Bacaan Misa
Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah. Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin. Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita. Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.
Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.
Maka kata Yesus: "Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya? Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya." Dan Ia berkata lagi: "Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah? Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Allah, Tuhan yang mahamulia.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Allah, Tuhan yang mahamulia.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Berserahlah kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu.
Mazmur 36 (37)
Nasib orang fasik dan orang baik
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan mewarisi bumi (Matius 5:5).
AntifonBerserahlah kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu.
Antifon 2Jauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau taat kepada-Nya.
AntifonJauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau taat kepada-Nya.
Antifon 3Tunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.
AntifonTunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.
Responsorium (Lihat Ester 14:14; Tobit 3:13; Yudit 6:19)
Responsorium 2 Makabe 1:5,3
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.
Mazmur 42 (43)
Antifon 1Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.
Antifon 2Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.
Yes 38,10-14.17-20
Antifon 2Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.
Antifon 3Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.
Mazmur 64 (65)
Antifon 3Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.
Bacaan Singkat (1Tes 5,4-5)
Lagu Singkat
Antifon KidungSelamatkanlah kami dari tangan semua lawan yang membenci kami, ya Tuhan.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungSelamatkanlah kami dari tangan semua lawan yang membenci kami, ya Tuhan.
Doa Permohonan
℟. Bimbinglah kami pada jalanMu, ya Tuhan.
KebangkitanMu, ya Tuhan Yesus, kami kenangkan dalam doa pagi ini,* semoga harapan akan kemuliaanMu menerangi kami sepanjang hari. ℟.
Terimalah, ya Tuhan, keinginan dan rencana kami,* dan berkatilah segala usaha kami pada hari ini. ℟.
Semoga kami hari ini maju dalam cinta kasihMu,* agar segala hal-ihkwal berguna bagi kami dan bagi semua orang. ℟.
Ya Tuhan, semoga terang kami bercahaya di depan orang,* sehingga mereka melihat perbuatan kami yang baik dan memuliakan Bapa di surga. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (1 Cor 12, 4-6)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu.
Mazmur 118 (119),49-56
Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu.
Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita.
Mazmur 52 (53)
Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita.
Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku.
Mazmur 53 (54),3-6.8-9
Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku.
Bacaan singkat 1Kor 12,24b.25-26
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (1 Cor 12, 24b. 25-26)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.
Mazmur 48 (49) I
Antifon 1Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.
Antifon 2Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.
Mazmur 48 (49) II
Antifon 2Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.
Antifon 3Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.
Why 4,11; 5,9.10-12
Antifon 3Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.
Bacaan Singkat (Rom 3,23-25a)
Antifon KidungKerjakanlah perbuatan besar bagi kami, ya Tuhan, karena Engkau mahakuasa, dan kuduslah namaMu.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungKerjakanlah perbuatan besar bagi kami, ya Tuhan, karena Engkau mahakuasa, dan kuduslah namaMu.
Doa Permohonan
℟. Lindungilah umatMu, ya Tuhan.
Ya gembala abadi, lindungilah uskup kami bapa...* dan semua gembala umatMu. ℟.
Ya Tuhan, perhatikanlah penuh belaskasihan semua orang yang dianiaya,* dan bebaskanlah mereka segera dari segala kesusahan. ℟.
Kasihanilah, ya Tuhan, semua orang yang papa,* dan berikanlah rezeki kepada yang lapar. ℟.
Terangilah para anggota dewan perwakilan rakyat,* supaya mereka menetapkan undang-undang yang adil dan bijaksana. ℟.
Dampingilah orang-orang yang sudah Kautebus dengan darahMu dan yang kini sudah meninggal,* izinkanlah mereka mengambil bagian dalam perjamuan nikah bersama Engkau. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan aku mengeluh sepanjang hari.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Frumensius
Orang-tuanya berdiam di kota Tyrus, Asia Kecil. Dari orangtuanya Frumensius bersama adiknya Edesius mendapat pendidikan yang baik. Keluarga Kristen ini tergolong keluarga kaya di kota itu. Frumensius bersama Edesius mempunyai seorang guru pribadi bernama Meropius. Di bawah bimbingan Meropius, kedua bersaudara ini berkembang dewasa menjadi pemuda-pemuda yang berhati mulia dan saleh. Ketika Meropius berlayar ke India, kedua bersaudara ini diizinkan turut serta ke sana, guna menambah dan memperdalam ilmunya di negeri itu.
Dalam perjalanan pulang ke negerinya, kapal yang mereka tumpangi singgah di pelabuhan Adulius, Etiopia, untuk mengambil perbekalan. Malang nasib mereka. Tak terduga terjadilah perkelahian seru antara awa-awak kapal itu dengan penduduk setempat. Peristiwa ini menyebabkan kematian banyak penumpang kapal itu. Untunglah bahwa pada waktu itu Frumensius dan adiknya Edesius berada di darat. Mereka bermaksud untuk beristirahat sebentar di bawah pohon sambil belajar. Tetapi mereka pun kemudian ditangkap lalu dihadapkan kepada raja. Raja Aksum tidak menindak dan membunuh mereka karena mereka terdidik dan berpengetahuan luas. Sebaliknya mereka dipekerjakan sebagai pegawai raja. Frumensius bahkan diangkat sebagai sekretaris Raja Aksum dan diminta mendidik puteranya.
Kesempatan emas ini mereka manfaatkan untuk mewartakan Injil kepada orang-orang Etiopia. Konon, Frumensius bersama Edesius berhasil mentobatkan banyak orang dan membangunkan sebuah kapela di sana. Sepeninggal Raja Aksum, Frumensius bersama Edesius diizinkan pulang ke tanah airnya. Edesius pergi ke Tyrus dan di sana ditahbiskan menjadi imam. Sedangkan Frumensius memutuskan untuk menemui Santo Atanasius, Uskup dan Patriark kota Aleksandria. Ia bermaksud meminta bantuan tenaga imam untuk melayani umat Etiopia yang sudah dipermandikannya sambil melanjutkan pewartaan Injil di sana. Supaya umat Etiopia mempunyai seorang gembala maka Santo Atanasius menahbiskan Frumensius menjadi uskup. Ketika itu bidaah Arianisme sedang berkembang pesat di sana. Oleh karena itu karya kerasulannya mendapat hambatan dari orang-orang Arian yang sesat itu. Meskipun demikian ia terus melanjutkan karyanya: mengajar dan mempermandikan banyak orang, menerjemahkan doa-doa liturgis ke dalam bahasa setempat, dan mendidik imam-imam pribumi untuk melanjutkan pewartaan Injil di Etiopia. Frumensius meninggal dunia pada tahun 380 dan dijuluki 'Rasul Etiopia'
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari