Bacaan Misa
Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan. Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran. Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang, karena kesudahan semuanya itu ialah kematian. Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.
"Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala! Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung! Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan. Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga. Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya."
Invitatorium
Pekan I Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah menyembah Kristus, raja para gembala umat.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah menyembah Kristus, raja para gembala umat.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.
Mazmur 17 (18):31-51
Nyanyian syukur
Jika Allah di pihak kita, siapa yang dapat melawan kita? (Roma 8:31).
AntifonSabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.
Antifon 2Tangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.
AntifonTangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.
Antifon 3Semoga Allah yang hidup, Penyelamatku, dipuji selama-lamanya.
AntifonSemoga Allah yang hidup, Penyelamatku, dipuji selama-lamanya.
Responsorium Lihat Ester 14:12, 13, 9; Ayub 24:23
Responsorium
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390
Antifon 1Kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi, menyingsinglah, hai fajar.
Mazmur 56
Antifon 1Kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi, menyingsinglah, hai fajar.
Antifon 2Tuhan berfirman: UmatKu akan Kulimpahi dengan anugerah.
Yer 31,10-14
Antifon 2Tuhan berfirman: UmatKu akan Kulimpahi dengan anugerah.
Antifon 3Tuhan agung dan sangat terpuji di kota Allah kita.
Mazmur 47
Antifon 3Tuhan agung dan sangat terpuji di kota Allah kita.
Bacaan Singkat (Ibr 13,7-9a)
Lagu Singkat
Antifon KidungBukan kamu sendiri yang berbicara, melainkan Roh kuduslah yang berbicara dalam dirimu.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungBukan kamu sendiri yang berbicara, melainkan Roh kuduslah yang berbicara dalam dirimu.
Doa Permohonan
℟. Gembalakanlah umatMu, ya Tuhan.
Kristus, Engkau menunjukkan belaskasihan dan cintaMu melalui gembala-gembala umatMu,* janganlah berhenti berbelaskasih terhadap kami melalui usaha mereka. ℟.
Kristus, Engkau melanjutkan tugas penggembalaan umat dalam diri wakil-wakilMu,* semoga Engkau sendiri memimpin kami dengan perantaraan mereka. ℟.
Kristus, Engkau merawat jiwa raga kami dengan perantaraan para kudus yang memimpin umatMu,* semoga Engkau selalu menghidupkan dan menguduskan kami. ℟.
Kristus, Engkau mendidik kawananMu dengan kebijaksaan dan cinta kasih para kudusMu,* teguhkanlah kami selalu dalam kesucian berkat usaha para gembala kami. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan I Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Am 4, 13)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.
Mazmur 118 (119),17-24
Antifon 1Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.
Antifon 2Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.
Mazmur 24 (25) I
Antifon 2Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.
Antifon 3Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.
Mazmur 24 (25) II
Antifon 3Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.
Bacaan singkat 1Tim 4,16
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan I Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Am 9, 6)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan
Antifon 1Ya Tuhan, aku berseru, dan Engkau menyembuhkan daku; Engkau kupuji selama-lamanya.
Mazmur 29
Antifon 1Ya Tuhan, aku berseru, dan Engkau menyembuhkan daku; Engkau kupuji selama-lamanya.
Antifon 2Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan.
Mazmur 31
Antifon 2Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan.
Antifon 3Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.
Why 11,17-18;12,10-12
Antifon 3Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.
Bacaan Singkat (1Ptr 5,1-4)
Antifon KidungSetia dan bijaksanalah hamba itu, yang telah diangkat Tuhan untuk memimpin isi rumahNya dan pada waktunya membagikan jatah gandum kepada mereka.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungSetia dan bijaksanalah hamba itu, yang telah diangkat Tuhan untuk memimpin isi rumahNya dan pada waktunya membagikan jatah gandum kepada mereka.
Doa Permohonan
℟. Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan.
Kristus, Engkau menerangi GerejaMu melalui para pemimpin yang suci,* semoga umat kristen selalu Kaugembirakan dengan terang cahayaMu. ℟.
Kristus, Engkau mengampuni dosa umat karena para gembala berdoa seperti Musa,* maka kuduskanlah GerejaMu senantiasa berkat doa mereka. ℟.
Kristus, Engkau mengurapi para kudusMu dan mengutus Roh kudus kepada mereka,* maka penuhilah semua pemimpin umatMu dengan Roh kudus. ℟.
Kristus, Engkau sendirilah milik para gembala yang kudus,* semoga semua orang yang sudah Kautebus dengan darahMu tetap bersatu dengan Dikau. ℟.
Kristus, berkat usaha gembala Gereja, Engkau memberikan kehidupan kekal kepada domba-dombaMu,* maka selamatkanlah para arwah dari kematian kekal berkat wafatMu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Madah
AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.
Mazmur 15 (16)
AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.
Bacaan singkat 1Tes 5,23
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beato Timotius Giaccardo
Yosef Giaccardo (Guiseppe Giaccardo) dilahirkan pada tanggal 13 Juni 1896 di Narzole, Italia. Kedua orangtuanya adalah petani yang giat bekerja. Yosef mewarisi kebiasaan-kebiasaan baik mereka, termasuk mencintai iman Katolik. Ia selalu berdoa kepada Yesus dalam Sakramen Ekaristi dan kepada Bunda Maria. Dalam kamarnya ada sebuah patung kecil Bunda Maria di atas sebuah rak, dimana ia selalu berlutut dan berdoa pada sang bunda. Ia juga sering menjadi putera altar yang setia melayani imam dalam Misa Kudus. Demikianlah Yosef lalu bertemu dengan seorang imam muda bernama Yakobus Alberione (Giacomo Alberione) yang menjadi pastor Paroki di gerejanya.
Pater Alberione hendak mendirikan suatu Konggregasi religius baru yang diberi nama Serikat St.Paulus (the Pauline). Yosef amat mengagumi kekudusan Pater Alberione. Ia mengasihinya dengan sepenuh hati. Sebaliknya sang imam juga amat terkesan pada kepribadian Yosef. Ia membimbing Yosef dalam kehidupan rohani. Di kemudian hari, Yosef masuk seminari di Alba. Pada tahun 1917, ketika masih seorang seminaris, Yosef memohon ijin pada bapa uskup untuk meninggalkan seminari. Ia ingin menggabungkan diri pada konggregasi yang dibentuk Pater Alberione. Dengan berat hati bapa uskup mengijinkannya.
Yosef mengucapkan kaulnya pada tahun 1920. Ia memilih nama Timotius (Timoteo) sesuai nama murid yang paling dikasihi St.Paulus. Timoteo Giaccardo ditahbiskan dua tahun kemudian sebagai imam pertama dari Serikat Santo Paulus; Ordo yang baru saja didirikan pada tahun 1914.
Panggilan khusus Pater Giaccardo sebagai seorang imam Pauline adalah menjadi seorang rasul media. Ia menulis, mengedit, mencetak dan menyebarluaskan Sabda Allah. Ia melakukan banyak tugas tanggung-jawab dengan gagah berani dan penuh kerendahan hati. Sebagian orang tidak paham akan karya kerasulan Serikat St.Paulus dan Puteri-puteri St.Paulus (Konggregasi Suster yang juga didirikan oleh Pater Alberione). Mereka heran bagaimana para imam, para biarawan dan biarawati dapat menjadi penerbit. Bagaimana mereka dapat mempergunakan media sebagai sarana untuk mewartakan Kabar Gembira?
Pater Giaccardo membantu orang memahami panggilan mengagumkan kaum religius Pauline. Ia adalah juga seorang guru besar bagi para imam dan kaum religius yang terpanggil pada karya kerasulan baru ini. Ia melayani Tuhan di Italia utara dan di Roma. Ia menjadi rekan terdekat Pater Alberione. Sesungguhnya Beato Alberione menyebut Timotius sebagai “yang paling setia dari yang setia”.
Namun Timotius tidak bisa menjadi penerus pendiri Pauline sebagaimana diharapkan oleh Pater Alberione. Ia sakit parah karena leukemia dan tutup usia mendahului bapa spiritualnya tersebut pada tanggal 24 Januari 1948.
Arti nama
Nama Timotius berasal dari bahasa Yunani : Τιμοθεος (Timotheos) yang berarti "Memuliakan Tuhan"
S. Yohanes Paulus II
Karol Jozef Wojtyla lahir pada 18 Mei 1920 di Wadowice, sebuah kota kecil di Polandia. Ia kehilangan ibunya, kakaknya, dan ayahnya pada usia muda, sehingga tumbuh dalam kesendirian dan iman yang mendalam. Ketika pasukan Nazi menduduki Polandia dan menutup universitas, ia bekerja di tambang batu dan pabrik kimia untuk bertahan hidup, sambil diam-diam mengikuti seminari rahasia di Krakow. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 1 November 1946.
Kariernya sebagai gembala menanjak cepat, dari imam menjadi Uskup Agung Krakow, lalu kardinal. Pada 16 Oktober 1978 ia terpilih menjadi paus dan mengambil nama Yohanes Paulus II. Ia adalah paus pertama yang bukan orang Italia sejak abad ke-16 dan menjadi salah satu paus dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah, lebih dari dua puluh enam tahun.
Kepausannya ditandai perjalanan ke seluruh dunia yang belum pernah terjadi sebelumnya, kedekatan dengan kaum muda melalui Hari Orang Muda Sedunia, serta peran besar dalam meruntuhkan komunisme di Eropa Timur secara damai. Pada tahun 1981 ia selamat dari upaya pembunuhan, dan kemudian mengunjungi serta mengampuni orang yang menembaknya. Di akhir hidupnya, ia mengajarkan makna penderitaan lewat kesaksiannya sendiri melawan penyakit.
Ia wafat pada 2 April 2005, ditangisi umat sedunia dengan seruan "Santo Subito". Ia dikanonisasi pada tahun 2014.
Pelindung: Hari Orang Muda Sedunia dan keluarga.
Santa Nunila dan Alodia
Kedua gadis cilik ini menjadi korban suatu perkawinan campur agama, Islam dan Katolik. Ayah tiri mereka beragama Islam, sedangkan ibunya beragama Kristen Katolik. Oleh ayahnya mereka dipaksa mengingkari imannya dan memeluk agama Islam pada waktu tentara-tentara Islam menguasai negeri Spanyol. Karena mereka menolak desakan ayahnya, mereka dipenggal kepalanya di Huesca, Spanyol pada tahun 851.
Santa Salome
Salome adalah isteri Zebedeus dan ibu kandung rasul Yakobus tua dan Yohanes. Sejak di Galilea, ia sudah menjadi pengikut dan pelayan Yesus. Bersama dengan Maria, ibu Yesus, dan wanita-wanita lainnya, Salome setia kepada Yesus Sang Guru sampai pada peristiwa salib di Golgotha (bdk. Mrk 15:40-41). Ia juga salah seorang wanita yang mengunjungi makam Yesus (Mrk 16:1). Ada ahli Kitab Suci mengidentifikasi Salome sebagai saudari Maria, ibu Yesus (Yoh 19:25).
Santo Contardo Ferrini
Contardo dikenal sebagai mahaguru ilmu hukum yang sangat terkenal di Universitas Pavia, Italia. Bagi dia Santo Paulus adalah inspirator hidup dan karyanya. Begitu seluruh karya baktinya sebagai mahaguru diilhami oleh semangat dan cara hidup rasul Paulus. Ia ramah dan tabah serta menjadi teman sekaligus pendamping setia para mahasiswa dalam usaha belajarnya. Ia meninggal dunia pada tahun 1902.
Santo Filipos
Uskup tua ini teguh imannya meskipun terus-menerus menghadapi kebengisan para penguasa kafir. Tatkala prajurit-prajurit kafir mengunci gerejanya, ia dengan tenang berkata: "Tuhan bersemayam di dalam hati setiap manusia, bukan di dalam gedung gereja itu." Meskipun situasi gawat meliputinya setiap saat, ia tetap bersemangat mengumpulkan umatnya untuk beribadat meskipun di luar gereja. Melihat itu gubernur menuntut agar piala-piala dan Kitab-kitab Suci untuk ibadat diserahkan untuk dimusnahkan. Filipos dengan tegas menolak tuntutan gubernur kafir itu. Akibatnya, ia bersama diakon Hermes ditangkap dan didera dan selama tujuh bulan dikurung di dalam penjara untuk disiksa. Ketika tiba saatnya mereka menjalani hukuman mati, mereka begitu lemah sehingga terpaksa diusung ke tempat pembakaran. Hari berikutnya seorang Kristen lain, Severus namanya, menjalani nasib yang sama. Ketiga martir ini dihukum mati pada tahun 304.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari