Bacaan Misa
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN. Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah. Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.
Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.
TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.
Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.
Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya, tetapi ibunya berkata: "Jangan, ia harus dinamai Yohanes." Kata mereka kepadanya: "Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian." Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu. Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: "Namanya adalah Yohanes." Dan merekapun heran semuanya. Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Marilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya ajaib yang telah Dia lakukan bagi manusia.
Mazmur 106 (107)
Syukur atas pembebasan
Inilah pesan Allah kepada bani Israel; kabar baik tentang damai sejahtera yang diwartakan melalui Yesus Kristus (Kis. 10:36).
AntifonMarilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya ajaib yang telah Dia lakukan bagi manusia.
Antifon 2Manusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Dia lakukan.
AntifonManusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Dia lakukan.
Antifon 3Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.
AntifonMereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.
Responsorium Yes 49:13; 47:4
Responsorium Bdk. Yer 31:10; 4:5
Doa Penutup
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.
Mazmur 118,145-152
Antifon 1Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.
Antifon 2Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.
Kebij 9,1-12
Antifon 2Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.
Antifon 3Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.
Mazmur 116 (117)
Antifon 3Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.
Bacaan Singkat (Yes 11:1-2a)
Lagu Singkat
Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.
Doa Permohonan
Dari semula Allah Bapa telah bermaksud menyelamatkan bangsaNya. Marilah kita berdoa dan berkata: ℟.
℟. Peliharalah rakyatMu, ya Tuhan.
Ya Allah, Engkau telah menjanjikan raja adil kepada bangsaMu,* peliharalah kekudusan GerejaMu. ℟.
Ya Allah, condongkanlah hati manusia kepada sabdaMu,* dan kuatkanlah kaum beriman dalam kekudusan yang sejati. ℟.
Ya Allah, peliharalah kami dalam cinta kasih RohMu,* agar kami memperoleh belaskasihan PuteraMu yang akan datang. ℟.
Ya Allah yang mahamurah, perkuatlah kami hingga akhir,* sampai hari kedatangan Tuhan kami Yesus Kristus. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Is 4, 2)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.
Mazmur 118 (119), 121-128
Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.
Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.
Mazmur 33 I
Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.
Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.
Mazmur 33 II
Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.
Bacaan singkat Gal 5,26; 6,2
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Is 61, 11)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.
Mazmur 121 (122)
Antifon 1Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.
Antifon 2Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.
Mazmur 129 (130)
Antifon 2Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.
Antifon 3Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.
Flp 2,6-11
Antifon 3Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.
Bacaan Singkat (1Tes 5,23-24)
Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.
Doa Permohonan
℟. Datanglah ya Tuhan, dan jangan terlambat.
Dengan gembira hati kami nantikan kedatanganMu,* datanglah ya Tuhan Yesus. ℟.
Engkau telah hidup sebelum awal dunia,* datanglah dan selamatkan kami di dunia ini. ℟.
Engkau telah menciptakan dunia dengan segenap isinya,* datanglah dan selamatkanlah karya tanganMu. ℟.
Engkau telah hidup dan mati sebagai manusia,* datanglah dan luputkanlah kami dari kuasa maut. ℟.
Engkau datang supaya kami memperoleh kehidupan yang berlimpah-limpah,* datanglah dan berilah kami kehidupan abadi. ℟.
Engkau hendak mempersatukan semua orang dalam kerajaanMu,* datanglah dan himpunkanlah semua orang yang ingin memandang wajahMu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Doa Tobat
Madah
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat Ul 6,4-7
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beato Urbanus V
Beato paus Urbanus V adalah Paus kita yang ke-200. Ia berasal dari keluarga bangsawan militer Perancis dan dilahirkan pada tahun 1310 di Kastil keluarganya di Grizac (the Castle of Grizac). Nama babtisnya adalah William de Grimoard.
Setelah dewasa William masuk biara Benediktin; menjadi imam dan juga meraih gelar Doktor untuk Hukum Kanonik. Sebelum menjadi paus ia pernah menjabat sebagai kepala biara Saint Victor Marseille, dan di Avignon. Ia terpilih menjadi paus pada tanggal 28 september 1362 menggantikan Paus Innosensius VI. Uniknya Ia terpilih menjadi paus saat ia sedang dalam perjalanan pulang ke Avignon dimana sebelumnya ia telah diutus ke Naples untuk mewakili paus.
Sebagai seorang paus ia adalah seorang yang sangat berdisiplin. Masa kepausannya diawali dengan gerakan reformasi total yang dia laksanakan pada sistem administrasi peradilan, dan pada bidang pendidikan. Mula-mula Ia mendirikan sebuah Universitas di Hongaria. Di Toulouse, ia membuka kembali sebuah universitas musik yang telah ditutup. Di Montpellier, ia membangun kembali sekolah kedokteran dan mendirikan perguruan tinggi Saint Benoit. Gereja katedralnya juga dipugar dan dihiasi dengan berbagai karya seni yang indah.
Paus Urbanus V kemudian melanjutkan gerakan reformasinya dengan mendirikan universitas-universitas bermutu di Quézac dan Bédouès. Di kota Ispagnac dia membangun sebuah gereja dan sebuah perpustakaan. Paus yang diberkati ini kemudian memberi bantuan kepada lebih dari 1.000 siswa dari semua kalangan masyarakat dengan memberikan makanan dan penginapan gratis. Bahkan selama masa perang siswa-siswa ini tetap mendapat bantuan dan dapat terus belajar dengan baik. Paus kudus ini juga menyediakan bagi mereka buku-buku dan pengajar-pengajar terbaik.
Visi besar Paus Urbanus V adalah upaya untuk mengembalikan Kepausan ke Roma, sebab disanalah seharusnya seorang paus tinggal. Paus adalah Uskup Roma dan Urbanus V tahu bahwa tempatnya adalah di Roma. Ada banyak hambatan serta kesulitan. Para kardinal Perancis dan juga umat berkeberatan atas kepergiannya, tetapi Urbanus tetap melakukan apa yang dianggapnya benar.
Penduduk kota Roma amat bersukacita atas kembalinya paus yang telah mereka dengar karya besarnya. Terutama sekali mereka bersukacita sebab seorang kudus seperti Paus Urbanus V kini ada di tengah-tengah mereka. Urbanus segera mulai memperbaiki gereja-gereja besar di Roma. Ia menolong para miskin papa serta mendorong umatnya untuk hidup taat dan saleh kembali. Kaisar Charles V menaruh rasa hormat yang besar kepada Bapa Suci.
Namun, Urbanus harus menghadapi berbagai macam persoalan yang berat. Salah satunya adalah, ia semakin sering sakit dan tubuhnya semakin lama semakin lemah. Banyak dari para kardinal perancis yang terus-menerus mendesaknya agar kembali ke Avignon karena adanya ancaman perpecahan dan pemberontakan dalam negara kepausan di Perancis. Pada akhirnya demi persatuan umat di Perancis paus Urbanus menyerahpada desakan para Kardinal Perancis. Sementara ia bersiap-siap untuk meninggalkan Roma, penduduk kota memohonnya dengan sangat untuk tetap tinggal. Urbanus merasa amat sedih, tetapi ia pergi juga. Ia meninggalkan Roma pada tanggal 5 September 1370 dan tiba di Avignon pada tanggal 24 bulan yang sama. Namun beberapa hari kemudian ia jatuh sakit dan meninggal pada tanggal 19 Desember 1370
Paus Urbanus V adalah seorang yang amat baik serta kudus. Karya-karya besarnya bagi Gereja, bagi sekolah-sekolah serta perguruan tinggi, dan bagi orang banyak akan selalu dikenang dikalangan umat beriman. Ia disebut sebagai “suatu terang dunia dan jalan kebenaran”
Arti nama
Urbanus : Orang kota, Warga kota (Latin)
Santo Nemesio
Nemesio berkebangsaan Mesir. Pada waktu Kaisar Decius melancarkan penganiayaan terhadap umat Kristen dan gencar menghambat kemajuan agama Kristen, ia berada di Aleksandria. Ia bukan saja seorang serani yang baik, melainkan juga seorang rasul yang giat. Oleh sebab itu ia dibenci oleh orang-orang kafir yang fanatik, ditangkap, dan diajukan ke pengadilan dengan tuduhan sebagai seorang pencuri. Ia kemudian dilepaskan lagi karena ternyata tidak bersalah. Tidak lama kemudian ia sekali lagi ditangkap karena imannya dan dibawa ke pengadilan Prefek Romawi di Aleksandria. Dengan terus terang ia mengakui imannya di muka hakim. Karenanya Nemesio dicemeti dan disiksa secara ngeri. Terdorong oleh cinta kasih kepada penebusnya, ia dengan sabar dan gembira menanggung semua penderitaan yang ditimpakan kepadanya.
Ia mengerti bahwa seperti para rasul di Sanhendrin, ia telah dipandang layak menderita penghinaan karena Yesus. Akhirnya ia dihukum mati bakar bersama dengan beberapa penjahat kakap di daerah itu. Empat orang prajurit Romawi yang beragama Kristen dan seorang lainnya mendampingi Nemesio dalam saat-saat terakhir menghadapi maut. Mereka menghibur dia dan memberinya makan. Karena perbuatan mereka itu diketahui oleh Prefek Aleksandria, kelima orang serani itu pun dihukum mati dengan pedang. Nemesio mati sebagai martir pada tahun 247.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari