Doa Katolik
Doa Hari Ini

Selasa III Adven

Selasa, 15 Desember 2037· Ungu · Pekan Psalterium III
15 Desember 2037

Bacaan Misa

Selasa III Adven
Bacaan Pertama

Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak. Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin." Kemudian perempuan itu datang kepada suaminya dan berkata: "Telah datang kepadaku seorang abdi Allah, yang rupanya sebagai rupa malaikat Allah, amat menakutkan. Tidak kutanyakan dari mana datangnya, dan tidak juga diberitahukannya namanya kepadaku. Tetapi ia berkata kepadaku: Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; oleh sebab itu janganlah minum anggur atau minuman yang memabukkan dan janganlah makan sesuatu yang haram, sebab sejak dari kandungan ibunya sampai pada hari matinya, anak itu akan menjadi seorang nazir Allah." Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan TUHAN memberkati dia. Mulailah hatinya digerakkan oleh Roh TUHAN di Mahane-Dan yang terletak di antara Zora dan Esytaol.

Mazmur Tanggapan

Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.
Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam.
Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.
Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.
Aku datang dengan keperkasaan-keperkasaan Tuhan ALLAH, hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja!
Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;

Bacaan Injil

Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ. Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu. Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya." Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya." Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya." Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci. Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu. Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah. Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya: "Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."

Invitatorium

Selasa III Adven

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Selasa III Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sabda yang luhur, Engkau datang,
terang yang terbit dari Bapa,
yang lahir untuk menolong dunia
pada perjalanan waktu yang menurun:

Terangilah kini hati kami
dan bakarlah dengan cinta-Mu;
oleh warta yang telah kami dengar
semoga akhirnya terusir segala yang menyesatkan.

Dan bila kelak Engkau hadir sebagai Hakim
untuk menyelidiki perbuatan hati,
membalas setimpal segala yang tersembunyi
dan memberi kerajaan kepada orang benar atas kebaikannya,

Janganlah akhirnya kami disesakkan oleh hukuman
menurut beratnya kesalahan,
melainkan bersama para kudus
jadilah kami warga surga untuk selamanya.

Kristus, Raja yang mahabaik,
bagi-Mu dan bagi Bapa kemuliaan,
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala abad. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Biarlah Allah bangkit, biarlah musuh-musuh-Nya lari dari hadapan-Nya.

Mazmur 67 (68)

Masuknya Tuhan yang jaya ke dalam tempat kudus-Nya

Naik ke tempat tinggi Ia membawa tawanan-tawanan, dan memberi karunia kepada manusia (Efesus 4:10).

I
Biarlah Allah bangkit, biarlah musuh-musuh-Nya tercerai-berai.

Biarlah mereka yang membenci-Nya lari dari hadapan-Nya.

Seperti asap ditiup, demikianlah mereka akan ditiup;

seperti lilin yang meleleh di hadapan api,

demikianlah orang fasik akan binasa di hadapan Allah.
Tetapi orang benar akan bersukacita di hadapan Allah,

mereka akan bersorak-sorai dan menari dengan gembira.

Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi nama-Nya;

buatlah jalan raya bagi Dia yang berkendara di atas awan-awan.

Bersukacitalah di dalam Tuhan, bersorak-sorailah di hadapan-Nya.
Bapa bagi anak yatim, pembela bagi janda,

demikianlah Allah di tempat kudus-Nya.

Allah memberi tempat tinggal bagi orang yang kesepian;

Ia memimpin para tawanan keluar menuju kebebasan:

tetapi para pemberontak harus tinggal di tanah yang kering.
Ketika Engkau keluar, ya Allah, di kepala umat-Mu,

ketika Engkau berbaris melintasi padang gurun, bumi bergetar:

langit meleleh di hadapan Allah,

di hadapan Allah, Allah Israel.
Engkau mencurahkan, ya Allah, hujan yang melimpah:

ketika umat-Mu kelaparan Engkau memberi mereka hidup baru.

Di sanalah umat-Mu menemukan tempat tinggal,

dipersiapkan dalam kebaikan-Mu, ya Allah, bagi orang miskin.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBiarlah Allah bangkit, biarlah musuh-musuh-Nya lari dari hadapan-Nya.

Antifon 2Allah kita adalah Allah yang menyelamatkan; Dia, Tuhan, memegang kunci-kunci maut.

II
Tuhan memberi firman kepada para pembawa kabar baik:

“Yang Mahakuasa telah mengalahkan pasukan yang tak terhitung jumlahnya

dan raja-raja serta pasukan-pasukan sedang melarikan diri, melarikan diri

sementara kamu beristirahat di antara kandang domba.”
Di rumah para wanita sudah berbagi rampasan.

Mereka ditutupi perak seperti sayap merpati,

bulu-bulunya berkilauan dengan emas yang bersinar

dan permata berkilauan seperti salju di Gunung Zalmon.
Gunung-gunung Basan adalah gunung-gunung yang perkasa;

gunung-gunung yang tinggi puncaknya adalah gunung-gunung Basan.

Mengapa kamu memandang dengan iri, hai gunung-gunung yang tinggi puncaknya,

pada gunung tempat Allah telah memilih untuk berdiam?

Di sanalah Tuhan akan berdiam selama-lamanya.
Kereta-kereta Allah adalah ribuan kali ribuan.

Tuhan telah datang dari Sinai ke tempat kudus.

Engkau telah naik ke tempat tinggi; Engkau telah membawa tawanan,

menerima manusia sebagai upeti, ya Allah,

bahkan mereka yang memberontak, ke dalam kediaman-Mu, ya Tuhan.
Terpujilah Tuhan hari demi hari.

Ia menanggung beban kita, Allah penyelamat kita.

Allah kita ini adalah Allah yang menyelamatkan.

Tuhan Allah kita memegang kunci-kunci maut.

Dan Allah akan memukul kepala musuh-musuh-Nya,

mahkota mereka yang bertekun dalam dosa-dosa mereka.
Tuhan berkata: “Aku akan membawa mereka kembali dari Basan;

Aku akan membawa mereka kembali dari kedalaman laut.

Maka kakimu akan menginjak darah mereka

dan lidah anjing-anjingmu akan mengambil bagian mereka dari musuh.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAllah kita adalah Allah yang menyelamatkan; Dia, Tuhan, memegang kunci-kunci maut.

Antifon 3Kerajaan-kerajaan bumi, nyanyikanlah pujian bagi Allah, bermazmurlah untuk menghormati Tuhan.

III
Mereka melihat prosesi khidmat-Mu, ya Allah,

prosesi Allahku, Rajaku, ke tempat kudus:

para penyanyi di depan, para musisi di belakang,

di antara mereka, gadis-gadis membunyikan rebana mereka.
“Dalam perkumpulan-perkumpulan meriah, pujilah Tuhan;

pujilah Allah, hai kamu sekalian anak-anak Israel.”

Di sana ada Benyamin, yang terkecil dari suku-suku, di depan,

para pangeran Yehuda, kerumunan yang perkasa,

para pangeran Zebulon, para pangeran Naftali.
Tunjukkanlah, ya Allah, tunjukkanlah kekuatan-Mu,

kekuatan-Mu, ya Allah, yang telah Engkau tunjukkan bagi kami.

Demi bait-Mu yang tinggi di Yerusalem

semoga raja-raja datang kepada-Mu membawa upeti mereka.
Ancamlah binatang buas yang tinggal di alang-alang,

gerombolan orang-orang perkasa dan para penguasa bangsa-bangsa.

Biarlah mereka membungkuk menawarkan perak.

Sebarkanlah bangsa-bangsa yang senang berperang.

Para pangeran akan datang dari Mesir:

Etiopia akan mengulurkan tangannya kepada Allah.
Kerajaan-kerajaan bumi, bernyanyilah bagi Allah, pujilah Tuhan

yang berkendara di atas langit, langit purba.

Ia mengguntur dengan suara-Nya, suara-Nya yang perkasa.

Marilah, akuilah kuasa Allah.
Kemuliaan-Nya ada pada Israel; kekuatan-Nya ada di langit.

Allah harus ditakuti di tempat kudus-Nya.

Ia adalah Tuhan, Allah Israel.

Ia memberi kekuatan dan kuasa kepada umat-Nya.
Terpujilah Allah!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus Kristus, Raja alam semesta, Engkau telah memberi kami sukacita dalam santapan kudus-Mu. Tolonglah kami untuk memahami makna kematian-Mu dan untuk mengakui Engkau sebagai penakluk maut yang duduk di sebelah kanan Bapa.

AntifonKerajaan-kerajaan bumi, nyanyikanlah pujian bagi Allah, bermazmurlah untuk menghormati Tuhan.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan firman Allah dan suara publik Gereja.
Engkau akan mendengar firman dari mulut-Ku.

℟ Engkau akan memberitahukan kepada orang lain apa yang telah Kukatakan.
Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Siapkanlah jalan bagi Tuhan.

℟ Luruskanlah jalan bagi Allah kita.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 30:27-33; 31:4-9

Yerusalem diselamatkan dari Asyur
Lihatlah, nama Tuhan datang dari jauh,
murka-Nya menyala-nyala, dan gemuruh-Nya dahsyat;
bibir-Nya penuh kegeraman
dan lidah-Nya seperti api yang menghanguskan.
Napas-Nya seperti sungai yang meluap,
yang mencapai leher,
untuk mengayak bangsa-bangsa dengan ayakan kebinasaan,
dan memasang kekang penyesat pada rahang suku-suku bangsa.
Kamu akan menyanyikan nyanyian
seperti pada malam perayaan yang kudus,
dan hatimu akan bersukacita
seperti orang yang berjalan diiringi suling
menuju gunung Tuhan,
ke Gunung Batu Israel.
Tuhan akan memperdengarkan
suara-Nya yang mulia
dan memperlihatkan tangan-Nya yang menakutkan
dalam ancaman murka
dan nyala api yang menghanguskan,
dalam badai, hujan lebat, dan hujan batu.
Sebab oleh suara Tuhan Asyur akan gentar,
dipukul dengan tongkat.
Setiap pukulan tongkat hukuman
yang dijatuhkan Tuhan atasnya
akan diiringi rebana dan kecapi,
dan dalam peperangan yang dahsyat Ia akan mengalahkan mereka.
Sebab Tofet sudah lama disediakan,
disediakan, dalam dan lebar,
dengan api dan kayu berlimpah di tempat pembakarannya;
napas Tuhan seperti sungai belerang
menyalakannya.

Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku:
"Seperti singa dan anak singa mengaum
di atas mangsanya,
dan apabila sekumpulan gembala menghadangnya,
ia tidak gentar oleh teriakan mereka
dan tidak ciut oleh keramaian mereka,
demikianlah Tuhan semesta alam akan turun
untuk berperang di atas gunung Sion dan di atas bukitnya.
Seperti burung yang terbang berkepak-kepak,
demikianlah Tuhan semesta alam akan melindungi Yerusalem,
melindungi dan membebaskan,
menyayangi dan menyelamatkan."
Kembalilah kepada Dia yang telah kamu tinggalkan sama sekali,
hai anak-anak Israel.
Sebab pada hari itu setiap orang akan membuang
berhala-berhala peraknya dan berhala-berhala emasnya,
yang dibuat oleh tanganmu sendiri sebagai dosa;
Asyur akan rebah oleh pedang yang bukan pedang manusia,
dan pedang yang bukan pedang insan akan memakannya;
ia akan melarikan diri dari hadapan pedang,
dan orang-orang mudanya akan menjadi pekerja rodi.
Kekuatannya akan lenyap karena ketakutan,
dan para pemimpinnya akan gentar melihat panji-panji,
demikianlah firman Tuhan, yang api-Nya ada di Sion,
dan dapur perapian-Nya di Yerusalem.

Responsorium Yes 31:4-5; 30:29

Tuhan semesta alam akan turun ke atas gunung Sion:

℟ Seperti burung yang terbang berkepak-kepak, demikianlah Tuhan akan melindungi Yerusalem, menyayangi dan menyelamatkan.
Kamu akan menyanyikan nyanyian seperti pada malam perayaan yang kudus, dan hatimu akan bersukacita.

℟ Seperti burung yang terbang berkepak-kepak, demikianlah Tuhan akan melindungi Yerusalem, menyayangi dan menyelamatkan.
Bacaan Kedua

Dari Buku Mengikuti Jejak Kristus

(Lib. 2, cap. 2-3)

Tentang kerendahan hati dan damai
Janganlah terlalu kaupikirkan siapa yang memihak kepadamu atau melawan engkau; tetapi usahakanlah dan perhatikanlah supaya Allah menyertai engkau dalam segala hal yang kaulakukan.

Milikilah hati nurani yang baik, maka Allah akan membela engkau dengan baik.

Sebab siapa yang hendak ditolong Allah, tidak dapat dirugikan oleh kejahatan siapa pun.

Jika engkau tahu berdiam diri dan menanggung derita, engkau pasti akan melihat pertolongan Tuhan.

Ia sendiri tahu waktu dan cara untuk membebaskan engkau, dan karena itu engkau harus menyerahkan diri kepada-Nya.

Allahlah yang menolong dan membebaskan dari segala kebingungan.

Sering kali sangat berguna, demi menjaga kerendahan hati yang lebih besar, bahwa orang lain mengetahui dan menegur kekurangan-kekurangan kita.

Apabila orang merendahkan diri karena kekurangan-kekurangannya, ia dengan mudah menenangkan orang lain dan dengan ringan memuaskan orang yang marah kepadanya.

Allah melindungi dan membebaskan orang yang rendah hati, Ia mengasihi dan menghibur orang yang rendah hati; kepada orang yang rendah hati Ia membungkuk, kepada orang yang rendah hati Ia menganugerahkan rahmat yang besar, dan sesudah perendahannya Ia mengangkatnya kepada kemuliaan.

Kepada orang yang rendah hati Ia menyingkapkan rahasia-rahasia-Nya, dan dengan lembut menarik serta mengundangnya kepada diri-Nya.

Orang yang rendah hati, setelah menerima penghinaan, tetap cukup tenang dalam damai, sebab ia berdiri dalam Allah dan bukan dalam dunia.

Janganlah menganggap dirimu telah maju sedikit pun, kecuali bila engkau merasa dirimu lebih rendah dari semua orang.

Pertama-tama peliharalah dirimu dalam damai, maka engkau akan dapat mendamaikan orang lain.

Orang yang cinta damai lebih berguna daripada orang yang sangat terpelajar.

Orang yang dikuasai nafsu bahkan menarik yang baik kepada yang jahat, dan mudah percaya akan yang jahat.

Orang baik yang cinta damai mengubah segala sesuatu menjadi baik.

Siapa yang sungguh berada dalam damai, tidak mencurigai siapa pun. Tetapi orang yang tidak puas dan gelisah hatinya digoncangkan oleh pelbagai kecurigaan: ia sendiri tidak tenang, dan tidak membiarkan orang lain tenang.

Ia sering mengatakan apa yang seharusnya tidak dikatakannya, dan melalaikan apa yang lebih berguna untuk dilakukannya.

Ia memperhatikan apa yang wajib dilakukan orang lain, dan mengabaikan apa yang wajib dilakukannya sendiri.

Maka pertama-tama bersemangatlah terhadap dirimu sendiri, barulah engkau dengan adil dapat bersemangat juga terhadap sesamamu.

Engkau pandai membela dan memoles perbuatanmu sendiri, tetapi tidak mau menerima alasan orang lain.

Lebih adil kiranya jika engkau menuduh dirimu sendiri dan membela saudaramu.

Jika engkau ingin ditanggung, tanggunglah juga orang lain.

Responsorium Mzm 25 (24):9-10; Za 7:9

Tuhan membimbing orang-orang yang lemah lembut dalam hukum, Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.

℟ Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya.
Laksanakanlah hukum yang benar, dan tunjukkanlah kasih setia dan belas kasihan, masing-masing kepada saudaranya.

℟ Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau telah menjadikan kami ciptaan baru melalui Putra-Mu yang tunggal. Pandanglah dengan rela karya belas kasih-Mu ini, dan pada kedatangan Putra-Mu bersihkanlah kami dari segala noda manusia lama. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Selasa III Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.

Mazmur 84 (85)

Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan,*
dan memulihkan nasib Yakub.

Engkau telah memaaafkan kesalahan umatMu,*
dan mengampuni segala dosa mereka.

Engkau telah menarik kembali rasa geramMu,*
dan meredakan nyala murkaMu.

Pulihkanlah kami, ya Allah penyelamat kami,*
dan hentikanlah rasa jengkel terhadap umatMu!

Untuk selamanyakah Engkau murka terhadap kami,*
dan melanjutkan amarahMu turun-temurun?

Tidak maukah Engkau menghidupkan kami kembali,*
sehingga umatMu bersukacita karena Engkau?

Perlihatkanlah kasih setiaMu, ya Tuhan,*
dan berilah kami keselamatanMu.

Aku mau mendengarkan firman Tuhan,*
Tuhan menjanjikan keselamatan kepada umatNya;

kepada orang yang dikasihiNya,*
yang kembali percaya kepadanya.

Sungguh, keselamatan Tuhan dekat pada orang yang takwa,*
dan kemuliaanNya diam di negeri kita.

Kasih dan kesetiaan akan bertemu,*
keadilan dan keselamatan akan berpelukan.

Kesetiaan akan tumbuh dari bumi,*
dan keadilan akan turun dari langit.

Tuhan akan mencurahkan hujan,*
dan tanah kita akan menghasilkan panenannya.

Keadilan akan berjalan di hadapanNya,*
dan keselamatan akan mengikuti jejakNya.

Antifon 1Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.

Antifon 2Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.

Yes 26,1-12

Kita mempunyai kota yang kuat,+
Tuhan mendirikan tembok dan benteng,*
untuk melindungi kita.

Bukalah pintu gerbang, agar masuklah bangsa yang jujur,*
bangsa yang tetap setia.

Tuhan, dengan teguh Engkau memelihara keselamatan,*
karena umatMu percaya padaMu.

Percayalah kepada Tuhan untuk selama-lamanya,*
sebab Tuhanlah wadas yang kekal.

Jalan orang jujur lurus,*
Engkau merintis jalan lurus baginya.

Biarpun Engkau menghakimi kami,+
kami berharap padaMu, ya Tuhan,*
dan memuji namaMu itulah hasrat hati kami.

Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam,*
dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.

Bila Engkau datang menghakimi bumi,*
para penduduk dunia mengalami keadilan.

Ya Tuhan, Engkau akan menganugerahkan keselamatan kepada kami,*
sebab Engkaulah yang menyelesaikan segala pekerjaan kami.

Antifon 2Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.

Antifon 3Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.

Mazmur 66 (67)

Semoga Allah mengasihani dan memberkati kita,*
semoga wajahNya berseri-seri kepada kita.

Ya Allah, semoga karyaMu dikenal di bumi,*
dan keselamatanMu di antara segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa bersorak gembira,+
sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil,*
dan menuntun segala bangsa di bumi.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Tanah telah memberi hasilnya,*
sebab Tuhan, Allah kita, telah memberkati kita.

Semoga Allah tetap memberkati kita,*
semoga seluruh bumi menjadi takwa.

Antifon 3Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.

Bacaan Singkat (Kej 49:10)

Tongkat kerajaan takkan mundur dari Yehuda, dan martabat raja takkan lenyap dari keturunannya, sampai pemegang haknya datang, dia yang dinantikan oleh para bangsa.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungTuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

Doa Permohonan

Allah, Bapa yang mahakuasa, berulang kali mengulurkan tangan untuk menyelamatkan umatNya. Marilah kita memohon kepadaNya: ℟.

℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.

Bermurahhatilah, ya Tuhan, agar kami menghasilkan buah pertobatan yang sejati,* untuk menerima kerajaanMu yang telah mendekat. ℟.

Persiapkanlah hati kami, ya Tuhan, untuk menerima kedatangan sabdaMu,* agar kemuliaanNya dinyatakan dalam diri kami. ℟.

Rendahkanlah gunung kesombongan kami,* timbunlah jurang kelemahan kami. ℟.

Runtuhkanlah tembok kebenciaan yang memecahbelahkan umat manusia,* dan bukalah jalan lebar bagi kerukunan dan damai. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan mahamurah, kabulkanlah permohonan kami dan bantulah kami dalam kesusahan. Semoga PuteraMu menghibur kami dengan kedatanganNya, agar kami sanggup berjuang melawan pengaruh manusia lama. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Selasa III Adven

SELASA — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Ier 23, 5)

Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman Tuhan, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Selasa III Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

Mazmur 118 (119),97-104

Betapa besar cintaku kepada hukumMu,*
aku merenungkannya sepanjang hari.

Aku menjadi lebih bijaksana dari pada musuhku,*
sebab perintahMu selalu ada padaku.

Aku lebih arif dari pada semua pengajarku,*
sebab aku merenungkan sabdaMu.

Aku lebih berbudi dari pada orang-orang tua,*
sebab aku berpegang pada perintahMu.

Aku tidak melangkahkan kaki ke jalan kejahatan,*
agar firmanMu tetap kupegang.

Aku tidak menyimpang dari ketetapanMu,*
sebab Engkaulah yang mengajar aku.

Betapa manisnya janjiMu bagiku,*
melebihi madu di mulutku.

Aku menimba pengertian dari titahMu,*
maka aku benci akan segala kebohongan.

Antifon 1Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

Antifon 2Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

Mazmur 73 (74) I

Ya Allah, mengapa Kaubuang kami untuk selamanya?*
Mengapa murkaMu bernyala terhadap domba gembalaanMu?

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala,+
yang Kautebus menjadi bangsa milik pusakaMu,*
ingatlah akan gunung Sion yang Kaudiami.

Pulihkanlah bangsaMu dari reruntuhan puing,*
tempat kudus telah dimusnakan musuh.

LawanMu berbuat huru-hara dalam rumahMu,*
dan memancangkan ratusan panji.

Mereka memasang api pada pintu gerbang,*
dan merusak ukiran-ukiran dengan kapak.

Mereka merobohkan semua pintu,*
dan menghancurkannya berkeping-keping dengan kapak dan beliung.

Mereka membumihanguskan rumahMu yang kudus,*
dan menajiskan kediamanMu.

Mereka berkata dalam hati,+
"Marilah kita basmi bangsa ini sekaligus,*
dan semua rumah ibadat di seluruh negeri".

Tiada mukjizat lagi bagi kami, tiada nabi,*
tak seorangpun tahu, masih berapa lama.

Ya Allah, masih berapa lama lawan itu menghina,*
dan musuh menghojat namaMu terus-menerus?

Mengapa Engkau menarik kembali tanganMu,*
mengapa Engkau berpangku tangan saja?

Ya Allah, hancurkanlah raja-raja dari timur,*
rebutlah kemenangan di Yerusalem.

Antifon 2Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

Antifon 3Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

Mazmur 73 (74) II

Engkaulah yang membelah laut dengan kekuasaanMu,*
dan memecahkan kepala naga di atas permukaan air.

Engkaulah yang meremukkan kepala-kepala Leviatan,*
dan menjadikanya mangsa binatang gurun pasir.

Engkaulah yang membuka mata air dan sungai,*
Engkaulah yang mengeringkan bengawan-bengawan purba.

MilikMulah siang, dan milikMulah malam,*
Engkaulah yang menempatkan bulan dan matahari.

Engkaulah yang menetapkan segala batas bumi,*
musim kemarau dan musim hujan Engkaulah yang membuatnya.

Ingatlah, musuh menghina Engkau, ya Tuhan,*
suatu bangsa yang dungu menghojat namaMu.

Jangan serahkan umatMu kepada binatang buas,*
jangan lupakan selamanya bangsaMu yang tertindas.

Ingatlah akan rumahMu, karena kotaMu diliputi kegelapan,*
dan seluruh negeri penuh kekerasan.

Jangan mengecewakan pengharapan orang tertindas,*
semoga orang yang miskin dan malang memuji namaMu.

Bangkitlah, Allah, belalah perkaraMu,*
ingatlah bahwa orang dungu menghina Engkau sepanjang hari.

Jangan melupakan teriakan para lawanMu,*
pekik para musuhMu yang makin meningkat.

Antifon 3Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

Bacaan singkat Ul 15,7-8

Andaikata salah seorang saudara yang tinggal di kota tempat kediamanmu jatuh miskin, maka janganlah kautegarkan hatimu dan jangan kaututup tanganmu terhadapnya. Tetapi bukalah tanganmu bagi saudaramu yang miskin, dan berilah pinjaman kepadanya sekadar keperluannya.

℣.Tuhan menyampaikan firmanNya kepada Yakub.℟.Ketetapan dan hukumNya kepada Israel.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau telah mewahyukan kepada Petrus rencanaMu untuk menyelamatkan bangsa-bangsa kafir. Semoga pekerjaan kami menyenangkan hatiMu dan berguna untuk memajukan rencana keselamatan yang telah Kautetapkan dalam cinta kasihMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Selasa III Adven

SELASA — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. Ez 34, 15-16)

Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring, demikianlah firman Tuhan Allah. Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Selasa III Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Tuhan melindungi umatNya

Mazmur 124 (125)

Orang yang percaya kepada Tuhan adalah seperti gunung Sion,*
tak tergoncangkan, teguh selama-lamanya.

Seperti gunung-gemunung mengelilingi Yerusalem,+
demikianpun Tuhan melindungi umatNya,*
sekarang dan selama-lamanya.

Orang berdosa takkan bertahan,+
menguasai tanah pusaka orang jujur,*
asal orang jujur tidak melakukan kejahatan.

Berbuatlah baik, ya Tuhan, kepada orang baik,*
dan kepada orang yang tulus hati.

Tetapi orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit,+
hendaknya dienyahkan Tuhan,*
bersama orang yang melakukan kejahatan.

Antifon 1Tuhan melindungi umatNya

Antifon 2Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.

Mazmur 130 (131)

Tuhan, hatiku tidak angkuh,*
dan mataku tidak memandang dengan sombong.

Aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu muluk,*
yang melampaui kemampuanku.

Tetap aku berusaha, agar hatiku tenang dan tenteram,+
seperti bayi di pangkuan ibunya,*
seperti bayilah ketenangan jiwaku.

Berharaplah akan Tuhan, hai Israel,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.

Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Bacaan Singkat (1Kor 1:7b-9)

Kita menantikan penampakkan Tuhan kita Yesus Kristus. Dia akan meneguhkan kita sampai kesudahan, agar kita tidak bercela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus. Sungguh setia Allah yang telah memanggil kita kepada persekutuan dengan PuteraNya.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon KidungHatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungHatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

Doa Permohonan

Sabda kekal menjadi manusia lemah dan menunjukkan kepada kita jalan baru menuju kediaman Allah yang kudus. Marilah kita mohon dengan rendah hati: ℟.

℟. Datanglah dan selamatkanlah kami, ya Tuhan.

Ya Allah, dalam diriMu kami hidup, bergerak dan ada,* datanglah dan nyatakanlah bahwa kami puteraMu. ℟.

Engkau tidak jauh dari kami masing-masing,* tunjukkanlah diriMu segera kepada mereka yang mencari Engkau. ℟.

Bapa kaum miskin dan penghibur orang yang bersusah,* bebaskanlah para tawanan dan hiburlah yang bersedih hati. ℟.

Engkau membenci kematian dan mencintai kehidupan,* bebaskanlah kami dan semua arwah dari kematian kekal. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan mahamurah, kabulkanlah permohonan kami dan bantulah kami dalam kesusahan. Semoga PuteraMu menghibur kami dengan kedatanganNya, agar kami sanggup berjuang melawan pengaruh manusia lama. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Selasa III Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Beato Charles Steeb

Pengaku Iman · 1773-1856

Beato Charles Steeb lahir pada 18 Desember 1773 dari keluarga Protestan yang fanatik. Saat remaja Charles sempat belajar sebentar di Paris Perancis, namun harus mengungsi ke Italia saat Revolusi Perancis meletus. Di Italia Charles melanjutkan studinya di kota Verona. Di kota kelahiran santo Petrus dari Verona ini, Charles bersahabat dengan para imam dan para awam katolik yang saleh. Pola hidup kudus dari para sahabat barunya sangat menyentuh hati pemuda protestan ini. Sampai suatu hari, ia memutuskan untuk menjadi seorang Katolik dan masuk seminari.

Meski kedua orangtuanya sangat marah dan tidak lagi mengakuinya sebagai anak, Charles tetap setia pada iman katolik dan cita-citanya untuk mejadi seorang imam. Setelah menyelesaikan studinya, Ia kemudian ditahbiskan menjadi imam dan ditugaskan untuk melayani orang sakit di Verona. Sambil melayani umat, Charles juga melanjutkan studinya dengan belajar hukum Gereja dan hukum perdata di Pavia Italia.

Bersama Beata Luigia Poloni, Charles mendirikan sebuah konggregasi Susteran yang disebut konggregasi Sisters of Mercy dari Verona, yang berkaul untuk membantu orang-orang sakit, para fakir miskin, anak-anak terlantar dan orang-orang Jompo. Konggregasi ini sekarang telah membuka biara di Italia, Jerman, Portugal, Albania, Tanzania, Angola, Burundi, Argentina, Brazil, dan Chile.

Charles Steeb tutup usia pada tahun 1856 di Verona Italia. Ia dinyatakan sebagai Venerabilis pada tanggal 19 November 1970 oleh Paus Paulus VI, dan dibeatifikasi pada tanggal 6 Juli 1975 oleh Paus yang sama.

Arti nama

Berasal dari nama Jermanik “Karl” yang berarti "Laki-laki / Jantan / Perkasa".

Santa Kristiana

Pengaku Iman

Asal mula Agama Kristen di Kerajaan Georgia, Iberia, Sovyet Selatan tidak begitu jelas. Namun permulaan pewartaan Injil di sana dibeberkan oleh Rufinus dalam sebuah tulisannya yang kemudian menjadi tradisi negeri itu. Konon pada permulaan abad ke-4, seorang gadis yang tidak dikenal namanya diseret ke muka pengadilan dan dipenjarakan di kota itu. Ketika ditanyai oleh hakim, dengan tenang tetapi tegas ia memperkenalkan diri sebagai penganut agama Kristen yang mengakui Kristus sebagai Allah. Di kota itu ia memang terkenal sebagai orang yang saleh, bersahaja hidupnya dan murni kepribadiannya. Ia banyak berdoa.

Cara hidupnya itu sangat menarik simpati masyarakat. Banyak orang datang kepadanya untuk meminta bimbingan. Pada suatu hari seorang ibu datang kepadanya dengan membawa serta bayinya yang sedang sakit untuk didoakan. Kristiana menutupi bayi itu dengan mantelnya yang kusam, lalu ia berdoa sambil menyebut-nyebut nama Yesus; ia kemudian menyerahkan kembali bayi itu kepada ibunya dalam keadaan sudah sembuh. Berita tentang peristiwa ini menggegerkan segenap penduduk kota itu. Ratu Iberia sendiri kebetulan juga sedang sakit; ia pergi kepada Kristiana untuk didoakan kesembuhannya. Ternyata sang ratu pun disembuhkan. Ketika ratu memberikan hadiah kepadanya sebagai ungkapan syukur dan terima kasih, Kristiana berkata: "Penyembuhan atas diri ratu bukanlah perbuatan saya melainkan karya Tuhanku Yesus. Ia adalah Putera Allah yang menciptakan dunia ini." Kepada ratu, Kristiana menekankan bahwa Yesus dapat menyembuhkan semua penyakit bahkan yang paling parah pun dapat disembuhkanNya apabila kita percaya kepada-Nya. Hal itu disampaikan kepada raja, dan raja benar-benar heran akan peristiwa penyembuhan permaisurinya. Pada suatu hari raja tersesat di dalam hutan sewaktu berburu; dalam kebingungan, ia berkata dalam hati: "Kalau Yesus betul-betul Allah dan mau menunjukkan jalan bagiku maka saya akan percaya kepada-Nya." Dalam sekejap raja menemukan jalan keluar dari ketersesatannya. Sejak itu ia bersama permaisurinya bertobat dan menjadi Kristen.

Gadis tak dikenal namanya itu kemudian dinamakan masyarakat setempat Nino. Dalam buku para Martir Roma, ia disebut Kristiana. Sang Raja dengan isterinya minta diajari agama oleh Nino. Maka Nino pun bebas mengajar agama ke mana-mana. Ia bahkan diizinkan mendirikan gereja. Kata cerita, ketika gereja itu sedang dibangun, ada kesukaran mengangkat pilar besar. Tetapi kemudian ada mukjizat: di hadapan orang banyak, pilar itu bergerak sendiri ke arah yang benar. Raja mengirim utusan ke Kaisar Konstantinus, minta supaya dikirim uskup dan imam-imam ke sana untuk mengajar agama. Rufinus mengarang cerita ini berdasarkan sumber dari putera raja sendiri: Bakur, yang ia jumpai di Palestina pada permulaan abad ke-5. Dan cerita itu kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa: Yunani, Syria, Armenia, Arab, dll.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari