Doa Katolik
Doa Hari Ini

Senin IV Adven

Senin, 21 Desember 2037· Ungu · Pekan Psalterium IV
21 Desember 2037

Bacaan Misa

Senin IV Adven
Bacaan Pertama

Dengarlah! Kekasihku! Lihatlah, ia datang, melompat-lompat di atas gunung-gunung, meloncat-loncat di atas bukit-bukit. Kekasihku serupa kijang, atau anak rusa. Lihatlah, ia berdiri di balik dinding kita, sambil menengok-nengok melalui tingkap-tingkap dan melihat dari kisi-kisi. Kekasihku mulai berbicara kepadaku: "Bangunlah manisku, jelitaku, marilah! Karena lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu. Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita. Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah! Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"

Mazmur Tanggapan

Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!
Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai!
tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.
Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri!
Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN. Dialah penolong kita dan perisai kita!
Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

Bacaan Injil

Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."

Invitatorium

Senin IV Adven

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Senin IV Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Datanglah, Penebus bangsa-bangsa,
tunjukkanlah kelahiran-Mu dari Perawan;
biarlah segala zaman takjub:
kelahiran demikian pantas bagi Allah.

Bukan dari benih laki-laki,
melainkan oleh hembusan Roh yang penuh rahasia,
Sabda Allah telah menjadi daging
dan buah rahim pun mekar.

Rahim Perawan membesar,
pintu kemurnian tetap terkunci,
panji-panji keutamaan berkilau,
Allah berdiam dalam bait-Nya.

Semoga Ia keluar dari kamar pengantin-Nya,
istana kemurnian yang agung,
Sang Raksasa berkodrat ganda,
dengan gembira menempuh jalan-Nya.

Setara dengan Bapa yang kekal,
Engkau bersabuk piala kemenangan daging,
meneguhkan kelemahan tubuh kami
dengan kekuatan yang abadi.

Palungan-Mu kini bercahaya
dan malam menghembuskan terang baru,
yang tak dapat dipadamkan malam mana pun
dan bersinar dalam iman yang tak putus.

Ya Kristus, Raja yang mahakasih,
kemuliaan bagi-Mu dan bagi Bapa
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Betapa baiknya Allah Israel bagi orang yang tulus hati!

Mazmur 72 (73)

Mengapa orang baik banyak mengalami kesukaran?

Berbahagialah orang yang tidak kehilangan iman kepada-Ku (Matius 11:6).

I
Betapa baiknya Allah bagi Israel,

bagi mereka yang tulus hati.

Namun kakiku hampir tergelincir,

langkahku hampir terpeleset

sebab aku dipenuhi iri hati terhadap orang congkak

ketika aku melihat bagaimana orang fasik makmur.
Bagi mereka tidak ada penderitaan;

tubuh mereka sehat dan mulus.

Mereka tidak turut merasakan kesedihan manusia;

mereka tidak ditimpa seperti orang lain.
Maka mereka mengenakan kesombongan seperti kalung,

mereka menyelimuti diri dengan kekerasan.

Hati mereka meluap dengan kejahatan,

pikiran mereka mendidih dengan rencana jahat.
Mereka mencemooh; mereka berbicara dengan kedengkian;

dari tempat tinggi mereka merencanakan penindasan.

Mereka telah menempatkan mulut mereka di surga

dan lidah mereka mendikte bumi.
Maka orang-orang berbalik mengikuti mereka

dan menelan semua perkataan mereka.

Mereka berkata: “Bagaimana Allah bisa tahu?

Apakah Yang Mahatinggi memperhatikan?”

Lihatlah mereka, demikianlah orang fasik,

tetapi tanpa masalah, mereka bertambah kaya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBetapa baiknya Allah Israel bagi orang yang tulus hati!

Antifon 2Tawa mereka akan berubah menjadi tangisan, kegembiraan mereka menjadi kesedihan.

II
Betapa sia-sianya menjaga hatiku tetap murni

dan mencuci tanganku dalam kemurnian,

ketika aku ditimpa sepanjang hari,

menderita hukuman hari demi hari.
Lalu aku berkata: “Jika aku berbicara seperti itu,

aku akan meninggalkan iman umat-Mu.”
Aku berusaha memahami masalah ini,

terlalu sulit bagi pikiranku untuk mengerti,

sampai aku menembus misteri Allah

dan memahami apa yang terjadi pada orang fasik.
Betapa licinnya jalan yang Engkau tetapkan bagi mereka;

Engkau membuat mereka tergelincir menuju kehancuran.

Betapa tiba-tiba mereka menemui kehancuran,

terhapus, dihancurkan oleh teror.

Seperti mimpi yang terbangun darinya, ya Tuhan,

ketika Engkau bangun, Engkau mengusir mereka sebagai hantu.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTawa mereka akan berubah menjadi tangisan, kegembiraan mereka menjadi kesedihan.

Antifon 3Mereka yang menjauh dari-Mu akan binasa; sukacitaku adalah tetap bersama-Mu, ya Allahku.

III
Maka ketika hatiku menjadi pahit

dan ketika aku terluka sampai ke inti,

aku bodoh dan tidak mengerti,

tidak lebih baik dari binatang di hadapan-Mu.
Namun aku selalu di hadapan-Mu;

Engkau memegang tanganku yang kanan.

Engkau akan membimbingku dengan nasihat-Mu

dan demikian Engkau akan membawaku kepada kemuliaan.
Apa lagi yang kumiliki di surga selain Engkau?

Selain Engkau, aku tidak menginginkan apa pun di bumi.

Tubuhku dan hatiku pingsan karena sukacita;

Allah adalah milikku selama-lamanya.
Semua orang yang meninggalkan-Mu akan binasa;

Engkau akan menghancurkan semua orang yang tidak setia.

Berada dekat dengan Allah adalah kebahagiaanku.

Aku telah menjadikan Tuhan Allah perlindunganku.

Aku akan menceritakan semua karya-Mu

di gerbang kota Sion.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Adalah baik berada bersama-Mu, Bapa; di dalam-Mu ada kepenuhan hidup bagi umat-Mu yang setia; di dalam-Mu segala harapan bersemayam. Semoga Engkau membimbing kami menuju kebahagiaan abadi.

AntifonMereka yang menjauh dari-Mu akan binasa; sukacitaku adalah tetap bersama-Mu, ya Allahku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Ya Tuhan, Allah kami, pulihkanlah kami.

℟ Dan tunjukkanlah wajah-Mu, maka kami akan selamat.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 48:12-21; 49:9b-13

Keluaran yang baru
Beginilah firman Tuhan:
“Dengarkanlah Aku, hai Yakub,
dan Israel, yang telah Kupanggil;
Akulah yang pertama
dan Akulah yang terakhir.
Tangan-Ku telah meletakkan dasar bumi,
dan tangan kanan-Ku membentangkan langit;
Aku memanggil mereka, dan semuanya tampil bersama-sama.
Berhimpunlah kamu semua dan dengarlah:
Siapakah di antara mereka yang memberitahukan semuanya ini?
Tuhan mengasihi dia;
ia akan melaksanakan kehendak-Nya terhadap Babel
dan kuasa lengan-Nya terhadap orang Kasdim.
Aku, Aku sendiri telah berfirman dan telah memanggil dia;
Aku telah mendatangkan dia, dan jalannya berhasil.
Mendekatlah kepada-Ku dan dengarkanlah ini:
Sejak semula Aku tidak berbicara dalam kerahasiaan;
sejak waktu hal itu terjadi, Aku ada di situ;
dan sekarang Tuhan Allah mengutus aku dengan Roh-Nya.”
Beginilah firman Tuhan,
Penebusmu, Yang Mahakudus Israel:
“Akulah Tuhan, Allahmu, yang mengajar engkau hal-hal yang berguna,
yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.
Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku!
Maka damai sejahteramu akan seperti sungai,
dan keadilanmu seperti gelombang laut;

keturunanmu akan seperti pasir,
dan anak cucumu seperti butir-butirnya;
namanya tidak akan lenyap dan tidak akan dihapus
dari hadapan-Ku.”
Keluarlah dari Babel, larilah dari orang Kasdim,
beritakanlah dengan suara sorak-sorai;
perdengarkanlah ini, siarkanlah
sampai ke ujung-ujung bumi,
katakanlah: “Tuhan telah menebus hamba-Nya Yakub.”
Mereka tidak kehausan ketika Ia memimpin mereka melalui padang gurun;
Ia mengalirkan air dari gunung batu bagi mereka,
Ia membelah gunung batu, dan air pun memancar.
“Di sepanjang jalan mereka akan menemukan makanan,
dan di segala bukit yang gundul ada padang rumput bagi mereka;
mereka tidak akan lapar dan tidak akan haus,
dan angin panas atau terik matahari tidak akan menimpa mereka,
sebab Dia yang mengasihani mereka akan menuntun mereka
dan akan membawa mereka ke mata-mata air.
Aku akan menjadikan segala gunung-Ku jalan,
dan jalan-jalan raya-Ku akan ditinggikan.
Lihatlah, yang ini datang dari jauh,
yang itu dari utara dan dari laut,
dan yang lain dari tanah Sinim.”
Bersorak-sorailah, hai langit, dan bersukacitalah, hai bumi;
bergembiralah, hai gunung-gunung, dengan pujian,
sebab Tuhan menghibur umat-Nya
dan mengasihani orang-orang-Nya yang miskin.

Responsorium Bdk. Yes 49:13; Mzm 72:7

Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai; bergembiralah, hai gunung-gunung, dengan pujian, sebab Tuhan kita akan datang,

℟ Dan Ia akan mengasihani orang-orang-Nya yang miskin.
Pada zamannya keadilan akan berkembang dan damai sejahtera berlimpah.

℟ Dan Ia akan mengasihani orang-orang-Nya yang miskin.
Bacaan Kedua

Dari Ulasan Santo Ambrosius, uskup, tentang Injil Lukas

(Lib. 2, 19. 22-23. 26-27: CCL 14, 39-42)

Kunjungan Santa Perawan Maria
Ketika Malaikat mewartakan hal-hal yang tersembunyi, supaya iman diteguhkan dengan contoh, ia memberitahukan kepada Perawan Maria bahwa seorang wanita yang sudah lanjut usia dan mandul telah mengandung, untuk menegaskan bahwa bagi Allah segala sesuatu yang dikehendaki-Nya adalah mungkin.

Ketika Maria mendengar hal itu, ia berangkat ke pegunungan, bukan karena tidak percaya akan nubuat itu, bukan karena ragu akan kabar itu, bukan pula karena bimbang akan contoh itu, melainkan karena gembira akan janji itu, karena saleh dalam menjalankan kewajiban, karena bergegas dalam sukacita.

Sebab ia yang kini penuh dengan Allah, ke manakah lagi ia hendak bergegas kalau bukan ke tempat-tempat yang lebih tinggi? Rahmat Roh Kudus tidak mengenal usaha yang lamban. Berkat kedatangan Maria dan kehadiran Tuhan pun segera dinyatakan: sebab begitu Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak dalam rahimnya, dan ia dipenuhi Roh Kudus.

Perhatikanlah perbedaan dan makna khas tiap-tiap kata. Elisabet yang lebih dahulu mendengar suara itu, tetapi Yohanes yang lebih dahulu merasakan rahmat: Elisabet mendengar menurut tata kodrat, Yohanes melonjak karena misteri; Elisabet merasakan kedatangan Maria, Yohanes merasakan kedatangan Tuhan: wanita merasakan wanita, anak merasakan anak; kedua wanita itu mengucapkan rahmat, kedua anak itu bekerja di dalam dan memulai misteri kasih dengan kemajuan ibu mereka, dan dengan mukjizat ganda para ibu bernubuat dengan roh anak-anak mereka.

Anak itu melonjak, ibunya dipenuhi. Bukan ibu yang lebih dahulu dipenuhi daripada anaknya, melainkan setelah anaknya dipenuhi Roh Kudus, ia pun memenuhi ibunya. Yohanes melonjak, dan roh Maria pun bersorak. Ketika Yohanes melonjak, Elisabet dipenuhi; tetapi tentang Maria kita tahu bukan bahwa ia dipenuhi Roh, melainkan bahwa rohnya bersorak (sebab Dia yang tak terpahami bekerja secara tak terpahami dalam ibu-Nya); dan Elisabet dipenuhi sesudah mengandung, sedangkan Maria sebelum mengandung. “Berbahagialah engkau,” katanya, “yang telah percaya.”

Tetapi berbahagialah juga kamu, yang telah mendengar dan percaya; sebab setiap jiwa yang percaya, mengandung dan melahirkan Sabda Allah, dan mengenali karya-karya-Nya.

Semoga jiwa Maria ada dalam diri setiap orang, untuk memuliakan Tuhan; semoga roh Maria ada dalam diri setiap orang, untuk bersorak-sorai dalam Allah; sebab jika menurut daging hanya ada satu ibu Kristus, menurut iman Kristus adalah buah semua orang; sebab setiap jiwa menerima Sabda Allah, asalkan ia tak bernoda dan bebas dari cacat cela, serta menjaga kemurnian dengan kesucian yang tak tercemar.

Jadi setiap jiwa yang dapat menjadi demikian memuliakan Tuhan, sebagaimana jiwa Maria memuliakan Tuhan dan rohnya bersorak-sorai dalam Allah Juruselamat. Sebab Tuhan dimuliakan, seperti yang kamu baca di tempat lain: “Muliakanlah Tuhan bersama-sama dengan aku,” bukan karena sesuatu dapat ditambahkan kepada Tuhan oleh suara manusia, melainkan karena Ia dimuliakan dalam diri kita: sebab Kristus adalah citra Allah, dan karena itu, jika jiwa melakukan sesuatu yang adil dan saleh, ia memuliakan citra Allah itu, yang menurut keserupaan-Nya ia diciptakan; dan karena itu, sementara ia memuliakan citra itu, ia sendiri diangkat lebih tinggi melalui semacam keikutsertaan dalam keagungan-Nya.

Responsorium Luk 1:45.46; Mzm 66:16

Berbahagialah engkau yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadamu dari Tuhan akan terlaksana. Dan Maria berkata:

℟ Jiwaku memuliakan Tuhan.
Datanglah dan dengarlah, maka aku akan menceritakan betapa besar perbuatan Allah bagi jiwaku.

℟ Jiwaku memuliakan Tuhan.

Doa Penutup

Ya Tuhan, kami mohon, dengarkanlah dengan murah hati doa umat-Mu, supaya mereka yang bersukacita atas kedatangan Putra-Mu yang tunggal dalam daging kami, memperoleh ganjaran hidup kekal ketika Ia datang dalam kemuliaan-Nya. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Senin IV Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.

Mazmur 89 (90)

Tuhan, Engkaulah pelindung kami,*
turun-temurun.

Sebelum gunung-gemunung dijadikan,+
sebelum bumi dan jagat dilahirkan,*
dari kekal sampai kekal Engkaulah Allah.

Engkau mengembalikan manusia kepada debu,*
dengan bersabda: "Kembalilah, hai anak Adam!"

Sebab bagiMu seribu tahun sama dengan hari kemarin,*
sama dengan satu giliran ronda malam.

Manusia hilang lenyap seperti mimpi,*
seperti rumput yang disabit.

Pagi-pagi berkembang dan berbunga,*
waktu sore layu dan kering.

Hari kami hancur luluh karena amarahMu,*
karena geram murkaMu kami remuk redam.

Kesalahan kami Kaubeberkan di hadapanMu,*
dan dosa kami yang tersembunyi terbongkar dalam pandanganMu.

Segala hari kami lenyap dalam murkaMu,*
segenap tahun kami hilang bagaikan nafas.

Batas umur kami tujuh puluh tahun,*
atau delapanpuluh jika kuat.

Dan hampir seluruhnya susah dan derita,*
dalam sekejap mata kami lenyap.

Mengapa gerangan Engkau murka begitu hebat?*
Mengapa orang takwa Kaumarahi?

Ajarlah kami menghitung-hitung hari hidup kami,
supaya kami beroleh budi yang arif.

Kembalilah kepada kami, ya Tuhan! Mengapa Engkau berlambat?*
Kasihanilah kami, para hambaMu!

Penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi,*
supaya kami bernyanyi gembira seumur hidup.

Berilah kami kegembiraan seimbang dengan hari-hari penderitaan kami,*
seimbang dengan tahun-tahun kemalangan kami.

Perlihatkanlah karyaMu kepada para hambaMu,*
dan keagunganMu kepada anak-anak mereka.

Ya tuhan, limpahkanlah kemurahanMu kepada kami,*
dan teguhkanlah pekerjaan tangan kami.

Antifon 1Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Yes 42,10-16

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,*
pujilah Dia di seluruh bumi.

Hendaklah laut seisinya bersorak-sorai,*
segala pulau dan semua penduduknya.

Hendaklah gurun beserta kota-kotanya bersukaria,*
semua perkampungan yang didiami suku Kedar.

Hendaklah penduduk bukit bersorak gembira,*
menggemakan seruannya dari puncak gunung.

Hendaklah mereka semua memuliakan Tuhan,*
mewartakan pujianNya di segala pulau.

Tuhan bergerak maju laksana pahlawan,*
bagaikan perwira Ia mengobarkan semangat.

Tuhan menyerukan pekik pertempuran,*
menghadapi lawan dengan gagah berani.

"Terlalu lama Aku membisu,*
terlalu lama Aku menahan diri.

Kini Aku hendak menjerit bagaikan wanita bersalin,*
ngap-ngap menghembuskan gelora murkaKu.

Aku hendak menghanguskan gunung dan bukit,*
membuat layu segala tetumbuhan.

Aku hendak mengubah bengawan menjadi lembah kersang,*
dan mengeringkan segala danau.

Tetapi orang buta akan Kutuntun di jalan,*
dan Kubimbing pada lorong yang tidak mereka lihat.

Kegelapan mereka akan Kuubah menjadi terang,*
dan jalan yang berlekuk liku Kujadikan rata".

Antifon 2Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Antifon 3Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

Mazmur 134 (135),1-12

Pujilah nama Tuhan,*
pujilah karya Tuhan.

hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan,*
di pelataran rumah Allah kita.

Pujilah Tuhan, sebab Tuhan itu baik,*
bermazmurlah bagi namaNya, sebab nama itu indah.

Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi diriNya,*
dan Israel sebagai milik pusakaNya

Sungguh kuakui, bahwa Tuhan itu agung,*
bahwa Tuhan kita melebihi segala dewata.

Tuhan melakukan semua yang dikehendakiNya,*
di langit dan di bumi, maupun di laut sampai ke dasar-dasarnya.

Tuhan membubungkan awan dari pinggir bumi,+
memanahkan kilat yang menyertai hujan,*
menyuruh angin ke luar dari sumbernya.

Tuhan memukul mati anak sulung Mesir,*
baik manusia maupun hewan.

Tuhan mendatangkan tanda dan mukjizat di tengah-tengah Mesir,*
melawan Firaun dan semua hambanya.

Tuhan menaklukkan bangsa-bangsa besar,*
dan membunuh raja-raja yang kuat.

Sihon, raja bangsa Amori, dan Og, raja negeri Basan,*
dan semua raja Kanaan.

Tuhan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,*
sebagai milik pusaka kepada Israel, umatNya.

Antifon 3Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

Bacaan Singkat (Yes 2,3)

Marilah kita mendaki gunung Tuhan, ke bait Allah Yakub, agar Ia menunjukkan jalanNya kepada kita, dan kita turuti rencanaNya. Sebab dari gunung Sion itu datang ajaran; dari Yerusalem datang sabda Tuhan.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan, putera Allah yang hidup, terang dari terang, akan membimbing kita ke dalam terang, agar kita melihat kemuliaanNya. Dengan penuh kepercayaan marilah kita mohon:

℟. Datanglah, ya Tuhan Yesus.

Kristus, terang abadi yang terbit untuk menghalaukan kekelaman kami,* bangunkanlah iman kami dari tidurnya. ℟.

Buatlah kami berjalan aman seluruh hari ini,* dalam cahayaMu yang menyegarkan. ℟.

Ajarilah kami kelembutan hati yang sempurna,* agar kami sabar terhadap semua orang. ℟.

Datanglah dan ciptakanlah dunia baru bagi kami,* yang berdasarkan keadilan dan kedamaian. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, bantulah kami merindukan kedatangan Kristus PuteraMu. Bila Ia tiba dan mengetuk, semoga kami didapatiNya berjaga dalam doa sambil memujiNya dengan gembira. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjanga segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Senin IV Adven

SENIN — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Cf. Is 10, 20-21)

Tetapi pada waktu itu sisa orang Israel dan orang yang terluput di antara kaum keturunan Yakub, tidak akan bersandar lagi kepada yang mengalahkannya, tetapi akan bersandar kepada Tuhan, Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tetap setia. Suatu sisa akan kembali, sisa Yakub akan bertobat di hadapan Allah yang perkasa.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Senin IV Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119),129-136

SabdaMu mengagumkan, ya Tuhan,*
aku berpegang padanya.

Singkapkanlah firmanMu yang memberi terang,*
yang memberi pengertian kepada orang yang bersahaja.

Dengan mulut ternganga aku termengah-mengah,*
sebab aku rindu akan perintahMu.

Perhatikan daku dan kasihanilah aku,*
sebab aku cinta padaMu.

Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu,*
janganlah kejahatan menguasai aku.

Bebaskanlah aku dari penindasan,*
supaya aku berpegang pada titahMu.

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri,*
ajarkanlah kehendakMu kepadaku.

Air mataku berlinang-linang,*
sebab banyak orang tidak berpegang pada hukumMu.

Antifon 1Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.

Antifon 2Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?

Mazmur 81 (82)

Allah memimpin sidang surgawi,*
menghakimi para dewata:

"Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim,*
dan memihak kepada orang jahat?

Belalah orang lemah dan yatim piatu,*
berilah keadilan kepada orang hina dan papa.

Luputkanlah orang lemah dan miskin,*
luputkanlah mereka dari tangan orang berdosa".

Para dewata kehilangan akal berkeliaran dalam kegelapan,*
segala dasar bumi goyang.

"Tadinya kukira kamu semua dewata,*
putera Allah yang mahatinggi.

Nyatanya kamu mati seperti manusia,*
tewas seperti perwira gadungan".

Bangkitlah, ya Allah, hakimilah bumi,*
rajailah sendiri segala bangsa.

Antifon 2Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?

Antifon 3Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 3Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Bacaan singkat Im 20,26

Hendaklah kamu kudus, sebab Aku Tuhanmu kudus. Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milikKu.

℣.Semua bangsa akan menjunjung tinggi namaMu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja akan mengakui kemuliaanMu.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Senin IV Adven

SENIN — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. IS 13, 22 — 14, 1)

anjing-anjing hutan akan menyalak di dalam puri-purinya, dan serigala-serigala di dalam istana-istana kesenangan. Waktunya akan datang segera, dan usianya tidak akan diperpanjang. Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Senin IV Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.

Mazmur 135 (136) - I

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Allah segala dewata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan segala penguasa,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Sebab hanya Tuhanlah yang mengerjakan karya agung,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dengan bijaksana,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Kepada Tuhan yang membentangkan bumi di atas samudera raya,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang mebuat penerang yang besar,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Matahari untuk menguasai siang,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bulan dan bintang untuk menguasai malam,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 1Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 2KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.

Mazmur 135 (136) - II

Bersyukurlah kepada Tuhan yang membunuh anak sulung Mesir,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang mengantar umat Israel ke luar dari Mesir,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dengan tangan kuat dan lengan terentang,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang membelah Laut Merah,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang menyeberangkan umat Israel melalui air,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang mencampakkan Firaun dengan tentaranya ke dalam laut,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memimpin umatNya melintasi padang gurun,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang menaklukkan kerajaan besar,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang membunuh raja-raja termasyhur,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Sihon, raja bangsa Amori,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dan Og, raja negeri Basan,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memberikan kerajaan mereka,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Menjadi milik pusaka Israel, hambaNya,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memperhatikan kemalangan kita,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang membebaskan kita dari para penindas,
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memberi makan segala makhluk,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Allah di surga,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 2KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.

Antifon 3Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Bacaan Singkat (Flp 3,20b-21)

Kita menantikan Yesus Kristus, penebus dan Tuhan kita, yang akan mengubah tubuh kita yang hina menjadi serupa dengan tubuhNya yang mulia. Sebab Ia berkuasa menaklukkan segala sesuatu kepada diriNya.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon KidungAku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

Doa Permohonan

Tuhan akan datang untuk menyelamatkan kita. Marilah kita dengan rendah hati memohon kepadaNya:
Datanglah dan selamatkanlah kami.

Tuhan Yesus Kristus, penebus umat manusia,* datanglah segera dan selamatkan kami. ℟.

Engkau telah datang di dunia,* lepasakanlah kami dari dosa dunia ini. ℟.

Engkau berasal dari Bapa,* ajarkanlah kepada kami jalan keselamatan menuju Bapa. ℟.

Engkau di kandung dari Roh kudus,* baharuilah semangat kami dengan sabdaMu dalam Roh kudus. ℟.

Engkau menjadi manusia dalam kandungan perawan Maria, * bebaskanlah kami dari kelemahan manusia. ℟.

Ingatlah, ya Tuhan, akan semua orang yang pernah hidup sejak awal dunia,* dan yang berharap kepadaMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, bantulah kami merindukan kedatangan Kristus PuteraMu. Bila Ia tiba dan mengetuk, semoga kami didapatiNya berjaga dalam doa sambil memujiNya dengan gembira. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjanga segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Senin IV Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Peliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tuhanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat 1Tes 5,9-10

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo Petrus Kanisius

Pengaku Iman dan Pujangga Gereja · 1521-1597

Tidak banyak orang dianugerahi karisma yang begitu besar seperti Petrus Kanisius. Karismanya terletak pada pandangannya yang meluncur jauh ke depan, menguak dan menyingkapkan kebutuhan zaman dan Gereja sepanjang masa terutama di bidang pendidikan dan penerbitan. Ia lahir di Nijmegen, negeri Belanda pada tanggal 8 Mei 1521. Pada waktu itu Nijmegen merupakan bagian dari Keuskupan Agung Koln yang masih di bawah pengawasan Jerman. Petrus adalah putera sulung bapak Yakob Kanis, pengasuh putera-puteri bangsawan Lorranine dan walikota Nijmegen. Karena kecerdasan otaknya maka sudah sejak umur 15 tahun ia belajar di Universitas Koln. Pada umur 19 tahun, ia masuk Serikat Yesus. Semasa hidupnya ia menyaksikan pergolakan hebat di dalam Gereja, yaitu perpecahan di antara umat Kristen yang disebabkan Protestantisme.

Kesucian dan kariernya sangat kuat dipengaruhi oleh Petrus Faber dan Ignasius Loyola. Ia. bertemu dengan Petrus Faber dalam sebuah retret. Sedangkan pengaruh dari Ignasius Loyola didapatnya karena selama 6 bulan di Roma, dia tinggal bersama Ignasius. Ia ikut ambil bagian dalam mendirikan rumah biara Yesuit di Koln, tempat ia menjalani masa novisiatnya. Pada tahun 1546 ia ditahbiskan imam. Dalam waktu singkat ia segera terkenal sebagai seorang pengkotbah ulung. Pada waktu Konsili Trente, ia terpilih sebagai peserta dari kalangan ahli teologi. Pada tahun 1548 ia mengajar retorika di sebuah kolese Yesuit di Messina; dari Messina ia pindah ke Winna untuk tugas yang sama. Lewat kotbah dan pengajaran agamanya yang mengagumkan, ia menanamkan pengaruhnya yang sangat besar di semua kalangan, sehingga membuat iri pihak protestan. Ia mengatakan bahwa cara terbaik untuk menyebarkan iman ialah dengan doa dan kerja keras bukan dengan mencemoohi agama lain. Tiga kali ia ditawari jabatan uskup oleh raja tetapi ia menolaknya. Baru pada tahun 1557 ia ditunjuk oleh Ignasius menjadi administrator pada takhta keuskupan yang sedang kosong. Di masa itu ia banyak menulis buku-buku pelajaran agama (katekismus), mendirikan sekolah dasar, kolose dan seminari. Dengan tekun dan rajin ia mengajar, berkotbah dan menguatkan iman para rohaniwan yang mengalami krisis dalam menghayati panggilannya. Ia mempunyai keyakinan bahwa berkarya di tanah airnya sendiri tidak kalah dengan bertugas sebagai misionaris di tanah asing. Pandangannya jauh ke depan; maka di samping pendidikan, ia juga memelopori karya penerbitan buku-buku. Ia meninggal dunia pada tanggal 21 Desember 1597 dalam usia 78 tahun ketika sedang bertugas di Fribourg, Switzerland. Oleh Paus Pius XI (1922-1939), ia digelari 'Santo' dan 'Pujangga Gereja', dan dianggap sebagai Rasul Jerman Kedua.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari