Doa Katolik
Hari Raya

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Jumat, 12 Juni 2037· Putih · Pekan Psalterium II
12 Juni 2037

Bacaan Misa

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Ketika Atalya, ibu Ahazia, melihat bahwa anaknya sudah mati, maka bangkitlah ia membinasakan semua keturunan raja. Tetapi Yoseba, anak perempuan raja Yoram, saudara perempuan Ahazia, mengambil Yoas bin Ahazia, menculik dia dari tengah-tengah anak-anak raja yang hendak dibunuh itu, memasukkan dia dengan inang penyusunya ke dalam gudang tempat tidur, dan menyembunyikan dia terhadap Atalya, sehingga dia tidak dibunuh. Maka tinggallah dia enam tahun lamanya bersama-sama perempuan itu dengan bersembunyi di rumah TUHAN, sementara Atalya memerintah negeri. Dalam tahun yang ketujuh Yoyada mengundang para kepala pasukan seratus dari orang Kari dan dari pasukan bentara penunggu. Disuruhnyalah mereka datang kepadanya di rumah TUHAN, lalu diikatnya perjanjian dengan mereka dengan menyuruh mereka bersumpah di rumah TUHAN. Kemudian diperlihatkannyalah anak raja itu kepada mereka. Para kepala pasukan seratus itu melakukan tepat seperti yang diperintahkan imam Yoyada. Masing-masing mengambil orang-orangnya yang selesai bertugas pada hari Sabat bersama-sama dengan orang-orang yang masuk bertugas pada hari itu, lalu datanglah mereka kepada imam Yoyada. Imam memberikan kepada para kepala pasukan seratus itu tombak-tombak dan perisai-perisai kepunyaan raja Daud yang ada di rumah TUHAN. Kemudian para bentara itu, masing-masing dengan senjatanya di tangannya, mengambil tempatnya di lambung kanan sampai ke lambung kiri rumah itu, dengan mengelilingi mezbah dan rumah itu untuk melindungi raja. Sesudah itu Yoyada membawa anak raja itu ke luar, mengenakan jejamang kepadanya dan memberikan hukum Allah kepadanya. Mereka menobatkan dia menjadi raja serta mengurapinya, dan sambil bertepuk tangan berserulah mereka: "Hiduplah raja!" Ketika Atalya mendengar suara bentara-bentara penunggu dan rakyat, pergilah ia mendapatkan rakyat itu ke dalam rumah TUHAN. Lalu dilihatnyalah raja berdiri dekat tiang menurut kebiasaan, sedang para pemimpin dengan para pemegang nafiri ada dekat raja. Dan seluruh rakyat negeri bersukaria sambil meniup nafiri. Maka Atalya mengoyakkan pakaiannya sambil berseru: "Khianat, khianat!" Tetapi imam Yoyada memerintahkan para kepala pasukan seratus, yakni orang-orang yang mengepalai tentara, katanya kepada mereka: "Bawalah dia keluar dari barisan! Siapa yang memihak kepadanya bunuhlah dengan pedang!" Sebab tadinya imam itu telah berkata: "Janganlah ia dibunuh di rumah TUHAN!" Lalu mereka menangkap perempuan itu. Pada waktu ia masuk ke istana raja dengan melalui pintu bagi kuda, dibunuhlah dia di situ. Kemudian Yoyada mengikat perjanjian antara TUHAN dengan raja dan rakyat, bahwa mereka menjadi umat TUHAN; juga antara raja dengan rakyat. Sesudah itu masuklah seluruh rakyat negeri ke rumah Baal, lalu merobohkannya; mereka memecahkan sama sekali mezbah-mezbahnya dan patung-patung dan membunuh Matan, imam Baal, di depan mezbah-mezbah itu. Kemudian imam Yoyada mengangkat penjaga-penjaga untuk rumah TUHAN. Bersukarialah seluruh rakyat negeri dan amanlah kota itu, setelah Atalya mati dibunuh dengan pedang di istana raja.

Mazmur Tanggapan (PS 017)

Refren: Tuhanlah gembalaku, Aku takkan berkekurangan.

TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya: "Seorang anak kandungmu akan Kududukkan di atas takhtamu;
jika anak-anakmu berpegang pada perjanjian-Ku, dan pada peraturan-peraturan-Ku yang Kuajarkan kepada mereka, maka anak-anak mereka selama-lamanya akan duduk di atas takhtamu."
Sebab TUHAN telah memilih Sion, mengingininya menjadi tempat kedudukan-Nya:
"Inilah tempat perhentian-Ku selama-lamanya, di sini Aku hendak diam, sebab Aku mengingininya.
Di sanalah Aku akan menumbuhkan sebuah tanduk bagi Daud, Aku akan menyediakan sebuah pelita bagi orang yang Kuurapi.
Musuh-musuhnya akan Kukenakan pakaian penuh malu, tetapi di atas kepalanya akan bersemarak mahkotanya."

Bait Pengantar Injil (PS 961)

Alleluya, alleluya.

Akulah gembala yang baik, sabda Tuhan. Aku mengenal domba-domba-Ku, dan domba-domba-Ku mengenal Aku. y Me y il Ia i En EE Ia Pa Mi c Gereja mensyukuri buah-buah penebusan dalam diri para kudus

Alleluya, alleluya.

Bacaan Injil

"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

Invitatorium

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Ibadat Bacaan

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Engkau adalah Tuhanku dan Allahku
dan aku mengasihi-Mu.
Sendiri dan tertolak, penderitaan-Nya dimulai
Ia menerima cawan kematian demi dosaku.
Oh Yesus, Oh Yesus
Maukah Engkau membiarkanku tinggal?
Berbagi seteguk dari cawan-Mu
Berjaga dan berdoa bersama-Mu.
Dikhianati dan ditinggalkan
Diseret ke sebuah aula
Meskipun dicambuk oleh Tentara Romawi,
Dosa-dosa kami paling menyakiti-Mu.
Oh Yesus, Oh Yesus
Dibela oleh sedikit orang
Begitu banyak darah dari luka-Mu
Bagaimana aku bisa menghibur-Mu?
Engkau adalah Tuhanku dan Allahku
Dan aku mengasihi-Mu.
Mahkota duri
dipaksakan di kepala-Mu
Aku berbalik menghadap yang bersalah
Aku melihat dosa-dosaku sendiri.
Oh Yesus, Oh Yesus
Dalam penderitaan-Mu
Dalam air mata-Mu, dalam darah-Mu
Engkau berdiri sebagai Kristus Raja.
Memeluk salib-Mu
Engkau memulai perjalanan ke Kalvari
Hancur oleh begitu banyak kejahatan
Engkau berbalik menatapku.
Oh Yesus, Oh Yesus
Apakah aku mendengar-Mu memanggil
Memintaku untuk tetap di sisi-Mu
Untuk menolong-Mu jika Engkau jatuh?
Engkau adalah Tuhanku dan Allahku
Dan aku mengasihi-Mu.
Engkau adalah Tuhanku dan Allahku
Dan aku mengasihi-Mu.
Diangkat di puncak bukit
Sepertinya semuanya telah gagal
Demi keselamatan kami, Yesus,
Demi kami Engkau dipaku.
Oh Yesus, Oh Yesus
Aku datang untuk tinggal
Saat Engkau wafat di salib-Mu
Dengan gemetar Engkau berkata:
Cintailah (aku), mengapa Engkau tidak mencintai (aku)?
Tolong cintailah (aku).
Cintailah aku, aku berseru
Mengapa Engkau tidak mencintaiku?
Aku mengulurkan tangan
Tolong cintailah aku
Oh betapa aku merindukan cinta-Mu.
Cintailah aku, aku berseru
Mengapa Engkau tidak mencintaiku?
Aku mengulurkan tangan ini kepada-Mu
Tolong cintailah aku
Oh betapa aku merindukan cinta-Mu.
Cintailah aku, aku berseru
Mengapa Engkau tidak mencintaiku?
Aku mengulurkan tangan ini kepada-Mu
Tolong cintailah aku
Oh betapa aku merindukan cinta-Mu.
Engkau adalah Tuhanku dan Allahku
Dan aku mengasihi-Mu.
Engkau adalah Tuhanku dan Allahku
Dan aku mengasihi-Mu.
𝄞 "My Lord And My God" oleh Anthony Carnesi • Partitur Musik • Judul: My Lord and My God; Teks: Anthony Carnesi (1948-2005); Musik: Anthony Carnesi; Artis: Anthony Carnesi; (c) Margaret J Van Nostrand; Digunakan dengan izin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Pada-Mu ada sumber kehidupan; kami minum dari aliran kebaikan-Mu.

Mazmur 35 (36)

Kejahatan orang berdosa dan kebaikan Allah

Barangsiapa mengikuti Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup (Yohanes 8:12).

Dosa berbicara kepada orang berdosa
di lubuk hatinya.
Tidak ada rasa takut akan Allah
di hadapan matanya.
Ia begitu memuji dirinya sendiri dalam benaknya
sehingga ia tidak mengetahui kesalahannya.
Di mulutnya ada kejahatan dan tipu daya.
Segala hikmat telah lenyap.
Ia merencanakan kekalahan kebaikan
saat ia berbaring di tempat tidurnya.
Ia telah menjejakkan kakinya pada jalan-jalan jahat,
ia berpegang pada apa yang jahat.
Kasih-Mu, Tuhan, mencapai surga;
kebenaran-Mu sampai ke langit.
Keadilan-Mu seperti gunung Allah,
penghakiman-Mu seperti kedalaman.
Baik manusia maupun binatang Engkau lindungi.
Ya Tuhan, betapa berharganya kasih-Mu.
Ya Allahku, anak-anak manusia
mendapatkan perlindungan di bawah naungan sayap-Mu.
Mereka berpesta dengan kekayaan rumah-Mu;
mereka minum dari aliran kesenangan-Mu.
Pada-Mu adalah sumber kehidupan
dan dalam terang-Mu kami melihat terang.
Teruslah mengasihi mereka yang mengenal-Mu,
melakukan keadilan bagi hati yang lurus.
Jangan biarkan kaki orang sombong menginjakku
pun tangan orang fasik mengusirku.
Lihatlah bagaimana para pelaku kejahatan jatuh!
Terlempar, mereka tidak akan pernah bangkit.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPada-Mu ada sumber kehidupan; kami minum dari aliran kebaikan-Mu.

Antifon 2Ketika hatiku menjadi lemah, Engkau mengangkatku.

Mazmur 60 (61)

Doa seorang pengasingan

Doa orang benar yang menaruh harapannya pada hal-hal surgawi (Santo Hilarus).
Ya Allah, dengarkanlah seruanku!
Dengarkanlah doaku!
Dari ujung bumi aku berseru:
hatiku lemah.
Di atas batu yang terlalu tinggi untukku capai
tempatkanlah aku di tempat tinggi,
Ya Engkau yang telah menjadi perlindunganku,
menaraku melawan musuh.
Biarkan aku tinggal di kemah-Mu selamanya
dan bersembunyi di bawah naungan sayap-Mu.
Sebab Engkau, ya Allah, mendengar doaku,
berikanlah kepadaku warisan orang-orang yang takut akan Engkau.
Semoga Engkau memperpanjang hidup raja:
semoga tahun-tahunnya meliputi banyak generasi.
Semoga ia selalu bertahta di hadapan Allah:
perintahkanlah kasih dan kebenaran menjadi perlindungannya.
Maka aku akan selalu memuji nama-Mu
dan hari demi hari memenuhi nazarku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonKetika hatiku menjadi lemah, Engkau mengangkatku.

Antifon 3Segala ujung bumi telah melihat keselamatan dari Allah kita.

Mazmur 97 (98)

Tuhan menang dalam penghakiman-Nya

Mazmur ini menceritakan kedatangan Tuhan yang pertama dan bahwa orang-orang dari segala bangsa akan percaya kepada-Nya (Santo Athanasius).
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan
sebab Ia telah melakukan keajaiban.
Tangan kanan-Nya dan lengan kudus-Nya
telah membawa keselamatan.
Tuhan telah menyatakan keselamatan-Nya;
telah menunjukkan keadilan-Nya kepada bangsa-bangsa.
Ia telah mengingat kebenaran dan kasih-Nya
bagi kaum Israel.
Segala ujung bumi telah melihat
keselamatan dari Allah kita.
Bersoraklah bagi Tuhan, seluruh bumi,
nyanyikanlah sukacitamu.
Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan dengan harpa
dengan suara musik.
Dengan terompet dan suara sangkakala
agungkanlah Raja, Tuhan.
Biarkan laut dan segala isinya bergemuruh;
dunia, dan segala bangsanya.
Biarkan sungai-sungai bertepuk tangan
dan bukit-bukit bersorak sukacita.
Bersukacitalah di hadapan Tuhan,
sebab Ia datang untuk memerintah bumi.
Ia akan memerintah dunia dengan keadilan
dan bangsa-bangsa dengan kejujuran.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonSegala ujung bumi telah melihat keselamatan dari Allah kita.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) Saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Aku akan mengingat firman Tuhan.

℟ Aku akan mengenang keajaiban-Nya yang dahulu.
Bacaan Pertama

Dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma
8:28-39
Kasih Allah dinyatakan dalam Kristus
Kita tahu bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Anak-Nya itu menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya; dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya; dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
Apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus, yang telah mati, bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?
Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan atau kelaparan atau ketelanjangan atau bahaya atau pedang? Seperti ada tertulis: “Oleh karena Engkau kami dibunuh sepanjang hari; kami dianggap sebagai domba-domba sembelihan.” Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari para pemenang oleh Dia yang telah mengasihi kita.
Sebab aku yakin, bahwa baik maut maupun hidup, baik malaikat-malaikat maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang maupun yang akan datang, maupun kuasa-kuasa, baik yang di atas maupun yang di bawah, maupun makhluk lain mana pun, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Responsorium Efesus 2:5, 4, 7

Ketika kita mati karena dosa, Allah menghidupkan kita kembali dalam Kristus,

℟ karena Ia mengasihi kita dengan kasih yang begitu besar.
Agar Ia menyatakan kepada segala zaman yang akan datang kekayaan rahmat-Nya yang tak terhingga.

℟ Karena Ia mengasihi kita dengan kasih yang begitu besar.
Bacaan Kedua

Dari karya Santo Bonaventura, Uskup

Pada-Mu adalah sumber kehidupan
Renungkanlah sekarang, hai manusia yang telah ditebus, dan pertimbangkanlah betapa agung dan layak Dia yang tergantung di salib demi engkau. Kematian-Nya menghidupkan orang mati, tetapi pada saat wafat-Nya langit dan bumi diliputi duka dan batu-batu keras terbelah.
Adalah ketetapan ilahi yang mengizinkan salah seorang prajurit membuka lambung-Nya yang kudus dengan tombak. Ini dilakukan agar Gereja dapat dibentuk dari lambung Kristus saat Ia tidur dalam kematian di salib, dan agar Kitab Suci dapat digenapi: Mereka akan memandang Dia yang telah mereka tikam. Darah dan air yang mengalir keluar pada saat itu adalah harga keselamatan kita. Mengalir dari jurang rahasia hati Tuhan kita seperti dari mata air, aliran ini memberi sakramen-sakramen Gereja kuasa untuk menganugerahkan kehidupan rahmat, sementara bagi mereka yang sudah hidup dalam Kristus itu menjadi mata air hidup yang memancar menuju hidup yang kekal.
Bangkitlah, hai kekasih Kristus! Tiru burung merpati yang bersarang di lubang tebing, berjaga di pintu masuk seperti burung pipit yang menemukan rumah. Di sana seperti burung tekukur sembunyikanlah anak-anakmu, buah dari kasihmu yang murni. Tempelkan bibirmu pada mata air, ambillah air dari sumur-sumur Penyelamatmu; karena inilah mata air yang mengalir dari tengah-tengah firdaus, terbagi menjadi empat sungai, membanjiri hati yang saleh, menyirami seluruh bumi dan membuatnya subur.
Berlarilah dengan kerinduan yang besar ke sumber kehidupan dan terang ini, kalian semua yang telah berjanji untuk melayani Allah. Datanglah, siapa pun kalian, dan berserulah kepada-Nya dengan segenap kekuatan hatimu. “Ya keindahan yang tak terlukiskan dari Allah yang mahatinggi dan pancaran termurni dari terang abadi! Hidup yang memberi segala kehidupan, terang yang menjadi sumber setiap terang lainnya, memelihara dalam kemuliaan abadi jutaan nyala api yang telah bersinar di hadapan takhta keilahian-Mu sejak fajar waktu! Mata air abadi dan tak terjangkau, aliran jernih dan manis yang mengalir dari mata air tersembunyi, tak terlihat oleh mata fana! Tak seorang pun dapat menyelami kedalaman-Mu atau mengukur batas-batas-Mu, tak seorang pun dapat mengukur luas-Mu, tak ada yang dapat menodai kemurnian-Mu. Dari-Mu mengalir sungai yang menggembirakan kota Allah dan membuat kami berseru dengan sukacita dan syukur dalam himne pujian kepada-Mu, karena kami tahu dari pengalaman kami sendiri bahwa pada-Mu adalah sumber kehidupan, dan dalam terang-Mu kami melihat terang.

Responsorium Mazmur 103:2, 4; 34:9

Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan jangan pernah lupakan segala kebaikan-Nya;

℟ Ia menyelamatkan hidupmu dari kehancuran dan memahkotaimu dengan belas kasihan dan kasih sayang.
Rasakan dan lihatlah bahwa Tuhan itu baik.

℟ Ia menyelamatkan hidupmu dari kehancuran dan memahkotaimu dengan belas kasihan dan kasih sayang.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah mahakuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Paduan suara para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan para martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, dengan keagungan tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, Pembela dan Penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi Hakim kami.
Datanglah, Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

℟ Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, Tuhan, adalah harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Kami mohon,

ya Allah yang mahakuasa, agar kami,

yang memuliakan Hati Putra-Mu terkasih

dan mengenang keajaiban kasih-Nya bagi kami,

dijadikan layak menerima

ukuran rahmat yang melimpah

dari sumber karunia surgawi itu.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan. Amin.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Antifon 3Para warga Sion bersukaria atas Rajanya. Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Para warga Sion bersukacita atas Rajanya. Alleluya.

Bacaan Singkat (Efesus 5,25-27)

Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Antifon KidungOleh rahim belas kasih Allah kita, Surya dari tempat tinggi mengunjungi kita.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungOleh rahim belas kasih Allah kita, Surya dari tempat tinggi mengunjungi kita.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan, fajar dan matahari kita, menerangi setiap insan dan takkan terbenam. Marilah kita memuji Dia dan berkata:

℟. Ya Tuhan, Engkaulah kehidupan dan keselamatan kami.

Pencipta bintang-bintang, permulaan hari ini kami terima penuh syukur dari tanganMu,* sambil mengenangkan kebangkitanMu. ℟.

Semoga rohMu mengajar kami bertindak seturut keinginan hatiMu,* dan semoga kebijaksanaanMu tetap membimbing kami. ℟.

Semoga kami pada hari Minggu ini berhimpun sebagai umatMu,* untuk menyambut santapan sabda dan tubuhMu. ℟.

Kami mengucap syukur kepadaMu,* atas kurniaMu yang tak terbilang banyaknya. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami bermegah dalam Hati PuteraMu terkasih dan mengenangkan karya agung cinta kasihNya bagi kami. Anugerahkanlah agar dari sumber surgawi itu kami menerima rahmat yang berlimpah ruah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Dt 1, 31b)

dan di padang gurun, di mana engkau melihat bahwa Tuhan, Allahmu, mendukung engkau, seperti seseorang mendukung anaknya, sepanjang jalan yang kamu tempuh, sampai kamu tiba di tempat ini.

Ayat Singkat

℣.Sokonglah aku sesuai dengan janji-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup.℟.Dan jangan biarkan aku kecewa dalam harapanku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Mazmur 118 (119),73-80

Ya Tuhan, tanganMulah yang menjadikan dan membentuk aku,*
semoga aku mengerti dan mempelajari perintahMu.

Orang takwa melihat aku, lalu bergembira,*
karena aku berharap akan firmanMu.

Aku tahu, ya Tuhan, bahwa ketetapanMu adil,*
karena Engkau telah menghukum aku dengan tepat.

Semoga kasih setiaMu menghibur aku,*
sesuai dengan janjiMu kepada hambaMu ini.

Semoga aku hidup karena rahmatMu,*
sebab aku suka akan hukumMu.

Semoga orang yang sombong Kaupermalukan, sebab mereka curang terhadapku,*
tetapi aku akan merenungkan aturanMu.

Semoga orang takwa memihak aku,*
semoga orang tahu akan perintahMu.

Semoga aku melakukan ketetapanMu dengan sempurna,*
sehingga aku tidak dikecewakan.

Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Mazmur 58 (59),2-6a.9-11.17-18

Ya Allahku, lepaskan daku dari tangan musuh,*
lindungilah aku terhadap serangan lawan.

Lepaskan daku dari orang yang berbuat jahat,*
selamatkanlah aku dari penumpah darah.

Sebab orang-orang kuat mengancam hidupku,*
mereka menyerbu aku.

Aku tidak melakukan pelanggaran dan tidak berdosa,*
meskipun aku tidak bersalah, mereka bersiap-siap menyerang.

Bangunlah, kemarilah dan lihatlah,*
Tuhan semesta alam, Allah Israel.

Tuhan, Engkau menertawakan bangsa-bangsa kafir,*
mengolok-olok kesombongan mereka.

Aku berpegang padaMu, sebab Engkaulah kekuatanku,*
Engkaulah Allahku dan pelindungku.

Allahku mendampingi aku dengan kasih setia,*
sehingga aku menyaksikan kekalahan musuhku.

Aku menyanyikan kekuasaanMu,*
pagi-pagi sudah memuji kasih setiaMu.

Sebab Engkaulah pelindungku,*
tempat pengungsian pada waktu kesesakan.

Engkaulah kekuatanku, aku bernyanyi bagiMu,*
Engkaulah pelindungku, Allah yang penuh kasih setia.

Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Mazmur 59 (60)

Allah, Engkau menggempur dan menerobos pertahanan kami,*
Engkau murka dan meninggalkan kami.

Tanah kami Kaugoncangkan, sehingga retak,*
goyah dan nyaris terbelah.

UmatMu telah Kauberi pelajaran yang pahit,*
kami Kauberi minum anggur yang memusingkan.

Berikanlah panjiMu kepada orang-orang takwa,*
supaya mereka bersatu melawan musuh.

Berilah kami kemenangan dengan tangan kuat,*
selamatkanlah umatMu yang Kaucintai.

Allah telah berfirman dari surga,*
"Dengan gembira tanah Sikem Kujadikan bagian jarahKu.

Lembah Sukot Kuukur,*
tanah Gileat dan Manasye menjadi milikKu.

Tanah Efraim Kujadikan topi bajaKu, Yehuda tongkat kerajaanKu,*
Moab tempat pembasuhanKu.

Tanah Edom Kujadikan kepunyaanKu,*
Filistea menggemakan lagu kemenanganKu".

Siapa mengantar aku ke kota Petra?*
Siapa melantik aku menjadi raja Edom?

Bukankah Engkau, ya Allah!*
Masihkah Engkau membuang kami dan tidak lagi menyertai bala tentara kami?

Berilah kami pertolongan terhadap musuh,*
sebab sia-sialah bantuan manusia.

Dengan Allah, kita berjuang gagah perkasa,*
Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Bacaan singkat Keb 1,13-15

Allah tidak mengadakan maut dan tidak bergembira atas kebinasaan orang-orang hidup. Sebab Ia menciptakan segala sesuatu, supaya segala ciptaan itu ada dan selamat. Tak ada racun maut di antara mereka, tak ada kekuasaan pratala di bumi. Sebab keadilan kekal adanya.

℣.Tuhan meluputkan jiwaku dari maut.℟.Aku boleh menikmati hidup di dunia ini.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami bermegah dalam Hati PuteraMu terkasih dan mengenangkan karya agung cinta kasihNya bagi kami. Anugerahkanlah agar dari sumber surgawi itu kami menerima rahmat yang berlimpah ruah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Sap 1, 13-15)

Memang maut tidak dibuat oleh Allah, dan Iapun tak bergembira karena yang hidup musnah lenyap. Sebaliknya Ia menciptakan segala-galanya supaya ada, dan supaya makhluk-makhluk jagat menyelamatkan. Di antaranyapun tidak ada racun yang membinasakan, dan dunia orang mati tidak merajai bumi. Maka kesucian mesti baka.

Ayat Singkat

℣.Tuhan telah meluputkan jiwaku dari maut.℟.Aku akan berjalan di hadapan-Nya di negeri orang hidup.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*
keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*
Israel daerah kekuasaanNya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*
sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*
dan bukit laksana anakdomba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*
hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*
hai bukit, mengapa laksana anakdomba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*
di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*
dan batu menjadi mata air.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Bacaan singkat 2Kor 1,3-4

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas-kasihan dan Allah sumber segala penghiburan. Ia menghibur kita dalam segala penderitaan, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang ditimpa bermacam-macam penderitaan, dengan penghiburan yang kita terima sendiri dari Allah.

Lagu Singkat

℣.Terpujilah Engkau, ya Tuhan,* Di angkasa raya.℟.Terpujilah.℣.KepadaMulah pujian selama segala abad.℟.Dia angkasa raya.℣.Kemuliaan.℟.Terpujilah.

Antifon Kidung(Mi V): Guru, semalam-malaman kami bekerja keras dan tidak menangkap seekorpun. Tetapi atas perintahMu, aku akan menebarkan jala.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungGuru, semalam-malaman kami bekerja keras dan tidak menangkap seekorpun. Tetapi atas perintahMu, aku akan menebarkan jala.

Doa Permohonan

Kristuslah kepala kita, dan kita anggota-anggotaNya. Marilah kita menyembah Dia dan dengan gembira berseru:

℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.

Ya Penyelamat kami, teguhkanlah umat pilihanMu, agar lebih jelas melambangkan kesatuan umat manusia,* dan menjadi tanda pembawa selamat yang lebih nyata bagi semua bangsa. ℟.

Dampingilah selalu para uskup bersama bapa suci,* dan anugerahilah mereka kesatuan, cinta kasih dan damai. ℟.

Satukanlah seluruh umat Kristen dalam diriMu sebagai kepala,* supaya kami dalam kehidupan sehari-hari memberi kesaksian tentang kerajaanMu. ℟.

Berikanlah perdamaian kepada dunia,* supaya keamanan dan kesejahteraan berkembang di mana-mana. ℟.

Bangkitkanlah semua orang mati pada hari kiamat,* dan ikutsertakanlah kami dalam kebahagiaan mereka. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami bermegah dalam Hati PuteraMu terkasih dan mengenangkan karya agung cinta kasihNya bagi kami. Anugerahkanlah agar dari sumber surgawi itu kami menerima rahmat yang berlimpah ruah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Yohanes Fakundus

Pengaku Iman · ± 1419-1479

Yohanes hidup antara tahun 1419-1497 lahir di Sahagun. Ia seorang pencipta dan pencinta perdamaian. Ia menjalani pendidikannya di biara Santo Fakundus dan kemudian bekerja sebagai pewarta Injil di Spanyol. Atas dorongan batinnya, ia kemudian masuk Ordo Santo Agustinus di Salamanka.

Tuhan menganugerahkan kepadanya anugerah-anugerah yang luar biasa untuk menciptakan perdamaian antara para bangsawan dan ksatria yang saling bertikai. Pertikaian-pertikaian itu sering meningkat kepada aksi pembunuhan. Dalam hal pertikaian inilah Yohanes muncul dengan berani dan meredam tindakan-tindakan tak bertanggungjawab dari pemerintah setempat dan dari para bangsawan yang menindas rakyat. Seorang bangsawan yang turut dikecam Yohanes mengirimkan dua orang penjahat untuk membunuh Yohanes. Tetapi dihadapan kewibawaan Yohanes dan kesuciannya, pendirian kedua penjahat itu serta merta berubah. Mereka sebaliknya memohon ampun pada Yohanes. Keutamaan Yohanes adalah kebaktiannya yang besar pada Sakramen Mahakudus. Setiap malam sehabis doa ofisi bersama, biasanya ia masih tinggal di gereja menyiapkan Misa Kudus untuk pagi harinya. Devosi yang besar itu menghantar dia kepada anugerah luar biasa: penampakan Yesus waktu konsekrasi. Oleh teladan dan khotbahnya, kehidupan moral dan penghayatan iman umat dapat dipulihkan dan ditingkatkan.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari