Doa Katolik
Doa Hari Ini

Senin XXX Masa Biasa

Senin, 26 Oktober 2037· Hijau · Pekan Psalterium II
26 Oktober 2037

Bacaan Misa

Senin XXX Masa Biasa
Bacaan Pertama

Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Mazmur Tanggapan

Allah bangkit, maka terseraklah musuh-musuh-Nya, orang-orang yang membenci Dia melarikan diri dari hadapan-Nya.
Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita.
Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;
Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia, tetapi pemberontak-pemberontak tinggal di tanah yang gundul.
Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita. Sela
Allah bagi kita adalah Allah yang menyelamatkan, ALLAH, Tuhanku, memberi keluputan dari maut.

Bacaan Injil

Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat. Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak. Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh." Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah. Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat." Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman? Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?" Dan waktu Ia berkata demikian, semua lawan-Nya merasa malu dan semua orang banyak bersukacita karena segala perkara mulia, yang telah dilakukan-Nya.

Invitatorium

Senin XXX Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.

Ibadat Bacaan

Senin XXX Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Jadilah Dikau penglihatanku, siang dan malam,

Terangilah aku selalu, Roh-Mu tinggal.

Dikau, Bapa abadi, yang agung dan yang terakhir,

Penguasa yang bijak dan benar atas segala yang akan berlalu.

Jadilah Dikau kebijaksanaanku, tongkat dan penopangku,

Bersinarlah menembus kegelapan, berilah terang jalanku!

Jadilah Dikau sumber sejati dari segala yang kunikmati,

Maka, biarlah kesenangan duniawi tak lagi mengganggu.

Jadilah Dikau pelindungku, pedangku dalam pertempuran,

Jadilah Dikau martabatku, Dikau kesenanganku,

Dikau tempat berlindung jiwaku, dan Dikau menara tinggiku,

Maukah Dikau mengangkatku ke surga, ya kuasa dari kuasaku.

Kekayaan tak kuhiraukan, atau pujian kosong manusia,

Dikau warisanku, sekarang dan selalu,

Dikau dan hanya Dikau, tetap yang pertama di hatiku,

Raja surga yang agung, Dikau hartaku.

Raja surga yang agung, kemenanganku telah diraih,

Semoga aku mencapai sukacita surga, ya matahari surga yang cerah!

Hati dari hatiku sendiri, apa pun yang terjadi,

Tetaplah Dikau penglihatanku, ya penguasa segalanya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Condongkanlah telinga-Mu dan dengarkanlah aku, ya Tuhan; datanglah menolong aku.

Mazmur 30 (31)

Seruan penuh kepercayaan orang yang tertekan kepada Allah

Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku (Lukas 23:46).

I
Pada-Mu, ya Tuhan, aku berlindung.

Janganlah sekali-kali aku dipermalukan.

Dalam keadilan-Mu, bebaskanlah aku,

dengarkanlah aku dan segeralah selamatkan aku.

Jadilah bagiku gunung batu perlindungan,

benteng yang perkasa untuk menyelamatkan aku,

sebab Engkaulah gunung batuku, bentengku.

Demi nama-Mu, pimpinlah dan bimbinglah aku.

Lepaskanlah aku dari jerat yang mereka sembunyikan,

sebab Engkaulah perlindunganku, ya Tuhan.

Ke dalam tangan-Mu kuserahkan rohku.

Engkaulah yang akan menebus aku, ya Tuhan.

Ya Allah kebenaran, Engkau membenci

mereka yang menyembah berhala yang palsu dan kosong.

Adapun aku, aku percaya kepada Tuhan:

biarlah aku bersukacita dan bergembira dalam kasih-Mu.

Engkau telah melihat kesengsaraanku

dan memperhatikan kesusahan jiwaku,

tidak menyerahkan aku kepada musuh,

tetapi membebaskan kakiku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonCondongkanlah telinga-Mu dan dengarkanlah aku, ya Tuhan; datanglah menolong aku.

Antifon 2Tuhan, biarlah cahaya wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu.

II
Kasihanilah aku, ya Tuhan,

sebab aku dalam kesusahan.

Air mata telah menghabiskan mataku,

tenggorokanku dan hatiku.

Sebab hidupku dihabiskan dengan kesedihan

dan tahun-tahunku dengan keluh kesah.

Kesengsaraan telah menghancurkan kekuatanku

dan tulang-tulangku merana.

Di hadapan semua musuhku

aku menjadi celaan,

sasaran cemoohan bagi tetanggaku

dan ketakutan bagi teman-temanku.

Mereka yang melihatku di jalan

lari jauh dariku.

Aku seperti orang mati, terlupakan,

seperti barang yang dibuang.

Aku telah mendengar fitnah orang banyak,

ketakutan mengelilingiku,

ketika mereka bersekongkol melawanku,

ketika mereka berencana mengambil nyawaku.

Tetapi adapun aku, aku percaya kepada-Mu, ya Tuhan,

aku berkata: “Engkaulah Allahku.

Hidupku ada di tangan-Mu, lepaskanlah aku

dari tangan mereka yang membenciku.

Biarlah wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu.

Selamatkanlah aku dalam kasih-Mu.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan, biarlah cahaya wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu.

Antifon 3Terpujilah Tuhan, sebab Ia telah mencurahkan belas kasihan-Nya kepadaku.

III
Betapa besarnya kebaikan, ya Tuhan,

yang Engkau simpan bagi mereka yang takut akan Dikau,

yang Engkau tunjukkan kepada mereka yang percaya kepada-Mu

di hadapan manusia.

Engkau menyembunyikan mereka dalam perlindungan hadirat-Mu

dari persekongkolan manusia:

Engkau menjaga mereka aman dalam kemah-Mu

dari lidah-lidah yang bertengkar.

Terpujilah Tuhan yang telah menunjukkan kepadaku

keajaiban kasih-Nya

di kota yang berbenteng.

“Aku jauh dari pandangan-Mu,”

kataku dalam ketakutanku.

Namun Engkau mendengar suara permohonanku

ketika aku berseru meminta pertolongan.

Cintailah Tuhan, hai semua orang kudus.

Ia menjaga orang-orang-Nya yang setia

tetapi Tuhan akan membalas sepenuhnya

mereka yang bertindak dengan kesombongan.

Kuatkanlah, biarlah hatimu berani,

hai semua yang berharap kepada Tuhan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah yang penuh kebaikan dan kebenaran, Engkau telah menyelamatkan Yang Terpilih-Mu, Yesus Kristus, dan Engkau telah memberikan kekuatan kepada para martir-Mu. Jagalah umat-Mu yang datang kepada-Mu di sini dan kuatkanlah hati mereka yang berharap kepada-Mu, agar mereka dapat mewartakan karya-karya keselamatan-Mu yang penuh kebaikan di kota abadi.

AntifonTerpujilah Tuhan, sebab Ia telah mencurahkan belas kasihan-Nya kepadaku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Saat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Bimbinglah aku di jalan kebenaran-Mu dan ajarlah aku.

℟ Sebab Engkaulah Allah penyelamatku.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Ester

3:1-15

Umat Yahudi dikelilingi bahaya
Raja Ahasyweros mengangkat Haman, anak Hamedata, orang Agag, ke pangkat tinggi, menempatkannya di atas semua pejabatnya. Semua hamba raja yang berada di gerbang istana akan berlutut dan sujud kepada Haman, karena itulah yang diperintahkan raja mengenai dia.
Namun, Mordekhai tidak mau berlutut dan sujud. Hamba-hamba raja yang berada di gerbang istana berkata kepada Mordekhai, “Mengapa engkau tidak menaati perintah raja?” Ketika mereka mengingatkannya hari demi hari dan ia tidak mau mendengarkan mereka, mereka memberitahu Haman, untuk melihat apakah penjelasan Mordekhai dapat diterima, karena ia telah memberitahu mereka bahwa ia adalah seorang Yahudi.
Ketika Haman melihat bahwa Mordekhai tidak mau berlutut dan sujud kepadanya, ia dipenuhi kemarahan. Terlebih lagi, ia berpikir tidak cukup hanya menjatuhkan tangan pada Mordekhai saja. Karena mereka telah memberitahu Haman tentang kebangsaan Mordekhai, ia berusaha untuk membinasakan semua orang Yahudi, umat Mordekhai, di seluruh kerajaan Raja Ahasyweros.
Pada bulan pertama, Nisan, pada tahun kedua belas Raja Ahasyweros, pur, atau undi, dilemparkan di hadapan Haman untuk menentukan hari dan bulan untuk pemusnahan umat Mordekhai dalam satu hari, dan undi jatuh pada hari ketiga belas bulan kedua belas, Adar.
Kemudian Haman berkata kepada Raja Ahasyweros: “Tersebar di antara bangsa-bangsa di seluruh provinsi kerajaan Tuanku, ada suatu bangsa tertentu yang hidup terpisah, dengan hukum yang berbeda dari setiap bangsa lain. Mereka tidak menaati hukum raja, dan oleh karena itu tidak pantas bagi raja untuk menoleransi mereka. Jika berkenan kepada raja, biarlah dikeluarkan dekret untuk membinasakan mereka; dan saya akan menyerahkan kepada para prokurator sepuluh ribu talenta perak untuk disimpan di perbendaharaan kerajaan.”
Raja mengambil cincin meterai dari tangannya dan memberikannya kepada Haman, anak Hamedata, orang Agag, musuh orang Yahudi. “Perak itu boleh kau simpan,” kata raja kepada Haman, “tetapi mengenai bangsa ini, lakukanlah apa pun yang kau suka.”
Maka para juru tulis kerajaan dipanggil; dan pada hari ketiga belas bulan pertama mereka menulis, atas dikte Haman, sebuah perintah kepada para satrap kerajaan, para gubernur setiap provinsi, dan para pejabat setiap bangsa, kepada setiap provinsi dalam aksara mereka sendiri dan kepada setiap bangsa dalam bahasa mereka sendiri. Itu ditulis atas nama Raja Ahasyweros dan dimeteraikan dengan cincin meterai kerajaan. Surat-surat dikirim oleh kurir ke semua provinsi kerajaan, agar semua orang Yahudi, tua dan muda, termasuk wanita dan anak-anak, harus dibunuh, dihancurkan, dimusnahkan dalam satu hari, hari ketiga belas bulan kedua belas, Adar, dan agar harta benda mereka disita sebagai rampasan.
Salinan dekret yang akan diumumkan sebagai hukum di setiap provinsi diterbitkan kepada semua bangsa, agar mereka siap untuk hari itu. Para kurir berangkat dengan tergesa-gesa atas perintah raja; sementara itu, dekret diumumkan di benteng Susan. Raja dan Haman kemudian duduk untuk berpesta, tetapi kota Susan diliputi kebingungan.

Responsorium Est. 13:9; Mzm. 44:26; Est. 13:17

Ya Tuhan, penguasa segala ciptaan,

Seluruh alam semesta tunduk pada kekuasaan-Mu,

Dan tak seorang pun dapat menentang kehendak-Mu.

℟ Bebaskanlah kami demi kasih-Mu.
Dengarkanlah doa kami

Dan ubahlah kesedihan kami menjadi sukacita.

℟ Bebaskanlah kami demi kasih-Mu.
Bacaan Kedua

Dari surat Santo Agustinus, uskup, kepada Proba

Marilah kita mengarahkan pikiran kita pada tugas doa pada waktu-waktu yang ditentukan
Marilah kita selalu mendambakan hidup bahagia dari Tuhan Allah dan selalu mendoakannya. Tetapi justru karena alasan inilah kita mengarahkan pikiran kita pada tugas doa pada waktu-waktu yang ditentukan, karena keinginan itu menjadi suam-suam kuku, seolah-olah, dari keterlibatan kita dalam kekhawatiran dan pekerjaan lain. Kita mengingatkan diri kita melalui kata-kata doa untuk memusatkan perhatian kita pada objek keinginan kita; jika tidak, keinginan yang mulai menjadi suam-suam kuku dapat menjadi dingin sama sekali dan dapat padam sepenuhnya kecuali jika berulang kali dinyalakan kembali.
Oleh karena itu, ketika Rasul berkata: Biarlah permohonanmu diketahui di hadapan Allah, ini tidak boleh diartikan bahwa permohonan itu benar-benar diketahui oleh Allah yang tentu saja sudah mengetahuinya bahkan sebelum dibuat, tetapi bahwa permohonan itu diketahui oleh kita di hadapan Allah melalui penyerahan diri dan bukan di hadapan manusia melalui kesombongan.
Karena demikian halnya, tidaklah salah atau tidak berguna untuk berdoa bahkan untuk waktu yang lama jika ada kesempatan. Maksud saya, ketika itu tidak menghalangi kita untuk melakukan tindakan baik dan perlu lainnya yang wajib kita lakukan. Tetapi bahkan dalam tindakan-tindakan ini, seperti yang telah saya katakan, kita harus selalu berdoa dengan keinginan itu. Berdoa untuk waktu yang lebih lama tidak sama dengan berdoa dengan memperbanyak kata-kata, seperti yang diduga beberapa orang. Bicara panjang lebar adalah satu hal, sikap berdoa yang berlangsung lama adalah hal lain. Karena bahkan tertulis mengenai Tuhan sendiri bahwa Ia menghabiskan malam dalam doa dan bahwa Ia berdoa dengan sangat lama. Bukankah Ia memberi kita contoh dengan ini? Pada waktunya, Ia berdoa ketika itu sesuai; dan dalam kekekalan, Ia mendengar doa-doa kita bersama Bapa.
Para biarawan di Mesir dikatakan sering berdoa, tetapi doa-doa ini sangat singkat dan dilemparkan seperti lembing cepat. Jika tidak, perhatian mereka yang waspada, kualitas yang sangat diperlukan bagi siapa pun yang berdoa, dapat tumpul dan dapat hilang melalui penundaan yang berkepanjangan. Mereka juga dengan jelas menunjukkan melalui praktik ini bahwa seseorang tidak boleh dengan cepat mengalihkan perhatian seperti itu jika itu berlangsung, sama seperti seseorang tidak boleh membiarkannya tumpul jika itu tidak dapat berlangsung.
Pembicaraan yang berlebihan harus dihindari dalam doa tetapi itu tidak berarti bahwa seseorang tidak boleh menghabiskan banyak waktu dalam doa selama sikap yang sungguh-sungguh terus menyertai doanya. Berbicara panjang lebar dalam doa adalah melakukan tindakan yang diperlukan dengan kata-kata yang berlebihan. Menghabiskan banyak waktu dalam doa adalah mengetuk dengan semangat yang gigih dan kudus di pintu Dia yang kita mohon. Tugas ini umumnya dicapai lebih melalui desahan daripada kata-kata, lebih melalui tangisan daripada ucapan. Ia menempatkan air mata kita di hadapan-Nya, dan desahan kita tidak tersembunyi dari-Nya, karena Ia telah menetapkan segala sesuatu melalui Firman-Nya dan tidak mencari kata-kata manusia.

Responsorium Mazmur 88:2-3; Yesaya 26:8

Ya Tuhan, Allah keselamatanku,

Sepanjang hari aku berseru kepada-Mu meminta pertolongan;

Aku berseru kepada-Mu sepanjang malam.

℟ Biarlah doaku datang di hadapan-Mu.
Nama-Mu dan ingatan akan Engkau adalah kerinduan hatiku.

℟ Biarlah doaku datang di hadapan-Mu.

Doa Penutup

Allah yang Mahakuasa dan kekal,

Anugerahkanlah agar kami selalu

Menyesuaikan kehendak kami dengan kehendak-Mu

Dan melayani keagungan-Mu dengan ketulusan hati.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

Yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Satu Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Senin XXX Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.

Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami

Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasihMu
Agar selamat selalu

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amin.

Antifon 1Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Mazmur 41 (42)

Bagaikan rusa merindukan sungai,*
demikianlah hatiku rindu padaMu, ya Allah.

Hatiku haus akan Allah, Allah yang hidup,*
bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Air mataku menjadi bagaikan santapan bagiku, siang dan malam,*
karena sehari-harian orang bertanya: Di mana Allahmu?

Dengan sedih selalu kuingat, bahwa di masa lampau,*
aku bersama orang banyak berarak ke kediaman Allah.

Aku turut melangkah di depan perarakan itu,*
di tengah suara sorak-sorai dan lagu syukur.

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Karena gelisah aku teringat akan Dikau,*
dari daerah Yordan dan Hermon dan dari gunung Nizar.

Di sana anak sungai yang satu memanggil yang lain,+
dengan deru air terjun,*
demikianpun gelora gelombangMu mengempaskan daku.

Siang hari Tuhan menyatakan kasih setiaNya kepadaku,*
malam hari aku memuji Allah, pemberi hidup.

Aku berkata kepada Allah, pelindungku:
"Mengapa Engkau melupakan daku,*
mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?"

Celaan lawanku menyakiti hatiku seperti tikaman maut,*
karena sehari-harian mereka bertanya: Di mana Allahmu?

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Antifon 1Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Antifon 2Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

Sir 36,1-7.13-16

Pandanglah dan kasihanilah kami, ya Allah semesta alam,*
curahkanlah kedahsyatanMu atas bangsa-bangsa.

Nyatakanlah kekuasaanMu terhadap bangsa-bangsa asing itu,*
agar merekapun melihat kemuliaanMu.

Engkau telah menampakkan diriMu dalam diri kami di hadapan mereka,*
hendaklah Engkau memuliakan diri dalam mereka di hadapan kami.

Agar mereka mengakui, sebagaimana kami telah mengakui,*
bahwa tiada Allah selain Dikau, ya Tuhan.

Kerjakan lagi tanda-tanda dan ulangilah karyaMu,*
nyatakanlah kemuliaan karyaMu dan kekuatan tanganMu.

Kumpulkanlah segala suku Yakub,*
kembalikan kepadanya tanah pusaka seperti sediakala.

Kasihanilah umat yang disebut dengan namaMu,*
Israel yang telah Kauberi hak anak sulung.

Kasihanilah kota ini yang menjadi kotaMu yang kudus,*
Yerusalem, kota tempat istirahatMu.

Penuhilah Sion dengan pujian atas karyaMu yang mengagumkan,*
penuhilah baitMu dengan kemuliaanMu.

Antifon 2Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

Antifon 3Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

Mazmur 18 (19) A

Langit mewartakan kemuliaan Allah,*
dan cakrawala memasyhurkan karya tanganNya.

Hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain,*
dan malam yang satu menyampaikannya kepada malam berikut.

Meskipun tidak bicara dan tidak memperdengarkan suara,+
namun di seluruh dunia bergemalah seruannya,*
dan pesannya sampai ke perbatasan bumi.

Di sana Tuhan memasang kemah bagi sang surya,*
yang meninggalkan peraduannya bagaikan pengantin.

Dengan girang sang surya menempuh jalan peredarannya,*
laksana seorang pahlawan.

dari ujung langit yang satu ia beredar ke ujung yang lain,*
dan tak ada yang luput dari panas teriknya.

Antifon 3Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

Bacaan Singkat (Yer 15,16)

Kudapatkan sabdaMu dan kuresapkan dalam diriku. Maka sabdaMu menjadi kesukaan dan kegembiraan hatiku. Engkau selalu dekat padaku, Tuhan Allah segala kuasa.

Lagu Singkat

℣.Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji.℟.Bersoraklah.℣.Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan.℟.Patutlah orang saleh memuji-muji.℣.Kemuliaan.℟.Bersoraklah.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah mengangkat kita menjadi raja dan imam untuk mempersembahkan kurban rohani yang berkenan kepada Allah. Sebab itu marilah kita dengan penuh syukur berkata:

℟. Semoga kami tetap mengabdi Engkau, ya Tuhan.

Kristus, imam abadi, Engkau telah mengaruniakan imamat suci kepada umatMu,* semoga kami mempersembahkan kurban rohani yang patut bagi Allah. ℟.

Limpahilah kami dengan hasil buah RohMu,* yakni kesabaran, kemurahan hati dan kelembutan hati. ℟.

Semoga kami mencintai Engkau, supaya kami memiliki Engkau,* agar kami dapat memuji Engkau dalam hidup kami. ℟.

Semoga kami mengusahakan yang berguna bagi saudara-saudara kami,* supaya mereka lebih mudah memperoleh keselamatan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, Allah yang mahakuasa, Engkau menghantar kami kepada pagi ini. Selamatkanlah kami dengan kuasaMu, agar pada hari ini kami tidak jatuh ke dalam dosa. Bimbinglah kiranya perkataan kami dan arahkanlah pikiran serta perbuatan kami kepada keadilan dan kejujuran. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Senin XXX Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Ier 31, 33)

Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman Tuhan: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Ayat Singkat

℣.Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.℟.Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Senin XXX Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

Mazmur 118 (119),41-48

Berikanlah kasih setiaMu, ya Tuhan,*
keselamatanMu, yang telah Kaujanjikan.

Agar aku dapat memberi jawaban kepada orang yang menghina aku,*
sebab aku percaya pada firmanMu.

Jangan Kauambil firmanMu yang benar dari mulutku,*
sebab aku berharap pada ketetapanMu.

Selalu aku berpegang kepada hukumMu,*
selama hidupku, sampai kekal.

Aku akan hidup dengan hati tenang,*
sebab aku hanya ingin melakukan kehendakMu.

Aku akan berbicara tentang hukumMu,*
aku tidak malu di hadapan para raja.

Segala aturanMu menjadi kesukaanku,*
yang sangat kucintai.

Kepada hukumMu kutadahkan tanganku,*
ketetapanMu kurenungkan.

Antifon 1Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

Antifon 2MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 - I

Dengan amat sangat aku mengharapkan Tuhan,*
Ia mengindahkan daku dan mendengarkan seruanku.

Ia mengangkat aku dari lembah kebinasaan, dari lumpur kehinaan,*
Ia menempatkan kakiku di atas wadas dan meneguhkan langkahku.

Lagu yang baru diilhamkanNya kepadaku, lagu pujian bagi Allah kita,*
banyak orang menyaksikannya dengan khidmat dan percaya kepada Tuhan.

Berbahagialah orang yang percaya kepada Tuhan,*
yang tak bergaul dengan orang durhaka atau penipu.

Banyaklah karya dan rencanaMu bagi kami, ya Tuhan Allahku,+
dan sangat mengagumkan,*
tak ada yang menyamai Engkau.

Aku mau menyebutkan dan mengisahkan semuanya,*
tetapi jumlahnya terlalu banyak.

Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan,*
tetapi Engkau telah membuka telingaku bagi suaraMu.

Kurban bakar dan kurban pelunas tidak Kautuntut,*
maka aku berkata kepadaMu:

"Sesuai dengan firmanMu aku datang,+
untuk melakukan kehendakMu, ya Allahku,*
kesukaanku ialah hukumMu yang terukir dalam hatiku".

Antifon 2MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

Antifon 3Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 - II

Di tengah himpunan umat aku mengabarkan kesetiaanMu,*
tidak kututup bibirku, Tuhan, Engkau tahu.

KesetiaanMu tidak kusembunyikan dalam hatiku,*
tetapi kebenaran dan pertolonganMu kuwartakan.

Kasih dan kebenaranMu tidak kudiamkan,*
di tengah himpunan umat.

Engkau Tuhan, janganlah menutup kerahimanMu terhadapku,*
semoga kasih dan kesetiaanMu selalu menyertai aku.

Sebab malapetaka mengepung aku, tak terbilang banyaknya,*
dosaku mengejar aku, tak terhitung jumlahnya.

Lebih besarlah jumlahnya dari pada rambut kepalaku,*
sehingga aku putus harapan.

Berkenanlah, ya Tuhan, melepaskan daku,*
Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Hendaknya bergembira dan bersukaria,*
semua yang mencari Engkau,

hendaknya semua yang merindukan pertolonganMu,*
berseru: "Agunglah Tuhan".

Sekalipun aku miskin dan malang,*
namun Tuhan memperhatikan daku.

Engkaulah penolong dan pembebasku,*
Allahku, jangan berlambat.

Antifon 3Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

Bacaan singkat Yer 32,40

Aku akan mengikat perjanjian abadi dengan umatKu: Aku tidak akan berhenti berbuat baik terhadap mereka. Aku akan menanamkan perasaan takwa dalam hati mereka, sehingga mereka tidak lagi menjauhi Aku.

℣.Pada Tuhanlah keselamatan dan kemuliaanku.℟.Dialah kekuatan dan tempat perlindunganku.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Senin XXX Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Ez 34, 31)

Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan Allah."

Ayat Singkat

℣.Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.℟.Di padang rumput hijau Ia membaringkan aku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Senin XXX Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.

S'moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.

Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur padaMu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tereloklah baginda di antara manusia, tampanlah wajah baginda.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab itu baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Antifon 1Tereloklah baginda di antara manusia, tampanlah wajah baginda.

Antifon 2Pengantin datang, songsonglah dia!

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaamu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Antifon 2Pengantin datang, songsonglah dia!

Antifon 3Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Bacaan Singkat (1Tes2,13)

Tak putus-putusnya kami bersyukur kepada Allah. Sebab sabda Allah yang kamu dengar dari kami telah kamu sambut bukan sebagai perkataan manusia, melainkan sebagai sabda Allah, sebab memang demikian, dan sabda itu bekerja juga dalam dirimu, orang-orang yang percaya.

Lagu Singkat

℣.Semoga doaku, ya Tuhan,* Tertuju kepadaMu.℟.Semoga.℣.Seperti asap dupa membubung ke hadiratMu.℟.Tertuju kepadaMu.℣.Kemuliaan.℟.Semoga.

Antifon KidungAku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Kristus yang mencintai, memelihara dan melindungi Gereja. Hendaklah kia berdoa kepadaNya dengan penuh kepercayaan dan berkata:

℟. Penuhilah keinginan umatMu, ya Tuhan.

Tuhan Yesus, selamatkanlah semua orang,* dan hantarlah mereka kepada pengetahuan akan kebenaran. ℟.

Lindungilah paus kami bapa..., dan uskup kami bapa...* bantulah mereka dengan kekuatanMu. ℟.

Tolonglah semua orang yang mengharapkan gaji yang adil,* agar hidup mereka terjamin dan penuh sukacita. ℟.

Semoga Engkau, ya Tuhan, melindungi orang-orang miskin,* dan menolong mereka dalam kesusahan. ℟.

KepadaMu kami percayakan arwah para rohaniwan-rohaniwati,* supaya mereka dapat memuji Engkau di surga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, pada hari ini kami Kaukuatkan dalam pekerjaan, meskipun kami ini hambaMu yang tak berguna. Terimalah kiranya kurban pujian yang kami sampaikan untuk mengucap syukur kepadaMu atas segala anugerah yang telah kami terima. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

Senin XXX Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Peliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tuhanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat 1Tes 5,9-10

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo Evaristus

Paus dan Martir · wafat ± 107

Paus Santo Evaristus adalah paus kita yang kelima. Ia memimpin Gereja sejak tahun ±98 hingga ±105. Evaristus aslinya adalah seorang Yahudi dari Betlehem. Keluarganya tinggal di Yunani pada saat ia dilahirkan. Evaristus dibesarkan dan dididik dalam agama Yahudi yang ketat. Ayahnya sangat bangga akan kesalehan dan kecerdasan puteranya, hingga ia mengirimkan putranya untuk belajar pada guru-guru terbaik.

Setelah dewasa, Evaristus menjadi seorang Kristiani. Begitu besar cintanya pada iman barunya ini hingga ia memutuskan untuk menjadi seorang imam. Di Roma, di mana ia melakukan karya pelayanan, semua orang mengagumi serta mengasihinya.

Pada masa itu adalah masa-masa penganiayaan bagi Gereja. Fitnah-fitnah keji tersebar luas mengenai iman Kristen hingga orang-orang Romawi tidak perlu berpikir dua kali untuk membunuh umat Kristiani. Siapa saja yang menjadi Paus nyaris pasti akan ditangkap.

Saat Paus Klemens I ditangkap dan dibuang ke Krimea, Evaristus kemudian menjalankan posisi kepausan, dan setelah Paus Klemens I mati dimartir; Ia dipilih menjadi paus pada tahun 97. Evaristus merasa sama sekali tak layak menjadi seorang paus, tetapi Yesus tahu yang terbaik.

Paus St Evaristus menggembalakan Gereja selama kurang lebih delapan tahun. Semangatnya begitu berkobar-kobar hingga jumlah orang-orang yang percaya semakin hari semakin bertambah banyak.

Satu kebijakannya yang sangat penting adalah saat Ia melanjutkan pembagian Kota Roma menjadi beberapa paroki dan untuk setiap paroki dipimpin oleh kardinal. Inilah awal dari Dewan Kardinal pada masa kini. Ia juga membuat suatu dewan yang membantu tugasnya dan memberikan gagasan untuknya, sehingga mencegah perselisihan keputusan.

Ketika akhirnya ia ditangkap dan dipenjara karena imannya; Ia membuat para sipir penjara terkagum-kagum melihat sukacita pada wajahnya saat ia digiring ke penjara. St Evaristus sangat berbahagia karena ia telah memperoleh hak istimewa untuk menderita sengsara dan mati bagi Yesus. Tiada hadiah yang lebih berharga yang dapat diberikan kepadaNYA selain dari kemartirannya. Paus St Evaristus wafat pada tahun 107.

Arti nama

Berasal dari bahasa Yunani : Ευαριστος (Euaristos); yang berarti "sangat menyenangkan"

Santo Lucianus dan Marcianus

Martir

Lucianus dan Marcianus dikenal sebagai tukang sihir yang bertobat menjadi Kristen. Di kemudian hari pada tahun 250 mereka dengan berani mengorbankan nyawanya di Nikomedia demi tegaknya iman Kristen yang telah mereka terima. Di dalam sebuah buku yang mengisahkan tentang kesengsaraan mereka diceritakan bahwa sebelum bertobat mereka mempelajari ilmu sihir hitam (black magic). Tetapi kemudian ternyatalah bahwa kekuatan sihir mereka tidak bisa menandingi kekuatan iman seorang gadis yang beragama Kristen. Mereka tak berdaya di hadapan gadis cilik itu.

Sejak saat itu mereka bertobat dan mulai mempelajari ajaran iman Kristen. Mereka membakar buku-buku sihirnya di kota Nikomedia dan kemudian dipermandikan. Harta milik mereka dibagikan kepada para fakir miskin, lalu keduanya mengasingkan diri ke tempat sunyi untuk berdoa dan bertapa agar semakin kuat dalam imannya. Dari tempat pertapaan itu mereka pergi ke Bithinia dan daerah-daerah sekitar untuk mewartakan Injil.

Sementara itu Raja Decius mengeluarkan keputusan untuk menangkap umat Kristen di daerah Bithinia. Lucianus dan Marcianus serta umatnya ditangkap dan dibawa ke hadapan Prokonsul Sabinus. Kepada Lucianus, Sabinus bertanya: "Dengan kekuasaan siapa kamu berani mengajarkan Kristus?" Dengan tenang Lucianus menjawab: "Setiap orang harus berusaha sungguh-sungguh untuk membebaskan saudara-saudaranya dari penyakit yang berbahaya." Atas jawaban yang berani itu prokonsul Sabinus memerintahkan penganiayaan atas Lucianus dan Marcianus bersama umatnya. Walaupun mereka disiksa secara ngeri namun mereka tetap tidak goyah pendiriannya. Marcianus dalam kesengsaraannya masih dengan lantang berkata: "Kami siap menderita demi Tuhan dan iman kami. Kami tidak akan mengkhianati Tuhan kami, supaya kami tidak disiksa olehNya di kemudian hari di dalam neraka." Mereka dengan gembira menanggung hukuman bakar hidup-hidup.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari