Doa Katolik
Doa Hari Ini

Sabtu XXX Masa Biasa

Sabtu, 31 Oktober 2037· Hijau · Pekan Psalterium II
31 Oktober 2037

Bacaan Misa

Sabtu XXX Masa Biasa
Bacaan Pertama

Maka aku bertanya: Adakah Allah mungkin telah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Karena aku sendiripun orang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin. Allah tidak menolak umat-Nya yang dipilih-Nya. Ataukah kamu tidak tahu, apa yang dikatakan Kitab Suci tentang Elia, waktu ia mengadukan Israel kepada Allah: Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu. Sebab jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, terlebih-lebih lagi kesempurnaan mereka. Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka." Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.

Mazmur Tanggapan

Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu,
untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka, sampai digali lobang untuk orang fasik.
Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya;
sebab hukum akan kembali kepada keadilan, dan akan diikuti oleh semua orang yang tulus hati.
Jika bukan TUHAN yang menolong aku, nyaris aku diam di tempat sunyi.
Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang," maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.

Bacaan Injil

Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama. Karena Yesus melihat, bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: "Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu, supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah. Tetapi, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan. Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."

Invitatorium

Sabtu XXX Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.

Ibadat Bacaan

Sabtu XXX Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa depan,

Perlindungan kami dari badai yang dahsyat,

Dan rumah kekal kami.
Di bawah naungan takhta-Mu

Orang-orang kudus-Mu tinggal dengan aman;

Cukuplah lengan-Mu sendiri,

Dan pertahanan kami pasti.
Sebelum bukit-bukit berdiri teratur,

Atau bumi menerima wujudnya,

Dari kekal Engkau adalah Allah,

Sama untuk tahun-tahun tak berkesudahan.
Seribu abad di mata-Mu

Bagaikan senja yang berlalu;

Singkat seperti jaga yang mengakhiri malam

Sebelum matahari terbit.
Waktu, bagaikan sungai yang terus mengalir,

Membawa semua hidup kami pergi;

Mereka terbang, terlupakan, bagaikan mimpi

Mati saat hari menjelang.
Ya Allah, penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa depan,

Jadilah penjaga kami selagi kesulitan berlangsung,

Dan rumah kekal kami.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Hanya Tuhan yang telah melakukan keajaiban demikian; kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Mazmur 135 (136)

Nyanyian Paskah

Kami memuji Allah dengan mengingat perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib (Cassiodorus).

I
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Bersyukurlah kepada Allah segala allah,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;
yang seorang diri melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

yang dengan hikmat-Nya menjadikan langit,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

yang menegakkan bumi di atas air,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Dialah yang menjadikan benda-benda penerang yang besar,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya,

matahari untuk menguasai siang,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya,

bulan dan bintang-bintang untuk menguasai malam,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonHanya Tuhan yang telah melakukan keajaiban demikian; kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Antifon 2Ia membawa Israel keluar dari Mesir dengan tangan yang perkasa dan lengan yang teracung.

II
Ia memukul mati anak sulung Mesir,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Ia membawa Israel keluar dari tengah-tengah mereka,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

dengan tangan yang teracung, dengan kuasa di tangan-Nya,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Ia membelah Laut Merah menjadi dua,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

Ia membuat Israel menyeberang di tengah-tengahnya,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

Ia melemparkan Firaun dan pasukannya ke laut,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonIa membawa Israel keluar dari Mesir dengan tangan yang perkasa dan lengan yang teracung.

Antifon 3Pujilah Allah surga; Ia telah menebus kita dari musuh-musuh kita.

III
Melalui padang gurun Ia memimpin umat-Nya,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Bangsa-bangsa dalam kebesaran mereka Ia pukul,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Raja-raja dalam kemegahan mereka Ia bunuh,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Sihon, raja orang Amori,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

dan Og, raja Basan,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Ia membiarkan Israel mewarisi tanah mereka,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Kepada hamba-Nya tanah mereka Ia berikan,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Ia mengingat kita dalam kesusahan kita,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Dan Ia menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Ia memberi makan kepada segala makhluk hidup,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Kepada Allah surga bersyukurlah,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah, Pencipta kami, betapa ajaibnya Engkau menciptakan kami. Engkau mengubah debu menjadi gambar-Mu sendiri dan memberinya bagian dalam kodrat-Mu sendiri; namun Engkau lebih ajaib dalam mengampuni orang yang telah memberontak terhadap-Mu. Berilah kiranya, di mana dosa berlimpah, rahmat semakin berlimpah, sehingga kami dapat menjadi lebih kudus melalui pengampunan dan lebih bersyukur kepada-Mu.

AntifonPujilah Allah surga; Ia telah menebus kita dari musuh-musuh kita.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Engkau akan mendengar sabda dari mulut-Ku.

℟ Engkau akan memberitahukan kepada orang lain apa yang telah Aku katakan.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Barukh

3:9-15, 24—4:4

Keselamatan Israel didasarkan pada hikmat
Dengarlah, hai Israel, perintah-perintah kehidupan:

dengarkanlah, dan kenalilah kebijaksanaan!

Bagaimana mungkin, hai Israel,

Engkau berada di tanah musuh-musuhmu,

menjadi tua di negeri asing,

Tercemar dengan orang mati,

terhitung bersama mereka yang ditakdirkan untuk dunia bawah?

Engkau telah meninggalkan mata air hikmat!

Sekiranya Engkau berjalan di jalan Allah,

Engkau akan tinggal dalam damai yang abadi.
Pelajarilah di mana kebijaksanaan berada,

di mana kekuatan, di mana pengertian;

Agar Engkau juga mengetahui

di mana ada panjang umur, dan kehidupan,

di mana ada terang mata, dan damai.

Siapakah yang telah menemukan tempat hikmat,

siapakah yang telah masuk ke dalam perbendaharaan-Nya?
Hai Israel, betapa luasnya rumah Allah,

betapa luasnya cakupan kekuasaan-Nya:

Luas dan tak berujung,

tinggi dan tak terukur!

Di dalamnya lahirlah para raksasa,

terkenal pada mulanya,

pahlawan-pahlawan, ahli perang.

Bukan mereka yang dipilih Allah,

pun tidak Ia berikan kepada mereka jalan pengertian;

Mereka binasa karena kurangnya kebijaksanaan,

binasa karena kebodohan mereka.
Siapakah yang telah naik ke langit dan mengambilnya,

atau menurunkannya dari awan-awan?

Siapakah yang telah menyeberangi laut dan menemukannya,

membawanya pergi daripada emas pilihan?

Tidak ada yang tahu jalan kepadanya,

pun tidak ada yang memahami jalannya.
Namun Dia yang mengetahui segala sesuatu mengenalinya;

Ia telah menyelidikinya dengan pengetahuan-Nya—

Dia yang mendirikan bumi untuk selama-lamanya,

dan mengisinya dengan binatang berkaki empat;

Dia yang menyuruh terang pergi, dan ia pergi,

memanggilnya, dan ia menaati-Nya dengan gemetar;

Di hadapan-Nya bintang-bintang di tempatnya

bersinar dan bersukacita;

Ketika Ia memanggil mereka, mereka menjawab, “Kami di sini!”

bersinar dengan sukacita bagi Pencipta mereka.
Demikianlah Allah kita;

tidak ada yang lain yang dapat dibandingkan dengan-Nya:

Ia telah menelusuri seluruh jalan pengertian,

dan telah memberikannya kepada Yakub, hamba-Nya,

kepada Israel, putra kesayangan-Nya.

Sejak itu ia telah muncul di bumi,

dan bergerak di antara manusia.
Ia adalah kitab perintah-perintah Allah,

hukum yang kekal abadi;

Semua yang berpegang padanya akan hidup,

tetapi mereka yang meninggalkannya akan mati.

Kembalilah, hai Yakub, dan terimalah dia:

berjalanlah dengan terangnya menuju kemuliaan.

Jangan berikan kemuliaanmu kepada yang lain,

hak-hak istimewamu kepada bangsa asing.

Berbahagialah kita, hai Israel;

karena apa yang menyenangkan Allah telah kita ketahui!

Responsorium Roma 11:33; Barukh 3:32, 37

Betapa dalamnya kekayaan, hikmat, dan pengetahuan Allah!

℟ Betapa tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan betapa tak terselami jalan-jalan-Nya!
Dia yang mengetahui segala sesuatu mengenal hikmat dan telah memberikannya kepada Yakub, hamba-Nya.

℟ Betapa tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan betapa tak terselami jalan-jalan-Nya!
Bacaan Kedua

Dari sebuah khotbah Santo Petrus Krisologus, uskup

Sabda, Hikmat Allah, telah menjadi daging
Rasul suci telah memberitahu kita bahwa umat manusia berasal dari dua orang, Adam dan Kristus; dua orang yang sama dalam tubuh tetapi tidak sama dalam jasa, sepenuhnya serupa dalam struktur fisik mereka tetapi sama sekali tidak serupa dalam asal mula keberadaan mereka. Manusia pertama, Adam, katanya, menjadi jiwa yang hidup, Adam yang terakhir menjadi roh yang menghidupkan.
Adam yang pertama diciptakan oleh Adam yang terakhir, dari siapa ia juga menerima jiwanya, untuk memberinya kehidupan. Adam yang terakhir dibentuk oleh tindakan-Nya sendiri; Ia tidak perlu menunggu kehidupan diberikan kepadanya oleh orang lain, tetapi Ia adalah satu-satunya yang dapat memberikan kehidupan kepada semua. Adam yang pertama dibentuk dari tanah liat yang tidak berharga, Adam yang kedua keluar dari rahim Perawan yang berharga. Dalam kasus Adam yang pertama, bumi diubah menjadi daging; dalam kasus Adam yang kedua, daging diangkat menjadi Allah.
Apa lagi yang perlu dikatakan? Adam yang kedua mencetak gambar-Nya pada Adam yang pertama ketika Ia menciptakannya. Itulah sebabnya Ia mengambil peran, dan nama, Adam yang pertama, agar Ia tidak kehilangan apa yang telah Ia buat menurut gambar-Nya sendiri. Adam yang pertama, Adam yang terakhir; yang pertama memiliki permulaan, yang terakhir tidak mengenal akhir. Adam yang terakhir memang yang pertama; seperti yang Ia sendiri katakan: Akulah yang pertama dan yang terakhir.
Akulah yang pertama, artinya, Aku tidak memiliki permulaan. Akulah yang terakhir, artinya, Aku tidak memiliki akhir. Tetapi yang rohani, kata Rasul, tidak datang lebih dahulu; yang hidup datang lebih dahulu, kemudian yang rohani. Bumi datang sebelum buahnya, tetapi bumi tidak begitu berharga seperti buahnya. Bumi menuntut rasa sakit dan kerja keras; buahnya memberikan nafkah dan kehidupan. Nabi dengan tepat membanggakan buah ini: Bumi kita telah menghasilkan buahnya. Apakah buah ini? Buah yang disebut di tempat lain: Aku akan menempatkan di atas takhtamu seorang yang adalah buah tubuhmu. Manusia pertama, kata Rasul, dibuat dari bumi dan milik bumi; manusia kedua berasal dari surga, dan milik surga.
Manusia yang dibuat dari bumi adalah pola bagi mereka yang milik bumi; manusia dari surga adalah pola bagi mereka yang milik surga. Bagaimana mungkin yang terakhir ini, meskipun mereka tidak milik surga berdasarkan kelahiran, namun akan milik surga, manusia yang tidak tetap seperti mereka berdasarkan kelahiran tetapi bertahan dalam menjadi seperti mereka oleh kelahiran kembali? Alasannya adalah, saudara-saudari, bahwa Roh surgawi, oleh infusi cahaya-Nya yang misterius, memberikan kesuburan kepada rahim bejana baptis. Roh menghasilkan sebagai manusia yang milik surga mereka yang nenek moyang duniawi mereka menghasilkan mereka sebagai manusia yang milik bumi, dan dalam kondisi kesengsaraan; Ia memberi mereka kemiripan dengan Pencipta mereka. Sekarang setelah kita dilahirkan kembali, dibentuk kembali dalam gambar Pencipta kita, kita harus memenuhi apa yang diperintahkan Rasul: Jadi, seperti kita telah mengenakan kemiripan manusia duniawi, marilah kita juga mengenakan kemiripan manusia surgawi.
Sekarang setelah kita dilahirkan kembali, seperti yang telah kukatakan, dalam kemiripan Tuhan kita, dan memang telah diangkat oleh Allah sebagai anak-anak-Nya, marilah kita mengenakan gambar Pencipta kita secara lengkap agar sepenuhnya menyerupai Dia, bukan dalam kemuliaan yang hanya Dia miliki, tetapi dalam kemurnian, kesederhanaan, kelembutan, kesabaran, kerendahan hati, belas kasihan, harmoni, kualitas-kualitas di mana Ia memilih untuk menjadi, dan untuk berada, satu dengan kita.

Responsorium Roma 5:18, 12

Sama seperti satu pelanggaran seorang manusia membawa penghukuman atas semua manusia,

℟ demikian pula satu tindakan kebenaran membawa semua manusia pembebasan dan kehidupan.
Sama seperti dosa masuk ke dunia melalui satu manusia

dan melalui dosa kematian.

℟ Demikian pula satu tindakan kebenaran membawa semua manusia pembebasan dan kehidupan.

Doa Penutup

Allah yang Mahakuasa dan kekal,

anugerahkanlah agar kami senantiasa

menyesuaikan kehendak kami dengan kehendak-Mu

dan melayani keagungan-Mu dengan ketulusan hati.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Sabtu XXX Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Kristus cahaya dunia
Terbitlah bagaikan surya
Datanglah, kami menunggu
Kami siap menyambutMu.

Kristus Anakdomba Paska
Yang dibunuh namun jaya
Datanglah, kami menanti
Sudah rindu hati kami.

Kristus gembala utama
Yang wafat membela domba
Datanglah, jangan terlambat
Kami mendambakan slamat.

Terpujilah Yesus Kristus
Dengan Bapa dan Roh kudus
Yang hidup dan berkuasa
Kini dan sepanjang masa. Amin.

Antifon 1Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.

Mazmur 91 (92)

Betapa baiklah bersyukur kepada Tuhan,*
memuji namaMu, Allah yang mahatinggi;

mewartakan kasihMu pagi hari,*
dan kesetiaanMu di waktu malam:

dengan membunyikan gambus dan kecapi,*
dengan iringan celempung.

Sebab Engkau menggembirakan daku dengan karyaMu yang agung,*
aku bersorak-sorai karena perbuatan tanganMu.

Betapa agung pekerjaanMu, ya Tuhan,*
betapa luhur segala rencanaMu.

Orang bodoh tidak dapat menyadarinya,*
orang dungu tidak akan mengerti.

Biarpun orang jahat meriap seperti rumput,+
dan orang durhaka berkembang pesat,*
namun mereka akan binasa selama-lamanya.

Sedangkan Engkau, ya Tuhan,*
Engkau luhur selama-lamanya.

Sebab para musuhMu akan binasa,*
para penjahat Kaucerai-beraikan.

Tetapi aku Kaujadikan kuat seperti banteng,*
dan Kauurapi dengan minyak yang harum mewangi.

Orang jujur bertumbuh bagaikan palma,*
berkembang bagaikan pohon jati.

Mereka ditanam dekat bait Tuhan,*
bertunas di pelataran rumah Allah.

Pada masa tuapun mereka masih berbuah,*
dan tetap subur dan segar.

Mereka mewartakan, betapa adillah Tuhan pelindungku,*
tak ada kecurangan padaNya.

Antifon 1Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.

Antifon 2Muliakanlah Allah kita.

Ul 32,1-12

Dengarlah, hai langit, aku akan berbicara,*
hai bumi, dengarkanlah kata mulutku.

Semoga ajaranku tercurah bagaikan hujan,*
dan bertaburan laksana embun;

bagaikan hujan lebat di padang hijau,*
bagaikan hujan rintik-rintik pada rerumputan.

Nama Tuhan hendak kuwartakan,*
muliakanlah Allah kita.

Perkasalah Tuhan, sempurna karyaNya,*
sungguh lurus kebijaksanaanNya.

Allah setia, tiada kecurangan padaNya,*
adillah Ia dan tulus ikhlas.

Tetapi anak-anakNya berbuat jahat terhadap Dia,*
angkatan yang buruk dan curang.

Begitukah kaubalas kebaikan Tuhan,*
hai orang yang bodoh dan tak berbudi?

Bukankah Dia Bapamu, yang menciptakan dikau,*
yang membentuk dan menghidupi engkau?

Ingatlah akan masa yang lampau,*
renungkanlah sejarah leluhurmu.

Tanyakanlah kepada bapamu, ia akan mengisahkannya,*
tanyakanlah kepada orang tua-tua, mereka akan menerangkannya.

Tatkala Yang mahatinggi membagikan tanah kepada bangsa-bangsa,*
tatkala Ia menentukan tempat kediaman bagi setiap orang,

Ia menetapkan perbatasan antara bangsa-bangsa,*
sehingga setiap penguasa mendapat bagiannya.

Maka Israel menjadi milik Tuhan,*
dan suku-suku Yakub pusakaNya.

Tuhan menjumpai umatNya di gurun pasir,*
di padang belantara yang sunyi senyap.

Tuhan melindungi dan membesarkannya,*
memeliharanya bagaikan biji mata,

seperti rajawali melindungi sarangnya,*
melayang-layang di atas anaknya,

membentangkan sayap-sayapnya,*
dan membawa anaknya di atas kepaknya.

Hanya Tuhan sendirilah yang membimbing umatNya,*
tiada dewa lain di sampingNya.

Antifon 2Muliakanlah Allah kita.

Antifon 3Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.

Mazmur 8

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

KeagunganMu luhur mengatasi langit,+
mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu,*
untuk membungkam musuh dan lawanMu.

Jika kupandang langitMu, karya jariMu,*
bulan dan bintang yang Kauciptakan:

Apakah manusia sehingga Kauperhatikan,*
siapakah dia sehingga Kaupelihara?

Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,*
Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tanganMu,*
segala-galanya Kautundukkan kepadanya.

Domba, sapi dan ternak semuanya,*
hewan di padang dan margasatwa;

burung di udara dan ikan dilaut,*
semuanya yang melintasi arus lautan.

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

Antifon 3Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.

Bacaan Singkat (Rom 12,14-16a)

Berkatilah orang yang menganiaya kamu. Berkatilah dan jangan mengutuk! Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis. Hendaklah kamu sehati sependapat; janganlah pikirkan yang mulukMuluk, tetapi perhatikanlah yang sederhana.

Lagu Singkat

℣.Bibirku bersorak-sorai,* Dan memuji Engkau dengan nyanyian.℟.Bibirku.℣.Lidahku mengucapkan sabdaMu.℟.Dan memuji Engkau dengan nyanyian.℣.Kemuliaan.℟.Bibirku.

Antifon KidungYa Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungYa Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.

Doa Permohonan

Kristus berkenan dijumpai dan dicintai dalam semua saudara kita, teristiwa dalam mereka yang ditimpa kesusahan. Maka hendaklah kita bertekun dalam doa dan berkata:

℟. Sempurnakanlah kami dalam cintaMu, ya Tuhan.

Pagi-pagi sudah kami kenangkan kebangkitanMu, ya Tuhan,* dan kami mohonkan kurnia penebusanMu bagi semua orang. ℟.

Semoga hari ini kami memberi kesaksian tentang Engkau,* dan dengan perantaraanMu menyampaikan persembahan kepada Bapa. ℟.

Semoga kami melihat Engkau dalam setiap orang,* dan mengabdi Engkau dalam mereka. ℟.

Kirstus, Engkaulah pokok anggur yang benar, dan kami carang-carangnya,* semoga kami tinggal dalam Engkau, menghasilkan buah banyak dan memuliakan Allah Bapa. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, kami memuji Engkau dengan perkataan dan perbuatan. Seluruh jiwa raga kami adalah kurniaMu, maka hendaknya seluruh hidup kamipun menjadi milikMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Sabtu XXX Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Dt 8, 5b-6)

Maka haruslah engkau insaf, bahwa Tuhan, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya.

Ayat Singkat

℣.Takut akan Tuhan itu suci, tetap ada untuk selama-lamanya.℟.Hukum-hukum Tuhan itu benar, adil semuanya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Sabtu XXX Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.

Mazmur 118 (119), 81-88

Hatiku merindukan keselamataMu,*
aku berharap akan firmanMu.

Mataku mendambakan janjiMu,*
bilakah Engkau menghiburkan daku?

Meskipun aku orang yang tak berguna,*
namun aku tidak melupakan ketetapanMu.

Berapa lama hambaMu masih akan hidup?*
bilakah Engkau menghukum penindasku?

Orang sombong menggali lubang bagiku,*
mereka tidak mempedulikan perintahMu.

Padahal segala perintahMu benar,*
aku dikejar tanpa alasan, tolonglah aku.

Hidupku nyaris dihabisi,*
tetapi aku tidak meninggalkan perintahMu.

Hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setiaMu,*
supaya aku berpegang pada ketetapanMu.

Antifon 1Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.

Antifon 2Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.

Mazmur 60 (61)

Dengarkanlah seruanku, ya Allah,*
perhatikanlah doaku.

Dari ujung bumi aku berseru kepadaMu,*
karena hatiku lemah lesu.

Bimbinglah aku ke gunungMu yang tinggi,*
jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.

Perkenakanlah daku menumpang dalam kemahMu selama-lamanya,*
dan berlindung di bawah naungan sayapMu.

Semoga Engkau mendengarkan nadarku, ya Allah,*
dan memberikan kepadaku warisan orang takwa.

Semoga raja Kauberi usia yang panjang,*
sehingga hidupnya berlangsung turun-temurun.

Semoga ia bertakhta untuk selama-lamanya di hadapanMu,*
Semoga kasih setia dan kebenaranMu melindungi dia.

Maka aku akan memuji namaMu sepanjang masa,*
setiap hari memenuhi nadar kepadaMu.

Antifon 2Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.

Antifon 3Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.

Mazmur 63 (64)

Ya Allah dengarkanlah suara keluhanku,*
jagalah hidupku terhadap musuh.

Lindungilah aku dari kaum penjahat yang bersekongkol,*
dari gangguan orang-orang durhaka.

Mereka mengasah lidah seperti pedang,*
membidikkan kata-kata beracun seperti panah.

Dengan diam-diam mereka menembak orang tak bersalah,*
tidak malu mereka menembak sekonyong-konyong.

Mereka mengampuhkan racunnya,+
dan memasang perangkap dengan saksama,*
pikirnya: "Seorangpun tidak tahu".

Mereka merahasiakan rencananya yang jahat,*
tak terdugalah batin mereka.

Tetapi Allah menembak mereka dengan panah,*
sekonyong-konyong mereka terluka.

Mereka jatuh tergelincir oleh lidahnya sendiri,*
setiap orang yang melihat, menggelengkan kepala.

Maka semua orang takut dan mewartakan karya Allah,*
mereka menyelami perbuatan tanganNya.

Orang jujur bersukacita karena Tuhan dan berlindung padaNya,*
orang yang lurus hati bermegah-megah.

Antifon 3Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.

Bacaan singkat 1Raj 2,2b-3

Teguhkanlah hatimu dan bertindaklah dengan tegas. Tepatilah kewajibanmu terhadap Tuhan Allahmu, ikutilah bimbinganNya, penuhilah ketetapan, perintah, hukum dan peraturanNya, agar engkau berhasil dalam segala sesuatu yang kaulakukan.

℣.Bimbinglah aku pada jalan perintahMu.℟.Sebab aku menyukainya.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Sabtu XXX Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Ier 6, 16)

Beginilah firman Tuhan: "Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau menempuhnya!

Ayat Singkat

℣.Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku selama-lamanya.℟.Sebab semuanya itu kegirangan hatiku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Sabtu XXX Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Ibadat Sore I Hari Raya Semua Orang Kudus (malam menjelang perayaan).

Madah

Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s'lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T'rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Mazmur 140

Ya Tuhan, aku berseru kepadaMu, datanglah segera kepadaku,*
dengarkanlah suaraku, sebab aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa,*
semoga tangan yang kutadahkan Kauterima bagaikan kurban petang.

Awasilah mulutku, ya Tuhan,*
dan jagalah pintu bibirku.

Jangan biarkan hatiku condong kepada kejahatan,*
jangan sampai aku berbuat jahat bersama orang berdosa.

Selamanya takkan aku makan semeja dengan orang jahat,*
tak pernah aku menikmati kelezatan mereka.

Biarlah Allah yang adil memukul aku,*
biarlah yang maharahim menyiksa aku.

Selamanya takkan minyak wangi melumasi rambutku untuk berpesta pora,*
tak mungkin! Sebab selamanya doaku menentang kejahatan mereka.

Biarlah pemimpin mereka jatuh ke cengkeraman Allah yang hidup,*
biarlah mereka merasakan betapa manislah keputusanNya!

Seperti orang yang dicacah belah dalam neraka,*
demikianpun aku hancur lebur di moncong maut.

Tetapi kepadaMulah mataku tertuju, ya Allah, Tuhanku,*
kepadaMulah aku mengungsi, lindungilah hidupku.

Lindungilah aku terhadap jerat yang mereka pasang,*
dan terhadap perangkap orang berdosa.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Mazmur 141

Dengan suara lantang aku berseru kepada Tuhan,*
dengan suara lantang aku mohon kepada Tuhan.

Aku mencurahkan keluh kesahku di hadapanNya,*
aku membentangkan sengsaraku kepadaNya.

"Bila nyawaku melenyap dari padaku,*
Engkaulah yang mengetahui jalannya ke maut.

Sepanjang jalan yang harus kutempuh,*
para musuhku memasang jerat.

Tengoklah dan saksikan sendiri,*
tak seorangpun mau mengenal aku.

Tak mungkin aku meloloskan diri,*
tak seorangpun menghiraukan daku.

Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,+
Engkaulah pelindungku,*
milik pusakaku dalam hidup abadi.

Perhatikanlah seruanku,*
sebab aku teramat hina.

Lepaskanlah aku dari musuh yang mengejar aku,*
karena mereka terlalu kuat bagiku.

Keluarkanlah aku dari penjara maut,*
agar aku memuji namaMu!

Semoga rombongan para suci melingkungi aku,*
sebab Engkau menyelamatkan daku.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Bacaan Singkat (Rom 11,33-36)

Betapa dalam dan kayanya kebijaksanaan dan pengetahuan Allah; betapa tak terselami keputusanNya, betapa tak terkira jalanNya. Siapakah yang dapat memahami pikiran Tuhan, siapakah pernah menjadi penasihatNya. Atau siapakah yang memberi Allah sesuatu, sehingga berhak menuntut balasan dari padaNya? Sebab segala sesuatu berasal dari Allah, tercipta olehNya dan tertuju kepadaNya. BagiNya kemuliaan selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Betapa agunglah,* Karya tanganMu, ya Tuhan.℟.Betapa.℣.KebijaksanaanMu nyata dalam alam semesta.℟.Karya tanganMu, ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Betapa.

Antifon KidungO betapa mulianya kerajaan tempat semua orang kudus bersukacita bersama Kristus; berpakaian putih mereka mengikuti Anak Domba ke mana pun Ia pergi.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungO betapa mulianya kerajaan tempat semua orang kudus bersukacita bersama Kristus; berpakaian putih mereka mengikuti Anak Domba ke mana pun Ia pergi.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Allah yang mahaesa, Bapa dan Putera dan Roh Kudus, dan dengan rendah hati berdoa:

℟. Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

Tuhan yang kudus, Bapa yang mahakuasa, tegakkanlah keadilan di tanah air kami,* supaya umatMu dapat menikmati kesejahteraan dan damai. ℟.

Hantarlah semua bangsa masuk kedalam kerajaanMu,* supaya akhirnya semua manusia selamat. ℟.

Semoga suami isteri hidup dalam damaiMu, bertindak seturut kehendakMu,* dan saling mencintai seumur hidup. ℟.

Balaslah, ya Tuhan, kebaikan hati semua orang yang menolong kami,* dan anugerahilah mereka kehidupan kekal. ℟.

Kasihanilah semua orang yang meninggal akibat kebencian dan peperangan,* dan terimalah mereka dalam kebahagiaan di surga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan kekal, Engkau menganugerahkan kepada kami merayakan jasa semua orang kudusMu dalam satu perayaan bersama. Berkat doa sekian banyak pengantara, curahkanlah kepada kami kelimpahan belas kasihMu yang kami rindukan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Sabtu XXX Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo Bruder Alfonsus Rodriguez

Pengaku Iman · 1532-1617

Alfonsus lahir di Segovia, Spanyol pada tahun 1531. Ayahnya, Rodriguez adalah seorang pedagang kain wol yang tergolong kaya raya di negeri itu. Sementara belajar di Universitas Alkala, ayahnya terkasih meninggal dunia sehingga ibunya terpaksa memanggilnya pulang untuk melanjutkan usaha dagang ayahnya. Selang beberapa tahun ia menikah dan dikaruniai dua orang anak. Meskipun demikian, Tuhan yang menyelenggarakan hidup manusia, rupanya menginginkan sesuatu yang lain dari Alfonsus. Usaha dagangnya yang pada tahun-tahun awal berjalan begitu lancar tanpa masalah serius, lama-kelamaan berangsur-angsur merosot dan bangkrut. Isterinya terkasih tak terduga jatuh sakit keras lalu meninggal dunia. Lebih dari itu, kedua anaknya pun kemudian menyusul kepergian ibunya. Tinggallah Alfonsus seorang diri dalam bimbingan Tuhan secara rahasia. Tampaknya semua peristiwa ini sangat tragis dan menyayat hati. Tetapi Alfonsus yang sejak masa mudanya beriman teguh menerima segalanya dengan pasrah. Ia yakin bahwa Tuhan itu mahabaik dan penyelenggaraanNya terhadap hidup manusia tidak pernah mengecewakan manusia. Ia yakin bahwa Tuhan selalu memilih yang terbaik untuk manusia.

Lalu Tuhan menggerakkan hati Alfonsus untuk memasuki cara hidup bakti dalam suatu tarekat religius. Pada umur 40 tahun ia memutuskan untuk meninggalkan kehidupan duniawi dan mengajukan permohonan menjadi seorang bruder dalam Serikat Yesus di Valencia, Spanyol. Setelah dipertimbangkan agak lama, akhirnya ia diterima dan ditempatkan di Kolese Montesion di Palma de Majorca. Di sinilah ia menekuni sisa-sisa hidupnya dengan melaksanakan tugas-tugas yang diserahkan kepadanya. Tugasnya sangat remeh dan sepele: membukakan pintu bagi tamu, memberitahu penghuni bila kedatangan tamu dan mengerjakan hal-hal kecil sembari menjaga pintu.

Tuhan yang mengenal baik Alfonsus mengaruniakan kepadanya karunia-karunia istimewa, antara lain ketekunan berdoa dan pengetahuanadikodrati. Karunia-karunia ini membuatnya dikenal banyak orang sebagai seorang yang diterangi Allah. Banyak orang datang kepadanya untuk minta nasehat, antara lain Santo Petrus Klaver sewaktu masih belajar. Oleh bimbingan Alfonsus, Petrus Klaver akhirnya tertarik untuk membaktikan dirinya bagi kepentingan jiwa orang-orang Negro yang menjadi budak belian di Amerika Selatan.

Cita-citanya ialah melupakan dirinya. Konon, pada suatu upacara besar semua kursi biara termasuk yang dipakai oleh para biarawan di kamarnya, diangkat ke dalam gereja. Sehabis upacara itu, kursi bruder Alfonsus tidak dikembalikan ke kamarnya. Bruder yang rendah hati itu tidak memintanya juga. Ia membiarkan kamarnya tanpa kursi selama setahun. Pada tahun berikutnya ketika akan diadakan lagi upacara besar di gereja, barulah diketahui bahwa bruder Alfonsus tidak mempunyai kursi sudah selama satu tahun. Pemimpin biara itu tertegun memandang bruder Alfonsus yang rendah hati itu. Ia tidak memberontak karena ia menganggap dirinya seorang pengemis malang yang tidak segan menerima hal-hal yang paling sederhana.

Pengalaman-pengalaman rohaninya dituangkan dalam sebuah tulisan yang menarik atas permintaan atasannya. Setelah menikmati jalan yang ditunjukkan Tuhan padanya, ia menghembuskan nafasnya di Palma de Majorca pada tahun 1617.

Santo Foillan

Martir · wafat ± 655

Foillan adalah seorang biarawan Irlandia yang hidup pada abad ketujuh. Kedua saudaranya juga telah dimaklumkan sebagai santo. Mereka adalah sebagian dari banyak santo dari Irlandia yang berkobar-kobar dalam semangat. Mereka meninggalkan tanah air guna membantu negeri-negeri lain yang memiliki lebih sedikit imam dibandingkan Irlandia.

St Foillan, St Fursey dan St Ultan terlebih dahulu pergi ke Inggris. Mereka mendirikan sebuah biara di Benteng Burgh. Dari tempat ini, mereka melakukan karya-karya misionaris di kalangan penduduk East Angles. Ketika para penyerang wilayah itu merampok segala yang dimiliki biara, St Foillan dan St Ultan memutuskan untuk mewartakan Injil di Perancis. Saudara mereka yang lain, St Fursey, telah bekerja sebagai seorang misionaris dan wafat di sana.

Raja Clovis II menyambut kedua misionaris kudus itu sebagaimana ia menyambut saudara mereka yang datang sebelumnya. Beata Itta dan puterinya memberikan sebidang tanah kepada Foillan. Santa Getrudis memintanya untuk berkhotbah kepada para biarawati di biara di mana ia menjabat sebagai pemimpin biara. Foillan melakukanya dan mendatangkan pengaruh besar atas mereka. Ia juga melakukan karya misionaris di tengah masyarakat. Sesungguhnya, Foillan adalah seorang santo Irlandia yang sangat terkenal di Eropa.

Suatu hari, seusai mempersembahkan Misa untuk Santa Gertrude dan para biarawatinya, Foillan berangkat bersama tiga orang rekan untuk suatu perjalanan. Mereka hendak menengok St.Ultan yang tengah mewartakan Injil di daerah lain. Sementara melintasi suatu hutan, mereka diserang oleh segerombolan penyamun dan mati terbunuh. Tiga bulan kemudian barulah tubuh mereka diketemukan. St.Getrudis memakamkannya dengan penuh hormat di biara yang didirikan Foillan.

Arti nama

Foillan = Rubah Kecil

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari