Doa Katolik
Doa Hari Ini

Senin X Masa Biasa

Senin, 8 Juni 2037· Hijau · Pekan Psalterium II
8 Juni 2037

Bacaan Misa

Senin X Masa Biasa
Bacaan Pertama

Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Timotius saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus dengan semua orang kudus di seluruh Akhaya. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah. Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah. Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; jika kami dihibur, maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita kesengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga. Dan pengharapan kami akan kamu adalah teguh, karena kami tahu, bahwa sama seperti kamu turut mengambil bagian dalam kesengsaraan kami, kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami.

Mazmur Tanggapan

Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.
Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!
Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.
Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.
Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Bacaan Injil

Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

Invitatorium

Senin X Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.

Ibadat Bacaan

Senin X Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Jadilah Dikau penglihatanku, siang dan malam,

Terangilah aku selalu, Roh-Mu tinggal.

Dikau, Bapa abadi, yang agung dan yang terakhir,

Penguasa yang bijak dan benar atas segala yang akan berlalu.

Jadilah Dikau kebijaksanaanku, tongkat dan penopangku,

Bersinarlah menembus kegelapan, berilah terang jalanku!

Jadilah Dikau sumber sejati dari segala yang kunikmati,

Maka, biarlah kesenangan duniawi tak lagi mengganggu.

Jadilah Dikau pelindungku, pedangku dalam pertempuran,

Jadilah Dikau martabatku, Dikau kesenanganku,

Dikau tempat berlindung jiwaku, dan Dikau menara tinggiku,

Maukah Dikau mengangkatku ke surga, ya kuasa dari kuasaku.

Kekayaan tak kuhiraukan, atau pujian kosong manusia,

Dikau warisanku, sekarang dan selalu,

Dikau dan hanya Dikau, tetap yang pertama di hatiku,

Raja surga yang agung, Dikau hartaku.

Raja surga yang agung, kemenanganku telah diraih,

Semoga aku mencapai sukacita surga, ya matahari surga yang cerah!

Hati dari hatiku sendiri, apa pun yang terjadi,

Tetaplah Dikau penglihatanku, ya penguasa segalanya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Condongkanlah telinga-Mu dan dengarkanlah aku, ya Tuhan; datanglah menolong aku.

Mazmur 30 (31)

Seruan penuh kepercayaan orang yang tertekan kepada Allah

Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku (Lukas 23:46).

I
Pada-Mu, ya Tuhan, aku berlindung.

Janganlah sekali-kali aku dipermalukan.

Dalam keadilan-Mu, bebaskanlah aku,

dengarkanlah aku dan segeralah selamatkan aku.

Jadilah bagiku gunung batu perlindungan,

benteng yang perkasa untuk menyelamatkan aku,

sebab Engkaulah gunung batuku, bentengku.

Demi nama-Mu, pimpinlah dan bimbinglah aku.

Lepaskanlah aku dari jerat yang mereka sembunyikan,

sebab Engkaulah perlindunganku, ya Tuhan.

Ke dalam tangan-Mu kuserahkan rohku.

Engkaulah yang akan menebus aku, ya Tuhan.

Ya Allah kebenaran, Engkau membenci

mereka yang menyembah berhala yang palsu dan kosong.

Adapun aku, aku percaya kepada Tuhan:

biarlah aku bersukacita dan bergembira dalam kasih-Mu.

Engkau telah melihat kesengsaraanku

dan memperhatikan kesusahan jiwaku,

tidak menyerahkan aku kepada musuh,

tetapi membebaskan kakiku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonCondongkanlah telinga-Mu dan dengarkanlah aku, ya Tuhan; datanglah menolong aku.

Antifon 2Tuhan, biarlah cahaya wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu.

II
Kasihanilah aku, ya Tuhan,

sebab aku dalam kesusahan.

Air mata telah menghabiskan mataku,

tenggorokanku dan hatiku.

Sebab hidupku dihabiskan dengan kesedihan

dan tahun-tahunku dengan keluh kesah.

Kesengsaraan telah menghancurkan kekuatanku

dan tulang-tulangku merana.

Di hadapan semua musuhku

aku menjadi celaan,

sasaran cemoohan bagi tetanggaku

dan ketakutan bagi teman-temanku.

Mereka yang melihatku di jalan

lari jauh dariku.

Aku seperti orang mati, terlupakan,

seperti barang yang dibuang.

Aku telah mendengar fitnah orang banyak,

ketakutan mengelilingiku,

ketika mereka bersekongkol melawanku,

ketika mereka berencana mengambil nyawaku.

Tetapi adapun aku, aku percaya kepada-Mu, ya Tuhan,

aku berkata: “Engkaulah Allahku.

Hidupku ada di tangan-Mu, lepaskanlah aku

dari tangan mereka yang membenciku.

Biarlah wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu.

Selamatkanlah aku dalam kasih-Mu.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan, biarlah cahaya wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu.

Antifon 3Terpujilah Tuhan, sebab Ia telah mencurahkan belas kasihan-Nya kepadaku.

III
Betapa besarnya kebaikan, ya Tuhan,

yang Engkau simpan bagi mereka yang takut akan Dikau,

yang Engkau tunjukkan kepada mereka yang percaya kepada-Mu

di hadapan manusia.

Engkau menyembunyikan mereka dalam perlindungan hadirat-Mu

dari persekongkolan manusia:

Engkau menjaga mereka aman dalam kemah-Mu

dari lidah-lidah yang bertengkar.

Terpujilah Tuhan yang telah menunjukkan kepadaku

keajaiban kasih-Nya

di kota yang berbenteng.

“Aku jauh dari pandangan-Mu,”

kataku dalam ketakutanku.

Namun Engkau mendengar suara permohonanku

ketika aku berseru meminta pertolongan.

Cintailah Tuhan, hai semua orang kudus.

Ia menjaga orang-orang-Nya yang setia

tetapi Tuhan akan membalas sepenuhnya

mereka yang bertindak dengan kesombongan.

Kuatkanlah, biarlah hatimu berani,

hai semua yang berharap kepada Tuhan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah yang penuh kebaikan dan kebenaran, Engkau telah menyelamatkan Yang Terpilih-Mu, Yesus Kristus, dan Engkau telah memberikan kekuatan kepada para martir-Mu. Jagalah umat-Mu yang datang kepada-Mu di sini dan kuatkanlah hati mereka yang berharap kepada-Mu, agar mereka dapat mewartakan karya-karya keselamatan-Mu yang penuh kebaikan di kota abadi.

AntifonTerpujilah Tuhan, sebab Ia telah mencurahkan belas kasihan-Nya kepadaku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Saat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Bimbinglah aku di jalan kebenaran-Mu dan ajarlah aku.

℟ Sebab Engkaulah Allah penyelamatku.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Ayub

42:7-17

Ayub dibenarkan oleh Allah dan musuh-musuhnya dibantah
Maka terjadilah, sesudah Tuhan mengucapkan perkataan-perkataan itu kepada Ayub, Tuhan berfirman kepada Elifas, orang Teman itu, “Aku murka kepadamu dan kepada kedua sahabatmu; karena kamu tidak berbicara dengan benar tentang Aku, seperti hamba-Ku Ayub. Maka sekarang, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan, dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, dan persembahkanlah kurban bakaran untuk dirimu sendiri; dan biarlah hamba-Ku Ayub berdoa untukmu; karena doanya akan Aku terima, agar Aku tidak menghukummu dengan berat. Karena kamu tidak berbicara dengan benar tentang Aku, seperti hamba-Ku Ayub.” Lalu Elifas, orang Teman itu, dan Bildad, orang Suah itu, dan Zofar, orang Naama itu, pergi dan melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan kepada mereka. Dan Tuhan menerima permohonan Ayub.
Juga, Tuhan memulihkan kemakmuran Ayub, sesudah ia berdoa untuk sahabat-sahabatnya; Tuhan bahkan memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari yang ia miliki sebelumnya. Lalu semua saudara laki-lakinya dan saudara perempuannya datang kepadanya, dan semua kenalan lamanya, dan mereka makan bersamanya di rumahnya. Mereka turut berdukacita dengannya dan menghiburnya atas segala kejahatan yang telah ditimpakan Tuhan kepadanya; dan setiap orang memberinya sekeping uang dan cincin emas.
Demikianlah Tuhan memberkati hari-hari terakhir Ayub lebih dari hari-hari awalnya. Karena ia memiliki empat belas ribu domba, enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu keledai betina. Dan ia memiliki tujuh putra dan tiga putri, yang pertama ia namakan Jemima, yang kedua Kezia, dan yang ketiga Keren-hapukh. Di seluruh negeri tidak ada wanita lain yang secantik putri-putri Ayub; dan ayah mereka memberi mereka warisan di antara saudara-saudara mereka.
Sesudah itu, Ayub hidup seratus empat puluh tahun; dan ia melihat anak-anaknya, cucu-cucunya, bahkan cicit-cicitnya. Lalu Ayub meninggal, tua dan penuh tahun.

Responsorium Lihat Ayub 42:7, 8

Tuhan berfirman kepada Elifas: engkau dan sahabat-sahabatmu tidak berbicara dengan benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub;

℟ ia akan berdoa untukmu.
Aku akan mendengar doanya dan mengampuni kebodohanmu dalam berbicara menentang Aku.

℟ Ia akan berdoa untukmu.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Laurensius Yustinianus, uskup

Maria menyimpan semua hal ini dalam hatinya
Sementara Maria merenungkan semua yang telah ia ketahui melalui membaca, mendengar, dan mengamati, ia bertumbuh dalam iman, bertambah dalam jasa, dan semakin diterangi oleh kebijaksanaan serta semakin dikuasai oleh api kasih. Misteri-misteri surgawi terbuka baginya, dan ia dipenuhi dengan sukacita; ia menjadi berbuah oleh Roh, diarahkan kepada Allah, dan dijaga dengan penuh perlindungan selama di bumi. Begitu luar biasa rahmat ilahi sehingga mengangkat seseorang dari kedalaman terendah ke puncak tertinggi, dan mengubah seseorang menjadi kekudusan yang lebih besar. Betapa sangat diberkatinya pikiran Sang Perawan yang, melalui kediaman dan bimbingan Roh, selalu dan dalam segala hal terbuka terhadap kuasa Sabda Allah. Ia tidak dipimpin oleh indranya sendiri, tidak pula oleh kehendaknya sendiri; demikianlah ia melakukan secara lahiriah melalui tubuhnya apa yang diberikan oleh kebijaksanaan dari dalam kepada imannya. Adalah pantas bagi Kebijaksanaan ilahi, yang menciptakan rumah bagi diri-Nya di dalam Gereja, untuk menggunakan campur tangan Maria yang terberkati dalam menjaga hukum, memurnikan pikiran, memberikan contoh kerendahan hati, dan menyediakan kurban rohani.
Tirulah dia, hai jiwa yang setia. Masuklah ke dalam relung hatimu yang terdalam agar engkau dapat dimurnikan secara rohani dan dibersihkan dari dosa-dosamu. Allah lebih menghargai niat baik dalam segala yang kita lakukan daripada pekerjaan itu sendiri. Oleh karena itu, apakah kita menyerahkan diri kepada Allah dalam pekerjaan kontemplasi atau apakah kita melayani kebutuhan sesama kita dengan perbuatan baik, kita melakukan hal-hal ini karena kasih Kristus mendorong kita. Persembahan yang diterima dari pemurnian rohani tidak dilakukan di bait suci buatan manusia tetapi di relung hati tempat Tuhan Yesus dengan bebas masuk.

Responsorium

O perawan yang murni dan kudus, bagaimana aku dapat menemukan kata-kata untuk memuji keindahanmu?

℟ Langit tertinggi tidak dapat menampung Allah yang Engkau kandung dalam rahim-Mu.
Terpujilah Engkau di antara wanita, dan terpujilah buah rahim-Mu.

℟ Langit tertinggi tidak dapat menampung Allah yang Engkau kandung dalam rahim-Mu.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang telah menyiapkan tempat kediaman yang layak bagi Roh Kudus

dalam Hati Santa Perawan Maria yang Terberkati,

dengan murah hati kabulkanlah, melalui perantaraannya,

agar kami menjadi bait yang layak bagi kemuliaan-Mu.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Senin X Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.

Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami

Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasihMu
Agar selamat selalu

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amin.

Antifon 1Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Mazmur 41 (42)

Bagaikan rusa merindukan sungai,*
demikianlah hatiku rindu padaMu, ya Allah.

Hatiku haus akan Allah, Allah yang hidup,*
bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Air mataku menjadi bagaikan santapan bagiku, siang dan malam,*
karena sehari-harian orang bertanya: Di mana Allahmu?

Dengan sedih selalu kuingat, bahwa di masa lampau,*
aku bersama orang banyak berarak ke kediaman Allah.

Aku turut melangkah di depan perarakan itu,*
di tengah suara sorak-sorai dan lagu syukur.

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Karena gelisah aku teringat akan Dikau,*
dari daerah Yordan dan Hermon dan dari gunung Nizar.

Di sana anak sungai yang satu memanggil yang lain,+
dengan deru air terjun,*
demikianpun gelora gelombangMu mengempaskan daku.

Siang hari Tuhan menyatakan kasih setiaNya kepadaku,*
malam hari aku memuji Allah, pemberi hidup.

Aku berkata kepada Allah, pelindungku:
"Mengapa Engkau melupakan daku,*
mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?"

Celaan lawanku menyakiti hatiku seperti tikaman maut,*
karena sehari-harian mereka bertanya: Di mana Allahmu?

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Antifon 1Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Antifon 2Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

Sir 36,1-7.13-16

Pandanglah dan kasihanilah kami, ya Allah semesta alam,*
curahkanlah kedahsyatanMu atas bangsa-bangsa.

Nyatakanlah kekuasaanMu terhadap bangsa-bangsa asing itu,*
agar merekapun melihat kemuliaanMu.

Engkau telah menampakkan diriMu dalam diri kami di hadapan mereka,*
hendaklah Engkau memuliakan diri dalam mereka di hadapan kami.

Agar mereka mengakui, sebagaimana kami telah mengakui,*
bahwa tiada Allah selain Dikau, ya Tuhan.

Kerjakan lagi tanda-tanda dan ulangilah karyaMu,*
nyatakanlah kemuliaan karyaMu dan kekuatan tanganMu.

Kumpulkanlah segala suku Yakub,*
kembalikan kepadanya tanah pusaka seperti sediakala.

Kasihanilah umat yang disebut dengan namaMu,*
Israel yang telah Kauberi hak anak sulung.

Kasihanilah kota ini yang menjadi kotaMu yang kudus,*
Yerusalem, kota tempat istirahatMu.

Penuhilah Sion dengan pujian atas karyaMu yang mengagumkan,*
penuhilah baitMu dengan kemuliaanMu.

Antifon 2Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

Antifon 3Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

Mazmur 18 (19) A

Langit mewartakan kemuliaan Allah,*
dan cakrawala memasyhurkan karya tanganNya.

Hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain,*
dan malam yang satu menyampaikannya kepada malam berikut.

Meskipun tidak bicara dan tidak memperdengarkan suara,+
namun di seluruh dunia bergemalah seruannya,*
dan pesannya sampai ke perbatasan bumi.

Di sana Tuhan memasang kemah bagi sang surya,*
yang meninggalkan peraduannya bagaikan pengantin.

Dengan girang sang surya menempuh jalan peredarannya,*
laksana seorang pahlawan.

dari ujung langit yang satu ia beredar ke ujung yang lain,*
dan tak ada yang luput dari panas teriknya.

Antifon 3Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

Bacaan Singkat (Yer 15,16)

Kudapatkan sabdaMu dan kuresapkan dalam diriku. Maka sabdaMu menjadi kesukaan dan kegembiraan hatiku. Engkau selalu dekat padaku, Tuhan Allah segala kuasa.

Lagu Singkat

℣.Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji.℟.Bersoraklah.℣.Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan.℟.Patutlah orang saleh memuji-muji.℣.Kemuliaan.℟.Bersoraklah.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah mengangkat kita menjadi raja dan imam untuk mempersembahkan kurban rohani yang berkenan kepada Allah. Sebab itu marilah kita dengan penuh syukur berkata:

℟. Semoga kami tetap mengabdi Engkau, ya Tuhan.

Kristus, imam abadi, Engkau telah mengaruniakan imamat suci kepada umatMu,* semoga kami mempersembahkan kurban rohani yang patut bagi Allah. ℟.

Limpahilah kami dengan hasil buah RohMu,* yakni kesabaran, kemurahan hati dan kelembutan hati. ℟.

Semoga kami mencintai Engkau, supaya kami memiliki Engkau,* agar kami dapat memuji Engkau dalam hidup kami. ℟.

Semoga kami mengusahakan yang berguna bagi saudara-saudara kami,* supaya mereka lebih mudah memperoleh keselamatan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, Allah yang mahakuasa, Engkau menghantar kami kepada pagi ini. Selamatkanlah kami dengan kuasaMu, agar pada hari ini kami tidak jatuh ke dalam dosa. Bimbinglah kiranya perkataan kami dan arahkanlah pikiran serta perbuatan kami kepada keadilan dan kejujuran. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Senin X Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Ier 31, 33)

Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman Tuhan: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Ayat Singkat

℣.Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.℟.Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Senin X Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

Mazmur 118 (119),41-48

Berikanlah kasih setiaMu, ya Tuhan,*
keselamatanMu, yang telah Kaujanjikan.

Agar aku dapat memberi jawaban kepada orang yang menghina aku,*
sebab aku percaya pada firmanMu.

Jangan Kauambil firmanMu yang benar dari mulutku,*
sebab aku berharap pada ketetapanMu.

Selalu aku berpegang kepada hukumMu,*
selama hidupku, sampai kekal.

Aku akan hidup dengan hati tenang,*
sebab aku hanya ingin melakukan kehendakMu.

Aku akan berbicara tentang hukumMu,*
aku tidak malu di hadapan para raja.

Segala aturanMu menjadi kesukaanku,*
yang sangat kucintai.

Kepada hukumMu kutadahkan tanganku,*
ketetapanMu kurenungkan.

Antifon 1Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

Antifon 2MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 - I

Dengan amat sangat aku mengharapkan Tuhan,*
Ia mengindahkan daku dan mendengarkan seruanku.

Ia mengangkat aku dari lembah kebinasaan, dari lumpur kehinaan,*
Ia menempatkan kakiku di atas wadas dan meneguhkan langkahku.

Lagu yang baru diilhamkanNya kepadaku, lagu pujian bagi Allah kita,*
banyak orang menyaksikannya dengan khidmat dan percaya kepada Tuhan.

Berbahagialah orang yang percaya kepada Tuhan,*
yang tak bergaul dengan orang durhaka atau penipu.

Banyaklah karya dan rencanaMu bagi kami, ya Tuhan Allahku,+
dan sangat mengagumkan,*
tak ada yang menyamai Engkau.

Aku mau menyebutkan dan mengisahkan semuanya,*
tetapi jumlahnya terlalu banyak.

Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan,*
tetapi Engkau telah membuka telingaku bagi suaraMu.

Kurban bakar dan kurban pelunas tidak Kautuntut,*
maka aku berkata kepadaMu:

"Sesuai dengan firmanMu aku datang,+
untuk melakukan kehendakMu, ya Allahku,*
kesukaanku ialah hukumMu yang terukir dalam hatiku".

Antifon 2MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

Antifon 3Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 - II

Di tengah himpunan umat aku mengabarkan kesetiaanMu,*
tidak kututup bibirku, Tuhan, Engkau tahu.

KesetiaanMu tidak kusembunyikan dalam hatiku,*
tetapi kebenaran dan pertolonganMu kuwartakan.

Kasih dan kebenaranMu tidak kudiamkan,*
di tengah himpunan umat.

Engkau Tuhan, janganlah menutup kerahimanMu terhadapku,*
semoga kasih dan kesetiaanMu selalu menyertai aku.

Sebab malapetaka mengepung aku, tak terbilang banyaknya,*
dosaku mengejar aku, tak terhitung jumlahnya.

Lebih besarlah jumlahnya dari pada rambut kepalaku,*
sehingga aku putus harapan.

Berkenanlah, ya Tuhan, melepaskan daku,*
Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Hendaknya bergembira dan bersukaria,*
semua yang mencari Engkau,

hendaknya semua yang merindukan pertolonganMu,*
berseru: "Agunglah Tuhan".

Sekalipun aku miskin dan malang,*
namun Tuhan memperhatikan daku.

Engkaulah penolong dan pembebasku,*
Allahku, jangan berlambat.

Antifon 3Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

Bacaan singkat Yer 32,40

Aku akan mengikat perjanjian abadi dengan umatKu: Aku tidak akan berhenti berbuat baik terhadap mereka. Aku akan menanamkan perasaan takwa dalam hati mereka, sehingga mereka tidak lagi menjauhi Aku.

℣.Pada Tuhanlah keselamatan dan kemuliaanku.℟.Dialah kekuatan dan tempat perlindunganku.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Senin X Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Ez 34, 31)

Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan Allah."

Ayat Singkat

℣.Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.℟.Di padang rumput hijau Ia membaringkan aku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Senin X Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.

S'moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.

Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur padaMu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tereloklah baginda di antara manusia, tampanlah wajah baginda.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab itu baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Antifon 1Tereloklah baginda di antara manusia, tampanlah wajah baginda.

Antifon 2Pengantin datang, songsonglah dia!

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaamu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Antifon 2Pengantin datang, songsonglah dia!

Antifon 3Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Bacaan Singkat (1Tes2,13)

Tak putus-putusnya kami bersyukur kepada Allah. Sebab sabda Allah yang kamu dengar dari kami telah kamu sambut bukan sebagai perkataan manusia, melainkan sebagai sabda Allah, sebab memang demikian, dan sabda itu bekerja juga dalam dirimu, orang-orang yang percaya.

Lagu Singkat

℣.Semoga doaku, ya Tuhan,* Tertuju kepadaMu.℟.Semoga.℣.Seperti asap dupa membubung ke hadiratMu.℟.Tertuju kepadaMu.℣.Kemuliaan.℟.Semoga.

Antifon KidungAku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Kristus yang mencintai, memelihara dan melindungi Gereja. Hendaklah kia berdoa kepadaNya dengan penuh kepercayaan dan berkata:

℟. Penuhilah keinginan umatMu, ya Tuhan.

Tuhan Yesus, selamatkanlah semua orang,* dan hantarlah mereka kepada pengetahuan akan kebenaran. ℟.

Lindungilah paus kami bapa..., dan uskup kami bapa...* bantulah mereka dengan kekuatanMu. ℟.

Tolonglah semua orang yang mengharapkan gaji yang adil,* agar hidup mereka terjamin dan penuh sukacita. ℟.

Semoga Engkau, ya Tuhan, melindungi orang-orang miskin,* dan menolong mereka dalam kesusahan. ℟.

KepadaMu kami percayakan arwah para rohaniwan-rohaniwati,* supaya mereka dapat memuji Engkau di surga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, pada hari ini kami Kaukuatkan dalam pekerjaan, meskipun kami ini hambaMu yang tak berguna. Terimalah kiranya kurban pujian yang kami sampaikan untuk mengucap syukur kepadaMu atas segala anugerah yang telah kami terima. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

Senin X Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Peliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tuhanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat 1Tes 5,9-10

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santa Maria Droste zu Vishering

Biarawati

Maria Hidup antara tahun 1863-1899. Suster Gembala Baik ini terkenal saleh dan suci hidupnya. Ia senantiasa mendorong Sri Paus Leo XIII (1878-1903) untuk mempersembahkan dunia sejagat kepada perlindungan Hati Kudus Yesus. I.

Santo William

Uskup · wafat ± 1154

William Fitzherbert dilahirkan di Inggris pada abad keduabelas. Ia adalah anak Count Herbert, bendahara Raja Henry I, dan Emma, adik Raja William. Pada masih muda William Fitzherbert menjadi Bendahara gereja di York, Inggris. Setelah menjadi seorang imam, William ditempatkan di kota kelahirannya York. Ia menjadi seorang imam yang populer dan sangat dicintai oleh seluruh penduduk kota.

Beberapa tahun kemudian, ketika uskup agung York meninggal dunia. Pada masa itu, para raja seringkali ikut campur dalam pemilihan para uskup. Raja Stephen kemudian menunjuk William untuk menduduki jabatan Uskup Agung York yang kosong itu. Oleh karena itu, banyak imam menentang penunjukkan itu. Mereka beranggapan bahwa William ditunjuk secara tidak sah karena yang memilih William adalah pamannya, yaitu Raja Sefanus; bukan Paus sebagai kepala Gereja.

St.Bernardus meminta paus agar mengangkat seorang lain sebagai uskup agung York. William diminta mundur karena mereka merasa bahwa pengangkatannya tidak sah. William kemudian meninggalkan kediamannya di keuskupan dengan hati terluka dan perasaan terhina. Ia kemudian tinggal bersama seorang pamannya yang lain, yang juga seorang uskup.

Walau pergi dengan sedih namun saat itulah Roh Kudus menjamah hati William. Perlahan-lahan William menjadi seorang yang amat kudus. Ia tidak mau menerima segala kenyamanan yang ditawarkan pamannya. Setiap hari Ia berdoa dan melakukan matiraga. Ia mulai menunjukkan perhatiannya yang besar akan iman dan akan Gereja.

Umat York marah setelah mengetahui apa yang terjadi pada uskup agung pilihan mereka. Maka, terjadilah perkelahian antara mereka yang menghendaki William dan mereka yang tidak. Untuk menenangkan umat yang terpecah-belah itu William kemudian datang dan meminta mereka agar menerima Uskup baru yang ditangkat Paus. Tidak lagi jadi masalah baginya bahwa ia telah diperlakukan tidak adil. Yang terpenting baginya adalah bahwa umatnya tetap bersatu dan mendapat perhatian yang mereka butuhkan.

Enam tahun berlalu. William hidup tenang dalam doa dan kontemplasi yang khusuk di kediaman pamannya, sang Uskup. Ketika uskup agung yang lain itu wafat, Paus meminta William kembali ke York. Ia tiba di keuskupannya pada bulan Mei tahun 1154. Umat sangat gembira menyambut pulangnya orang suci yang sangat mereka cintai ini. Tetapi saat itu William telah lanjut usia, dan kurang lebih sebulan kemudian ia pun wafat. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Honorius III pada tahun 1227.

Santo Yakobus Berthieu

Martir · 1838-1896

Santo Yakobus Berthieu lahir pada 27 November 1838 di Montlogis, Polminhac, Auvergne di Perancis Tengah. Ia adalah anak kedua dari delapan bersaudara dalam sebuah keluarga petani miskin namun saleh. Masa kecilnya dilalui dengan belajar dan bekerja di pertanian keluarganya.

Yakobus kemudian masuk seminari dan ditahbiskan menjadi seorang imam praja pada 21 Mei 1864. Oleh Uskupnya, ia ditugaskan di sebuah paroki di Roannes-Saint Mary, menggantikan pastor paroki sebelumnya yang sudah berumur dan sering sakit-sakitan. Yakobus berkarya di Roannes-Saint Mary selama sembilan tahun.

Karena berkeinginan untuk menjadi seorang missionaris, Yakobus kemudian berupaya untuk bergabung dengan Serikat Yesus. Ia mengirinkam lamaran dan diterima. Setelah memperoleh ijin dari uskupnya, Yakobus lalu masuk Novisiat Serikat Jesus pada tanggal 31 Oktober 1873. Saat itu ia sudah berusia 35 tahun. Karena ia adalah seorang imam, Yakobus menjalani masa novisiat yang berbeda dari para novis yang lain. Bahkan sebelum masa novisiatnya berakhir, ia telah ditunjuk untuk berangkat menuju tanah misi di Madagaskar. Sesaat sebelum berangkat, ia mengucapkan kaul.

Dia berangkat dari kota pelabuhan Marseille pada tahun 1875 menuju dua pulau di sekitar Madagaskar, pulau Réunion dan pulau Sainte-Marie yang saat itu adalah wilayah jajahan Perancis. Awal karya misinya tidak berjalan mudah. Jesuit berusia 37 tahun ini harus berhadapan dengan iklim, bahasa, dan budaya yang sama sekali berbeda. Namun ia tidak pernah menyerah.

Bersama dua orang Jesuit lainnya dan para Suster St.Yosef dari Cluny mereka membentuk tim misionaris. Tim ini sukses dalam karya pastoral selama lima tahun. Pada tahun 1881 karya mereka harus terhenti karena Perwakilan Pemerintah Perancis yang anti dengan Gereja Katolik mengusir para missionaris dari sana. Yakobus Berthieu lalu mengungsi ke pulau besar Madagaskar, yang saat itu adalah sebuah kerajaan merdeka. Ia tiba di kota Tamatova lalu kemudian pindah ke Tananarive. Dikemudian hari para atasannya mengirim Yakobus ke wilayah misi yang jauh di pedalaman di Ambohimandroso, dekat Betsileo.

Pada bulan September 1895 pasukan Perancis di bawah pimpinan Jenderal Jacques Duchesne menyerbu Kerajaan Madagaskar. Mereka menduduki ibukota Antananarivo dan menawan Ratu Madagaskar Ranavalona, serta Perdana Menteri, Rainilaiarivony. Perancis secara resmi mengumumkan Aneksasi Madagaskar pada tanggal 1 Januari 1896 dan pada bulan Agustus tahun itu juga, Perancis menyatakan Madagaskar sebagai wilayah koloni mereka.
Pergolakan ini memicu perlawanan penduduk pribumi yang oleh kolonial Perancis di sebut pemberontakan Menalamba. Para pemberontak menyatakan perang terhadap penjajah Perancis dan para Missionaris. Selain melakukan perang gerilya terhadap tentara Perancis, pemberontak Menalamba juga membantai para pendatang dari Eropa, para missionaris, dan umat Kristen pribumi Madagaskar.

Dalam masa yang kacau-balau ini, Pater Yakobus SJ harus mengambil resiko membawa penduduk desa dari wilayah misi mengungsi ke ibukota Antananarivo karena desa mereka sudah tidak aman lagi. Ditengah perjalanan mereka diserang para pemberontak Menalamba. Yakobus ditangkap dan dianiaya. Jubahnya disobek dan ia dipaksa berjalan di tengah hujan untuk menemui pemimpin mereka.

Dihadapan pimpinan pemberontak, lutut pater Yakobus dipukul dengan popor senjata agar ia jatuh berlutut. Dua orang lalu menembak secara bersamaan ke arahnya, tapi peluru mereka luput. Yakobus Berthieu lalu membuat tanda salib dan menundukkan kepalanya. Melihat ini, sang pemimpin mendekati Yakobus dan berkata : "Tinggalkanlah agama Anda, dan berhentilah menyesatkan orang lagi. Kami akan mengampuni anda dan mengangkat anda menjadi penasihat kami."

"Saya tidak bisa melakukannya;” Jawab Yakobus. “Saya lebih memilih untuk mati."

Jawaban ini membuat pimpinan Menalamba gusar. Ia memerintahkan agar missionaris perancis itu segera di eksekusi. Dua orang bergegas mengisi bubuk mesiu dan menembak. Pater Berthieu menundukkan kepalanya dan kembali berdoa. Dua peluru melesat namun tidak mengenai tubuh Yakobus. Seorang lagi melepaskan tembakan kelima, yang menembus tubuh pater Yakobus namun tidak menewaskannya. Ia tetap dalam posisi berlutut dan tengah berdoa. Seorang pemberontak lalu mendatanginya dan menembak kepalanya dari jarak dekat. Tubuh Jesuit ini terguncang dan jatuh ketanah. Ia tewas seketika.

Jenazahnya dibuang para pemberontak ke Sungai Mananara dan sampai hari ini tidak pernah diketemukan lagi. Yakobus Berthieu,SJ, meninggal dunia pada pada 8 Juni 1896 di Ambiatibe, Madagaskar. Ia dibeatifikasi oleh Paus Paulus VI pada tanggal 17 Oktober 1965, dan dikanonisasi pada tanggal 21 Oktober 2012 oleh Paus Benediktus XVI.(qq)

Arti nama

Berasal dari bahasa Latin : Iacomus; yang diturunkan dari bahasa Yunani Ιακωβος (Iakobos). Asli nya berasal dari nama Ibrani יַעֲקֹב (Ya'aqov) yang berarti : Pemegang Tumit / Pengganti (Kej 25:26)

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari