Bacaan Misa
Setelah perempuan itu menyapih anaknya, dibawanyalah dia, dengan seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung dan sebuyung anggur, lalu diantarkannya ke dalam rumah TUHAN di Silo. Waktu itu masih kecil betul kanak-kanak itu. Setelah mereka menyembelih lembu, mereka mengantarkan kanak-kanak itu kepada Eli; lalu kata perempuan itu: "Mohon bicara tuanku, demi tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini dekat tuanku untuk berdoa kepada TUHAN. Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN.
Lalu berdoalah Hana, katanya: "Hatiku bersukaria karena TUHAN, tanduk kekuatanku ditinggikan oleh TUHAN; mulutku mencemoohkan musuhku, sebab aku bersukacita karena pertolongan-Mu.
Busur pada pahlawan telah patah, tetapi orang-orang yang terhuyung-huyung, pinggangnya berikatkan kekuatan.
Siapa yang kenyang dahulu, sekarang menyewakan dirinya karena makanan, tetapi orang yang lapar dahulu, sekarang boleh beristirahat. Bahkan orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi orang yang banyak anaknya, menjadi layu.
TUHAN mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana.
TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.
Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab TUHAN mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan.
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Aku lelah menangis, merindukan Allahku.
AntifonAku lelah menangis, merindukan Allahku.
Antifon 2Aku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.
AntifonAku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.
Antifon 3Carilah Tuhan dan Engkau akan hidup.
AntifonCarilah Tuhan dan Engkau akan hidup.
Responsorium Yes 46:12.13
Responsorium Kis 4:12; Yes 9:6
Doa Penutup
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.
Mazmur 50 (51)
Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.
Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.
Yer 14,17-21
Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.
Antifon 3Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.
Mazmur 99 (100)
Antifon 3Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.
Bacaan Singkat (Yer 30:21-22)
Lagu Singkat
Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Doa Permohonan
Allah Bapa telah menyatakan kemuliaanNya kepada manusia dengan perantaraan PuteraNya. Oleh sebab itu, marilah kita dengan senang hati menyerukan: ℟.
℟. Dimuliakanlah namaMu, ya Tuhan.
Ya Tuhan, ajarlah kami menerima satu sama lain,* seperti Kristus juga menerima kami dalam kemuliaan Allah. ℟.
Penuhilah kami dengan kegembiraan dan kedamaian iman,* agar kami berjalan dalam pengharapan dan kekuatan Roh Kudus. ℟.
Ya Tuhan, tolonglah semua orang menurut besarnya belaskasihanMu,* terimalah mereka, yang tak sempat mengenal Engkau, tetapi yang berharap akan Dikau. ℟.
Engkau memanggil dan menguduskan kaum pilihanMu,* angkatlah kami orang berdosa untuk menerima mahkota kebahagian abadi. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Ier 29, 11. 13)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.
Mazmur 21 (22) I
Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.
Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.
Mazmur 21 (22) II
Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.
Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.
Mazmur 21 (22) III
Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.
Bacaan singkat Rom 1,16b-17
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Bar 3, 5-6 a)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan itu agung melebihi segala dewata.
Mazmur 134 (135) - I
Antifon 1Tuhan itu agung melebihi segala dewata.
Antifon 2Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.
Mazmur 134 (135) - II
Antifon 2Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.
Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Why 15,3-4
Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Bacaan Singkat (2Ptr 3:8b-9)
Antifon KidungTuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungTuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.
Doa Permohonan
Kristuslah gembala dan pembimbing hati kita. Marilah kita berkata dengan penuh kepercayaan: ℟.
℟. Peliharalah umatMu, ya Tuhan.
Gembala kawanan Allah yang baik,* datanglah untuk mempersatukan seluruh kawananMu di dalam GerejaMu. ℟.
Ya Tuhan, berilah pertolongan kepada para gembala umatMu yang sedang mengembara ini,* agar mereka menggembalakan kawananMu dengan tekun hingga saat kedatanganMu. ℟.
Pilihlah dari antara umatMu orang yang menjadi bentara sabdaMu,* untuk mewartakan InjilMu sampai ke ujung bumi. ℟.
Kasihanilah semua orang yang bersusah payah dan yang putus asa ditengah jalan,* supaya mereka bertemu dengan seorang sahabat yang suka menolong. ℟.
Perlihatkanlah kemuliaanMu dalam perjamuan surgawi,* kepada mereka yang mendengarkan sabdaMu di dunia ini. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Yer 14,9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santa Makrina Muda
Kaum kerabat Santa Makrina Muda yang hidup di Asia Kecil sangat masyhur, baik dipandang dari pihak ayahnya, maupun dari pihak ibunya. Hal itu bukanlah disebabkan oleh kekayaan mereka atau keunggulan duniawi lainnya melainkan oleh keutamaan hidupnya yang saleh.
Orang-tua ayahnya kehilangan segala-galanya sewaktu terjadi penganiayaan terhadap umat Kristen dan penghambatan agama lalu terpaksa melarikan diri ke hutan dan tinggal di persembunyian itu selama tujuh tahun. Nenek dan ayah-ibunya mati terbunuh sebagai martir. Ayahnya, Basilius Tua, serta ibunya, Emilia, dihormati juga sebagai orang kudus. Kecuali itu dari antara sembilan adiknya, tiga orang menjadi sokoguru Gereja yang saleh dan kokoh imannya.
Makrina adalah anak sulung dari keluarga yang luar biasa itu. Sepeninggal tunangannya, Makrina memilih cara hidup murni. Ia tinggal di rumah menjadi pembantu dan penghibur ibunya, pengurus rumahtangga dan pendidik adik-adiknya.
Adiknya laki-laki yang pertama, Basilius, menjadi orang kudus terkenal dengan gelar Basilius Agung dan Bapa para Rahib di Gereja Timur dan Bapa Gereja; adiknya yang kedua, Naukratius, memilih hidup sebagai seorang awam; ia sangat dermawan terhadap orang-orang miskin.
Adiknya yang lain, yaitu Gregorius yang kemudian terkenal dengan nama Gregorius dari Nyssa dihormati sebagai Bapa Gereja. Sedang yang bungsu, yaitu Petrus, kemudian menjadi Uskup di Sebaste dan di gelar kudus juga. Ketika semua adiknya telah menjadi dewasa, Makrina masuk biara yang didirikan oleh Basilius, adiknya. Tahun 379, dalam keadaan sangat miskin, Makrina meninggal dunia. Riwayat hidupnya dikarang oleh Santo Gregorius dari Nyssa.
Santo Flannan
Santo Flannan seorang Abbas (kepala biara) dan uskup pertama dari keuskupan Killaloe di Irlandia pada abad ketujuh. Ia adalah putera seorang kepala suku Irlandia bernama Turlough. Turlough adalah seorang Kristen yang saleh. Karena itu ia menyerahkan Flannan untuk dididik oleh para biarawan. Legenda mengatakan bahwa Flannan belajar, bekerja dan berdoa dengan tekun di biara. Ia selalu mendoakan Mazmur setiap hari.
Suatu hari, masih menurut legenda, ketika ia tenggelam dalam doa yang terus menerus selama 36 jam, seberkas cahaya surgawi bersinar melalui jari-jari tangan kirinya. Cahaya memancar dalam kegelapan untuk memungkinkan dia untuk melanjutkan tugasnya. Abbas (Kepala biara) yang menyaksikan hal ini, menjadi sangat terkesan dan ia memutuskan untuk pensiun dari jabatannya dan mengangkat Flannan sebagai penggantinya. Flannan kemudian menjalankan tugasnya sebagai seorang abbas dengan sangat baik. Ia sendiri menjadikan dirinya sebagai teladan bagi para biarawan lainnya dengan cara tetap mengerjakan pekerjaan kasar dalam biara; seperti menyapu, mencuci dan berkebun.
Abbas Flannan dan biaranya juga mengajarkan kepada rakyat Killaloe tata cara bercocok tanam dan menangkap ikan yang lebih efisien. Sehingga hasil panen dan jumlah tangkapan ikan meningkat pesat. Abbas Flannan kemudian menjadi Legenda dalam masyarakat Killaloe sampai hari ini. Digambarkan bahwa masa Santo flannan hidup adalah masa dimana di Killaloe "ladang-ladang melambai penuh dengan tanaman, hasil laut melimpah; hampir di setiap pantai penuh dengan ikan-ikan besar dan kecil, dan pohon-pohon apel terkulai kebawah karena beratnya buah-buah apel; dan hutan penuh berlimpah dengan biji-bijian dan hazelnut”.
Pada tahun 639 Flannan berziarah ke Roma di mana ia bertemu dengan Paus Yohanes IV yang kemudian mentahbiskan dia menjadi uskup pertama di Killaloe. Paus melakukan ini sebab ia mengenali kebijaksanaan dan kekudusan Flannan. Ketika St Flannan kembali ke Irlandia, semua orang di Killaloe datang menyongsong. Mereka antusias menyambut Uskup baru dan Keuskupan baru mereka. Uskup Flannan mengajar umatnya dengan begitu baik, bahkan kehidupannya yang saleh mempengaruhi ayahnya hingga kepala suku yang sudah lanjut usia itu memutuskan untuk menjadi seorang biarawan.
Selama hidupnya, dikatakan, Saint Flannan dari Killaloe melakukan banyak mujizat. Orang - orang mengatakan bahwa ia menghabiskan hidupnya "seperti seorang petani terampil yang dengan hati-hati menaburkan benih kebajikan di hati setiap umat beriman."
Ketika Saint Flannan merasa kematiannya sudah dekat, ia mengumpulkan beberapa muridnya dan berpesan kepada mereka tentang pentingnya mengamati keadilan alam dan manusia dan meminta mereka untuk mendorong perdamaian di antara orang-orang diseluruh negeri. Dia memberkati keluarganya sebelum ia meninggal pada tanggal 18 Desember 640.
Santo Winebald
Santo Winebald lahir pada tanggal 21 Oktober 700 M di Wesex, Inggris, dalam keluarga aristokrat. Ia adalah putra Santo Richard (Santo Richard Peziarah), raja bangsa Saxons di Wessex Inggris. Dua orang saudaranya juga menjadi orang kudus; yaitu Santa Walburga dan Santo Willibaldus. Seorang pamannya, yaitu adik dari ibunya, adalah Santo Bonifasius, Uskup dan rasul bangsa Jerman yang terkenal itu.
Pada tahun 722, Winebald bersama ayahnya dan saudaranya Willibald berziarah ke Roma dan tanah suci Yerusalem. Ia jatuh sakit dalam perjalanan dan harus tinggal di Roma untuk menjalani perawatan. Ayahnya Santo Richard meninggal dunia dalam perjalanan ini. Hanya Willibald yang dapat melanjutkan perjalanan ziarah mereka sampai ke Yerusalem. Walau telah sembuh dari penyakitnya, Winebald tetap tinggal di Roma selama tujuh tahun untuk belajar teologi sebelum akhirnya kembali ke Inggris.
Sekitar tahun 739-740 Winebald bersama saudaranya Willibaldus berangkat ke Jerman untuk membantu pamannya santo Bonifasius dalam karya penginjilan diantara bangsa Jerman. Oleh Santo Bonifasius, Winebald ditahbiskan menjadi seorang biarawan Benediktin dan diutus ke wilayah Thuringia, Bavaria dan Mainz. Karya Winebald terbilang berhasil setelah ia mendirikan biara Benediktin Doble Monastery (biara yang anggotanya terdiri dari para biarawan dan biarawati) di Heidenheim, dan menjabat sebagai kepala biara yang pertama.
Abbas Winebald wafat pada tahun 761 di Heidenheim Jerman.(qq)
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari