Bacaan Misa
Setelah perayaan nikah itu selesai maka Tobit memanggil anaknya Tobia. Berkatalah ia kepadanya: "Nak, ingatlah memberikan upahnya kepada orang yang telah menyertai engkau. Dan ingatlah menambah upahnya juga." Maka ia dipanggil dan Tobit berkata kepadanya: "Ambillah sebagai upahmu separuh dari segala sesuatunya yang kaubawa waktu datang, lalu engkau boleh pergi dengan selamat." Tetapi Rafael memanggil kedua orang itu sendiri-sendiri lalu berkata kepada mereka: "Pujilah Allah dan muliakanlah Dia di depan mata semua orang yang hidup karena segala anugerah yang telah diberikan-Nya kepada kamu. Pujilah nama-Nya dan bernyanyi-nyanyilah kepada-Nya. Wartakanlah kepada segala manusia perbuatan-perbuatan Allah sebagaimana layaknya. Jangan berayal memuliakan Dia. Memang baiklah rahasia raja disembunyikan, tetapi pantaslah perbuatan Allah disingkapkan dan dimuliakan. Lakukanlah yang baik, niscaya malapetaka tidak akan menimpa kamu. Lebih baiklah doa benar dan sedekah jujur daripada kekayaan yang lalim. Memang sedekah melepaskan dari maut dan menghapus setiap dosa. Orang yang melakukan sedekah akan menjadi puas dengan umurnya. Sebaliknya, orang yang berbuat dosa dan lalim menjadi seteru hidupnya sendiri. Segenap kebenaran hendak kuwartakan kepada kamu dan tidak kusembunyikan apa-apa terhadap kamu. Sudah kutandaskan kepadamu: Baiklah rahasia raja disembunyikan, tetapi pantaslah perbuatan Allah disingkapkan. Makanya, ketika engkau dan Sara berdoa maka ingatan akan doamu itu kusampaikan ke hadapan kemuliaan Tuhan. Dan demikianpun waktu engkau menguburkan orang-orang mati. Ketika engkau tidak ayal-ayalan dan bangkit serta meninggalkan makananmu untuk pergi mengapani mayat itu, maka aku diutus untuk mencobai engkau. Lagipula aku diutus oleh Allah untuk menyembuhkan baik engkau sendiri maupun Sara, menantumu. Aku ini Rafael, satu dari ketujuh malaikat yang melayani di hadapan Tuhan yang mulia." Oleh sebab itu, pujilah Tuhan di atas bumi dan muliakanlah Allah! Camkanlah! Aku naik kepada Dia yang telah mengutus aku. Tuliskanlah semuanya yang telah terjadi pada kamu." Maka iapun naik juga.
"Terpujilah Allah yang hidup selama-lamanya, dan kerajaan-Nyapun tetap untuk sekalian abad. Memang Ia menyiksa tapi juga mengasihani, Ia menurunkan ke dunia orang mati, tetapi menaikkan daripadanya juga; tiada seorangpun luput dari tangan-Nya.
Jika dengan segenap hati kamu berbalik kepada-Nya, dan dengan segenap jiwa berlaku benar di hadapan-Nya, niscaya Iapun berbalik kepada kamu, dan tidak disembunyikan-Nya wajah-Nya terhadap kamu.
Maka pandanglah apa yang akan dikerjakan-Nya bagi kamu, muliakanlah Dia dengan segenap mulut. Pujilah Tuhan yang adil dan agungkanlah Raja kekal.
Aku memuliakan Dia di tanah pembuanganku, dan kunyatakan kekuasaan serta kebesaran-Nya kepada kaum berdosa. Bertobatlah, hai orang-orang yang berdosa, dan lakukanlah apa yang benar di hadapan-Nya. Siapa tahu kalau-kalau Ia berkenan kepadamu dan menjalankan belas kasihan kepada kamu.
Dalam pengajaran-Nya Yesus berkata: "Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan, yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat." Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar. Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."
Invitatorium
Pekan I Mazmur
Pembukaan
AntifonMilik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.
Mazmur 94 (95)
AntifonMilik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Barang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.
Mazmur 130 (131)
Kepercayaan seperti anak kecil kepada Allah
Belajarlah dari-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati (Matius 11:29).
AntifonBarang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.
Antifon 2Dengan ketulusan hati, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.
Mazmur 131 (132)
Janji-janji Allah kepada keluarga Daud
Tuhan Allah akan menganugerahkan kepada-Nya takhta Daud, leluhur-Nya (Lukas 1:32).
AntifonDengan ketulusan hati, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.
Antifon 3Tuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selama-lamanya.
AntifonTuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selama-lamanya.
Responsorium (Lihat Ayub 13:20, 21; lihat Yeremia 10:24)
Responsorium Ibrani 12:1-2; 2 Korintus 6:4-5
Doa Penutup
AKLAMASI (hanya ditambahkan saat berdoa dalam komunitas)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.
Mazmur 118,145-152
Antifon 1Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.
Antifon 2Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.
Kel 15,1-4;8-13;17-18
Antifon 2Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.
Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.
Mazmur 116 (117)
Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.
Bacaan Singkat (2Petr 1,10-11)
Lagu Singkat
Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.
Doa Permohonan
℟. Limpahkanlah cintaMu kepada kami, ya Tuhan.
Kristus, matahari sejati, kepadaMu kami baktikan hari ini,* sebab Engkau telah menerangi kami dalam pembaptisan. ℟.
Semoga hari ini kami memuji Engkau dalam doa dan karya,* dan dalam segala hal meluhurkan namaMu. ℟.
BundaMu Maria selalu terbuka bagi sabdaMu,* maka bimbinglah juga langkah kami hari ini seturut perkataanMu. ℟.
Semoga kami merindukan kehidupan abadi di surga, selama masih mengembara di dunia fana ini,* supaya kami sudah dapat mengecap kebahagiaanMu dalam iman, harapan dan cintakasih. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan I Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (1 Reg 8, 60-61)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.
Mazmur 118,33-40
Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.
Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.
Mazmur 33 I
Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.
Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.
Mazmur 33 II
Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.
Bacaan singkat 1Raj 8,60-61
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan I Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Sap 7, 27a; 8, 1)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.
Mazmur 140
Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.
Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.
Mazmur 141
Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.
Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Flp 2,6-11
Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Bacaan Singkat (Rom 11,33-36)
Antifon KidungO perjamuan kudus: di dalamnya Kristus disambut, sengsaraNya dikenangkan, jiwa dipenuhi rahmat, dan jaminan kemuliaan yang akan datang dikurniakan kepada kita, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungO perjamuan kudus: di dalamnya Kristus disambut, sengsaraNya dikenangkan, jiwa dipenuhi rahmat, dan jaminan kemuliaan yang akan datang dikurniakan kepada kita, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Dampingilah umatMu, ya Tuhan.
Tuhan yang kudus, Bapa yang mahakuasa, tegakkanlah keadilan di tanah air kami,* supaya umatMu dapat menikmati kesejahteraan dan damai. ℟.
Hantarlah semua bangsa masuk kedalam kerajaanMu,* supaya akhirnya semua manusia selamat. ℟.
Semoga suami isteri hidup dalam damaiMu, bertindak seturut kehendakMu,* dan saling mencintai seumur hidup. ℟.
Balaslah, ya Tuhan, kebaikan hati semua orang yang menolong kami,* dan anugerahilah mereka kehidupan kekal. ℟.
Kasihanilah semua orang yang meninggal akibat kebencian dan peperangan,* dan terimalah mereka dalam kebahagiaan di surga. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Doa Tobat
Madah
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat Ul 6,4-7
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Filipus
Filipus adalah seorang Kristen pada abad pertama di kota Yerusalem. Bersama dengan Santo Stefanus dan lima orang pilihan lainnya, mereka diangkat oleh dewan para rasul sebagai Diakon, untuk membantu menangani urusan pastoral dan administrasi dari Jemaat Kristen Perdana di Yerusalem.
Kitab Suci menulis :
Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari.Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid berkumpul dan berkata: "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja. Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu, dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman."
Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia. Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itu pun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka. (Kis 6 : 1 - 5)
Setelah diakon Stefanus menerima mahkota kemartirannya, dimulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat Kristen perdana di Yerusalem. Banyak pengikut Yesus, kecuali rasul-rasul, menyebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria, termasuk juga diakon Filipus.
Dan Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu. ( Kis 8 : 5 - 8 )Di Samaria, Filipus juga mentobatkan seorang tukang sihir bernama Simon yang takjub dengan semua perbuatan ajaib yang dikerjakan diakon Filipuus dalam nama Tuhan Yesus. Simon memberikan dirinya untuk dibabtis dan sesudah itu ia senantiasa bersama-sama dengan Filipus. Nama Simon, si mantan tukang sihir inilah, yang kelak menurunkan istilah SIMONI atau jual-beli jabatan didalam Gereja.
Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ. Setibanya di situ kedua rasul itu berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorang pun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus. Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka, serta berkata: "Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus." Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang. Tidak ada bagian atau hakmu dalam perkara ini, sebab hatimu tidak lurus di hadapan Allah. Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini; sebab kulihat, bahwa hatimu telah seperti empedu yang pahit dan terjerat dalam kejahatan." (KIS 8 : 14 - 24)Dari Samaria, Filipus diperintahkan malaikat Tuhan untuk pergi ke Selatan di antara jalan Yerusalem - Gaza. Disitu ia dituntun untuk membabtis seorang pejabat Kerajaan Ethiopia yang sedang dalam perjalanan menuju Yerusalem. Setelah pembabtisan, Filipus mengalami Teleportasi. Secara ajaib ia menghilang, lalu muncul di kota Ashdod (Azotus) yang berjarak sekitar 60 kilometer dari situ.
Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita. Tetapi ternyata Filipus ada di Asdod. Ia berjalan melalui daerah itu dan memberitakan Injil di semua kota sampai ia tiba di Kaisarea. (Kis 8 : 39-40)Menurut tradisi, sida-sida itu kemudian menyebarkan iman Kristiani di kampung halamannya dan dianggap sebagai pendiri gereja Ethiopia. Gereja asli Ethiopia ini sekarang dikenal dengan nama Gereja Orthodox Ethiopia Tewahedo. Dalam tradisi Ethiopia Tewahedo, sida-sida ini disebut sebagai Bachos; dan dalam tradisi Gereja Ortodoks Timur, ia dikenal sebagai seorang Yahudi Ethiopia bernama Simeon.
Adapun Diakon Filipus tetap tinggal dan berkarya di Kaisarea. Beberapa tahun kemudian, ia mendapat kehormatan untuk menerima Rasul Paulus dan Lukas sang penulis Injil di dalam rumahnya. Rombongan penginjil ini baru saja kembali ke tanah Israel setelah perjalanan Kerasulan mereka di Eropa dan Asia.
Santo Lukas menulis :
Pada keesokan harinya kami berangkat dari situ [Ptolemais] dan tiba di Kaisarea. Kami masuk ke rumah Filipus, pemberita Injil itu, yaitu satu dari ketujuh orang yang dipilih di Yerusalem, dan kami tinggal di rumahnya. Filipus mempunyai empat anak dara yang beroleh karunia untuk bernubuat. ( Kis 21 : 8 - 9 )Beberapa hari kemudian Paulus berangkat ke Yerusalem. Ia ditangkap disana dan dibawa ke Roma; dimana ia dihukum mati sebagai martir Kristus.
Ada tradisi yang mengatakan bahwa Diakon Filipus kemudian tinggal di Tralles, Anatolia, dan menjadi uskup di sana. Namun sebuah tradisi lain yang lebih didukung mengatakan bahwa Diakon yang penuh dengan kuasa Roh Kudus ini tetap tinggal di Kaisarea Israel sampai hari kematiannya di sekitar tahun 58 M.(qq)
Arti nama
Berasal dari kata Yunani Φιλιππος (Philippos) yang berarti Sahabat Kuda / Penyayang Kuda
Santo Norbertus
Norbertus adalah putera kedua dari Heribertus, seorang tuan tanah di wilayah Gennep. Perawakannya tinggi kekar, pintar dan ramah tamah. Masa mudanya dijalaninya dengan sungguh menyenangkan. Ia bercita-cita menjadi imam untuk mengabdikan dirinya semata-mata kepada Tuhan. Karena itu, ia ditabhiskan menjadi diakon. Akan tetapi lambat laun hatinya tertarik kepada kesenangan duniawi; ia mulai meninggalkan hidup bakti kepada Tuhan dan pergi ke istana Kaisar Jerman, Hendrik V. Di sana ia hidup sebebas-bebasnya tanpa mau mengindahkan lagi hukum-hukum Allah. Ia sungguh-sungguh mau menikmati kesenangan-kesenangan duniawi sepuas-puasnya.
Tapi semua yang dialami Norbertus tidak mengaburkan rencana Tuhan atas dirinya. Pada usia ke-30 tahun, ia mengalami suatu peristiwa ajaib dari Tuhan. Ketika sedang berpergian ke suatu tempat maksiat, ia terlempar ke tanah oleh kilat dari langit yang mengenai wajahnya. Ia terjatuh dari kudanya dan tidak sadarkan diri. Ketika mulai sadar lagi, ia bertobat dan menyesali perbuatannya yang bejat itu. Allah kembali menunjukkan keagungan-Nya atas diri Norbertus dengan cahaya-Nya yang ilahi.
Semenjak peristiwa itu, Norbertus kembali menjalankan latihan rohani yang keras di bawah pimpinan seorang Abbas Benediktin. Ia pun belajar dengan tekun hingga ditabhiskan menjadi imam. Sebagai seorang imam, ia juga bertugas mewartakan Injil dengan mengajar dan berkhotbah. Tetapi karena kebejatan hidup masa lalunya yang tidak patut dicontoh, ia dianggap sebagai seorang munafik.
Atas ijin Sri Paus, Norbertus berangkat ke Prancis dan berkarya disana sebagai sebagai seorang imam di tengah-tengah umat sederhana di pedalaman. Harta bendanya dibagi-bagikan kepada kaum miskin dan ia sebaliknya menggantungkan hidupnya pada kebaikan para dermawan. Hidupnya yang miskin, saleh dan bersemangat rasul itu menarik banyak murid kepadanya. Atas anjuran Sri Paus, ia menetap disebuah lembah sunyi di Prancis, yang disebut Premontre. Di lembah ini, ia mendirikan sebuah biara yang bertugas mendidik dan memberi imam-imam yang saleh lagi cakap kepada umat terutama yang berada di pedalaman. Semangat pengabdiannya membawa umat kepada semangat hidup yang sesuai dengan cita-cita Injil dan mempertinggi ketertiban hidup imam di seluruh Eropa.
Pada waktu itu timbullah Antwerpen sebuah bidaah yang menolak Kekudusan Sakramen MahaKudus. Penganut aliran ini pernah menanamkan Hosti Kudus di dalam tanah yang kotor. Norbertus mendengar peristiwa ini, dan meminta agar orang menunjukkan tempat itu kepadanya. Lalu ia segera pergi ke tempat itu untuk menggali kembali Hosti yang dikuburkan itu. Hosti itu masih dalam keadaan utuh, putih tanpa kerusakan dan cacat sedikitpun. Oleh sebab itulah Santo Norbertus dilukiskan dengan sebuah Monstrans atau Sibori. Pada tahun 1126, Norbertus ditabhiskan menjadi Uskup Agung di Maagdenburg, Jerman. Disana ia melanjutkan pekerjaannya memulihkan ketertiban di dalam Gereja dan memperbaiki taraf hidup rohani para imam. Setelah banyak perjuangan demi penyebaran Injil, Norbertus meninggal dunia pada tahun 1134.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari