Doa Katolik
Doa Hari Ini

Jumat III Adven

Jumat, 18 Desember 2037· Ungu · Pekan Psalterium III
18 Desember 2037

Bacaan Misa

Jumat III Adven
Bacaan Pertama

Setelah perempuan itu menyapih anaknya, dibawanyalah dia, dengan seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung dan sebuyung anggur, lalu diantarkannya ke dalam rumah TUHAN di Silo. Waktu itu masih kecil betul kanak-kanak itu. Setelah mereka menyembelih lembu, mereka mengantarkan kanak-kanak itu kepada Eli; lalu kata perempuan itu: "Mohon bicara tuanku, demi tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini dekat tuanku untuk berdoa kepada TUHAN. Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN.

Mazmur Tanggapan

Lalu berdoalah Hana, katanya: "Hatiku bersukaria karena TUHAN, tanduk kekuatanku ditinggikan oleh TUHAN; mulutku mencemoohkan musuhku, sebab aku bersukacita karena pertolongan-Mu.
Busur pada pahlawan telah patah, tetapi orang-orang yang terhuyung-huyung, pinggangnya berikatkan kekuatan.
Siapa yang kenyang dahulu, sekarang menyewakan dirinya karena makanan, tetapi orang yang lapar dahulu, sekarang boleh beristirahat. Bahkan orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi orang yang banyak anaknya, menjadi layu.
TUHAN mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana.
TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.
Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab TUHAN mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan.

Bacaan Injil

Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Invitatorium

Jumat III Adven

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Jumat III Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Datanglah, Penebus bangsa-bangsa,
tunjukkanlah kelahiran-Mu dari Perawan;
biarlah segala zaman takjub:
kelahiran demikian pantas bagi Allah.

Bukan dari benih laki-laki,
melainkan oleh hembusan Roh yang penuh rahasia,
Sabda Allah telah menjadi daging
dan buah rahim pun mekar.

Rahim Perawan membesar,
pintu kemurnian tetap terkunci,
panji-panji keutamaan berkilau,
Allah berdiam dalam bait-Nya.

Semoga Ia keluar dari kamar pengantin-Nya,
istana kemurnian yang agung,
Sang Raksasa berkodrat ganda,
dengan gembira menempuh jalan-Nya.

Setara dengan Bapa yang kekal,
Engkau bersabuk piala kemenangan daging,
meneguhkan kelemahan tubuh kami
dengan kekuatan yang abadi.

Palungan-Mu kini bercahaya
dan malam menghembuskan terang baru,
yang tak dapat dipadamkan malam mana pun
dan bersinar dalam iman yang tak putus.

Ya Kristus, Raja yang mahakasih,
kemuliaan bagi-Mu dan bagi Bapa
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Aku lelah menangis, merindukan Allahku.

Mazmur 68 (69):2-22; 30-37

Aku dimakan oleh semangat untuk rumah-Mu

Mereka memberinya campuran anggur dan empedu (Matius 27:34).

I
Selamatkanlah aku, ya Allah,

sebab air telah naik sampai ke leherku.
Aku tenggelam dalam lumpur yang dalam

dan tidak ada pijakan.

Aku telah masuk ke dalam air yang dalam

dan gelombang menenggelamkanku.
Aku lelah dengan segala tangisanku,

tenggorokanku kering.

Mataku telah habis

karena mencari Allahku.
Lebih banyak dari rambut di kepalaku

adalah mereka yang membenciku tanpa sebab.

Mereka yang menyerangku dengan dusta

terlalu banyak untuk kekuatanku.
Bagaimana aku dapat mengembalikan

apa yang tidak pernah kucuri?

Ya Allah, Engkau tahu kebodohanku yang berdosa;

dosa-dosaku Engkau lihat.
Janganlah biarkan mereka yang berharap kepada-Mu dipermalukan

melalui aku, Tuhan semesta alam:

janganlah biarkan mereka yang mencari Engkau kecewa

melalui aku, Allah Israel.
Karena Engkaulah aku menderita cemoohan,

sehingga rasa malu menutupi wajahku,

sehingga aku menjadi orang asing bagi saudara-saudaraku,

orang asing bagi anak-anak ibuku sendiri.

Aku terbakar oleh semangat untuk rumah-Mu

dan cemoohan terhadap-Mu menimpaku.
Ketika aku menyiksa jiwaku dengan puasa

mereka menjadikannya cemoohan terhadapku.

Ketika aku mengenakan kain karung dalam perkabungan

maka mereka menjadikanku bahan ejekan,

gosip orang-orang di gerbang,

subjek lagu-lagu pemabuk.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAku lelah menangis, merindukan Allahku.

Antifon 2Aku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

II
Inilah doaku kepada-Mu,

doaku untuk kemurahan-Mu.

Dalam kasih-Mu yang besar, jawablah aku, ya Allah,

dengan pertolongan-Mu yang tak pernah gagal:

selamatkanlah aku dari tenggelam dalam lumpur;

selamatkanlah aku dari musuh-musuhku.
Selamatkanlah aku dari air yang dalam

jangan sampai gelombang menenggelamkanku.

Jangan biarkan jurang menelanku

jangan pula kematian menutup mulutnya atasku.
Tuhan, jawablah, karena kasih-Mu baik;

dalam belas kasihan-Mu, berpalinglah kepadaku.

Jangan sembunyikan wajah-Mu dari hamba-Mu;

jawablah segera karena aku dalam kesusahan.

Dekatlah kepada jiwaku dan tebuslah aku;

tebuslah aku yang tertekan oleh musuh-musuhku.
Engkau tahu bagaimana mereka mencemooh dan mengejekku;

semua penindasku ada di hadapan-Mu.

Cemoohan telah menghancurkan hatiku;

aku telah mencapai batas kekuatanku.
Aku mencari belas kasihan dengan sia-sia,

untuk penghibur; tidak satu pun kutemukan.

Untuk makanan mereka memberiku racun;

dalam dahagaku mereka memberiku cuka untuk diminum.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

Antifon 3Carilah Tuhan dan Engkau akan hidup.

III
Adapun aku dalam kemiskinan dan penderitaanku

biarlah pertolongan-Mu, ya Allah, mengangkatku.
Aku akan memuji nama Allah dengan nyanyian;

Aku akan memuliakan Dia dengan ucapan syukur,

persembahan yang lebih menyenangkan Allah daripada lembu,

lebih daripada binatang yang disiapkan untuk kurban.
Orang miskin ketika melihatnya akan bersukacita

dan hati yang mencari Allah akan hidup kembali;

sebab Tuhan mendengarkan orang yang membutuhkan

dan tidak menolak hamba-hamba-Nya dalam belenggu mereka.

Biarlah langit dan bumi memuji Dia,

laut dan semua makhluk hidupnya.
Sebab Allah akan membawa pertolongan ke Sion

dan membangun kembali kota-kota Yehuda

dan manusia akan tinggal di sana dalam kepemilikan.

Anak-anak hamba-Nya akan mewarisinya;

mereka yang mengasihi nama-Nya akan tinggal di sana.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah Bapa kami, untuk menunjukkan jalan keselamatan, Engkau memilih agar panji salib mendahului kami, dan Engkau menggenapi nubuat-nubuat kuno dalam Paskah Kristus dari kematian menuju hidup. Jangan biarkan kami membangkitkan kemarahan-Mu yang membara oleh dosa, melainkan, melalui perenungan luka-luka-Nya, buatlah kami terbakar oleh semangat untuk kehormatan Gereja-Mu dan dengan kasih yang bersyukur kepada-Mu.

AntifonCarilah Tuhan dan Engkau akan hidup.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Engkau akan mendengar firman dari mulut-Ku.

℟ Engkau akan memberitahu orang lain apa yang telah Kukatakan.
Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Bangkitlah dan angkatlah kepalamu.

℟ Sebab penebusanmu sudah dekat.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 46:1-13

Tuhan berhadapan dengan berhala-berhala Babel
Bel sudah terjungkal, Nebo sudah terbungkuk;
patung-patung mereka dimuatkan pada binatang dan hewan beban.
Patung-patungmu diangkut, beban bagi yang lelah.
Mereka terbungkuk dan terjungkal bersama-sama;
mereka tidak dapat menyelamatkan beban itu,
dan mereka sendiri akan pergi ke dalam pembuangan.
Dengarkanlah Aku, hai kaum keturunan Yakub
dan seluruh sisa kaum keturunan Israel,
hai kamu yang Kudukung sejak dari kandungan,
yang Kugendong sejak dari rahim.
Sampai masa tuamu Aku tetap Dia
dan sampai masa putih rambutmu Aku akan menggendong kamu;
Aku telah menjadikan dan Aku akan menanggung,
Aku akan menggendong dan menyelamatkan.
Kepada siapakah kamu hendak menyamakan dan menyetarakan Aku,
dan membandingkan Aku, sehingga kami serupa?
Orang-orang yang mengeluarkan emas dari pundi-pundi
dan menimbang perak dengan neraca,
mengupah tukang emas untuk membuat allah,
lalu mereka sujud dan menyembahnya.
Mereka memikulnya di atas bahu dan mengangkutnya,
lalu menempatkannya pada tempatnya;
di situ ia berdiri dan tidak beranjak dari tempatnya;
bahkan bila seseorang berseru kepadanya, ia tidak menjawab;
ia tidak menyelamatkannya dari kesusahannya.
Ingatlah hal itu dan jadilah malu;
kembalilah ke dalam hati, hai orang-orang pendurhaka.

Ingatlah hal-hal yang dahulu,
sebab Akulah Allah,
dan tidak ada Allah yang lain,
dan tidak ada yang seperti Aku.
Aku yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian,
dan dari zaman purbakala apa yang belum terjadi,
dengan berkata: “Keputusan-Ku akan tetap,
dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan.”
Aku yang memanggil burung buas dari timur,
dan dari negeri yang jauh orang yang melaksanakan keputusan-Ku;
Aku telah mengatakannya dan Aku akan mendatangkannya,
Aku telah merancangnya dan Aku akan melaksanakannya.
Dengarkanlah Aku, hai orang-orang yang keras hati,
yang jauh dari keadilan.
Keadilan-Ku telah Kudekatkan, tidak akan jauh lagi;
dan keselamatan-Ku tidak akan tertunda:
Aku akan memberikan keselamatan di Sion
dan kemuliaan-Ku kepada Israel.

Responsorium Yes 46:12.13

Dengarkanlah Aku, hai orang-orang yang keras hati, yang jauh dari keadilan:

℟ Aku akan memberikan keselamatan di Sion, dan kemuliaan-Ku kepada Israel.
Keadilan-Ku telah Kudekatkan, tidak akan jauh lagi, dan keselamatan-Ku tidak akan tertunda.

℟ Aku akan memberikan keselamatan di Sion, dan kemuliaan-Ku kepada Israel.
Bacaan Kedua

Dari Surat kepada Diognetus

(Cap. 8, 5 - 9, 5: Funk 1, 325-327)

Allah menyatakan kasih-Nya melalui Putra-Nya
Tidak seorang pun di antara manusia pernah melihat Allah atau memperkenalkan-Nya, melainkan Ia sendiri yang menunjukkan diri-Nya. Ia menunjukkan diri-Nya melalui iman, dan hanya kepada iman diberikan kemungkinan untuk melihat Allah. Sebab Allah, Tuhan dan Pencipta segala sesuatu, yang menjadikan segalanya dan mengatur masing-masing pada tempatnya, bukan hanya mengasihi manusia, melainkan juga sabar. Ia selalu demikian, sekarang demikian, dan akan tetap demikian: murah hati dan baik, tanpa amarah dan benar, bahkan hanya Dialah yang baik. Setelah Ia merancang dalam budi-Nya sesuatu yang agung dan tak terkatakan, Ia memberitahukannya hanya kepada Putra-Nya.

Selama Ia menyimpan dan menjaga rencana-Nya yang bijaksana dalam kerahasiaan, Ia tampak mengabaikan kita dan tidak memedulikan kita; tetapi setelah Ia, melalui Putra-Nya terkasih, menyingkapkan dan menyatakan apa yang telah disiapkan sejak semula, Ia memberikan kepada kita segalanya sekaligus: menikmati anugerah-anugerah-Nya, melihat dan memahaminya. Siapakah di antara kita yang pernah mengharapkan hal itu?

Jadi, setelah Ia mengatur segalanya dalam diri-Nya bersama Putra-Nya, sampai waktu yang lalu Ia membiarkan kita, menurut kehendak kita sendiri, dibawa oleh dorongan-dorongan yang tak terkendali, disesatkan dari jalan yang benar oleh hawa nafsu dan keinginan; bukan karena Ia sedikit pun bersukacita atas dosa-dosa kita, melainkan Ia menanggungnya; bukan karena Ia menyetujui masa kedurhakaan itu, melainkan Ia menciptakan masa keadilan yang sekarang, supaya, setelah pada masa itu kita terbukti oleh perbuatan-perbuatan kita sendiri tidak layak untuk hidup, sekarang kita dijadikan layak oleh kemurahan Allah; dan setelah kita menyatakan dengan jelas bahwa dengan kekuatan kita sendiri kita tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah, kemampuan itu diberikan kepada kita oleh kuasa Allah.

Tetapi ketika kedurhakaan kita telah genap dan telah menjadi nyata sepenuhnya bahwa upahnya, yaitu hukuman dan maut, sudah mengancam, dan ketika tiba waktu yang telah ditetapkan Allah untuk selanjutnya menyatakan kemurahan dan kuasa-Nya (oh, betapa tak terhingga cinta dan kasih Allah kepada manusia!), Ia tidak membenci kita, tidak menolak kita, tidak membalas dendam, melainkan dengan sabar menanggung dan menahan kita; dalam belas kasihan Ia sendiri mengambil dosa-dosa kita ke atas diri-Nya, Ia sendiri menyerahkan Putra-Nya sebagai tebusan bagi kita: Yang Kudus bagi orang-orang durhaka, Yang Tak Bernoda bagi orang-orang jahat, Yang Benar bagi orang-orang tidak benar, Yang Tak Dapat Binasa bagi orang-orang yang dapat binasa, Yang Baka bagi orang-orang yang fana. Sebab apakah lagi yang dapat menutupi dosa-dosa kita selain keadilan-Nya? Dalam siapakah lagi kita, orang-orang durhaka dan fasik, dapat dibenarkan selain hanya dalam Putra Allah?

Oh, pertukaran yang manis, oh, karya yang tak terselami, oh, anugerah-anugerah yang tak terduga: kedurhakaan banyak orang disembunyikan dalam satu Orang yang benar, dan keadilan satu Orang membenarkan banyak orang yang tidak benar!

Responsorium Kis 4:12; Yes 9:6

Keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain Dia;

℟ sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita harus diselamatkan.
Nama-Nya akan disebut: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

℟ sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita harus diselamatkan.

Doa Penutup

Kami mohon, ya Allah yang mahakuasa, kami yang tertindas di bawah kuk dosa akibat perbudakan lama, semoga dibebaskan oleh kelahiran baru Putra-Mu yang tunggal, yang kami nanti-nantikan. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Jumat III Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*
menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*
dan cucilah aku dari dosaku.

Kusadari pelanggaranku,*
dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*
yang jahat di hadapanMu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*
dan tepatlah keputusanMu.

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*
dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*
semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.

Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*
hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*
baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*
janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*
dan berilah aku semangat yang rela.

Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*
supaya mereka kembali kepadaMu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*
maka aku akan memashyurkan keadilanMu.

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*
supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*
hati remuk redam takkan Kautolak.

Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.

Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.

Yer 14,17-21

Mataku becucuran air mata,*
siang malam tiada hentinya.

Sebab malapetaka besar menimpa rakyatku,*
suatu malapetaka yang amat besar.

Bila aku keluar ke padang,*
kulihat orang yang ditembusi pedang.

Bila aku masuk kota,*
kulihat orang yang merana kelaparan.

Bahkan nabi dan imampun,*
berkeliaran tanpa tujuan.

Sungguhkah Yehuda Kautolak sama sekali?+
Merasa muakkah Engkau terhadap Sion?*
Mengapa kami Kaupukul tanpa harapan akan sembuh?

Kami berharap akan selamat, tetapi tak ada kabar baik.*
Kami berharap akan sembuh, tetapi hanya ada kegelisahan.

Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa,+
dan bahwa leluhur kami berbuat jahat.*
Sungguh, kami telah berdosa terhadapMu.

Demi kemuliaan namaMu, janganlah menolak kami,+
janganlah membiarkan takhtaMu yang mulia dihinakan.*
Ingatlah, ya Tuhan, jangan membatalkan perjanjianMu dengan kami.

Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.

Antifon 3Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.

Mazmur 99 (100)

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*
berbaktilah kepadaNya dengan gembira.

Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*
ketahuilah bahwa Tuhan itu Allah.

Dialah pencipta, dan kita milikNya,*
kita umatNya, domba penggembalaanNya.

Masukilah pintu gerbangNya dengan lagu syukur,*
pelataranNya dengan puji-pujian.

Bersyukurlah kepadaNya, pujilah namaNya,*
sebab Tuhan itu baik.

Cinta kasihNya tetap selama-lamanya,*
dan kesetiaanNya turun-temurun.

Antifon 3Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.

Bacaan Singkat (Yer 30:21-22)

Inilah firman Tuhan: seorang pemimpin akan muncul dari keturunan Yakub, dan penguasa akan keluar dari tengah-tengahnya. Ia akan Kudekatkan kepadaKu dan ia kan menghampiri Aku. Kamu akan menjadi umatKu, dan Aku akan menjadi Allahmu.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Doa Permohonan

Allah Bapa telah menyatakan kemuliaanNya kepada manusia dengan perantaraan PuteraNya. Oleh sebab itu, marilah kita dengan senang hati menyerukan: ℟.

℟. Dimuliakanlah namaMu, ya Tuhan.

Ya Tuhan, ajarlah kami menerima satu sama lain,* seperti Kristus juga menerima kami dalam kemuliaan Allah. ℟.

Penuhilah kami dengan kegembiraan dan kedamaian iman,* agar kami berjalan dalam pengharapan dan kekuatan Roh Kudus. ℟.

Ya Tuhan, tolonglah semua orang menurut besarnya belaskasihanMu,* terimalah mereka, yang tak sempat mengenal Engkau, tetapi yang berharap akan Dikau. ℟.

Engkau memanggil dan menguduskan kaum pilihanMu,* angkatlah kami orang berdosa untuk menerima mahkota kebahagian abadi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, perkenankanlah umatMu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan PuteraMu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsongNya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Jumat III Adven

JUMAT — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Ier 29, 11. 13)

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Jumat III Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.

Mazmur 21 (22) I

Allahku, ya Allahku, mengapa aku Kautinggalkan?*
Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh, dan tidak menolong aku.

Allahku, di waktu siang aku berseru-seru,+
tetapi Engkau tidak menjawab,*
di waktu malam aku mengaduh-aduh, tetapi tidak juga aku tenang.

Padahal Engkau bersemayam di atas takhta yang suci,*
ya Allah, kemuliaan Israel.

KepadaMu leluhur kami percaya,*
mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka.

KepadaMu mereka berseru, dan mereka Kaubebaskan,*
kepadaMu mereka berharap, dan tidak Kaukecewakan.

Tetapi aku ini cacing dan bukan manusia,*
cercaan orang dan hinaan rakyat.

Semua yang melihat aku mengolok-olok aku,*
mereka mencibirkan bibir dan meggelengkan kepala:

"Ia hidup untuk Tuhan? Biar Tuhan meluputkannya,*
biar Tuhan melepaskannya, kalau Tuhan memang menaruh perhatian".

Ya Tuhan, Engkau yang mengeluarkan daku dari kandungan,*
yang meletakkan daku dengan aman pada dada ibuku.

KepadaMu aku diserahkan sejak lahir,*
sejak aku dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku.

Jangan tinggal jauh dari padaku, sebab musuh telah dekat,*
dan tak ada penolong bagiku.

Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.

Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.

Mazmur 21 (22) II

Seperti lembu-lembu jantan, musuh mengerumuni aku,*
seperti banteng raksasa, mereka mengepung aku.

Mereka mengangakan moncong terhadap aku,*
seperti singa yang menerkam dan mengaum.

Seperti air aku tercurah,*
dan segala tulangku terlepas dari sendinya.

Hatiku menjadi seperti lilin,*
hancur luluh dalam diriku.

Kekuatanku kering seperti beling,*
lidahku melekat pada langit-langit mulutku.

Seperti anjing, musuh mengerumuni aku,*
gerombolan penjahat mengepung aku.

Mereka menusuk tangan dan kakiku,*
segala tulangku dapat kuhitung.

Mereka menonton dan memandangi aku,+
membagi-bagi pakaianku di antara mereka,*
dan membuang undi atas jubahku.

Tetapi Engkau, Tuhan, janganlah jauh,*
kekuatanku, bergegaslah menolong aku!

Lepaskanlah aku dari pedang,*
dan nyawaku dari cengkeraman anjing.

Selamatkanlah aku dari moncong singa,*
dan tolonglah aku mengalahkan tanduk banteng.

Maka aku akan memansyhurkan namaMu kepada saudaraku,*
dan memuji Engkau di tengah-tengah umat.

Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.

Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.

Mazmur 21 (22) III

Hai orang takwa, pujilah Tuhan,+
segenap keturunan Yakub, muliakanlah Tuhan,*
gentarlah terhadapNya, hai segala keturunan Israel.

Karena Tuhan tidak menganggap hina,*
dan tidak merasa jijik terhadap kesengsaraan orang miskin.

Tuhan tidak menyembunyikan wajahNya terhadap mereka,*
tetapi mendengarkan seruan mereka.

Aku akan memuji Engkau dalam himpunan umat,*
dan menepati nadarku di depan orang takwa.

Orang miskin akan makan dan dikenyangkan,+
orang yang mencari Tuhan akan memuji Dia,*
semoga mereka hidup untuk selamanya!

Seluruh bumi akan insaf dan berbalik kepada Tuhan,*
dan seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapanMu.

Karena Tuhan sungguh raja,*
dan penguasa atas para bangsa,

semua penghuni alam maut akan menyembah Dia,*
dan semua orang mati akan berlutut di hadapanNya.

Tetapi aku, aku akan hidup bagi Tuhan,*
dan keturunanku akan mengabdi kepadaNya.

Mereka akan mengisahkan karya Tuhan turun-temurun,*
dan mewartakan keadilanNya kepada anak cucunya.

Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.

Bacaan singkat Rom 1,16b-17

Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya. Sebab dalam Injil diwahyukan daya penyelamatan Allah yang berdasarkan iman dan membangun iman. Sebab ada tertulis: "Orang benar akan hidup berdasarkan iman".

℣.Bangkitlah dan angkatlah mukamu.℟.Sebab penyelamatanmu sudah dekat.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Jumat III Adven

JUMAT — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Bar 3, 5-6 a)

Jangan ingat kepada kefasikan nenek moyang kami, tetapi sudilah kiranya pada saat ini juga ingat kepada tangan-Mu dan nama-Mu sendiri. Oleh karena Engkaulah Tuhan, Allah kami, maka kami hendak memuji Engkau, ya Tuhan.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Jumat III Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Tuhan itu agung melebihi segala dewata.

Mazmur 134 (135) - I

Pujilah nama Tuhan,*
pujilah karya Tuhan.

hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan,*
di pelataran rumah Allah kita.

Pujilah Tuhan, sebab Tuhan itu baik,*
bermazmurlah bagi namaNya, sebab nama itu indah.

Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi diriNya,*
dan Israel sebagai milik pusakaNya

Sungguh kuakui, bahwa Tuhan itu agung,*
bahwa Tuhan kita melebihi segala dewata.

Tuhan melakukan semua yang dikehendakiNya,*
di langit dan di bumi, maupun di laut sampai ke dasar-dasarnya.

Tuhan membubungkan awan dari pinggir bumi,+
memanahkan kilat yang menyertai hujan,*
menyuruh angin ke luar dari sumbernya.

Tuhan memukul mati anak sulung Mesir,*
baik manusia maupun hewan.

Tuhan mendatangkan tanda dan mukjizat di tengah-tengah Mesir,*
melawan Firaun dan semua hambanya.

Tuhan menaklukkan bangsa-bangsa besar,*
dan membunuh raja-raja yang kuat.

Sihon, raja bangsa Amori, dan Og, raja negeri Basan,*
dan semua raja Kanaan.

Tuhan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,*
sebagai milik pusaka kepada Israel, umatNya.

Antifon 1Tuhan itu agung melebihi segala dewata.

Antifon 2Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.

Mazmur 134 (135) - II

Ya Tuhan, namaMu kekal abadi,*
ya Tuhan, gelarMu berlaku turun-temurun

Sebab Tuhan membela hak umatNya,*
dan menaruh kasih sayang kepada para hambaNya.

Berhala kaum kafir perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
juga nafas tidak ada dalam mulut mereka.

Yang membuat mereka akan sama nasibnya,*
dan juga semua yang percaya pada mereka.

Hai kaum Israel, pujilah Tuhan,*
hai kaum Harun, pujilah Tuhan.

Hai kaum Lewi, pujilah Tuhan,*
hai semua orang takwa, pujilah Tuhan.

Terpujilah Tuhan yang tinggal di Sion,*
Tuhan yang diam di Yerusalem!

Antifon 2Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.

Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.

Why 15,3-4

Agung dan mengagumkan segala karyaMu,*
ya Tuhan Allah yang mahakuasa

Adil dan benar segala tindakanMu,*
ya raja segala bangsa!

Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*
dan tidak memuliakan namaMu?

Sebab hanya Engkaulah kudus,+
semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu,*
sebab telah nyatalah segala keputusanMu.

Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (2Ptr 3:8b-9)

Untuk Tuhan satu hari sama dengan seribu tahun, dan seribu tahun sama dengan satu hari. Tuhan tidak akan menangguhkan janjiNya, seperti disangka beberapa orang. Tetapi Tuhan masih bersabar dengan kamu, karena Ia menghendaki agar tak seorangpun binasa, melainkan semuanya bertobat kembali.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon KidungTuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungTuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.

Doa Permohonan

Kristuslah gembala dan pembimbing hati kita. Marilah kita berkata dengan penuh kepercayaan: ℟.

℟. Peliharalah umatMu, ya Tuhan.

Gembala kawanan Allah yang baik,* datanglah untuk mempersatukan seluruh kawananMu di dalam GerejaMu. ℟.

Ya Tuhan, berilah pertolongan kepada para gembala umatMu yang sedang mengembara ini,* agar mereka menggembalakan kawananMu dengan tekun hingga saat kedatanganMu. ℟.

Pilihlah dari antara umatMu orang yang menjadi bentara sabdaMu,* untuk mewartakan InjilMu sampai ke ujung bumi. ℟.

Kasihanilah semua orang yang bersusah payah dan yang putus asa ditengah jalan,* supaya mereka bertemu dengan seorang sahabat yang suka menolong. ℟.

Perlihatkanlah kemuliaanMu dalam perjamuan surgawi,* kepada mereka yang mendengarkan sabdaMu di dunia ini. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, perkenankanlah umatMu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan PuteraMu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsongNya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Jumat III Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Yer 14,9

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santa Makrina Muda

Perawan

Kaum kerabat Santa Makrina Muda yang hidup di Asia Kecil sangat masyhur, baik dipandang dari pihak ayahnya, maupun dari pihak ibunya. Hal itu bukanlah disebabkan oleh kekayaan mereka atau keunggulan duniawi lainnya melainkan oleh keutamaan hidupnya yang saleh.

Orang-tua ayahnya kehilangan segala-galanya sewaktu terjadi penganiayaan terhadap umat Kristen dan penghambatan agama lalu terpaksa melarikan diri ke hutan dan tinggal di persembunyian itu selama tujuh tahun. Nenek dan ayah-ibunya mati terbunuh sebagai martir. Ayahnya, Basilius Tua, serta ibunya, Emilia, dihormati juga sebagai orang kudus. Kecuali itu dari antara sembilan adiknya, tiga orang menjadi sokoguru Gereja yang saleh dan kokoh imannya.

Makrina adalah anak sulung dari keluarga yang luar biasa itu. Sepeninggal tunangannya, Makrina memilih cara hidup murni. Ia tinggal di rumah menjadi pembantu dan penghibur ibunya, pengurus rumahtangga dan pendidik adik-adiknya.

Adiknya laki-laki yang pertama, Basilius, menjadi orang kudus terkenal dengan gelar Basilius Agung dan Bapa para Rahib di Gereja Timur dan Bapa Gereja; adiknya yang kedua, Naukratius, memilih hidup sebagai seorang awam; ia sangat dermawan terhadap orang-orang miskin.

Adiknya yang lain, yaitu Gregorius yang kemudian terkenal dengan nama Gregorius dari Nyssa dihormati sebagai Bapa Gereja. Sedang yang bungsu, yaitu Petrus, kemudian menjadi Uskup di Sebaste dan di gelar kudus juga. Ketika semua adiknya telah menjadi dewasa, Makrina masuk biara yang didirikan oleh Basilius, adiknya. Tahun 379, dalam keadaan sangat miskin, Makrina meninggal dunia. Riwayat hidupnya dikarang oleh Santo Gregorius dari Nyssa.

Santo Flannan

Uskup dan Pengaku Iman · wafat ± 640

Santo Flannan seorang Abbas (kepala biara) dan uskup pertama dari keuskupan Killaloe di Irlandia pada abad ketujuh. Ia adalah putera seorang kepala suku Irlandia bernama Turlough. Turlough adalah seorang Kristen yang saleh. Karena itu ia menyerahkan Flannan untuk dididik oleh para biarawan. Legenda mengatakan bahwa Flannan belajar, bekerja dan berdoa dengan tekun di biara. Ia selalu mendoakan Mazmur setiap hari.

Suatu hari, masih menurut legenda, ketika ia tenggelam dalam doa yang terus menerus selama 36 jam, seberkas cahaya surgawi bersinar melalui jari-jari tangan kirinya. Cahaya memancar dalam kegelapan untuk memungkinkan dia untuk melanjutkan tugasnya. Abbas (Kepala biara) yang menyaksikan hal ini, menjadi sangat terkesan dan ia memutuskan untuk pensiun dari jabatannya dan mengangkat Flannan sebagai penggantinya. Flannan kemudian menjalankan tugasnya sebagai seorang abbas dengan sangat baik. Ia sendiri menjadikan dirinya sebagai teladan bagi para biarawan lainnya dengan cara tetap mengerjakan pekerjaan kasar dalam biara; seperti menyapu, mencuci dan berkebun.

Abbas Flannan dan biaranya juga mengajarkan kepada rakyat Killaloe tata cara bercocok tanam dan menangkap ikan yang lebih efisien. Sehingga hasil panen dan jumlah tangkapan ikan meningkat pesat. Abbas Flannan kemudian menjadi Legenda dalam masyarakat Killaloe sampai hari ini. Digambarkan bahwa masa Santo flannan hidup adalah masa dimana di Killaloe "ladang-ladang melambai penuh dengan tanaman, hasil laut melimpah; hampir di setiap pantai penuh dengan ikan-ikan besar dan kecil, dan pohon-pohon apel terkulai kebawah karena beratnya buah-buah apel; dan hutan penuh berlimpah dengan biji-bijian dan hazelnut”.

Pada tahun 639 Flannan berziarah ke Roma di mana ia bertemu dengan Paus Yohanes IV yang kemudian mentahbiskan dia menjadi uskup pertama di Killaloe. Paus melakukan ini sebab ia mengenali kebijaksanaan dan kekudusan Flannan. Ketika St Flannan kembali ke Irlandia, semua orang di Killaloe datang menyongsong. Mereka antusias menyambut Uskup baru dan Keuskupan baru mereka. Uskup Flannan mengajar umatnya dengan begitu baik, bahkan kehidupannya yang saleh mempengaruhi ayahnya hingga kepala suku yang sudah lanjut usia itu memutuskan untuk menjadi seorang biarawan.

Selama hidupnya, dikatakan, Saint Flannan dari Killaloe melakukan banyak mujizat. Orang - orang mengatakan bahwa ia menghabiskan hidupnya "seperti seorang petani terampil yang dengan hati-hati menaburkan benih kebajikan di hati setiap umat beriman."

Ketika Saint Flannan merasa kematiannya sudah dekat, ia mengumpulkan beberapa muridnya dan berpesan kepada mereka tentang pentingnya mengamati keadilan alam dan manusia dan meminta mereka untuk mendorong perdamaian di antara orang-orang diseluruh negeri. Dia memberkati keluarganya sebelum ia meninggal pada tanggal 18 Desember 640.

Santo Winebald

Pengaku Iman · ± 701-761

Santo Winebald lahir pada tanggal 21 Oktober 700 M di Wesex, Inggris, dalam keluarga aristokrat. Ia adalah putra Santo Richard (Santo Richard Peziarah), raja bangsa Saxons di Wessex Inggris. Dua orang saudaranya juga menjadi orang kudus; yaitu Santa Walburga dan Santo Willibaldus. Seorang pamannya, yaitu adik dari ibunya, adalah Santo Bonifasius, Uskup dan rasul bangsa Jerman yang terkenal itu.

Pada tahun 722, Winebald bersama ayahnya dan saudaranya Willibald berziarah ke Roma dan tanah suci Yerusalem. Ia jatuh sakit dalam perjalanan dan harus tinggal di Roma untuk menjalani perawatan. Ayahnya Santo Richard meninggal dunia dalam perjalanan ini. Hanya Willibald yang dapat melanjutkan perjalanan ziarah mereka sampai ke Yerusalem. Walau telah sembuh dari penyakitnya, Winebald tetap tinggal di Roma selama tujuh tahun untuk belajar teologi sebelum akhirnya kembali ke Inggris.

Sekitar tahun 739-740 Winebald bersama saudaranya Willibaldus berangkat ke Jerman untuk membantu pamannya santo Bonifasius dalam karya penginjilan diantara bangsa Jerman. Oleh Santo Bonifasius, Winebald ditahbiskan menjadi seorang biarawan Benediktin dan diutus ke wilayah Thuringia, Bavaria dan Mainz. Karya Winebald terbilang berhasil setelah ia mendirikan biara Benediktin Doble Monastery (biara yang anggotanya terdiri dari para biarawan dan biarawati) di Heidenheim, dan menjabat sebagai kepala biara yang pertama.

Abbas Winebald wafat pada tahun 761 di Heidenheim Jerman.(qq)

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari