Doa Katolik
Peringatan Wajib

S. Yustinus

Senin, 1 Juni 2037· Merah · Pekan Psalterium I
1 Juni 2037

Bacaan Misa

S. Yustinus
Bacaan Pertama

Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah, hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem! TUHAN telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah menebas binasa musuhmu. Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi. Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu. TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai, seperti pada hari pertemuan raya." "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.

Mazmur Tanggapan

Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku."
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.
Pada waktu itu kamu akan berkata: "Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!
Bermazmurlah bagi TUHAN, sebab perbuatan-Nya mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!
Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!"

Bacaan Injil

Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana." Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Invitatorium

S. Yustinus

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Ibadat Bacaan

S. Yustinus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah membantu aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Demi indahnya bumi,

Demi indahnya langit,

Demi kasih yang sejak lahir

Meliputi dan mengelilingi kita,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Demi indahnya setiap jam

Siang dan malam,

Bukit dan lembah, pohon dan bunga,

Matahari dan bulan, serta bintang-bintang terang,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Demi sukacita telinga dan mata,

Demi kegembiraan hati dan pikiran,

Demi harmoni mistik,

Menghubungkan indra dengan suara dan penglihatan;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Demi sukacita kasih insani,

Saudara, saudari, orang tua, anak,

Sahabat di bumi dan sahabat di surga,

Demi segala pikiran yang lembut dan halus;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Demi setiap anugerah-Mu yang sempurna,

Begitu bebas diberikan kepada umat kami,

Rahmat insani dan ilahi,

Bunga-bunga bumi dan kuncup-kuncup surga.
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepadaku, ya Tuhan, dan jagalah aku tetap aman.

Mazmur 6

Seorang yang menderita memohon belas kasihan Allah

Aku diliputi kegelisahan…. Bapa, selamatkanlah aku dari saat ini (Yohanes 12:27).

Tuhan, janganlah menegur aku dalam murka-Mu;

janganlah menghukum aku dalam kemarahan-Mu.

Kasihanilah aku, Tuhan, aku tidak berdaya;

Tuhan, sembuhkanlah aku, tubuhku remuk;

jiwaku remuk redam oleh rasa sakit.
Tetapi Engkau, ya Tuhan… sampai kapan?

Kembalilah, Tuhan, selamatkanlah jiwaku.

Selamatkanlah aku dalam kasih-Mu yang penuh belas kasihan,

sebab dalam kematian tiada yang mengingat Engkau;

dari kubur, siapa yang dapat memuji Engkau?
Aku lelah karena keluh kesahku;

setiap malam aku membasahi bantalku dengan air mata;

aku membasahi tempat tidurku dengan tangisan.

Mataku merana karena kesedihan;

aku telah menjadi tua dikelilingi oleh musuh-musuhku.
Pergilah dari hadapanku, hai kamu sekalian yang berbuat jahat;

sebab Tuhan telah mendengar tangisanku.

Tuhan telah mendengar permohonanku;

Tuhan akan menerima doaku.

Semua musuhku akan mundur dalam kebingungan,

digagalkan dan tiba-tiba dipermalukan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Tuhan Allah, Engkau mengasihi belas kasihan dan kelembutan; Engkau memberi hidup dan mengalahkan kematian. Pandanglah banyak luka Gereja-Mu; pulihkanlah kesehatannya oleh Putra-Mu yang bangkit, agar ia dapat menyanyikan lagu baru sebagai pujian bagi-Mu.

AntifonTunjukkanlah belas kasihan-Mu kepadaku, ya Tuhan, dan jagalah aku tetap aman.

Antifon 2Orang miskin tidak sendirian dalam kesusahan mereka; Allah ada di sini untuk menolong mereka.

Mazmur 9A

Syukur atas kemenangan

Engkau akan datang kembali untuk menghakimi orang hidup dan orang mati.
I
Aku akan memuji Engkau, Tuhan, dengan segenap hatiku;

Aku akan menceritakan segala keajaiban-Mu.

Aku akan bersukacita dalam Engkau dan bergembira,

dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi.
Lihatlah bagaimana musuh-musuhku mundur,

bagaimana mereka tersandung dan binasa di hadapan-Mu.

Engkau menegakkan keadilan perkaraku;

Engkau bersemayam di takhta, menghakimi dengan keadilan.
Engkau telah menghalau bangsa-bangsa, membinasakan orang fasik;

Engkau telah menghapus nama mereka untuk selama-lamanya.

Musuh telah dihancurkan, binasa abadi.

Engkau mencabut kota-kota mereka: ingatan akan mereka telah lenyap.
Tetapi Tuhan bersemayam di takhta untuk selama-lamanya.

Ia telah mendirikan takhta-Nya untuk penghakiman;

Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,

Ia akan menghakimi bangsa-bangsa dengan kebenaran-Nya.
Bagi yang tertindas, biarlah Tuhan menjadi benteng,

benteng di masa kesusahan.

Mereka yang mengenal nama-Mu akan percaya kepada-Mu:

Engkau tidak akan pernah meninggalkan mereka yang mencari Engkau.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonOrang miskin tidak sendirian dalam kesusahan mereka; Allah ada di sini untuk menolong mereka.

Antifon 3Aku akan menjadi pewarta pujian-Mu, ya Tuhan, di mana umat Sion berkumpul.

II
Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan yang bersemayam di Sion.

Wartakanlah karya-karya-Nya yang perkasa di antara bangsa-bangsa;

sebab Pembalas darah telah mengingat mereka,

tidak melupakan seruan orang miskin.
Kasihanilah aku, Tuhan, lihatlah penderitaanku,

Engkau yang menyelamatkan aku dari gerbang kematian;

agar aku dapat menceritakan segala pujian-Mu

di gerbang kota Sion

dan bersukacita dalam pertolongan-Mu yang menyelamatkan.
Bangsa-bangsa telah jatuh ke dalam lubang yang mereka buat,

kaki mereka terperangkap dalam jerat yang mereka pasang.

Tuhan telah menyatakan diri-Nya, dan memberikan penghakiman.

Orang fasik terperangkap dalam perbuatan tangan mereka sendiri.
Biarlah orang fasik turun ke antara orang mati,

semua bangsa yang melupakan Allah.

Sebab orang yang membutuhkan tidak akan selalu dilupakan

pun harapan orang miskin tidak akan sia-sia.
Bangkitlah, Tuhan, jangan biarkan manusia menang!

Biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu.

Tuhan, pukulah mereka dengan ketakutan,

biarlah bangsa-bangsa tahu bahwa mereka hanyalah manusia.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Tuhan Allah, ketika Engkau menghakimi, janganlah tuli terhadap seruan orang miskin, datangkanlah kehancuran pada kegilaan para penindas. Lihatlah luka-luka kami dan selamatkanlah kami dari gerbang kematian, agar kami dapat selalu bersukacita dalam pertolongan-Mu dan mengucapkan pujian-Mu di gerbang Sion.

AntifonAku akan menjadi pewarta pujian-Mu, ya Tuhan, di mana umat Sion berkumpul.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Berilah aku pengertian, Tuhan, untuk mengetahui kehendak-Mu.

℟ Maka aku akan menghargainya dengan segenap hatiku.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Ayub

13:13-14:6

Ayub memohon penghakiman Allah
Ayub menjawab teman-temannya dan berkata:

Diamlah, biarkan aku sendiri! agar aku dapat berbicara

dan melampiaskan perasaanku.

Aku akan membawa dagingku di antara gigiku,

dan mengambil nyawaku di tanganku.

Meskipun Ia membunuhku, aku akan menanti-Nya;

Aku akan membela perilakuku di hadapan-Nya.

Dan inilah akan menjadi keselamatanku,

bahwa tidak ada orang fasik yang dapat datang ke hadapan-Nya.
Perhatikanlah baik-baik perkataanku,

dan dengarkanlah pernyataanku.

Lihatlah, aku telah menyiapkan kasusku,

Aku tahu bahwa aku benar.

Jika ada yang dapat mengajukan kasus melawanku,

maka aku akan diam dan mati.
Hanya hal-hal ini jangan Engkau gunakan melawanku,

maka dari hadapan-Mu aku tidak perlu bersembunyi:

Jauhkanlah tangan-Mu dariku,

dan jangan biarkan ketakutan akan Engkau menakutiku.

Kemudian panggillah aku, dan aku akan menjawab;

atau biarkan aku berbicara lebih dulu, dan jawablah aku.
Apakah kesalahan dan dosa-dosaku?

Perbuatan jahat dan dosa-dosaku beritahukanlah kepadaku!

Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu

dan menganggapku musuh-Mu?

Apakah Engkau akan mengganggu daun yang ditiup angin,

atau mengejar jerami yang layu?

Sebab Engkau menyusun dakwaan pahit melawanku,

dan menghukum dalam diriku kesalahan masa mudaku.

Engkau menempatkan kakiku di pasungan;

Engkau mengawasi semua jalanku

dan melacak semua jejak langkahku.
Manusia yang lahir dari wanita

berumur pendek dan penuh masalah,

Seperti bunga yang tumbuh dan layu,

cepat seperti bayangan yang tidak tinggal.

Atas orang seperti itu apakah Engkau akan memandang

sehingga membawanya ke pengadilan di hadapan-Mu,

Meskipun ia usang seperti kantung kulit,

seperti pakaian yang telah dimakan ngengat?

Dapatkah ditemukan seorang pria yang bersih dari pencemaran?

Tidak ada, betapapun singkat hari-harinya.

Engkau tahu jumlah bulan-bulannya;

Engkau telah menetapkan batas yang tidak dapat ia lewati.

Palingkanlah wajah-Mu darinya dan biarkanlah ia,

sementara, seperti seorang upahan, ia menyelesaikan harinya.

Responsorium (Lihat Ayub 13:20, 21; lihat Yeremia 10:24)

Ya Tuhan, janganlah sembunyikan wajah-Mu dariku; angkatlah dariku beban tangan-Mu,

℟ dan jangan biarkan ketakutan akan Engkau menakutiku.
Ya Allah, tegurlah aku dengan kelembutan dan bukan dengan kemarahan, sebab kemarahan-Mu akan meredukanku menjadi ketiadaan.

℟ Dan jangan biarkan ketakutan akan Engkau menakutiku.
Bacaan Kedua

Dari Kisah Kemartiran Santo Yustinus dan para kudus sahabatnya

Aku telah menerima ajaran-ajaran Kristen yang benar
Para kudus ditangkap dan dibawa ke hadapan prefek Roma, yang bernama Rustikus. Ketika mereka berdiri di hadapan kursi pengadilan, Rustikus sang prefek berkata kepada Yustinus: “Di atas segalanya, percayalah kepada para dewa dan patuhilah para kaisar.” Yustinus berkata: “Kami tidak dapat dituduh atau dihukum karena mematuhi perintah Juruselamat kami, Yesus Kristus.”
Rustikus berkata: “Sistem pengajaran apa yang kamu anut?” Yustinus berkata: “Aku telah mencoba mempelajari setiap sistem, tetapi aku telah menerima ajaran-ajaran Kristen yang benar, meskipun ini tidak disetujui oleh mereka yang terikat oleh kesalahan.”
Prefek Rustikus berkata: “Apakah ajaran-ajaran itu disetujui olehmu, hai orang malang?” Yustinus berkata: “Ya, sebab aku mengikutinya dengan pengajaran yang benar.”
Prefek Rustikus berkata: “Pengajaran macam apa itu?” Yustinus berkata: “Sembahlah Allah orang Kristen. Kami menganggap-Nya sejak awal sebagai satu-satunya pencipta dan pembuat seluruh ciptaan, dari hal-hal yang terlihat dan tidak terlihat. Kami juga menyembah Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah. Ia telah dinubuatkan oleh para nabi sebagai pewarta keselamatan di masa depan bagi umat manusia dan guru para murid yang terkemuka. Bagi diriku sendiri, karena aku adalah manusia, aku menganggap bahwa apa yang aku katakan tidak berarti dibandingkan dengan keilahian-Nya yang tak terbatas. Aku mengakui adanya kekuatan kenabian, sebab yang baru saja aku sebut sebagai Putra Allah adalah subjek nubuat. Aku tahu bahwa para nabi diilhami dari atas ketika mereka berbicara tentang kedatangan-Nya di antara manusia.”
Rustikus berkata: “Jadi, kamu seorang Kristen?” Yustinus berkata: “Ya, aku seorang Kristen.” Prefek berkata kepada Yustinus: “Kamu disebut orang terpelajar dan berpikir bahwa kamu tahu apa pengajaran yang benar. Dengarkan: jika kamu dicambuk dan dipenggal, apakah kamu yakin bahwa kamu akan naik ke surga?” Yustinus berkata: “Aku berharap bahwa aku akan masuk ke rumah Allah jika aku menderita dengan cara itu. Sebab aku tahu bahwa kasih karunia Allah disimpan sampai akhir seluruh dunia bagi semua orang yang telah menjalani hidup yang baik.”
Prefek Rustikus berkata: “Apakah kamu punya gagasan bahwa kamu akan naik ke surga untuk menerima beberapa pahala yang sesuai?” Yustinus berkata: “Bukan gagasan yang aku miliki; itu adalah sesuatu yang aku tahu dengan baik dan aku anggap paling pasti.”
Prefek Rustikus berkata: “Sekarang marilah kita sampai pada pokok permasalahan, yang perlu dan mendesak. Berkumpullah kemudian dan dengan satu suara persembahkanlah kurban kepada para dewa.” Yustinus berkata: “Tidak ada orang yang berpikir benar yang merendahkan diri dari penyembahan sejati ke penyembahan palsu.”
Prefek Rustikus berkata: “Jika kamu tidak melakukan seperti yang diperintahkan, kamu akan disiksa tanpa belas kasihan.” Yustinus berkata: “Kami berharap menderita siksaan demi Tuhan kami Yesus Kristus, dan dengan demikian diselamatkan. Sebab ini akan membawa kami keselamatan dan keyakinan ketika kami berdiri di hadapan takhta penghakiman Tuhan dan Juruselamat kami yang lebih mengerikan dan universal.”
Dengan cara yang sama para martir lainnya juga berkata: “Lakukanlah sesukamu. Kami adalah orang Kristen; kami tidak mempersembahkan kurban kepada berhala.”
Prefek Rustikus menjatuhkan hukuman, dengan berkata: “Biarlah mereka yang menolak mempersembahkan kurban kepada para dewa dan mematuhi perintah kaisar dicambuk dan dibawa untuk menjalani hukuman mati sesuai dengan aturan hukum.” Dengan memuliakan Allah, para martir kudus pergi ke tempat yang biasa. Mereka dipenggal, dan dengan demikian memenuhi kesaksian kemartiran mereka dalam mengakui iman mereka kepada Juruselamat mereka.

Responsorium Kisah Para Rasul 20:21, 24; Roma 1:16

Aku telah memberitakan iman kepada Tuhan kita Yesus Kristus dan sekarang aku tidak takut bahaya.

℟ Aku tidak menganggap hidupku lebih berharga dari pekerjaanku, yaitu menyelesaikan perjalananku, tugas memberitakan dan mewartakan kabar baik tentang rahmat Allah.
Aku tidak malu akan Injil, sebab itu adalah kuasa Allah yang bekerja, membawa keselamatan bagi semua yang percaya kepadanya, pertama-tama Yahudi kemudian Yunani.

℟ Aku tidak menganggap hidupku lebih berharga dari pekerjaanku, yaitu menyelesaikan perjalananku, tugas memberitakan dan mewartakan kabar baik tentang rahmat Allah.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang melalui kebodohan Salib

secara menakjubkan mengajar Santo Yustinus Martir

pengetahuan yang melampaui segala sesuatu tentang Yesus Kristus,

karuniakanlah kepada kami, melalui perantaraannya, agar,

setelah menolak penipuan dan kesalahan,

kami dapat menjadi teguh dalam iman.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

S. Yustinus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya martir pahlawan suci
Jejak Kristus kauikuti
Musuh sudah kaukalahkan
Kini engkau dimulyakan.

S'moga doamu yang sakti
Menghapuskan dosa kami
Menyingkirkan kejahatan
Yang merusak kesatuan.

Terlepas sudah tubuhmu
Dari ikatan belenggu
Lepaskan belenggu kami
Agar dapat hidup suci.

Dipujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dan Roh penghibur ilahi
Selalu tak kunjung henti. Amin.

Martir perawan

Kristus sumber kemurnian
Dan tumpuan kemartiran
yang mengganjar keduanya
Dengarkanlah doa hamba.

Perawan tabah dan murni
Yang kami kenangkan ini
Merebut dua mahkota
Sebagai martir dan dara.

Semoga berkat doanya
Kaulebur semua dosa
yang pernah kami lakukan
Tergoda bujukan lawan.

Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang lahir dari perawan
Bersama Bapa dan RohNya
Sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1KepadaMu aku berdoa, ya Tuhan; waktu pagi Engkau mendengarkan seruanku.

Mazmur 5,2-10. 12-13

Dengarkanlah kata-kataku, ya Tuhan,*
indahkanlah keluh kesahku.

Perhatikanlah permohonanku,*
ya rajaku dan Allahku.

KepadaMu aku berdoa, ya Tuhan,+
waktu pagi Engkau mendengar seruanku,*
sejak pagi aku mengharapkan belas-kasihMu.

Sebab Engkau bukan Allah yang berkenan akan kejahatan,*
orang jahat tidak boleh bertamu padaMu.

Orang berdosa tak dapat bertahan di hadapan pandanganMu,*
Engkau membenci orang yang melakukan kejahatan.

Pembohong Kaubinasakan,*
Engkau muak akan penumpah darah dan penipu.

Tetapi aku, berkat kasih setiaMu yang besar,*
akan masuk ke dalam rumahMu.

Aku sujud ke arah rumahMu yang kudus,*
penuh khidmat, ya Tuhanku.

Bimbinglah aku dengan setia, karena banyaklah lawanku,*
ratakanlah jalanMu di hadapanku.

Sungguh, tak ada yang jujur pada mulut mereka,*
batinnya penuh rencana busuk.

Tenggorokannya bagaikan kubur ternganga,*
lidah mereka licik merayu.

Tetapi orang yang berlindung padaMu akan bersukacita,*
dan bergembira selama-lamanya.

Karena lindunganMu bersukarialah,*
mereka yang mengasihi namaMu.

Sebab Engkau memberkati orang takwa, ya Tuhan,*
Engkau melingkupi mereka dengan perisai cintaMu.

Antifon 1KepadaMu aku berdoa, ya Tuhan, waktu pagi Engkau mendengarkan seruanku.

Antifon 2Kami memuji namaMu yang mulia, ya Allah.

1Taw 29,10-13

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, selama-lamanya,*
Allah Israel, Allah leluhur kami.

Engkaulah, ya Tuhan, luhur dan perkasa,*
gemilang dan berseri semarak.

Sebab milikMulah langit dan bumi,+
bagiMulah kerajaan, ya Tuhan,*
Engkau unggul melampaui semua penguasa.

Kekayaan dan kemuliaan berasal dari padaMu,*
dan segalanya Kaukuasai.

Di tanganMulah kekuatan dan keperkasaan,*
segala yang jaya karya tanganMu.

Maka kini kami bersembah sujud, ya Allah,*
dan memuji namaMu yang mulia.

Antifon 2Kami memuji namaMu yang mulia, ya Allah.

Antifon 3Sujudlah kepada Tuhan dengan hormat dan khidmat.

Mazmur 28

Sampaikanlah kepada Tuhan, hai penghuni surga,*
sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kekuasaan.

Sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan namaNya,*
sujudlah kepadaNya dengan hormat dan khidmat.

Suara Tuhan di atas langit,*
Allah yang mulia bergemuruh di angkasa raya.

Suara Tuhan penuh kekuatan.*
suara Tuhan penuh semarak.

Suara Tuhan mematahkan pohon-pohon jati,*
Menumbangkan jati raksasa.

Suara Tuhan membuat gunung melonjak-lonjak bagaikan anak lembu,*
dan bukit bagaikan anak kuda.

Suara Tuhan meledakkan mata petir,*
dan menggetarkan padang gurun.

Suara Tuhan meggoyangkan pohon,*
merontokkan dedaunan hutan.

Maka dalam rumah Tuhan,*
semua berseru; Mulia! Mulia!

Tuhan bertakhta di surga,*
bersemayam sebagai raja selama-lamanya.

Tuhan memberikan kekuatan kepada umat,*
umat diberkatiNya dengan damai sejahtera.

Antifon 3Sujudlah kepada Tuhan dengan hormat dan khidmat.

Bacaan Singkat (2Kor 1,3-5)

Terpujilah Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belaskasihan dan Allah sumber segala penghiburan. Ia menghibur kita dalam segala penderitaan, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang ditimpa bermacam-macam penderitaan, dengan penghiburan yang kita terima sendiri dari Allah. Sebab sebagaimana penderitaan Kristus melimpah dalam diri kita, demikian pula berlimpahlah penghiburan kita demi Kristus.

Lagu Singkat

℣.Tuhanlah kekuatanku,* Aku hendak memuji Dia.℟.Tuhanlah.℣.Ia telah menyelamatkan daku.℟.Aku hendak memuji Dia.℣.Kemuliaan.℟.Tuhanlah.

Antifon KidungBarang siapa mempertaruhkan nyawa bagi Kristus di dunia ini, akan menyelamatkannya bagi kehidupan abadi.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungBarang siapa mempertaruhkan nyawa bagi Kristus di dunia ini, akan menyelamatkannya bagi kehidupan abadi.

Doa Permohonan

Saudara-saudara, para martir telah wafat demi sabda Allah. Marilah kita memuji penebus kita, saksi yang setia, dan berkata:

℟. Engkau telah menebus kami dalam darahMu.

Ya Tuhan, para martirMu rela mati untuk memberi kesaksian tentang iman mereka,* berikanlah kebebasan rohani kepada kami. ℟.

Para martirMu mengakui iman mereka sampai menumpahkan darahnya,* berilah kami kemurnian dan keteguhan iman. ℟.

Para martirMu mengikuti jejakMu dengan memanggul salib mereka,* semoga kami dengan berani menanggung kesukaran-kesukaran hidup. ℟.

Para martirMu membasuh pakaian mereka dalam darah Anakdomba,* semoga kami mengalahkan serangan hawa nafsu dan bujukan dosa. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang melalui kebodohan Salib secara menakjubkan mengajar Santo Yustinus Martir pengetahuan yang melampaui segala sesuatu tentang Yesus Kristus, karuniakanlah kepada kami, melalui perantaraannya, agar, setelah menolak penipuan dan kesalahan, kami dapat menjadi teguh dalam iman. Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

S. Yustinus

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Rom 13, 8. 10)

Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat. Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.

Ayat Singkat

℣.Jadilah penolongku, jangan membuang aku.℟.Jangan tinggalkan aku, ya Allah penyelamatku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

S. Yustinus

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Mazmur 18B (19B)

Sabda Tuhan sempurna,*
menyegarkan jiwa.

Peraturan Tuhan teguh,*
membuat arif orang bersahaja.

Titah Tuhan tepat,*
menyenangkan hati.

Perintah Tuhan jelas,*
menerangi mata.

Hikmat Tuhan baik,*
tetap selamanya.

Keputusan Tuhan benar,*
adil selalu.

Lebih indah dari pada emas murni,*
lebih manis dari pada madu lebah.

Aku memperhatikan hukumMu,*
maka besarlah ganjaranku.

Siapa sadar akan pelanggarannya?*
Ampunilah dosa yang tak kusadari.

Lindungilah hambaMu terhadap keangkuhan,*
jangan aku dikuasai olehnya.

Maka hidupku suci,*
bebas dari pelanggaran besar.

Semoga Engkau berkenan akan ucapan mulutku,+
dan akan renungan hatiku di hadapanMu,*
ya Tuhan, padas dan penebusku.

Antifon 1Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Antifon 2Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Mazmur 7 I

Ya Tuhan, Allahku, kepadaMu aku berlindung,*
selamatkan daku dari para pengejarku dan bebaskan daku.

Jangan sampai mereka menerkam aku seperti singa,*
dan menyeret aku, tanpa ada yang membebaskan.

Ya Tuhan, Allahku, jika aku bersalah,*
jika tanganku berbuat curang,

jika aku berbuat jahat terhadap kawan,*
atau merugikan lawan yang tak beralasan,

biarlah musuh mengejar dan menangkap aku,+
menginjak-injak hidupku ke tanah,*
melemparkan kemuliaanku ke dalam debu.

Bangkitlah, Tuhan, dalam kemurkaanMu,+
melawan amarah para penindasku,*
lindungilah aku dengan menjatuhkan hukuman.

Hendaklah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau,*
bertakhtalah dan rajailah mereka.

Engkaulah hakim segala bangsa,+
hakimilah aku sesuai dengan kejujuranku,*
dan menurut kesucian hatiku.

Semoga berakhirlah kejahatan orang berdosa,+
Teguhkanlah hati orang yang baik,*
ya Allah yang adil, yang menyelami lubuk hati.

Antifon 2Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Antifon 3Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

Mazmur 7 II

Perisaiku ialah Allah,*
penyelamat orang yang tulus hati.

Allah itu hakim yang adil,*
amarahNya berkobar setiap hari.

Biar penindas mengasah pedang,*
melenturkan busur dan membidik;

namun bagi diri sendirilah ia menyiapkan senjata maut,*
dan menyalakan anak panahnya.

Ia mengandung kejahatan,*
ia hamil kelaliman dan melahirkan dusta.

Ia membuat lubang dan menggalinya,*
lalu terperosok sendiri ke dalamnya.

Begitulah kelaliman kembali kepada si jahat,*
dan kekerasan menimpa dia sendiri.

Aku bersyukur kepada Tuhan karena keadilanNya,*
dan bermazmur bagi nama Tuhan yang mahatinggi.

Antifon 3Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

Bacaan singkat 1Ptr 5,10-11

Allah, sumber segala rahmat, telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaanNya yang kekal. Ia akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita sejurus lamanya. Dialah yang berkuasa sepanjang segala abad. Amin.

℣.Orang kudus yang berharap kepada Tuhan.℟.Akan dikuatkan dan takkan jatuh.

Doa Penutup

Ya Allah, yang melalui kebodohan Salib secara menakjubkan mengajar Santo Yustinus Martir pengetahuan yang melampaui segala sesuatu tentang Yesus Kristus, karuniakanlah kepada kami, melalui perantaraannya, agar, setelah menolak penipuan dan kesalahan, kami dapat menjadi teguh dalam iman. Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

S. Yustinus

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (1 Pe 1, 17b. 18a. 19)

Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Ayat Singkat

℣.Bebaskanlah aku, ya Tuhan, dan kasihanilah aku.℟.Dalam jemaah aku hendak memuji Tuhan.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

S. Yustinus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Allah mahkota mulia
Bagi pahlawan yang jaya
Kami memuji martirMu
Sambil mohon doa restu.

Ia menumpahkan darah
Rela mati dengan tabah
Tetap teguh dalam iman
Tanpa dapat digoncangkan.

Berkat doa pahlawanMu
Ya Allah yang mahatahu
Ampunilah dosa kami
Meski yang besar sekali.

Dipuji dimulyakanlah
Allah Bapa mahamurah
Bersama Putra dan RohNya
Sepanjang segala masa. Amin.

Martir perawan:

Ya Yesus Tuhan putra santa perawan
Yang dilahirkan sangat mentakjubkan
Kami bernyanyi dan memperingati
Perawan suci.

Perawan ini yang kami hormati
Martir sejati yang berhati murni
Walaupun lemah namun tetap tabah
Pantang menyerah.

Mati tak gentar diancam tak mundur
Meski dikejar semangat tak luntur
Sungguh pahlawan mati demi iman
Kepada Tuhan.

Berkat doanya ya Allah pencipta
Diampunilah kami yang berdosa
Agar supaya kami bahagia
Senantiasa. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Tuhan memperhatikan orang miskin.

Mazmur 10

Pada Tuhan aku berlindung: mengapa Engkau berkata kepadaku,*
"Terbanglah ke gunung bagaikan burung!

Sebab dari tempat yang gelap orang jahat merentangkan busur,+
memasang anak panah pada talinya,*
untuk memanah orang yang tulus hati.

Kalau hilang segala pegangan,*
apa daya orang benar?"

Tuhan ada di dalam baitNya yang kudus,*
Tuhan bertakhta di surga.

PandanganNya selalu mengamat-amati,*
sorotan mataNya menguji manusia.

Tuhan menguji orang yang benar dan yang jahat,*
Ia membenci mereka yang mencintai kelaliman.

Dengan api dan belerang dihujaniNya penjahat,*
dihanguskanNya mereka dengan angin panas.

Sebab Tuhan adil, Ia mengasihi keadilan,*
Ia memandang orang benar.

Antifon 1Tuhan memperhatikan orang miskin.

Antifon 2Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Mazmur 14

Tuhan, siapa boleh menumpang di kemahMu,*
siapa boleh tinggal di gunungMu yang suci?

Yaitu orang yang hidup tanpa cela dan berlaku jujur,+
yang berkata benar dalam hatinya,*
dan tidak memfitnah dengan lidahnya.

Yang tidak berbuat jahat terhadap saudaranya,*
tidak mendatangkan nista kepada sesama.

Yang menjauhi orang berdosa,*
dan memberi hormat kepada yang takwa.

Yang berpegang pada sumpah, meskipun rugi,*
tidak meminjamkan uang dengan makan riba.

Yang tak mau memungut uang suap,*
untuk merugikan orang tak bersalah.

Barang siapa berbuat demikian,*
tidak akan goyah selama-lamanya.

Antifon 2Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Antifon 3Allah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Allah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Bacaan Singkat (1Ptr 4,13-14)

Saudara-saudara, sebenarnya kamu harus bersuka hati, bila turut memikul sebagian dari penderitaan Kristus, sebab dengan demikian kamupun akan turut bersukacita, bila Kristus akan tampak dalam kemuliaanNya. Alangkah bahagia kamu, kalau dicaci maki karena menjadi pengikut Kristus; sebab dengan demikian Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah, ada padamu.

Lagu Singkat

℣.Engkau menguji kami, ya Tuhan,* Untuk menyucikan kami.℟.Engkau.℣.Engkau menguji kami seperti perak dengan api.℟.Untuk menyucikan kami.℣.Kemuliaan.℟.Engkau.

Antifon KidungPara suci berbahagia dalam kerajaan surga dan beristirahat dalam damai untuk selama-lamanya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungPara suci berbahagia dalam kerajaan surga dan beristirahat dalam damai untuk selama-lamanya.

Doa Permohonan

Raja para martir sudah mempersembahkan diri dalam perjamuan malam terakhir dan menyerahkan hidupNya di salib. Marilah kita mengucap syukur kepadaNya dengan berkata:

℟. Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan, sebab Engkau telah mengasihi kami sampai akhir. Engkaulah penyelamat kami, Engkaulah sumber kekuatan dan teladan bagi setiap martir. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Engkau memanggil semua orang berdosa yang bertobat, kepada kehidupan abadi. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Hari ini kami mempersembahkan darah perjanjian baru yang Kaucurahkan demi pengampunan dosa. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Berkat rahmatMu kami tetap bertekun dalam iman sampai pada hari ini. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Kami percaya bahwa arwah orang beriman Kauterima dalam kemuliaanMu. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang melalui kebodohan Salib secara menakjubkan mengajar Santo Yustinus Martir pengetahuan yang melampaui segala sesuatu tentang Yesus Kristus, karuniakanlah kepada kami, melalui perantaraannya, agar, setelah menolak penipuan dan kesalahan, kami dapat menjadi teguh dalam iman. Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin.

Ibadat Penutup

S. Yustinus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Peliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tuhanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat 1Tes 5,9-10

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo Ahmed

Martir

Ahmed adalah saudara Almansur, kepala negeri Lerida di Spanyol. Bersama dengan kedua adiknya Zaida dan Zoraida. Ahmed bertobat mengikuti Kristus dan dipermandikan menjadi Kristen. Masing- masing dengan nama permandian: Bernard, Maria dan Gracia. Setelah menjadi Kristen ketiga kaka – beradik ini berusaha mengKristenkan Almansur, kakak mereka. Namun tindakan mereka ini justru mengakibatkan kematian mereka sebagai martir. Mereka ditangkap dan diserahkan ke tangan algojo untuk di bunuh.

Santo Johannes Storey

Martir

Yohanes Storey hidup diantara tahun 1510-1571. Ia adalah Anggota parlemen Inggris dan sama sekali menolak mengakui Ratu Elisabeth I sebagai kepala Gereja. Akibatnya ia dipenjarakan. Namun sempat lolos dan melarikan diri ke Belgia. Dengan tipu muslihat, ia dibawa kembali ke Inggris dan digantung hingga menghembuskan nafasnya di London.

Santo Pamphilus dari Sasarea

Martir · ± 240-309

Pamphilus lahir di Berytus, Pheonicia (sekarang: Beirut, Lebanon) pada tahun 240 dari sebuah keluarga terkemuka dan kaya. Pamphilus mempunyai minat dan bakat besar dalam masalah-masalah sekular di Berytus sambil meneruskan studi teologi di Sekolah Kateketik Aleksandria yang tersohor namanya di bawah bimbingan Pierius, pengganti Origenes. Dari Aleksandria dia pergi ke Sasarea, ibukota Palestina. Tak lama setelah ia tiba di Sasarea, ia ditabhiskan menjadi imam oleh Uskup Agapius. Ia menetap disana dan teguh membela iman Kristen selama masa penganiayaan orang-orang Kristen sampai hari kematiannya sebagai martir pada tahun 309/310.

Pamphilus seorang imam, dosen, ekseget, dan pengumpul buku-buku yang bernilai tinggi. Dengan buku-buku yang berhasil dikumpulkannya, ia mengorganisir dan mengembangkan perpustakaan besar yang telah dirintis oleh Origenes. Perpustakaan ini berguna sekali bagi berbagai studi tentang Gereja. Dengan keahliannya di bidang teologi dan Kitab Suci, ia membimbing sekelompok pelajar dalam studi Kitab Suci. Eusebius, salah seorang muridnya - yang kemudian dijuluki " Bapa Sejarah Gereja " sangat akrab dengannya. Bersama dia, Pamphilus menulis sebuah biografi tentang gurunya (buku biografi ini telah hilang) sambil terus mengembangkan perpustakaan Sasarea di atas. Ia memusatkan perhatian pada pengumpulan teks-teks Alkitab beserta komentar-komentarnya sehingga koleksinya menjadi sumber informasi penting bagi penerbitan suatu versi penulisan Kitab Suci yang secara tektual lebih tinggi daripada versi-versi lainnya pada masa itu. Koleksi teks-teks Kitab Suci dan buku-buku lainnya di dalam perpustakaan ini merupakan sumbangannya yang utama bagi Gereja, karena memberikan data yang lengkap dan terpercaya tentang literatur-literatur Kristen perdana. Karya santo Hieronimus dan Eusebius di bidang sejarah Gereja dan Kitab Suci didasarkan pada informasi yang disediakan di dalam perpustakaan Pimphilus ini. Sayang sekali bahwa perpustakaan ini dan semua buku yang ada di dalamnya dirusak oleh orang- orang Arab pada abad ketujuh.

Kira-kira antara tahun 307-308, Pimphilus ditangkap, dipenjarakan, dan disiksa karena imannya. Sementara berada di penjara, ia bersama Eusebius - yang juga dipenjarakan - menulis sebuah apologi untuk membela Origenes; sebagian fragmen dari tulisan ini kini masih ada. Karena ia menolak untuk membawa kurban kepada dewa-dewa kafir selama aksi penganiayaan oleh Maximinus Daza, ia dipenggal kepalanya antara tahun 309 atau 310.

Santo Simeon

Pengaku Iman

Simeon menempuh pendidikan di Konstantinopel dan hidup bertapa di tepi sungai Yordan. Pria berdarah Yunani ini kemudian menjadi rahib di biara Betlehem dan Gunung Sinai. Ia lebih suka hidup menyendiri dan menetap di seputar Pantai Laut Merah dan di puncak gunung. Namun kemudian pemimpin biara mengutusnya ke Prancis. Setelah menjelajahi berbagai daerah, ia secara sukarela hidup terkunci di dalam sebuah bilik di suatu biara di Trier, Jerman sampai saat kematiannya.

Santo Yustinus

Martir · ± 100-165

Yustinus lahir dari sebuah keluarga kafir di Nablus, Samaria, Asia Kecil pada permulaan abad kedua kira-kira pada kurun waktu meninggalnya Santo Yohanes Rasul.

Yustinus mendapat pendidikan yang baik semenjak kecilnya. Kemudian ia tertarik pada pelajaran filsafat untuk memperoleh kepastian tentang makna hidup ini dan tentang Allah. Suatu ketika ia berjalan-jalan di tepi pantai sambil merenungkan berbagai soal. Ia bertemu dengan seorang orang-tua. Kepada orang tua itu, Yustinus menanyakan berbagai soal yang sedang direnungkannya. Orang tua itu menerangkan kepadanya segala hal tentang para nabi Israel yang diutus Allah, tentang Yesus Kristus yang diramalkan para nabi serta tentang agama Kristen. Ia dinasehati agar berdoa kepada Allah memohon terang surgawi.

Di samping filsafat, ia juga belajar Kitab Suci. Ia kemudian dipermandikan dan menjadi pembela kekristenan yang tersohor. Sesuai kebiasaan jaman itu, Yustinus pun mengajar di tempat-tempat umu, seperti alun-alun kota, dengan mengenakan pakaian seorang filsuf. Ia juga menulis tentang berbagai masalah, tertutama yang menyangkut pembelaan ajaran iman yang benar. Di sekolahnya di Roma, banyak kali diadakan perdebatan umum guna membuka hati banyak orang bagi kebenaran iman Kristen.

Yustinus bangga bahwa ia menjadi seoranng Kristen yang saleh, dan ia bertekad meluhurkan kekristenan dengan hidupnya. Dalam bukunya, "Percakapan dengan Truphon Yahudi", Yustinus menulis: "Meski kami orang Kristen dibunuh dengan pedang, disalibkan, atau di buang ke moncong- moncong binatang buas, ataupun disiksa dengan belenggu api, kami tidak akan murtad dari iman kami. Sebaliknya, semakin hebat penyiksaan, semakin banyak orang demi nama Yesus, bertobat dan menjadi saleh."

Di Roma, Yustinus ditangkap dan bersama para martir lainnya dihadapkan dihadapankan ke depan penguasa Roma. Setelah banyak disesah, kepala mereka dipenggal. Peristiwa ini terjadi pada tahun 165. Yustinus dikenal sebagai seorang pembela iman terbesar pada zaman Gereja Purba.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari