Doa Katolik
Doa Hari Ini

Senin XI Masa Biasa

Senin, 15 Juni 2037· Hijau · Pekan Psalterium III
15 Juni 2037

Bacaan Misa

Senin XI Masa Biasa
Bacaan Pertama

Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima. Sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu. Dalam hal apapun kami tidak memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela. Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran, dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa; dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati; dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik; dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela ketika dihormati dan ketika dihina; ketika diumpat atau ketika dipuji; ketika dianggap sebagai penipu, namun dipercayai, sebagai orang yang tidak dikenal, namun terkenal; sebagai orang yang nyaris mati, dan sungguh kami hidup; sebagai orang yang dihajar, namun tidak mati; sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, sekalipun kami memiliki segala sesuatu.

Mazmur Tanggapan

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!

Bacaan Injil

Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

Invitatorium

Senin XI Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menghadap wajah Tuhan dengan lagu syukur.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menghadap wajah Tuhan dengan lagu syukur.

Ibadat Bacaan

Senin XI Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Untuk keindahan bumi,

Untuk keindahan langit,

Untuk kasih yang sejak lahir

Meliputi dan mengelilingi kita,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk keindahan setiap jam

Siang dan malam,

Bukit dan lembah, pohon dan bunga,

Matahari dan bulan, serta bintang-bintang terang,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk sukacita telinga dan mata,

Untuk kegembiraan hati dan pikiran,

Untuk harmoni mistis,

Menghubungkan indra dengan suara dan penglihatan;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk sukacita kasih insani,

Saudara, saudari, orang tua, anak,

Sahabat di bumi dan sahabat di surga,

Untuk semua pikiran yang lembut dan halus;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk setiap anugerah-Mu yang sempurna,

Begitu bebas diberikan kepada umat kami,

Rahmat insani dan ilahi,

Bunga-bunga bumi dan kuncup-kuncup surga.
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Allah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Mazmur 49 (50)

Kasih sejati kepada Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).

I
Allah segala allah, Tuhan,

telah berfirman dan memanggil bumi,

dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.

Dari Sion, keindahan yang sempurna, Ia bersinar.
Allah kita datang, Ia tidak berdiam diri lagi.

Di hadapan-Nya api melahap,

di sekeliling-Nya badai mengamuk.

Ia memanggil langit dan bumi

untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Kumpulkanlah di hadapan-Ku umat-Ku

yang telah mengikat perjanjian dengan-Ku dengan kurban.”

Langit memberitakan keadilan-Nya,

sebab Allah sendiri adalah Hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAllah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Antifon 2Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

II
“Dengarlah, hai umat-Ku, Aku akan berbicara;

Israel, Aku akan bersaksi melawan engkau,

sebab Akulah Allah, Allahmu.

Aku menuduh engkau, mengajukan tuduhan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,

persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.

Aku tidak meminta lebih banyak lembu jantan dari peternakanmu,

ataupun kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang di hutan,

ribuan binatang di bukit-bukit-Ku.

Aku mengenal semua burung di langit,

segala yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Sekiranya Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,

sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.

Apakah engkau berpikir Aku makan daging lembu,

atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah

dan penuhilah nazar-nazar yang kauikrarkan kepada-Nya.

Panggillah Aku pada hari kesesakan.

Aku akan membebaskan engkau dan engkau akan memuliakan Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPersembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

Antifon 3Aku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:
“Tetapi bagaimana engkau dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku

dan menyebut perjanjian-Ku di bibirmu,

engkau yang membenci hukum-Ku

dan membuang firman-Ku ke angin,
engkau yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;

yang bersekutu dengan pezina,

yang melampiaskan mulutmu untuk kejahatan

dan lidahmu merencanakan kejahatan,
engkau yang duduk dan memfitnah saudaramu

dan mencemarkan nama anak ibumu sendiri.

Engkau melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?

Apakah engkau berpikir bahwa Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, hai kamu yang tidak pernah memikirkan Allah,

supaya Aku tidak menangkapmu dan engkau tidak dapat melarikan diri;

kurban syukur memuliakan Aku

dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang jujur.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, terimalah kami sebagai kurban pujian, agar kami dapat menjalani hidup tanpa beban dosa, berjalan di jalan keselamatan, dan senantiasa bersyukur kepada-Mu.

AntifonAku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Dengarlah, hai umat-Ku, dan Aku akan berbicara.

℟ Akulah Tuhan, Allahmu.

Bacaan Pertama

Dari surat pertama Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus

2:1-16

Misteri agung kehendak Allah
Adapun aku sendiri, saudara-saudara, ketika aku datang kepadamu, aku tidak datang dengan keunggulan perkataan atau “hikmat” untuk memberitakan kesaksian Allah kepadamu. Tidak, aku memutuskan bahwa selama aku bersamamu, aku tidak akan berbicara tentang apa pun kecuali Yesus Kristus dan Dia yang disalibkan. Ketika aku datang di antara kamu, aku datang dalam kelemahan dan ketakutan, dan dengan banyak kegentaran. Pesan dan khotbahku tidak memiliki kekuatan persuasif dari argumentasi “bijaksana”, tetapi kekuatan meyakinkan dari Roh. Sebagai akibatnya, imanmu tidak didasarkan pada hikmat manusia tetapi pada kuasa Allah.
Memang ada hikmat tertentu yang kami ungkapkan di antara orang-orang yang dewasa secara rohani. Namun, itu bukan hikmat zaman ini, juga bukan hikmat para penguasa zaman ini, yang adalah orang-orang yang menuju kehancuran. Tidak, apa yang kami ucapkan adalah hikmat Allah: hikmat yang misterius, hikmat yang tersembunyi. Allah merencanakannya sebelum segala zaman untuk kemuliaan kita. Tidak seorang pun dari penguasa zaman ini yang mengetahui misteri itu; jika mereka mengetahuinya, mereka tidak akan pernah menyalibkan Tuhan kemuliaan. Tentang hikmat ini tertulis:
“Mata belum pernah melihat, telinga belum pernah mendengar,

dan belum pernah terlintas dalam hati manusia

apa yang telah disediakan Allah bagi mereka yang mengasihi Dia.”
Namun Allah telah menyatakan hikmat ini kepada kita melalui Roh. Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang dalam dari Allah. Siapa, misalnya, yang mengetahui diri terdalam seseorang selain roh orang itu sendiri di dalam dirinya? Demikian pula, tidak seorang pun yang mengetahui apa yang terletak di kedalaman Allah selain Roh Allah.
Roh yang telah kita terima bukanlah roh dunia tetapi Roh Allah, yang membantu kita untuk mengenali karunia-karunia yang telah diberikan-Nya kepada kita. Kami berbicara tentang ini, bukan dengan kata-kata hikmat manusia tetapi dengan kata-kata yang diajarkan oleh Roh, sehingga menafsirkan hal-hal rohani dalam istilah rohani.
Manusia alami tidak menerima apa yang diajarkan oleh Roh Allah. Baginya, itu adalah absurditas. Ia tidak dapat mengenal ajaran semacam itu karena harus dinilai secara rohani. Orang rohani, di sisi lain, dapat menilai segala sesuatu, meskipun ia sendiri tidak dapat dinilai oleh siapa pun. Sebab, “Siapa yang telah mengetahui pikiran Tuhan sehingga dapat mengajar Dia?” Tetapi kita memiliki pikiran Kristus.

Responsorium Lihat Efesus 1:17, 18; 1 Korintus 2:12

Semoga Allah yang mulia dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus memberi kita roh hikmat untuk memahami wahyu-Nya, dan membawa kita kepada pengetahuan penuh tentang Dia.

℟ Semoga Ia menerangi mata pikiran kita untuk melihat harapan besar panggilan kita, kekayaan kemuliaan yang telah Ia sediakan bagi orang-orang kudus.
Kita tidak menerima roh dunia ini, tetapi Roh yang datang dari Allah.

℟ Semoga Ia menerangi mata pikiran kita untuk melihat harapan besar panggilan kita, kekayaan kemuliaan yang telah Ia sediakan bagi orang-orang kudus.
Bacaan Kedua

Dari surat pertama kepada Serapion oleh Santo Atanasius, uskup

Terang, kemuliaan, dan rahmat ada di dalam Tritunggal dan dari Tritunggal
Tidaklah salah untuk mempertimbangkan tradisi kuno, ajaran, dan iman Gereja Katolik, yang diwahyukan oleh Tuhan, diberitakan oleh para rasul, dan dijaga oleh para bapa. Sebab di atas iman inilah Gereja dibangun, dan jika ada yang menyimpang darinya, ia tidak akan lagi menjadi seorang Kristen baik dalam kenyataan maupun dalam nama.
Kami mengakui Tritunggal, kudus dan sempurna, terdiri dari Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Dalam Tritunggal ini tidak ada campur tangan unsur asing atau apa pun dari luar, juga Tritunggal bukanlah campuran dari makhluk pencipta dan ciptaan. Ini adalah realitas yang sepenuhnya kreatif dan menggerakkan, konsisten pada diri sendiri dan tidak terbagi dalam kekuatan aktifnya, karena Bapa menciptakan segala sesuatu melalui Sabda dan dalam Roh Kudus, dan dengan cara ini kesatuan Tritunggal Mahakudus terpelihara. Oleh karena itu, di dalam Gereja, satu Allah diberitakan, satu Allah yang di atas segala sesuatu dan melalui segala sesuatu dan di dalam segala sesuatu. Allah di atas segala sesuatu sebagai Bapa, karena Ia adalah prinsip dan sumber; Ia melalui segala sesuatu melalui Sabda; dan Ia di dalam segala sesuatu dalam Roh Kudus.
Menulis kepada jemaat di Korintus tentang hal-hal rohani, Paulus menelusuri semua realitas kembali kepada satu Allah, Bapa, dengan mengatakan: Sekarang ada berbagai karunia, tetapi Roh yang sama; dan berbagai pelayanan, tetapi Tuhan yang sama; dan ada berbagai pekerjaan, tetapi Allah yang sama yang mengilhami semuanya dalam setiap orang.
Bahkan karunia-karunia yang Roh berikan kepada individu-individu diberikan oleh Bapa melalui Sabda. Sebab segala sesuatu yang menjadi milik Bapa juga menjadi milik Putra, dan demikianlah rahmat yang diberikan oleh Putra dalam Roh adalah karunia sejati dari Bapa. Demikian pula, ketika Roh berdiam di dalam kita, Sabda yang menganugerahkan Roh juga ada di dalam kita, dan Bapa hadir dalam Sabda. Inilah makna dari teks: Bapa-Ku dan Aku akan datang kepadanya dan membuat kediaman kami bersamanya. Sebab di mana ada terang, di situ juga ada kemuliaan; dan di mana ada kemuliaan, di situ juga ada kekuatan dan rahmat-Nya yang gemilang.
Ini juga ajaran Paulus dalam surat keduanya kepada jemaat di Korintus: Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian. Sebab rahmat dan karunia Tritunggal diberikan oleh Bapa melalui Putra dalam Roh Kudus. Sama seperti rahmat diberikan dari Bapa melalui Putra, demikian pula tidak akan ada komunikasi karunia kepada kita kecuali dalam Roh Kudus. Tetapi ketika kita bersekutu dalam Roh, kita memiliki kasih Bapa, rahmat Putra, dan persekutuan Roh itu sendiri.

Responsorium

Marilah kita menyembah Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus;

℟ Marilah kita memuji dan memuliakan Allah di atas segalanya selama-lamanya.
Terpujilah Allah di cakrawala surga; segala pujian, segala kemuliaan bagi-Nya selama-lamanya.

℟ Marilah kita memuji dan memuliakan Allah di atas segalanya selama-lamanya.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah kuasa dan kekuatan,

langit dan bumi penuh dengan kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan mulia para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang dibeli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpin dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Setiap hari kami memuji-Mu.

℟ Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Dalam Engkau, Tuhan, adalah harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Ya Allah Bapa kami,

yang dengan mengutus ke dunia Sabda

kebenaran dan Roh pengudusan

telah menyatakan kepada umat manusia misteri-Mu yang menakjubkan,

kami mohon, berilah kami, agar dalam mengakui iman yang benar,

kami dapat mengakui Tritunggal kemuliaan abadi

dan menyembah Kesatuan-Mu, yang perkasa dalam keagungan.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Senin XI Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.

Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami

Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasihMu
Agar selamat selalu

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amin.

Antifon 1Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

Mazmur 83 (84)

Betapa menyenangkan kediamanMu,*
ya Tuhan semesta alam!

Hatiku rindu mendambakan pelataran rumah Tuhan,*
jiwa ragaku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

Bahkan burung pipit mendapat tempat,*
dan burung layang-layang bersarang di rumahMu.

Mereka meletakkan anak-anaknya dekat mezbahMu,*
yan Tuhan semesta alam, rajaku dan Allahku.

Berbahagialah orang yang diam di rumahMu,*
yang selalu memuji Engkau.

Berbahagialah orang yang menimba kekuatan dari padaMu,*
yang suka berziarah ke rumahMu.

Lembah kering yang mereka lintasi,*
berubah menjadi sumber air berkat hujan pertama.

Mereka berjalan dari kota ke kota,*
hendak menghadap Allah di gunung Sion.

Tuhan, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku,*
condongkanlah telingaMu, ya Allah Yakub.

Lihatlah, ya Allah, raja agung,*
pandanglah raja yang Kauurapi.

Lebih baik satu hari di pelataranMu,*
dari pada seribu hari di tempat lain.

Lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allah,*
dari pada diam di rumah orang berdosa.

Sebab Tuhan Allah adalah raja yang agung dan murah hati,*
Ia memberikan kasih dan kemuliaan.

Tuhan menganugerahkan kebahagiaan,*
kepada orang yang hidup tanpa cela.

Tuhan semesta alam,*
berbahagialah orang yang percaya kepadaMu.

Antifon 1Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

Antifon 2Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

Yes 2,2-5

Pada akhir zaman, gunung Tuhan akan berdiri kokoh kuat,+
di antara puncak gunung-gemunung,*
dan menjulang tinggi di atas semua bukit.

Semua bangsa akan mengalir ke sana,*
dan banyak kaum akan datang seraya berkata:

"Mari kita berziarah ke gunung Tuhan,*
naik ke rumah Allah Yakub.

Semoga Ia menunjukkan jalanNya kepada kita,*
dan kita akan mengikuti bimbinganNya".

Sebab dari gunung Sion lahirlah hukum,*
dan dari Yerusalem sabda Tuhan.

Tuhan akan menguasai semua bangsa,*
dan menghakimi sekalian rakyat.

Mereka akan menempa pedangnya menjadi cangkul,*
dan tombaknya menjadi sabit.

Bangsa yang satu takkan menghunus pedang lawan bangsa yang lain,*
dan mereka takkan lagi mengadakan latihan perang.

Hai keluarga Yakub, datanglah ke mari,*
marilah kita hidup dalam cahaya Tuhan.

Antifon 2Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

Antifon 3Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Mazmur 95 (96)

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan!+
Bernyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!*
Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Kabarkanlah setiap hari keselamatan Tuhan,+
ceritakanlah kemuliaanNya di antara bangsa-bangsa,*
dan karyaNya yang agung di antara segala suku.

Sebab Tuhan mahaagung dan sangat terpuji,+
Ia dahsyat melebihi segala dewata!*
Sebab dewa-dewa para bangsa sesunggguhnya tidak ada.

Tuhan yang menciptakan langit,+
agung dan semaraklah Ia,*
kekuatan dan kemuliaan memenuhi rumahNya yang kudus.

Sampaikanlah kepada Tuhan, hai segala suku bangsa,+
sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa,*
serukanlah namaNya yang mulia.

Bawalah persembahan, masuklah di pelataran rumahNya,+
bersembahsujudlah kepada hadiratNya,*
gemetarlah di hadapan Tuhan, hai seluruh bumi.

Katakanlah di antara para bangsa: "Tuhanlah raja!+
Ia meneguhkan jagat, tak tergoyangkan,*
Ia menghakimi para bangsa dengan adil".

Bersukalah langit, bergembiralah bumi!*
Bergemuruhlah lautan beserta isinya!

Bersoraklah ladang dan segala tumbuhannya,*
bergembiralah segala pohon di hutan.

Bersukarialah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang,*
Ia datang menghakimi dunia.

Ia akan menghakimi dunia dengan adil,*
dan para bangsa dengan tepat.

Antifon 3Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Bacaan Singkat (Yak 2,12-13)

Berbicaralah dan bertindaklah sebagai orang yang akan dihakimi oleh hukum yang membebaskan. Sebab keputusan yang tak berbelaskasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelaskasihan. Tetapi belaskasihan akan menang atas keputusan itu.

Lagu Singkat

℣.Terpujilah Tuhan,* Dari awal mula sampai selama-lamanya.℟.Terpujilah.℣.Sebab agunglah karya tanganNya.℟.Dari awal mula sampai selama-lamanya.℣.Kemuliaan.℟.Terpujilah.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, Allah kita.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, Allah kita.

Doa Permohonan

Allah menempatkan manusia di dunia ini supaya bekerja sehati sejiwa demi kemuliaan Tuhan. Marilah kita berdoa dengan sungguh-sungguh dan berkata:

℟. Semoga kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.

Allah, pencipta alam semesta, kami memuji Engkau, sebab Engkau telah mengaruniakan keperluan hidup setiap hari kepada kami,* dan Engkau memelihara jiwa kami sampai saat ini. ℟.

Pandanglah kami, yang hendak memulai pekerjaan harian kami,* supaya kami bekerja sesuai dengan kehendakMu. ℟.

Semoga usaha kami pada hari ini berguna bagi saudara-saudara kami,* sehingga kami bersama-sama membangun dunia yang berkenan padaMu. ℟.

Dampingilah kami dan semua orang yang akan kami jumpai hari ini,* dan anugerahilah kami sukacita dan damai. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan Allah, raja surga dan dunia, bimbinglah dan kuduskanlah, pimpinlah dan tuntunlah jiwa dan raga kami, hati dan tangan kami, perkataan dan perbuatan kami. Semoga kami selalu mentaati perintahMu dan bekerja menurut sabdaMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Senin XI Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (2 Cor 13, 11)

Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!

Ayat Singkat

℣.Mata Tuhan tertuju kepada orang benar.℟.Dan telinga-Nya kepada teriakan mereka.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Senin XI Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Mazmur 118 (119),89-96

Ya Tuhan, firmanMu bertahan selama-lamanya,*
tetap teguh melebihi surga.

KesetiaanMu berlaku turun-temurun,*
kokoh kuat melebihi bumi.

Firman dan kesetiaanMu tetap bertahan,*
segala-galanya mengabdi kepadaMu.

Sekiranya hukumMu bukan kesayanganku,*
niscaya aku binasa dalam sengsaraku.

Untuk selamanya aku takkan melupakan sabdaMu,*
sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

MilikMulah aku, maka selamatkan daku,*
sebab aku selalu mengindahkan perintahMu.

Orang berdosa mengikhtiarkan kebinasaanku,*
tetapi aku memperhatikan ketetapanMu.

Kulihat segala kesempurnaan ada batasnya,*
tetapi perintahMu sempurna tanpa batas.

Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Mazmur 70 (71) I

Padamu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sekali-kali aku dikecewakan.

Bebaskan dan belalah aku, karena Engkau adil,*
dengarkan dan selamatkanlah aku!

Jadilah bagiku tempat berteduh,+
gua perlindungan yang aman,*
sebab Engkaulah kekuatan dan pertahananku.

Ya Allah, luputkanlah aku dari tangan orang berdosa,*
dari cengkeraman orang lalim dan bengis

Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,*
kepercayaanku sejak masa mudaku.

KepadaMulah aku bertopang sejak dikandung ibuku,+
sejak aku lahir Engkaulah kekuatanku,*
Engkau selalu kupuji.

Bagi banyak orang aku menjadi sasaran serangan,*
tetapi Engkaulah tempat perlindunganku yang aman.

Aku selalu menyanyikan pujian kepadamu,*
memuliakan Dikau sepanjang hari.

Janganlah menolak aku pada masa tuaku,*
jangan tinggalkan daku, bila kekuatanku surut.

Sebab musuhku sudah bersekongkol melawan daku,*
orang yang mengincar nyawaku berunding bersama:

"Allah telah meninggalkan dia,*
kejar dan tangkaplah dia, sebab tak ada pembelanya".

Ya Allah, janganlah jauh dari padaku,*
Allahku, segeralah menolong aku!

Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Mazmur 70 (71) II

Tuhan, aku selalu berharap padaMu,*
dan meningkatkan pujianMu.

Aku menceritakan keadilanMu sepanjang hari,*
mewartakan karya keselamatanMu yang tak terduga.

Aku datang ke rumah Allah yang megah,*
untuk mewartakan karya Tuhan yang luhur.

Ya Tuhan, sejak kecil aku Kaubimbing,*
dan sampai sekarang aku mewartakan kebijaksanaanMu.

Semoga juga pada masa tuaku,*
aku tidak Kautinggalkan, ya Allah,

agar aku masih dapat mewartakan kekuasaanMu,*
kepada semua yang datang ke rumahMu yang megah.

KeadilanMu, ya Allah, menjangkau awan,+
karena Engkau melakukan perbuatan yang agung,*
ya Allah, siapakah menyamai Engkau?

Engkau membiarkan daku mengalami banyak kesusahan dan malapetaka,*
namun Engkau akan menghidupkan daku kembali.

Engkau akan mengangkat aku dari alam maut,*
menguatkan dan menghibur aku di masa tuaku.

Maka aku akan bersyukur kepadaMu dengan iringan celempung,*
atas kesetiaanMu, ya Allahku.

Aku akan memetik kecapi bagiMu,*
Allah Israel yang kudus.

Bibirku akan bersorak gembira sambil bermazmur bagiMu,*
dan hatiku yang Kauselamatkan akan bersorak-sorai.

Dan juga lidahku akan menuturkan keadilanMu sepanjang hari,*
sebab Engkau mempermalukan orang yang merencanakan celakaku.

Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Bacaan singkat 2Kor 13,11

Saudara-saudaraku, bersukacitalah, berlakulah dengan sempurna, terbukalah bagi nasihat. Hendaklah kamu sehati sejiwa, dan hiduplah dalam damai. Maka Allah, sumber kasih dan damai, akan menyertai kamu.

℣.Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar.℟.TelingaNya kepada seruan mereka.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Senin XI Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Col 1, 21-22)

Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Ayat Singkat

℣.Bermazmurlah bagi Tuhan, hai orang-orang kudus-Nya.℟.Dan bersyukurlah sambil mengingat kekudusan-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Senin XI Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.

S'moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.

Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur padaMu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Kita memandang Tuhan sampai Ia mengasihani.

Mazmur 122 (123)

KepadaMu kutengadahkan mataku,*
ya Tuhan, yang bersemayam di surga.

Seperti hamba memandang tuannya,*
dan sahaya memandang majikannya,

demikian kita memandang Tuhan Allah,*
sampai Ia mengasihani.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami,*
sebab sudah banyak kami dihina.

Sudah banyak kami diolok-olok orang yang angkuh,*
dan dihina orang yang sombong.

Antifon 1Kita memandang Tuhan sampai Ia mengasihani.

Antifon 2Penolong kita ialah Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Mazmur 123 (124)

Sekiranya Tuhan tidak memihak kita,*
ketika musuh bangkit melawan kita,

mereka pasti sudah menelan kita hidup-hidup,*
ketika amarahnya menyala-nyala terhadap kita.

Air pasang pasti sudah menghanyutkan kita,*
dan sungai sudah melanda kita.

Kita pasti sudah tenggelam,*
ditelan banjir yang meluap-luap.

Terpujilah Tuhan, yang tidak menyerahkan kita,*
menjadi mangsa mereka!

Kita terlepas dari mereka,*
seperti burung dari jerat penangkap.

Jerat telah putus,*
dan kitapun terlepas.

Penolong kita ialah Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Penolong kita ialah Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 3Allah telah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Allah telah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Bacaan Singkat (Yak 4,11-12)

Saudara-saudara, janganlah kamu saling memfitnah! Barang siapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan main hakim atas hukum. Dan jika engkau main hakim atas hukum, maka engkau bukanlah pelaksana hukum, tetapi hakimnya. Padahal hanya ada satu pembuat hukum dan hakim, yaitu Allah yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia?

Lagu Singkat

℣.Sembuhkanlah jiwaku,* Sebab aku telah berdosa.℟.Sembuhkanlah.℣.Aku berkata: Tuhan, kasihanilah aku.℟.Sebab aku telah berdosa.℣.Kemuliaan.℟.Sembuhkanlah.

Antifon KidungAku mengagungkan Tuhan, sebab Allah memperhatikan daku, hambaNya yang hina ini.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAku mengagungkan Tuhan, sebab Allah memperhatikan daku, hambaNya yang hina ini.

Doa Permohonan

Kristus hendak menyelamatkan semua manusia. Maka hendaklah kita berdoa kepadaNya dengan tulus ikhlas:

℟. Tariklah semua makhluk kepadaMu, ya Tuhan.

Terpujilah Engkau, Tuhan, sebab Engkau telah menebus kami dari perhambaan dosa dengan darahMu yang berharga,* kurniailah kami kebebasan dan kemuliaan putera Allah. ℟.

Curahkanlah rahmatMu kepada uskup kami... dan kepada semua uskup GerejaMu,* supaya mereka dengan semangat dan gembira hati melakukan tugas pengabdian mereka. ℟.

Bimbinglah semua orang yang mencari kebenaran, supaya mereka menemukannya juga,* dan tetap berpegang teguh padanya. ℟.

Tuhan, bantulah para yatim piatu, para janda dan semua orang yang kesepian,* supaya mereka mengalami kehadiranMu dan semakin berpaut padaMu. ℟.

Terimalah kiranya arwah saudara-saudara kami ke dalam Yerusalem surgawi,* di mana Engkau bersama Bapa dan Roh kudus menjadi segala-galanya untuk semua orang. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau sudah selayaknya disebut cahaya yang tak kunjung pudar. Maka kami mohon kepadaMu sore ini: terangilah kiranya kegelapan hati kami, dan dalam kemurahanMu lupakanlah kejahatan kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

Senin XI Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Peliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tuhanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat 1Tes 5,9-10

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Beata Paola Gambara Costa

Pengaku Iman

Paola lahir di Brescia, Italia pada tahun 1473 dari sebuah keluarga kaya-raya. Semenjak kecil ia sudah tertarik pada hal-hal kerohanian yang menjadi kewajiban imannya. Pada usia 12 tahun, ia menikah dengan Ludoviko Cantonio Costa, seorang pemuda bangsawan. Ia amat rajin berdoa, merayakan Ekaristi serta penuh cinta kepada suaminya. Tuhan menganugerahkan kepadanya kecukupan dalam kebutuhan-kebutuhan hidup sehari-hari sebagaimana dialami oleh Nabi Eliza, dan semangat kedermawanan seperti Santa Elisabeth Hunggaria. Ia menjadi anggota Ordo Ketiga Santo Fransiskus dan banyak melakukan tanda-tanda heran. Paola wafat pada tanggal 31 Januari 1515 pada usia 42 tahun.

Santa Germana Cousin

Perawan Kudus · 1579-1601

Germana Cousin lahir pada tahun 1579. Ayahnya seorang petani di desa Pibrak, Prancis. Ibunya meninggal dunia sewaktu ia masih bayi. Kemungkinan karena ditinggal mati ibunya sejak kecil, Germana selanjutnya bertumbuh besar sebagai seseorang yang tidak sehat badannya. Badannya lemah karena sakit paru-paru yang menimpanya, dan tangan kanannya yang lumpuh. Penderitaan ini semakin hebat tatkala ayahnya menikah lagi. Ia sungguh dianaktirikan oleh istri kedua ayahnya. Ia diperlakukan bukan sebagai anak, tidak diperbolehkan bergaul dengan adik-adiknya, tempat tidurnya dikandang domba atau disudut bawah tangga rumah, dibiarkan kedinginan dan kelaparan. Padahal sehari-harinya ia dengan tekun menjaga domba-domba ayahnya.

Meski hebat penderitaan yang ditanggungnya, hatinya yang hampa kasih sayang duniawi manusia diisi Tuhan dengan cinta kasih dan penghiburan Ilahi. Germana yang sehari-harinya bertugas menjaga domba-domba dipadang rumput, rajin merayakan Misa Kudus dan rajin berdoa setiap hari. Apabila tidak ada orang yang menggantikannya menjaga domba-dombanya, ia meninggalkan saja domba-domba itu di padang rumput agar bisa menghadiri perayaan Misa Kudus untuk menyambut Tubuh Tuhan. Ia yakin bahwa Tuhan akan memelihara dia dari segala yang jahat. Selain rajin berdoa dan mengikuti perayaan Misa Kudus, ia juga rajin mengumpulkan anak-anak sekolah dan bercerita kepada mereka tentang Yesus dan Bunda Maria.

Germana meninggal dunia pada tahun 1601 tatkala berusia 22 tahun. Peristiwa kematiannya tak diketahui siapapun termasuk anggota keluarganya. Pagi-pagi sekali ia ditemukan di atas tempat tidurnya di bawah tangga rumah dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Kematiannya merupakan saat Allah menyatakan kesucian dirinya. Pada malam kematiannya, dua orang imam yang ada di daerah itu melihat pawai besar gadis-gadis menuju rumah Germana. Gadis-gadis ini kembali bersama dengan seorang temannya yang bermahkotakan bunga-bunga. Keesokan harinya, kabar kematian Germana sampai kepada imam-imam. Peristiwa ajaib ini adalah peristiwa pertama yang ditunjukkan Allah untuk menandakan kesucian Germana kepada orang disekitarnya.

Selama 43 tahun tak ada peristiwa luar biasa yang terjadi diatas kubur Germana. Ketika seorang anggota keluarganya meninggal dunia, kuburan keluarga itu dibuka lagi. Betapa heran orang-orang yang datang ke kubur Germana. Mereka mendapati tubuh Germana masih terbaring dalam keadaan utuh dan segar. Sejak itu banyak terjadi mukjizat di kubur Germana. Pada tahun 1867 Germana dinyatakan kudus oleh karena kesabarannya menanggung penderitaan sebagai anak tiri.

Santo Fortunatus

Pengaku Iman · abad ke-1

Santo Fortunatus adalah seorang Kristen perdana yang tinggal di Korintus. Namanya disebut Rasul Paulus dalam surat pertama kepada Jemaat di Korintus (I Kor 16 : 17). Dalam Tradisi Gereja Orthodoks, Fortunatus dianggap sebagai seorang dari 70 orang murid yang diutus Yesus (lihat Luk 10 :1-12).

Arti nama

Fortunatus = Nama Latin yang berarti "Beruntung, Diberkati, Bahagia".

Santo Lotharius

Uskup dan Pengaku Iman · wafat 756

Santo Lotharius adalah seorang bangsawan Frank (sumber lain menyebutnya seorang Duke (Raja muda) bangsa Frank) yang meninggalkan kehidupan duniawi dan menjadi seorang pertapa di tengah hutan Argentan, Normandy, Perancis. Banyak murid datang berkumpul di seputarnya sehingga ia harus mendirikan sebuah biara. Biara ini berkembang dengan pesat, menjadi besar dan terkenal.

Pada tahun 720M Lotharius diangkat menjadi Uskup Dioses Séez (Normandy, Perancis) dan memimpin umat sampai saat ia mengundurkan diri pada tahun 752M. Uskup "emeritus" Lotharius kembali ke biara Argentan dan menghabiskan sisa hidupnya dalam doa dan meditasi.

Ia tutup usia dengan tenang tanggal 15 Juni 756. Awalnya ia dimakamkam di gereja Saint Loyer des Champs Normandy. Namun relikwinya dipindahkan ke Tholey (sekarang menjadi wilayah negara Jerman) akibat serangan bangsa Viking ke Normandy (kemungkinan besar terjadi antara tahun 790M and 800M, saat bangsa Viking mulai menyerbu kota-kota di pesisir Timur Perancis). Pada tahun 1864, relikwinya dibawa kembali ke Séez dan disemayamkan lagi di Gereja Saint Loyer des Champs. Sebagian relikwinya juga disimpan di Katedral Séez.

Pesta Santo Lotharius dirayakan pada setiap tanggal 15 Juni, sesuai hari kematiannya.

Arti nama

Lotharius = Ejaan Latin untuk nama Jermanik : Lothar atau Chlodochar (artinya : Tentara Terkenal, Pasukan Terkenal).

Berasal dari 2 elemen kata Jermanik kuno : hlud (terkenal, ternama, termasyur) dan Hari (Tentara, Pasukan).

Santo Vitus

Modestus dan Santa Kresensia, Martir

Vitus, Modestus dan Kresensia hidup pada awal abad ketiga pada masa pemerintahan Kaisar Diokletianus. Riwayat hidup mereka diketemukan dalam buku Hieronomianum, karangan Santo Hieronimus, yang mengisahkan riwayat para martir. Diceritakan bahwa Vitus, Modestus dan Kresensia adalah martir-martir dari propinsi Lucania, Italia Selatan. Kemungkinan mereka lahir di Sisilia. Relikiu mereka yang masih ada sampai sekarang pernah diserahkan kepada Santo Denis di Paris tahun 775. Dari sana relikiu mereka dibawa ke Corvey atau New Corbie di Saxony pada tahun 836. Di Jerman ada kebaktian khusus untuk menghormati mereka sebagai martir. Mereka dihormati sebagai pelindung para penderita saraf epilepsi dan gigitan binatang liar, serta pelindung para penari dan aktor.

Vitus adalah putera tunggal Hylas, seorang senator dari Sisilia. Ia menjadi penganut agama Kristen sejak kecilnya. Permandiannya sebagai orang Kristen dilakukan tanpa sepengatahuan orang tuanya. Ia sudah menjadi orang suci dalam usianya yang muda itu. Dengan doa-doanya ia membuat banyak mukjizat dan mempertobatkan banyak orang kafir dan orang berdosa.

Karena cara hidupnya dan segala yang terjadi melalui doa-doanya dianggap menambah keharuman nama orang-orang Kristen, maka Valerianus membujuk Hylas supaya memaksa anaknya untuk melepaskan imannya akan Kristus. Namun segala bentuk bujukan sang ayah tidak berhasil mematahkan keteguhan iman Vitus. Valerianus yang berkuasa terpaksa menempuh jalan berani tanpa memperhatikan lagi kedudukan Hylas sebagai senator. Pertama-tama Valerianus menempuh cara halus dengan membujuk Vitus. Ia memberikan janji-janji muluk kepada Vitus. Tetapi pendirian Vitus tidak tergoncangkan. Melihat sikap keras Vitus ini, Valerianus meningkatkan tindakannya dengan mengancam dan menakut-nakuti Vitus. Ancaman-ancaman ini pun tidak mempan. Akhirnya Vitus ditangkap dan disiksa dengan keji. Namun semua penyiksaan atas dirinya tidak mampu menggoyahkan pendirian dan keteguhan imannya.

Oleh campur tangan Allah, Vitus berhasil meloloskan diri dari Sisilia bersama dua orang pengasuhnya: Modestus dan Kresensia. Seorang Malaikat menuntun perahu yang mereka tumpangi menuju Lucania. Di Lucania mereka mewartakan Injil kepada penduduk setempat. Kemudian mereka pergi ke Roma. Disana Vitus menyembuhkan putera Kaisar Diokletianus. Meski demikian, Diokletianus memaksanya untuk menyembah berhala. Pemaksaan ini ditolak Vitus dengan tegas.

Oleh karena itu, bersama Modestus dan Kresensia, Vitus disiksa dengan berbagai cara. Mereka dimasukkan ke dalam bak air yang mendidih dan kemudian dilemparkan ke sarang singa. Tetapi Tuhan tetap melindungi hamba-hamba-Nya. Singa-singa ganas itu tidak berbuat apa-apa terhadap mereka., bahkan sebaliknya menjilat-jilat kaki mereka. Melihat semua kejadian ajaib itu, mereka segera diikat dan ditarik oleh kuda sepanjang jalan-jalan kota, hingga tubuh mereka terkoyak-koyak. Ketika itu terjadilah angin taufan yang menghancurkan kuil berhala serta menewaskan banyak orang di kota itu. Mereka kemudian diselamatkan oleh seorang malaikat Tuhan di Luciana. Akhirnya mereka terbunuh pada tahun 303.

Santo Vladimir

Pengaku Iman

Raja Santo Vladimir I adalah Pangeran Kristen pertama dari negara Kiev, Rusia Selatan (Slavia Timur). Ia memerintah dari tahun 980 sampai 1015. Cucu Santa Olga (+969) ini dihormati sebagai santo pelindung Rusia. Ia lahir di Kiev kira-kira pada tahun 956. Semenjak masa kecilnya, ia dididik dan dibersarkan dalam lingkungan dan adat istiadat kafir. Olga neneknya terus menerus mempengaruhi dia agar menjadi Kristen.

Sepeninggal ayahnya, Pangeran Sviatoslav dari Kiev (964-972), Vladimir terlibat dalam pertikaian hebat dengan kedua adiknya laki-laki untuk memperebutkan hak kepemimpinan atas negara Kiev. Pada tahun 980 ia mengambil ahli ibukota Kiev, dan memaksakan kekuasaannya pada kedua saudaranya. Pada waktu itu, ia tampil sebagai seorang penentang keras misionaris-misionaris Kristen pertama yang menyelusup masuk ke dalam wilayah Kiev dari Bulgaria, sebuah negara Kristen Slavia lainnya. Namun perlakuannya yang kejam terhadap para misionaris itu berakhir tatkala pada tahun 988 ia menikah dengan Anna yang beragama Kristen. Anna adalah puteri Raja Basilius II dari Kekaisaran Romawi Timur atau Byzantium. Atas tuntutan Anna, Vladimir bersedia dipermandikan menjadi Kristen.

Semenjak itu, ia memusatkan perhatiannya pada usaha mengkristenkan seluruh rakyat dan mendirikan gereja-gereja, antara lain Katedral Tiches di Kiev. Untuk maksud luhur itu, ia mendatangkan banyak rahib dari Yunani. Di atas semuanya itu ia berusaha mempertemukan kebiasaaan-kebiasaan dan hukum-hukum negara Kiev, Rusia. Ia menciptakan kesatuan politis di seluruh negeri dengan mengangkat 12 puteranya menjadi gubernur di berbagai wilayah kerajaan.

Vladimir meninggal dunia pada tanggal 15 Juli 1015 di Berestovoe, Rusia. Dua orang puteranya, yaitu Boris (atau Romanus) dan Gleb (atau David) dibunuh sebagai martir pada waktu terjadi pemberontakan dari orang-orang kafir.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari