Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Mereka melihat Dia terangkat ke sorga.
Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu, berkat kuasa Roh Kudus, Ia telah memberi perintah kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. Setelah penderitaan-Nya selesai, Ia menampakkan diri kepada mereka, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. Pada suatu hari, ketika makan bersama-sama dengan mereka, Yesus melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa yang “telah kamu dengar daripada-Ku”. Sebab, beginilah kata-Nya, “Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ, “Tuhan, pada masa inikah Engkau mau memulihkan Kerajaan bagi Israel?” jawab-Nya, “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi, kamu akan menerima kuasa, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi.” Sesudah mengatakan demikian, terangkatlah Yesus disaksikan oleh murid-murid-Nya, sampai awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waaktu Yesus naik, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka, “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri menatap ke langit? Yesus yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu ini akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu lihat Dia naik ke sorga.”
Refren: Refren: Allah telah naik diiringi sorak-sorai, Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala.
Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elukanlah Allah dengan sorak sorai. Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi adalah dahsyat, raja Agung atas seluruh bumi.
Allah telah naik diiringi sorak-sorai. Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah! Kidungkanlah mazmur bagi Raja kita, kidungkan mazmur!
Sebab Allah adalah Raja atas seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang paling indah! Allah merajai segala bangsa, di atas takhtaNya yang kudus Ia bersemayam.
Tahun A
“Allah mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya dalam surga.”
Saudara-saudara, kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang Mahamulia, aku memohon supaya Ia memberi Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar, supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya; yaitu betapa kaya kemuliaan yang dijanjikan-Nya untuk diwarisi oleh orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasanya bagi kita yang percaya. Kekuatan itu sesuai dengan daya kekuatan Allah , yang bekerja dalam Kristus, yakni kuasa yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan Allah dalam surga. Di situ Kristus jauh lebih tinggi dari segala pemerintahan dan penguasa, kekuasaan, dan kerajaan serta tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini melainkan juga di dunia yang akan datang. Segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan Allah kepada jemaat sebagai kepala dari segala yang ada. Jemaat itulah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Diri-Nya, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.
Pelog Bem ai- alleluya, alleluya.
Pergilah dan ajarlah semua bangsa, firman Tuhan; Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman. Alleluya.
Pelog Bem ai- alleluya, alleluya.
Ketika Yesus sedang memberkati mereka, terangkatlah Ia ke sorga.
Kata Yesus kepada mereka, “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ke- tiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini. Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi.” Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. Mereka senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah.
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan, dan tekun melaksanakannya.
Invitatorium
Pembukaan
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Bernyanyilah bagi Allah, nyanyikanlah mazmur bagi nama-Nya, siapkanlah jalan bagi Dia yang berkendara di atas awan, alleluya.
Mazmur 67 (68)
Masuknya Tuhan yang jaya ke dalam tempat kudus-Nya
Naik ke tempat tinggi, Ia menawan tawanan, dan memberi karunia kepada manusia (Efesus 4:10).
AntifonBernyanyilah bagi Allah, nyanyikanlah mazmur bagi nama-Nya, siapkanlah jalan bagi Dia yang berkendara di atas awan, alleluya.
Antifon 2Tuhan Allah naik ke tempat tinggi; Ia telah menawan tawanan, alleluya.
AntifonTuhan Allah naik ke tempat tinggi; Ia telah menawan tawanan, alleluya.
Antifon 3Mereka melihat perarakan-Mu, ya Allah, perarakan Allahku dan rajaku ke tempat kudus, alleluya.
AntifonMereka melihat perarakan-Mu, ya Allah, perarakan Allahku dan rajaku ke tempat kudus, alleluya.
Responsorium Efesus 4:8 (Mazmur 68:19); Mazmur 47:6
Responsorium Kisah Para Rasul 1:3, 9, 4
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.
Mazmur 62
Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.
Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.
Antifon 3Para warga Sion bersukaria atas Rajanya. Alleluya.
Mazmur 149
Antifon 3Para warga Sion bersukacita atas Rajanya. Alleluya.
Bacaan Singkat (Ibrani 10,12-14)
Antifon KidungAku naik kepada BapaKu dan Bapamu, kepada AllahKu dan Allahmu, alleluya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungAku naik kepada BapaKu dan Bapamu, kepada AllahKu dan Allahmu, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Ya Tuhan, Engkaulah kehidupan dan keselamatan kami.
Pencipta bintang-bintang, permulaan hari ini kami terima penuh syukur dari tanganMu,* sambil mengenangkan kebangkitanMu. ℟.
Semoga rohMu mengajar kami bertindak seturut keinginan hatiMu,* dan semoga kebijaksanaanMu tetap membimbing kami. ℟.
Semoga kami pada hari Minggu ini berhimpun sebagai umatMu,* untuk menyambut santapan sabda dan tubuhMu. ℟.
Kami mengucap syukur kepadaMu,* atas kurniaMu yang tak terbilang banyaknya. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (1 Cor 12, 13)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifonifon dan Mazmur diambil dari hari Minggu II, hlm. 501
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Mazmur 22 (23)
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Mazmur 75 (76)
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Bacaan singkat: Why 1,17c-18
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Cf. Col 1, 12-14)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.
Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.
Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.
Mazmur 113
Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Why 19,1-7
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Bacaan Singkat (1 Petrus 3,18.22)
Antifon KidungYa Raja kemuliaan, Tuhan segala kuasa, hari ini Engkau naik dengan jaya mengatasi segala langit; jangan tinggalkan kami sebagai yatim, melainkan utuslah Dia yang dijanjikan Bapa kepada kami, Roh kebenaran, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungYa Raja kemuliaan, Tuhan segala kuasa, hari ini Engkau naik dengan jaya mengatasi segala langit; jangan tinggalkan kami sebagai yatim, melainkan utuslah Dia yang dijanjikan Bapa kepada kami, Roh kebenaran, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.
Ya Penyelamat kami, teguhkanlah umat pilihanMu, agar lebih jelas melambangkan kesatuan umat manusia,* dan menjadi tanda pembawa selamat yang lebih nyata bagi semua bangsa. ℟.
Dampingilah selalu para uskup bersama bapa suci,* dan anugerahilah mereka kesatuan, cinta kasih dan damai. ℟.
Satukanlah seluruh umat Kristen dalam diriMu sebagai kepala,* supaya kami dalam kehidupan sehari-hari memberi kesaksian tentang kerajaanMu. ℟.
Berikanlah perdamaian kepada dunia,* supaya keamanan dan kesejahteraan berkembang di mana-mana. ℟.
Bangkitkanlah semua orang mati pada hari kiamat,* dan ikutsertakanlah kami dalam kebahagiaan mereka. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santa Maria Dominika Mazzarello
Santa Maria Dominika Mazzarello adalah co-founder Kongregasi Suster FMA (Figlie di Maria Ausiliatrice = Putri-Putri Maria Penolong Umat Kristiani; ) atau yang juga dikenal sebagai Konggregasi Suster Salesian. Kongregasi ini didirikannya bersama Santo Yohanes Bosco dan berkarya bagi kaum muda, khususnya para remaja puteri. Saat ini para suster Salesian FMA sudah berkarya banyak di seluruh dunia dengan mendirikan sekolah dan asrama terutama bagi kaum putri dan miskin. Kongregasi ini banyak berkarya pada bidang pendidikan, karena pendidikan merupakan dasar bagi pembentukan manusia yang tangguh, mandiri dan bertanggung jawab.
Maria Domenica Mazzarello lahir pada tanggal 9 Mei 1837 di Mornese, di tempat yang saat ini menjadi provinsi Alessandria, Italia utara. Ia adalah anak sulung dari sepuluh bersaudara dari sebuah keluarga petani anggur Italia yang bersahaja.
Maria tumbuh sebagai gadis yang baik dan selalu siap sedia menolong orang lain. Ketika berjangkit penyakit tipus di daerahnya, ia dengan sukarela membantu merawat para orang sakit meskipun sadar bahwa ia bisa saja terjangkit penyakit ganas tersebut. Dan begitulah yang terjadi. Ia juga terkena demam tifus. Ketika sedang sakit parah itu, ia memperoleh sebuah penglihatan dimana ia melihat banyak remaja putri sedang belajar menjahit. Maria menganggap ini adalah sebuah pertanda baginya. Karena itu setelah sembuh dari demam tipus, ia segera belajar menjahit agar kelak dapat membagikan ketrampilannya kepada para remaja putri.
Pada sekitar tahun 1870 dibawah bimbingan pater Pestarino, Maria mendirikan sebuah kelompok yang diberi nama Maria Immaculata, kelompok ini berkarya bagi kaum putri dan memiliki banyak kesamaan dengan Oratorium Don Bosco yang didirikan oleh Santo Yohanes Bosco di Turin. Karena itu pada tanggal 5 Agustus 1872, Santo Yohanes don Bosco memintanya untuk bersama mendirikan sebuah Konggregasi Suster Salesian. Maria bersama lima belas orang wanita dalam Kelompok Maria Immaculata mengucapkan kaulnya sebagai biarawati pertama dari konggregasi Suster Figlie di Maria Ausiliatrice (FMA). Suster Maria Domenica Mazzarello ditunjuk Don Bosco menjadi pimpinan pertama susteran FMA.
Muder Mazzarello merasa bahwa sangat penting bila para susternya memiliki pendidikan yang baik. Ia kemudian mewajibkan mereka untuk belajar membaca dan menulis. Dimasa itu banyak wanita dari kalangan rakyat jelata yang tidak pernah memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan.
Dedikasinya untuk para suster bukan hanya dalam bidang pendidikan. Dalam segala hal muder Mazzarello adalah seorang ibu yang penuh perhatian bagi mereka. Itulah sebabnya sampai hari ini dia masih disebut "Madre Mazzarello" atau “bunda Mazzarello” oleh para suster Salesian.
Pada awal tahun 1881, meski dalam keadaan sakit, Madre Mazzarello ikut berangkat ke kota pelabuhan Genoa demi mengantar puteri-puterinya para suster Salesian yang akan berangkat ke tanah misi di Amerika Selatan. Ia ikut bersama mereka sampai di kota Marseilles, dimana ia kemudian jatuh sakit dan memutuskan untuk kembali ke Italia. Ia tiba kembali di Mornese pada bulan april dan kesehatannya semakin memburuk sehingga ia hanya bisa terbaring ditempat tidur.
Tanggal 14 Mei 1881, setelah menerima sakramen minyak suci, madre Mazzarello berkata kepada para suster yang merawatnya : "Selamat tinggal. Saya pergi sekarang. Sampai berjumpa lagi di surga", lalu menutup matanya untuk selama-lamanya.
Santa Maria Dominika Mazzarello di beatifikasi pada tangga 20 November 1938 oleh paus Pius XI dan di kanonisasi pada tanggal 24 juni 1951 oleh paus yang sama.
Jasadnya yang masih tetap utuh, kini disemayamkan di the Basilica of Our Lady Help of Christians, di Turin Italia.
Santo Matias
Sesudah Yesus naik ke surga, para murid dan kesebelas Rasul ber¬sama Bunda Maria kembali ke Yerusalem untuk menantikan kedatangan Roh Kudus yang dijanjikan Yesus. Di sana mereka, yang berjumlah kira-¬kira 120 orang, berkumpul di tingkat atas sebuah rumah di Yerusalem. Mereka bertekun dalam doa sambil menantikan dengan sabar kedatang¬an Roh Kudus.
Pada saat itulah Petrus, pemimpin para Rasul, mengusulkan pemi¬lihan seorang murid untuk menduduki jabatan Rasul menggantikan Yudas Iskariot, si pengkhianat Yesus yang sudah mati menggantung diri. Pemilihan ini dimaksudkan agar terpenuhilah nas Kitab Mazmur: ''Biarlah jabatannya diambil orang lain". Syaratnya ialah calon haruslah seorang murid yang selalu bersama Yesus sejak pembaptisanNya sampai la naik ke surga. Sebab, seorang Rasul harus dapat bersaksi tentang Sabda, Karya dan Kebangkitan Yesus. Maka mereka mengajukan dua orang murid, yaitu Yosef, yang disebut juga Barsabas atau Yustus (= Yang Adil), dan Ma tias.
Setelah berdoa bersama-sama, mereka membuang undi. Pilihan ja¬tuh pada diri Matias. Semenjak itu Matias menjadi penggenap bilangan Keduabelas Rasul. Merekalah pengemban utama tugas menyebarkan Kabar Gembira ke sduruh penjuru dunia. Nama Matias sekali saja di¬sebut di dalam Kitab Perjanjian Baru. Dalam tulisan-tulisan Apokrif, namanya tidak pernah disebut-sebut. Namun kita yakin bahwa Matias adalah Rasul yang setia, tekun dan bersemangat prihatin. Tahun kema¬tiannya tidak diketahui pasti, namun makamnya terdapat di Trier, Jerman.
Santo Mikhael Garicoits
Michael Garicoïts lahir pada tanggal 15 April 1797 di Saint-Just-Ibarre sebuah desa kecil di prefektur Bordeaux, di dekat perbatasan Perancis - Spanyol. Ia adalah anak sulung dari enam buah hati pasangan Arnaud Garicoïts dan Gratianne Etchéverry. Ayahnya adalah seorang katolik yang saleh dari Catalonia Spanyol; yang tetap setia kepada imannya saat mengalami penganiayaan selama Revolusi Perancis.
Revolusi Perancis yang berlangsung pada tahun 1789 - 1799 membawa gejolak besar dalam Gereja Perancis. Seminari dan biara-biara ditutup; rohaniwan-rohaniwati, para imam dan uskup-Uskup Perancis, dipaksa mengangkat sumpah mengakui Konstitusi baru Perancis yang anti Gereja. Banyak dari mereka yang dibunuh karena tidak bersedia bersumpah mengakui Konstitusi tersebut. Pada masa ini Arnaud Garicoïts menyelamatkan banyak imam dari kejaran kaum revolusioner dengan menyembunyikan dan membantu mereka melintasi perbatasan Perancis menuju Spanyol.Di masa kecilnya, Michael terkenal sebagai seorang anak pendiam yang sering menyanyikan Mazmur sambil menggembalakan ternak. Ia pernah bersekolah di sekolah desa namun berhenti karena harus bekerja membantu kedua orangtuanya. Pada tahun 1810 Michel bekerja di sebuah pertanian di Oneix, dimana ia terpesona menyaksikan para imam memberikan Komuni Pertama pada tanggal 9 Juni 1811. Kejadian ini menjadi pemicu panggilan religiusnya. Michael kembali ke kampung halamannya dan berkata kepada ayahnya : "Saya ingin menjadi imam". Ayahnya menjawab bahwa itu tidak mungkin karena mereka terlalu miskin. Walau demikian, neneknya yang bernama Catherine Etchéverry berhasil menyakinkan pastor parokinya untuk mendaftarkan Michael ke Seminari.
Michel lalu bersekolah di Saint-Palais di mana ia belajar bahasa Latin dan Perancis di bawah cahaya lilin sampai larut malam. Ia membayar biaya pendidikannya dengan bekerja membantu juru masak di dapur biara dan di keuskupan. Ia juga mendapat pelajaran privat dari pastor paroki Jean Baptiste Borda yang mengagumi kecerdasannya. Michael kemudian belajar filsafat di seminari Aire-sur-Adour dan theologi di seminari Dax. Ia menamatkan studinya dengan nilai yang sangat memuaskan dan ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 20 Desember 1823 oleh Uskup Agung Paul-Thérèse-David d'Astros di Katedral Bayonne.
Pater Michael Garicoïts kemudian berkarya sebagai pastor Paroki di kota Combo selama tahun 1823 - 1825, lalu ditugaskan ke Seminari Bétharram untuk mengajar Filsafat. Di seminari ini ia mendapat gelar professor Filsafat dan Teologi serta diangkat menjadi Rektor umum. Pater Michele Garicoïts menjadi pembimbing spiritual bagi Santa Elisabeth Bichier dan membantunya mengembangkan Konggregasi suster Puteri-puteri Salib yang didirikan bersama Santo Andreas Fournet.
Pada tahun 1838, pater Michael mendirikan sebuah konggregasi religius yang diberi nama Konggregasi Hati Kudus Yesus Betharram (Congregation of the Sacred Heart of Jesus of Betharram). Para imam konggregasi ini mendedikasikan hidupnya kepada Hati Kudus Yesus dan berkarya dalam misi penginjilan dan pendidikan bagi kaum muda. Kongregasi Betharram mendapat persetujuan dari Paus Leo XIII pada tahun 1877 dan saat ini telah berkarya di berbagai negara antara lain : Argentina, Brazil, Republik Afrika Tengah, Perancis, Inggris, India, Israel, Italia, Pantai Gading, Yordania, Palestina, Paraguay, Spanyol, Thailand dan Uruguay.
Michael Garicoïts tutup usia pada pagi hari tanggal 14 Mei 1863 di Bétharram Perancis. Kata-kata terakhirnya adalah : "dalam kasih-Mu ya Tuhan, kasihanilah aku". Ia di beatifikasi oleh Paus Pius XI pada tanggal 10 Mei 1923 dan di kanonisasi pada tanggal 6 Juli 1947 oleh Paus Pius XII.
Arti nama
Berasal dari nama Ibrani מִיכָאֵל (Mikha'el) yang berarti "Siapakah yang seperti Allah?"
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari