Doa Katolik
Doa Hari Ini

Sabtu I Adven

Sabtu, 5 Desember 2037· Ungu · Pekan Psalterium I
5 Desember 2037

Bacaan Misa

Sabtu I Adven
Bacaan Pertama

Sungguh, hai bangsa di Sion yang diam di Yerusalem, engkau tidak akan terus menangis. Tentulah Tuhan akan mengasihani engkau, apabila engkau berseru-seru; pada saat Ia mendengar teriakmu, Ia akan menjawab. Dan walaupun Tuhan memberi kamu roti dan air serba sedikit, namun Pengajarmu tidak akan menyembunyikan diri lagi, tetapi matamu akan terus melihat Dia, dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: "Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya," entah kamu menganan atau mengiri. Lalu TUHAN akan memberi hujan bagi benih yang baru kamu taburkan di ladangmu, dan dari hasil tanah itu kamu akan makan roti yang lezat dan berlimpah-limpah. Pada waktu itu ternakmu akan makan rumput di padang rumput yang luas; sapi-sapi dan keledai-keledai yang mengerjakan tanah akan memakan makanan campuran yang sedap, yang sudah ditampi dan diayak. Dari setiap gunung yang tinggi dan dari setiap bukit yang menjulang akan memancar sungai-sungai pada hari pembunuhan yang besar, apabila menara-menara runtuh. Maka terang bulan purnama akan seperti terang matahari terik dan terang matahari terik akan tujuh kali ganda, yaitu seperti terangnya tujuh hari, pada waktu TUHAN membalut luka umat-Nya dan menyembuhkan bekas pukulan.

Mazmur Tanggapan

Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu.
TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai;
Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka;
Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya.
Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga.
TUHAN menegakkan kembali orang-orang yang tertindas, tetapi merendahkan orang-orang fasik sampai ke bumi.

Bacaan Injil

Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Invitatorium

Sabtu I Adven

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Sabtu I Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sabda yang luhur, Engkau datang,
terang yang terbit dari Bapa,
yang lahir untuk menolong dunia
pada perjalanan waktu yang menurun:

Terangilah kini hati kami
dan bakarlah dengan cinta-Mu;
oleh warta yang telah kami dengar
semoga akhirnya terusir segala yang menyesatkan.

Dan bila kelak Engkau hadir sebagai Hakim
untuk menyelidiki perbuatan hati,
membalas setimpal segala yang tersembunyi
dan memberi kerajaan kepada orang benar atas kebaikannya,

Janganlah akhirnya kami disesakkan oleh hukuman
menurut beratnya kesalahan,
melainkan bersama para kudus
jadilah kami warga surga untuk selamanya.

Kristus, Raja yang mahabaik,
bagi-Mu dan bagi Bapa kemuliaan,
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala abad. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Barang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.

Mazmur 130 (131)

Kepercayaan seperti anak kecil kepada Allah

Belajarlah dari-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati (Matius 11:29).

Ya Tuhan, hatiku tidak sombong

dan mataku tidak congkak.

Aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar

atau keajaiban yang melampaui diriku.
Sungguh, aku telah menenangkan jiwaku

dalam keheningan dan damai.

Seperti anak kecil yang beristirahat dalam pelukan ibunya,

demikianlah jiwaku.
Hai Israel, berharaplah kepada Tuhan

sekarang dan selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus, yang lemah lembut dan rendah hati, Engkau menyatakan bahwa barang siapa menerima seorang anak kecil dalam nama-Mu, ia menerima Engkau, dan Engkau menjanjikan Kerajaan-Mu kepada mereka yang seperti anak-anak. Jangan biarkan kesombongan berkuasa dalam hati kami, tetapi semoga belas kasihan Bapa membalas dan merangkul semua yang dengan rela memikul kuk-Mu yang lembut.

AntifonBarang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.

Antifon 2Dengan ketulusan hati, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.

Mazmur 131 (132)

Janji-janji Allah kepada keluarga Daud

Tuhan Allah akan menganugerahkan kepada-Nya takhta Daud, leluhur-Nya (Lukas 1:32).

I
Ya Tuhan, ingatlah Daud

dan segala kesusahan yang ia alami,

sumpah yang ia ucapkan kepada Tuhan,

nazarnya kepada Yang Mahakuat dari Yakub.
“Aku tidak akan masuk ke rumah tempat aku tinggal

atau pergi ke tempat tidur tempat aku beristirahat.

Aku tidak akan membiarkan mataku tidur,

kelopak mataku tidak akan kubiarkan terlelap

sampai aku menemukan tempat bagi Tuhan,

kediaman bagi Yang Mahakuat dari Yakub.”
Di Efrata kami mendengar tentang tabut;

kami menemukannya di dataran Yearim.

“Marilah kita pergi ke tempat kediaman-Nya;

marilah kita pergi berlutut di tumpuan kaki-Nya.”
Bangkitlah, Tuhan, ke tempat peristirahatan-Mu,

Engkau dan tabut kekuatan-Mu.

Para imam-Mu akan mengenakan kekudusan:

umat-Mu yang setia akan bersorak-sorai.

Demi Daud, hamba-Mu,

janganlah menolak orang yang Engkau urapi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonDengan ketulusan hati, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.

Antifon 3Tuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selama-lamanya.

II
Tuhan bersumpah kepada Daud;

Dia tidak akan menarik kembali firman-Nya;

“Seorang putra, buah tubuhmu,

akan Aku tempatkan di atas takhtamu.
Jika mereka memelihara perjanjian-Ku dengan setia

dan hukum-hukum-Ku yang telah Aku ajarkan kepada mereka,

anak-anak mereka juga akan memerintah

di atas takhtamu dari zaman ke zaman.”
Sebab Tuhan telah memilih Sion;

Dia menginginkannya sebagai kediaman-Nya:

“Inilah tempat peristirahatan-Ku selama-lamanya,

di sini Aku telah memilih untuk tinggal.
Aku akan sangat memberkati hasil buminya,

Aku akan mengisi orang miskinnya dengan roti.

Aku akan mengenakan keselamatan kepada para imamnya

dan umat-Nya yang setia akan bersorak-sorai.
Di sana keturunan Daud akan berkembang:

Aku akan menyiapkan pelita bagi orang yang Aku urapi.

Aku akan menutupi musuh-musuhnya dengan rasa malu

tetapi di atasnya mahkota-Ku akan bersinar.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus Kristus, Engkau memilih untuk menderita dan dikalahkan oleh kematian untuk membuka gerbang kematian dalam kemenangan. Tinggallah bersama kami untuk membantu kami dalam ziarah kami; bebaskan kami dari segala kejahatan oleh kuasa kebangkitan-Mu. Dalam persekutuan dengan para kudus-Mu dan senantiasa mengingat kasih-Mu kepada kami, semoga kami menyanyikan keajaiban-Mu di rumah Bapa kami.

AntifonTuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selama-lamanya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan memberitakan firman-Nya kepada Yakub.

℟ Ketetapan dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 21:6-12

Penjaga memberitakan kejatuhan Babel
Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku:
“Pergilah, tempatkanlah seorang pengintai;
apa pun yang dilihatnya, hendaklah ia beritakan.
Jika ia melihat kereta, pasangan penunggang kuda,
orang yang menunggang keledai dan orang yang menunggang unta,
hendaklah ia memperhatikan dengan saksama, dengan amat teliti.”
Lalu pengintai itu berseru:
“Di atas menara pengintai, ya Tuhan,
aku berdiri terus-menerus sepanjang hari,
dan di tempat penjagaanku
aku berdiri sepanjang malam.
Lihatlah, ke sini datang pasukan orang,
pasangan penunggang kuda.”
Lalu ia menyahut dan berkata:
“Sudah jatuh, sudah jatuh Babel,
dan segala patung berhalanya
telah dihancurkan ke tanah.”
Hai umatku yang diirik dan anak-anak tempat pengirikanku,
apa yang kudengar dari Tuhan semesta alam, Allah Israel,
itulah yang kuberitakan kepadamu.

Ucapan ilahi tentang Duma.
Ada orang berseru kepadaku dari Seir:
“Hai penjaga, masih berapa lama lagi malam ini?
Hai penjaga, masih berapa lama lagi malam ini?”
Penjaga itu berkata:
“Pagi akan datang, tetapi malam juga;
jika kamu mau bertanya, bertanyalah,
datanglah kembali, marilah.”

Responsorium Why 18:2, 4, 5

Malaikat itu berseru dengan suara yang kuat: Sudah jatuh Babel, kota besar itu; dan aku mendengar suara lain dari surga berkata:

℟ Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya, supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya.
Dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Tuhan telah mengingat segala kejahatannya.

℟ Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya, supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya.
Bacaan Kedua

Dari Risalah Santo Siprianus, uskup dan martir, tentang Keutamaan Kesabaran

(Nn. 13 et 15: CSEL 3, 406-408)

Kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat
Perintah Tuhan dan Guru kita yang menyelamatkan ialah: “Siapa yang bertahan sampai pada kesudahannya, ia akan selamat.” Dan lagi: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar murid-Ku, dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Kita harus bertahan dan bertekun, saudara-saudara terkasih, supaya kita, yang telah diterima ke dalam pengharapan akan kebenaran dan kemerdekaan, dapat sampai kepada kebenaran dan kemerdekaan itu sendiri; sebab kenyataan bahwa kita adalah orang kristen, itu sendiri merupakan perkara iman dan harapan; tetapi supaya harapan dan iman dapat mencapai buahnya, diperlukan kesabaran.

Sebab kita tidak mengejar kemuliaan yang sekarang, melainkan yang akan datang, sebagaimana juga diperingatkan Rasul Paulus dengan berkata: “Kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi: sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.” Penantian dan kesabaran diperlukan, supaya kita menyempurnakan apa yang telah mulai kita jalani, dan supaya kita memperoleh apa yang kita harapkan dan imani, ketika Allah menyatakannya.

Akhirnya, di tempat lain Rasul yang sama mengajar dan mendidik orang-orang benar, yang giat berbuat baik dan menimbun bagi dirinya harta surgawi dengan bunga ilahi yang bertambah-tambah, supaya mereka juga bersabar, dengan berkata: “Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, terutama kepada kawan-kawan seiman. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik; sebab pada waktunya kita akan menuai.”

Ia memperingatkan supaya jangan ada orang yang karena tidak sabar menjadi lesu dalam berbuat baik, supaya jangan ada orang yang, karena digoda atau dikalahkan oleh pencobaan, berhenti di tengah perjalanan menuju pujian dan kemuliaan, sehingga hilanglah apa yang sudah dicapainya, karena apa yang telah dimulainya tidak sampai disempurnakan.

Akhirnya, ketika Rasul berbicara tentang kasih, ia menggabungkan ketabahan dan kesabaran dengannya. “Kasih itu,” katanya, “sabar; kasih itu murah hati; kasih tidak cemburu, tidak sombong, tidak pemarah, tidak menyimpan kesalahan orang lain; ia mengasihi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, menanggung segala sesuatu.” Dengan itu ia menunjukkan bahwa kasih dapat bertekun dengan teguh, karena ia tahu menanggung segala sesuatu.

Dan di tempat lain ia berkata: “Hendaklah kamu saling menanggung dalam kasih, dan berusahalah memelihara kesatuan Roh dalam ikatan damai sejahtera.” Ia membuktikan bahwa kesatuan maupun damai tidak dapat dipelihara, kecuali jika saudara-saudara saling memupuk dengan sikap saling menanggung, dan menjaga ikatan kerukunan dengan perantaraan kesabaran.

Responsorium Bdk. Hab 2:3; Ibr 10:37

Ia akan tampak pada akhir zaman, dan tidak akan mengecewakan:

℟ Nantikanlah Dia, sebab Ia yang datang pasti akan datang, dan tidak akan berlambat.
Sedikit, sebentar saja lagi, maka Ia yang akan datang, akan tiba.

℟ Nantikanlah Dia, sebab Ia yang datang pasti akan datang, dan tidak akan berlambat.

Doa Penutup

Ya Allah, untuk membebaskan umat manusia dari keadaan manusia lama Engkau telah mengutus Putra-Mu yang tunggal ke dunia ini; anugerahkanlah kepada kami, yang menantikan dengan khidmat, kemerdekaan rahmat surgawi-Mu, supaya kami sampai kepada kemerdekaan yang sejati. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Sabtu I Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Antifon 1Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.

Antifon 2Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Kel 15,1-4;8-13;17-18

Aku hendak bernyanyi bagi Tuhan, sebab teramat luhurlah Ia,*
kuda dan penunggangnya dilemparkannya ke dalam laut.

Tuhanlah kekuatan dan sumber penyelamatanku,*
Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Allah dan bapaku, kuluhurkan Dia,*
pejuang yang perkasa, Tuhanlah namaNya.

Ke dalam laut dicampakkanNya kereta Firaun dan tentaranya,*
ke dalam laut dibenamkanNya pejuang pilihan Mesir.

Nafas kemurkaanMu meniup-niup laut,+
sampai ombaknya menjulang bagaikan tembok,*
dan arusnya mengental di tengah laut.

Musuh berteriak: "Mari kita kejar sampai dapat,*
lalu kita membagi-bagi jarahan sepuas-puasnya.

Mari kita menghunus pedang,*
mari kita tumpas mereka!"

Tetapi Kautiupkan nafasMu,+
maka laut menutup mereka,*
laksana timah mereka tenggelam dalam ombak yang dahsyat.

Siapa seperti Engkau di antara dewata, ya Tuhan,+
siapa seperti Engkau termashur dan kudus,*
ditakuti karena karya yang mengagumkan!

Engkau mengulurkan tangan, mereka ditelan bumi.+
Dengan kasih setia Kaubimbing bangsaMu yang Kautebus,*
kekuatanMu menghantarkan mereka ke tempat kediamanMu yang kudus.

UmatMu Kaubawa dan Kautempatkan,*
di atas gunung, milik pusakaMu.

Tempat itu Kaujadikan kediamanMu,+
tempat kudus yang telah Kaubuat, ya Tuhan,*
Tuhan memerintah selama-lamanya.

Antifon 2Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

Bacaan Singkat (Yes 11:1-2a)

Sebuah tunas akan tumbuh dari tunggal Isai, sebuah taruk akan timbul dari akarnya. Roh Tuhan akan menaunginya, roh kebijaksanaan dan pengertian, roh penasihat dan kekuatan, roh pengetahuan dan takwa; takwa itu laksana nafas baginya.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungHai Sion, janganlah takut, sebab Allahmu sungguh akan datang, alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungHai Sion, janganlah takut, sebab Allahmu sungguh akan datang, alleluya.

Doa Permohonan

Dari semula Allah Bapa telah bermaksud menyelamatkan bangsaNya. Marilah kita berdoa dan berkata: ℟.

℟. Peliharalah rakyatMu, ya Tuhan.

Ya Allah, Engkau telah menjanjikan raja adil kepada bangsaMu,* peliharalah kekudusan GerejaMu. ℟.

Ya Allah, condongkanlah hati manusia kepada sabdaMu,* dan kuatkanlah kaum beriman dalam kekudusan yang sejati. ℟.

Ya Allah, peliharalah kami dalam cinta kasih RohMu,* agar kami memperoleh belaskasihan PuteraMu yang akan datang. ℟.

Ya Allah yang mahamurah, perkuatlah kami hingga akhir,* sampai hari kedatangan Tuhan kami Yesus Kristus. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan Yesus, datanglah segera, jangan berlambat. Semoga kami, yang mengharapkan kemurahanMu, Kauhibur dengan kedatanganMu. Sebab Engkaulah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Sabtu I Adven

SABTU — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Is 4, 2)

Pada waktu itu tunas yang ditumbuhkan Tuhan akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Sabtu I Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Mazmur 118,33-40

Perlihatkanlah kepadaku, ya Tuhan, jalan ketetapanMu,*
aku akan berpegang kepadanya sampai saat terakhir.

Berilah aku pengertian, maka aku akan mentaati hukumMu,*
aku akan menepatinya dengan segenap hati.

Bimbinglah aku pada jalan perintahMu,*
sebab aku menyukainya.

Condongkan hatiku kepada perintahMu,*
jangan kepada keuntungan.

Jauhkanlah perhatianku dari yang sia-sia,*
buatlah aku hidup menurut hukumMu.

Tepatilah janjiMu kepada hambaMu,*
sabdaMu yang Kausampaikan kepada orang takwa.

Singkirkanlah dari aku cela yang menggelisahkan daku,*
karena baiklah segala ketetapanMu.

Sungguh aku rindu kepada titahMu,*
berilah aku hidup demi keadilanMu.

Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.

Bacaan singkat 1Raj 8,60-61

Segala bangsa di dunia ini akan mengetahui bahwa Tuhan itu Allah, dan tak ada Allah selain Dia. Hendaknya hati kita sempurna di hadapan Tuhan Allah kita, sehingga kita hidup menurut ketetapanNya dan menepati perintahNya.

℣.Tuhan akan menumbuhkan kebenaran.℟.Dan segala bangsa akan memuji namaNya.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Sabtu I Adven

SABTU — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Is 61, 11)

Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan Allah akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa-bangsa.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Sabtu I Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Bergembiralah dan bersukacitalah, hai Sion baru, sebab Rajamu akan datang, Ia lemah lembut, Ia datang untuk menyelamatkan kita.

Mazmur 118 (119), 105-112

FirmanMu adalah pelita bagi langkahku,*
dan cahaya bagi jalanku.

Aku telah bersumpah dan akan bertekun,*
untuk memelihara ketetapanMu yang adil.

Aku sangat tertindas, ya Tuhan,*
hidupkan aku sesuai dengan firmanMu.

Berkenanlah menerima pujian, persembahan mulutku,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan.

Hidupku selalu terancam bahaya,*
tetapi aku tidak lupa akan hukumMu.

Orang berdosa memasang jerat terhadapku,*
tetapi aku tidak menyimpang dari titahMu.

KesaksianMu menjadi milik pusakaku selama-lamanya,*
dan merupakan kegirangan hatiku.

Hatiku bersedia melaksanakan kehendakMu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 1Bergembiralah dan bersukacitalah, hai Sion baru, sebab Rajamu akan datang, Ia lemah lembut, Ia datang untuk menyelamatkan kita.

Antifon 2Kuatkanlah tangan yang lemah. Tabahkanlah hatimu dan berkatalah: Sungguh, Allah kita akan datang menyelamatkan kita, alleluya.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Antifon 2Kuatkanlah tangan yang lemah. Tabahkanlah hatimu dan berkatalah: Sungguh, Allah kita akan datang menyelamatkan kita, alleluya.

Antifon 3Hukum diberikan oleh Musa, tetapi rahmat dan kebenaran dikerjakan oleh Yesus Kristus.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Hukum diberikan oleh Musa, tetapi rahmat dan kebenaran dikerjakan oleh Yesus Kristus.

Bacaan Singkat (1Tes 5,23-24)

Semoga Allah, pokok damai, menguduskan kamu sekalian sepenuhnya; agar roh, jiwa dan tubuhmu tetap terpelihara tanpa cela sampai kedatangan Tuhan. Tuhan yang memanggil kamu tetap setia. Ia akan melaksanakan sabdaNya.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon Kidung(Mi II): Datanglah, ya Tuhan, kunjungilah kami dengan damai, supaya kami bergembira di hadapanMu dengan hati sempurna.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, kunjungilah kami dengan damai, supaya kami bergembira di hadapanMu dengan hati sempurna.

Doa Permohonan

Kristus menggembirakan hati setiap orang yang menantikan Dia. Marilah kita memohon: ℟.

℟. Datanglah ya Tuhan, dan jangan terlambat.

Dengan gembira hati kami nantikan kedatanganMu,* datanglah ya Tuhan Yesus. ℟.

Engkau telah hidup sebelum awal dunia,* datanglah dan selamatkan kami di dunia ini. ℟.

Engkau telah menciptakan dunia dengan segenap isinya,* datanglah dan selamatkanlah karya tanganMu. ℟.

Engkau telah hidup dan mati sebagai manusia,* datanglah dan luputkanlah kami dari kuasa maut. ℟.

Engkau datang supaya kami memperoleh kehidupan yang berlimpah-limpah,* datanglah dan berilah kami kehidupan abadi. ℟.

Engkau hendak mempersatukan semua orang dalam kerajaanMu,* datanglah dan himpunkanlah semua orang yang ingin memandang wajahMu. ℟.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi II)

Bapa yang mahakuasa dan maharahim, janganlah Kaubiarkan suatu kesalahanpun menghalangi kami menyiapkan diri untuk menyosong kedatangan PuteraMu. Semoga dengan bimbinganMu yang bijaksana, kami dipersatukan dengan Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup, dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Sabtu I Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo Reinardus

Uskup dan Pengaku Iman

Suatu ketika orang melihat seorang peziarah selama tiga hari penuh - tanpa tidur, makan dan minum - berdoa menyusuri jalan salib Yesus, kebun Zaitun dan bukit Golgota di Yerusalem. Peziarah itu berjubah kotor dan lusuh, tanpa sepatu dan sepanjang jalan menangis terus. Dialah Uskup Luttich, Belgia, yang berjalan kaki ke Kota Suci sebagai tanda pertobatannya dari dosa: membeli jabatan uskup menuruti ambisinya. Ketika Paus mendengar perbuatan tobat sejati ini, ia menyuruh Reinardus untuk tetap mengemban jabatannya. Reinardus dengan rajin mengunjungi semua paroki keuskupannya, berkotbah, membangun jembatan dan irigasi, membagi makanan dan membela mereka yang tertindas.

Santo Sabas

Abbas dan Pengaku Iman · 439-532

Sabas lahir di Mutalaska, dekat Kaisarea, Kapadokia pada tahun 439. Semasa remajanya ia masuk biara Basilian yang dipimpin oleh Santo Eutimos Agung. Setelah ia menjadi seorang pertapa yang dewasa dan mempunyai banyak pengalaman, ia mendirikan Laura (semacam tempat pertapaan) Mar Saba yang terletak antara Yerusalem dan Laut Mati. Sebuah Laura dihuni oleh sekelompok rahib yang menjalani hidup pertapaan secara terpisah-pisah di sekitar gereja.

Karena beberapa dari rekan rahibnya menentang aturan-aturannya dan menuntut kehadiran seorang imam sebagai abbas mereka, maka ia ditahbiskan menjadi imam pada tahun 491. Ia sangat bijak dalam memimpin para rahib, sehingga pada tahun 494 ia diangkat sebagai pemimpin tertinggi dari semua biara yang ada di Palestina. Sabas dengan gigih membela ajaran Konsili Kalsedon dan berani menegur kaisar sehubungan dengan berbagai ajaran sesat yang berkembang di Kekaisaran Konstantinopel. Dua kali ia menghadap kaisar di istana kekaisaran untuk menentang ajaran-ajaran sesat itu.

Pertapaan Mar Saba yang didirikannya sampai kini dihuni oleh rahib-rahib dari Gereja Ortodoks Timur yang menghayati suatu cara hidup tapa Yang keras dan sederhana. Konon biara itu pernah diperbaiki oleh pemerintah Rusia pada tahun 1840. Sabas meninggal dunia dalam usia 94 tahun pada tanggal 5 Desember 532.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari