Bacaan Misa
pada sekalian raja kami, para pemimpin, para imam dan nabi serta pada nenek moyang kami. Memang kami telah berdosa kepada Tuhan. Kami tidak taat kepada-Nya dan tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, untuk mengikuti segala ketetapan Tuhan yang telah ditaruh-Nya di hadapan kami. Semenjak hari Tuhan membawa nenek moyang kami keluar dari negeri Mesir hingga dengan hari ini kami tidak taat kepada Tuhan, Allah kami. Sebaliknya Tuhan telah kami alpakan karena tidak mendengarkan suara-Nya. Dari sebab itu maka melekatlah kepada kami semua bencana dan laknat yang telah diperintahkan Tuhan kepada Musa, hamba-Nya, waktu nenek moyang kami dibawa-Nya keluar dari negeri Mesir untuk dianugerahkan-Nya kepada kami suatu tanah yang berlimpah susu dan madunya, sebagaimana halnya hari ini. Tetapi kami tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, sesuai dengan firman para nabi yang telah Tuhan utus kepada kami. Bahkan kami telah pergi berbakti kepada allah lain, masing-masing menurut angan-angan hati jahatnya, dan kami melakukan apa yang durjana dalam pandangan Tuhan, Allah kami.
Ya Allah, bangsa-bangsa lain telah masuk ke dalam tanah milik-Mu, menajiskan bait kudus-Mu, membuat Yerusalem menjadi timbunan puing.
Mereka memberikan mayat hamba-hamba-Mu sebagai makanan kepada burung-burung di udara, daging orang-orang yang Kaukasihi kepada binatang-binatang liar di bumi.
Mereka menumpahkan darah orang-orang itu seperti air sekeliling Yerusalem, dan tidak ada yang menguburkan.
Kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami, menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami.
Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau murka terus-menerus, dan cemburu-Mu berkobar-kobar seperti api?
Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami; kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemah kami.
Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!
"Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.
Mazmur 94 (95)
AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Raja kasih, Gembalaku,
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Tuhan, dalam murka-Mu, janganlah menghukum aku.
Mazmur 37 (38)
Seorang pendosa dalam bahaya besar berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah
Semua sahabatnya berdiri dari kejauhan (Lukas 23:49).
AntifonTuhan, dalam murka-Mu, janganlah menghukum aku.
Antifon 2Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.
AntifonTuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.
Antifon 3Aku mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, karena Engkau adalah penyelamatku.
AntifonAku mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, karena Engkau adalah penyelamatku.
Responsorium Filipi 3:8, 10; Roma 6:8
Responsorium Mazmur 91:11-12, 10
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Tuhan akan mengutus malaikatNya menyertaimu dan meluruskan jalanmu.
Mazmur 50 (51)
Antifon 1Tuhan akan mengutus malaikatNya menyertaimu dan meluruskan jalanmu.
Antifon 2Terpujilah Allah yang mengutus malaikatNya dan meluputkan hamba-hambaNya yang percaya kepadaNya.
Hab 3,2-4.13a.15-19
Antifon 2Terpujilah Allah yang mengutus malaikatNya dan meluputkan hamba-hambaNya yang percaya kepadaNya.
Antifon 3Hai para malaikat dan segala kuasa, pujilah Tuhan.
Mazmur 147 (147B)
Antifon 3Hai para malaikat dan segala kuasa, pujilah Tuhan.
Antifon KidungMereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk menolong mereka yang akan mewarisi keselamatan.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungMereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk menolong mereka yang akan mewarisi keselamatan.
Doa Permohonan
℟. Engkaulah pokok damai kami, ya Tuhan.
Dalam kemurahanMu Engkau telah memberikan permulaan hari ini kepada kami,* maka berilah juga permulaan hidup yang baru. ℟.
Engkau telah menciptakan dan tetap menyelenggarakan segala sesuatu,* semoga kami senantiasa melihat Engkau dalam setiap makhluk. ℟.
Engkau telah mengikat perjanjian yang baru dan kekal dalam darahMu,* maka doronglah kami untuk berpegang teguh pada perjanjianMu itu. ℟.
Di kayu salib darah dan air mengalir ke luar dari lambungMu,* maka basuhlah kami dalam sumber yang menyelamatkan itu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Dt 1, 31b)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.
Mazmur 118 (119),73-80
Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.
Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.
Mazmur 58 (59),2-6a.9-11.17-18
Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.
Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.
Mazmur 59 (60)
Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.
Bacaan singkat Keb 1,13-15
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Sap 1, 13-15)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan, luputkanlah jiwaku dari maut dan kuatkanlah aku.
Antifon 1Tuhan, luputkanlah jiwaku dari maut dan kuatkanlah aku.
Antifon 2Pertolonganku dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Pertolonganku dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
Antifon 3Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.
Why 15,3-4
Antifon 3Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.
Bacaan Singkat (Kor 2,7-10a)
Antifon KidungMalaikat mereka di surga senantiasa memandang wajah BapaKu yang di surga.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungMalaikat mereka di surga senantiasa memandang wajah BapaKu yang di surga.
Doa Permohonan
℟. Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.
Tuhan Kristus, penghibur orang yang hina-dina,* pandanglah kiranya air mata kaum fakir miskin. ℟.
Tuhan yang mahamurah, dengarkanlah kiranya keluh kesah orang yang berada dalam sakrat maut,* dan utuslah malaikatMu untuk menguatkan mereka. ℟.
Semoga para pengungsi melihat kembali kampung halamannya di dunia ini,* dan kelak diterima dalam tanah air abadi di surga. ℟.
Semoga orang yang tenggelam dalam dosa, membuka diri bagi cinta kasihMu,* dan dipersatukan kembali dengan Dikau dan dengan GerejaMu. ℟.
Selamatkanlah kiranya saudara-saudara yang telah berpulang,* sehingga mereka dapat menikmati penebusanMu selimpah-limpahnya. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Yer 14,9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Pesta Para Malaekat Pelindung
Gereja percaya bahwa Tuhan Allah memberikan kepada setiap orang beriman seorang malaekat pelindung. Kepercayaan akan perlindungan malaekat sebagai utusan Allah sudah ada semenjak Perjanjian lama.
Bacaan pertama dalam Misa Kudus hari ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan malaekatNya sebagai pelindung dan penasehat bangsa Yahudi: "Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaekat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. . . "(Kel 23:22 dst). Bangsa Yahudi harus selalu mendengarkan dia agar bisa selamat. Dalam Injil, Yesus mengatakan: "Ingatlah, janganlah menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaekat mereka di sorga yang selalu memandang wajah BapakKu yang di sorga" (Mat 18: 10).
Setiap kita mempunyai seorang malaekat pelindung. Ia bertugas melindungi, membimbing dari mempersembahkan doa dan karya-karya kita kepada Allah. Kita harus selalu menghormati malaekat pelindung kita, karena dialah sahabat kita yang ditugaskan Tuhan untuk mendampingi kita dalam hidup ini.
Santo Leger atau Lutgar
Leger lahir pada tahun 616. Imam saleh ini kemudian ditahbiskan menjadi Uskup kota Autun, Prancis. Sebagai Uskup ia giat membaharui cara hidup umatnya mengikuti nasehat-nasehat Kristus. Keberhasilan karyanya dan pengaruhnya yang besar di kalangan umat sangat mengkuatirkan penguasa kerajaan. Oleh karena itu ia ditangkap dan disiksa secara keji. Akhirnya matanya dibutakan, lidahnya dipotong. Beberapa tahun kemudian kepalanya dipenggal oleh wakil raja. Leger dihormati sebagai santo pelindung orang sakit mata. Peristiwa keji atas dirinya terjadi pada tahun 680.
Santo Leodegar
Santo Leodegar lahir di Autun, Burgundy (Sekarang Perancis) pada sekitar tahun 616. Ia berasal dari keluarga bangsawan Kristen yang saleh. Ayahnya bernama Bobilo dan ibunya juga adalah seorang kudus; yaitu Santa Sigrada. Seorang adiknya juga adalah seorang santo dan martir Kristus bernama Santo Warren.
Karena ingin menjadi seorang imam, Leodegar lalu pergi ke kota Poitiers, untuk belajar di bawah bimbingan pamannya, yang adalah Uskup Poitiers. Oleh pamannya, ia ditahbiskan menjadi seorang diakon, lalu menjadi seorang imam. Pada tahun 650 santo Leodegar di angkat menjadi abbas (kepala biara) di biara Maxentius. Selama enam tahun menjadi abbas, santo Leodegar berusaha keras memperbaharui kehidupan spiritual para biarawan asuhannya dengan menerapkan aturan hidup Benediktin (benedictin rule) yang sangat ketat.
Pada tahun 656, Santo Leodegar harus meninggalkan biara Maxentius karena secara tidak diduga ia ditunjuk oleh Ratu Bathildis untuk menjadi Penasihat Kerajaan dan guru rohani bagi para pangeran. Santo Leodegar menduduki jabatan ini selama sembilan tahun. Pada tahun 665 Leodegar mengundurkan diri sebagai Penasihat Kerajaan beberapa saat setelah ratu Bhatildis menyerahkan tahta kerajaan pada puteranya Clotaire. Ratu yang saleh itu ingin menarik diri dari dunia ramai dan menjadi seorang biarawati. Ratu Bhatildis kini dikenal sebagai Santa Bhatildis.
Setelah mengundurkan diri sebagai penasihat Kerajaan, Santo Leodegar ditunjuk menjadi uskup kota Autun. Ia menjadi seorang uskup yang sangat saleh dan sederhana. Kesehariaannya tetap ia jalani layaknya seorang biarawan dan ia tetap hidup sesuai aturan hidup benediktin. Uskup Leodegar memperbaharui kehidupan para klerusnya dan menegakkan disiplin kehidupan gerejawi. Ia sangat memperhatikan penerimaan sakramen-sakramen bagi umat, terutama sakramen baptis.
Sekitar Tahun 675 terjadi perebutan kekuasaan di Autun antara Childeric dan Ebroin. Childeric terbunuh, dan kota Autun lalu dikepung Ebroin bersama para sekutunya. Untuk menghindari pertumpahan darah, bapa Uskup mengatur penyerahan diri dan memberikan dirinya sebagai jaminan kepada para penyerang agar mereka untuk tidak menghancurkan kota dan membunuhi para penduduk.
Karena dianggap sebagai pendukung Childeric, Ebroin lalu memerintahkan agar uskup Leodegar ditahan. Dalam penjara, bapa uskup disiksa dengan sangat mengerikan. Kedua matanya dicungkil dan lidahnya dipotong. Ia juga terus menerus disiksa sampai kedua kakinya menjadi lumpuh. Ebroin dengan keji sengaja membiarkan uskup Leodegar hidup dalam penderitaan sebagai seorang lumpuh, buta dan bisu selama dua tahun sebelum kemudian membunuhnya.
Uskup Leodegar meninggal sebagai seorang martir pada tahun 678 atau 680 di pinggir dekat hutan dekat Sarcing, Somme, Perancis.
Setiap Martir Adalah Persembahan Bagi Gereja
Arti nama
Pemegang tombak / Orang dengan Tombak
Berasal dari nama Jermanik Leudagar yang berasal dari kata leud => "Orang" dan ger => "Tombak/Lembing".
Santo Warren
St.Warren lahir di Autun, Burgundy (Sekarang wilayah Perancis). Dia berasal dari keluarga bangsawan Kristen yang saleh. Ibunya juga seorang Kudus; yaitu Santa Sigrada. Seorang saudaranya; Leodegarius menjadi uskup dikota mereka. Dikemudian hari Leodegarius juga menjadi seorang santo dan martir Kristus. Sebagai seorang bangsawan St.Warren dan saudaranya menghabiskan masa kecil mereka di istana Clotaire II.
Tidak banyak lagi catatan yang bisa kita temukan tentang orang kudus ini, selain bahwa ia menjadi martir setelah dirajam sampai mati atas perintah seorang Walikota bernama Ebroin.
Sekitar Tahun 675 Ebroin bersama para sekutunya menyerang kota Autun. St.Warren dan saudaranya Uskup Leodegarius jatuh ke tangan mereka. Ebroin kemudian menyiksa St.Leodegarius dengan sangat mengerikan. Kedua matanya dicungkil dan lidahnya dipotong. Ebroin dengan keji membiarkan Santo Loedegarius hidup dalam penderitaan sebagai seorang buta dan bisu selama 2 tahun sebelum kemudian membunuhnya di pinggir hutan.
Menyusul kemartiran saudaranya; pada tahun 677 St.Warren dirajam sampai mati oleh para kaki tangan Eborius.
Setiap Martir Adalah Persembahan Bagi Gereja
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari