Doa Katolik
Pesta

Pesta S. Andreas Rasul

Senin, 30 November 2037· Merah · Pekan Psalterium I
30 November 2037

Bacaan Misa

Pesta S. Andreas Rasul

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan." Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!" Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: "Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?" Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: "Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi."

Mazmur Tanggapan (PS 181)

Refren: Di seluruh bumi bergemalah sua ra mereka.

Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;
Hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.
Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar;
Tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari,

Bait Pengantar Injil (PS 963)

Alleluya, alleluya.

Mari, ikutlah Aku, sabda Tuhan, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia. D5 Alleluya

Alleluya, alleluya.

Bacaan Injil

Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.

Invitatorium

Pesta S. Andreas Rasul

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para rasul.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para rasul.

Ibadat Bacaan

Pesta S. Andreas Rasul

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolongku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolongku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Iman para Bapa kami! iman dan doa

Akan memenangkan segala bangsa bagi-Mu;

Dan melalui kebenaran yang datang dari Allah,

Umat manusia akan sungguh-sungguh merdeka.
Iman para bapa kami, iman yang kudus!

Kami akan setia kepada-Mu sampai mati.
Iman para Bapa kami! kami akan mengasihi

Baik teman maupun musuh dalam segala perjuangan kami:

Dan mewartakan-Mu sebagaimana kasih tahu caranya,

Dengan perbuatan baik dan hidup yang berbudi.
Iman para bapa kami, iman yang kudus!

Kami akan setia kepada-Mu sampai mati.
Iman para Bapa kami! iman dan doa

Akan memenangkan segala bangsa bagi-Mu;

Dan melalui kebenaran yang datang dari Allah,

Umat manusia akan sungguh-sungguh merdeka.
Iman para bapa kami, iman yang kudus!

Kami akan setia kepada-Mu sampai mati.
𝄞 "Faith of Our Fathers" oleh Rebecca Hincke • Tersedia untuk Pembelian • Partitur Musik • Teks: Frederick William Faber, 1814-1863; Musik: Henry F. Hemy, 1818-1888, dan James G. Walton, 1821-1905; Melodi: Saint Catherine L.M.; Artis: Rebecca Hincke; Hak Cipta 2016 Surgeworks, Inc. • Album yang berisi Kidung ini: Hymns and Chants of Divine Office, Vol. 3

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Suara mereka telah sampai ke ujung bumi, perkataan mereka ke batas-batas dunia.

Mazmur 19A

Pujian kepada Tuhan, Pencipta segalanya

Fajar dari tempat tinggi akan menyinari kita… untuk menuntun kaki kita ke jalan damai (Lukas 1:78, 79).
Langit mewartakan kemuliaan Allah,

dan cakrawala menunjukkan karya tangan-Nya.

Hari demi hari menyampaikan cerita,

dan malam demi malam memberitakan pesan.
Tiada ucapan, tiada kata, tiada suara terdengar,

namun jangkauan mereka meluas ke seluruh bumi,

perkataan mereka sampai ke batas-batas dunia.
Di sana Ia menempatkan kemah bagi matahari;

ia keluar seperti mempelai pria dari kemahnya,

bersukacita seperti pahlawan untuk menempuh jalannya.
Di ujung langit adalah terbitnya matahari;

sampai ke ujung terjauh langit adalah jalannya.

Tiada yang tersembunyi dari panasnya yang membakar.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonSuara mereka telah sampai ke ujung bumi, perkataan mereka ke batas-batas dunia.

Antifon 2Mereka mewartakan apa yang telah Allah lakukan bagi kita; mereka memahami makna perbuatan-Nya.

Mazmur 63 (64)

Doa memohon pertolongan melawan musuh

Mazmur ini secara khusus mengenang sengsara Tuhan kita (Santo Agustinus).
Dengarkanlah suaraku, ya Allah, saat aku mengeluh,

jagalah hidupku dari ketakutan akan musuh.

Sembunyikanlah aku dari gerombolan orang jahat,

dari kerumunan orang-orang yang berbuat jahat.
Mereka mengasah lidah mereka seperti pedang;

mereka membidik kata-kata pahit seperti panah

untuk menembak orang tak bersalah dari tempat persembunyian,

menembak tiba-tiba dan sembrono.
Mereka merencanakan jalan kejahatan mereka;

mereka bersekongkol untuk memasang jerat rahasia.

Mereka berkata: “Siapa yang akan melihat kita?

Siapa yang dapat menyelidiki kejahatan kita?”
Ia akan menyelidiki yang menyelidiki pikiran

dan mengetahui kedalaman hati.

Allah telah menembak mereka dengan panah-Nya

dan memberi mereka luka-luka mendadak.

Lidah mereka sendiri telah membawa mereka pada kehancuran

dan semua yang melihat mereka mengejek.
Maka semua orang akan takut;

mereka akan menceritakan apa yang telah Allah lakukan.

Mereka akan memahami perbuatan Allah.

Orang benar akan bersukacita dalam Tuhan

dan berlindung kepada-Nya.

Semua hati yang lurus akan bermegah.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMereka mewartakan apa yang telah Allah lakukan bagi kita; mereka memahami makna perbuatan-Nya.

Antifon 3Kekudusan Allah dinyatakan oleh mereka; semua bangsa melihat kemuliaan Allah.

Mazmur 96 (97)

Kemuliaan Tuhan dalam ketetapan-ketetapan-Nya bagi dunia

Mazmur ini menubuatkan keselamatan di seluruh dunia dan bahwa bangsa-bangsa dari segala suku akan percaya kepada Kristus (St. Athanasius).
Tuhan adalah Raja, biarlah bumi bersukacita,

biarlah semua pulau bergembira.

Awan dan kegelapan adalah pakaian-Nya;

takhta-Nya, keadilan dan kebenaran.
Api menyiapkan jalan-Nya;

ia membakar musuh-musuh-Nya di setiap sisi.

Kilat-Nya menerangi dunia,

bumi gemetar melihatnya.
Gunung-gunung meleleh seperti lilin

di hadapan Tuhan seluruh bumi.

Langit mewartakan keadilan-Nya;

semua bangsa melihat kemuliaan-Nya.
Biarlah mereka yang menyembah berhala malu,

mereka yang membanggakan dewa-dewa mereka yang tidak berguna.

Hai semua roh, sembahlah Dia.
Sion mendengar dan bersukacita;

umat Yehuda bergembira

karena penghakiman-Mu, ya Tuhan.
Sebab Engkau sungguh adalah Tuhan,

Mahatinggi di atas seluruh bumi,

diagungkan jauh di atas semua roh.
Tuhan mengasihi mereka yang membenci kejahatan:

Ia menjaga jiwa orang-orang kudus-Nya;

Ia membebaskan mereka dari orang-orang jahat.
Terang bersinar bagi orang benar

dan sukacita bagi orang yang lurus hati.

Bersukacitalah, hai orang benar, dalam Tuhan;

berikanlah kemuliaan kepada nama-Nya yang kudus.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonKekudusan Allah dinyatakan oleh mereka; semua bangsa melihat kemuliaan Allah.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Mereka mewartakan pujian Tuhan, menceritakan kuasa-Nya untuk menyelamatkan.

℟ Dan tentang keajaiban yang telah Ia kerjakan.
Bacaan Pertama

Dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus

1Kor 1:18-2:5

Para rasul mewartakan salib
Saudara-saudara, pemberitaan tentang salib memang kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah. Sebab ada tertulis:
“Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat
dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan.”
Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan? Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil. Orang-orang Yahudi menuntut tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat, tetapi kami mewartakan Kristus yang disalibkan: bagi orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan bagi bangsa-bangsa lain suatu kebodohan, tetapi bagi mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah. Sebab yang bodoh dari Allah lebih bijaksana daripada manusia, dan yang lemah dari Allah lebih kuat daripada manusia.

Ingatlah saja, saudara-saudara, bagaimana keadaanmu ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berkuasa, tidak banyak orang yang terpandang. Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat; dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita, keadilan, pengudusan dan penebusan, supaya, seperti ada tertulis:
“Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.”

Demikianlah pula aku, saudara-saudara, ketika aku datang kepadamu, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk mewartakan kepadamu misteri Allah. Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan. Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. Baik perkataanku maupun pewartaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.

Responsorium Mat 4:18-19

Ketika Tuhan berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Petrus dan Andreas sedang menebarkan jala di danau, lalu Ia berkata kepada mereka:

℟ Mari, ikutlah Aku, kamu akan Kujadikan penjala manusia.
Sebab mereka itu penjala ikan, dan Ia berkata kepada mereka.

℟ Mari, ikutlah Aku, kamu akan Kujadikan penjala manusia.
Bacaan Kedua

Dari Homili Santo Yohanes Krisostomus, uskup, tentang Injil Yohanes

(Hom. 19, 1: PG 59, 120-121)

Kami telah menemukan Mesias
Andreas, setelah tinggal bersama Yesus dan belajar banyak hal, tidak menyembunyikan harta itu dalam dirinya, melainkan bergegas dan berlari kepada saudaranya untuk membuatnya ikut serta. Perhatikanlah apa yang dikatakannya kepada saudaranya: “Kami telah menemukan Mesias, artinya: Kristus.” Lihatlah bagaimana dengan perkataan ini ia menunjukkan apa yang telah dipelajarinya dalam waktu singkat. Sebab ia menyatakan baik kuasa Sang Guru, yang telah meyakinkan mereka akan hal ini, maupun semangat dan ketekunan mereka sendiri, yang sejak awal memperhatikan hal-hal ini. Perkataan ini sungguh perkataan jiwa yang sangat merindukan kedatangan-Nya, yang menantikan Dia datang dari surga, yang bersorak gembira setelah Ia menampakkan diri, dan yang bergegas mewartakan perkara sebesar itu kepada orang lain. Inilah tanda cinta persaudaraan, kedekatan keluarga, kasih sayang yang tulus: saling mengulurkan tangan dalam hal-hal rohani.

Perhatikanlah pula, sejak awal, jiwa Petrus yang patuh dan mudah menurut. Ia segera bergegas datang tanpa menunda sedikit pun. “Ia membawanya,” kata Injil, “kepada Yesus.” Tetapi janganlah seorang pun mencela sikapnya yang mudah menerima itu, karena ia menerima perkataan saudaranya tanpa banyak menyelidiki. Sebab besar kemungkinan saudaranya telah menceritakan hal-hal ini kepadanya dengan cermat dan panjang lebar; hanya saja para penginjil di mana-mana menceritakan banyak hal secara ringkas, karena mengejar keringkasan. Lagi pula, Injil tidak mengatakan bahwa ia segera percaya, melainkan: “Ia membawanya kepada Yesus,” untuk menyerahkannya kepada Yesus supaya ia mempelajari segala sesuatu dari-Nya; sebab seorang murid lain pun hadir dan ikut serta dalam hal ini.

Jika Yohanes Pembaptis, ketika berkata: “Dialah Anak Domba, dan Ia membaptis dengan Roh,” menyerahkan pengajaran yang lebih jelas tentang hal ini untuk diterima dari Kristus, terlebih lagi Andreas melakukannya: ia tidak menganggap dirinya mampu menjelaskan semuanya, melainkan membawa saudaranya kepada sumber cahaya itu sendiri, dengan begitu bergegas dan gembira sehingga tidak menunda sedikit pun.

Responsorium

Begitu mendengar suara Tuhan yang berkhotbah, Santo Andreas meninggalkan jala yang menjadi mata pencahariannya,

℟ Dan mengikuti Dia yang menganugerahkan ganjaran hidup kekal.
Inilah dia yang demi cinta akan Kristus dan demi hukum-Nya menanggung sengsara.

℟ Dan mengikuti Dia yang menganugerahkan ganjaran hidup kekal.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah yang perkasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpinlah dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Setiap hari kami memuji-Mu.

℟ Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Ya Tuhan, dengan rendah hati kami mohon kepada keagungan-Mu: sebagaimana Santo Andreas, rasul, telah menjadi pewarta dan pemimpin bagi Gereja-Mu, demikian pula semoga ia menjadi pendoa kami yang abadi di hadapan-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

℟ Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Pesta S. Andreas Rasul

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

O para rasul mulia
Duta raja yang kuasa
Didikan guru utama
Yang mengatasi segala.

Di Yerusalem surgawi
Penuh cahaya ilahi
Kalian menjadi dasar
Bagi Gereja yang benar.

Kami rayakan pestamu
Kami kenangkan jasamu
Sambil mengucapkan syukur
Atas pengurbanan luhur.

Terpujilah Yesus Kristus
Yang sudah sudi mengutus
Rasul yang dipilih Bapa
Dipenuhi dengan RohNya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Inilah perintahKu, supaya kamu saling mencintai seperti Aku sudah mencintai kamu, (M.P. Alleluya)

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Inilah perintahKu, supaya kamu saling mencintai seperti Aku sudah mencintai kamu, (M.P. Alleluya)

Antifon 2Tidak ada cinta yang lebih besar dari pada cinta seorang yang menyerahkan nyawa untuk sahabatnya, (M.P. Alleluya)

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Tidak ada cinta yang lebih besar dari pada cinta seorang yang menyerahkan nyawa untuk sahabatnya, (M.P. Alleluya)

Antifon 3Kamu sungguh sahabatKu, jikalau kamu melaksanakan yang Kuperintahkan kepadamu, (M.P. Alleluya)

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Kamu sungguh sahabatKu, jikalau kamu melaksanakan yang Kuperintahkan kepadamu, (M.P. Alleluya)

Bacaan Singkat (Ef 2,19-20)

Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan sewarga dengan para kudus dan anggota keluarga Allah. Kamu dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dan Kristus Yesuslah batu sendinya.

Lagu Singkat

℣.Mereka Kautetapkan sebagai pemimpin,* Di seluruh dunia.℟.Mereka.℣.Mereka mewartakan namaMu, ya Tuhan.℟.Di seluruh dunia.℣.Kemuliaan.℟.Mereka.

Antifon KidungSalam, salib yang berharga; sambutlah murid Dia yang pernah tergantung padamu: Kristus, guruku.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungSalam, salib yang berharga; sambutlah murid Dia yang pernah tergantung padamu: Kristus, guruku.

Doa Permohonan

Saudara tercinta, kita telah menerima warisan surgawi dari para rasul. Marilah kita mengucap syukur kepada Bapa kita atas semua kurniaNya, dan berkata:

℟. KepadaMu paduan para rasul bersyukur, ya Tuhan.

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, sebab para rasul telah menyampaikan kepada kami perjamuan tubuh dan darah Kristus,* yang memuaskan dan menyegarkan kami. ℟.

Terpujilah Engkau karena para rasul telah menyediakan bagi kami santapan sabda,* yang menerangi dan menggembirakan kami. ℟.

Terpujilah Engkau karena Gereja kudus telah Kaudirikan atas para rasul,* dan kami kaupersatukan menjadi satu umat. ℟.

Terpujilah Engkau sebab Engkau telah mempercayakan kepada para rasul pembaptisan dan pengampunan dosa,* yang menyucikan kami dari segala kejahatan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Dengan rendah hati kami mohon kepada keagunganMu, ya Tuhan: sebagaimana Santo Andreas rasul tampil sebagai pewarta dan gembala GerejaMu, demikian pula semoga ia menjadi pengantara kami yang tetap di hadapanMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Pesta S. Andreas Rasul

SENIN — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Cf. Is 10, 20-21)

Tetapi pada waktu itu sisa orang Israel dan orang yang terluput di antara kaum keturunan Yakub, tidak akan bersandar lagi kepada yang mengalahkannya, tetapi akan bersandar kepada Tuhan, Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tetap setia. Suatu sisa akan kembali, sisa Yakub akan bertobat di hadapan Allah yang perkasa.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Pesta S. Andreas Rasul

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Mazmur 18B (19B)

Sabda Tuhan sempurna,*
menyegarkan jiwa.

Peraturan Tuhan teguh,*
membuat arif orang bersahaja.

Titah Tuhan tepat,*
menyenangkan hati.

Perintah Tuhan jelas,*
menerangi mata.

Hikmat Tuhan baik,*
tetap selamanya.

Keputusan Tuhan benar,*
adil selalu.

Lebih indah dari pada emas murni,*
lebih manis dari pada madu lebah.

Aku memperhatikan hukumMu,*
maka besarlah ganjaranku.

Siapa sadar akan pelanggarannya?*
Ampunilah dosa yang tak kusadari.

Lindungilah hambaMu terhadap keangkuhan,*
jangan aku dikuasai olehnya.

Maka hidupku suci,*
bebas dari pelanggaran besar.

Semoga Engkau berkenan akan ucapan mulutku,+
dan akan renungan hatiku di hadapanMu,*
ya Tuhan, padas dan penebusku.

Antifon 1Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Antifon 2Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Mazmur 7 I

Ya Tuhan, Allahku, kepadaMu aku berlindung,*
selamatkan daku dari para pengejarku dan bebaskan daku.

Jangan sampai mereka menerkam aku seperti singa,*
dan menyeret aku, tanpa ada yang membebaskan.

Ya Tuhan, Allahku, jika aku bersalah,*
jika tanganku berbuat curang,

jika aku berbuat jahat terhadap kawan,*
atau merugikan lawan yang tak beralasan,

biarlah musuh mengejar dan menangkap aku,+
menginjak-injak hidupku ke tanah,*
melemparkan kemuliaanku ke dalam debu.

Bangkitlah, Tuhan, dalam kemurkaanMu,+
melawan amarah para penindasku,*
lindungilah aku dengan menjatuhkan hukuman.

Hendaklah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau,*
bertakhtalah dan rajailah mereka.

Engkaulah hakim segala bangsa,+
hakimilah aku sesuai dengan kejujuranku,*
dan menurut kesucian hatiku.

Semoga berakhirlah kejahatan orang berdosa,+
Teguhkanlah hati orang yang baik,*
ya Allah yang adil, yang menyelami lubuk hati.

Antifon 2Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Antifon 3Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

Mazmur 7 II

Perisaiku ialah Allah,*
penyelamat orang yang tulus hati.

Allah itu hakim yang adil,*
amarahNya berkobar setiap hari.

Biar penindas mengasah pedang,*
melenturkan busur dan membidik;

namun bagi diri sendirilah ia menyiapkan senjata maut,*
dan menyalakan anak panahnya.

Ia mengandung kejahatan,*
ia hamil kelaliman dan melahirkan dusta.

Ia membuat lubang dan menggalinya,*
lalu terperosok sendiri ke dalamnya.

Begitulah kelaliman kembali kepada si jahat,*
dan kekerasan menimpa dia sendiri.

Aku bersyukur kepada Tuhan karena keadilanNya,*
dan bermazmur bagi nama Tuhan yang mahatinggi.

Antifon 3Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

Bacaan singkat Kis 3,12a.14

Rasul-rasul mengerjakan pelbagai tanda dan mukjizat di tengah rakyat. Dan semakin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik pria maupun wanita.

℣.Mereka memelihara sabda Allah.℟.Dan segala peraturan Tuhan.

Doa Penutup

Dengan rendah hati kami mohon kepada keagunganMu, ya Tuhan: sebagaimana Santo Andreas rasul tampil sebagai pewarta dan gembala GerejaMu, demikian pula semoga ia menjadi pengantara kami yang tetap di hadapanMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Pesta S. Andreas Rasul

SENIN — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. IS 13, 22 — 14, 1)

anjing-anjing hutan akan menyalak di dalam puri-purinya, dan serigala-serigala di dalam istana-istana kesenangan. Waktunya akan datang segera, dan usianya tidak akan diperpanjang. Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Pesta S. Andreas Rasul

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Langit bersorak gembira
Dan bumi bersukacita
Merayakan hari pesta
Para rasul yang mulia.

Diangkat menjadi duta
Bentara warta gembira
Mereka dikuasakan
Memberikan pengampunan.

S'moga pada akhir zaman
Pada saat pengadilan
Kami terima lindungan
Agar selamat dan aman.

Dimuliakanlah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada kita semua. Amin.

Antifon 1Kamulah yang tinggal besertaKu dalam cobaanKu, (M.P. Alleluya).

Mazmur 115 (116B,10-19)

Aku tetap percaya, sekalipun aku berkata,*
"Aku ini sangat tertindas";

sekalipun aku berkata dalam kebingunganku,*
"Semua orang penipu".

Bagaimana akan kubalas,*
segala kebaikan Tuhan terhadapku?

Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan,*
sambil menyerukan nama Tuhan.

Aku akan menepati nadarku kepada Tuhan,*
di depan seluruh umatNya.

Sungguh berhargalah di hadapan Tuhan,*
kematian para kekasihNya.

Ya Tuhan, aku hambaMu, aku anak sahayaMu,*
Engkau telah melepaskan belengguku.

Aku mempersembahkan kurban syukur kepadaMu,*
sambil menyerukan nama Tuhan.

Aku akan menepati nadarku kepada Tuhan,*
di depan seluruh umatNya,

di pelataran rumah Tuhan,*
di tengah kota Yerusalem.

Antifon 1Kamulah yang tinggal besertaKu dalam cobaanKu, (M.P. Alleluya).

Antifon 2Aku berada di tengahmu sebagai pelayan, (M.P. Alleluya).

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 2Aku berada di tengahmu sebagai pelayan, (M.P. Alleluya).

Antifon 3Kamu tidak lagi Kusebut hamba, melainkan sahabat, sebab segala yang Kudengar dari BapaKu telah Kunyatakan kepadamu, (M.P. Alleluya).

Kidung Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Kamu tidak lagi Kusebut hamba, melainkan sahabat, sebab segala yang Kudengar dari BapaKu telah Kunyatakan kepadamu, (M.P. Alleluya).

Bacaan Singkat (Ef 4,11-13)

Kristus mengangkat baik rasul maupun nabi, baik pewarta Injil maupun gembala dan pengajar umat untuk memperlengkapi para kudus bagi tugas pengabdian. Dengan demikian dibangun tubuh Kristus sampai kita semua akhirnya bersatu dalam iman dan benar-benar mengenal Putera Allah. Maka, kita menjadi manusia sempurna dan mencapai taraf kedewasaan Kristus yang sepenuh-penuhnya.

Lagu Singkat

℣.Wartakanlah kemuliaan Allah,* Di antara bangsa-bangsa.℟.Wartakanlah.℣.Dan karyaNya yang agung.℟.Di antara bangsa-bangsa.℣.Kemuliaan.℟.Wartakanlah.

Antifon KidungAndreas, hamba Kristus, rasul Allah yang layak, saudara Petrus dan rekannya dalam sengsara.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAndreas, hamba Kristus, rasul Allah yang layak, saudara Petrus dan rekannya dalam sengsara.

Doa Permohonan

Saudara-saudara, kita dibangun atas dasar kedua belas rasul. Marilah kita berdoa kepada Bapa yang mahakuasa bagi umatNya:

℟. Ingatlah akan GerejaMu, ya Tuhan.

Ya Bapa, Kristus yang bangkit dari alam maut, menyatakan diri pertama-tama kepada para rasul,* semoga kami memberi kesaksian tentang Dia sampai ke ujung bumi. ℟.

Engkau telah mengutus PuteraMu ke dunia untuk mewartakan kabar gembira kepada orang papa,* semoga kami mewartakan Injil dengan ikhlas dan berani. ℟.

Engkau mengutus PuteraMu untuk menaburkan benih sabdaMu,* semoga sabdaMu membawa hasil yang menggembirakan hati. ℟.

Engkau mengutus PuteraMu untuk memperdamaikan dunia dengan Dikau dalam darahNya,* semoga semua orang hidup dalam damai dengan Dikau dan dengan sesamanya. ℟.

Engkau mentakhtakan PuteraMu di sisi kananMu dalam kemuliaan surgawi,* semoga orang beriman yang telah meninggal Kauterima dalam kerajaanMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Dengan rendah hati kami mohon kepada keagunganMu, ya Tuhan: sebagaimana Santo Andreas rasul tampil sebagai pewarta dan gembala GerejaMu, demikian pula semoga ia menjadi pengantara kami yang tetap di hadapanMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Pesta S. Andreas Rasul

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Peliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tuhanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat 1Tes 5,9-10

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo Andreas

Rasul · abad ke-1

Andreas, salah seorang dari keduabelas Rasul Yesus, Tuhan kita. Mulanya ia berguru pada Yohanes Pembaptis; tetapi kemudian ia bersama seorang kawannya mengikuti dan menjadi murid Yesus, segera setelah Yohanes mengarahkan perhatian murid-muridnya kepada Yesus dengan menyebutNya "Anak Domba Allah" yang dinantikan Israel (Yoh 1:36-42).

Saudara Simon Petrus ini adalah nelayan kelahiran Betsaida, sebuah kota di tepi danau Genesaret (Mrk 6:45; Yoh 1:44; 12:21). Ayahnya Yohanes (Yona) adalah juga seorang nelayan di Kapernaum, sebuah kota yang letaknya 4 km sebelah barat muara Yordan pada danau Genesaret. Andreas-lah yang membawa Simon saudaranya (yang kemudian disebut Yesus 'Petrus', Si Batu Karang) kepada Yesus. Bersama Yakobus dan Yohanes (anak-anak Zebedeus). Andreas dan Simon adalah murid-murid Yesus yang pertama. Ketika beberapa orang Yunani mau bertemu dengan Yesus, Andreas-lah yang membawa mereka kepada Yesus dan menyampaikan maksud mereka itu kepadaNya. Karena keutamaannya ini, Santo Beda menjuluki dia "Pengantar kepada Kristus.

Andreas memainkan suatu peran yang penting di dalam peristiwa-peristiwa kehidupan Yesus. Ia hadir pada saat Yesus mengadakan mujizat perbanyakan roti kepada lima ribu orang; bahkan justru dialah yang memberitahukan kepada Yesus perihal anak lelaki kecil yang membawa lima ketul roti dan dua ekor ikan itu (Yoh 6:5-9). Ia juga ada di antara empat orang rasul yang mempertanyakan kepada Yesus perihal tibanya hari akhirat (Mrk 13:3, 4).

Setelah Yesus naik ke surga, Andreas ada di antara rasul-rasul lainnya di ruang atas untuk menantikan turunnya Roh Kudus yang dijanjikan Yesus. Konon, ia kemudian mewartakan Injil di Scytia dan Yunani, dan kemudian menurut tradisi (yang agak diragukan), ia pergi ke Byzantium, di mana ia mengangkat Stachys menjadi Uskup setempat.

Di mana, kapan, dan bagaimana Andreas wafat kurang diketahui jelas. Namun seturut tradisi, ia wafat di Patras, Acaia, digantung pada sebuah salib yang berbentuk huruf "X" (silang). Ia bergantung di salib itu selama 2 hari, dan selama itu ia terus berkotbah kepada khalayak yang datang menyaksikannya. Ia tidak dipakukan melainkan diikat saja pada salib itu, sehingga lebih lama ia menderita sebelum menghembuskan nafasnya. Salib ini kemudian dinamakan orang "Salib Santo Andreas".

Pada masa pemerintahan Kaisar Konstansius II, salib relikui Andreas itu dipindahkan dari Patras ke gereja para Rasul di Konstantinopel. Sesudah kota itu rusak oleh Perang Salib pada tahun 1204, maka salib itu dicuri dan kemudian disimpan di katedral Amalfi di Italia. Kurang jelas apakah ia pernah berkotbah di Rusia dan Skotlandia seperti yang dikatakan oleh tradisi. Yang jelas ialah bahwa ia dijadikan pelindung kedua negara itu.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari