahaya.

Antifon 2Tuhan, Engkau agung dan mulia, kuasaMu mengagumkan.

Ydt 16,2-3,15-19

Angkatlah nyanyian untuk Allahku dengan iringan rebana,*
bernyanyilah bagi Tuhan dengan bunyi genderang.

Lagukanlah bagiNya kidung baru,*
luhurkan dan sebutkanlah namaNya.

Sebab Allah telah menghancurkan perang,*
Tuhanlah namaNya.

Aku akan bermadah bagi Tuhan,*
madah baru bagi Allahku.

Tuhan, Engkau agung dan mulia,*
kuasaMu mengagumkan tiada bandingnya.

Segala ciptaanMu mengabdi padaMu,*
Engkau berfirman, maka segalanya terjadi.

Engkau mengutus RohMu untuk menciptakan semua,*
tak ada yang dapat melawan titahMu.

Sekalipun gunung rebah beserta dasarnya,+
sekalipun wadas luluh bagaikan lilin dihadapan wajahMu,*
namun Engkau tetap mengasihi orang yang takwa.

Tiada kurban layak bagiMu, meski harum sekalipun,*
bahkan yang paling baikpun tidak bernilai di hadapanMu.

Tetapi orang yang takwa,*
dia itulah besar selama-lamanya.

Antifon 2Tuhan, Engkau agung dan mulia, kuasaMu mengagumkan.

Antifon 3Segala bangsa, elukanlah Allah dengan sorak-sorai.

Mazmur 46 (47)

Segala bangsa bertepuktanganlah,*
elukanlah Allah dengan sorak-sorai.

Sebab Tuhan itu Allah yang agung dan dahsyat,*
raja besar atas seluruh bumi.

Semua bangsa ditaklukkan bagi kita,*
sekalian suku ditundukkanNya.

Bagi kita dipilihNya tanah pusaka,*
kebanggaan Yakub, kekasihNya.

Allah Tuhan kita telah naik, diiringi sorak-sorai,*
diiringi bunyi sangkakala.

Bernyanyilah bagi Allah dengan melagukan mazmur,*
bermazmurlah bagi raja kita.

Sebab Allah merajai semesta alam,*
nyanyikanlah mazmur penuh seni.

Allah merajai segala bangsa,*
bersemayam atas takhtaNya yang kudus.

Para pemimpin bangsa menggabungkan diri,*
dengan umat Allah Abraham.

Sebab Allah menguasai para raja,*
sangat agunglah Dia.

Antifon 3Segala bangsa, elukanlah Allah dengan sorak-sorai.

Bacaan Singkat (Yes 7,14b-15)

Lihatlah, seorang gadis akan mengandung dan melahirkan. Anaknya akan diberi nama Imanuel; ia akan makan dadih dan madu, sampai tahu menolak kejahatan dan memilih kebaikan.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungDia yang datang sesudah aku, lebih berkuasa dari padaku. Membawakan samdalnyapun aku tak layak.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungDia yang datang sesudah aku, lebih berkuasa dari padaku. Membawakan samdalnyapun aku tak layak.

Doa Permohonan

Sabda Allah telah sudi hidup diantara kita, agar kita melihat kemuliaanNya. Karena pengharapan ini marilah kita berseru dengan gembira: ℟.

℟. Sertailah kami, ya Imanuel.

Raja yang adil dan jujur,* belalah hak kaum miskin dan orang tertindas. ℟.

Raja damai, Engkau mengubah pedang menjadi bajak, dan tombak menjadi sabit,* ubalah kedengkian kami menjadi kerukunan, dan kecurangan kami menjadi kelurusan. ℟.

Engkau tidak mengadili seturut pandangan mata,* selami hati nurani umat kepunyaanMu. ℟.

Pada saat Engkau datang di atas awan dengan kekuasaanMu yang agung,* himpunkanlah kami dihadapanMu tanpa noda. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan maha murah, kabulkanlah permohonan kami dan bantulah kami dalam kesusahan. Semoga PuteraMu menghibur kami dengan kedatanganNya, agar kami sanggup berjuang melawan pengaruh manusia lama. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Rabu I Adven

RABU — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (IS 2, 11)

Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya Tuhan sajalah yang maha tinggi pada hari itu.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Rabu I Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Marilah kita bernyanyi
Bagi penebus ilahi
Dengan iman dan harapan
Penuh cinta yang bertahan.

Sambil mohon dibebaskan
Dari tipu daya lawan
Agar selalu setia
Dalam mengabdi sesama.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Mazmur 118 (119),9-16

Bagaimana kaum muda dapat mempertahankan hidupnya tanpa cela?*
Dengan memperhatikan firmanMu.

Dengan segenap hati aku mencari Engkau,*
jangan biarkan aku menyimpang dari perintahMu.

Dalam hatiku kusimpan sabdaMu,*
agar aku jangan berdosa terhadapMu.

Terpujilah Engkau, ya Tuhan,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Bibirku akan mewartakan,*
segala ucapan mulutMu.

Aku bergembira atas perintahMu,*
melebihi segala harta.

TitahMu selalu kurenungkan,*
jalanMu selalu kuamat-amati.

KehendakMulah kesukaanku,*
firmanMu takkan kulupakan.

Antifon 1Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Antifon 2Langkahku menempuh jalan perintahMu, ya Tuhan.

Mazmur 16 (17) I

Tuhan, dengarkanlah permohonanku yang jujur,*
perhatikanlah seruanku.

Indahkanlah doaku,*
yang keluar dari hati yang ikhlas.

Semoga Engkau menjatuhkan keputusan bagiku,*
sebab Engkau tahu siapa yang benar.

Bila Engkau menguji hatiku,+
dan menelitinya waktu malam,*
bila Engkau mengusut aku, Engkau takkan mendapatkan kejahatan.

Mulutku tidak berdusta, tidak seperti orang lain,*
sabda bibirMu selalu kuperhatikan.

Langkahku menempuh jalan perintahMu,*
maka kakiku tidak goyah.

Aku berseru kepadamu, sebab Engkau mendengarkan daku, ya Allah,*
condongkanlah telingamu kepadaku, dengarkanlah kataku.

Tunjukkanlah keagungan kasih setiaMu,*
Engkau penyelamat orang yang berlindung kepadaMu.

Dengan kekuasaanMu Kauselamatkan mereka,*
dari tangan kaum durhaka.

Peliharalah aku bagaikan biji mata,*
sembunyikan daku di bawah naungan sayapMu.

Lindungilah aku terhadap orang berdosa yang menguasai aku,*
terhadap musuh yang dengan geram mengepung aku.

Antifon 2Langkahku menempuh jalan perintahMu, ya Tuhan.

Antifon 3Bangkitlah, Tuhan, luputkan daku dari orang berdosa.

Mazmur 16 (17) II

Mereka tak kenal belaskasihan,*
mereka bicara dengan angkuh.

Kini mereka mengerumuni aku,*
mengintai hendak mengempaskan daku ke tanah.

Rupanya seperti singa yang siap menerkam,*
seperti singa muda yang mengendap-endap di persembunyian.

Bangkitlah, Tuhan, hadapi dan rebahkanlah mereka,+
dengan pedangMu luputkan daku dari orang berdosa,*
dengan kuasaMu bebaskan daku dari kematian.

Karena kejujuranku aku memandang wajahMu,*
waktu bangun aku menikmati hadiratMu.

Antifon 3Bangkitlah, Tuhan, luputkan daku dari orang berdosa.

Bacaan singkat 1Ptr 1,15-16

Allah yang kudus telah memanggil kamu. Maka hendaklah kamu menjadi kudus dalam seluruh hidupmu, sama seperti Allah. Sebab ada tertulis: Hendaknya kamu kudus, sebab Aku ini kudus.

℣.Ingatlah akan kami, ya Tuhan, demi kemurahanMu.℟.Datanglah menyelamatkan kami.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan mahamurah, Engkau memberi kami kesempatan untuk sebenar menarik nafas di tengah hari ini, Pandanglah kiranya pekerjaan yang sudah kami mulai, dan perbaikilah kekurangan dalam usaha kami. Semoga seluruh pekerjaan dapat kami selesaikan seturut kesukaan hatiMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Rabu I Adven

RABU — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Dn 9, 19)

Ya Tuhan, dengarlah! Ya, Tuhan, ampunilah! Ya Tuhan, perhatikanlah dan bertindaklah dengan tidak bertangguh, oleh karena Engkau sendiri, Allahku, sebab kota-Mu dan umat-Mu disebut dengan nama-Mu!"

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Rabu I Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Tuhanlah cahaya dan penyelamatku, siapa 'kan kutakuti?

Mazmur 26

Tuhanlah cahaya dan penyelamatku, siapa 'kan kutakuti?*
Tuhanlah benteng hidupku, siapa 'kan kugentari?

Bila penjahat menyerang untuk memangsa aku,*
maka seteru dan lawanku sendirilah yang tergelinjir dan jatuh

Biarpun sepasukan tentara melawan daku,*
hatiku tidak gentar.

Biarpun pertempuran berkecamuk di kelilingku,*
aku tetap percaya.

Hanya satu yang kuminta pada Tuhan, hanya inilah yang kukehendaki,*
diam di rumah Tuhan sepanjang hidupku.

Untuk merasakan kebaikan Tuhan,*
dan menikmati rumahNya.

Tuhan melindungi aku terhadap bahaya,+
menyembunyikan daku dalam kemahNya,*
memindahkan daku ke benteng yang tinggi.

Kini aku berjaya,*
atas musuh di sekelilingku.

Kini aku mempersembahkan kurban syukur dengan gembira,*
aku menyanyikan mazmur dalam kemah Tuhan.

Antifon 1Tuhanlah cahaya dan penyelamatku, siapa 'kan kutakuti?

Antifon 2Wajahmu kucari, ya Tuhan; janganlah wajahMu Kausembunyikan dari padaku.

Mazmur 26 II

Tuhan, dengarkanlah suara seruanku,*
kasihanilah aku dan kabulkanlah doaku.

Seturut firmanMu kucari wajahMu,*
wajahMu kucari, ya Tuhan.

Jangan wajahMu Kausembunyikan dari padaku,*
jangan hambaMu Kautolak dengan murka.

Sebab Engkau penolongku, jangan membuang aku,*
jangan meninggalkan daku, ya Allah penyelamatku.

Sekalipun ayah dan ibu meninggalkan daku,*
namun Tuhan selalu menyambut aku.

Tunjukkan jalanMu kepadaku, ya Tuhan,*
bimbinglah aku di jalan yang aman sentosa.

Jangan aku Kauserahkan kepada kekuasaan lawanku,*
sebab mereka bersaksi dusta dan bersumpah palsu melawan daku.

Aku yakin aku merasakan kebaikan Tuhan,*
selagi aku masih hidup.

Berharaplah kepada Tuhan, teguhkan dan kuatkan hatimu,*
berharaplah kepada Tuhan.

Antifon 2WajahMu kucari, ya Tuhan; janganlah wajahMu Kausembunyikan dari padaku.

Antifon 3Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dalam segala sesuatu.

Kol 1,12-20

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,+
yang membuat kita layak mendapat bagian,*
dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan,*
dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih.

Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,*
yaitu pengampunan dosa.

Kristuslah gambar Allah, Ia menampakkan yang tak kelihatan,*
Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,*
baik di angkasa maupun di bumi;

Baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,*
singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.

Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraanNya dan untuk Dia,+
Ia mendahului segala sesuatu,*
dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja,+
Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,*
supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.

Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhanNya diam dalam Kristus,+
dan dengan perantaraan Kristus,*
Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya.

Baik yang di bumi maupun di angkasa,*
segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.

Antifon 3Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dari segala sesuatu.

Bacaan Singkat (1Kor 1:4,5)

Janganlah menjatuhkan hukuman sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Dialah yang akan menampilkan yang tersembunyi dalam kegelapan dan membuka isi hati setiap orang. Itulah saatnya kita menerima pujian dari Allah.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon KidungDari gunung Sion datang ajaran, dari Yerusalem datang sabda Tuhan.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungDari gunung Sion datang ajaran, dari Yerusalem datang sabda Tuhan.

Doa Permohonan

Allah Bapa yang mengutus PuteraNya untuk membawa damai yang tak berkesudahan. Dengan rendah hati marilah kita memohon kepadaNya: ℟.

℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.

Bapa yang kudus, perhatikanlah nasib GerejaMu,* datanglah, kunjungilah kebun anggur yang Kautanam sendiri. ℟.

Allah yang setia, ingatlah akan semua putera Abraham,* dan penuhilah janjiMu kepada leluhur mereka. ℟.

Allah yang mahamurah, pandanglah semua bangsa di dunia ini,* agar mereka menghormati Engkau karena belas kasihanMu. ℟.

Gembala kekal, kunjungilah kawanan dombaMu,* dan kumpulkanlah mereka semua di padang rumputMu. ℟.

Ingatlah juga, ya Tuhan, akan semua orang yang telah berpulang dalam damaiMu,* terimalah mereka dalam kemuliaan bersama dengan PuteraMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, dengarkanlah dengan rela doa umatMu. Kami bergembira karena kedatangan PuteraMu sebagai manusia lemah. Semoga kami, umatMu, kelak memperoleh kurnia hidup abadi karena kedatanganNya sebagai penguasa mulia. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Rabu I Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengsungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Ef 4,26-27

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

Santa Bibiana

Perawan dan Martir · wafat ± 361

Bibiana berasal dari sebuah keluarga Kristen yang seluruh anggotanya mati sebagai martir. Ayahnya, Flavianus, yang berpangkat Prefek kota Roma, dipenjarakan oleh Kaisar Yulianus dan menemui ajalnya di sana pada tahun 360 karena berbagai penderitaan. Ibunya, Daprosa, mula-mula ditahan di rumah bersama kedua anaknya: Bibiana dan Demetria. Setelah beberapa lama ia pun mati dipenggal kepalanya. Tinggallah Bibiana bersama adiknya, Demetria. Kedua gadis tak berdosa ini dipenjarakan dalam sebuah sel yang sempit, gelap lagi kotor, dan tidak diberi makanan sedikit pun. Dengan penyiksaan itu diharapkan mereka akhirnya menyangkal imannya.

Namun perhitungan penguasa itu meleset. Kedua kakak-beradik itu tetap teguh dan berani mempertahankan imannya. Oleh karena itu mereka dihadapkan sekali lagi ke depan pengadilan. Berbagai ancaman yang sangat mengerikan ditimpakan kepada mereka, namun semuanya itu sia-sia belaka di hadapan keteguhan hati kedua gadis bersaudara ini. Mereka dibawa kembali ke penjara. Tak lama kemudian Demetria meninggal dunia di dalam sel yang mengerikan itu. Sekarang tinggallah Bibiana seorang diri. Ia diserahkan kepada seorang penjahat wanita yang ditugaskan untuk merobah sikap dan pikiran Bibiana. Namun segala daya-upaya mulai dari bujuk-rayu yang lembut manis hingga penganiayaan yang kejam-bengis tidak berhasil mematahkan semangat iman Bibiana. Akhirnya ia disesah sampai mati patia tahun 363.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari