Doa Katolik
Doa Hari Ini

Sabtu III Adven

Sabtu, 19 Desember 2037· Ungu · Pekan Psalterium III
19 Desember 2037

Bacaan Misa

Sabtu III Adven
Bacaan Pertama

Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN. Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah. Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Mazmur Tanggapan

Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.
TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.
Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

Bacaan Injil

Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya, tetapi ibunya berkata: "Jangan, ia harus dinamai Yohanes." Kata mereka kepadanya: "Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian." Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu. Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: "Namanya adalah Yohanes." Dan merekapun heran semuanya. Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.

Invitatorium

Sabtu III Adven

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Sabtu III Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Datanglah, Penebus bangsa-bangsa,
tunjukkanlah kelahiran-Mu dari Perawan;
biarlah segala zaman takjub:
kelahiran demikian pantas bagi Allah.

Bukan dari benih laki-laki,
melainkan oleh hembusan Roh yang penuh rahasia,
Sabda Allah telah menjadi daging
dan buah rahim pun mekar.

Rahim Perawan membesar,
pintu kemurnian tetap terkunci,
panji-panji keutamaan berkilau,
Allah berdiam dalam bait-Nya.

Semoga Ia keluar dari kamar pengantin-Nya,
istana kemurnian yang agung,
Sang Raksasa berkodrat ganda,
dengan gembira menempuh jalan-Nya.

Setara dengan Bapa yang kekal,
Engkau bersabuk piala kemenangan daging,
meneguhkan kelemahan tubuh kami
dengan kekuatan yang abadi.

Palungan-Mu kini bercahaya
dan malam menghembuskan terang baru,
yang tak dapat dipadamkan malam mana pun
dan bersinar dalam iman yang tak putus.

Ya Kristus, Raja yang mahakasih,
kemuliaan bagi-Mu dan bagi Bapa
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Marilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya ajaib yang telah Dia lakukan bagi manusia.

Mazmur 106 (107)

Syukur atas pembebasan

Inilah pesan Allah kepada bani Israel; kabar baik tentang damai sejahtera yang diwartakan melalui Yesus Kristus (Kis. 10:36).

I
“Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik;

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.”
Biarlah mereka berkata demikian, orang-orang yang ditebus Tuhan,

yang telah ditebus-Nya dari tangan musuh

dan dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri yang jauh,

dari timur dan barat, utara dan selatan.
Ada yang mengembara di padang gurun, di tanah tandus,

tidak menemukan jalan ke kota tempat mereka dapat tinggal.

Mereka lapar dan haus;

jiwa mereka pingsan di dalam diri mereka.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka

dan Ia menuntun mereka di jalan yang benar

untuk mencapai kota tempat mereka dapat tinggal.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia.

Sebab Ia memuaskan jiwa yang haus;

Ia mengisi yang lapar dengan hal-hal yang baik.
Ada yang terbaring dalam kegelapan dan kesuraman,

tawanan dalam kesengsaraan dan belenggu,

Karena telah menentang firman Allah

dan menolak nasihat Yang Mahatinggi.

Ia menghancurkan semangat mereka dengan kerja keras;

mereka tersandung; tidak ada yang menolong.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka.

Ia membawa mereka keluar dari kegelapan dan kesuraman

dan memecahkan belenggu mereka berkeping-keping.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia:

sebab Ia mendobrak gerbang-gerbang perunggu

dan menghancurkan palang-palang besi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya ajaib yang telah Dia lakukan bagi manusia.

Antifon 2Manusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Dia lakukan.

II
Ada yang sakit karena dosa-dosa mereka

dan menderita karena kesalahan mereka.

Mereka membenci setiap makanan;

mereka mendekati gerbang kematian.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka.

Ia mengutus firman-Nya untuk menyembuhkan mereka

dan menyelamatkan hidup mereka dari kubur.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia.

Biarlah mereka mempersembahkan kurban syukur

dan menceritakan perbuatan-perbuatan-Nya dengan bersukacita.
Ada yang berlayar ke laut dengan kapal

untuk berdagang di perairan yang luas.

Orang-orang ini telah melihat perbuatan-perbuatan Tuhan,

keajaiban-keajaiban yang Dia lakukan di kedalaman.
Sebab Ia berfirman; Ia memanggil badai,

mengangkat gelombang laut.

Dilemparkan ke langit, lalu ke kedalaman;

jiwa mereka meleleh dalam kesesakan mereka.
Mereka terhuyung-huyung, terombang-ambing seperti orang mabuk,

sebab semua keahlian mereka telah lenyap.

Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka.
Ia menenangkan badai menjadi bisikan:

semua gelombang laut menjadi hening.

Mereka bersukacita karena ketenangan

dan Ia menuntun mereka ke pelabuhan yang mereka inginkan.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia-Nya,

keajaiban-keajaiban yang Dia lakukan bagi manusia.

Biarlah mereka memuliakan Dia dalam perkumpulan umat

dan memuji Dia dalam pertemuan semua penatua.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonManusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Dia lakukan.

Antifon 3Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.

III
Ia mengubah sungai-sungai menjadi padang gurun,

mata air menjadi tanah haus,

tanah subur menjadi gurun garam,

karena kejahatan orang-orang yang tinggal di sana.
Tetapi Ia mengubah padang gurun menjadi sungai-sungai,

tanah haus menjadi mata air.

Di sana Ia menempatkan orang-orang yang lapar

dan mereka membangun kota untuk ditinggali.
Mereka menabur ladang dan menanam kebun anggur mereka;

ini menghasilkan panen.

Ia memberkati mereka; mereka bertambah banyak.

Ia tidak membiarkan kawanan ternak mereka berkurang.
Ia mencurahkan penghinaan kepada para pangeran,

membuat mereka mengembara di padang gurun tanpa jejak.

Mereka berkurang, menjadi tidak berarti

oleh penindasan, kejahatan, dan kesedihan.
Tetapi Ia mengangkat orang miskin dari kesesakan;

membuat keluarga-keluarga banyak seperti kawanan domba.

Orang-orang benar melihatnya dan bersukacita

tetapi semua yang berbuat salah dibungkam.
Siapa pun yang bijaksana, biarlah ia memperhatikan hal-hal ini

dan mempertimbangkan kasih Tuhan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Engkau memuaskan yang lapar dengan hal-hal yang baik, Tuhan Allah, dan mematahkan belenggu orang berdosa. Dengarkanlah umat-Mu yang berseru kepada-Mu dalam kesesakan mereka dan pimpinlah Gereja-Mu dari bayang-bayang kematian. Kumpulkanlah kami dari matahari terbit hingga terbenam agar kami dapat bertumbuh bersama dalam iman dan kasih dan memberikan syukur yang kekal atas kebaikan-Mu.

AntifonMereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan.

℟ Dan berilah kami keselamatan-Mu.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 47:1.3b-15

Ratapan atas Babel
Turunlah, duduklah di dalam debu,
hai anak dara, putri Babel;
duduklah di tanah tanpa takhta,
hai putri Kasdim,
sebab engkau tidak akan disebut lagi
lembut dan manja.
“Aku akan mengadakan pembalasan,
tidak seorang pun akan Kukecualikan,”
firman Penebus kita,
Tuhan semesta alam nama-Nya,
Yang Mahakudus Israel.
Duduklah dengan berdiam diri dan masuklah ke dalam kegelapan,
hai putri Kasdim,
sebab engkau tidak akan disebut lagi
ratu segala kerajaan.
Aku murka terhadap umat-Ku,
Aku mencemarkan milik pusaka-Ku
dan menyerahkan mereka ke dalam tanganmu;
engkau tidak menaruh belas kasihan kepada mereka,
bahkan atas orang tua pun kautimpakan kukmu dengan sangat berat,
dan engkau berkata: “Untuk selama-lamanya aku akan menjadi ratu.”
Engkau tidak memperhatikan hal-hal ini dalam hatimu,
dan tidak mengingat kesudahannya.
Maka sekarang dengarlah ini, hai orang yang manja,
yang tinggal dengan aman
dan berkata dalam hatimu:
“Aku sendiri, dan tidak ada yang lain selain aku;
aku tidak akan duduk sebagai janda dan tidak akan mengenal kehilangan anak.”

Kedua hal ini akan menimpa engkau
dengan tiba-tiba dalam satu hari,
kehilangan anak dan kejandaan;
dengan sepenuhnya keduanya menimpa engkau
karena banyaknya sihirmu,
karena berlimpahnya manteramu.
Engkau menaruh kepercayaan pada kejahatanmu
dan berkata: “Tidak ada yang melihat aku.”
Kebijaksanaanmu dan pengetahuanmu,
itulah yang menyesatkan engkau.
Dan engkau berkata dalam hatimu:
“Aku sendiri, dan tidak ada yang lain selain aku.”
Malapetaka akan menimpa engkau,
dan engkau tidak tahu menolaknya;
bencana akan menerpa engkau,
yang tidak dapat kautebus;
dengan tiba-tiba akan menimpa engkau
kebinasaan yang tidak kauketahui.
Bertahanlah dengan manteramu
dan dengan banyaknya sihirmu,
yang kaupayahkan sejak masa mudamu:
mungkin engkau dapat tertolong, mungkin engkau dapat menakutkan.
Engkau telah lelah oleh banyaknya nasihatmu;
biarlah tampil dan menyelamatkan engkau mereka yang mengukur langit,
yang menilik bintang-bintang
dan yang pada setiap bulan baru memberitahukan
apa yang akan menimpa engkau.
Sesungguhnya, mereka menjadi seperti jerami,
api membakar mereka.
Mereka tidak dapat melepaskan diri sendiri
dari kuasa nyala api;
itu bukan bara untuk memanaskan diri,
bukan pula api untuk duduk di dekatnya.
Demikianlah jadinya bagimu para tukang sihirmu,
yang kaupayahkan sejak masa mudamu;
masing-masing sesat pada jalannya sendiri,
tidak ada yang menyelamatkan engkau.

Responsorium Yes 49:13; 47:4

Bersorak-sorailah, hai langit, dan bersukacitalah, hai bumi; bergembiralah, hai gunung-gunung, dengan pujian:

℟ Sebab Tuhan mengasihani orang-orang-Nya yang miskin.
Penebus kita, Tuhan semesta alam nama-Nya, Yang Mahakudus Israel.

℟ Sebab Tuhan mengasihani orang-orang-Nya yang miskin.
Bacaan Kedua

Dari Karangan Santo Ireneus, uskup, Melawan Ajaran Sesat

(Lib. 3, 20, 2-3: SCh 34, 342-344)

Tata penyelenggaraan Penjelmaan yang menebus
Kemuliaan manusia adalah Allah; dan wadah karya Allah serta segala kebijaksanaan dan kuasa-Nya adalah manusia.

Sebagaimana seorang tabib teruji dalam diri orang-orang sakit, demikian pula Allah menyatakan diri dalam diri manusia. Karena itu Paulus berkata: “Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan belas kasihan-Nya kepada mereka semua”; ia mengatakan ini tentang manusia, yang tidak taat kepada Allah dan dibuang dari kebakaan, kemudian memperoleh belas kasihan, dengan menerima melalui Putra Allah pengangkatan sebagai anak yang terjadi oleh Dia.

Sebab manusia, yang tanpa membusungkan diri dan tanpa kesombongan memegang kemuliaan yang sejati mengenai apa yang telah dijadikan dan mengenai Dia yang menjadikannya, yaitu Allah yang mahakuasa atas segala sesuatu dan yang memberikan keberadaan kepada segala sesuatu, serta yang tetap tinggal dalam kasih-Nya, dalam ketaatan dan ucapan syukur kepada-Nya, akan menerima dari-Nya kemuliaan yang lebih besar, dan akan maju semakin jauh sampai menjadi serupa dengan Dia yang telah mati baginya.

Sebab Ia sendiri telah dijadikan serupa dengan daging yang berdosa, untuk menghukum dosa dan, setelah dihukum, membuangnya keluar dari daging; dan untuk mengundang manusia menjadi serupa dengan diri-Nya, dengan menjadikannya peniru Allah, menempatkannya pada aturan Bapa supaya ia dapat melihat Allah, dan menganugerahkan kepadanya kemampuan untuk menangkap Bapa: Ia, Sabda Allah, yang tinggal dalam manusia dan menjadi Anak Manusia, supaya membiasakan manusia menerima Allah, dan membiasakan Allah tinggal dalam manusia, sesuai dengan perkenanan Bapa.

Oleh karena itu Tuhan sendiri memberikan tanda keselamatan kita, yaitu Dia yang lahir dari Perawan, Imanuel, karena Tuhan sendirilah yang menyelamatkan mereka, sebab dengan kekuatan sendiri mereka tidak dapat diselamatkan; dan karena itu Paulus, mewartakan kelemahan manusia, berkata: “Aku tahu bahwa di dalam dagingku tidak ada sesuatu yang baik,” untuk menunjukkan bahwa kebaikan keselamatan kita bukan berasal dari kita, melainkan dari Allah; dan lagi: “Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?” lalu ia memperkenalkan Sang Pembebas: “rahmat Yesus Kristus, Tuhan kita.”

Hal itu juga dikatakan Yesaya: “Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah; katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: Kuatkanlah hatimu, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan penghakiman dan pembalasan; Ia sendiri akan datang dan menyelamatkan kamu”; ini karena kita diselamatkan bukan oleh diri kita sendiri, melainkan oleh pertolongan Allah.

Responsorium Bdk. Yer 31:10; 4:5

Dengarlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa, dan beritakanlah itu sampai ke ujung-ujung bumi:

℟ Dan katakanlah kepada pulau-pulau yang jauh: Juruselamat kita akan datang.
Beritakanlah dan perdengarkanlah; berserulah dan bersorak-sorailah.

℟ Dan katakanlah kepada pulau-pulau yang jauh: Juruselamat kita akan datang.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau berkenan menyatakan kepada dunia cahaya kemuliaan-Mu melalui kelahiran dari Perawan yang suci; kami mohon, anugerahkanlah agar kami menghormati misteri penjelmaan yang agung itu dengan iman yang utuh dan senantiasa merayakannya dengan bakti yang khusyuk. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Sabtu III Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Antifon 1Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Antifon 2Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Kebij 9,1-12

Allah leluhur kami, Tuhan yang berbelaskasih,*
Engkau menciptakan semesta alam dengan sabdaMu.

Engkau membentuk manusia dengan hikmatMu,*
agar ia menguasai makhluk ciptaanMu,

agar ia memerintah dunia dengan suci dan adil,*
dan memegang kekuasaan dengan lurus hati.

Berikanlah kepadaku hikmat yang memerintah bersama Engkau,*
dan janganlah aku Kauusir dari lingkungan anakMu.

Sebab aku ini hambaMu dan anak sahayaMu,+
manusia yang lemah dan pendek umur,*
kurang pengertian tentang hukum dan keadilan.

Bahkan orang yang paling sempurna tidak berarti sama sekali,*
kalau tidak mempunyai hikmat yang berasal dari padaMu.

Engkau telah memilih aku menjadi raja bangsaMu,*
untuk memerintah putera-puteriMu.

Engkau menyuruh aku membangun kenisah di atas gunungMu yang kudus,+
dan mesbah dalam kota kediamanMu,*
gambaran yang serupa dengan kemah suci di surga.

PadaMulah hikmat yang mengenal segala karyaMu,*
yang hadir tatkala Engkau menciptakan bumi.

Ia mengetahui yang baik di hadapanMu,*
dan yang sesuai dengan firmanMu.

Utuslah hikmat itu dari surga suci,*
dari takhtaMu yang mulia.

Agar mendampingi aku dalam usahaku,*
untuk mengetahui yang baik di hadapanMu.

Sebab hikmatMu mengetahui dan memahami segala-galanya,+
ia menuntun aku dengan bijaksana dalam segala tingkah laku,*
dan melindungi aku dengan cahaya kemuliaannya.

Antifon 2Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Antifon 3Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Antifon 3Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Bacaan Singkat (Yes 11:1-2a)

Sebuah tunas akan tumbuh dari tunggal Isai, sebuah taruk akan timbul dari akarnya. Roh Tuhan akan menaunginya, roh kebijaksanaan dan pengertian, roh penasihat dan kekuatan, roh pengetahuan dan takwa; takwa itu laksana nafas baginya.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

Doa Permohonan

Dari semula Allah Bapa telah bermaksud menyelamatkan bangsaNya. Marilah kita berdoa dan berkata: ℟.

℟. Peliharalah rakyatMu, ya Tuhan.

Ya Allah, Engkau telah menjanjikan raja adil kepada bangsaMu,* peliharalah kekudusan GerejaMu. ℟.

Ya Allah, condongkanlah hati manusia kepada sabdaMu,* dan kuatkanlah kaum beriman dalam kekudusan yang sejati. ℟.

Ya Allah, peliharalah kami dalam cinta kasih RohMu,* agar kami memperoleh belaskasihan PuteraMu yang akan datang. ℟.

Ya Allah yang mahamurah, perkuatlah kami hingga akhir,* sampai hari kedatangan Tuhan kami Yesus Kristus. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan Yesus, datanglah segera, jangan berlambat. Semoga kami, yang mengharapkan kemurahanMu, Kauhibur dengan kedatanganMu. Sebab Engkaulah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Sabtu III Adven

SABTU — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Is 4, 2)

Pada waktu itu tunas yang ditumbuhkan Tuhan akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Sabtu III Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119), 121-128

Aku bertindak adil dan jujur,*
jangan aku Kauserahkan kepada pemerasku.

Jaminlah kesejahteraan hambaMu,*
jangan sampai orang sombong menganiaya aku.

Mataku sangat merindukan keselamatanMu,*
dan keadilan yang Kaujanjikan.

Perlakukanlah hambaMu sesuai dengan kasih setiaMu,*
dan ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

HambaMulah aku, beri aku pengertian,*
supaya aku memahami perintahMu.

Ya Tuhan, telah tiba saatnya Engkau bertindak,*
mereka telah memperkosa hukumMu.

Itulah sebabnya aku mencintai perintahMu,*
melebihi emas yang paling murni.

Itulah sebabnya aku hidup sesuai dengan segala titahMu,*
segala jalan dusta kubenci.

Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Bacaan singkat Gal 5,26; 6,2

Janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menentang dan saling mendengking. Hendaklah kita saling menanggung beban. Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

℣.Tuhan akan menumbuhkan kebenaran.℟.Dan segala bangsa akan memuji namaNya.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Sabtu III Adven

SABTU — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Is 61, 11)

Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan Allah akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa-bangsa.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Sabtu III Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 1Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.

Antifon 2Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.

Antifon 3Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.

Bacaan Singkat (1Tes 5,23-24)

Semoga Allah, pokok damai, menguduskan kamu sekalian sepenuhnya; agar roh, jiwa dan tubuhmu tetap terpelihara tanpa cela sampai kedatangan Tuhan. Tuhan yang memanggil kamu tetap setia. Ia akan melaksanakan sabdaNya.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.

Doa Permohonan

Kristus menggembirakan hati setiap orang yang menantikan Dia. Marilah kita memohon:

℟. Datanglah ya Tuhan, dan jangan terlambat.

Dengan gembira hati kami nantikan kedatanganMu,* datanglah ya Tuhan Yesus. ℟.

Engkau telah hidup sebelum awal dunia,* datanglah dan selamatkan kami di dunia ini. ℟.

Engkau telah menciptakan dunia dengan segenap isinya,* datanglah dan selamatkanlah karya tanganMu. ℟.

Engkau telah hidup dan mati sebagai manusia,* datanglah dan luputkanlah kami dari kuasa maut. ℟.

Engkau datang supaya kami memperoleh kehidupan yang berlimpah-limpah,* datanglah dan berilah kami kehidupan abadi. ℟.

Engkau hendak mempersatukan semua orang dalam kerajaanMu,* datanglah dan himpunkanlah semua orang yang ingin memandang wajahMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, kami mengetahui dari kabar malaikat bahwa Yesus Kristus PuteraMu menjadi manusia. Kami mohon, curahkanlah rahmatMu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salibNya kami dihantar kepada kebangkitan yang mulia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Sabtu III Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Beato Urbanus V

Paus · 1310-1370

Beato paus Urbanus V adalah Paus kita yang ke-200. Ia berasal dari keluarga bangsawan militer Perancis dan dilahirkan pada tahun 1310 di Kastil keluarganya di Grizac (the Castle of Grizac). Nama babtisnya adalah William de Grimoard.

Setelah dewasa William masuk biara Benediktin; menjadi imam dan juga meraih gelar Doktor untuk Hukum Kanonik. Sebelum menjadi paus ia pernah menjabat sebagai kepala biara Saint Victor Marseille, dan di Avignon. Ia terpilih menjadi paus pada tanggal 28 september 1362 menggantikan Paus Innosensius VI. Uniknya Ia terpilih menjadi paus saat ia sedang dalam perjalanan pulang ke Avignon dimana sebelumnya ia telah diutus ke Naples untuk mewakili paus.

Sebagai seorang paus ia adalah seorang yang sangat berdisiplin. Masa kepausannya diawali dengan gerakan reformasi total yang dia laksanakan pada sistem administrasi peradilan, dan pada bidang pendidikan. Mula-mula Ia mendirikan sebuah Universitas di Hongaria. Di Toulouse, ia membuka kembali sebuah universitas musik yang telah ditutup. Di Montpellier, ia membangun kembali sekolah kedokteran dan mendirikan perguruan tinggi Saint Benoit. Gereja katedralnya juga dipugar dan dihiasi dengan berbagai karya seni yang indah.

Paus Urbanus V kemudian melanjutkan gerakan reformasinya dengan mendirikan universitas-universitas bermutu di Quézac dan Bédouès. Di kota Ispagnac dia membangun sebuah gereja dan sebuah perpustakaan. Paus yang diberkati ini kemudian memberi bantuan kepada lebih dari 1.000 siswa dari semua kalangan masyarakat dengan memberikan makanan dan penginapan gratis. Bahkan selama masa perang siswa-siswa ini tetap mendapat bantuan dan dapat terus belajar dengan baik. Paus kudus ini juga menyediakan bagi mereka buku-buku dan pengajar-pengajar terbaik.

Visi besar Paus Urbanus V adalah upaya untuk mengembalikan Kepausan ke Roma, sebab disanalah seharusnya seorang paus tinggal. Paus adalah Uskup Roma dan Urbanus V tahu bahwa tempatnya adalah di Roma. Ada banyak hambatan serta kesulitan. Para kardinal Perancis dan juga umat berkeberatan atas kepergiannya, tetapi Urbanus tetap melakukan apa yang dianggapnya benar.

Penduduk kota Roma amat bersukacita atas kembalinya paus yang telah mereka dengar karya besarnya. Terutama sekali mereka bersukacita sebab seorang kudus seperti Paus Urbanus V kini ada di tengah-tengah mereka. Urbanus segera mulai memperbaiki gereja-gereja besar di Roma. Ia menolong para miskin papa serta mendorong umatnya untuk hidup taat dan saleh kembali. Kaisar Charles V menaruh rasa hormat yang besar kepada Bapa Suci.

Namun, Urbanus harus menghadapi berbagai macam persoalan yang berat. Salah satunya adalah, ia semakin sering sakit dan tubuhnya semakin lama semakin lemah. Banyak dari para kardinal perancis yang terus-menerus mendesaknya agar kembali ke Avignon karena adanya ancaman perpecahan dan pemberontakan dalam negara kepausan di Perancis. Pada akhirnya demi persatuan umat di Perancis paus Urbanus menyerahpada desakan para Kardinal Perancis. Sementara ia bersiap-siap untuk meninggalkan Roma, penduduk kota memohonnya dengan sangat untuk tetap tinggal. Urbanus merasa amat sedih, tetapi ia pergi juga. Ia meninggalkan Roma pada tanggal 5 September 1370 dan tiba di Avignon pada tanggal 24 bulan yang sama. Namun beberapa hari kemudian ia jatuh sakit dan meninggal pada tanggal 19 Desember 1370

Paus Urbanus V adalah seorang yang amat baik serta kudus. Karya-karya besarnya bagi Gereja, bagi sekolah-sekolah serta perguruan tinggi, dan bagi orang banyak akan selalu dikenang dikalangan umat beriman. Ia disebut sebagai “suatu terang dunia dan jalan kebenaran”

Arti nama

Urbanus : Orang kota, Warga kota (Latin)

Santo Nemesio

Martir

Nemesio berkebangsaan Mesir. Pada waktu Kaisar Decius melancarkan penganiayaan terhadap umat Kristen dan gencar menghambat kemajuan agama Kristen, ia berada di Aleksandria. Ia bukan saja seorang serani yang baik, melainkan juga seorang rasul yang giat. Oleh sebab itu ia dibenci oleh orang-orang kafir yang fanatik, ditangkap, dan diajukan ke pengadilan dengan tuduhan sebagai seorang pencuri. Ia kemudian dilepaskan lagi karena ternyata tidak bersalah. Tidak lama kemudian ia sekali lagi ditangkap karena imannya dan dibawa ke pengadilan Prefek Romawi di Aleksandria. Dengan terus terang ia mengakui imannya di muka hakim. Karenanya Nemesio dicemeti dan disiksa secara ngeri. Terdorong oleh cinta kasih kepada penebusnya, ia dengan sabar dan gembira menanggung semua penderitaan yang ditimpakan kepadanya.

Ia mengerti bahwa seperti para rasul di Sanhendrin, ia telah dipandang layak menderita penghinaan karena Yesus. Akhirnya ia dihukum mati bakar bersama dengan beberapa penjahat kakap di daerah itu. Empat orang prajurit Romawi yang beragama Kristen dan seorang lainnya mendampingi Nemesio dalam saat-saat terakhir menghadapi maut. Mereka menghibur dia dan memberinya makan. Karena perbuatan mereka itu diketahui oleh Prefek Aleksandria, kelima orang serani itu pun dihukum mati dengan pedang. Nemesio mati sebagai martir pada tahun 247.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari