Doa Katolik
Doa Hari Ini

Sabtu XXIX Masa Biasa

Sabtu, 24 Oktober 2037· Hijau · Pekan Psalterium I
24 Oktober 2037

Bacaan Misa

Sabtu XXIX Masa Biasa
Bacaan Pertama

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Mazmur Tanggapan

Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
"Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
"Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela

Bacaan Injil

Pada waktu itu datanglah kepada Yesus beberapa orang membawa kabar tentang orang-orang Galilea, yang darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban yang mereka persembahkan. Yesus menjawab mereka: "Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu? Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian. Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem? Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian." Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Invitatorium

Sabtu XXIX Masa Biasa

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMilik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMilik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.

Ibadat Bacaan

Sabtu XXIX Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Berbahagialah yang suci hatinya,

karena mereka akan melihat Allah kita;

rahasia Tuhan adalah milik mereka,

jiwa mereka adalah kediaman Kristus.
Tuhan, yang meninggalkan surga

untuk membawa hidup dan damai bagi kita,

tinggal dalam kerendahan hati bersama kita,

teladan dan Raja kita;
Dia kepada jiwa yang rendah hati

akan tetap menganugerahkan diri-Nya

dan untuk kediaman dan takhta-Nya

akan memilih yang suci hatinya.
Tuhan, kami mencari kehadiran-Mu;

semoga berkat ini menjadi milik kami;

berikanlah kami hati yang murni dan rendah hati,

bait yang layak bagi-Mu.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Barang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.

Mazmur 130 (131)

Kepercayaan seperti anak kecil kepada Allah

Belajarlah dari-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati (Matius 11:29).

Ya Tuhan, hatiku tidak sombong

dan mataku tidak congkak.

Aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar

atau keajaiban yang melampaui diriku.
Sungguh, aku telah menenangkan jiwaku

dalam keheningan dan damai.

Seperti anak kecil yang beristirahat dalam pelukan ibunya,

demikianlah jiwaku.
Hai Israel, berharaplah kepada Tuhan

sekarang dan selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus, yang lemah lembut dan rendah hati, Engkau menyatakan bahwa barang siapa menerima seorang anak kecil dalam nama-Mu, ia menerima Engkau, dan Engkau menjanjikan Kerajaan-Mu kepada mereka yang seperti anak-anak. Jangan biarkan kesombongan berkuasa dalam hati kami, tetapi semoga belas kasihan Bapa membalas dan merangkul semua yang dengan rela memikul kuk-Mu yang lembut.

AntifonBarang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.

Antifon 2Dengan ketulusan hati, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.

Mazmur 131 (132)

Janji-janji Allah kepada keluarga Daud

Tuhan Allah akan menganugerahkan kepada-Nya takhta Daud, leluhur-Nya (Lukas 1:32).

I
Ya Tuhan, ingatlah Daud

dan segala kesusahan yang ia alami,

sumpah yang ia ucapkan kepada Tuhan,

nazarnya kepada Yang Mahakuat dari Yakub.
“Aku tidak akan masuk ke rumah tempat aku tinggal

atau pergi ke tempat tidur tempat aku beristirahat.

Aku tidak akan membiarkan mataku tidur,

kelopak mataku tidak akan kubiarkan terlelap

sampai aku menemukan tempat bagi Tuhan,

kediaman bagi Yang Mahakuat dari Yakub.”
Di Efrata kami mendengar tentang tabut;

kami menemukannya di dataran Yearim.

“Marilah kita pergi ke tempat kediaman-Nya;

marilah kita pergi berlutut di tumpuan kaki-Nya.”
Bangkitlah, Tuhan, ke tempat peristirahatan-Mu,

Engkau dan tabut kekuatan-Mu.

Para imam-Mu akan mengenakan kekudusan:

umat-Mu yang setia akan bersorak-sorai.

Demi Daud, hamba-Mu,

janganlah menolak orang yang Engkau urapi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonDengan ketulusan hati, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.

Antifon 3Tuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selama-lamanya.

II
Tuhan bersumpah kepada Daud;

Dia tidak akan menarik kembali firman-Nya;

“Seorang putra, buah tubuhmu,

akan Aku tempatkan di atas takhtamu.
Jika mereka memelihara perjanjian-Ku dengan setia

dan hukum-hukum-Ku yang telah Aku ajarkan kepada mereka,

anak-anak mereka juga akan memerintah

di atas takhtamu dari zaman ke zaman.”
Sebab Tuhan telah memilih Sion;

Dia menginginkannya sebagai kediaman-Nya:

“Inilah tempat peristirahatan-Ku selama-lamanya,

di sini Aku telah memilih untuk tinggal.
Aku akan sangat memberkati hasil buminya,

Aku akan mengisi orang miskinnya dengan roti.

Aku akan mengenakan keselamatan kepada para imamnya

dan umat-Nya yang setia akan bersorak-sorai.
Di sana keturunan Daud akan berkembang:

Aku akan menyiapkan pelita bagi orang yang Aku urapi.

Aku akan menutupi musuh-musuhnya dengan rasa malu

tetapi di atasnya mahkota-Ku akan bersinar.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus Kristus, Engkau memilih untuk menderita dan dikalahkan oleh kematian untuk membuka gerbang kematian dalam kemenangan. Tinggallah bersama kami untuk membantu kami dalam ziarah kami; bebaskan kami dari segala kejahatan oleh kuasa kebangkitan-Mu. Dalam persekutuan dengan para kudus-Mu dan senantiasa mengingat kasih-Mu kepada kami, semoga kami menyanyikan keajaiban-Mu di rumah Bapa kami.

AntifonTuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selama-lamanya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan menuntun orang kudus ini di jalan yang pasti.

℟ Dia menunjukkan kepadanya Kerajaan Allah.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Maleakhi

3:1-24

Hari Tuhan
Demikianlah firman Tuhan Allah:

Lihat, Aku mengutus utusan-Ku

untuk mempersiapkan jalan di hadapan-Ku;

Dan tiba-tiba akan datang ke bait suci

Tuhan yang kamu cari,

Dan utusan perjanjian yang kamu inginkan.

Ya, Ia datang, firman Tuhan semesta alam.

Tetapi siapa yang akan tahan pada hari kedatangan-Nya?

Dan siapa yang dapat berdiri ketika Ia menampakkan diri?
Sebab Ia seperti api tukang pemurni,

atau seperti sabun tukang penatu.

Ia akan duduk memurnikan dan membersihkan [perak],

dan Ia akan memurnikan anak-anak Lewi,

Memurnikan mereka seperti emas atau seperti perak

agar mereka dapat mempersembahkan kurban yang layak kepada Tuhan.

Maka kurban Yehuda dan Yerusalem

akan menyenangkan Tuhan,

seperti pada zaman dahulu, seperti pada tahun-tahun yang lalu.
Aku akan mendekat kepadamu untuk penghakiman,

dan Aku akan segera bersaksi

Melawan para tukang sihir, pezina, dan orang-orang yang bersumpah palsu,

mereka yang menipu upah orang upahan,

Melawan mereka yang menipu janda dan anak yatim;

mereka yang mengusir orang asing,

dan mereka yang tidak takut kepada-Ku, firman Tuhan semesta alam.
Sesungguhnya Aku, Tuhan, tidak berubah,

pun kamu tidak berhenti menjadi anak-anak Yakub.

Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang

dari ketetapan-ketetapan-Ku, dan tidak memeliharanya.

Kembalilah kepada-Ku, dan Aku akan kembali kepadamu,

firman Tuhan semesta alam.

Namun kamu berkata, “Bagaimana kami harus kembali?”

Beranikah manusia merampok Allah? Namun kamu merampok Aku!

Dan kamu berkata, “Bagaimana kami merampok Engkau?”

Dalam persepuluhan dan persembahan!

Kamu memang terkutuk,

sebab kamu, seluruh bangsa, merampok Aku.
Bawalah seluruh persepuluhan

ke dalam rumah perbendaharaan,

Agar ada makanan di rumah-Ku,

dan ujilah Aku dalam hal ini, firman Tuhan semesta alam:

Tidakkah Aku akan membukakan bagimu pintu-pintu air langit,

untuk mencurahkan berkat kepadamu tanpa ukuran?

Demi kamu Aku akan melarang belalang

untuk merusak tanamanmu;

Dan pohon anggur di ladang tidak akan mandul,

firman Tuhan semesta alam.

Maka semua bangsa akan menyebutmu diberkati,

sebab kamu akan menjadi tanah yang menyenangkan,

firman Tuhan semesta alam.
Kamu telah menentang Aku dalam perkataan, firman Tuhan,

namun kamu bertanya, “Apa yang telah kami katakan melawan Engkau?”

Kamu telah berkata, “Sia-sia melayani Allah,

dan apa untungnya bagi kami memelihara perintah-Nya,

Dan berjalan dalam pakaian pertobatan

dengan rasa takut akan Tuhan semesta alam?

Sebaliknya kami harus menyebut orang sombong diberkati;

sebab memang orang-orang jahat berhasil,

dan bahkan mencobai Allah tanpa hukuman.”
Maka mereka yang takut akan Tuhan berbicara satu sama lain,

dan Tuhan mendengarkan dengan penuh perhatian;

Dan sebuah buku catatan ditulis di hadapan-Nya

tentang mereka yang takut akan Tuhan dan percaya pada nama-Nya.

Dan mereka akan menjadi milik-Ku, firman Tuhan semesta alam,

milik-Ku yang istimewa, pada hari Aku bertindak.

Dan Aku akan berbelas kasihan kepada mereka,

seperti seorang ayah berbelas kasihan kepada anaknya yang melayaninya.

Maka kamu akan melihat lagi perbedaan

antara orang benar dan orang fasik;

Antifonara dia yang melayani Allah,

dan dia yang tidak melayani-Nya.
Sebab lihat, hari itu datang, menyala seperti tungku,

ketika semua orang sombong dan semua orang jahat akan menjadi jerami,

Dan hari yang datang itu akan membakar mereka,

tidak meninggalkan akar maupun cabang,

firman Tuhan semesta alam.
Tetapi bagimu yang takut akan nama-Ku, akan terbit

matahari keadilan dengan sinar penyembuhnya;

Dan kamu akan melompat-lompat seperti anak lembu keluar dari kandang

dan menginjak-injak orang fasik;

Mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu,

pada hari Aku bertindak, firman Tuhan semesta alam.
Ingatlah hukum Musa hamba-Ku,

yang Aku perintahkan kepadanya di Horeb,

Ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan

untuk seluruh Israel.
Lihat, Aku akan mengutus kepadamu

Elia, nabi itu,

Sebelum hari Tuhan datang,

hari yang besar dan dahsyat itu,

Untuk membalikkan hati para ayah kepada anak-anak mereka,

dan hati anak-anak kepada ayah-ayah mereka,

Jangan sampai Aku datang dan memukul

tanah dengan kutuk.

Responsorium Maleakhi 3:1; Lukas 1:76

Lihatlah Aku mengutus utusan-Ku

untuk mempersiapkan jalan di hadapan-Ku.

℟ Tuhan yang kamu cari akan masuk ke bait suci-Nya;

utusan perjanjian, yang kamu inginkan, akan datang.
Engkau, anakku, akan disebut nabi Yang Mahatinggi,

sebab engkau akan berjalan di hadapan Tuhan untuk mempersiapkan jalan-Nya.

℟ Tuhan yang kamu cari akan masuk ke bait suci-Nya;

utusan perjanjian, yang kamu inginkan, akan datang.
Bacaan Kedua

Dari Konstitusi Pastoral tentang Gereja di Dunia Modern dari Konsili Vatikan Kedua

Akulah Alfa dan Omega, yang pertama dan yang terakhir
Cara kota duniawi dan kota surgawi saling menembus hanya dapat dikenali oleh iman; sesungguhnya, itu tetap menjadi misteri sejarah manusia, yaitu, sejarah yang selalu diganggu oleh dosa sampai kemuliaan anak-anak Allah sepenuhnya terungkap.
Dalam mengejar tujuan yang ditetapkan untuk membawa keselamatan kepada manusia, Gereja tidak hanya mengkomunikasikan kehidupan ilahi kepada umat manusia tetapi juga dalam beberapa ukuran memantulkan cahaya kehidupan itu ke seluruh dunia. Ia melakukan ini terutama melalui karyanya memulihkan dan meningkatkan martabat pribadi manusia, memperkuat struktur masyarakat manusia, dan memperkaya aktivitas sehari-hari manusia dengan makna dan kepentingan yang lebih dalam. Gereja percaya bahwa dengan cara ini ia dapat memberikan kontribusi besar, melalui anggota-anggulur individu dan komunitas secara keseluruhan, untuk membawa kemanusiaan yang lebih besar kepada keluarga manusia dan sejarahnya.
Sementara Gereja membantu dunia dan dirinya sendiri menerima banyak dari dunia, ia memiliki satu tujuan: kedatangan kerajaan Allah dan keselamatan seluruh umat manusia. Setiap kebaikan yang dapat diberikan oleh umat Allah dalam perjalanan ziarah duniawinya kepada keluarga manusia berasal dari fakta bahwa Gereja adalah sakramen keselamatan universal, yang mengungkapkan, dan pada saat yang sama mengoperasikan, misteri kasih Allah bagi manusia.
Sabda Allah, melalui siapa segala sesuatu dijadikan, sendiri menjadi daging agar sebagai manusia sempurna Ia dapat menyelamatkan semua manusia dan menyatukan segala sesuatu. Tuhan adalah tujuan akhir sejarah manusia, titik di mana aspirasi sejarah dan peradaban bergerak, fokus umat manusia, sukacita semua hati dan pemenuhan keinginan mereka. Dialah yang dibangkitkan Bapa dari antara orang mati, diangkat tinggi dan ditempatkan di sisi kanan-Nya, mengangkat-Nya sebagai hakim orang hidup dan orang mati. Dalam Roh-Nya kita telah dihidupkan dan dikumpulkan dalam kesatuan, dan demikianlah kita melakukan perjalanan ziarah kita menuju tujuan sejarah manusia, tujuan yang sepenuhnya selaras dengan rencana kasih Allah untuk menyatukan segala sesuatu dalam Kristus, hal-hal di surga dan hal-hal di bumi.
Tuhan sendiri berfirman: Lihat, Aku datang segera; Aku membawa upah-Ku bersama-Ku, untuk memberikan kepada setiap orang sesuai dengan perbuatannya. Akulah Alfa dan Omega, yang pertama dan yang terakhir, permulaan dan akhir.

Responsorium Kisah Para Rasul 10:36; 4:12; 10:42

Allah mengutus firman-Nya

dan memberitakan kabar baik tentang damai sejahtera-Nya

melalui Yesus Kristus.

℟ Dialah Tuhan atas segala sesuatu,

dan tidak ada keselamatan dalam siapa pun yang lain.
Allah mengangkat-Nya menjadi hakim orang hidup dan orang mati.

℟ Dialah Tuhan atas segala sesuatu,

dan tidak ada keselamatan dalam siapa pun yang lain.

Doa Penutup

Semoga rahmat-Mu,

ya Tuhan, kami mohon,

selalu mendahului kami dan mengikuti kami

dan membuat kami selalu bertekad untuk melakukan perbuatan baik.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Sabtu XXIX Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Kristus cahaya dunia
Terbitlah bagaikan surya
Datanglah, kami menunggu
Kami siap menyambutMu.

Kristus Anakdomba Paska
Yang dibunuh namun jaya
Datanglah, kami menanti
Sudah rindu hati kami.

Kristus gembala utama
Yang wafat membela domba
Datanglah, jangan terlambat
Kami mendambakan slamat.

Terpujilah Yesus Kristus
Dengan Bapa dan Roh kudus
Yang hidup dan berkuasa
Kini dan sepanjang masa. Amin.

Antifon 1Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Antifon 1Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.

Antifon 2Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Kel 15,1-4;8-13;17-18

Aku hendak bernyanyi bagi Tuhan, sebab teramat luhurlah Ia,*
kuda dan penunggangnya dilemparkannya ke dalam laut.

Tuhanlah kekuatan dan sumber penyelamatanku,*
Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Allah dan bapaku, kuluhurkan Dia,*
pejuang yang perkasa, Tuhanlah namaNya.

Ke dalam laut dicampakkanNya kereta Firaun dan tentaranya,*
ke dalam laut dibenamkanNya pejuang pilihan Mesir.

Nafas kemurkaanMu meniup-niup laut,+
sampai ombaknya menjulang bagaikan tembok,*
dan arusnya mengental di tengah laut.

Musuh berteriak: "Mari kita kejar sampai dapat,*
lalu kita membagi-bagi jarahan sepuas-puasnya.

Mari kita menghunus pedang,*
mari kita tumpas mereka!"

Tetapi Kautiupkan nafasMu,+
maka laut menutup mereka,*
laksana timah mereka tenggelam dalam ombak yang dahsyat.

Siapa seperti Engkau di antara dewata, ya Tuhan,+
siapa seperti Engkau termashur dan kudus,*
ditakuti karena karya yang mengagumkan!

Engkau mengulurkan tangan, mereka ditelan bumi.+
Dengan kasih setia Kaubimbing bangsaMu yang Kautebus,*
kekuatanMu menghantarkan mereka ke tempat kediamanMu yang kudus.

UmatMu Kaubawa dan Kautempatkan,*
di atas gunung, milik pusakaMu.

Tempat itu Kaujadikan kediamanMu,+
tempat kudus yang telah Kaubuat, ya Tuhan,*
Tuhan memerintah selama-lamanya.

Antifon 2Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

Bacaan Singkat (2Petr 1,10-11)

Saudara-saudara, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilanmu sebagai orang pilihan semakin teguh. Sebab dengan demikian kamu tidak akan jatuh. Maka kamu akan menerima hak penuh untuk memasuki kerajaan kekal, kerajaan Tuhan dan penyelamat kita Yesus Kristus.

Lagu Singkat

℣.Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,* Engkaulah yang melindungi aku.℟.Aku.℣.Engkaulah warisanku yang menghidupkan.℟.Engkaulah yang melindungi aku.℣.Kemuliaan.℟.Aku berseru.

Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

Doa Permohonan

Kristus telah rela menjadi sama dengan saudara-saudaraNya dalam segala hal, supaya Ia menjadi imam agung yang berbelaskasihan dan setia. Marilah kita memuji Dia dan berkata:

℟. Limpahkanlah cintaMu kepada kami, ya Tuhan.

Kristus, matahari sejati, kepadaMu kami baktikan hari ini,* sebab Engkau telah menerangi kami dalam pembaptisan. ℟.

Semoga hari ini kami memuji Engkau dalam doa dan karya,* dan dalam segala hal meluhurkan namaMu. ℟.

BundaMu Maria selalu terbuka bagi sabdaMu,* maka bimbinglah juga langkah kami hari ini seturut perkataanMu. ℟.

Semoga kami merindukan kehidupan abadi di surga, selama masih mengembara di dunia fana ini,* supaya kami sudah dapat mengecap kebahagiaanMu dalam iman, harapan dan cintakasih. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, semoga kebangkitan Kristus yang mulia menyinari hati kami, sehingga kami luput dari kegelapan maut dan masuk ke dalam cahaya abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Sabtu XXIX Masa Biasa

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Reg 8, 60-61)

supaya segala bangsa di bumi tahu, bahwa Tuhanlah Allah, dan tidak ada yang lain, dan hendaklah kamu berpaut kepada Tuhan, Allah kita, dengan sepenuh hatimu dan dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan dengan tetap mengikuti segala perintah-Nya seperti pada hari ini."

Ayat Singkat

℣.Ya Allahku, ajarkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku.℟.Bimbinglah aku dalam kebenaran-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Sabtu XXIX Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Mazmur 118,33-40

Perlihatkanlah kepadaku, ya Tuhan, jalan ketetapanMu,*
aku akan berpegang kepadanya sampai saat terakhir.

Berilah aku pengertian, maka aku akan mentaati hukumMu,*
aku akan menepatinya dengan segenap hati.

Bimbinglah aku pada jalan perintahMu,*
sebab aku menyukainya.

Condongkan hatiku kepada perintahMu,*
jangan kepada keuntungan.

Jauhkanlah perhatianku dari yang sia-sia,*
buatlah aku hidup menurut hukumMu.

Tepatilah janjiMu kepada hambaMu,*
sabdaMu yang Kausampaikan kepada orang takwa.

Singkirkanlah dari aku cela yang menggelisahkan daku,*
karena baiklah segala ketetapanMu.

Sungguh aku rindu kepada titahMu,*
berilah aku hidup demi keadilanMu.

Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.

Bacaan singkat 1Raj 8,60-61

Segala bangsa di dunia ini akan mengetahui bahwa Tuhan itu Allah, dan tak ada Allah selain Dia. Hendaknya hati kita sempurna di hadapan Tuhan Allah kita, sehingga kita hidup menurut ketetapanNya dan menepati perintahNya.

℣.Perkenalkanlah jalanMu kepadaku, ya Tuhan.℟.Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Sabtu XXIX Masa Biasa

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Sap 7, 27a; 8, 1)

Meskipun tunggal namun kebijaksanaan mampu akan segala-galanya, dan walaupun tinggal di dalam dirinya, namun membaharui semuanya. Dari angkatan yang satu ke angkatan yang lain ia beralih masuk ke dalam jiwa-jiwa yang suci, yang olehnya dijadikan sahabat Allah dan nabi. Dialah yang lebih kuutamakan dari pada tongkat kerajaan dan takhta, dan dibandingkan dengannya kekayaan kuanggap bukan apa-apa. Akupun manusia yang fana sama seperti yang lain, keturunan orang yang pertama dibentuk dari tanah. Di dalam rahim ibu aku diwujudkan menjadi daging,

Ayat Singkat

℣.Betapa besarnya karya-karya-Mu, ya Tuhan.℟.Sangat dalamlah rancangan-rancangan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Sabtu XXIX Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s'lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T'rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

Antifon 1FirmanMu pelita bagi langkahku, ya Tuhan, alleluya.

Mazmur 118 (119), 105-112

FirmanMu adalah pelita bagi langkahku,*
dan cahaya bagi jalanku.

Aku telah bersumpah dan akan bertekun,*
untuk memelihara ketetapanMu yang adil.

Aku sangat tertindas, ya Tuhan,*
hidupkan aku sesuai dengan firmanMu.

Berkenanlah menerima pujian, persembahan mulutku,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan.

Hidupku selalu terancam bahaya,*
tetapi aku tidak lupa akan hukumMu.

Orang berdosa memasang jerat terhadapku,*
tetapi aku tidak menyimpang dari titahMu.

KesaksianMu menjadi milik pusakaku selama-lamanya,*
dan merupakan kegirangan hatiku.

Hatiku bersedia melaksanakan kehendakMu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 1FirmanMu pelita bagi langkahku, ya Tuhan, alleluya.

Antifon 2Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah, ya Tuhan, alleluya.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Antifon 2Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah, ya Tuhan, alleluya.

Antifon 3Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi, alleluya.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi, alleluya.

Bacaan Singkat (Kol 1,3-6a)

Semoga Allah Bapa serta Tuhan kita Yesus Kristus memberikan rahmat dan damai kepadamu. Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu. Sebab kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus berdasarkan harapan yang disediakan bagimu di surga. Tentang harapan itu sudah kamu dengar dalam sabda kebenaran, yaitu Injil. Injil itu telah sampai kepadamu seperti kepada seluruh dunia, dan berbuah serta berkembang di mana-mana seperti di antara kamu.

Lagu Singkat

℣.Dari terbitnya matahari sampai terbenamnya,* Nama Tuhan patut dipuji.℟.Dari.℣.Kemuliaan Tuhan mengatasi langit.℟.Nama Tuhan patut dipuji.℣.Kemuliaan.℟.Dari.

Antifon KidungPemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan memukul diri sambil berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungDialah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.

Doa Permohonan

Allah membantu umat yang dipilihNya sebagai milik pusakaNya sendiri, dan melindunginya supaya tetap bahagia. Marilah kita bersyukur kepada Tuhan, mengenangkan kebaikanNya dan berkata:

℟. PadaMulah kami berharap, ya Tuhan.

Bapa yang mahamurah, kami berdoa kepadaMu bagi paus kami... dan uskup kami...* lindungilah dan kuduskanlah mereka dengan kekuatanMu. ℟.

Semoga orang-orang sakit menyatukan penderitaan mereka dengan penderitaan Kristus,* dan diikutsertakan juga dalam kebahagiaan PuteraMu. ℟.

Perhatikanlah kiranya para tunawisma,* agar mereka berhasil memperoleh perumahan yang pantas. ℟.

Tumbuhkanlah dan kembangkanlah kiranya hasil tanah,* supaya semua orang mendapat rezeki secukupnya. ℟.

Bermurahhatilah, ya Tuhan, terhadap orang-orang yang telah berpulang,* dan kurniakanlah kepada mereka tempat kediaman di surga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan kekal, tambahkanlah dalam diri kami iman, harapan, dan kasih, dan agar kami layak memperoleh apa yang Engkau janjikan, buatlah kami mencintai apa yang Engkau perintahkan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Sabtu XXIX Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Beata Maria Tuci

Martir · ± 1928-1950
"Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat." Mat 5:10-11

Beata Maria Tuci adalah calon postulan Suster Fransikan dan salah seorang dari 38 Martir Albania. Ia adalah puteri pasangan Nikoll Mark Tuci dan Dila Fusha yang lahir pada 12 Maret 1928 di desa Ndërfushaz, distrik Mirdita, Albania. Maria disekolahkan di sekolah Katolik yang dikelola oleh para suster Fransiskan. Pola hidup rohani dari para suster yang mendidiknya ternyata sangat berkesan dalam diri Maria. Sejak kecil ia telah bercita-cita untuk menjadi biarawati.

Pada tahun 1946 Maria menyelesaikan pendidikannya dan bekerja sebagai seorang guru. Namun ia tidak pernah melupakan cita-cita masa kecilnya. Ia selalu ingin menjadi seorang biarawati. Karena itu sambil tetap bekerja disekolah, Maria juga mengajukan lamaran untuk menjadi biarawati di biara Suster Fransiskan Stigmatis. Pada masa ini Maria diketahui sering menggunakan gajinya untuk membayar uang sekolah bagi anak-anak di kelasnya. Dia juga diketahui sering berjalan kaki enam sampai tujuh kilometer untuk mengikuti perayaan misa di gereja.

Setelah Perang dunia kedua berakhir di tahun 1945, rezim Komunis pro Uni Soviet mengambil alih kekuasaan di Albania. Dibawah cengkeraman kaum Komunis, Gereja-gereja disegel, seminari-seminari ditutup dan biara-biara dibubarkan. Para rohaniwan-rohaniwati ditahan dengan berbagai tuduhan palsu dan dijebloskan ke dalam penjara. Banyak diantara mereka yang kemudian di eksekusi mati.

Cita-cita rohani Maria untuk menjadi mempelai Kristus tidak pernah terlaksana. Biara tempat ia mengajukan lamaran ditutup pemerintah Komunis dan para suster diusir ke Italia.

Maria Tuci ditangkap pada tanggal 10 Agustus 1949 oleh tentara Komunis dengan tuduhan menjadi mata-mata. Ia disiksa untuk mendapat keterangan tentang kegiatan mata-mata yang dituduhkan kepadanya. Penyiksaan semakin mengerikan dari hari ke hari karena Maria tidak mampu menjawab pertanyaan para Interogator. Ia diam bukan karena menyembunyikan sesuatu seperti yang dituduhkan, tapi karena ia memang tidak tahu apa-apa. Ia hanyalah seorang guru sekolah dan seorang wanita katolik yang ingin menjadi biarawati. Maria dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun dan terus-menerus mengalami penyiksaan dalam penjara Komunis yang mengerikan.

Di pertengahan bulan Agustus 1950, Maria Tuci dibawa ke rumah sakit sipil di Shkodra setelah disiksa sampai sekarat dalam sebuah sesi interogasi. Pada tanggal 22 Agustus 1950 beberapa suster dan para kerabat datang menjenguknya di rumah sakit. Dikemudian hari mereka bersaksi : “Keadaannya sungguh menyedihkan. Ia hampir tidak dapat dikenali karena luka-luka lebam disekujur tubuhnya”. Maria meminta mereka segera pulang karena khawatir akan keselamatan mereka. Para penyiksanya pernah mengancam akan menangkap semua anggota keluarga dan kerabatnya.

Dua bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 24 Oktober 1950, Maria Tuci meninggal dunia di rumah sakit tersebut. Jiwanya yang kudus telah kembali kepada Sang Pencipta, meninggalkan tubuhnya yang remuk dan penuh luka penyiksaan. Kata-kata terakhirnya adalah : "Saya bersyukur kepada Tuhan karena saya mati (sebagai orang) bebas".

Ia dimakamkan secara diam-diam oleh tentara komunis dan jasadnya baru dapat diidentifikasi setelah rezim komunis Albania runtuh di tahun 1992. Jenazahnya lalu dimakamkan kembali dengan layak di pemakaman Katolik di Shkoder. Dalam proses beatifikasi Para Martir Albania, makamnya dibuka kembali dan relikwinya disemayamkan di gereja Biara Susteran Fransiskan Stigmatines di Shkoder Albania.

Beata Maria Tuci adalah satu-satunya wanita dalam 38 Martir Albania yang dibeatifikasi bersama oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 November 2016. Pestanya dirayakan pada tanggal 24 Oktober sesuai hari kematiannya, dan pada hari pesta bersama Para Martir Albania pada tanggal 5 November. (qq)

Arti nama

Sumber : KMaria = Versi Latin untuk nama Yunani Μαριαμ (Mariam) dan Μαρια (Maria). Ejaan Yunani ini adalah terjemahan yang digunakan dalam Kitab Perjanjian Baru untuk nama Ibrani : מִרְיָם (Miryam).
Dalam Kitab Suci, nama ini pertama kali di temukan pada kitab Keluaran 15:20 (nama saudari Musa dan Harun).

Arti nama "Maria" tidak diketahui secara pasti.
Ada beberapa teori yang menyebutkan nama ini berarti : "Pahit, Pedih, Lautan kepedihan, Lautan Kesedihan", dan "pemberontakan".
Teori lain menyebutkan nama ini berasal dari kata Mesir Kuno : "mr" (cinta) atau: "mry" (kekasih, yang dicintai).

Santo Antonius Maria Claret

Uskup dan Pengaku Iman · 1807-1870

Antonius lahir di Sallent, dekat Barcelona, Spanyol pada tanggal 23 Desember 1807. Ia seorang anak tukang tenun kain yang kaya raya. Pada masa mudanya, ia rajin membantu ayahnya berdagang kain tenun. Ia tidak terlalu tertarik dengan usaha dagang ayahnya karena lebih suka menjadi imam. Cita-cita ini bahkan sudah tertanam dalam batinnya semenjak kecil. Ia sudah membiasakan diri berdoa di hadapan Sakramen Mahakudus, berdoa rosario semenjak kecil.

Ketika berusia 22 tahun, ia masuk Seminari di Vich hingga ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1835. Beberapa tahun kemudian, ia masuk Serikat Yesus, namun kemudian ia menarik diri kembali karena kesehatannya terus saja terganggu. Oleh karena itu ia kembali lagi ke Sallent. Di sana ia menjadi Pastor pembimbing retret dan giat melaksanakan kegiatan misioner lainnya bagi umat di Catalonia dan di pulau-pulau lainnya di sekitar Laut Tengah. Salah satu usahanya yang terkenal ialah penerbitan Katolik, yang menerbitkan ribuan brosur dan tulisan rohani yang sangat berguna bagi pelajaran agama. Ia juga mendirikan tarekat religius Imam-imam Putera Hati Tak Bernoda Maria. Selagi Antonius masih hidup, tarekat itu telah berkembang sampai ke Prancis, Afrika, dan Amerika.

Pada tahun 1850, ia ditunjuk sebagai Uskup Agung kota Santiago, Kuba oleh Paus Pius IX (1846-1878). Dalam rangka tugasnya, ia menjelajahi seluruh pulau itu, membaharui pendidikan Seminari, dan mendirikan banyak organisasi sosial. Dalam kesibukan-kesibukan itu, ia tetap memperhatikan hidup doa dan tapa. Dalam karyanya itu ia menemui banyak tantangan dari musuh-musuhnya. Suatu kali ia dilukai di Holguin pada tahun 1858. Oleh Ratu Isabela II, Antonius dipanggil kembali ke Spanyol untuk menjadi penasehat rohaninya. Dalam kedudukan itu, ia berusaha keras memajukan devosi kepada Sakramen Mahakudus, Hati Tak Bernoda Maria dan Rosario Suci. Karena banyak kesibukannya untuk kemajuan tarekatnya, ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Uskup dan diangkat menjadi Direktur Escorial untuk kemajuan kesusasteraan, seni dan ilmu pengetahuan. Kegiatan-kegiatannya ini memasukkan dia ke dalam berbagai percobaan pembunuhan oleh para musuhnya.

Pada tahun 1868 terjadi revolusi untuk menggulingkan Ratu Isabela II. Ratu melarikan diri ke Prancis bersama dengan Antonius. Ia mengikuti juga Konsili Vatikan I dan gigih mempertahankan ajaran 'infalibilitas Paus' (Ketidak sesatan Paus dalam mengajar). Selesai Konsili, ia pulang ke Prades, Prancis. Tetapi di sana ia terpaksa melarikan diri ke biara Cistersian dekat Narbonne, karena orang-orang Spanyol mau menangkapnya. Ia wafat di biara itu pada tanggal 24 Oktober 1868 sebagai misionaris yang tangguh dalam mewartakan Tuhan.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari