Bacaan Misa
Kasihanilah kami hai Penguasa, Allah semesta alam, dan pandangilah kami dan curahkanlah kedahsyatan-Mu ke atas segala bangsa. Maka Engkau akan diketahui mereka seperti telah kami ketahui, bahwa tidak ada Allah kecuali Engkau, ya Tuhan. Hendaklah membaharui tanda dan mengulang mujizat, memuliakan tangan-Mu serta lengan kanan-Mu. Sudilah mengumpulkan segala suku Yakub serta mengembalikan kepada mereka tanah pusakanya seperti sediakala. Kasihanilah umat yang disebut menurut nama-Mu, yaitu Israel yang telah Kausamakan dengan anak sulung. Kasihanilah kota-Mu yang kudus, yaitu Yerusalem, kota tempat istirahat-Mu. Penuhilah Sion dengan pujian karena perbuatan-Mu yang perkasa, dan Bait-Mu dengan kemuliaan-Mu. Berikanlah kesaksian tentang makhluk-makhluk-Mu yang pada awal mula Kauciptakan, dan penuhilah segala nubuat yang telah dibawakan atas nama-Mu. Berikanlah ganjaran kepada mereka yang menantikan Dikau, dan buktikanlah kebenaran segala nabi-Mu. Ya Tuhan, dengarkanlah doa hamba-hamba-Mu ini sesuai dengan berkat Harun atas umat-Mu. Semoga semua penghuni bumi ini mengakui, bahwa Engkaulah Tuhan, Allah kekal.
Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami; kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemah kami.
Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!
Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!
Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.
Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem dan Yesus berjalan di depan. Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut. Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan Ia mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya, kata-Nya: "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit." Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!" Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?" Lalu kata mereka: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu." Tetapi kata Yesus kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?" Jawab mereka: "Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka: "Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima. Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan." Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Invitatorium
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
AntifonPujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.
Mazmur 94 (95)
AntifonPujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Pujilah Tuhan, hai jiwaku; jangan pernah lupakan segala yang telah Ia lakukan bagimu.
Mazmur 102 (103)
Pujian atas belas kasihan Allah yang lembut
Dalam belas kasihan Allah kita yang lembut, fajar dari tempat tinggi akan menyinari kita (lihat Lukas 1:78).
AntifonPujilah Tuhan, hai jiwaku; jangan pernah lupakan segala yang telah Ia lakukan bagimu.
Antifon 2Seperti seorang bapa lembut terhadap anak-anaknya, demikianlah Tuhan terhadap mereka yang menghormati-Nya.
AntifonSeperti seorang bapa lembut terhadap anak-anaknya, demikianlah Tuhan terhadap mereka yang menghormati-Nya.
Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala karya-Nya!
AntifonPujilah Tuhan, hai segala karya-Nya!
Responsorium Amsal 30:8; Mazmur 31:15-16
Responsorium Lihat Sirakh 23:4-6,1,3
Doa Penutup
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.
Mazmur 107 (108)
Antifon 1Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.
Antifon 2Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.
Yes 61,10-62,5
Antifon 2Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.
Antifon 3Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup.
Mazmur 145 (146)
Antifon 3Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup.
Bacaan Singkat (Ul 4,39-40a)
Lagu Singkat
Antifon KidungHendaklah kita mengabdi Tuhan seumur hidup.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungHendaklah kita mengabdi Tuhan seumur hidup.
Doa Permohonan
℟. Kabulanlah doa kami, ya raja yang mulia dan abadi.
Terpujilah Engkau, sumber dan tujuan iman kami,* sebab Engkau telah memanggil kami dari kegelapan untuk memasuki cahayaMu yang menakjubkan. ℟.
Engkau telah membuka mata orang buta dan telinga orang tuli,* maka tolonglah kami yang kurang percaya. ℟.
Tuhan, semoga kami tetap tinggal dalam cintaMu,* dan tidak pernah terpisah satu sama lain. ℟.
Semoga kami bertahan dalam cobaan, bersabar dalam kemalangan,* dan bersyukur dalam kemujuran. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (1 Cor 10, 24. 31)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, aku berharap akan firmanMu.
Mazmur 118 (119),145-152
Antifon 1Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, aku berharap akan firmanMu.
Antifon 2Tuhan tahu bahwa pikiran manusia sia-sia belaka.
Mazmur 93 (94) I
Antifon 2Tuhan tahu bahwa pikiran manusia sia-sia belaka.
Antifon 3Tuhan menjadi pembelaku yang perkasa, dan Allahku menjadi pelindungku.
Mazmur 93 (94) II
Antifon 3Tuhan menjadi pembelaku yang perkasa, dan Allahku menjadi pelindungku.
Bacaan singkat Kol 3,23-24
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Col 3, 23-24)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuanMu, ya Tuhan.
Antifon 1Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuanMu, ya Tuhan.
Antifon 2Aku, Tuhan, menyelidiki isi hati dan menguji sanubari. Aku menganugerahi setiap orang sesuai dengan hidupnya.
Mazmur 138 (139) - II
Antifon 2Aku, Tuhan, menyelidiki isi hati dan menguji sanubari. Aku menganugerahi setiap orang sesuai dengan hidupnya.
Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Kol 1,12-20
Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Bacaan Singkat (1Yoh 2,3-6)
Antifon KidungUlurkanlah tanganMu yang perkasa, ya Tuhan; cerai-beraikanlah orang yang angkuh dan angkatlah yang hina-dina.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungUlurkanlah tanganMu yang perkasa, ya Tuhan; cerai-beraikanlah orang yang angkuh dan angkatlah yang hina-dina.
Doa Permohonan
℟. Gembirakanlah orang yang berharap kepadaMu, ya Tuhan.
Tuhan, Engkau telah mengutus PuteraMu bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya,* semoga kematian Kristus menghasilkan buah berlimpah dalam diri kami. ℟.
Engkau menetapkan para imam menjadi hamba Kristus dan pembagi rahmatMu,* semoga mereka setia, bijaksana dan penuh cinta kasih. ℟.
Engkau memanggil orang yang Kaucintai untuk hidup membiara demi kerajaan surga,* semoga mereka mengikuti PuteraMu dalam kesetiaan sempurna. ℟.
Engkau telah menciptakan manusia sebagai pria dan wanita,* peliharalah kiranya semua keluarga dalam cinta sejati. ℟.
Engkau telah menghapus dosa manusia berkat kurban Kristus,* maka ampunilah dosa semua orang yang telah meninggal. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Mazmur 30 (31),1-6
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 129 (130)
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Ef 4,26-27
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Agustinus dari Canterbury
Agustinus dikenal sebagai Uskup Agung dari Canterbury, Inggris. Kehidupan masa mudanya, demikian juga masa kecilnya, tidak diketahui dengan pasti, kecuali bahwa ia berasal dari sebuah keluarga berkebangsaan Roma. Ia masuk biara Benediktin Santo Andreas yang didirikan oleh Gregorius Agung. Oleh Paus Gregorius ini, Agustinus bersama 39 orang temannya diutus ke Inggris untuk mempertobatkan orang-orang Inggris yang masih kafir. Ia menjadi pemimpin rombongan itu. Diantara rekan-rekannya, Agustinus dikenal sebagai Ahli Kitab Suci dan berjiwa rasul. Perjalanan dari Roma ke Inggris cukup melelahkan, bahkan menakutkan mereka karena banyak cerita ngeri beredar tentang orang-orang Inggris yang menjadi sasaran misi mereka. Sebagai pemimpin rombongan, Agustinus berusaha meneguhkan kawan-kawannnya.
Melihat ketakutan yang semakin besar itu, Agustinus memutuskan untuk kembali ke Roma guna mendiskusikan dengan Paus Gregorius tentang kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi. Dengan iman dan semangat baru, Agustinus kembali menemui kawan-kawannya sambil membawa surat kuasa dari Sri Paus. Surat kuasa dan doa Sri Paus Gregorius membuat mereka berani lagi untuk melanjutkan perjalanan menuju Inggris. Mereka melewatkan musim dingin di Paris, lalu melanjutkan perjalanan pada musim semi tahun 597. Mereka mendarat di Thanet, dan dari sini mereka menantikan ijinan dari raja untuk memasuki Inggris. Beberapa orang juru bahasa diutus menghadap raja raja Ethelbert. Beberapa hari kemudian, Raja Ethelbert sendiri datang menemui para rahib itu. Ia memberikan jaminan keselamatan kepada Agustinus dan kawan-kawannya sehingga mereka tidak mengalami banyak hambatan dalam tugasnya.
Para rahib berarak menemui raja dengan membawa sebuah Salib Suci dan gambar Yesus sambil bernyanyi sehingga arakan itu terasa khikmat dan mengesankan. Oleh raja mereka diijinkan mewartakan Injil dan menetap di ibukota Inggris, Canterbury. Rejeki hidup harian mereka pun dijamin oleh raja. Mereka mulai menjalankan aturan hidup biara Benediktin seperti biasa sambil mewartakan Injil dan mengajar agama. Teladan hidup mereka yang saleh menarik hati penduduk. Raja sendiri dan beberapa pembantu minta diajari agama dan akhirnya dibaptis pada Pesta Pentekosta.
Pada hari raya natal 597 lebih dari 10.000 orang Anglosakson dipermandikan. Hasil ini sangat menggembirakan hati para misionaris Benediktin itu. Peristiwa ini diberitakan kepada Sri Paus Gregorius Agung. Sri Paus membalas surat Agustinus dan kawan-kawannya sambil mengajak mereka agar tetap rendah hati: “Apabila engkau mengingat bahwa engkau selalu berdosa terhadap Penciptamu dengan perkataan, perbuatan dan kelalaian, baiklah ingatan itu pun melenyapkan segala kesombongan yang mungkin timbul di dalam hatimu”.
Sebagai Uskup Agung Canterbury, Agustinus sungguh berjasa bagi Gereja Katolik Inggris. Ia adalah perintis Gereja disana. Ia membuka dua lagi keuskupan di Inggris, tetapi tidak dapat mempersatukan umat Britania yang telah lama menjadi Kristen itu. Tetapi sebagai perintis, ia sangat berjasa untuk menghantar orang-orang Anglosakson kepada pengenalan akan Kristus dan InjilNya.
Pada tanggal 26 Mei 604, Agustinus meninggal dunia dan dimakamkan di luar tembok Canterbury, dekat sebuah gereja baru yang dibangunnya.
Santo Matiya Mulumba
Santo Matiya Mulumba adalah salah satu dari 22 Martir Uganda yang dikanonisasi oleh Paus Paulus VI pada tanggal 18 Oktober 1964.
Matiya lahir pada tahun 1836 di Busoga Uganda. Ia adalah anggota suku Lugave; salah satu suku terbesar di Uganda. Di usia muda, Matiya meninggalkan kepercayaan pagan sukunya, lalu berkelana mencari Tuhan yang sejati. Awalnya ia masuk Islam, lalu ia dibabtis menjadi seorang Kristen.
Pada tahun 1886 Raja Mawanga II memerintahkan eksekusi mati bagi setiap orang Kristen ditanah Uganda. Ratusan orang Kristen ditangkap dan dibantai dengan keji. Santo Matiya Mulumba ditangkap di kota tua Kampala dan dihukum mati pada tanggal 27 Mei. Eksekusinya berlangsung sangat mengerikan. Ia dicincang sampai tubuhnya hancur. Serpihan tubuhnya lalu dibakar sampai menjadi abu.
Lihat ==> Para Martir Uganda
Arti nama
Matiya ==> Bentuk lain dari nama Matius
Matius = Pemberian/Anugerah/berkat/hadiah dari Yahwe (Ibrani)
Santo Yulius
Veteran Romawi ini menjalani dinas militer selama 27 tahun. Ia ditangkap karena memeluk agama Kristen. Bersama dengan Santo Valensio dan Santo Hesikius, ia dipenjarakan di Silistria, Rumania sampai dijatuhi hukuman pancung karena tidak mau menyembah berhala.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari