Bacaan Misa
Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman. Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, -- seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" --di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."
hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!
Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.
Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,
yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak;
sebab Ia ingat akan firman-Nya yang kudus, akan Abraham, hamba-Nya.
Dituntun-Nya umat-Nya keluar dengan kegirangan dan orang-orang pilihan-Nya dengan sorak-sorai.
Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah. Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni. Apabila orang menghadapkan kamu kepada majelis-majelis atau kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa, janganlah kamu kuatir bagaimana dan apa yang harus kamu katakan untuk membela dirimu. Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan."
Invitatorium
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Allah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.
Mazmur 49 (50)
Kasih sejati kepada Allah
Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).
AntifonAllah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.
Antifon 2Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.
AntifonPersembahkanlah kepada Allah kurban pujian.
Antifon 3Aku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.
AntifonAku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.
Responsorium Maleakhi 2:5, 6; Mazmur 110:4
Responsorium
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan
Antifon 1Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.
Mazmur 91 (92)
Antifon 1Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.
Antifon 2Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.
Yeh 36,24-28
Antifon 2Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.
Antifon 3Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.
Mazmur 8
Antifon 3Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.
Bacaan Singkat (2Kor 1,3-5)
Lagu Singkat
Antifon KidungBarang siapa mempertaruhkan nyawa bagi Kristus di dunia ini, akan menyelamatkannya bagi kehidupan abadi.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungBarang siapa mempertaruhkan nyawa bagi Kristus di dunia ini, akan menyelamatkannya bagi kehidupan abadi.
Doa Permohonan
℟. Engkau telah menebus kami dalam darahMu.
Ya Tuhan, para martirMu rela mati untuk memberi kesaksian tentang iman mereka,* berikanlah kebebasan rohani kepada kami. ℟.
Para martirMu mengakui iman mereka sampai menumpahkan darahnya,* berilah kami kemurnian dan keteguhan iman. ℟.
Para martirMu mengikuti jejakMu dengan memanggul salib mereka,* semoga kami dengan berani menanggung kesukaran-kesukaran hidup. ℟.
Para martirMu membasuh pakaian mereka dalam darah Anakdomba,* semoga kami mengalahkan serangan hawa nafsu dan bujukan dosa. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Dn 6, 27b-28a)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.
Antifon 1Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.
Antifon 2TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.
Mazmur 44 (45) I
Antifon 2TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.
Antifon 3Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.
Mazmur 44 (45) II
Antifon 3Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.
Bacaan singkat 1Ptr 5,10-11
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Philp 4, 8. 9b)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.
Mazmur 140
Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.
Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.
Mazmur 141
Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.
Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Flp 2,6-11
Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Bacaan Singkat (Rom 11,33-36)
Antifon KidungYesus berkata kepada murid-murid-Nya bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungKamu ini cahaya dunia. Cahayamu harus bersinar di depan orang, agar mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuji Bapa di surga.
Doa Permohonan
℟. Dampingilah umatMu, ya Tuhan.
Tuhan yang kudus, Bapa yang mahakuasa, tegakkanlah keadilan di tanah air kami,* supaya umatMu dapat menikmati kesejahteraan dan damai. ℟.
Hantarlah semua bangsa masuk kedalam kerajaanMu,* supaya akhirnya semua manusia selamat. ℟.
Semoga suami isteri hidup dalam damaiMu, bertindak seturut kehendakMu,* dan saling mencintai seumur hidup. ℟.
Balaslah, ya Tuhan, kebaikan hati semua orang yang menolong kami,* dan anugerahilah mereka kehidupan kekal. ℟.
Kasihanilah semua orang yang meninggal akibat kebencian dan peperangan,* dan terimalah mereka dalam kebahagiaan di surga. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Doa Tobat
Madah
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat Ul 6,4-7
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Ignasius dari Antiokia
Ignasius adalah murid Santo Yohanes, Rasul dan Penulis Injil. Bagi Yohanes, Ignasius adalah murid yang mengesankan: ia pandai, saleh dan bijaksana. Oleh karena itu ia kemudian diangkat menjadi Uskup Antiokia. Pada masa itu umat Kristen dikejar-kejar dan dianiaya oleh kakitangan Kaisar Trajanus. Ignasius sendiri tidak luput dari pengejaran dan penganiayaan itu. Biasanya kepada mereka ditawarkan hanya dua kemungkinan: murtad atau mati. Kalau mereka murtad dan menyangkal imannya, mereka akan selamat; kalau tidak, nyawanya akan melayang oleh pedang atau dibunuh dengan cara-cara lain.
Bersama Ignasius, banyak orang Kristen yang ditangkap, dihadapkan kepada kaisar yang datang ke kota itu. Kaisar menanyai Ignasius: "Siapakah engkau, hai orang jahat yang tidak menaati titahku?" Dengan tenang Ignasius menjawab: "Janganlah menyebut jahat orang yang membawa Tuhan dalam dirinya. Akulah Ignasius, pemimpin orang-orang yang sekarang berdiri di hadapanmu. Kami semua pengikut Kristus yang telah disalibkan bagi keselamatan umat manusia. Kristus itulah Tuhan kami dan Ia tetap tinggal dalam hati kami dan menyertai kami."
Jawaban tegas Ignasius itu menimbulkan amarah kaisar. Ia segera dibelenggu dan disiksa. Tetapi sebagaimana Kristus, Ignasius pun menanggung semua penderitaan itu dengan tabah sambil bersyukur kepada Tuhan karena boleh mengambil bagian dalam penderitaan Kristus. Dari Antiokia, Ignasius dibawa ke Roma untuk dicampakkan ke dalam kandang singa-singa lapar. Di atas kapal yang ditumpanginya, ia tetap berdoa untuk umatnya, dan menulis beberapa pucuk surat kepada Santo Polykarpus dan seluruh umat. Dalam surat-surat itu, ia menekankan betapa pentingnya umat tetap setia kepada imannya dan tetap berkumpul untuk merayakan Ekaristi Kudus. Katanya dalam surat itu: “Satu saja Tubuh Tuhan kita Yesus Kristus dan satu juga Piala DarahNya. Keduanya dikurbankan di atas satu altar oleh satu Uskupmu bersama imam-imam dan diakon-diakon." Ignasius juga meminta agar seluruh umat mendoakan dia supaya layak menjadi martir Kristus yang suci. "Doakanlah aku, agar aku mendapat kekuatan lahir dan batin, menjadi seorang yang tabah dalam iman, dan supaya aku menjadi benar-benar orang Kristen, bukan saja dengan nama tetapi lebih-lebih dengan perbuatan nyata. Aku menuliskan surat ini kepadamu selama aku masih hidup. Kekasihku sudah disalibkan, maka aku pun tidak merindukan sesuatu yang duniawi melainkan merindukan persatuan segera dengan Dia."
Setiba di Roma, sambil diapit ketat oleh prajurit-prajurit kafir yang kejam, ia digiring masuk gelanggang binatang buas. Di sana tubuhnya yang suci diterkam dan dicabik-cabik singa-singa lapar. Darahnya yang suci membasahi tanah gelanggang itu yang telah menampung ribuan liter darah para martir yang mati demi kesetiaannya kepada Kristus. Ignasius menerima mahkota kemuliaannya pada tahun 107.
Santo Richard Gwyn
Richard adalah seorang Wales yang hidup pada abad keenambelas. Kala itu Ratu Elizabeth I memerintah Inggris dan Wales. Karena sebagian besar penduduk Wales masih merupakan pengikut Katolik yang setia, ratu dan para pejabatnya berusaha menindas serta membinasakan iman Katolik dengan peraturan-peraturan yang keji. Para imam dan umat yang setia kepada Bapa Suci dijebloskan ke dalam penjara. Kerapkali mereka disiksa aniaya dan dibunuh. Demikian juga Richard yang adalah seorang katekis yang saleh.
Segera saja ia menjadi seorang target dari kaki-tangan Ratu. Sekali ia tertangkap namun berhasil meloloskan diri dari penjara. Tapi sebulan kemudian tertangkap kembali.
“Engkau akan dibebaskan,” demikian dikatakan kepadanya, “Asalkan engkau menyangkal iman Katolik.”
Richard menolak mentah-mentah. Pada suatu hari minggu dengan tangan dan kaki dirantai Ia dibawa paksa ke sebuah bekas Gereja Katolik yang sudah dirubah menjadi Gereja Anglikan. Tetapi ia menganggu sepanjang khotbah pemimpin ibadat dengan membunyikan rantai-rantai belenggunya keras-keras. Dengan geram para pejabat memasungnya selama delapan jam; orang banyak datang untuk menganiaya dan mencemoohnya.
Sesudah itu, ia dibawa ke penjara dan disiksa terus-menerus. Orang-orang ratu memaksanya untuk memberikan daftar nama orang-orang Katolik lainnya, tetapi Richard menolak.
Di pengadilan, orang-orang dibayar untuk bersaksi dusta terhadapnya, seperti yang di kemudian hari diakui oleh salah seorang dari mereka. Orang-orang yang duduk di kursi juri berdusta begitu rupa dan meminta pada hakim agar Richard dijatuhi hukuman mati. Setelah hukuman mati dimaklumkan, isteri dan bayinya dihadapkan ke pengadilan.
“Jangan tiru suamimu,” demikian dikatakan kepada perempuan malang itu.
Namun, wanita yang gagah berani itu berseru lantang, “Kalian semua menjijikan. Jika kalian menghendaki lebih banyak darah, kalian dapat mencabut nyawaku bersama suamiku. Jika kalian memberikan lebih banyak uang kepada saksi-saksi kalian, mereka pasti akan menemukan sesuatu untuk mendakwaku juga.”
Ketika Richard menyongsong kematiannya, ia berseru dalam kepiluan hati, “Allah yang Mahakudus, apakah ini?” Salah seorang pejabat dengan mengejek menjawab, “Hukuman mati dari yang mulia ratu.”
“Yesus, kasihanilah aku!” seru sang Martir. Lalu, ia pun wafat dipancung. Puisi-puisi religius yang indah yang ditulis Richard semasa ia berada dalam penjara masih disimpan hingga kini. Dalam surat-surat itu ia memohon saudara-saudari sebangsa dari Wales untuk tetap setiap pada iman Katolik. Santo Richard Gwyn wafat dimartir pada tahun 1584.
Setiap Martir Adalah Persembahan Bagi Gereja
Arti nama
Richard = Brave Power
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari