Doa Katolik
Doa Hari Ini

Kamis IV Adven

Kamis, 24 Desember 2037· Ungu · Pekan Psalterium IV
24 Desember 2037

Bacaan Misa

Kamis IV Adven
Bacaan Pertama

Ketika raja telah menetap di rumahnya dan TUHAN telah mengaruniakan keamanan kepadanya terhadap semua musuhnya di sekeliling, berkatalah raja kepada nabi Natan: "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda." Lalu berkatalah Natan kepada raja: "Baik, lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu, sebab TUHAN menyertai engkau." Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian: "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami? Oleh sebab itu, beginilah kaukatakan kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Akulah yang mengambil engkau dari padang, ketika menggiring kambing domba, untuk menjadi raja atas umat-Ku Israel. Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani dan telah melenyapkan segala musuhmu dari depanmu. Aku membuat besar namamu seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi. Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu, sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada semua musuhmu. Juga diberitahukan TUHAN kepadamu: TUHAN akan memberikan keturunan kepadamu. Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia. Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya."

Mazmur Tanggapan

Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun.
Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
Engkau telah berkata: "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:
Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun." Sela
Diapun akan berseru kepada-Ku: 'Bapaku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.'
Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia.

Bacaan Injil

Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya: "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya, Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu, --seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus-- untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita, untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus, yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita, supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut, dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita. Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."

Invitatorium

Kamis IV Adven

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Kamis IV Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Datanglah, Penebus bangsa-bangsa,
tunjukkanlah kelahiran-Mu dari Perawan;
biarlah segala zaman takjub:
kelahiran demikian pantas bagi Allah.

Bukan dari benih laki-laki,
melainkan oleh hembusan Roh yang penuh rahasia,
Sabda Allah telah menjadi daging
dan buah rahim pun mekar.

Rahim Perawan membesar,
pintu kemurnian tetap terkunci,
panji-panji keutamaan berkilau,
Allah berdiam dalam bait-Nya.

Semoga Ia keluar dari kamar pengantin-Nya,
istana kemurnian yang agung,
Sang Raksasa berkodrat ganda,
dengan gembira menempuh jalan-Nya.

Setara dengan Bapa yang kekal,
Engkau bersabuk piala kemenangan daging,
meneguhkan kelemahan tubuh kami
dengan kekuatan yang abadi.

Palungan-Mu kini bercahaya
dan malam menghembuskan terang baru,
yang tak dapat dipadamkan malam mana pun
dan bersinar dalam iman yang tak putus.

Ya Kristus, Raja yang mahakasih,
kemuliaan bagi-Mu dan bagi Bapa
bersama Roh Penghibur,
sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Kekuatan mereka sendiri tidak dapat menyelamatkan mereka; itu adalah kekuatan-Mu dan terang wajah-Mu.

Mazmur 43 (44)

Kemalangan umat Allah

Kita mengalahkan semua ini melalui Dia yang mengasihi kita (Roma 8:37).

I
Kami mendengar dengan telinga kami sendiri, ya Allah,

nenek moyang kami telah menceritakan kepada kami kisah

tentang hal-hal yang Engkau lakukan pada zaman mereka,

Engkau sendiri, pada zaman dahulu kala.
Untuk menanam mereka, Engkau mencabut bangsa-bangsa:

untuk membiarkan mereka menyebar, Engkau merendahkan bangsa-bangsa.

Tidak ada pedang mereka sendiri yang memenangkan tanah;

tidak ada lengan mereka sendiri yang membawa mereka kemenangan.

Itu adalah tangan kanan-Mu, lengan-Mu

dan terang wajah-Mu: karena Engkau mengasihi mereka.
Engkaulah, rajaku, Allahku,

yang memberikan kemenangan kepada Yakub.

Melalui Engkau kami mengalahkan musuh-musuh kami;

dalam nama-Mu kami menginjak-injak penyerang kami.
Karena bukan pada busurku aku percaya

pun tidak diselamatkan oleh pedangku:

Engkaulah yang menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,

Engkaulah yang mempermalukan musuh-musuh kami.

Sepanjang hari kebanggaan kami ada pada Allah,

dan kami memuji nama-Mu tanpa henti.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonKekuatan mereka sendiri tidak dapat menyelamatkan mereka; itu adalah kekuatan-Mu dan terang wajah-Mu.

Antifon 2Kembalilah kepada Tuhan; Ia tidak akan menyembunyikan wajah-Nya.

II
Namun sekarang Engkau telah menolak kami, mempermalukan kami:

Engkau tidak lagi maju bersama tentara kami.

Engkau membuat kami mundur dari musuh

dan musuh-musuh kami menjarah kami sesuka hati.
Engkau menjadikan kami seperti domba untuk disembelih

dan menyebarkan kami di antara bangsa-bangsa.

Engkau menjual umat-Mu sendiri tanpa harga

dan tidak mendapat untung dari penjualan itu.
Engkau menjadikan kami ejekan tetangga kami,

bahan tertawaan semua orang yang dekat.

Di antara bangsa-bangsa, Engkau menjadikan kami peribahasa,

di antara bangsa-bangsa sesuatu yang dicemooh.
Sepanjang hari aibku ada di hadapanku:

wajahku tertutup rasa malu

mendengar suara pencemooh, pengejek,

melihat musuh dan pembalas.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonKembalilah kepada Tuhan; Ia tidak akan menyembunyikan wajah-Nya.

Antifon 3Bangunlah, Tuhan, jangan tinggalkan kami selamanya.

III
Ini menimpa kami meskipun kami tidak melupakan-Mu;

meskipun kami tidak berkhianat terhadap perjanjian-Mu,

meskipun kami tidak menarik hati kami;

meskipun kaki kami tidak menyimpang dari jalan-Mu.

Namun Engkau telah menghancurkan kami di tempat kesedihan

dan menutupi kami dengan bayangan maut.
Apakah kami telah melupakan nama Allah kami

atau mengulurkan tangan kami kepada allah lain

tidakkah Allah akan mengetahui ini,

Dia yang mengetahui rahasia hati?

Demi Engkaulah kami menghadapi kematian sepanjang hari

dan dianggap sebagai domba untuk disembelih.
Bangunlah, ya Tuhan, mengapa Engkau tidur?

Bangunlah, jangan menolak kami selamanya!

Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu dari kami

dan melupakan penindasan dan kesengsaraan kami?
Karena kami direndahkan ke debu;

tubuh kami tergeletak di bumi.

Bangunlah dan datanglah menolong kami!

Tebuslah kami karena kasih-Mu!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus, Engkau telah menubuatkan bahwa kami akan turut serta dalam penganiayaan yang membawa-Mu kepada kematian yang kejam. Gereja yang dibentuk dengan harga darah-Mu yang berharga kini pun disesuaikan dengan Sengsara-Mu; semoga ia diubah, sekarang dan selamanya, oleh kuasa kebangkitan-Mu.

AntifonBangunlah, Tuhan, jangan tinggalkan kami selamanya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan memberitakan firman-Nya kepada Yakub.

℟ Ketetapan dan hukum-Nya kepada Israel.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yes 51:17-52:2.7-10

Kabar gembira bagi Yerusalem
Bangunlah, bangunlah, bangkitlah, hai Yerusalem,
engkau yang telah meminum dari tangan Tuhan piala murka-Nya;
cawan yang memusingkan telah kauminum,
kautandaskan sampai habis.
Tidak ada yang menuntun dia
dari semua anak yang dilahirkannya;
dan tidak ada yang memegang tangannya
dari semua anak yang dibesarkannya.

Dua hal ini telah menimpa engkau;
siapakah yang akan berdukacita atas engkau?
Kebinasaan dan keruntuhan, kelaparan dan pedang;
siapakah yang akan menghibur engkau?
Anak-anakmu telah lemas,
terkapar di ujung semua jalan
seperti antilop yang terjerat,
penuh dengan murka Tuhan,
dengan hardikan Allahmu.
Sebab itu dengarlah ini, hai engkau yang tertindas
dan mabuk, tetapi bukan karena anggur.
Beginilah firman Penguasamu,
Tuhan dan Allahmu, yang membela perkara umat-Nya:
“Sesungguhnya, Aku telah mengambil dari tanganmu piala yang memusingkan,
cawan murka-Ku;
engkau tidak akan meminumnya lagi.
Aku akan memberikannya ke tangan orang-orang
yang menindas engkau
dan yang berkata kepadamu: ‘Bungkuklah, supaya kami lewat’;
dan engkau menjadikan punggungmu seperti tanah
dan seperti jalan bagi orang-orang yang lewat.”
Bangkitlah, bangkitlah,
kenakanlah kekuatanmu, hai Sion;
kenakanlah pakaian kemuliaanmu,
hai Yerusalem, kota yang kudus,
sebab tidak akan masuk lagi ke dalammu
orang yang tak bersunat dan yang najis.
Kebaskanlah debu dari padamu, bangkitlah,
hai Yerusalem yang tertawan;
lepaskanlah ikatan-ikatan dari lehermu,
hai putri Sion yang tertawan.
Betapa indahnya di atas gunung-gunung
kaki orang yang membawa kabar, yang mewartakan damai,
yang membawa kabar baik, yang mewartakan keselamatan,
yang berkata kepada Sion: “Allahmu telah menjadi Raja!”
Dengarlah suara para penjagamu: mereka mengangkat suara,
bersama-sama mereka bersorak-sorai,
sebab dengan mata kepala sendiri mereka akan melihat
ketika Tuhan kembali ke Sion.

Bergembiralah dan bersorak-sorailah bersama-sama,
hai reruntuhan Yerusalem,
sebab Tuhan telah menghibur umat-Nya,
Ia telah menebus Yerusalem.
Tuhan telah menyingsingkan lengan-Nya yang kudus
di depan mata segala bangsa;
dan segala ujung bumi akan melihat
keselamatan dari Allah kita.

Responsorium Bdk. Kel 19:10.11; Ul 7:15; Dan 9:24

Kuduskanlah dirimu, hai anak-anak Israel, firman Tuhan: sebab besok Tuhan akan turun,

℟ Dan Ia akan menjauhkan dari padamu segala penyakit.
Besok kejahatan bumi akan dihapus, dan Juruselamat dunia akan meraja atas kita.

℟ Dan Ia akan menjauhkan dari padamu segala penyakit.
Bacaan Kedua

Dari Khotbah Santo Agustinus, uskup

(Sermo 185: PL 38, 997-999)

Kebenaran tumbuh dari bumi dan keadilan menjenguk dari langit
Bangunlah, hai manusia: demi engkau Allah telah menjadi manusia. “Bangunlah, hai engkau yang tidur, dan bangkitlah dari antara orang mati, maka Kristus akan menerangi engkau.” Demi engkau, kataku, Allah telah menjadi manusia.

Engkau akan mati untuk selama-lamanya, seandainya Ia tidak lahir dalam waktu. Engkau tidak akan pernah dibebaskan dari daging yang berdosa, seandainya Ia tidak mengambil rupa daging yang berdosa. Kesengsaraan abadi akan menguasai engkau, seandainya belas kasihan ini tidak terjadi. Engkau tidak akan hidup kembali, seandainya Ia tidak menyatukan diri dengan kematianmu. Engkau akan tumbang, seandainya Ia tidak datang menolong. Engkau akan binasa, seandainya Ia tidak datang.

Marilah kita dengan gembira merayakan kedatangan keselamatan dan penebusan kita. Marilah kita merayakan hari pesta, ketika Hari yang agung dan kekal, dari Hari yang agung dan kekal, datang ke dalam hari kita yang begitu singkat dan fana ini.

Dia telah menjadi kebenaran bagi kita, dan pengudusan, dan penebusan: supaya, seperti ada tertulis: “Barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.”

Jadi “Kebenaran tumbuh dari bumi”: Kristus, yang bersabda: “Akulah kebenaran,” telah lahir dari Perawan. “Dan keadilan menjenguk dari langit”: sebab orang yang percaya kepada Dia yang telah lahir itu, dibenarkan bukan oleh dirinya sendiri, melainkan oleh Allah.

“Kebenaran tumbuh dari bumi”: karena Sabda telah menjadi daging. “Dan keadilan menjenguk dari langit”: karena “setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna datangnya dari atas.”

“Kebenaran tumbuh dari bumi”: daging dari Maria. “Dan keadilan menjenguk dari langit”: karena “tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari surga.”

“Kita yang dibenarkan karena iman, hidup dalam damai sejahtera dengan Allah”: karena “keadilan dan damai sejahtera bercium-ciuman.” “Oleh karena Tuhan kita Yesus Kristus”: karena Kebenaran tumbuh dari bumi. “Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk ke dalam kasih karunia ini, di mana kita berdiri, dan kita bermegah dalam pengharapan akan kemuliaan Allah.” Ia tidak berkata: “kemuliaan kita,” melainkan “kemuliaan Allah”: karena keadilan tidak berasal dari kita, melainkan menjenguk dari langit. Jadi “barangsiapa bermegah,” hendaklah ia bermegah bukan di dalam dirinya sendiri, melainkan “di dalam Tuhan.”

Karena itu pula, ketika Tuhan lahir dari Perawan, terdengarlah pujian suara malaikat: “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, dan damai sejahtera di bumi bagi manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Sebab dari manakah damai sejahtera di bumi, kalau bukan karena “Kebenaran tumbuh dari bumi,” yakni Kristus lahir dari daging? Dan “Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak”: supaya kita menjadi manusia yang berkenan kepada-Nya, yang terjalin dengan manis dalam ikatan persatuan.

Maka marilah kita bersukacita dalam rahmat ini, supaya kemuliaan kita adalah kesaksian hati nurani kita: di situ kita bermegah bukan di dalam diri kita, melainkan di dalam Tuhan. Sebab karena itulah dikatakan: “Kemuliaanku, dan yang mengangkat kepalaku.” Sebab rahmat Allah manakah yang lebih besar dapat bersinar bagi kita, selain bahwa Ia, yang memiliki Putra tunggal, menjadikan-Nya Anak Manusia, dan dengan demikian sebaliknya menjadikan anak manusia anak Allah?

Carilah jasa, carilah alasan, carilah keadilan; dan lihatlah apakah engkau menemukan sesuatu selain rahmat.

Responsorium Yes 11:1.5.2

Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan bunga akan tumbuh dari akarnya:

℟ Dan keadilan akan menjadi ikat pinggangnya, dan kesetiaan menjadi ikat pinggang pada lambungnya.
Roh Tuhan akan ada padanya: roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan.

℟ Dan keadilan akan menjadi ikat pinggangnya, dan kesetiaan menjadi ikat pinggang pada lambungnya.

Doa Penutup

Kami mohon, bersegeralah, janganlah berlambat, ya Tuhan Yesus, supaya mereka yang percaya pada kasih-Mu diteguhkan oleh penghiburan kedatangan-Mu. Sebab Engkaulah yang hidup dan berkuasa bersama Allah Bapa dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Kamis IV Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar, ya Tuhan.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

Antifon 1Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar, ya Tuhan.

Antifon 2Tuhan mengalirkan kesejahteraan ke Yerusalem bagaikan sungai.

Yes 66,10-14a

Bersukacitalah atas Yerusalem,+
bersorak-sorailah karena Sion,*
hai kamu semua yang mencintai dia.

Bergirang dan bergembiralah,*
hai kamu semua yang dulu berkabung bersama dia.

Semoga kamu dihibur dalam pelukannya yang mesra,*
dan dipuaskan dalam luapan kemuliaannya.

Sebab, demikianlah firman Tuhan,+
kesejahteraan Kualirkan ke Yerusalem bagaikan sungai,*
dan kemuliaan para bangsa Kulimpahkan kepadanya bagaikan bengawan.

Bagaikan bayi kamu akan digendong,*
kamu akan dibelai-belai dan dipangku.

Seperti seorang ibu menghibur anaknya,*
demikianpun Aku akan menghibur kamu.

Mengalami itu, kamu akan bersukaria,*
dan kamu akan mekar laksana bunga.

Antifon 2Tuhan mengalirkan kesejahteraan ke Yerusalem bagaikan sungai.

Antifon 3Betapa indahnya memuji Allah kita.

Mazmur 146 (147A)

Betapa indahnya memuji Allah kita,*
betapa manisnya meluhurkan Tuhan yang mulia.

Tuhan membangun kembali Yerusalem,*
Tuhan menghimpunkan umat Israel yang tercerai-berai.

Tuhan menghibur orang yang patah hati,*
dan menyembuhkan luka mereka.

Tuhan menentukan jumlah bintang,*
dan memberi nama kepada masing-masing.

Agunglah Tuhan kita dan mahakuasa,*
kearifanNya tidak terhingga.

Tuhanlah yang memberi hati kepada yang hina-dina,*
Ia menundukkan orang berdosa sampai ke debu.

Bernyanyilah bagi Tuhan dengan ucapan syukur,*
bermazmurlah bagi Allah dengan iringan kecapi.

Tuhanlah yang menutupi langit dengan awan,+
Ia menyediakan hujan bagi bumi,*
dan menumbuhkan rumput di lereng gunung.

Tuhanlah yang memberi makan kepada ternak,*
dan rezeki kepada burung gaggak.

Tuhan berkenan pada orang bukan karena kudanya yang cepat,*
bukan pula karen ototnya yang kuat,

tetapi Tuhan berkenan pada orang takwa,*
yang berharap pada kasih setiaNya.

Antifon 3Betapa indahnya memuji Allah kita.

Bacaan Singkat (Yes 45:8)

Hai langit, turunkanlah embunmu, hai awan, hujankanlah Raja adil. Hai bumi, bukakanlah dirimu dan tumbuhkanlah Penyelamat, sehingga kejujuran berkembang.

Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungTanamkanlah pengertian akan keselamatan dalam umatMu, ya Tuhan, dan ampunilah dosa kami.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTanamkanlah pengertian akan keselamatan dalam umatMu, ya Tuhan, dan ampunilah dosa kami.

Doa Permohonan

Kristus, kebijaksanaan dan kekuatan Allah, sungguh-sungguh mencintai kita manusia. Dengan penuh kepercayaan marilah kita memohon kepadaNya: ℟.

℟. Datanglah kepada kami, ya Tuhan.

Yesus Kristus, Tuhan, Engkau telah memanggil kami kepada cahaya kerajaanMu,* semoga kami berjalan dengan pantas di hadapan Allah dalam segala-galanya. ℟.

Engkau tidak dikenal dunia, namun Engkau berada di tengah kami,* perlihatkanlah wajahMu kepada semua manusia. ℟.

Engkau lebih dekat pada kami daripada hati kami sendiri,* kuatkanlah dalam diri kami kepercayaan dan pengharapan akan keselamatan. ℟.

Engkau sumber kekudusan,* peliharalah kami dalam kekudusan dan kesucian pada saat kedatanganMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, perlihatkanlah kekuasaanMu, dan bantulah kami dengan kekuatanMu. Semoga rahmatMu mempercepat penebusan yang diperlambat oleh dosa kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Kamis IV Adven

KAMIS — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Mich 5, 3-4 a)

Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan Tuhan, dalam kemegahan nama Tuhan Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi,

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Kamis IV Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Jika kamu mengasihi Aku, laksanakanlah perintah-perintahKu, sabda Tuhan.

Mazmur 118 (119),153-160

Lihatlah sengsaraku dan bebaskanlah aku,*
sebab aku tidak lupa akan hukumMu.

Perjuangkanlah perkaraku dan tolonglah aku,*
hidupkanlah aku sesuai dengan janjiMu.

Orang berdosa jauh dari keselamatanMu,*
sebab mereka tidak memperhatikan ketetapanMu.

Kasih setiaMu melimpah, ya Tuhan,*
hidupkanlah aku seturut sabdaMu.

Meskipun banyak yang mengejar dan membenci aku,*
namun aku tidak menyimpang dari peraturanMu.

Melihat orang murtad, aku merasa kesal,*
sebab mereka tidak berpegang pada perintahMu.

Lihatlah, Tuhan, betapa aku mencintai titahMu,*
hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setiaMu.

FirmanMu seluruhnya benar, ya Allah kekal,*
keputusanMu seluruhnya adil.

Antifon 1Jika kamu mengasihi Aku, laksanakanlah perintah-perintahKu, sabda Tuhan.

Antifon 2Semoga Tuhan memberkati engkau dan memperkenankan engkau menikmati kemakmuran seumur hidup.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 2Semoga Tuhan memberkati engkau dan memperkenankan engkau menikmati kemakmuran seumur hidup.

Antifon 3Tuhan menyerang musuh-musuhmu untuk membela engkau.

Mazmur 128 (129)

Sejak masa mudaku aku sangat dianiaya,*
namun aku tidak dikalahkan.

Punggungku rasanya digarap bajak,*
alur demi alur punggungku digarap.

Semoga Tuhan yang adil,*
menghancurkan bajak itu.

Semoga mundurlah tersipu-sipu,*
semua orang yang membenci Sion.

Biarlah mereka seperti rumput di atas atap,*
yang menjadi layu sebelum dicabut,

yang tak akan digenggam oleh penyabit,*
tidak pula diberkas oleh penuai.

Mereka takkan mendengar salam "Berkat Tuhan bagimu",*
tak ada yang memberkati mereka.

Antifon 3Tuhan menyerang musuh-musuhmu untuk membela engkau.

Bacaan singkat Keb 1,1-2

Cintailah kejujuran, hai para pemimpin umat. Satukanlah dirimu dengan Tuhan dalam kebaikan dan carilah Dia dengan tulus ikhlas. Sebab Tuhan ditemukan oleh orang yang tidak mencobai Dia, dan Ia menyatakan diri kepada orang yang percaya kepadaNya.

℣.Orang berseru di padang gurun: rintislah jalan bagi Tuhan.℟.Dan luruskanlah jalan masuk bagi Allah kita.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, padamu tidak ada yang gelap, tidak ada yang tersembunyi. Maka sinarilah kami dengan terang cahayaMu, supaya kami dapat mengenal kehendakMu dan mengikuti bimbinganMu dengan rela dan setia. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Kamis IV Adven

KAMIS — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Mal 3, 20-21 b)

Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang. Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman Tuhan semesta alam.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Kamis IV Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Tuhanlah pengasih dan pembelaku, kepadaNya aku berharap.

Mazmur 143 (144) - I

Terpujilah Tuhan, pelindungku,*
yang mengajar tanganku bertempur dan lenganku berperang.

Dialah pengasih dan pembelaku,*
Dialah benteng dan pembebasku.

Dialah panglimaku, padaNya aku berharap,*
Dialah yang menundukkan para bangsa kepadaku.

Ya Tuhan, apakah manusia, sehingga Kauperhatikan,*
siapakah dia, sehingga Kaupelihara?

Manusia sesungguhnya angin belaka,*
hari hidupnya laksana bayang berlalu.

Ya Tuhan, bungkukkanlah langitMu dan turunlah,*
sentuhlah gunung-gemunung, sehingga berasap.

Lontarkanlah kilatMu dan cerai-beraikanlah musuh,*
lepaskanlah panahMu dan kacau-balaukan mereka.

Ulurkanlah tanganMu dari surga,+
tariklah dan lepaskan daku dari banjir,*
dan dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta,*
dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.

Antifon 1Tuhanlah pengasih dan pembelaku, kepadaNya aku berharap.

Antifon 2Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Mazmur 143 (144) - II

Ya Allah, aku hendak melagukan nyanyian baru bagiMu,*
dan bermazmur bagiMu dengan iringan kecapi.

Sebab Engkaulah yang memberikan kemenangan kepada rajaMu,*
Engkaulah yang membebaskan Daud, hambaMu.

Luputkanlah aku dari pedang orang jahat,*
lepaskanlah aku dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta,*
dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.

Semoga para pemuda kita diberkati,*
tumbuh gagah bagaikan pohon pada masa mudanya.

Semoga para pemudi kita langsing bagaikan tiang berukir,*
bagaikan tiang hiasan istana.

Semoga lumbung kita penuh,*
berlimpahkan hasil bumi beraneka ragam.

Semoga domba kita berkembang biak beribu-ribu,+
bahkan berjuta-juta di padang kita,*
semoga ternak kita segar dan makmur semuanya.

Semoga tiada serbuan, tiada pula pembuangan,*
semoga tiada ratap tangis di kampung halaman kita.

Berbagialah bangsa yang demikian adanya,*
berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Antifon 2Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Antifon 3Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,+
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,+
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,+
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Antifon 3Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

Bacaan Singkat (Yak 5:7-8.9b)

Saudara sekalian, hendaklah kamu sabar menantikan kedatangan Tuhan, seperti seorang petani menunggu, sampai ladangnya menghasilkan buah yang berharga. Dan sementara ia menanti dengan sabar, turunlah hujan. Maka, hendaklah kamupun sabar dan tabah hati, sebab sudah mendekatlah hari kedatangan Tuhan. Awas, hakim sudah di ambang pintu.

Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon KidungTuhan memuaskan orang yang lapar akan keadilan dan melimpahi mereka dengan kebaikan.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungTuhan memuaskan orang yang lapar akan keadilan dan melimpahi mereka dengan kebaikan.

Doa Permohonan

Saudara-saudara terkasih, Kristus, cahaya terang-benderang, telah dijanjikan oleh para nabi kepada orang yang meringkuk dalam kegelapan maut. Marilah kita memohon dan berseru: ℟.

℟. Datanglah, ya Tuhan Yesus.

Sabda Allah, pada awal mula Engkau menciptakan segala-galanya, dan pada masa akhir ini Engkau menjadi manusia seperti kami,* datanglah dan lepaskanlah kami dari kematian. ℟.

Cahaya kebenaran, Engkau menerangi setiap insan,* datanglah dan halaukanlah kegelapan yang membutakan hati kami. ℟.

Putera tunggal, Engkau bersatu dengan Bapa,* datanglah dan nyatakanlah kepada kami kebaikan hati Allah Bapa. ℟.

Yesus Kristus, Engkau telah datang untuk menjadi manusia bersama kami,* angkatlah orang yang menerima Engkau menjadi putera Allah. ℟.

Engkau membuka pintu-pintu penjara,* sambutlah orang yang mengetuk pintu ke dalam perjamuan nikah surgawi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, perlihatkanlah kekuasaanMu, dan bantulah kami dengan kekuatanMu. Semoga rahmatMu mempercepat penebusan yang diperlambat oleh dosa kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Kamis IV Adven

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat 1Tes 5,23

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Adam dan Hawa

Manusia Pertama

Gereja - berdasarkan amanat Kitab Suci - membeberkan beberapa ajaran iman yang berhubungan dengan Adam dan Hawa. Adam dan Hawa adalah manusia pertama yang diciptakan Allah dan ditempatkan di taman Firdaus. Keduanya diakui sebagai pasangan suami-isteri pertama yang menurunkan segenap umat manusia. Mereka adalah leluhur umat manusia. Kecuali itu, Gereja mengajarkan bahwa dosa yang mencekam seluruh umat manusia hingga kini diwariskan oleh Adam dan Hawa. Yesus Kristus, Putera Allah, menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia dari belenggu dosa yang diwariskan Adam dan Hawa. Oleh Adam, dosa masuk ke dalam dunia, tetapi oleh Yesus Kristus, Adam Kedua, manusia diselamatkan dari belenggu dosa.

Dalam perjanjian Lama kata Adam (yang berhubungan dengan kata adama: 'yang dari tanah') kadang-kadang berarti 'manusia yang diciptakan Allah' (Kej 4:25; 5:1,3-5; 1 Taw 1:1; Tob 8:6; Sir 49:16). Tetapi pada dasarnya Adam berarti 'manusia', 'manusia pada umumnya' (bdk. Kej 1:26-27; Ayb 14:1; Mzm 8:5; 104:14 dst.). Melalui penyusunan cerita Firdaus, Adam dipandang sebagai 'seorang laki-laki' (Kej 2-4), dan dipakai sebagai 'nama pribadi manusia yang pertama' (Kej 4:25-5: 5). Dalam Perjanjian Baru, disamping beberapa ayat yang menggambarkan pribadi Adam sebagai moyang semua manusia (Luk 3:38; Yud 14; Kis 17:26), atau pun makna perkawinan Kristen (Kej 2:24; Mat 19:46; Ef 5:31), pribadi Adam disoroti dalam hubungannya dengan Yesus Kristus. Sedangkan Hawa, adalah perempuan pertama. Ia diciptakan Tuhan dari tulang rusuk Adam. Nama Hawa dikaitkan dengan kata kerja Ibrani 'haya' yang berarti 'hidup': "(perempuan) yang hidup, ibu orang-orang hidup."

Menurut iman-kepercayaan kita, Adam dan Hawa diciptakan Allah menurut citra-Nya. Adam diciptakan dari debu tanah, sedangkan Hawa diciptakan dari sebuah tulang rusuk Adam. Tuhan mencintai mereka melebihi semua ciptaan lainnya. Tuhan mencita-citakan agar mereka hidup berbahagia bersama-Nya, saling mencintai dan mencintai Tuhan. Panggilan untuk hidup di dalam cinta diwujudkan dengan terciptanya manusia sebagai pasangan, pria dan wanita. Tuhan menciptakan Hawa sebagai pendamping dan pelengkap yang sejajar bagi Adam. Alkitab menggambarkan kesejajaran itu dengan cerita penciptaan Hawa dari tulang rusuk Adam: "Ketika Adam tidur, Tuhan mengambil salah satu rusuknya dan menutup tempat itu dengan daging. Lalu Tuhan membentuk rusuk itu menjadi seorang wanita." (bdk Kej 2:21-23) Tulang rusuk terletak di bagian tengah tubuh. Hal itu berarti Hawa sederajat dengan Adam dalam hal martabat sebagai rnanusia, meskipun secara hakiki keduanya berbeda satu sama lain. Pasangan manusia pertama ini sangat berbahagia karenanya sehati sejiwa dan erat dengan Tuhan. Mereka kudus dan karenanya tiada rasa malu di antara mereka, sekalipun mereka telanjang. Tetapi Alkitab selanjutnya menggambarkan bahwa keduanya kemudian melanggar perintah Allah, yaitu memakan buah 'pohon pengetahuan baik dan jahat', karena godaan setan. Mereka berdosa: 'dosa ingin menjadi serupa dan sederajat dengan Allah, Penciptanya'. Mereka ingin menjadi mahatahu seperti Allah.

Ketidak taatan mereka itulah akhirnya membawa dosa dan maut bagi semua manusia di kemudian hari. Meskipun demikian cintakasih Allah kepada mereka tidak pernah sirna oleh kedosaan mereka. Cintakasih Allah ternyata jauh melebihi kejahatan dosa manusia. Hal ini tampak di dalam janji Allah untuk mengutus seorang penyelamat yang akan lahir dari seorang wanita. Dalam pribadi Yesus Kristus, yang lahir dari perawan Maria, janji Allah itu terpenuhi. Dengan demikian, kecongkakan dan kekurang percayaan Hawa yang melahirkan malapetaka kematian dihapus oleh kepercayaan, ketaatan dan kerendahan hati Perawan Maria. Melalui Maria dan Puteranya Yesus Kristus, jalan kepada Allah yang terputus oleh dosa Adam dan Hawa ditemukan kembali.

Di sinilah terlihat nilai positif dari 'dosa manusia pertama', yaitu bahwa dosa Adam dan Hawa ternyata mendatangkan anugerah terbesar Allah kepada umat manusia, yakni 'pengutusan Yesus Kristus' sebagai Penebus dosa manusia. 'Dosa Adam' menjadi 'felix culpa' (dosa yang membahagiakan) karena, mendatangkan Yesus Kristus - Adam Kedua. Oleh perbuatan Adam (pertama) dosa masuk ke dalam dunia, tetapi oleh perbuatan Yesus Kristus, Adam Kedua, keselamatan datang ke dalam dunia. Adam diciptakan untuk mempersiapkan kedatangan 'Adam Sejati', yaitu Yesus Kristus, Penebus dunia.

Pasangan Adam dan Hawa adalah manusia yang lengkap seutuhnya. Persatuan suami-isteri pertama ini diangkat Yesus sebagai cermin serta sumber rahmat bagi kehidupan perkawinan. "Pada awal mula Tuhan menjadikan mereka laki-laki dan perempuan. Oleh sebab itu laki-laki akan meninggalkan ibu-bapanya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu apa yang telah dipersatukan Tuhan, tidak boleh diceraikan manusia." (Mat 19:4-6) Inilah suatu rahasia besar, kata Santo Paulus. Sebab, sebagaimana Kristus bersatu dengan Gereja-Nya, demikianlah hendaknya persekutuan cinta antara pria dan wanita dalam hidup perkawinan: bersatu dan berkembang dalam cinta menuju persahabatan dengan Tuhan. Adam dan Hawa adalah ibu-bapa kita semua, kuburnya dihormati di bukit Golgotha dalam gereja pemakaman di Yerusalem.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari