Doa Katolik
Hari Raya

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

Minggu, 20 Desember 2037· Ungu · Pekan Psalterium IV
20 Desember 2037

Bacaan Misa

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Ketika raja telah menetap di rumahnya dan TUHAN telah mengaruniakan keamanan kepadanya terhadap semua musuhnya di sekeliling, berkatalah raja kepada nabi Natan: "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda." Lalu berkatalah Natan kepada raja: "Baik, lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu, sebab TUHAN menyertai engkau." Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian: "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami? Oleh sebab itu, beginilah kaukatakan kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Akulah yang mengambil engkau dari padang, ketika menggiring kambing domba, untuk menjadi raja atas umat-Ku Israel. Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani dan telah melenyapkan segala musuhmu dari depanmu. Aku membuat besar namamu seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi. Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu, sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada semua musuhmu. Juga diberitahukan TUHAN kepadamu: TUHAN akan memberikan keturunan kepadamu. Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia. Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya."

Mazmur Tanggapan

Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun.
Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
Engkau telah berkata: "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:
Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun." Sela
Diapun akan berseru kepada-Ku: 'Bapaku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.'
Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia.

Bacaan Injil

Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya: "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya, Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu, --seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus-- untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita, untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus, yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita, supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut, dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita. Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."

Invitatorium

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Ibadat Bacaan

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Datanglah, Penebus bangsa-bangsa,
tunjukkanlah kelahiran-Mu dari Perawan;
biarlah segala zaman takjub:
kelahiran demikian pantas bagi Allah.

Bukan dari benih laki-laki,
melainkan oleh hembusan Roh yang penuh rahasia,
Sabda Allah telah menjadi daging
dan buah rahim pun mekar.

Rahim Perawan membesar,
pintu kemurnian tetap terkunci,
panji-panji keutamaan berkilau,
Allah berdiam dalam bait-Nya.

Semoga Ia keluar dari kamar pengantin-Nya,
istana kemurnian yang agung,
Sang Raksasa berkodrat ganda,
dengan gembira menempuh jalan-Nya.

Setara dengan Bapa yang kekal,
Engkau bersabuk piala kemenangan daging,
meneguhkan kelemahan tubuh kami
dengan kekuatan yang abadi.

Palungan-Mu kini bercahaya
dan malam menghembuskan terang baru,
yang tak dapat dipadamkan malam mana pun
dan bersinar dalam iman yang tak putus.

Ya Kristus, Raja yang mahakasih,
kemuliaan bagi-Mu dan bagi Bapa
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Lihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Mazmur 23 (24)

Masuknya Tuhan ke dalam bait-Nya

Kristus membuka surga bagi kita dalam kemanusiaan yang Ia kenakan (St. Ireneus).
Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,

dunia dan semua penduduknya.

Dialah yang mendasarkannya di atas laut;

di atas air Ia menjadikannya teguh.

AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan?

Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,

yang tidak menginginkan hal-hal yang tidak berharga,

yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.

AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Ia akan menerima berkat dari Tuhan

dan upah dari Allah yang menyelamatkannya.

Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,

mencari wajah Allah Yakub.

AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

tinggikanlah dirimu, hai pintu-pintu kuno.

Biarlah Dia masuk, Raja kemuliaan!

AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah Raja kemuliaan itu?

Tuhan, yang perkasa, yang gagah berani,

Tuhan, yang gagah berani dalam perang.

AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

tinggikanlah dirimu, hai pintu-pintu kuno.

Biarlah Dia masuk, Raja kemuliaan!

AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?

Dia, Tuhan semesta alam,

Dialah Raja kemuliaan.

AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ketika Putra-Mu dihukum secara tidak adil, ya Tuhan Allah, dan dikelilingi oleh orang-orang fasik, Ia berseru kepada-Mu, dan Engkau membebaskan-Nya. Jagalah umat-Mu sebagai harta hati-Mu dan bimbinglah langkah mereka di jalan yang aman agar mereka dapat melihat wajah-Mu.

AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Antifon 2Bergembiralah dan bersukacitalah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut, sebab keselamatanmu segera datang.

Mazmur 65 (66)

Madah Ekaristi

Tuhan telah bangkit dan semua orang telah dibawa oleh-Nya kepada Bapa (Hesychius).
I
Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,

Nyanyikanlah kemuliaan nama-Nya.

Persembahkanlah kepada-Nya pujian yang mulia.

Katakanlah kepada Allah: “Betapa dahsyat perbuatan-Mu!

AntifonBergembiralah dan bersukacitalah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut, sebab keselamatanmu segera datang.

Karena kebesaran kekuatan-Mu

musuh-musuh-Mu gemetar di hadapan-Mu.

Di hadapan-Mu seluruh bumi akan sujud;

akan bernyanyi bagi-Mu, bernyanyi bagi nama-Mu!”

AntifonBergembiralah dan bersukacitalah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut, sebab keselamatanmu segera datang.

Datanglah dan lihatlah perbuatan-perbuatan Allah,

dahsyat perbuatan-Nya di antara manusia.

Ia mengubah laut menjadi tanah kering,

mereka menyeberangi sungai dengan kaki kering.

AntifonBergembiralah dan bersukacitalah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut, sebab keselamatanmu segera datang.

Biarlah sukacita kita ada di dalam Dia;

Ia memerintah selama-lamanya dengan kekuatan-Nya.

Mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa;

jangan biarkan pemberontak bangkit melawan Dia.

AntifonBergembiralah dan bersukacitalah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut, sebab keselamatanmu segera datang.

Hai bangsa-bangsa, berkatilah Allah kita,

biarlah suara pujian-Nya bergema,

dari Allah yang memberi hidup kepada jiwa kita

dan menjaga kaki kita agar tidak tersandung.

AntifonBergembiralah dan bersukacitalah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut, sebab keselamatanmu segera datang.

Karena Engkau, ya Allah, telah menguji kami,

Engkau telah menguji kami seperti perak diuji:

Engkau menuntun kami, ya Allah, ke dalam jerat;

Engkau meletakkan beban berat di punggung kami.

AntifonBergembiralah dan bersukacitalah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut, sebab keselamatanmu segera datang.

Engkau membiarkan manusia menginjak-injak kepala kami;

kami melewati api dan air

tetapi kemudian Engkau memberi kami kelegaan.

AntifonBergembiralah dan bersukacitalah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut, sebab keselamatanmu segera datang.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBergembiralah dan bersukacitalah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut, sebab keselamatanmu segera datang.

Antifon 3Menjelang kedatangan Raja yang mahatinggi, hendaklah hati manusia disucikan, supaya kita dengan layak berjalan menyongsong Dia: sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.

II
Kurban bakaran kubawa ke rumah-Mu;

kepada-Mu aku akan membayar nazarku,

nazarku yang telah kuucapkan dengan bibirku,

yang kuucapkan dengan mulutku dalam kesesakanku.

AntifonMenjelang kedatangan Raja yang mahatinggi, hendaklah hati manusia disucikan, supaya kita dengan layak berjalan menyongsong Dia: sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.

Aku akan mempersembahkan kurban bakaran dari hewan gemuk

dengan asap domba jantan yang terbakar.

Aku akan mempersembahkan lembu jantan dan kambing.

AntifonMenjelang kedatangan Raja yang mahatinggi, hendaklah hati manusia disucikan, supaya kita dengan layak berjalan menyongsong Dia: sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.

Datanglah dan dengarkanlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah.

Aku akan menceritakan apa yang Ia lakukan bagi jiwaku:

kepada-Nya aku berseru dengan nyaring,

dengan pujian tinggi siap di lidahku.

AntifonMenjelang kedatangan Raja yang mahatinggi, hendaklah hati manusia disucikan, supaya kita dengan layak berjalan menyongsong Dia: sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.

Sekiranya ada kejahatan dalam hatiku,

Tuhan tidak akan mendengarkan.

Tetapi sesungguhnya Allah telah mendengarkan;

Ia telah memperhatikan suara doaku.

AntifonMenjelang kedatangan Raja yang mahatinggi, hendaklah hati manusia disucikan, supaya kita dengan layak berjalan menyongsong Dia: sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.

Terpujilah Allah yang tidak menolak doaku

dan tidak menahan kasih-Nya dariku.

AntifonMenjelang kedatangan Raja yang mahatinggi, hendaklah hati manusia disucikan, supaya kita dengan layak berjalan menyongsong Dia: sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa yang Mahakuasa, dalam kematian dan kebangkitan Putra-Mu sendiri Engkau membawa kami melalui air baptisan ke pantai kehidupan baru. Melalui air itu dan api Roh Kudus Engkau telah memberi setiap kami penghiburan. Terimalah kurban pujian kami; semoga hidup kami menjadi persembahan total kepada-Mu, dan semoga kami layak masuk ke rumah-Mu dan di sana bersama Kristus memuji kekuatan-Mu yang tak pernah gagal.

AntifonMenjelang kedatangan Raja yang mahatinggi, hendaklah hati manusia disucikan, supaya kita dengan layak berjalan menyongsong Dia: sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Sabda Allah hidup; itu menusuk hati.

℟ Itu menusuk lebih pasti daripada pedang bermata dua.
Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan Tuhan.

℟ Luruskanlah jalan bagi Allah kita.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 48:1-11

Hanya Allah yang menguasai masa depan
Dengarlah ini, hai kaum keturunan Yakub,
yang disebut dengan nama Israel
dan yang berasal dari air Yehuda,
yang bersumpah demi nama Tuhan
dan menyebut-nyebut Allah Israel,
tetapi tidak dalam kebenaran dan tidak dalam keadilan.
Sebab mereka menyebut diri berasal dari kota kudus
dan bersandar kepada Allah Israel;
Tuhan semesta alam nama-Nya.
Hal-hal yang dahulu telah Kuberitahukan sejak lama,
dari mulut-Ku semuanya keluar,
dan Aku telah memperdengarkannya;
tiba-tiba Aku bertindak, dan semuanya terjadi.
Sebab Aku tahu bahwa engkau tegar,
bahwa tengkukmu urat besi,
dan dahimu tembaga.
Aku telah memberitahukannya kepadamu sejak lama;
sebelum semuanya terjadi, Aku telah menyatakannya kepadamu,
supaya jangan engkau berkata: “Berhalaku yang melakukannya,
patung pahatanku dan patung tuanganku yang memerintahkannya.”

Engkau telah mendengarnya; lihatlah semuanya itu;
dan kamu, tidakkah kamu mau memberitahukannya?
Sejak sekarang Aku memperdengarkan kepadamu hal-hal yang baru
dan yang tersembunyi, yang tidak kauketahui.
Baru sekarang hal-hal itu diciptakan, dan bukan sejak dahulu,
dan sebelum hari ini engkau tidak mendengarnya,
supaya jangan engkau berkata: “Lihat, aku sudah mengetahuinya.”
Engkau tidak mendengarnya dan tidak mengetahuinya,
dan sejak dahulu telingamu tidak terbuka;
sebab Aku tahu bahwa engkau sungguh-sungguh berkhianat
dan disebut pendurhaka sejak dari kandungan.
Oleh karena nama-Ku Aku menahan amarah-Ku,
dan oleh karena kemuliaan-Ku Aku mengekang diri terhadap engkau,
supaya Aku tidak membinasakan engkau.
Sesungguhnya, Aku telah memurnikan engkau, tetapi bukan seperti perak;
Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan.
Demi Aku, demi Aku sendiri Aku bertindak,
supaya nama-Ku jangan dihujat;
dan kemuliaan-Ku tidak akan Kuberikan kepada yang lain.

Responsorium Yes 48:10.11; 54:8

Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan. Demi Aku, demi Aku sendiri Aku bertindak, supaya nama-Ku jangan dihujat:

℟ Dan kemuliaan-Ku tidak akan Kuberikan kepada yang lain.
Dalam murka yang meluap Aku menyembunyikan wajah-Ku sesaat lamanya dari padamu, tetapi dalam kasih setia yang abadi Aku mengasihani engkau.

℟ Dan kemuliaan-Ku tidak akan Kuberikan kepada yang lain.
Bacaan Kedua

Dari Homili Santo Bernardus, abas, tentang Pujian bagi Perawan Bunda

(Hom. 4, 8-9: Opera omnia. Edit. Cisterc. 4 [1966], 53-54)

Seluruh dunia menantikan jawaban Maria
Engkau telah mendengar, hai Perawan, bahwa engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; engkau telah mendengar bahwa itu terjadi bukan oleh seorang laki-laki, melainkan oleh Roh Kudus. Malaikat menantikan jawaban: sebab sudah waktunya ia kembali kepada Allah yang mengutusnya. Kami pun menantikan, ya Tuan Putri, sepatah kata belas kasihan, kami yang ditindas dengan menyedihkan oleh hukuman kebinasaan.

Dan lihatlah, kepadamu ditawarkan harga keselamatan kami: seketika kami dibebaskan, jika engkau setuju. Dalam Sabda Allah yang kekal kami semua telah dijadikan, dan lihatlah, kami mati: oleh jawabanmu yang singkat kami akan dipulihkan, supaya kami dipanggil kembali kepada kehidupan.

Hal ini dimohon dari padamu, hai Perawan yang penuh kasih, oleh Adam yang berurai air mata bersama keturunannya yang malang, yang terbuang dari firdaus; hal ini dimohon oleh Abraham, oleh Daud. Hal ini dimohon dengan sangat oleh para bapa kudus yang lain, yaitu leluhurmu sendiri, yang juga tinggal di daerah bayang-bayang maut. Hal ini dinantikan oleh seluruh dunia yang bersujud di kakimu.

Dan memang pantas, sebab pada bibirmu bergantung penghiburan orang-orang yang sengsara, penebusan para tawanan, pembebasan orang-orang terhukum, bahkan keselamatan semua anak Adam, seluruh keturunanmu.

Berikanlah jawabanmu segera, hai Perawan. Jawablah dengan cepat kepada Malaikat, bahkan melalui Malaikat kepada Tuhan. Ucapkanlah sepatah kata, dan sambutlah Sang Sabda: berikanlah katamu, dan kandunglah Sabda ilahi: ucapkanlah kata yang fana, dan peluklah Sabda yang kekal.

Mengapa engkau berlambat-lambat? Mengapa engkau gentar? Percayalah, akuilah, dan sambutlah. Biarlah kerendahan hati mengambil keberanian, dan rasa malu mengambil kepercayaan. Sama sekali tidak pantas sekarang bila kesederhanaan perawan melupakan kebijaksanaan. Dalam hal yang satu ini saja, hai Perawan yang bijaksana, janganlah takut dianggap lancang: sebab, meskipun rasa malu dalam keheningan itu menyenangkan, sekarang lebih diperlukan kasih bakti dalam perkataan.

Bukalah, hai Perawan yang terberkati, hatimu bagi iman, bibirmu bagi pengakuan, rahimmu bagi Sang Pencipta. Lihatlah, Dia yang dirindukan semua bangsa berdiri di luar mengetuk pintu. Oh, kalau sampai Ia lewat karena engkau berlambat, dan engkau harus mulai lagi dengan sedih mencari Dia yang dikasihi jiwamu! Bangkitlah, berlarilah, bukalah. Bangkitlah dengan iman, berlarilah dengan bakti, bukalah dengan pengakuan. “Sesungguhnya,” katanya, “aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu.”

Responsorium Bdk. Luk 1:31.42

Sambutlah sabda, hai Perawan Maria, yang disampaikan kepadamu dari Tuhan melalui Malaikat: engkau akan mengandung dan melahirkan Dia yang Allah sekaligus manusia,

℟ Supaya engkau disebut terberkati di antara semua wanita.
Engkau akan melahirkan seorang anak laki-laki, namun keperawananmu tidak akan berkurang: engkau akan mengandung, dan tetap menjadi ibu yang selalu murni.

℟ Supaya engkau disebut terberkati di antara semua wanita.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah yang perkasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpinlah dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Setiap hari kami memuji-Mu.

℟ Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Kami mohon, ya Tuhan, curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya kami, yang telah mengenal penjelmaan Kristus Putra-Mu karena warta malaikat, dihantar melalui sengsara dan salib-Nya kepada kemuliaan kebangkitan. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Tiuplah sangkakala di Sion, sebab hari Tuhan sudah dekat. Sungguh, Tuhan akan datang untuk menyelamatkan kita, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 1Tiuplah sangkakala di Sion, sebab hari Tuhan sudah dekat. Sungguh, Tuhan akan datang untuk menyelamatkan kita, alleluya.

Antifon 2Tuhan akan datang, songsonglah Dia sambil berkata: Kekuasaan Tuhan agung, kerajaanNya takkan berakhir. Allah kuat, raja perkasa, pangeran perdamaian, alleluya.

Dan 3,52-57

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,+
dan bersemayam di atas singgasana,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujiah Engkau di bentangan langit,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

(Kemuliaan tidak diucapkan)

Antifon 2Tuhan akan datang, songsonglah Dia sambil berkata: Kekuasaan Tuhan agung, kerajaanNya takkan berakhir. Allah kuat, raja perkasa, pangeran perdamaian, alleluya.

Antifon 3Ya Tuhan, sabdaMu yang mahakuasa akan turun ke dunia dari takhta kerajaanMu, alleluya.

Mazmur 150

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*
pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*
pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*
pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*
pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,+
Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*
segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

Antifon 3Ya Tuhan, sabdaMu yang mahakuasa akan turun ke dunia dari takhta kerajaanMu, alleluya.

Bacaan Singkat (Rom 13,11-12)

Sudah waktunya kita harus bangun dari tidur. Sebab kini keselamatan kita lebih dekat daripada ketika kita mulai percaya kepada Yesus Kristus. Malam hampir lewat, hari mulai siang. Maka, hendaklah kita hentikan segala perbuatan yang tak tahan cahaya. Marilah kita mengenakan senjata cahaya.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungBerjaga-jaga dan waspadalah, Tuhan Allah kita sudah dekat.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungBerjaga-jaga dan waspadalah, Tuhan Allah kita sudah dekat.

Doa Permohonan

Allah Bapa telah menganugerahi kita rahmatNya, agar kita dapat menantikan Tuhan Yesus Kristus yang datang dengan mulia. Marilah kita berdoa: ℟.

℟. Tunjukkanlah belaskasihMu kepada kami, ya Tuhan.

Kuduskanlah semangat kami, jiwa dan raga kami, ya Tuhan,* dan peliharalah kami tak bercela hingga kedatangan PuteraMu. ℟.

Bimbinglah kami pada hari ini di jalan kebaikan,* supaya kami hidup dengan layak dan jujur di dunia ini. ℟.

Perkenankanlah kami mengenakan Tuhan kami Yesus Kristus,* dan jiwailah kami dengan RohMu yang kudus. ℟.

Ya Tuhan, kasihanilah kami, agar kami tetap berjaga,* hingga penampakan mulia PuteraMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, kami mengetahui dari kabar malaikat bahwa Yesus Kristus PuteraMu menjadi manusia. Kami mohon, curahkanlah rahmatMu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salibNya kami dihantar kepada kebangkitan yang mulia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

MINGGU — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Rom 13, 13-14 a)

Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 22 (23)

Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan,*
Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.

Ia membimbing aku ke air yang tenang,*
dan menyegarkan daku.

Ia menuntun aku di jalan yang lurus,*
demi namaNya yang kudus.

Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam,*
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.

Tongkat kegembalaanMu,*
itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan hidangan bagiku,*
di hadapan segala lawanku.

Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,*
pialaku penuh melimpah.

Kerelaan dan kemurahanMu mengiringi aku,*
seumur hidup.

aku akan diam di dalam rumah Tuhan,*
sepanjang masa.

Antifon 1Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya, alleluya.

Antifon 2Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus, alleluya.

Mazmur 75 (76)

Allah terkenal di Yehuda,*
di Israel namaNya termasyhur.

KemahNya berada di Salem,*
dan di Sion kediamanNya.

DihancurkanNya panah yang berkilat,*
perisai dan pedang dan perlengkapan perang.

Cemerlang Engkau dan mulia,*
lebih megah dari gunung abadi.

Orang gagah berani Kaujarahi,+
mereka terlelap dalam tidurnya,*
orang yang perkasa lenyap kekuatannya.

Ya Allah Yakub,*
hardikMu melumpuhkan kereta maupun kuda.

Antifon 2Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus, alleluya.

Antifon 3Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu, alleluya.

Dahsyat Engkau, siapakah dapat bertahan di hadapanMu,*
terhadap hebatnya amarahMu.

Dari langit Kauperdengarkan keputusanMu,*
bumi takut dan tertegun.

pada waktu Allah bangkit untuk mengadili,*
dan menyelamatkan orang tertindas seluruh negeri.

Keberangan manusia bahkan menjadi pujianMu,*
dan amarahnya menambah keluhuranMu.

Bernadarlah dan penuhilah janjimu kepada Tuhan Allahmu,*
hendaknya para hamba Tuhan menyampaikan persembahan kepada Yang dahsyat.

Ia mematahkan semangat para penguasa,*
menakutkan para raja bumi.

Antifon 3Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu, alleluya.

Bacaan singkat Kid 8,6b-7

Kuat bagaikan mautlah cinta, gigih laksana pratalalah cemburu. Nyalanya ibaratkan nyala api, bagaikan pijar Tuhan. Air yang banyak tidak kuasa memadamkan cinta, tiadapun sungai-sungai dapat menghanyutkannya.

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umatMu.

Doa Penutup (Mi XXXII)

Ya Tuhan, kami mengetahui dari kabar malaikat bahwa Yesus Kristus PuteraMu menjadi manusia. Kami mohon, curahkanlah rahmatMu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salibNya kami dihantar kepada kebangkitan yang mulia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

MINGGU — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. 2 Thess 1, 6. 7. 10)

Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, apabila Ia datang pada hari itu untuk dimuliakan di antara orang-orang kudus-Nya dan untuk dikagumi oleh semua orang yang percaya, sebab kesaksian yang kami bawa kepadamu telah kamu percayai.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.

Mazmur 109 (110),1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.

Antifon 2Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.

Mazmur 111 (112)

Berbahagialah orang takwa,*
yang sangat suka akan perintah Tuhan.

Anak cucunya akan berkuasa di bumi,*
keturunan orang jujur akan diberkati.

Rumah tangganya makmur dan sejahtera,*
kebaikannya tetap selama-lamanya.

Tuhan yang adil, pengasih dan penyayang,*
menjadi cahaya dalam kegelapan bagi orang yang lurus.

Orang baik menaruh belaksihan dan memberi pinjaman,*
ia melakukan urusannya penuh tanggung jawab.

Orang jujur tidak pernah akan goyah,*
ia akan dikenang selama-lamanya.

Ia tidak gentar akan kabar buruk,*
hatinya teguh, penuh kepercayaan kepada Tuhan.

Hatinya tenang, ia tidak takut,*
ia bersukacita karena mengalahkan musuh.

Dengan murah hati ia memberi derma kepada orang miskin,+
kebaikannya tetap selama-lamanya,*
kekuatannya tiada bandingnya.

Orang jahat melihatnya dan sakit hati,+
menggertakkan gigi, merana dan hancur lebur,*
usaha orang berdosa akan gagal.

Antifon 2Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.

Antifon 3Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.

Bacaan singkat Flp 4,4-5

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.

Doa Permohonan

Penebus kita Yesus Kristus, adalah jalan, kebenaran dan kehidupan. Marilah kita mohon dengan rendah hati:
U : Datanglah dan tinggallah beserta kami, ya Tuhan. ℟.

Yesus, Putera Allah yang mahatinggi, kedatanganMu telah diwartakan Gabriel kepada perawan Maria,* datanglah untuk meraja atas bangsaMu selama-lamanya. ℟.

Yesus, Allah yang kudus, dalam kandungan Elisabeth bersoraklah Yohanes yang menjadi perintis bagiMu, * datanglah untuk memberikan kegembiraan dan keselamatan kepada segenap bumi. ℟.

Yesus, penebus, namaMu telah diwartakan malaikat kepada santo Yusuf,* datanglah untuk menyelamatkan bangsaMu dari dosanya. ℟.

Yesus, terang dunia, Engkau telah dinanti-nantikan oleh Simeon beserta orang-orang saleh lainnya,* datanglah untuk menghiburkan kami. ℟.

Yesus, fajar cemerlang, Engkau telah mengunjungi kami seturut sabda Zakharia,* datanglah untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, kami mengetahui dari kabar malaikat bahwa Yesus Kristus PuteraMu menjadi manusia. Kami mohon, curahkanlah rahmatMu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salibNya kami dihantar kepada kebangkitan yang mulia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Hari Minggu Adven IV / Vigili Natal

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Dominikus dari Silo

Abbas dan Pengaku Iman · 1000-1073

Santo Dominikus dari silos adalah salah satu Orang Kudus yang sangat di cintai di Spanyol. Ia lahir dari keluarga petani yang amat bersahaja. Di masa mudanya Ia melewatkan sebagian besar waktunya seorang diri dengan ditemani kawanan dombanya di lembah pegunungan Pyrenees. Di sanalah ia mulai mencintai doa. Karena cintanya pada kehidupan doa, maka Dominikus kemudian masuk biara Benediktin di San Millán de Cogolla. Segera dominikus menjadi biarawan yang amat baik dan saleh. Ia diangkat menjadi abbas (pemimpin biara) dan membawa banyak kemajuan bagi biaranya.

Suatu hari Raja Garcia III dari Navarre, Spanyol mengklaim bahwa sebagian dari harta milik biara adalah miliknya. St. Dominikus menolak memberikannya kepada raja. Ia berpendapat bahwa tidaklah benar menyerahkan harta milik Gereja kepada raja. Keputusannya ini membuat raja amat murka. Ia kemudian mengusir Dominikus beserta para biarawan dengan paksaan untuk segera meninggalkan kerajaannya.

Dengan sedih mereka kemudian mencari perlindungan pada Raja Ferdinand I di Castille. Raja Ferdinand menyambut para biarawan yang terusir ini dengan hangat dan menempatkan mereka pada sebuah biara tua; Biara San Sebastian di Silo. Dominikus kemudian diangkat menjadi Abbas di biara baru tersebut.

Awalnya keadaan biara tersebut amat memprihatinkan baik kondisi fisik maupun spritual. Hanya ada 6 orang biarawan dalam bangunan tua yang sudah tidak layak huni. Abbas Dominikus kemudian bekerja keras membangun kembali kehidupan rohani dan keadaan finansial biara tersebut. Bangunan biara yang rusak parah ia benahi kembali. Dan segera saja Biara itu menjadi pusat spiritual di seluruh negeri. Selain itu Biara ini juga terkenal akan terkenal karena desain buku, seni cetak, kerajinan emas dan perak, dan juga karya amal para biarawan untuk masyarakat miskin setempat. Bangunan biara yang dibangunnya kembali kini dikenal sebagai Biara Santo Dominikus. Bangunan biara itu bertahan hingga hari ini, dan dianggap sebagai salah satu peninggalan arsitektur spanyol.

St. Dominikus dari Silos wafat dengan tenang pada tanggal 20 Desember 1073 di Silo Spanyol.

Suatu hari, kurang lebih seratus tahun setelah kematian St.Dominikus, seorang ibu sedang berdoa dengan khusuk di gereja Biara Silo. Ibu tersebut memohon agar Tuhan memberikannya lagi seorang putra. St.Dominikus kemudian menampakkan diri kepada wanita tersebut dan mengatakan kepadanya bahwa Tuhan telah mendengar doanya. Ia akan mengirimkan seorang anak laki-laki lagi kepadanya. Ketika anak itu lahir, ia diberi nama Dominikus sebagai ungkapan rasa syukur ibunya. Ibu tersebut bernama Yoana, yang kita kenal sekarang sebagai Beata Yoana dari Aza. Dan putranya yang diberi nama Dominikus itu kelak menjadi Santo Dominikus, seorang Pengkotbah ulung, pendiri Ordo Para Pengkotbah; Ordo Dominikan.

Arti nama

Milik Tuhan

Santo Filigon

Uskup dan Pengaku Iman

Filigon terkenal sebagai seorang pengacara kawakan di kota Antiokia, Asia Kecil, pada abad keempat. Ia terkenal karena pidato-pidatonya yang berapi-api dan keberaniannya membela kliennya di muka pengadilan: Ia tidak pernah kalah dalam semua perkara yang dibelanya. Ia orang jujur dan biasanya tidak bersedia membela orang-orang yang jelas-jelas berbuat salah. Sebagai orang Kristen, ia lebih dikenal karena kesalehan dan perbuatan-perbuatan amalnya. Pada waktu Vitalis, uskup kota Antiokia meninggal dunia, Filigon terpilih menjadi Uskup Antiokia. Pengangkatan Filigon ini menyimpang dari kebiasaan yang berlaku dalam hal pemilihan calon uskup di antara imam-imam yang ada. Filigon menolak pilihan itu, namun atas desakan umat, ia akhirnya bersedia ditahbiskan menjadi uskup. Sejak itu keahliannya diabdikannya demi kepentingan Gereja dan pembelaan iman para rasul terhadap serangan kaum bidat.

Santo Yohanes Krisostomus memujinya sebagai seorang uskup yang suci, bijaksana, lagi rajin. Ia juga memuji kemurahan hati Filigon dalam memperhatikan kepentingan umatnya. Dalam kamus hidupnya tidak terdapat kata-kata yang menaburkan benih kebencian diantara manusia, seperti: "saya punya" dan "engkau punya'". Miliknya menjadi juga milik orang miskin. Ketenangan jiwanya tidak pernah terganggu oleh kecemasan akan harta benda duniawi; hatinya tiada pernah ke sana. Lima tahun sesudah menjabat uskup, Filigon meninggal dunia.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari