Doa Katolik
Hari Raya

Hari Raya Kenaikan Tuhan

Kamis, 14 Mei 2037· Putih · Pekan Psalterium II
14 Mei 2037

Bacaan Misa

Hari Raya Kenaikan Tuhan

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama
L: Bacaan dari Kisah Para Rasul (1:1-11)

Mereka melihat Dia terangkat ke sorga.

Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu, berkat kuasa Roh Kudus, Ia telah memberi perintah kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. Setelah penderitaan-Nya selesai, Ia menampakkan diri kepada mereka, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. Pada suatu hari, ketika makan bersama-sama dengan mereka, Yesus melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa yang “telah kamu dengar daripada-Ku”. Sebab, beginilah kata-Nya, “Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ, “Tuhan, pada masa inikah Engkau mau memulihkan Kerajaan bagi Israel?” jawab-Nya, “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi, kamu akan menerima kuasa, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi.” Sesudah mengatakan demikian, terangkatlah Yesus disaksikan oleh murid-murid-Nya, sampai awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waaktu Yesus naik, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka, “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri menatap ke langit? Yesus yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu ini akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu lihat Dia naik ke sorga.”

Mazmur Tanggapan (PS 038)

Refren: Refren: Allah telah naik diiringi sorak-sorai, Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala.

Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elukanlah Allah dengan sorak sorai. Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi adalah dahsyat, raja Agung atas seluruh bumi.

Allah telah naik diiringi sorak-sorai. Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah! Kidungkanlah mazmur bagi Raja kita, kidungkan mazmur!

Sebab Allah adalah Raja atas seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang paling indah! Allah merajai segala bangsa, di atas takhtaNya yang kudus Ia bersemayam.

Tahun A

Bacaan Kedua

“Allah mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya dalam surga.”

Saudara-saudara, kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang Mahamulia, aku memohon supaya Ia memberi Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar, supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya; yaitu betapa kaya kemuliaan yang dijanjikan-Nya untuk diwarisi oleh orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasanya bagi kita yang percaya. Kekuatan itu sesuai dengan daya kekuatan Allah , yang bekerja dalam Kristus, yakni kuasa yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan Allah dalam surga. Di situ Kristus jauh lebih tinggi dari segala pemerintahan dan penguasa, kekuasaan, dan kerajaan serta tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini melainkan juga di dunia yang akan datang. Segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan Allah kepada jemaat sebagai kepala dari segala yang ada. Jemaat itulah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Diri-Nya, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

Bait Pengantar Injil
Mat. 28:19-20

Pelog Bem ai- alleluya, alleluya.

Pergilah dan ajarlah semua bangsa, firman Tuhan; Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman. Alleluya.

Pelog Bem ai- alleluya, alleluya.

Bacaan Injil
Lukas. 24:46-53

Ketika Yesus sedang memberkati mereka, terangkatlah Ia ke sorga.

Kata Yesus kepada mereka, “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ke- tiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini. Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi.” Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. Mereka senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah.

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan, dan tekun melaksanakannya.

Invitatorium

Hari Raya Kenaikan Tuhan

Pembukaan

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Ibadat Bacaan

Hari Raya Kenaikan Tuhan

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Bagi Anda yang telah merayakan Kenaikan Tuhan pada hari Kamis, gunakan tautan ini ke Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Paskah ke-7
Ibadat Bacaan untuk Hari Raya Kenaikan Tuhan

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Terang kemuliaan Bapa,

Yang memancar dari terang abadi,

Sumber terang yang diterangi terang,

Siang yang menerangi setiap hari.
Dalam cahaya-Mu yang abadi,

Bersinarlah atas kami, Kristus, matahari sejati,

Membawa hidup bagi jiwa dan raga,

Melalui kuasa Roh Kudus.
Bapa kemuliaan abadi,

Kaya akan rahmat dan kuat menyelamatkan,

Dengarkan doa kami dan datanglah menyelamatkan kami,

Jauhkan kami dari jalan dosa.
Fajar semakin mendekat,

Fajar yang membawa semua yang kami cari,

Putra yang berdiam dalam Bapa,

Bapa yang mengucapkan satu Sabda.
Kemuliaan bagi Allah Bapa,

Kemuliaan bagi Putra Tunggal-Nya,

Kemuliaan sekarang dan sepanjang segala abad,

Bagi Roh Penghibur.
𝄞 "Brightness of the Father's Glory" oleh Gabe Bouck, Rebecca Hincke • Tersedia untuk Dibeli • Partitur Musik • Judul: Brightness of the Father's Glory; Teks: Mount Saint Bernard Abbey; Melodi: SHARON oleh William Boyce, 1710-1799; Artis: Gabe Bouck dan Rebecca Hincke; (c) 2016 Surgeworks, Inc. • Album yang berisi Kidung ini: Hymns and Chants of Divine Office, Vol. 4

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Bernyanyilah bagi Allah, nyanyikanlah mazmur bagi nama-Nya, siapkanlah jalan bagi Dia yang berkendara di atas awan, alleluya.

Mazmur 67 (68)

Masuknya Tuhan yang jaya ke dalam tempat kudus-Nya

Naik ke tempat tinggi, Ia menawan tawanan, dan memberi karunia kepada manusia (Efesus 4:10).

I
Biarlah Allah bangkit, biarlah musuh-musuh-Nya tercerai-berai.

Biarlah orang-orang yang membenci-Nya melarikan diri dari hadapan-Nya.

Seperti asap dihembuskan, demikianlah mereka akan dihembuskan;

seperti lilin yang meleleh di hadapan api,

demikianlah orang fasik akan binasa di hadapan Allah.
Tetapi orang benar akan bersukacita di hadapan Allah,

mereka akan bersorak-sorai dan menari-nari karena sukacita.

Bernyanyilah bagi Tuhan, mainkanlah musik bagi nama-Nya;

buatlah jalan raya bagi Dia yang berkendara di atas awan.

Bersukacitalah dalam Tuhan, bersorak-sorailah di hadapan-Nya.
Bapa anak yatim, pembela janda,

demikianlah Allah di tempat kudus-Nya.

Allah memberi tempat tinggal bagi yang kesepian;

Ia memimpin para tawanan keluar menuju kebebasan;

tetapi para pemberontak harus tinggal di tanah yang kering.
Ketika Engkau maju, ya Allah, di depan umat-Mu,

ketika Engkau berbaris melintasi padang gurun, bumi bergetar:

langit meleleh di hadapan Allah,

di hadapan Allah, Allah Israel.
Engkau mencurahkan, ya Allah, hujan yang melimpah;

ketika umat-Mu kelaparan, Engkau memberi mereka hidup baru.

Di sanalah umat-Mu menemukan tempat tinggal,

disiapkan dalam kebaikan-Mu, ya Allah, bagi orang miskin.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBernyanyilah bagi Allah, nyanyikanlah mazmur bagi nama-Nya, siapkanlah jalan bagi Dia yang berkendara di atas awan, alleluya.

Antifon 2Tuhan Allah naik ke tempat tinggi; Ia telah menawan tawanan, alleluya.

II
Tuhan memberi firman kepada para pembawa kabar baik:

Yang Mahakuasa telah mengalahkan pasukan yang tak terhitung jumlahnya

dan raja-raja serta tentara melarikan diri, melarikan diri

sementara Engkau beristirahat di antara kandang domba.
Di rumah para wanita sudah berbagi rampasan.

Mereka tertutup perak seperti sayap merpati,

bulu-bulunya berkilauan dengan emas yang bersinar

dan permata berkilauan seperti salju di Gunung Zalmon.
Gunung-gunung Basan adalah gunung-gunung yang perkasa;

gunung-gunung yang tinggi puncaknya adalah gunung-gunung Basan.

Mengapa Engkau memandang dengan iri, hai gunung-gunung yang tinggi puncaknya,

pada gunung tempat Allah telah memilih untuk berdiam?

Di sanalah Tuhan akan berdiam selama-lamanya.
Kereta-kereta Allah adalah ribuan kali ribuan.

Tuhan telah datang dari Sinai ke tempat kudus.

Engkau telah naik ke tempat tinggi; Engkau telah menawan tawanan,

menerima pria dan wanita sebagai upeti, ya Allah,

bahkan mereka yang memberontak, ke dalam kediaman-Mu, ya Tuhan.
Terpujilah Tuhan hari demi hari.

Ia menanggung beban kita, Allah penyelamat kita;

Allah kita ini adalah Allah yang menyelamatkan.

Tuhan Allah kita memegang kunci kematian.

Dan Allah akan memukul kepala musuh-musuh-Nya,

mahkota mereka yang berkeras dalam dosa-dosa mereka.
Tuhan berkata: “Aku akan membawa mereka kembali dari Basan;

Aku akan membawa mereka kembali dari kedalaman laut.

Maka kakimu akan menginjak darah mereka

dan lidah anjing-anjingmu akan mengambil bagian mereka dari musuh.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan Allah naik ke tempat tinggi; Ia telah menawan tawanan, alleluya.

Antifon 3Mereka melihat perarakan-Mu, ya Allah, perarakan Allahku dan rajaku ke tempat kudus, alleluya.

III
Mereka melihat perarakan-Mu yang khidmat, ya Allah,

perarakan Allahku, rajaku, ke tempat kudus:

para penyanyi di depan, para musisi di belakang,

di antara mereka, gadis-gadis membunyikan rebana mereka.
“Dalam pertemuan-pertemuan meriah, pujilah Tuhan;

pujilah Allah, hai kamu anak-anak Israel.”

Di sana ada Benyamin, yang terkecil dari suku-suku, di depan,

para pangeran Yehuda, kerumunan yang perkasa,

para pangeran Zebulon, para pangeran Naftali.
Tunjukkanlah, ya Allah, tunjukkanlah kekuatan-Mu,

kekuatan-Mu, ya Allah, yang telah Engkau tunjukkan bagi kami.

Demi bait-Mu yang tinggi di Yerusalem

semoga bangsa-bangsa datang kepada-Mu membawa upeti mereka.
Ancamlah binatang buas yang berdiam di alang-alang,

gerombolan orang-orang perkasa dan penguasa bangsa-bangsa.

Biarlah mereka membungkuk menawarkan perak.

Sebarkanlah bangsa-bangsa yang senang berperang.

Para pangeran akan datang dari Mesir;

Etiopia akan mengulurkan tangannya kepada Allah.
Kerajaan-kerajaan bumi, bernyanyilah bagi Allah, pujilah Tuhan

yang berkendara di atas langit, langit purba.

Ia mengguntur dengan suara-Nya, suara-Nya yang perkasa.

Datanglah, akuilah kuasa Allah.
Kemuliaan-Nya ada pada Israel; kekuatan-Nya ada di langit.

Allah harus ditakuti di tempat kudus-Nya.

Ia adalah Tuhan, Allah Israel.

Ia memberi kekuatan dan kuasa kepada umat-Nya.
Terpujilah Allah!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMereka melihat perarakan-Mu, ya Allah, perarakan Allahku dan rajaku ke tempat kudus, alleluya.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan membuka pikiran mereka, alleluya.

℟ Agar mereka memahami Kitab Suci, alleluya.
Bacaan Pertama

Dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus

Ia naik ke surga dan menawan tawanan
Aku memohon kepadamu, sebagai seorang tahanan demi Tuhan, untuk hidup sesuai dengan panggilan yang telah kamu terima, dengan kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran yang sempurna, saling menanggung dalam kasih. Berusahalah sekuat tenaga untuk memelihara kesatuan yang berawal dari Roh dan kedamaian sebagai pengikatnya. Hanya ada satu tubuh dan satu Roh, sama seperti hanya ada satu harapan yang diberikan kepada kamu semua oleh panggilanmu. Ada satu Tuhan, satu iman, satu baptisan; satu Allah dan Bapa dari semua, yang di atas semua, dan bekerja melalui semua, dan di dalam semua.
Masing-masing dari kita telah menerima anugerah Allah sesuai dengan ukuran yang Kristus berikan. Demikianlah kamu menemukan Kitab Suci berkata:
“Ketika Ia naik ke tempat tinggi, Ia menawan sejumlah tawanan

dan memberi karunia kepada manusia.”
“Ia naik”—apa artinya ini selain bahwa Ia terlebih dahulu turun ke bagian-bagian bumi yang lebih rendah? Ia yang turun adalah Dia yang sama yang naik tinggi di atas langit, agar Ia dapat memenuhi semua orang dengan karunia-karunia-Nya.
Dialah yang memberikan rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala dan guru-guru dalam peran pelayanan bagi orang-orang beriman untuk membangun tubuh Kristus, sampai kita menjadi satu dalam iman dan dalam pengetahuan akan Putra Allah, dan membentuk manusia sempurna itu yang adalah Kristus yang telah mencapai kepenuhan.
Maka, janganlah kita menjadi anak-anak lagi, yang diombang-ambingkan ke sana kemari, dibawa oleh setiap angin ajaran yang berasal dari tipu daya manusia dan keterampilan dalam mengajukan kesalahan. Sebaliknya, marilah kita menyatakan kebenaran dalam kasih dan bertumbuh menuju kedewasaan penuh Kristus sebagai kepala. Melalui Dia seluruh tubuh bertumbuh, dan dengan fungsi yang tepat dari anggota-anggota yang terhubung erat oleh setiap ligamen pendukung, membangun dirinya sendiri dalam kasih.
Aku menyatakan dan dengan sungguh-sungguh bersaksi dalam Tuhan bahwa kamu tidak boleh lagi hidup seperti orang-orang kafir—pikiran mereka kosong, pengertian mereka digelapkan. Mereka terasing dari kehidupan dalam Allah karena ketidaktahuan dan perlawanan mereka; tanpa penyesalan mereka telah menyerahkan diri pada hawa nafsu dan pemuasan segala macam perilaku cabul.
Bukan itu yang kamu pelajari ketika kamu belajar Kristus! Aku berasumsi, tentu saja, bahwa Ia telah diberitakan dan diajarkan kepadamu sesuai dengan kebenaran yang ada dalam Yesus: yaitu, bahwa kamu harus menanggalkan cara hidupmu yang lama dan diri lama yang memburuk melalui ilusi dan keinginan, dan memperoleh cara berpikir rohani yang baru. Kamu harus mengenakan manusia baru yang diciptakan menurut gambar Allah, yang keadilan dan kekudusannya lahir dari kebenaran.

Responsorium Efesus 4:8 (Mazmur 68:19); Mazmur 47:6

Ketika Kristus naik ke tempat tinggi, Ia menawan tawanan,

℟ Ia memberi karunia kepada manusia, alleluya.
Allah naik dengan sorak-sorai, Tuhan dengan tiupan terompet.

℟ Ia memberi karunia kepada manusia, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Agustinus, uskup

Tidak seorang pun pernah naik ke surga kecuali Dia yang turun dari surga
Hari ini Tuhan kita Yesus Kristus naik ke surga; biarlah hati kita naik bersama-Nya. Dengarkanlah perkataan Rasul: Jika kamu telah bangkit bersama Kristus, arahkanlah hatimu kepada hal-hal yang di atas di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah; carilah hal-hal yang di atas, bukan hal-hal yang di bumi. Karena sama seperti Ia tetap bersama kita bahkan setelah kenaikan-Nya, demikian pula kita sudah ada di surga bersama-Nya, meskipun apa yang dijanjikan kepada kita belum terpenuhi dalam tubuh kita.
Kristus sekarang ditinggikan di atas langit, tetapi Ia masih menderita di bumi semua rasa sakit yang harus kita, anggota-anggota tubuh-Nya, tanggung. Ia menunjukkan ini ketika Ia berseru dari atas: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? dan ketika Ia berkata: Aku lapar dan kamu memberi Aku makan.
Mengapa kita di bumi tidak berusaha menemukan istirahat bersama-Nya di surga bahkan sekarang, melalui iman, harapan, dan kasih yang menyatukan kita dengan-Nya? Sementara di surga Ia juga bersama kita; dan kita sementara di bumi bersama-Nya. Ia ada di sini bersama kita oleh keilahian-Nya, kuasa-Nya, dan kasih-Nya. Kita tidak bisa berada di surga, seperti Ia di bumi, oleh keilahian, tetapi di dalam Dia, kita bisa berada di sana oleh kasih.
Ia tidak meninggalkan surga ketika Ia turun kepada kita; Ia juga tidak menarik diri dari kita ketika Ia naik kembali ke surga. Fakta bahwa Ia ada di surga bahkan ketika Ia ada di bumi dibuktikan oleh pernyataan-Nya sendiri: Tidak seorang pun pernah naik ke surga kecuali Dia yang turun dari surga, Anak Manusia, yang ada di surga.
Kata-kata ini dijelaskan oleh kesatuan kita dengan Kristus, karena Ia adalah kepala kita dan kita adalah tubuh-Nya. Tidak seorang pun naik ke surga kecuali Kristus karena kita juga adalah Kristus: Ia adalah Anak Manusia oleh persatuan-Nya dengan kita, dan kita oleh persatuan kita dengan Dia adalah anak-anak Allah. Jadi Rasul berkata: Sama seperti tubuh manusia, yang memiliki banyak anggota, adalah satu kesatuan, karena semua anggota yang berbeda membentuk satu tubuh, demikian pula dengan Kristus. Ia juga memiliki banyak anggota, tetapi satu tubuh.
Karena belas kasihan-Nya kepada kita, Ia turun dari surga, dan meskipun Ia naik sendirian, kita juga naik, karena kita ada di dalam Dia oleh rahmat. Demikianlah, tidak seorang pun kecuali Kristus yang turun dan tidak seorang pun kecuali Kristus yang naik; bukan karena tidak ada perbedaan antara kepala dan tubuh, tetapi karena tubuh sebagai satu kesatuan tidak dapat dipisahkan dari kepala.

Responsorium Kisah Para Rasul 1:3, 9, 4

Selama empat puluh hari setelah penderitaan-Nya, Ia menampakkan diri kepada mereka dan berbicara dengan mereka tentang kerajaan Allah.

℟ Ketika mereka melihat, Ia diangkat, dan awan membawa-Nya dari pandangan mereka, alleluya.
Ketika Ia bersama mereka, Ia memberitahu mereka untuk tidak meninggalkan Yerusalem, tetapi menunggu di sana untuk pemenuhan janji Bapa.

℟ Ketika mereka melihat, Ia diangkat, dan awan membawa-Nya dari pandangan mereka, alleluya.

Te Deum

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah mahakuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan luhur para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, kemuliaan-Mu tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sebelah kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

℟ Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.

Doa Penutup

Gembirakanlah kami dengan sukacita kudus,

Allah yang mahakuasa, dan buatlah kami bersukacita

dengan ucapan syukur yang tulus,

karena Kenaikan Kristus Putra-Mu adalah pemuliaan kami,

dan, di mana Kepala telah mendahului dalam kemuliaan,

Tubuh dipanggil untuk mengikuti dalam harapan.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Raya Kenaikan Tuhan

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan. Amin.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Antifon 3Para warga Sion bersukaria atas Rajanya. Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Para warga Sion bersukacita atas Rajanya. Alleluya.

Bacaan Singkat (Ibrani 10,12-14)

Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah, dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuh-Nya akan dijadikan tumpuan kaki-Nya. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.

Antifon KidungAku naik kepada BapaKu dan Bapamu, kepada AllahKu dan Allahmu, alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungAku naik kepada BapaKu dan Bapamu, kepada AllahKu dan Allahmu, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan, fajar dan matahari kita, menerangi setiap insan dan takkan terbenam. Marilah kita memuji Dia dan berkata:

℟. Ya Tuhan, Engkaulah kehidupan dan keselamatan kami.

Pencipta bintang-bintang, permulaan hari ini kami terima penuh syukur dari tanganMu,* sambil mengenangkan kebangkitanMu. ℟.

Semoga rohMu mengajar kami bertindak seturut keinginan hatiMu,* dan semoga kebijaksanaanMu tetap membimbing kami. ℟.

Semoga kami pada hari Minggu ini berhimpun sebagai umatMu,* untuk menyambut santapan sabda dan tubuhMu. ℟.

Kami mengucap syukur kepadaMu,* atas kurniaMu yang tak terbilang banyaknya. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, penuhilah kami dengan sukacita kudus dan syukur yang tulus, sebab kenaikan Kristus PuteraMu adalah pengangkatan kami pula: ke mana Sang Kepala mendahului dalam kemuliaan, ke sana pula tubuhNya dipanggil dalam pengharapan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Raya Kenaikan Tuhan

KAMIS — Masa Paskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Cor 12, 13)

Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Raya Kenaikan Tuhan

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

HARI RAYA KENAIKAN TUHAN

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifonifon dan Mazmur diambil dari hari Minggu II, hlm. 501

Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Mazmur 22 (23)

Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan,*
Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.

Ia membimbing aku ke air yang tenang,*
dan menyegarkan daku.

Ia menuntun aku di jalan yang lurus,*
demi namaNya yang kudus.

Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam,*
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.

Tongkat kegembalaanMu,*
itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan hidangan bagiku,*
di hadapan segala lawanku.

Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,*
pialaku penuh melimpah.

Kerelaan dan kemurahanMu mengiringi aku,*
seumur hidup.

aku akan diam di dalam rumah Tuhan,*
sepanjang masa.

Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Mazmur 75 (76)

Allah terkenal di Yehuda,*
di Israel namaNya termasyhur.

KemahNya berada di Salem,*
dan di Sion kediamanNya.

DihancurkanNya panah yang berkilat,*
perisai dan pedang dan perlengkapan perang.

Cemerlang Engkau dan mulia,*
lebih megah dari gunung abadi.

Orang gagah berani Kaujarahi,+
mereka terlelap dalam tidurnya,*
orang yang perkasa lenyap kekuatannya.

Ya Allah Yakub,*
hardikMu melumpuhkan kereta maupun kuda.

Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Dahsyat Engkau, siapakah dapat bertahan di hadapanMu,*
terhadap hebatnya amarahMu.

Dari langit Kauperdengarkan keputusanMu,*
bumi takut dan tertegun.

pada waktu Allah bangkit untuk mengadili,*
dan menyelamatkan orang tertindas seluruh negeri.

Keberangan manusia bahkan menjadi pujianMu,*
dan amarahnya menambah keluhuranMu.

Bernadarlah dan penuhilah janjimu kepada Tuhan Allahmu,*
hendaknya para hamba Tuhan menyampaikan persembahan kepada Yang dahsyat.

Ia mematahkan semangat para penguasa,*
menakutkan para raja bumi.

Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Bacaan singkat: Why 1,17c-18

Kulihat Putera manusia yang bersabda kepadaku: "Akulah awal dan akhir. Aku mati namun kini Aku hidup. Sungguh, Aku hidup selama-lamanya, dan Aku memang kunci kematian dan kerajaan maut".

℣.Janganlah bersedih hati, alleluya.℟.Sebab Aku pergi kepada Bapa, alleluya.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, penuhilah kami dengan sukacita kudus dan syukur yang tulus, sebab kenaikan Kristus PuteraMu adalah pengangkatan kami pula: ke mana Sang Kepala mendahului dalam kemuliaan, ke sana pula tubuhNya dipanggil dalam pengharapan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Raya Kenaikan Tuhan

KAMIS — Masa Paskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. Col 1, 12-14)

dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Raya Kenaikan Tuhan

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*
keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*
Israel daerah kekuasaanNya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*
sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*
dan bukit laksana anakdomba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*
hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*
hai bukit, mengapa laksana anakdomba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*
di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*
dan batu menjadi mata air.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Bacaan Singkat (1 Petrus 3,18.22)

Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.

Antifon KidungYa Raja kemuliaan, Tuhan segala kuasa, hari ini Engkau naik dengan jaya mengatasi segala langit; jangan tinggalkan kami sebagai yatim, melainkan utuslah Dia yang dijanjikan Bapa kepada kami, Roh kebenaran, alleluya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungYa Raja kemuliaan, Tuhan segala kuasa, hari ini Engkau naik dengan jaya mengatasi segala langit; jangan tinggalkan kami sebagai yatim, melainkan utuslah Dia yang dijanjikan Bapa kepada kami, Roh kebenaran, alleluya.

Doa Permohonan

Kristuslah kepala kita, dan kita anggota-anggotaNya. Marilah kita menyembah Dia dan dengan gembira berseru:

℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.

Ya Penyelamat kami, teguhkanlah umat pilihanMu, agar lebih jelas melambangkan kesatuan umat manusia,* dan menjadi tanda pembawa selamat yang lebih nyata bagi semua bangsa. ℟.

Dampingilah selalu para uskup bersama bapa suci,* dan anugerahilah mereka kesatuan, cinta kasih dan damai. ℟.

Satukanlah seluruh umat Kristen dalam diriMu sebagai kepala,* supaya kami dalam kehidupan sehari-hari memberi kesaksian tentang kerajaanMu. ℟.

Berikanlah perdamaian kepada dunia,* supaya keamanan dan kesejahteraan berkembang di mana-mana. ℟.

Bangkitkanlah semua orang mati pada hari kiamat,* dan ikutsertakanlah kami dalam kebahagiaan mereka. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, penuhilah kami dengan sukacita kudus dan syukur yang tulus, sebab kenaikan Kristus PuteraMu adalah pengangkatan kami pula: ke mana Sang Kepala mendahului dalam kemuliaan, ke sana pula tubuhNya dipanggil dalam pengharapan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Hari Raya Kenaikan Tuhan

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santa Maria Dominika Mazzarello

Pengaku Iman · 1837-1881

Santa Maria Dominika Mazzarello adalah co-founder Kongregasi Suster FMA (Figlie di Maria Ausiliatrice = Putri-Putri Maria Penolong Umat Kristiani; ) atau yang juga dikenal sebagai Konggregasi Suster Salesian. Kongregasi ini didirikannya bersama Santo Yohanes Bosco dan berkarya bagi kaum muda, khususnya para remaja puteri. Saat ini para suster Salesian FMA sudah berkarya banyak di seluruh dunia dengan mendirikan sekolah dan asrama terutama bagi kaum putri dan miskin. Kongregasi ini banyak berkarya pada bidang pendidikan, karena pendidikan merupakan dasar bagi pembentukan manusia yang tangguh, mandiri dan bertanggung jawab.

Maria Domenica Mazzarello lahir pada tanggal 9 Mei 1837 di Mornese, di tempat yang saat ini menjadi provinsi Alessandria, Italia utara. Ia adalah anak sulung dari sepuluh bersaudara dari sebuah keluarga petani anggur Italia yang bersahaja.

Maria tumbuh sebagai gadis yang baik dan selalu siap sedia menolong orang lain. Ketika berjangkit penyakit tipus di daerahnya, ia dengan sukarela membantu merawat para orang sakit meskipun sadar bahwa ia bisa saja terjangkit penyakit ganas tersebut. Dan begitulah yang terjadi. Ia juga terkena demam tifus. Ketika sedang sakit parah itu, ia memperoleh sebuah penglihatan dimana ia melihat banyak remaja putri sedang belajar menjahit. Maria menganggap ini adalah sebuah pertanda baginya. Karena itu setelah sembuh dari demam tipus, ia segera belajar menjahit agar kelak dapat membagikan ketrampilannya kepada para remaja putri.

Pada sekitar tahun 1870 dibawah bimbingan pater Pestarino, Maria mendirikan sebuah kelompok yang diberi nama Maria Immaculata, kelompok ini berkarya bagi kaum putri dan memiliki banyak kesamaan dengan Oratorium Don Bosco yang didirikan oleh Santo Yohanes Bosco di Turin. Karena itu pada tanggal 5 Agustus 1872, Santo Yohanes don Bosco memintanya untuk bersama mendirikan sebuah Konggregasi Suster Salesian. Maria bersama lima belas orang wanita dalam Kelompok Maria Immaculata mengucapkan kaulnya sebagai biarawati pertama dari konggregasi Suster Figlie di Maria Ausiliatrice (FMA). Suster Maria Domenica Mazzarello ditunjuk Don Bosco menjadi pimpinan pertama susteran FMA.

Muder Mazzarello merasa bahwa sangat penting bila para susternya memiliki pendidikan yang baik. Ia kemudian mewajibkan mereka untuk belajar membaca dan menulis. Dimasa itu banyak wanita dari kalangan rakyat jelata yang tidak pernah memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan.

Dedikasinya untuk para suster bukan hanya dalam bidang pendidikan. Dalam segala hal muder Mazzarello adalah seorang ibu yang penuh perhatian bagi mereka. Itulah sebabnya sampai hari ini dia masih disebut "Madre Mazzarello" atau “bunda Mazzarello” oleh para suster Salesian.

Pada awal tahun 1881, meski dalam keadaan sakit, Madre Mazzarello ikut berangkat ke kota pelabuhan Genoa demi mengantar puteri-puterinya para suster Salesian yang akan berangkat ke tanah misi di Amerika Selatan. Ia ikut bersama mereka sampai di kota Marseilles, dimana ia kemudian jatuh sakit dan memutuskan untuk kembali ke Italia. Ia tiba kembali di Mornese pada bulan april dan kesehatannya semakin memburuk sehingga ia hanya bisa terbaring ditempat tidur.

Tanggal 14 Mei 1881, setelah menerima sakramen minyak suci, madre Mazzarello berkata kepada para suster yang merawatnya : "Selamat tinggal. Saya pergi sekarang. Sampai berjumpa lagi di surga", lalu menutup matanya untuk selama-lamanya.

Santa Maria Dominika Mazzarello di beatifikasi pada tangga 20 November 1938 oleh paus Pius XI dan di kanonisasi pada tanggal 24 juni 1951 oleh paus yang sama.

Jasadnya yang masih tetap utuh, kini disemayamkan di the Basilica of Our Lady Help of Christians, di Turin Italia.

Santo Matias

Rasul · abad ke-1

Sesudah Yesus naik ke surga, para murid dan kesebelas Rasul ber¬sama Bunda Maria kembali ke Yerusalem untuk menantikan kedatangan Roh Kudus yang dijanjikan Yesus. Di sana mereka, yang berjumlah kira-¬kira 120 orang, berkumpul di tingkat atas sebuah rumah di Yerusalem. Mereka bertekun dalam doa sambil menantikan dengan sabar kedatang¬an Roh Kudus.

Pada saat itulah Petrus, pemimpin para Rasul, mengusulkan pemi¬lihan seorang murid untuk menduduki jabatan Rasul menggantikan Yudas Iskariot, si pengkhianat Yesus yang sudah mati menggantung diri. Pemilihan ini dimaksudkan agar terpenuhilah nas Kitab Mazmur: ''Biarlah jabatannya diambil orang lain". Syaratnya ialah calon haruslah seorang murid yang selalu bersama Yesus sejak pembaptisanNya sampai la naik ke surga. Sebab, seorang Rasul harus dapat bersaksi tentang Sabda, Karya dan Kebangkitan Yesus. Maka mereka mengajukan dua orang murid, yaitu Yosef, yang disebut juga Barsabas atau Yustus (= Yang Adil), dan Ma tias.

Setelah berdoa bersama-sama, mereka membuang undi. Pilihan ja¬tuh pada diri Matias. Semenjak itu Matias menjadi penggenap bilangan Keduabelas Rasul. Merekalah pengemban utama tugas menyebarkan Kabar Gembira ke sduruh penjuru dunia. Nama Matias sekali saja di¬sebut di dalam Kitab Perjanjian Baru. Dalam tulisan-tulisan Apokrif, namanya tidak pernah disebut-sebut. Namun kita yakin bahwa Matias adalah Rasul yang setia, tekun dan bersemangat prihatin. Tahun kema¬tiannya tidak diketahui pasti, namun makamnya terdapat di Trier, Jerman.

Santo Mikhael Garicoits

Pengaku Iman · 1797-1863

Michael Garicoïts lahir pada tanggal 15 April 1797 di Saint-Just-Ibarre sebuah desa kecil di prefektur Bordeaux, di dekat perbatasan Perancis - Spanyol. Ia adalah anak sulung dari enam buah hati pasangan Arnaud Garicoïts dan Gratianne Etchéverry. Ayahnya adalah seorang katolik yang saleh dari Catalonia Spanyol; yang tetap setia kepada imannya saat mengalami penganiayaan selama Revolusi Perancis.

Revolusi Perancis yang berlangsung pada tahun 1789 - 1799 membawa gejolak besar dalam Gereja Perancis. Seminari dan biara-biara ditutup; rohaniwan-rohaniwati, para imam dan uskup-Uskup Perancis, dipaksa mengangkat sumpah mengakui Konstitusi baru Perancis yang anti Gereja. Banyak dari mereka yang dibunuh karena tidak bersedia bersumpah mengakui Konstitusi tersebut. Pada masa ini Arnaud Garicoïts menyelamatkan banyak imam dari kejaran kaum revolusioner dengan menyembunyikan dan membantu mereka melintasi perbatasan Perancis menuju Spanyol.

Di masa kecilnya, Michael terkenal sebagai seorang anak pendiam yang sering menyanyikan Mazmur sambil menggembalakan ternak. Ia pernah bersekolah di sekolah desa namun berhenti karena harus bekerja membantu kedua orangtuanya. Pada tahun 1810 Michel bekerja di sebuah pertanian di Oneix, dimana ia terpesona menyaksikan para imam memberikan Komuni Pertama pada tanggal 9 Juni 1811. Kejadian ini menjadi pemicu panggilan religiusnya. Michael kembali ke kampung halamannya dan berkata kepada ayahnya : "Saya ingin menjadi imam". Ayahnya menjawab bahwa itu tidak mungkin karena mereka terlalu miskin. Walau demikian, neneknya yang bernama Catherine Etchéverry berhasil menyakinkan pastor parokinya untuk mendaftarkan Michael ke Seminari.

Michel lalu bersekolah di Saint-Palais di mana ia belajar bahasa Latin dan Perancis di bawah cahaya lilin sampai larut malam. Ia membayar biaya pendidikannya dengan bekerja membantu juru masak di dapur biara dan di keuskupan. Ia juga mendapat pelajaran privat dari pastor paroki Jean Baptiste Borda yang mengagumi kecerdasannya. Michael kemudian belajar filsafat di seminari Aire-sur-Adour dan theologi di seminari Dax. Ia menamatkan studinya dengan nilai yang sangat memuaskan dan ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 20 Desember 1823 oleh Uskup Agung Paul-Thérèse-David d'Astros di Katedral Bayonne.

Pater Michael Garicoïts kemudian berkarya sebagai pastor Paroki di kota Combo selama tahun 1823 - 1825, lalu ditugaskan ke Seminari Bétharram untuk mengajar Filsafat. Di seminari ini ia mendapat gelar professor Filsafat dan Teologi serta diangkat menjadi Rektor umum. Pater Michele Garicoïts menjadi pembimbing spiritual bagi Santa Elisabeth Bichier dan membantunya mengembangkan Konggregasi suster Puteri-puteri Salib yang didirikan bersama Santo Andreas Fournet.

Pada tahun 1838, pater Michael mendirikan sebuah konggregasi religius yang diberi nama Konggregasi Hati Kudus Yesus Betharram (Congregation of the Sacred Heart of Jesus of Betharram). Para imam konggregasi ini mendedikasikan hidupnya kepada Hati Kudus Yesus dan berkarya dalam misi penginjilan dan pendidikan bagi kaum muda. Kongregasi Betharram mendapat persetujuan dari Paus Leo XIII pada tahun 1877 dan saat ini telah berkarya di berbagai negara antara lain : Argentina, Brazil, Republik Afrika Tengah, Perancis, Inggris, India, Israel, Italia, Pantai Gading, Yordania, Palestina, Paraguay, Spanyol, Thailand dan Uruguay.

Michael Garicoïts tutup usia pada pagi hari tanggal 14 Mei 1863 di Bétharram Perancis. Kata-kata terakhirnya adalah : "dalam kasih-Mu ya Tuhan, kasihanilah aku". Ia di beatifikasi oleh Paus Pius XI pada tanggal 10 Mei 1923 dan di kanonisasi pada tanggal 6 Juli 1947 oleh Paus Pius XII.

Arti nama

Berasal dari nama Ibrani מִיכָאֵל (Mikha'el) yang berarti "Siapakah yang seperti Allah?"

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari