Doa Katolik
Doa Hari Ini

Kamis XXXI Masa Biasa

Kamis, 5 November 2037· Putih · Pekan Psalterium III
5 November 2037

Bacaan Misa

Kamis XXXI Masa Biasa
Bacaan Pertama

Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri. Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan. Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup. Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah. Karena ada tertulis: "Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah." Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Bacaan Injil

Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka." Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira, dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan." "Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."

Invitatorium

Kamis XXXI Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, sebab Dialah Allah kita.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, sebab Dialah Allah kita.

Ibadat Bacaan

Kamis XXXI Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Lihatlah! Di sekeliling takhta, suatu rombongan mulia,

Para kudus berdiri dalam jutaan tak terhitung;

Dari setiap lidah yang ditebus bagi Allah,

Berpakaian jubah yang dicuci dalam darah,

Alleluya.
Melalui kesengsaraan besar mereka datang;

Mereka memikul salib, menghina rasa malu;

Dari segala jerih lelah mereka kini beristirahat,

Dalam kemuliaan abadi Allah yang diberkati,

Alleluya.
Mereka melihat Juruselamat mereka muka dengan muka;

Dan menyanyikan kemenangan rahmat-Nya;

Dia siang dan malam, mereka tak henti memuji,

Kepada-Nya mereka menaikkan syukur yang nyaring,

Alleluya.
“Layaklah Anak Domba, yang disembelih bagi orang berdosa,

Melalui tahun-tahun tak berkesudahan untuk hidup dan memerintah;

Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu,

Dan menjadikan kami raja dan imam bagi Allah.”

Alleluya.
Oh, semoga kami menapaki jalan suci

Yang dilalui para kudus dan martir suci;

Berjuang sampai akhir dalam perjuangan mulia,

Dan memenangkan, seperti mereka, mahkota kehidupan,

Alleluya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Pandanglah kami, ya Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina.

Mazmur 88 (89)

Ratapan atas kejatuhan dinasti Daud

Ia telah membangkitkan bagi kita seorang Juruselamat yang perkasa, lahir dari keturunan Daud, hamba-Nya (Lukas 1:69).

IV
Namun Engkau telah menolak dan mencampakkan

dan murka terhadap orang yang telah Engkau urapi.

Engkau telah memutuskan perjanjian-Mu dengan hamba-Mu

dan mencemarkan mahkotanya dalam debu.
Engkau telah merobohkan semua temboknya

dan meruntuhkan benteng-bentengnya.

Ia dijarah oleh semua yang lewat:

ia telah menjadi ejekan tetangganya.
Engkau telah meninggikan tangan kanan musuh-musuhnya;

Engkau telah membuat semua musuhnya bersukacita.

Engkau telah membuat pedangnya menyerah,

Engkau tidak menopangnya dalam pertempuran.
Engkau telah mengakhiri kemuliaannya;

Engkau telah menjatuhkan takhtanya ke tanah.

Engkau telah mempersingkat tahun-tahun masa mudanya;

Engkau telah menumpuk aib padanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPandanglah kami, ya Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina.

Antifon 2Akulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi.

V
Berapa lama lagi, ya Tuhan? Akankah Engkau menyembunyikan diri selama-lamanya?

Berapa lama lagi murka-Mu akan menyala seperti api?

Ingatlah, Tuhan, betapa singkatnya hidupku

dan betapa rapuhnya Engkau telah menjadikan anak-anak manusia.

Manusia mana yang dapat hidup dan tidak pernah melihat kematian?

Siapa yang dapat menyelamatkan dirinya dari cengkeraman kubur?
Di manakah belas kasihan-Mu di masa lalu, ya Tuhan,

yang telah Engkau sumpah dalam kesetiaan-Mu kepada Daud?

Ingatlah, Tuhan, bagaimana hamba-Mu diejek,

bagaimana aku harus menanggung semua penghinaan bangsa-bangsa.

Demikianlah musuh-musuh-Mu mengejek aku, ya Tuhan,

mengejek orang yang Engkau urapi di setiap langkah.
Terpujilah Tuhan selama-lamanya. Amin, amin!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Allah belas kasihan dan kesetiaan, Engkau membuat perjanjian baru dan abadi dengan manusia dan memeteraikannya dalam darah Putra-Mu. Ampunilah kebodohan ketidaksetiaan kami dan buatlah kami menaati perintah-perintah-Mu, agar dalam perjanjian baru-Mu kami dapat menjadi saksi dan pewarta kesetiaan dan kasih-Mu di bumi, dan turut serta dalam kemuliaan-Mu di surga.

AntifonAkulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi.

Antifon 3Tahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal.

Mazmur 89 (90)

Semoga kami hidup dalam cahaya Allah

Tidak ada waktu bagi Allah: seribu tahun, satu hari: semuanya sama (2 Petrus 3:8).

Ya Tuhan, Engkau telah menjadi perlindungan kami

dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Sebelum gunung-gunung lahir

atau bumi atau dunia diciptakan,

Engkau adalah Allah, tanpa awal atau akhir.
Engkau mengembalikan manusia menjadi debu

dan berkata: “Kembalilah, anak-anak manusia.”

Di mata-Mu seribu tahun

adalah seperti kemarin, datang dan pergi,

tidak lebih dari jaga malam.
Engkau menyapu manusia seperti mimpi,

seperti rumput yang tumbuh di pagi hari.

Di pagi hari ia tumbuh dan berbunga:

menjelang malam ia layu dan pudar.
Maka kami binasa dalam murka-Mu,

dilanda ketakutan dalam amarah-Mu.

Kesalahan kami terhampar di hadapan-Mu;

rahasia kami dalam terang wajah-Mu.
Semua hari kami berlalu dalam murka-Mu.

Hidup kami berakhir seperti desahan.

Masa hidup kami tujuh puluh tahun

atau delapan puluh bagi mereka yang kuat.
Dan sebagian besar dari ini adalah kekosongan dan penderitaan.

Mereka berlalu dengan cepat dan kami pun tiada.

Siapa yang memahami kekuatan murka-Mu

dan takut akan kekuatan amarah-Mu?
Buatlah kami mengetahui singkatnya hidup kami

agar kami memperoleh hikmat hati.

Tuhan, berbelas kasihanlah! Apakah murka-Mu selamanya?

Tunjukkanlah belas kasihan kepada hamba-hamba-Mu.
Di pagi hari, penuhilah kami dengan kasih-Mu;

kami akan bersukacita dan bergembira sepanjang hari-hari kami.

Berikanlah kami sukacita untuk menyeimbangkan penderitaan kami

untuk tahun-tahun ketika kami mengalami kemalangan.
Tunjukkanlah karya-Mu kepada hamba-hamba-Mu;

biarkan kemuliaan-Mu bersinar pada anak-anak mereka.

Biarlah kemurahan Tuhan ada pada kami:

berikanlah keberhasilan pada pekerjaan tangan kami,

berikanlah keberhasilan pada pekerjaan tangan kami.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa yang kekal, Engkau memberi kami hidup meskipun kami bersalah dan bahkan menambah hari dan tahun pada hidup kami untuk membawa kami pada hikmat. Buatlah kami mengasihi dan menaati Engkau, agar karya tangan kami selalu menunjukkan apa yang telah dilakukan tangan-Mu, sampai hari kami memandang keindahan wajah-Mu.

AntifonTahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Aku telah mengalami kesengsaraan dan kesusahan.

℟ Tetapi dalam perintah-Mu aku menemukan penghiburan.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Kebijaksanaan

7:15-30

Kebijaksanaan adalah gambaran Allah
Sekarang, semoga Allah mengaruniakan aku berbicara dengan tepat

dan menghargai karunia-karunia ini sebagaimana mestinya:

Karena Dialah pembimbing Kebijaksanaan

dan pengarah orang-orang bijak.

Karena baik kami maupun perkataan kami ada di tangan-Nya,

demikian pula segala kebijaksanaan dan pengetahuan tentang kerajinan.

Karena Dia memberiku pengetahuan yang benar tentang hal-hal yang ada,

agar aku mengetahui tatanan alam semesta dan kekuatan unsur-unsurnya,

Permulaan dan akhir serta pertengahan waktu,

perubahan dalam perjalanan matahari dan variasi musim.

Siklus tahun, posisi bintang-bintang,

sifat-sifat hewan, temperamen binatang buas,

Kekuatan angin dan pikiran manusia,

kegunaan tumbuhan dan khasiat akar-akaran—

Hal-hal yang tersembunyi aku pelajari dan hal-hal yang jelas;

karena Kebijaksanaan, pencipta segala sesuatu, mengajariku.
Karena di dalam dia ada roh

yang cerdas, kudus, unik,

Beragam, halus, lincah,

jelas, tak bernoda, pasti,

Tidak merusak, mencintai kebaikan, tajam,

tidak terhambat, murah hati, ramah,

Teguh, aman, tenang,

mahakuasa, mahatahu,

Dan meresapi semua roh,

meskipun mereka cerdas, murni, dan sangat halus.

Karena Kebijaksanaan bergerak melampaui segala gerakan,

dan dia menembus serta meresapi segala sesuatu karena kemurniannya.
Karena dia adalah aura kekuatan Allah

dan pancaran murni kemuliaan Yang Mahakuasa;

oleh karena itu tidak ada yang tercemar masuk ke dalam dia.

Karena dia adalah cahaya terang yang kekal,

cermin tak bernoda kekuatan Allah,

gambaran kebaikan-Nya.

Dan dia, yang satu, dapat melakukan segala sesuatu,

dan memperbarui segala sesuatu sementara dia sendiri tetap ada;

Dan masuk ke dalam jiwa-jiwa kudus dari zaman ke zaman,

dia menghasilkan sahabat-sahabat Allah dan para nabi.

Karena tidak ada yang Allah kasihi, kecuali orang yang tinggal bersama Kebijaksanaan.

Karena dia lebih indah dari matahari

dan melampaui setiap gugusan bintang.

Dibandingkan dengan cahaya, dia lebih unggul;

karena itu, memang, malam menggantikan,

tetapi kejahatan tidak mengalahkan Kebijaksanaan.

Responsorium Kolose 1:15-16; Kebijaksanaan 7:26

Kristus Yesus adalah gambaran Allah yang tidak kelihatan,

yang sulung dari segala ciptaan,

℟ karena di dalam Dia, segala sesuatu diciptakan.
Dialah cahaya terang yang kekal

dan gambaran kebaikan Allah.

℟ Karena di dalam Dia, segala sesuatu diciptakan.
Bacaan Kedua

Dari sebuah khotbah Melawan Kaum Arian oleh Santo Athanasius, uskup

Kemiripan dan gambaran Kebijaksanaan ada dalam karya-karya Allah
Sebuah kesan Kebijaksanaan telah diciptakan dalam diri kita dan dalam semua karya-Nya. Oleh karena itu, Kebijaksanaan sejati yang membentuk dunia mengklaim bagi diri-Nya semua yang menanggung gambaran-Nya, dan dengan tepat berkata: Tuhan menciptakan aku dalam karya-karya-Nya. Kata-kata ini sebenarnya diucapkan oleh kebijaksanaan yang ada dalam diri kita, tetapi Tuhan sendiri di sini mengadopsinya sebagai milik-Nya sendiri. Kebijaksanaan itu sendiri tidak diciptakan, karena Dia adalah Pencipta, tetapi karena gambaran diri-Nya yang diciptakan yang ditemukan dalam karya-karya-Nya, Dia berbicara demikian seolah-olah Dia berbicara tentang diri-Nya sendiri. Tuhan kita berkata: Barangsiapa menerima kamu, menerima Aku, dan Dia dapat mengatakan ini karena kesan diri-Nya ada dalam diri kita. Dengan cara yang sama, meskipun Kebijaksanaan tidak termasuk di antara hal-hal yang diciptakan, namun karena bentuk dan kemiripan-Nya ada dalam karya-karya-Nya, Dia berbicara seolah-olah Dia adalah makhluk ciptaan, dan berkata: Tuhan menciptakan aku dalam karya-karya-Nya, ketika tujuan-Nya pertama kali terungkap.
Kemiripan Kebijaksanaan telah dicapkan pada makhluk-makhluk agar dunia dapat mengenali di dalamnya Firman yang adalah penciptanya dan melalui Firman datang untuk mengenal Bapa. Inilah ajaran Paulus: Apa yang dapat diketahui tentang Allah jelas bagi mereka, karena Allah telah menunjukkannya kepada mereka. Sejak penciptaan dunia, sifat-Nya yang tidak kelihatan telah ada bagi pikiran untuk memahami dalam hal-hal yang telah dibuat. Oleh karena itu Firman bukanlah makhluk ciptaan, karena bagian yang dimulai: Tuhan menciptakan aku… harus dipahami sebagai mengacu pada kebijaksanaan yang benar-benar ada dalam diri kita dan dikatakan demikian.
Tetapi jika ini gagal meyakinkan lawan-lawan kita, biarkan mereka memberi tahu kita apakah ada kebijaksanaan dalam hal-hal yang diciptakan. Jika tidak ada, mengapa rasul Paulus mengemukakan sebagai penyebab dosa manusia: Oleh kebijaksanaan Allah, dunia gagal mengenal Allah melalui kebijaksanaan? Dan jika tidak ada kebijaksanaan yang diciptakan, bagaimana mungkin ungkapan banyak orang bijak ditemukan dalam Kitab Suci? Dan lagi, Kitab Suci bersaksi bahwa orang bijak berhati-hati dan menjauh dari kejahatan, dan oleh kebijaksanaan sebuah rumah dibangun. Selanjutnya, Pengkhotbah berkata: Kebijaksanaan orang bijak akan menerangi wajahnya. Dia juga menegur orang-orang yang sombong dengan peringatan: Jangan berkata, “Bagaimana bisa hari-hari yang lalu lebih baik dari ini?” Karena bukan dalam kebijaksanaan Engkau menanyakan ini.
Jadi ada kebijaksanaan dalam hal-hal yang diciptakan, sebagaimana putra Sirakh juga bersaksi: Tuhan telah mencurahkannya ke atas semua karya-Nya, untuk bersama manusia sebagai karunia-Nya, dan dengan kebijaksanaan Dia telah melengkapi dengan berlimpah orang-orang yang mengasihi Dia. Kualitas “dicurahkan” ini bukan milik esensi Kebijaksanaan yang ada dengan sendirinya yang adalah Yang Tunggal, tetapi milik kebijaksanaan yang mencerminkan Yang Tunggal di dunia. Mengapa kemudian tidak dapat dipercaya jika Kebijaksanaan yang kreatif dan arketipal, yang kemiripannya adalah kebijaksanaan dan pengertian yang dicurahkan di dunia, harus berkata, seolah-olah berbicara langsung tentang diri-Nya sendiri: Tuhan menciptakan aku dalam karya-karya-Nya? Karena kebijaksanaan di dunia bukanlah kreatif, tetapi itu sendiri diciptakan dalam karya-karya Allah, dan dalam terang kebijaksanaan ini langit menyatakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya.

Responsorium Kebijaksanaan 7:22,23; 1 Korintus 2:10

Dalam kebijaksanaan berdiamlah roh,

yang cerdas, kudus, unik, beragam,

halus, aktif, mencintai segala yang baik, dan tak tertahankan.

℟ Inilah roh yang mahakuasa, mengamati segala sesuatu dan meresapi semua roh.
Roh menembus kedalaman segala yang ada,

bahkan kedalaman Allah.

℟ Inilah roh yang mahakuasa, mengamati segala sesuatu dan meresapi semua roh.

Doa Penutup

Ya Allah

yang mahakuasa dan kekal,

tambahkanlah iman,

harapan, dan kasih kami,

dan buatlah kami mencintai apa yang Engkau perintahkan,

agar kami layak menerima apa yang Engkau janjikan.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Kamis XXXI Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Bapa penguasa waktu
Lihat kini fajar baru
Mulai memancarkan sinar
Lambang cahaya yang benar.

Rahmat baru ditawarkan
Terselubung kejadian
Yang menyampaikan undangan
Untuk berbakti berkurban.

Kami sambut kesempatan
Melayani Kristus Tuhan
Yang hadir dalam sesama
Tersembunyi namun nyata.

S'moga pengabdian kami
Dijiwai Roh ilahi
Dijadikan karya Putra
Demi kemulyaan Bapa. Amin.

Antifon 1Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.

Mazmur 86 (87)

Hai Yerusalem, kota di atas gunung yang kudus,*
Tuhan cinta padamu.

Hai benteng Sion, Tuhan yang memperindah semua kediaman Yakub,*
berfirman dalam dirimu:

"Mesir dan Babel akan Kudafatar,*
antara mereka yang mengakui Aku.

Bahkan Filistea, Tirus dan Etiopia,*
akan termasuk warga negara Sion".

Tetapi tentang Sion sendiri akan dikatakan,+
"Orang ini dan orang itu kelahiran Sion,*
Allah yang mahatinggi menyentosakannya".

Tuhan akan mencatat dalam daftar para bangsa,*
"Inipun dilahirkan di Sion".

Dan semua orang yang pernah menderita demi Sion,*
akan bernyanyi dan menari-nari.

Antifon 1Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.

Antifon 2Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.

Yes 40,10-17

Lihat, Allah Tuhan kita datang dengan kekuasaan,*
Ia menaklukkan segala-galanya!

Jarahan dibawaNya serta,*
dan tanda kemenangan diarak di hadapanNya.

Seperti seorang gembala,*
Tuhan mengumpulkan dan membimbing kawananNya.

Ia membopong anak domba dalam pelukan tanganya,*
dan menuntun induknya penuh perhatian.

Siapa yang menakar air laut dengan cidukan tangan,*
mengukur langit dengan jengkal jari?

Siapa menyukat segala debu bumi dengan takaran,+
menimbang gunung dengan dacing,*
atau bukit dengan neraca?

Siapa yang mengatur roh Tuhan,*
atau memberi petunjuk kepadaNya sebagai penasihat?

Dengan siapa Tuhan berunding untuk memperoleh kebijaksanaan,+
untuk belajar keadilan dan menimba pengetahuan,*
untuk mengetahui jalan yang paling baik?

Sungguh, para bangsa bagaikan setitik air pada pinggir timba,+
bagaikan sebutir debu pada neraca,*
sungguh, pulau-pulau tidak lebih berat dari tepung halus.

Semua hutan tidak cukup kayu bakarnya untuk kurban bakaran,*
dan segala margasatwa tidak cukup untuk persembahan.

Di hadapan Tuhan segala bangsa tidak berarti apa-apa,*
bagi Tuhan mereka hampa dan ketiadaan belaka.

Antifon 2Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.

Antifon 3Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Mazmur 98 (99)

Tuhan meraja, gemetarlah para bangsa,+
Tuhan bertakhta di atas singgasana, goncanglah bumi,*
agunglah Tuhan di Sion.

Tuhan agung, mengatasi segala bangsa,+
dimuliakanlah namaMu, Allah yang agung dan dahsyat,*
kuduslah Tuhan.

Raja mahakuasa, pencinta hukum,*
Engkau sendirilah yang menegakkan keadilan.

Hukum dan keadilan dalam bangsa Yakub,*
Engkaulah yang menegakkannya.

Agungkanlah Tuhan, Allah kita,+
bersembahsujudlah di depan tumpuan kakiNya,*
kuduslah Tuhan.

Musa dan Harun termasuk imamNya,+
dan Samuel teramsuk orang yang menyerukan namaNya,*
mereka berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab mereka.

Dari dalam tiang awan Tuhan berfirman kepada mereka,*
mereka berpegang pada perintahNya, pada hukum yang diberikanNya.

Tuhan, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka,+
Engkaulah Allah yang mengampuni mereka,*
namun Engkau membalas perbuatannya yang jahat.

Agungkanlah Tuhan, Allah kita,*
bersembahsujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Antifon 3Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Bacaan Singkat (1Ptr 4,10-11)

Hendaklah kamu saling melayani sesuai dengan kurnia yang kamu peroleh masing-masing. Sebab kamu ditugaskan untuk membagikan rahmat Allah yang beraneka ragam. Kalau seorang berbicara, baiklah ia menyampaikan sabda Allah. Kalau seorang melayani, baiklah ia melayani dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus.

Lagu Singkat

℣.Aku berseru dengan segenap hati,* Kabulkanlah doaku, ya Tuhan.℟.Aku.℣.PeraturanMu akan kupelihara.℟.Kabulkanlah doaku, ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Aku.

Antifon KidungMarilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungMarilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Doa Permohonan

Allah Bapa membimbing dan memelihara umatNya. Marilah kita bersyukur kepadaNya dan dengan gembira berseru:

℟. Terpujiah Engkau, Tuhan, selama-lamanya.

Bapa yang mahamurah, kami memuji Engkau karena cinta kasihMu, sebab luhurlah karyaMu ketika menciptakan kami,* dan lebih lurhur lagi karyaMu ketika membaharui kami. ℟.

Pada permulaan hari ini curahkanlah ke dalam hati kami keinginan untuk mengabdi Engkau,* supaya kami tetap memuliakan Dikau dengan pikiran dan perbuatan. ℟.

Sucikanlah hati kami dari setiap keinginan jahat,* agar kami selalu memperhatikan kehendakMu. ℟.

Bukalah kiranya hati kami terhadap keperluan saudara-saudara kami dan semua orang lain,* supaya kami mencintai mereka semua sebagai saudara. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah, yang kekal dan kuasa, terangilah kiranya bangsa-bangsa yang meringkuk dalam kegelapan maut. Sinarilah mereka dengan terang cahayaMu, yang telah terbit laksana fajar cemerlang, yaitu Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Kamis XXXI Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Sap 19, 22)

Memang dalam segala-galanya, ya Tuhan, telah Kauagungkan dan Kaumuliakan umat-Mu, tidak pernah Kauhina, melainkan selalu dan di mana-mana Kaudampingi.

Ayat Singkat

℣.Engkaulah Allah yang melakukan keajaiban.℟.Engkau telah menyatakan kuasa-Mu di antara bangsa-bangsa.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Kamis XXXI Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Topanglah aku, ya Tuhan, sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup.

Mazmur 118 (119),113-120

Orang yang bimbang hati kubenci,*
tetapi hukumMu kucintai.

Engkaulah pelindung dan rajaku,*
aku berharap pada firmanMu

Enyahlah dari padaku, hai para penjahat,*
aku ingin berpegang pada perintah Allahku.

Topanglah aku sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup,*
janganlah mengecewakan harapanku.

Sokonglah aku, supaya aku selamat,*
sebab ketetapanMu selalu kuamalkan.

Tolaklah semua orang yang menyimpang dari ketetapanMu,*
sebab tipu muslihatlah rencana mereka.

Semua orang durjana di bumi Kaubuang seperti sampah,*
sebab itu aku mencintai ketetapanMu.

Badanku gemetar karena hormat kepadaMu,*
aku takut kepada keputusanMu.

Antifon 1Topanglah aku, ya Tuhan, sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup.

Antifon 2Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, dan hapuskanlah dosa kami.

Mazmur 78 (79)1-5.8-11.13

Ya Allah, bangsa kafir telah menduduki tanah milik pusakaMu,+
menajiskan bait kudusMu,*
menjadikan Yerusalem timbunan puing.

Mereka membuang mayat para hambaMu,+
sebagai makanan kepada burung di udara,*
dan daging orang yang Kaukasihi kepada binatang buas di bumi.

Di sekitar Yersualem mereka menumpahkan darah seperti air,*
dan tak seorangpun menguburkan mayat-mayatnya.

Kami dicerca tetangga kami,*
diolok-olok dan dicemoohkan orang sekeliling kami.

Masih berapa lamakah Engkau murka, ya Tuhan?*
Terus-meneruskah amarahMu membara, berkobar seperti api?

Janganlah kautanggungkan kesalahan leluhur kepada kami,+
bersegeralah menyongsong kami dengan belaskasihanMu,*
karena kami kehabisan tenaga.

Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami,+
demi kemuliaan namaMu bebaskanlah kami,*
dan hapuskanlah dosa kami demi namaMu.

Jangan biarkan bangsa-bangsa kafir berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Semoga bangsa-bangsa kafir di hadapan mata kami,*
mengalami pembalasanMu atas darah yang mereka tumpahkan.

Naiklah hendaknya ke hadiratMu rintihan para tawanan,*
dengan kuasaMu renggutlah mereka dari hukuman mati.

Maka kami, umatMu, kawanan domba gembalaanMu,+
akan bersyukur kepadaMu untuk selama-lamanya,*
dan mewartakan pujianMu turun-temurun.

Antifon 2Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, dan hapuskanlah dosa kami.

Antifon 3Ya Allah semesta alam, pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu.

Mazmur 79 (80)

Gembala Israel, dengarkanlah kami,*
Engkau yang menimpin Yusuf bagaikan kawanan.

Engkau yang bertakhta di atas singgasana, tampillah dengan cemerlang,*
di depan suku Efraim, Benyamin dan Manasye.

Kerahkanlah kekuatanMu,*
dan datanglah menyelamatkan kami.

Ya Allah, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, berapa lama lagi Engkau murka,*
sekalipun umatMu berdoa?

UmatMu Kauberi ratap tangis sebagai makanan,*
cucuran air mata berlimpah sebagai minuman.

Kaujadikan kami sasaran kebencian para tetangga,*
dan olok-olokan musuh kami.

Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

UmatMu bagaikan pokok anggur yang Kaupindahkan dari Mesir,*
Kauhalaukan bangsa-bangsa lalu Kautanamkan dia.

Engkau telah menyediakan tanah bagi pokok itu,*
maka berurat berakarlah ia dan memenuhi seluruh negeri.

Gunung-gunung ditudungi oleh naungannya,*
dan pohon-pohon jati oleh cabang-cabangnya.

Ranting-rantingnya menjulur sampai ke laut,*
dan sulur-sulurnya sampai ke sungai Efrat.

Ya Allah, mengapa Engkau merobohkan pagarnya,*
sehingga setiap orang yang lewat memetik buahnya!

Babi hutan menggerogotinya,*
dan binatang di padang memakannya.

Ya Allah semesta alam, kembalilah,+
pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu,*
lindungilah pokok yang Kautanam dengan tanganMu sendiri.

Musuh telah menebang dan membakarnya,*
biarlah mereka binasa oleh ancaman wajahMu.

Hendaknya Engkau melindunghi raja kami,*
orang pilihan yang telah Kaunobatkan.

Maka kami tidak akan menyimpang dari padaMu,*
lindungilah hidup kami, maka kami akan memuji Engkau.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Antifon 3Ya Allah semesta alam, pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu.

Bacaan singkat Ul 4,7

Tak ada bangsa lain sebesar bangsa kita, yang mempunyai dewa-dewa demikian dekat seperti Allah kita, yang memperhatikan setiap permohonan kita.

℣.Tuhan dekat pada orang yang berseru kepadaNya.℟.Ia mendengarkan dan menyelamatkan mereka.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, padamu tidak ada yang gelap, tidak ada yang tersembunyi. Maka sinarilah kami dengan terang cahayaMu, supaya kami dapat mengenal kehendakMu dan mengikuti bimbinganMu dengan rela dan setia. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Kamis XXXI Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Est 10, 3f)

Karena Mordekhai, orang Yahudi itu, menjadi orang kedua di bawah raja Ahasyweros, dan ia dihormati oleh orang Yahudi serta disukai oleh banyak sanak saudaranya, sebab ia mengikhtiarkan yang baik bagi bangsanya dan berbicara untuk keselamatan bagi semua orang sebangsanya.

Ayat Singkat

℣.Aku bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, sebab Engkau menjawab aku.℟.Dan Engkau menjadi keselamatanku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Kamis XXXI Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Yesus Kristus Putra Bapa
Yang menjadi manusia
Kaulah cahaya dunia
Yang mencerahkan semua.

Bila semuanya lenyap
Engkau akan tinggal tetap
Bila segalanya musnah
Engkau tetap berkuasa.

Bila fajar tampil lagi
Terbit hari yang abadi
Kau meraja selamanya
Berjaya bersama Bapa. Amin.

Antifon 1UmatMu bersorak kegirangan, ya Tuhan, sambil menuju tempat kediamanMu.

Mazmur 131 (132) I

Ingatlah, ya Tuhan, akan Daud,*
dan akan segala kemenangannya.

Ingatlah, bagaimana ia telah bersumpah kepada Tuhan,*
dan berjanji kepada Allah Yakub yang mahakuat:

"Sungguh, aku takkan masuk ke dalam rumah kediamanku,*
takkan berbaring di ranjangku,

takkan membiarkan mataku tertidur,*
ataupun membiarkan kelopak mataku terlelap,

sampai aku mendapatkan tempat bagi Tuhan,*
kediaman bagi Allah Yakub.

Kita telah mendengar tentang tabut itu di Efrata,*
telah mengetahuinya di padang Ya'ar.

Mari kita pergi ke tempat kediaman Tuhan,*
bersembah sujud di hadapan tumpuan kakiNya.

Bangunlah, ya Tuhan, silakan ke tempat istirahatMu,*
Engkau beserta tabut kekuatanMu.

Semoga para imamMu berpakaian kesucian,*
dan umatMu bersorak kegirangan.

Demi Daud, hambaMu,*
janganlah Kaupalingkan wajahMu dari raja yang Kauurapi.

Antifon 1UmatMu bersorak kegirangan, ya Tuhan, sambil menuju tempat kediamanMu.

Antifon 2Tuhan telah memilih Sion menjadi tempat tinggalNya.

Mazmur 131 (132) II

Tuhan telah mengangkat sumpah kepada Daud,*
dan tidak akan mengingkarinya:

"Seorang anak kandungkmu,*
akan Kududukkan di atas takhtamu.

Jika para anakmu berpegang pada perjanjianKu,*
dan pada peraturan yang Kuajarkan kepada mereka,

maka anak merekapun,*
akan duduk di atas takhtamu selama-lamanya".

Sebab Tuhan telah memilih Sion,*
agar menjadi tempat tinggalNya:

"Di sinilah peristirahatanKu untuk selama-lamanya,*
di sini Aku akan tinggal, karena itulah kehendakKu.

Orang jujur akan Kuberkati dengan berlimpah,*
orang miskin akan Kukenyangkan.

Para imam akan Kukenakan pakaian kesucian,*
dan umat akan bersorak gembira.

Di sana Aku akan memberikan kekuasaan kepada Daud,*
menyediakan cahaya bagi raja yang Kuurapi.

Musuhnya akan Kupermalukan,*
tetapi dia akan Kumahkotai kemuliaan".

Antifon 2Tuhan telah memilih Sion menjadi tempat tinggalNya.

Antifon 3Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,+
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,+
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,+
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Antifon 3Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Bacaan singkat 1Ptr 3,8-9

Hendaklah kamu semua seia sekata dan seperasaan. Hendaklah kamu mengasihi saudara-saudara dan bersikap lemah lembut dan rendah hati. Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu telah dipanggil, supaya kamu sendiri juga memperoleh berkat.

Lagu Singkat

℣.Tuhan memberi kita makanan,* Yang paling lezat.℟.Tuhan.℣.Ia memuaskan kita dengan madu terbaik.℟.Yang paling lezat.℣.Kemuliaan.℟.Tuhan.

Antifon KidungTuhan menurunkan orang yang berkuasa dari takhta, dan mengangkat yang hina-dina.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungTuhan menurunkan orang yang berkuasa dari takhta, dan mengangkat yang hina-dina.

Doa Permohonan

Kristuslah gembala, penolong dan penghibur umatNya. Marilah kita penuh bakti menghadap Dia dan berkata:

℟. Dengarkanlah kami, ya Allah, pelindung kami.

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, sebab Engkau telah memanggil kami masuk ke dalam umatMu yang suci,* semoga kami tetap setia dalam GerejaMu. ℟.

Paus kami... Kauserahi tugas memperhatikan semua jemaat,* berikanlah kepadanya iman yang teguh, harapan yang hidup dan cinta kasih penuh pengertian. ℟.

Semoga orang-orang yang berdosa menyesal, yang jatuh bangun kembali,* dan kami semua bertobat dan memperoleh keselamatan. ℟.

Engkau telah rela tinggal di perasingan,* ingatlah akan mereka yang tinggal jauh dari keluarga dan tanah air. ℟.

Anugerahkanlah kiranya damai abadi,* kepada arwah semua orang yang telah berharap kepadaMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, kami ucapkan terima kasih kepadaMu atas hari yang baru lalu ini. Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami dan lupakanlah kiranya segala kesalahan yang kami perbuat karena kelemahan kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

Kamis XXXI Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat 1Tes 5,23

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Beato Gjon Pantalla

Martir · lahir 1887
Beato Gjon Pantalla, adalah seorang imam Jesuit dan salah seorang dari 38 Martir Albania yang dibeatifikasi oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 November 2016.

Beato Gjon Pantalla (Yohanes Pantalla) lahir pada tanggal 2 Juni 1887 di Kosovo. Ia masuk biara Serikat Jesus dan menjalani pendidikan calon imam Soresina, Lombardy di Italia. Setelah ditahbiskan, ia ditugaskan ke Albania.

Setelah Perang dunia kedua berakhir di tahun 1945, rezim Komunis pro Uni Soviet mengambil alih kekuasaan di Albania. Pemerintah Komunis segera menyatakan Gereja Katolik sebagai agama terlarang. Gereja-gereja disegel, seminari-seminari ditutup dan biara-biara dibubarkan. Para rohaniwan-rohaniwati ditahan dengan berbagai tuduhan palsu dan dijebloskan ke dalam penjara. Banyak diantara mereka yang kemudian di eksekusi mati.

Pater Gjon Pantalla berupaya menyelamatkan diri dengan melompat keluar jendela saat akan ditangkap oleh tentara Komunis Albania. Kakinya patah karena upaya ini. Ia tertangkap, dibawa ke penjara dan dianiaya dengan mengerikan. Ia meninggal akibat luka-lukanya pada tanggal 31 Oktober 1947. (qq)

Arti nama

Gjon : Ejaan Albania untuk nama ==> Yohanes

Beato Josif Mihali

Martir · lahir 1912

Beato Josif Mihali (Yoseph Mihali) adalah salah seorang dari 38 Martir Albania yang terbunuh selama rezim Komunis berkuasa di Albania dari tahun 1945 sampai 1974. Ia lahir pada tanggal 23 September 1912 dalam keluarga katolik Albania dan kirim ke Roma Italia untuk belajar menjadi imam.

Josif Mihali ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1935 dan merayakan Misa pertama pada tanggal 1 Desember 1935 di gereja Santo Athanasius di Roma. Tahun berikutnya ia ditugaskan untuk kembali ke Albania.

Setelah perang dunia kedua berakhir, rezim Komunis pro Uni Soviet mengambil alih kekuasaan di Albania. Kaum komunis lalu melancarkan penganiayaan terhadap Gereja dan umat kristiani. Gereja-gereja disegel, seminari-seminari ditutup dan biara-biara dibubarkan. Para rohaniwan-rohaniwati ditahan dengan berbagai tuduhan palsu, dijebloskan ke dalam penjara dan di eksekusi mati.

Pater Josif Mihali ditangkap tentara Komunis pada tahun 1945 dan dijatuhi hukuman kerja paksa selama 10 tahun di rawa-rawa. Pada tanggal 26 Oktober 1948, saat sedang bekerja, ia jatuh pingsan akibat kelelahan. Para penjaga kemudian memaksa pekerja lain untuk menguburnya hidup-hidup. Dia mati lemas beberapa saat setelah terkubur didalam tanah.(qq)

Arti nama

Josif = Ejaan Macedonia untuk nama Joseph

Berasal dari bahasa Latin : Ioseph, yang diambill dari bahasa Yunani Ιωσηφ (Ioseph). Aslinya berasal dari bahasa Ibrani יוֹסֵף (Yosef) yang berarti "Yang ditambahkan Tuhan".

Beato Luigj Prendushi

Martir · 1896-1947

Beato Luigj Prendushi lahir di Shkoder di Albania pada tanggal 24 Januari 1896. Pada usia dua belas tahun ia pindah ke Italia dan masuk seminari menengah di Piedmont Torino dan Seminari Tinggi Sarvano Skarnafacio. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 12 Maret 1921 dan kembali ke tanah airnya pada tahun yang sama.

Ada catatan menarik tentang perjalanan pater Luigj Prendushi dari Italia ke Albania. Kapal yang ditumpanginya dihantam badai besar dan kelihatan akan tenggelam. Para penumpang yang panik mulai menangis ketakutan namun Pater Luigj sama sekali tidak panik. Ketika ditanya bagaimana dia bisa begitu tenang di saat seperti itu, ia menjawab : "Saya tidak punya alasan untuk takut. Ini kekuatan saya.” Katanya sambil menunjuk Kitab Suci. “Tenanglah, hari ini kita tidak akan tenggelam."

Tiba di Albania, pater Luigj Prendushi berkarya sebagai imam praja Keuskupan Sapë, Albania dan ditugaskan sebagai pastor paroki di Ipeshkvninë. Paroki ini memiliki wilayah pelayanan yang cukup luas. Pater Luigj sering harus berkeliling mengunjungi umatnya dengan berjalan kaki selama berhari-hari. Umat di desa-desa terpencil seperti di Mazrek, Nënshat, Shllak, Dardhë, Koman, KACE, Narac, Shelqet akan selalu mengenang pater Lugj Prendushi, pastor paroki yang melayani mereka dengan penuh pengabdian.

Saat Rezim Komunis mulai berkuasa di Albania, pater Luigj Prendushi diminta uskupnya untuk mengungsi ke Italia. Ia menolak karena tidak ingin meninggalkan umat di parokinya. Ia ditangkap tentara komunis pada tanggal 8 Desember 1946, atas tuduhan palsu yang selalu digunakan para komunis untuk menangkap para rohaniwan katolik, yaitu : menjadi mata-mata Vatikan.

Pater Luigj Prendushi dieksekusi mati didepan umum pada tanggal 24 Januari 1947 di Shelqet, Shkodrë, Albania. Eksekusi didepan publik sering dilakukan Rezim Komunis untuk meneror umat Kristen dan mereka yang setia kepada Kristus.

Ia dibeatifikasi bersama 38 Martir Albania pada tanggal 5 November 2016 oleh Paus Fransiskus. Pestanya dirayakan pada tanggal 24 Januari sesuai hari kemartirannya; dan pada hari pesta bersama Para Martir Albania pada tanggal 5 November. (qq)

Arti nama

Luigj : Ejaan Albania untuk nama Latin : Ludovikus (arti :"Kesatria")

Beato Qerim Sadiku

Martir · 1919-1946

Beato Qerim Sadiku lahir di Vusanje, Montenegro, pada tanggal 12 Februari 1919. Ia adalah seorang berkebangsaan Albania yang nasionalis dan antikomunis. Diawal Perang Dunia Kedua, Qerim adalah seorang perwira berpangkat Letnan dalam Pasukan Gendarmerie Kerajaan Albania yang saat itu dipimpin oleh Raja Zog I.

Walau memakai nama Muslim, Qerim Sadiku (Karim Sadiku atau Kareem Sadiku) adalah seorang Katolik yang taat. Ia dikenang sebagai seorang yang aktif menghadiri acara-acara gereja. Didalam Gereja ia selalu terlihat tenang dan khusuk. Ia juga sering berziarah bersama istrinya Marije Vata, ke Gereja Santo Anthonius (Sebuah Gereja tua di Lezhë Albania yang dibangun pada abad ke-13 dan menjadi tempat Perziarahan populer bagi umat Katolik Albania).

Setelah perang dunia kedua berakhir, rezim Komunis pro Uni Soviet mengambil alih kekuasaan di Albania. Kaum komunis yang atheis lalu melancarkan penganiayaan terhadap Gereja dan umat kristiani. Gereja-gereja disegel, seminari-seminari ditutup dan biara-biara dibubarkan. Para rohaniwan-rohaniwati ditahan dengan berbagai tuduhan palsu, dijebloskan ke dalam penjara dan di eksekusi mati.

Qerim Sadiku ditangkap oleh Tentara Komunis pada tanggal 3 Desember 1945 dan dimasukkan ke penjara Shkodrë atasa tuduhan: Menjadi Anggota Albanian Union (Sebuah organisasi yang dianggap oleh Pemerintah Komunis sebagai "Fasis"), memboikot Pemilu dan ikut membagikan selebaran anti pemilu. Ia menjalani sidang dan dijatuhi hukuman mati pada tanggal 22 Februari 1946.

Pada tanggal 4 Maret 1946, tepat jam 6:00 pagi hari, 8 orang Katolik dihukum mati ditempat pembuangan sampah dekat pemakaman diluar kota Shkodrë. Para pahlawan iman yang tewas di hari itu adalah:

  • Qerim Sadiku.
  • Daniel Dajani,SJ (Imam Jesuit)
  • Giovani Fausti, SJ (Imam Jesuit)
  • Gjon Shllaku,OFM (Imam Fransiskan)
  • Mark Cuni (Seminaris)
  • Gjergj Bici (Frater Jesuit)
  • Gjelosh Lulashi (Umat awam)
  • Gjon Vata (Umat awam)

Saat ditemukan, jenasah 8 martir ini tampak terbaring dengan saling berpegangan tangan.

Qerim Sadiku bersama Giovanni Fausti, Daniel Dajani, Gjon Shllaku, Mark Cuni dan Gjelosh Lulashi dibeatifikasi bersama para Martir Albania oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 November 2016.

Arti nama

Qerim : Dermawan, Mulia (Arabic)

Beato Shtjefën Kurti

Martir · 1898-1971

Shtjefën (Stefanus) Kurti lahir pada 24 Desember 1898 di Ferizoviç, Kosovo, sebagai anak keenam dari pasangan Jak dan Katrine Kurti. Ia menjalani pendidikan dasar di Graz dan Feldkirch Austria, lalu masuk Seminari Menegah di Innsbruck Austria. Pendidikan imamatnya dilanjutkan di Roma Italia dimana ia lulus dengan nilai terbaik. Stefanus ditahbiskan menjadi imam di Roma pada tanggal 13 Mei 1924.

Tugas pertamanya sebagai seorang imam adalah menjadi pastor paroki di Skopje (Sekarang menjadi Ibukota Republik Makedonia, kota ini adalah tempat kelahiran Santa Teresa dari Kalkuta) dan Novoselo. Belum lama berkarya di Skopje, Stefanus harus mengungsi ke Rumania pada tahun 1929, setelah terjadi pembunuhan terhadap seorang imam Albania bernama Shtjefën Gjeçovi. Dari tempat pengungsian Stefanus sempat menulis sebuah memorandum kepada Liga Bangsa-Bangsa tentang penganiayaan atas warga Katolik Albania di Kosovo. Selanjutnya is ditugaskan untuk melayani umat di Shna Prendja (sekarang Kruj, Albania Utara) juga di kota Gur dan Tirana.

Tidak ada catatan tentang Stefanus Kurti pada masa Perang Dunia Kedua. Pada tanggal 16 September 1946, setahun setelah perang Dunia Kedua berakhir, Stefanus mengirim surat kepada Paus Pius XII tentang penganiayaan dan kekerasan yang dialami umat Katolik Albania dibawah Pemerintahan Komunis.

Setelah Perang dunia kedua berakhir di tahun 1945, rezim Komunis pro Uni Soviet mengambil alih kekuasaan di Albania. Pemerintah Komunis segera menyatakan Gereja Katolik sebagai agama terlarang. Gereja-gereja disegel, seminari-seminari ditutup dan biara-biara dibubarkan. Para rohaniwan-rohaniwati ditahan dengan berbagai tuduhan palsu dan dijebloskan ke dalam penjara. Banyak diantara mereka yang kemudian di eksekusi.

Pater Stefanus Kurti ditangkap untuk pertama kalinya di Tirana pada tanggal 28 Oktober 1946 dengan tuduhan menjadi mata-mata. Awalnya ia dipenjarakan di Tirana, lalu di Burrel. Dia dijatuhi hukuman mati namun hukumannya diubah menjadi dua puluh tahun penjara. Gembala umat ini dengan tabah menjalani masa hukumannya dalam penjara Komunis yang mengerikan.

Ia dibebaskan pada tanggal 2 Mei 1963, tiga tahun lebih cepat dari masa hukumannya. Setelah bebas, Stefanus kembali melanjutkan tugasnya sebagai gembala umat di Tirana, Juba dan Gurës.

Pada tahun 1967 sekelompok orang mendatangi gereja nya, membuat huru-hara serta berupaya menodai altar dan tabernakel. Stefanus dengan gigih melawan para pengacau ini dan berhasil mengusir mereka. Namun keesokkan harinya ia ditangkap dan dihukum menjalani kerja paksa selama 16 tahun.

Pada tahun 1970 seorang ibu memintanya untuk membaptis putranya. Meski pemerintah komunis dengan keras melarangnya untuk memberikan pelayanan pastoral, pater Stefanus tetap membaptis anak itu dengan diam-diam. Dikemudian hari, peristiwa pembabtisan diketahui oleh intel pemerintah. Pater Kurti segera ditangkap dan dipenjarakan lagi. Dalam persidangan, Hakim bertanya mengapa ia tetap membaptis anak tersebut meski telah dilarang. Gembala ini menjawab bahwa ia tetap harus melakukannya karena itu adalah bagian dari tugasnya sebagai seorang imam. Stefanus kemudian dijatuhi hukuman mati pada tanggal 31 Juli 1971.

Stefanus Kurti dieksekusi secara diam-diam oleh pemerintah Albania pada tanggal 20 Oktober 1971 (sumber lain menyebutkan pada bulan Februari 1972). Kematiannya disembunyikan rapat-rapat oleh pemerintah Albania; namun bocor ke publik pada tahun 1973. Televisi RAI Italia segera mengumumkan berita ini sementara Radio Vatikan mengkonfirmasikan kematiannya pada bulan Maret 1973. Harian L'Osservatore Romano menerbitkan sebuah artikel tentang pembunuhan pater Stefanus Kurti pada tanggal 26 April 1973 dan mengecam penganiayaan terhadap Gereja yang terjadi di Albania.

Martir Kristus Stefanus Kurti di beatifikasi bersama Para Martir Albania oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 November 2016. Hari Pesta bersama para martir ini dirayakan pada setiap tanggal 5 November.

Arti nama

Shtjefën : Ejaan Albania untuk nama Stefanus

Berasal dari kata Yunani Στεφανος (Stephanos) yang berarti : "Mahkota"

Santa Bertilla

Pengaku Iman · wafat ± 703

Bertilla hidup pada abad ketujuh. Kisah hidupnya yang pertama muncul dalam bahasa Latin pada tahun 800. Ia dilahirkan di Soissons, Perancis. Semasa remaja, ia merasakan panggilan untuk hidup lebih dekat pada Tuhan. Ia mulai menyadari bahwa hidup doa dan kurban yang ia inginkan dapat ditemukan dalam biara.

Ia pergi kepada Uskup, St Owen, untuk mohon nasehat. Uskup mendorong Bertilla untuk mengikuti panggilannya. Orangtua Bertilla mengirimnya ke sebuah biara Benediktin yang mengikuti peraturan ketat dari St Kolumbanus. Ketika tiba dalam biara, Bertilla segera menyadari bahwa ia telah menemukan kedamaian.

Tahun-tahun berlalu. Bertilla melewatkan waktunya dengan berdoa dan melakukan berbagai tugas. Ia teristimewa cakap dalam menawarkan keramah-tamahan kepada para pengelana dan mereka yang sakit yang datang ke biara. Ia juga bertanggung jawab atas anak-anak yang dididik di biara.

Suatu saat; isteri Raja Clovis II yaitu St.Bathildis membangun sebuah biara baru. Sang Ratu meminta kepada kepala biara di Soissons untuk mengirimkan beberapa biarawati guna memulai komunitas. Bertilla termasuk di antara mereka yang dipilih dan ia bahkan ditunjuk sebagai kepala biara. Bertilla amat terkejut; namun demikian ia memutuskan untuk melakukan yang terbaik. Ia tahu bahwa Tuhan akan menolongnya di segala jalannya.

Komunitas biarawati dalam biara baru itupun berkembang. Ratu Bathildis sendiri menjadi seorang biarawati setelah suaminya wafat. Kemudian, seorang ratu lain, Hereswitha, janda raja dari East Angles, menjadi seorang biarawati juga. Bertilla pastilah terperanjat mendapati dua ratu dalam komunitasnya. Tetapi semua orang hidup dalam damai sebab kedua ratu sama rendah hatinya dengan sang kepala biara. Bertilla menikmati umur panjang dan memimpin biara di Chelles selama empatpuluh enam tahun. Ia wafat sekitar tahun 705.

Santa dan Santo Elisabeth dan Zakarias

Pengaku Iman · abad ke-1

Cerita perihal kehidupan Elisabeth dan Zakarias dan peranan mereka yang istimewa di dalam sejarah keselamatan Allah, hanya kita ketahui sedikit dari Injil terutama Injil Lukas bab 1:5-80.

Elisabeth adalah isteri Zakarias-seorang imam Israel dari kelompok Abia (1Taw 24:10, Luk 1:5)-dan ibu kandung Santo Yohanes Pemandi. Keduanya berasal dari keturunan Harun (ay. 5) dan hidup pada masa pemerintahan Herodes di wilayah Yudea. Di hadapan Tuhan, mereka hidup saleh dan benar, tanpa cela menghayati dan melaksanakan hukum Musa. Namun sayang Mereka tidak dikaruniai anak sampai umur tuanya. Dari sudut pandang Yahudi, hal ini merupakan aib bagi mereka, namun inilah rahasia Tuhan di luar batas pemahaman manusia. Karena melalui mereka Tuhan kemudian menunjukkan secara lebih tandas kuasaNya atas hidup manusia. Melalui mereka Tuhan mau melaksanakan rencana keselamatanNya atas manusia yang akan dijalankan sendiri oleh Putera-Nya. Ternyata dari kedua orang kudus ini Tuhan mengaruniakan seorang nabi besar, Yohanes Pemandi, pendahulu Yesus, Sang Mesias.

Injil menceritakan bahwa Elisabeth adalah sanak Santa Maria, Bunda Yesus, namun hubungan itu tidak diketahui secara jelas dan pasti, (ay 36). Hubungannya dengan Maria, Ibu Yesus diceritakan di dalam kisah kunjungan Maria kepada Elisabeth sebelum kelahiran Yesus (ay. 39).

Santo Zakharia

Pengaku Iman · abad ke-1

Zakharia adalah seorang imam yang bertugas di Bait Allah. Ia berasal dari golongan Abia dan aktif bertugas pada masa pemerintahan Raja Herodes Agung di Yudea. Ia dan istrinya, Santa Elisabet, merupakan keturunan Imam Harun dari suku Lewi. Elisabet masih merupakan kerabat dari santa Maria, ibu Yesus Kristus.

Dalam Injilnya Santo Lukas melukiskan bahwa Imam Zakharia dan Elisabet hidup dengan ketaatan penuh kepada Allah, tetapi mereka tidak memiliki anak sebab Elizabeth mandul dan mereka berdua telah berusia lanjut. Suatu hari saat sedang bertugas di Bait Allah, malaikat Gabriel menampakkan diri kepada Zakharia.

Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. (Luk 1 : 11 - 18)

Namun, walaupun Tuhan sudah mengutus seorang malaikat untuk menyampaikan khabar gembira kepadanya, Zakharia masih juga ragu-ragu dan kurang percaya;

...kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya. (Luk 1:18)

Dan atas keraguan dan kekurang-percayaannya, Zakharia memperoleh sebuah hukuman.

Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya." (Luk 1:19 - 20)

Zakharia pun menjadi bisu, dan baru bisa berbicara kembali setelah anaknya itu lahir. Kitab suci menulis bahwa ketika itu Zakharia menjadi penuh dengan Roh Kudus, dan sambil memuji dan memuliakan Tuhan, ia bernubuat tentang masa depan anaknya Yohanes.

"Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya, Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu, seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus …..
Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka…. (Luk 1:68-70, 1:76-77)

Setelah kelahiran Yohanes Pembabtis, Injil cuma menyebutkan nama Zakharia sebanyak tiga kali. Yaitu pada Injil Lukas 3:2 tentang permulaan karya Yohanes Pembabtis, serta pada Matius 23:35 dan Lukas 11:51 saat Yesus mengecam para ahli taurat dan orang-orang Farisi. Menurut Origenes (seorang Teolog Kristen pada abad ketiga yang sangat berpengaruh), nama Zakharia yang disebut Yesus dalam Matius 23:35 dan Lukas 11:51 adalah Zakharia ayah Yohanes pembabtis, namun sebagian ahli kitab suci meragukannya.

Tradisi Gereja Orthodox mengatakan bahwa, pada saat pembantaian anak-anak di Betlehem, Zakharia menolak untuk memberitahukan keberadaan Yohanes kecil (yang sedang bersembunyi), oleh karena itu ia dibunuh oleh tentara Herodes. Kisah ini juga dicatat dalam sebuah injil apokrif dari abad ke-2 yang disebut Injil Yakobus.

Pada tahun 2003, ditemukan sebuah prasasti di Yad Avshalom Yerusalem. Tulisan pada prasasti yang berasal dari abad pertama di Yerusalem, ditafsirkan sebagai : "Ini adalah makam Zakaria, martir, imam yang kudus, ayah dari Yohanes." Hal ini meyakinkan para pakar bahwa ini adalah tempat pemakaman Zakharia ayah dari Yohanes Pembaptis.

Arti nama

Berasal dari nama Ibrani זְכַרְיָה (Zekharyah) yang berarti "YAHWEH mengingat".

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari