Bacaan Misa
Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak. Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin." Kemudian perempuan itu datang kepada suaminya dan berkata: "Telah datang kepadaku seorang abdi Allah, yang rupanya sebagai rupa malaikat Allah, amat menakutkan. Tidak kutanyakan dari mana datangnya, dan tidak juga diberitahukannya namanya kepadaku. Tetapi ia berkata kepadaku: Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; oleh sebab itu janganlah minum anggur atau minuman yang memabukkan dan janganlah makan sesuatu yang haram, sebab sejak dari kandungan ibunya sampai pada hari matinya, anak itu akan menjadi seorang nazir Allah." Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan TUHAN memberkati dia. Mulailah hatinya digerakkan oleh Roh TUHAN di Mahane-Dan yang terletak di antara Zora dan Esytaol.
Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.
Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam.
Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.
Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.
Aku datang dengan keperkasaan-keperkasaan Tuhan ALLAH, hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja!
Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;
Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ. Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu. Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya." Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya." Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya." Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci. Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu. Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah. Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya: "Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Biarlah Allah bangkit, biarlah musuh-musuh-Nya lari dari hadapan-Nya.
Mazmur 67 (68)
Masuknya Tuhan yang jaya ke dalam tempat kudus-Nya
Naik ke tempat tinggi Ia membawa tawanan-tawanan, dan memberi karunia kepada manusia (Efesus 4:10).
AntifonBiarlah Allah bangkit, biarlah musuh-musuh-Nya lari dari hadapan-Nya.
Antifon 2Allah kita adalah Allah yang menyelamatkan; Dia, Tuhan, memegang kunci-kunci maut.
AntifonAllah kita adalah Allah yang menyelamatkan; Dia, Tuhan, memegang kunci-kunci maut.
Antifon 3Kerajaan-kerajaan bumi, nyanyikanlah pujian bagi Allah, bermazmurlah untuk menghormati Tuhan.
AntifonKerajaan-kerajaan bumi, nyanyikanlah pujian bagi Allah, bermazmurlah untuk menghormati Tuhan.
Responsorium Yes 31:4-5; 30:29
Responsorium Mzm 25 (24):9-10; Za 7:9
Doa Penutup
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.
Mazmur 84 (85)
Antifon 1Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.
Antifon 2Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.
Yes 26,1-12
Antifon 2Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.
Antifon 3Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.
Mazmur 66 (67)
Antifon 3Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.
Bacaan Singkat (Kej 49:10)
Lagu Singkat
Antifon KidungTuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.
Doa Permohonan
Allah, Bapa yang mahakuasa, berulang kali mengulurkan tangan untuk menyelamatkan umatNya. Marilah kita memohon kepadaNya: ℟.
℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.
Bermurahhatilah, ya Tuhan, agar kami menghasilkan buah pertobatan yang sejati,* untuk menerima kerajaanMu yang telah mendekat. ℟.
Persiapkanlah hati kami, ya Tuhan, untuk menerima kedatangan sabdaMu,* agar kemuliaanNya dinyatakan dalam diri kami. ℟.
Rendahkanlah gunung kesombongan kami,* timbunlah jurang kelemahan kami. ℟.
Runtuhkanlah tembok kebenciaan yang memecahbelahkan umat manusia,* dan bukalah jalan lebar bagi kerukunan dan damai. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Ier 23, 5)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.
Mazmur 118 (119),97-104
Antifon 1Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.
Antifon 2Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.
Mazmur 73 (74) I
Antifon 2Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.
Antifon 3Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.
Mazmur 73 (74) II
Antifon 3Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.
Bacaan singkat Ul 15,7-8
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Cf. Ez 34, 15-16)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan melindungi umatNya
Mazmur 124 (125)
Antifon 1Tuhan melindungi umatNya
Antifon 2Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.
Mazmur 130 (131)
Antifon 2Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.
Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Why 4,11; 5,9.10-12
Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Bacaan Singkat (1Kor 1:7b-9)
Antifon KidungHatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungHatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.
Doa Permohonan
Sabda kekal menjadi manusia lemah dan menunjukkan kepada kita jalan baru menuju kediaman Allah yang kudus. Marilah kita mohon dengan rendah hati: ℟.
℟. Datanglah dan selamatkanlah kami, ya Tuhan.
Ya Allah, dalam diriMu kami hidup, bergerak dan ada,* datanglah dan nyatakanlah bahwa kami puteraMu. ℟.
Engkau tidak jauh dari kami masing-masing,* tunjukkanlah diriMu segera kepada mereka yang mencari Engkau. ℟.
Bapa kaum miskin dan penghibur orang yang bersusah,* bebaskanlah para tawanan dan hiburlah yang bersedih hati. ℟.
Engkau membenci kematian dan mencintai kehidupan,* bebaskanlah kami dan semua arwah dari kematian kekal. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan aku mengeluh sepanjang hari.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beato Charles Steeb
Beato Charles Steeb lahir pada 18 Desember 1773 dari keluarga Protestan yang fanatik. Saat remaja Charles sempat belajar sebentar di Paris Perancis, namun harus mengungsi ke Italia saat Revolusi Perancis meletus. Di Italia Charles melanjutkan studinya di kota Verona. Di kota kelahiran santo Petrus dari Verona ini, Charles bersahabat dengan para imam dan para awam katolik yang saleh. Pola hidup kudus dari para sahabat barunya sangat menyentuh hati pemuda protestan ini. Sampai suatu hari, ia memutuskan untuk menjadi seorang Katolik dan masuk seminari.
Meski kedua orangtuanya sangat marah dan tidak lagi mengakuinya sebagai anak, Charles tetap setia pada iman katolik dan cita-citanya untuk mejadi seorang imam. Setelah menyelesaikan studinya, Ia kemudian ditahbiskan menjadi imam dan ditugaskan untuk melayani orang sakit di Verona. Sambil melayani umat, Charles juga melanjutkan studinya dengan belajar hukum Gereja dan hukum perdata di Pavia Italia.
Bersama Beata Luigia Poloni, Charles mendirikan sebuah konggregasi Susteran yang disebut konggregasi Sisters of Mercy dari Verona, yang berkaul untuk membantu orang-orang sakit, para fakir miskin, anak-anak terlantar dan orang-orang Jompo. Konggregasi ini sekarang telah membuka biara di Italia, Jerman, Portugal, Albania, Tanzania, Angola, Burundi, Argentina, Brazil, dan Chile.
Charles Steeb tutup usia pada tahun 1856 di Verona Italia. Ia dinyatakan sebagai Venerabilis pada tanggal 19 November 1970 oleh Paus Paulus VI, dan dibeatifikasi pada tanggal 6 Juli 1975 oleh Paus yang sama.
Arti nama
Berasal dari nama Jermanik “Karl” yang berarti "Laki-laki / Jantan / Perkasa".
Santa Kristiana
Asal mula Agama Kristen di Kerajaan Georgia, Iberia, Sovyet Selatan tidak begitu jelas. Namun permulaan pewartaan Injil di sana dibeberkan oleh Rufinus dalam sebuah tulisannya yang kemudian menjadi tradisi negeri itu. Konon pada permulaan abad ke-4, seorang gadis yang tidak dikenal namanya diseret ke muka pengadilan dan dipenjarakan di kota itu. Ketika ditanyai oleh hakim, dengan tenang tetapi tegas ia memperkenalkan diri sebagai penganut agama Kristen yang mengakui Kristus sebagai Allah. Di kota itu ia memang terkenal sebagai orang yang saleh, bersahaja hidupnya dan murni kepribadiannya. Ia banyak berdoa.
Cara hidupnya itu sangat menarik simpati masyarakat. Banyak orang datang kepadanya untuk meminta bimbingan. Pada suatu hari seorang ibu datang kepadanya dengan membawa serta bayinya yang sedang sakit untuk didoakan. Kristiana menutupi bayi itu dengan mantelnya yang kusam, lalu ia berdoa sambil menyebut-nyebut nama Yesus; ia kemudian menyerahkan kembali bayi itu kepada ibunya dalam keadaan sudah sembuh. Berita tentang peristiwa ini menggegerkan segenap penduduk kota itu. Ratu Iberia sendiri kebetulan juga sedang sakit; ia pergi kepada Kristiana untuk didoakan kesembuhannya. Ternyata sang ratu pun disembuhkan. Ketika ratu memberikan hadiah kepadanya sebagai ungkapan syukur dan terima kasih, Kristiana berkata: "Penyembuhan atas diri ratu bukanlah perbuatan saya melainkan karya Tuhanku Yesus. Ia adalah Putera Allah yang menciptakan dunia ini." Kepada ratu, Kristiana menekankan bahwa Yesus dapat menyembuhkan semua penyakit bahkan yang paling parah pun dapat disembuhkanNya apabila kita percaya kepada-Nya. Hal itu disampaikan kepada raja, dan raja benar-benar heran akan peristiwa penyembuhan permaisurinya. Pada suatu hari raja tersesat di dalam hutan sewaktu berburu; dalam kebingungan, ia berkata dalam hati: "Kalau Yesus betul-betul Allah dan mau menunjukkan jalan bagiku maka saya akan percaya kepada-Nya." Dalam sekejap raja menemukan jalan keluar dari ketersesatannya. Sejak itu ia bersama permaisurinya bertobat dan menjadi Kristen.
Gadis tak dikenal namanya itu kemudian dinamakan masyarakat setempat Nino. Dalam buku para Martir Roma, ia disebut Kristiana. Sang Raja dengan isterinya minta diajari agama oleh Nino. Maka Nino pun bebas mengajar agama ke mana-mana. Ia bahkan diizinkan mendirikan gereja. Kata cerita, ketika gereja itu sedang dibangun, ada kesukaran mengangkat pilar besar. Tetapi kemudian ada mukjizat: di hadapan orang banyak, pilar itu bergerak sendiri ke arah yang benar. Raja mengirim utusan ke Kaisar Konstantinus, minta supaya dikirim uskup dan imam-imam ke sana untuk mengajar agama. Rufinus mengarang cerita ini berdasarkan sumber dari putera raja sendiri: Bakur, yang ia jumpai di Palestina pada permulaan abad ke-5. Dan cerita itu kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa: Yunani, Syria, Armenia, Arab, dll.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari