Doa Katolik
Peringatan Wajib

S. Yohanes dari Salib

Senin, 14 Desember 2037· Putih · Pekan Psalterium III
14 Desember 2037

Bacaan Misa

S. Yohanes dari Salib
Bacaan Pertama

Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN--keadilan kita. Sebab itu, demikianlah firman TUHAN, sesungguhnya, waktunya akan datang, bahwa orang tidak lagi mengatakan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir!, melainkan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun dan membawa pulang keturunan kaum Israel keluar dari tanah utara dan dari segala negeri ke mana Ia telah menceraiberaikan mereka!, maka mereka akan tinggal di tanahnya sendiri."

Mazmur Tanggapan

Dari Salomo. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja!
Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong;
ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin.
Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang melakukan perbuatan yang ajaib seorang diri!
Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama-lamanya, dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi. Amin, ya amin.

Bacaan Injil

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,

Invitatorium

S. Yohanes dari Salib

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, sumber kebijaksanaan.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, sumber kebijaksanaan.

Ibadat Bacaan

S. Yohanes dari Salib

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sabda yang luhur, Engkau datang,
terang yang terbit dari Bapa,
yang lahir untuk menolong dunia
pada perjalanan waktu yang menurun:

Terangilah kini hati kami
dan bakarlah dengan cinta-Mu;
oleh warta yang telah kami dengar
semoga akhirnya terusir segala yang menyesatkan.

Dan bila kelak Engkau hadir sebagai Hakim
untuk menyelidiki perbuatan hati,
membalas setimpal segala yang tersembunyi
dan memberi kerajaan kepada orang benar atas kebaikannya,

Janganlah akhirnya kami disesakkan oleh hukuman
menurut beratnya kesalahan,
melainkan bersama para kudus
jadilah kami warga surga untuk selamanya.

Kristus, Raja yang mahabaik,
bagi-Mu dan bagi Bapa kemuliaan,
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala abad. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Allah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Mazmur 49 (50)

Kasih sejati kepada Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).

I
Allah segala allah, Tuhan,

telah berfirman dan memanggil bumi,

dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.

Dari Sion, keindahan yang sempurna, Ia bersinar.
Allah kita datang, Ia tidak berdiam diri lagi.

Di hadapan-Nya api melahap,

di sekeliling-Nya badai mengamuk.

Ia memanggil langit dan bumi

untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Kumpulkanlah di hadapan-Ku umat-Ku

yang telah mengikat perjanjian dengan-Ku dengan kurban.”

Langit memberitakan keadilan-Nya,

sebab Allah sendiri adalah Hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAllah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Antifon 2Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

II
“Dengarlah, hai umat-Ku, Aku akan berbicara;

Israel, Aku akan bersaksi melawan engkau,

sebab Akulah Allah, Allahmu.

Aku menuduh engkau, mengajukan tuduhan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,

persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.

Aku tidak meminta lebih banyak lembu jantan dari peternakanmu,

ataupun kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang di hutan,

ribuan binatang di bukit-bukit-Ku.

Aku mengenal semua burung di langit,

segala yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Sekiranya Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,

sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.

Apakah engkau berpikir Aku makan daging lembu,

atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah

dan penuhilah nazar-nazar yang kauikrarkan kepada-Nya.

Panggillah Aku pada hari kesesakan.

Aku akan membebaskan engkau dan engkau akan memuliakan Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPersembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

Antifon 3Aku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:
“Tetapi bagaimana engkau dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku

dan menyebut perjanjian-Ku di bibirmu,

engkau yang membenci hukum-Ku

dan membuang firman-Ku ke angin,
engkau yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;

yang bersekutu dengan pezina,

yang melampiaskan mulutmu untuk kejahatan

dan lidahmu merencanakan kejahatan,
engkau yang duduk dan memfitnah saudaramu

dan mencemarkan nama anak ibumu sendiri.

Engkau melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?

Apakah engkau berpikir bahwa Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, hai kamu yang tidak pernah memikirkan Allah,

supaya Aku tidak menangkapmu dan engkau tidak dapat melarikan diri;

kurban syukur memuliakan Aku

dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang jujur.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, terimalah kami sebagai kurban pujian, agar kami dapat menjalani hidup tanpa beban dosa, berjalan di jalan keselamatan, dan senantiasa bersyukur kepada-Mu.

AntifonAku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan.

℟ Dan berilah kami keselamatan-Mu.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 30:18-26

Kebahagiaan yang akan datang dijanjikan
Tuhan menanti-nantikan saatnya untuk mengasihani kamu,
dan sebab itu Ia akan bangkit untuk menyayangi kamu,
sebab Tuhan adalah Allah yang adil;
berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia.
Sebab, hai bangsa di Sion yang diam di Yerusalem,
engkau tidak akan terus menangis:
Ia pasti mengasihani engkau apabila engkau berseru;
begitu mendengar, Ia akan menjawab engkau.
Tuhan akan memberi kamu
roti kesesakan dan air kesengsaraan,
tetapi Pengajarmu tidak akan menyembunyikan diri lagi darimu;
matamu akan melihat Pengajarmu,
dan telingamu akan mendengar perkataan dari belakangmu yang memperingatkan:
"Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya,"
entah kamu menyimpang ke kanan atau ke kiri.

Engkau akan menajiskan patung-patung ukiranmu yang berlapis perak
dan patung-patung tuanganmu yang bersalut emas;
engkau akan membuangnya seperti kain cemar:
"Keluar!" katamu kepadanya.
Ia akan memberi hujan bagi benihmu
yang kautaburkan di ladang,
dan roti hasil tanah akan berlimpah-limpah dan lezat;
pada hari itu ternakmu akan digembalakan,
anak domba di padang rumput yang luas,
dan sapi-sapi serta keledai-keledaimu yang mengerjakan tanah
akan memakan makanan campuran
yang telah ditampi dengan sekop dan penampi.
Di atas setiap gunung yang tinggi
dan di atas setiap bukit yang menjulang
akan ada sungai-sungai yang mengalirkan air
pada hari pembunuhan besar-besaran,
apabila menara-menara runtuh.
Terang bulan akan seperti terang matahari,
dan terang matahari akan tujuh kali lipat
seperti terang tujuh hari,
pada hari Tuhan membalut luka umat-Nya
dan menyembuhkan bekas pukulan yang menimpanya.

Responsorium Bdk. Yes 30:26, 18; Mzm 27 (26):14

Pada hari itu Tuhan akan membalut luka umat-Nya, dan Allah yang adil akan menyembuhkan bekas pukulan yang menimpanya:

℟ Berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia.
Nantikanlah Tuhan, bertindaklah dengan perkasa, hendaklah hatimu kuat, dan nantikanlah Tuhan.

℟ Berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia.
Bacaan Kedua

Dari Risalah Wilhelmus, abas biara Santo Theodorikus, tentang Memandang Allah

(Nn. 9-11: SCh 61, 90-96)

Ia telah lebih dahulu mengasihi kita
Sungguh, hanya Engkaulah Tuhan; bagi-Mu berkuasa atas kami berarti menyelamatkan kami; dan bagi kami, mengabdi kepada-Mu tidak lain adalah diselamatkan oleh-Mu.

Sebab apakah keselamatan-Mu, ya Tuhan, yang empunya keselamatan, dan apakah berkat-Mu atas umat-Mu, kalau bukan bahwa kami menerima dari-Mu kemampuan untuk mengasihi Engkau atau dikasihi oleh-Mu?

Karena itu, ya Tuhan, Engkau menghendaki Putra tangan kanan-Mu, manusia yang Kauteguhkan bagi diri-Mu, disebut Yesus, yakni Penyelamat, sebab Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka, dan tidak ada orang lain yang padanya terdapat keselamatan; Dialah yang mengajar kita mengasihi-Nya, ketika Ia lebih dahulu mengasihi kita sampai mati di kayu salib; dengan mengasihi dan mencintai, Ia membangkitkan kita untuk mengasihi Dia, yang lebih dahulu mengasihi kita sampai kesudahannya.

Dan sungguh, demikianlah adanya: Engkau lebih dahulu mengasihi kami, supaya kami mengasihi Engkau; bukan karena Engkau membutuhkan kasih kami, melainkan karena kami tidak dapat menjadi seperti yang Kaumaksudkan ketika menciptakan kami, kecuali dengan mengasihi Engkau.

Karena itu, setelah pada zaman dahulu berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang dengan perantaraan para nabi, pada akhir zaman ini Engkau berbicara kepada kami dengan perantaraan Putra, Sabda-Mu, yang olehnya langit diteguhkan, dan oleh napas mulut-Nya segala tentaranya.

Berbicara-Mu dalam Putra-Mu tidak lain adalah menempatkan di bawah terang matahari, yaitu secara nyata, betapa dan bagaimana Engkau mengasihi kami, Engkau yang tidak menyayangkan Putra-Mu sendiri, melainkan menyerahkan-Nya bagi kami semua; Dia pun mengasihi kami dan menyerahkan diri-Nya bagi kami.

Inilah Sabda-Mu kepada kami, ya Tuhan, inilah firman yang mahakuasa: Dia yang, ketika segala sesuatu diliputi keheningan tengah malam, yakni kesesatan yang dalam, datang dari takhta kerajaan sebagai penakluk kesesatan yang perkasa dan pembawa kasih yang lembut.

Dan segala yang dilakukan-Nya, segala yang dikatakan-Nya di bumi, sampai pada cercaan, sampai pada ludah dan tamparan, sampai pada salib dan kubur, tidak lain adalah berbicara-Mu kepada kami dalam Putra: menggerakkan kami dengan kasih-Mu, dan membangkitkan kasih kami kepada-Mu.

Sebab Engkau tahu, ya Allah, pencipta jiwa-jiwa, bahwa dalam jiwa anak-anak manusia kasih sayang itu tidak dapat dipaksakan, melainkan harus dibangkitkan. Dan juga karena di mana ada paksaan, di situ tidak ada lagi kebebasan; di mana tidak ada kebebasan, tidak ada pula keadilan.

Jadi Engkau menghendaki agar kami mengasihi Engkau, kami yang tidak dapat diselamatkan dengan adil kecuali jika kami mengasihi Engkau; dan kami tidak dapat mengasihi Engkau, kecuali jika kasih itu berasal dari-Mu. Maka, ya Tuhan, sebagaimana dikatakan oleh Rasul kasih-Mu, dan sebagaimana sudah kami katakan, Engkau lebih dahulu mengasihi kami; dan Engkau lebih dahulu mengasihi semua orang yang mengasihi Engkau.

Tetapi kami mengasihi Engkau dengan kasih sayang yang Engkau tanamkan dalam diri kami. Dan kasih-Mu adalah kebaikan-Mu, ya Engkau yang mahabaik dan kebaikan tertinggi, yaitu Roh Kudus yang berasal dari Bapa dan Putra; sejak awal penciptaan Ia melayang-layang di atas air, yaitu di atas budi anak-anak manusia yang terombang-ambing, menawarkan diri kepada semua, menarik segala sesuatu kepada diri-Nya, dengan mengilhami dan menghembuskan, menjauhkan yang merugikan, menyediakan yang berguna, mempersatukan Allah dengan kita dan kita dengan Allah.

Responsorium Yes 54:10

Kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu, dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang;

℟ Semua anakmu akan menjadi murid Tuhan, dan besarlah kesejahteraan anak-anakmu.
Akulah Tuhan, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.

℟ Semua anakmu akan menjadi murid Tuhan, dan besarlah kesejahteraan anak-anakmu.

Doa Penutup

Kami mohon, ya Tuhan, condongkanlah telinga belas kasih-Mu kepada suara kami, dan terangilah kegelapan hati kami dengan rahmat Putra-Mu yang datang mengunjungi kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

S. Yohanes dari Salib

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Guru abadi Kristus Tuhan kami
Satu-satunya guru bijaksana
Yang menyampaikan sabda kehidupan
Kepada insan.

Dengarkan kami Gembala sejati
S'moga Gereja Kauberi cahaya
Supaya rela menyiarkan warta
Kabar gembira.

Kauberi kami pujangga teruji
Yang menerangi budi serta hati
Supaya kami lebih menyelami
Kasih ilahi.

Semoga ia yang kini berpesta
Menghantar kami ke hidup yang suci
Hingga akhirnya kami bahagia
Di alam baka. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

Mazmur 83 (84)

Betapa menyenangkan kediamanMu,*
ya Tuhan semesta alam!

Hatiku rindu mendambakan pelataran rumah Tuhan,*
jiwa ragaku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

Bahkan burung pipit mendapat tempat,*
dan burung layang-layang bersarang di rumahMu.

Mereka meletakkan anak-anaknya dekat mezbahMu,*
yan Tuhan semesta alam, rajaku dan Allahku.

Berbahagialah orang yang diam di rumahMu,*
yang selalu memuji Engkau.

Berbahagialah orang yang menimba kekuatan dari padaMu,*
yang suka berziarah ke rumahMu.

Lembah kering yang mereka lintasi,*
berubah menjadi sumber air berkat hujan pertama.

Mereka berjalan dari kota ke kota,*
hendak menghadap Allah di gunung Sion.

Tuhan, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku,*
condongkanlah telingaMu, ya Allah Yakub.

Lihatlah, ya Allah, raja agung,*
pandanglah raja yang Kauurapi.

Lebih baik satu hari di pelataranMu,*
dari pada seribu hari di tempat lain.

Lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allah,*
dari pada diam di rumah orang berdosa.

Sebab Tuhan Allah adalah raja yang agung dan murah hati,*
Ia memberikan kasih dan kemuliaan.

Tuhan menganugerahkan kebahagiaan,*
kepada orang yang hidup tanpa cela.

Tuhan semesta alam,*
berbahagialah orang yang percaya kepadaMu.

Antifon 1Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

Antifon 2Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

Yes 2,2-5

Pada akhir zaman, gunung Tuhan akan berdiri kokoh kuat,+
di antara puncak gunung-gemunung,*
dan menjulang tinggi di atas semua bukit.

Semua bangsa akan mengalir ke sana,*
dan banyak kaum akan datang seraya berkata:

"Mari kita berziarah ke gunung Tuhan,*
naik ke rumah Allah Yakub.

Semoga Ia menunjukkan jalanNya kepada kita,*
dan kita akan mengikuti bimbinganNya".

Sebab dari gunung Sion lahirlah hukum,*
dan dari Yerusalem sabda Tuhan.

Tuhan akan menguasai semua bangsa,*
dan menghakimi sekalian rakyat.

Mereka akan menempa pedangnya menjadi cangkul,*
dan tombaknya menjadi sabit.

Bangsa yang satu takkan menghunus pedang lawan bangsa yang lain,*
dan mereka takkan lagi mengadakan latihan perang.

Hai keluarga Yakub, datanglah ke mari,*
marilah kita hidup dalam cahaya Tuhan.

Antifon 2Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

Antifon 3Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Mazmur 95 (96)

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan!+
Bernyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!*
Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Kabarkanlah setiap hari keselamatan Tuhan,+
ceritakanlah kemuliaanNya di antara bangsa-bangsa,*
dan karyaNya yang agung di antara segala suku.

Sebab Tuhan mahaagung dan sangat terpuji,+
Ia dahsyat melebihi segala dewata!*
Sebab dewa-dewa para bangsa sesunggguhnya tidak ada.

Tuhan yang menciptakan langit,+
agung dan semaraklah Ia,*
kekuatan dan kemuliaan memenuhi rumahNya yang kudus.

Sampaikanlah kepada Tuhan, hai segala suku bangsa,+
sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa,*
serukanlah namaNya yang mulia.

Bawalah persembahan, masuklah di pelataran rumahNya,+
bersembahsujudlah kepada hadiratNya,*
gemetarlah di hadapan Tuhan, hai seluruh bumi.

Katakanlah di antara para bangsa: "Tuhanlah raja!+
Ia meneguhkan jagat, tak tergoyangkan,*
Ia menghakimi para bangsa dengan adil".

Bersukalah langit, bergembiralah bumi!*
Bergemuruhlah lautan beserta isinya!

Bersoraklah ladang dan segala tumbuhannya,*
bergembiralah segala pohon di hutan.

Bersukarialah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang,*
Ia datang menghakimi dunia.

Ia akan menghakimi dunia dengan adil,*
dan para bangsa dengan tepat.

Antifon 3Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Bacaan Singkat (Keb 7,13-14)

Aku telah mempelajari kebijaksanaan dengan tulus ikhlas dan mewartakannya dengan rela hati. Keluhurannya tidak kusembunyikan. Sebab kebijaksanaan itu amat berharga bagi manusia, dan orang yang memperolehnya menjadi sahabat Allah.

Lagu Singkat

℣.Kebijaksanaan orang suci,* Dikenangkan turun-temurun.℟.Kebijaksanaan.℣.Nama mereka harum selamanya.℟.Dikenangkan turun-temurun.℣.Kemuliaan.℟.Kebijaksanaan.

Antifon KidungOrang bijaksana akan bersemarak, cemerlang laksana matahari, dan guru kebenaran akan berseri, kilau-kemilau laksana bintang abadi.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungOrang bijaksana akan bersemarak, cemerlang laksana matahari, dan guru kebenaran akan berseri, kilau-kemilau laksana bintang abadi.

Doa Permohonan

Kristus, gembala yang baik, telah menyerahkan nyawa bagi domba-dombaNya. Marilah kita memuji Dia dan berdoa:

℟. Gembalakanlah umatMu, ya Tuhan.

Kristus, Engkau menunjukkan belaskasihan dan cintaMu melalui gembala-gembala umatMu,* janganlah berhenti berbelaskasih terhadap kami melalui usaha mereka. ℟.

Kristus, Engkau melanjutkan tugas penggembalaan umat dalam diri wakil-wakilMu,* semoga Engkau sendiri memimpin kami dengan perantaraan mereka. ℟.

Kristus, Engkau merawat jiwa raga kami dengan perantaraan para kudus yang memimpin umatMu,* semoga Engkau selalu menghidupkan dan menguduskan kami. ℟.

Kristus, Engkau mendidik kawananMu dengan kebijaksaan dan cinta kasih para kudusMu,* teguhkanlah kami selalu dalam kesucian berkat usaha para gembala kami. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan kepada Imam Santo Yohanes dedikasi yang luar biasa untuk penyangkalan diri yang sempurna dan kasih akan Salib, berilah kiranya, dengan meneladaninya dengan cermat setiap saat, kami dapat datang untuk merenungkan kemuliaan-Mu secara kekal. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Sebelum Tengah Hari

S. Yohanes dari Salib

SENIN — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Cf. Is 10, 20-21)

Tetapi pada waktu itu sisa orang Israel dan orang yang terluput di antara kaum keturunan Yakub, tidak akan bersandar lagi kepada yang mengalahkannya, tetapi akan bersandar kepada Tuhan, Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tetap setia. Suatu sisa akan kembali, sisa Yakub akan bertobat di hadapan Allah yang perkasa.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

S. Yohanes dari Salib

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Mazmur 118 (119),89-96

Ya Tuhan, firmanMu bertahan selama-lamanya,*
tetap teguh melebihi surga.

KesetiaanMu berlaku turun-temurun,*
kokoh kuat melebihi bumi.

Firman dan kesetiaanMu tetap bertahan,*
segala-galanya mengabdi kepadaMu.

Sekiranya hukumMu bukan kesayanganku,*
niscaya aku binasa dalam sengsaraku.

Untuk selamanya aku takkan melupakan sabdaMu,*
sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

MilikMulah aku, maka selamatkan daku,*
sebab aku selalu mengindahkan perintahMu.

Orang berdosa mengikhtiarkan kebinasaanku,*
tetapi aku memperhatikan ketetapanMu.

Kulihat segala kesempurnaan ada batasnya,*
tetapi perintahMu sempurna tanpa batas.

Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Mazmur 70 (71) I

Padamu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sekali-kali aku dikecewakan.

Bebaskan dan belalah aku, karena Engkau adil,*
dengarkan dan selamatkanlah aku!

Jadilah bagiku tempat berteduh,+
gua perlindungan yang aman,*
sebab Engkaulah kekuatan dan pertahananku.

Ya Allah, luputkanlah aku dari tangan orang berdosa,*
dari cengkeraman orang lalim dan bengis

Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,*
kepercayaanku sejak masa mudaku.

KepadaMulah aku bertopang sejak dikandung ibuku,+
sejak aku lahir Engkaulah kekuatanku,*
Engkau selalu kupuji.

Bagi banyak orang aku menjadi sasaran serangan,*
tetapi Engkaulah tempat perlindunganku yang aman.

Aku selalu menyanyikan pujian kepadamu,*
memuliakan Dikau sepanjang hari.

Janganlah menolak aku pada masa tuaku,*
jangan tinggalkan daku, bila kekuatanku surut.

Sebab musuhku sudah bersekongkol melawan daku,*
orang yang mengincar nyawaku berunding bersama:

"Allah telah meninggalkan dia,*
kejar dan tangkaplah dia, sebab tak ada pembelanya".

Ya Allah, janganlah jauh dari padaku,*
Allahku, segeralah menolong aku!

Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Mazmur 70 (71) II

Tuhan, aku selalu berharap padaMu,*
dan meningkatkan pujianMu.

Aku menceritakan keadilanMu sepanjang hari,*
mewartakan karya keselamatanMu yang tak terduga.

Aku datang ke rumah Allah yang megah,*
untuk mewartakan karya Tuhan yang luhur.

Ya Tuhan, sejak kecil aku Kaubimbing,*
dan sampai sekarang aku mewartakan kebijaksanaanMu.

Semoga juga pada masa tuaku,*
aku tidak Kautinggalkan, ya Allah,

agar aku masih dapat mewartakan kekuasaanMu,*
kepada semua yang datang ke rumahMu yang megah.

KeadilanMu, ya Allah, menjangkau awan,+
karena Engkau melakukan perbuatan yang agung,*
ya Allah, siapakah menyamai Engkau?

Engkau membiarkan daku mengalami banyak kesusahan dan malapetaka,*
namun Engkau akan menghidupkan daku kembali.

Engkau akan mengangkat aku dari alam maut,*
menguatkan dan menghibur aku di masa tuaku.

Maka aku akan bersyukur kepadaMu dengan iringan celempung,*
atas kesetiaanMu, ya Allahku.

Aku akan memetik kecapi bagiMu,*
Allah Israel yang kudus.

Bibirku akan bersorak gembira sambil bermazmur bagiMu,*
dan hatiku yang Kauselamatkan akan bersorak-sorai.

Dan juga lidahku akan menuturkan keadilanMu sepanjang hari,*
sebab Engkau mempermalukan orang yang merencanakan celakaku.

Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Bacaan singkat 1Tim 4,16

Awasilah dirimu sendiri dan awasilah pengajaranmu. Bertekunlah di dalamnya. Sebab dengan berbuat demikian, engkau akan menyelamatkan dirimu dan para pendengarmu.

℣.Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah.℟.Sia-sialah para pembangun bekerja.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan kepada Imam Santo Yohanes dedikasi yang luar biasa untuk penyangkalan diri yang sempurna dan kasih akan Salib, berilah kiranya, dengan meneladaninya dengan cermat setiap saat, kami dapat datang untuk merenungkan kemuliaan-Mu secara kekal. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Sesudah Tengah Hari

S. Yohanes dari Salib

SENIN — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. IS 13, 22 — 14, 1)

anjing-anjing hutan akan menyalak di dalam puri-purinya, dan serigala-serigala di dalam istana-istana kesenangan. Waktunya akan datang segera, dan usianya tidak akan diperpanjang. Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

S. Yohanes dari Salib

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Ya Kristus surya abadi
Engkau sudi menerangi
Budi serta hati kami
Dengan cahaya sejati.

Engkau mengutus pujangga
Yang suci dan bijaksana
Untuk mengajar dunia
Agar sungguh bahagia.

S'moga kami didoakan
Supaya menempuh jalan
Yang menunju kebenaran
Dan menjamin kehidupan.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Kita memandang Tuhan sampai Ia mengasihani.

Mazmur 122 (123)

KepadaMu kutengadahkan mataku,*
ya Tuhan, yang bersemayam di surga.

Seperti hamba memandang tuannya,*
dan sahaya memandang majikannya,

demikian kita memandang Tuhan Allah,*
sampai Ia mengasihani.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami,*
sebab sudah banyak kami dihina.

Sudah banyak kami diolok-olok orang yang angkuh,*
dan dihina orang yang sombong.

Antifon 1Kita memandang Tuhan sampai Ia mengasihani.

Antifon 2Penolong kita ialah Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Mazmur 123 (124)

Sekiranya Tuhan tidak memihak kita,*
ketika musuh bangkit melawan kita,

mereka pasti sudah menelan kita hidup-hidup,*
ketika amarahnya menyala-nyala terhadap kita.

Air pasang pasti sudah menghanyutkan kita,*
dan sungai sudah melanda kita.

Kita pasti sudah tenggelam,*
ditelan banjir yang meluap-luap.

Terpujilah Tuhan, yang tidak menyerahkan kita,*
menjadi mangsa mereka!

Kita terlepas dari mereka,*
seperti burung dari jerat penangkap.

Jerat telah putus,*
dan kitapun terlepas.

Penolong kita ialah Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Penolong kita ialah Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 3Allah telah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Allah telah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Bacaan Singkat (Yak 3,17-18)

Kebijaksanaan yang datang dari atas pertama-tama bersifat suci, lalu cinta damai, sopan santun, rela menerima nasihat, cinta akan kebaikan, penuh belaskasihan dan menghasilkan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak bersikap munafik. Buah-buah kebenaran ditaburkan dalam damai bagi mereka yang membawa damai.

Lagu Singkat

℣.Ia membuka mulutnya,* Untuk mengajar umat.℟.Ia.℣.Roh kebijaksanaan dan pengetahuan dilimpahkan Tuhan ke dalam hatinya.℟.Untuk mengajar umat.℣.Kemuliaan.℟.Ia.

Antifon KidungPujangga mulia, cahaya Gereja kudus, pencinta hukum Tuhan, santo Yohanes dari Salib doakanlah kami di hadapan Putera Allah.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungPujangga mulia, cahaya Gereja kudus, pencinta hukum Tuhan, santo Yohanes dari Salib doakanlah kami di hadapan Putera Allah.

Doa Permohonan

Kristus ditetapkan sebagai imam agung untuk manusia dalam hubungan mereka dengan Allah. Marilah kita meluhurkan Dia dengan pujian yang pantas dan berdoa:

℟. Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan.

Kristus, Engkau menerangi GerejaMu melalui para pemimpin yang suci,* semoga umat kristen selalu Kaugembirakan dengan terang cahayaMu. ℟.

Kristus, Engkau mengampuni dosa umat karena para gembala berdoa seperti Musa,* maka kuduskanlah GerejaMu senantiasa berkat doa mereka. ℟.

Kristus, Engkau mengurapi para kudusMu dan mengutus Roh kudus kepada mereka,* maka penuhilah semua pemimpin umatMu dengan Roh kudus. ℟.

Kristus, Engkau sendirilah milik para gembala yang kudus,* semoga semua orang yang sudah Kautebus dengan darahMu tetap bersatu dengan Dikau. ℟.

Kristus, berkat usaha gembala Gereja, Engkau memberikan kehidupan kekal kepada domba-dombaMu,* maka selamatkanlah para arwah dari kematian kekal berkat wafatMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan kepada Imam Santo Yohanes dedikasi yang luar biasa untuk penyangkalan diri yang sempurna dan kasih akan Salib, berilah kiranya, dengan meneladaninya dengan cermat setiap saat, kami dapat datang untuk merenungkan kemuliaan-Mu secara kekal. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Penutup

S. Yohanes dari Salib

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Peliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tuhanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat 1Tes 5,9-10

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo Nimatullah Kassab al-hardini

Pertapa · 1808-1858

Santo Nimatullah adalah seorang rahib dari Gereja Maronit yang dikanonisasi oleh Paus Yohanes Paulus II. Gereja Maronit adalah salah satu dari Gereja-Gereja Katolik Timur yang berada dalam persekutuan penuh dengan Tahta Suci Roma

Youssef Kassab al-hardini lahir pada tahun 1808. Ayahnya bernama Gewagis Kassab dan ibunya Maryam Raad. Dia masuk sekolah untuk para rahib St. Anthonios di Houb dari tahun 1816 hingga 1822. Pada bulan november 1828 ia masuk biara St. Anthonios Ishaia di Batrun Libanon dan mengambil nama biara Nimatullah. Selain belajar, tugasnya sehari-hari didalam biara adalah menjilid buku. Kaul pertamanya diucapkannya pada tanggal 14 November 1830 dan setelah menyelesaikan studi teologinya, ia ditahbiskan menjadi imam pada hari natal 25 Desember 1833 oleh Uskup Seiman Zwain.

Pater Nimatullah menjalani hidup membiara dengan cara yang sangat suci. Ia adalah seorang pendoa, secara total “disemangati oleh Tuhan”. Siang dan malam dijalaninya dengan meditasi, doa dan adorasi kepada Ekaristi. Santa Perawan Maria menjadi suri teladannya dengan devosi Doa Rosario.

Pribadinya sangat sederhana, sabar dan penuh kerendahan hati. Ia sungguh menghayati kaul hidup membiara yaitu “ketaatan, kemurnian dan kemiskinan” demi kesempurnaan. Bahkan saat ia masih hidup, para rahib sahabatnya dan orang-orang yang mengenalnya selalu menyebutnya dengan sebutan “Mor Soliha” atau “Orang kudus”. Salah satu murid pater Nimatullah adalah Santo Charbel Makhlouf.

Mujizat-mujizat pater Nimatullah Kassab Al-Hardini.

Penglihatan akan masa depan

Pada suatu kesempatan ketika sedang mengajar dan menatap tembok tinggi di luar biara Kfifan, pater Nimatullah memperoleh firasat yang kuat bahwa tembok tersebut akan segera runtuh. Kemudian, ia memerintahkan para pelajar untuk menyingkir sebelum tembok itu runtuh, dan menyelamatkan semua yang hadir dari kecelakaan.

Pada kesempatan lain, Nimatullah secara ajaib memperingatkan bahwa kandang sapi milik Biara Kfifan sedang mengalami keruntuhan (sapi merupakan aset vital dari biara). Pater Nimatullah memerintahkan seorang rahib untuk memindahkan sapi-sapi tersebut. Awalnya rahib tersebut menolak, namun Nimatullah tetap meminta dan memaksanya. Setelah semua sapi dipindahkan, atap kandang runtuh dan tak satupun sapi yang tertimpa.

Penyembuhan Seorang Putera Altar

Suatu saat, pater Nimatullah akan merayakan misa harian tetapi putera altar yang biasa melayaninya dalam misa tidak hadir. Nimatullah kemudian mendatangi ruangan anak tersebut dan memintanya bangun untuk melayani misa. Putera altar tersebut tidak sanggup karena sedang mengalami demam tinggi. Pater Nimatullah kemudian memintanya untuk berdiri dan dengan penuh kuasa menghardik sakit demam itu: “ Pergi darinya..!!”. Tiba-tiba, anak-anak tersebut sembuh dan pergi melayani misa harian seperti bisanya.

Lumbung

Pater Nimatullah sekali waktu pernah mendoakan dan memberkarti lumbung (yang berisi gandum dan bahan makanan lainnya) pada biara El-Kattara yang tinggal sedikit. Tak lama kemudian lumbung tersebut terisi melimpah hingga membuncah. Setiap orang yang melihatnya takjub dan memuji Tuhan atas apa yang mereka lihat. Semasa hidupnya sahabat-sahabat sesama rahib dan orang-orang di sekitarnya sudah menyadari bahwa Pater Nimatullah adalah seorang kudus. Tak jarang mereka memintanya untuk mendoakan mereka dan bahkan memberkati air yang digunakan mereka untuk menyirami tanah dan cadangan mereka.

Penyembuhan mata Moussa Saliba

Setelah kematiannya, Tuhan menganugerahi banyak penyembuhan dan keajaiban melalui perantaraannya. Suatu penyembuhan semacam itu dianugerahkan kepada seorang pria Orthodox yang matanya buta, Moussa Saliba, yang berasal dari kota Btegrin (Al-Matin). Moussa Saliba mendatangi makam Pater Nimatullah, berdoa dan memohon berkatnya. Malam hari saat ia tertidur dengan nyenyak, Pater Nimatullah muncul di hadapan Moussa Saliba dan menyembuhkan matanya, membuatnya mampu melihat dengan jelas.

Menyembuhkan Mickael Kfoury

Mujizat yang lain terjadi pada seorang Katolik Melkite (Satu dari 22 Gereja Katolik Timur yang berada dalam persekutuan penuh dengan Roma juga), Mickael Kfoury dari kota Watta El-Mrouge. Suatu penyakit tak tersembuhkan menghinggapi kedua kakinya, membuat kedua kakinya mengering, kehilangan daging dan menjadikannya melengkung dan membuatnya pincang. Para dokter telah kehilangan harapan akan kesembuhannya. Setelah mendengar tentang mujizat-mujizat pater Nimatullah, dia memutuskan untuk berziarah ke makam Pater Nimatullah di Kfifan dan memohon kesembuhan. Malam hari saat ia tertidur dengan nyenyak di biara tersebut, seorang rahib tua muncul dihadapannya dan berkata: “Bangun dan pergilah membantu para rahib mengangkut anggur dari ladang.” Dia menjawab :” Tidakkah engkau melihatku lumpuh, bagaimana mungkin aku berjalan dan mengangkut anggur ?” Si rahib menjawab: ” Ambil sepatu ini pakailah dan berjalanlah. “ Mickael lalu memakai sepatu tersebut dan mencoba meluruskan kedua kakinya, dia terkejut karena dia mampu melakukannya. Dia bangun dan segera merasakan kedua kakinya sekarang terisi daging dan darah, dan setelah dia berdiri, dia menemukan kedua kakinya telah sembuh total.

Mujizat pada Andre Najm

Andre Najm, lahir pada 29 Oktober 1966 hidup dalam kesehatan prima selama 20 tahun pertama dari kehidupannya. Entah bagaimana pada bulan Juni 1986 dia mengalami kelelahan kronis kerusakan syaraf, hingga tidak mampu berjalan untuk jarak yang pendek. Banyak dokter di Lebanon dan dari luar negeri yang merawatnya tidak mampu menyembuhkannya. Dia menderita penyakit yang disebut sebagai “kanker darah” dan membutuhkan transfusi darah secara teratur.

Pada September 1987 Andre ditemani keluarga dan sahabat-sahabatnya mengunjungi Biara Kfifan dimana dia berdoa dengan meratap pada makam Pater Hardini. Orang-orang di sekitarnya mendengar dia berkata: ”Aku mohon kepadamu, Pater Al-Hardini, berikan aku setetes darah karena aku telah putus asa bahkan aku tidak mampu mengemis darah di jalanan .” Kemudian dia diminta untuk mengenakan jubah biara, dan dia berteriak, “ Aku mengenakan jubah biara, aku sembuh, aku tidak butuh darah lagi.”

Andre tidak membutuhkan transfuse darah lagi sejak saat itu, dan di tahun 1991 dia menikahi Rola Salim Raad. Mereka dikaruniai dua orang anak, seorang anak laki-laki bernama Charbel dan seorang anak perempuan bernama Rafka. Hingga hari ini Andre dalam kesehatan prima.

Wafat dan kanonisasi

Pater Nimatullah meninggal di biara Kfifan pada 14 Desember 1858 dalam usia lima puluh tahun, setelah selama sepuluh hari menderita sakit demam tinggi. Ia meninggal sambil memegang gambar St. Perawan Maria, dan kalimat terakhirnya adalah : ”O Perawan Maria di dalam pelukanmu kuserahkan jiwaku.” Para saksi mata mengatakan bahwa cahaya surgawi memancar dari ruangannya dan bau harum semerbak berada di ruangan tersebut selama berhari-hari setelah kematian beliau.

Beberapa waktu kemudian para rahib membuka makam Pater Nimatullah dan menemukan jasadnya yang tidak mengalami pembusukan. Jasad pater Nimatullah kemudian ditempatkan di dalam sebuah peti di dekat gereja. Sejak tahun 1864 para peziarah diperbolehkan melihat jasad utuh pater Nimatullah hingga tahun 1927. Pada tahun yang sama dibentuklah Komite Pemeriksa yang menyusun penyelidikan terhadap Kasus Pater Nimatullah.

Setelah penyelidikan selesai, Jasad Pater Nimatullah kemudian dimakamkan kembali di dalam tembok kubah pada salah satu ruang biara, sebelum dipindahkan ke sebuah Kapel kecil tempat misa dirayakan untuk para peziarah. Selanjutnya Patriark Maronit Mar Nasrallah Boutros Kardinal Sfeir, memerintahkan supaya makam dibuka dan jasad dipindahkan ke makam baru pada 18 Mei 1996.

Santo Nimatullah al-Hardini di beatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 10 Mei 1998 dan dikanonisasi pada tanggal 16 Mei 2004 oleh Paus yang sama.

Arti nama

Nimatullah berasal dari bahasa arab yang berarti “berkat Tuhan” Nimat (Berkat) Allah (Tuhan)

Al-Hardini artinya dari Hardini atau orang Hardini. Hardini adalah nama desa tempat kelahiran santo Nimatullah disebelah Utara Libanon.

Santo Spiridion

Uskup dan Pengaku Iman

Spiridion lahir di Cyprus dari sebuah keluarga yang miskin dan amat sederhana namun kaya akan harta surgawi. Semasa mudanya ia ditugaskan menggembala dornba-domba. Ia seorang anak yang lemah-lembut, rela menolong orang yang membutuhkan bantuannya, bersikap ramah kepada teman-temannya serta rendah hati. Kurangnya pengetahuan dan pendidikan di sekolah diisi dengan usaha-usaha yang praktis. Ia menggemari keindahan alam, yang menghantar dia kepada renungan-renungan mendalam tentang Sang Pencipta alam semesta. Dengan mengagumi keindahan alam raya, ia disemangati untuk memuja Tuhan dengan doa dan renungan. Di kemudian hari ketika ia memasuki usia dewasa, semua pengalaman rohaninya menggerakkan dia menjadi seorang dermawan. Rumahnya senantiasa terbuka kepada orang-orang miskin yang datang meminta bantuannya. Oleh penduduk setempat ia dianggap sebagai orang yang saleh.

Sepeninggal uskup kota Leukosia, Spiridion dipilih menjadi uskup oleh semua imam dan segenap umat. Tetapi ia dengan rendah hati menolak kehormatan itu, karena merasa diri tidak memiliki cukup pengetahuan dan tak pernah memperoleh pendidikan yang sebanding dengan jabatan sebagai uskup. Akan tetapi ia tidak berdaya menghadapi tuntutan kehendak semua imam dan seluruh umat. Ia akhirnya menyerah dan ditahbiskan menjadi uskup.

Dalam melaksanakan karyanya sebagai uskup, ternyata Spiridion tampil sebagai seorang gembala yang mengagumkan. Kotbahnya yang penuh semangat itu sungguh menyentuh hati umat dan mempertebal keyakinan umat akan kebenaran-kebenaran iman Kristen. Ia sendiri tidak memaksakan umat untuk melakukan sesuatu yang tidak dilakukannya sehari-hari. Kesaksian hidupnya yang baik sudah merupakan suatu kotbah konkrit kepada umat.

Pada masa penganiayaan umat Kristen oleh Kaisar Maksimianus, banyak orang beriman bersama uskup dan imam-imamnya dihukum kerja paksa di tambang-tambang; tetapi kerja paksa itu segera berakhir pada waktu Konstantin Agung menjadi Kaisar Roma pada tahun 312. Spiridion dibebaskan dan mulai berkarya lagi di keuskupannya.

Sebagai uskup, Spiridion juga menghadiri Konsili Nicea. Pada waktu itu ia berhasil mentobatkan seorang filsuf kafir bukan dengan bujukan melainkan dengan kata-kata bijak yang menjelaskan hakekat iman Kristen. Spiridion meninggal dunia pada tahun 340.

Santo Venantius Fortunatus

Uskup dan Pengaku Iman

Venantius Honorius Clementianus Fortunatus lahir di Treviso, Italia Utara, pada tahun 600. Ia belajar di Milano dan Ravenna. Pada tahun 565 ia berziarah ke makam Santo Martinus dari Tours di Gaul (sekarang: Prancis). Dalam perjalanan itu ia mengunjungi beberapa raja dari suku-suku bangsa Jerman yang berada di dalam wilayah Propinsi Romawi Gaul. Ia diterima dengan ramah di istana Sigebertus, seorang Raja Frank dari Austrasia, dan tinggal di sana selama satu tahun. Ia kemudian pergi ke Poiters, dan menetap di sana sebagai kapelan dan sahabat karib Santo Radegunde, Abbas sebuah biara di sana. Pada tahun 599 ia diangkat menjadi uskup di Poiters.

Karya-karya tulisnya dikarang dalam bahasa Latin yang halus, seperti Hymne yang digubahnya untuk menghormati Raja Sigebertus, Santo Radegunde dan pelindung-pelindung suci lainnya dan kehidupan para kudus dalam syair dan prosa. Dua dari hymnenya dimasukkan dalam teks liturgi Gereja, seperti Pange Lingua Gloriosa yang digunakan pada Hari Kamis Putih, dan Vexilla Rege Prodeunt, sebuah lagu Vesper selama Masa Puasa dan Ibadat Sore (Vesper) pada Pesta Tubuh Kristus.

Tulisan-tulisan syair dan prosa Santo Venantius Fortunatus penuh dengan uraian dan komentar tentang keadaan hidup masyarakat di mana ia hidup dan berkarya. Tulisan-tulisan itu memberikan suatu gambaran yang bernilai tentang pengaruh peradaban Kristen pada bangsa-bangsa Barbar Gaul pada masa hidupnya.

Santo Yohanes dari Salib

Imam dan Pujangga Gereja · 1542-1591

Yohanes dari Salib lahir di Spanyol pada tahun 1542 dari keluarga miskin. Ia menjadi pelayan di rumah sakit Medina. Pada usia 21 tahun ia diterima sebagai anggota awam biara Karmelit. Di situ ia menata hidup rohaninya dengan tekun berdoa dan bermatiraga. Pemimpin biara Karmelit itu kagum dengan cara hidupnya yang saleh itu. Ia juga tahu bahwa Yohanes sangat pandai. Oleh sebab itu, ia segera menyekolahkan Yohanes di Universitas Salamanca, Spanyol. Setelah menyelesaikan studinya, Yohanes kemudian ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1567 dalam usia 25 tahun. Ia bersahabat baik dengan Santa Theresia Avila yang tertarik pada cara hidup dan usahanya membaharui Ordo Karmelit. Yohanes diangkat menjadi prior pertama dari susteran Karmelit itu dan mengambil nama resmi: Yohanes dari Salib. Tetapi beberapa kawan biaranya tidak suka akan tindakannya. Ia dikenakan hukuman dan dimasukkan dalam sel biara. Yohanes menerima perlakuan yang semena-mena dari rekan-rekan se-ordo. Setelah 9 bulan meringkuk di dalam tahanan biara, Yohanes kemudian melarikan diri dari biaranya. Usaha pembaharuannya itu disalah tafsirkan oleh rekan-rekan se-ordo. Sel biara itu memberinya pengalaman akan salib penderitaan Yesus. Tetapi berkat pengalaman pahit di dalam sel itu, ia justru mendapat pengalaman rohani yang mengagumkan: ia mengalami banyak peristiwa mistik; mampu menggubah kidung-kidung rohani; ia sering mengalami ekstase dan semakin memahami secara sungguh mendalam teologi dan ajaran-ajaran iman Kristen. Semua pengetahuan itu diabadikannya di dalam buku-buku yang ditulisnya. Isi buku-bukunya sangat mendalam dan sangat bermanfaat bagi kehidupan membiara. Tekanannya ialah: "Salib menuntun kepada kebangkitan dan penyangkalan diri." Walaupun mengalami berbagai kesulitan dari rekan se-ordonya, namun ia tetap bergembira karena persatuannya yang erat dengan Tuhan. Ia wafat pada tahun 1591 dan dinyatakan sebagai Pujangga Gereja.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari