Bacaan Misa
Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka. Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri. Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: "Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!" Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas. Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.
Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!
tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorangpun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
Invitatorium
Pembukaan
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Pasrahkanlah dirimu kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu, alleluya.
Mazmur 36 (37)
Nasib orang fasik dan orang baik
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan mewarisi bumi (Matius 5:5).
AntifonPasrahkanlah dirimu kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu, alleluya.
Antifon 2Jauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau menaati-Nya, alleluya.
AntifonJauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau menaati-Nya, alleluya.
Antifon 3Tunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya, alleluya.
AntifonTunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya, alleluya.
Responsorium 1 Yohanes 2:17, 15
Responsorium 1 Korintus 10:17; Mazmur 68:11, 7
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, alleluya.
Mazmur 42 (43)
Antifon 1Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, alleluya.
Antifon 2Aku telah Kauselamatkan dari liang kubur, alleluya.
Yes 38,10-14.17-20
Antifon 2Aku telah Kauselamatkan dari liang kubur, alleluya.
Antifon 3Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahan, alleluya.
Mazmur 64 (65)
Antifon 3Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahan, alleluya.
Bacaan singkat: Kis 13,30-33
Antifon KidungTinggal sesaat saja dan dunia tidak melihat Aku lagi. Namun kamu akan melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup, alleluya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTinggal sesaat saja dan dunia tidak melihat Aku lagi. Namun kamu akan melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Anugerahilah kami buah kebangkitanMu, ya Tuhan.
Engkau melimpahkan kegembiraan kepada para wanita dan para rasul waktu kebangkitanMu, ya Kristus, penyelamat seluruh dunia,* angkatlah kami menjadi saksiMu. ℟.
Engkau menjanjikan kehidupan baru kepada semua orang,* teguhkanlah kami menjadi pewarta InjilMu. ℟.
Engkau berulang kali menampakkan diri kepada para rasul dan memberi mereka Roh kudusMu,* baharuilah Roh pencipta di dalam hati kami. ℟.
Engkau telah berjanji kepada murid-muridMu bahwa Engkau akan tinggal bersama mereka sampai akhir zaman,* tinggallah hari ini bersama kami, dan dampingilah kami senantiasa. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Act 4, 11-12)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu, alleluya.
Mazmur 118 (119),49-56
Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu, alleluya.
Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita, alleluya.
Mazmur 52 (53)
Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita, alleluya.
Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku, alleluya.
Mazmur 53 (54),3-6.8-9
Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku, alleluya.
Bacaan singkat: Kol 3,1-2
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Col 3, 1-2)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Arahkanlah perhatianmu kepada harta surgawi, bukan kepada yang di dunia, alleluya.
Mazmur 48 (49) I
Antifon 1Arahkanlah perhatianmu kepada harta surgawi, bukan kepada yang di dunia, alleluya.
Antifon 2Tuhan melepaskan daku dari genggaman maut, alleluya.
Mazmur 48 (49) II
Antifon 2Tuhan melepaskan daku dari genggaman maut, alleluya.
Antifon 3PadaMulah, Tuhan, keluhuran dan kekuasaan, kemuliaan dan kekayaan, alleluya.
Why 4,11; 5,9.10-12
Antifon 3PadaMulah, Tuhan, keluhuran dan kekuasaan, kemuliaan dan kekayaan, alleluya.
Bacaan singkat: 1Ptr 3,4-5
Antifon KidungSungguh benar kataKu ini: Lebih berguna bagimu jika Aku pergi. Sebab jika Aku tidak pergi, Penghibur tidak akan datang, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungSungguh benar kataKu ini: Lebih berguna bagimu jika Aku pergi. Sebab jika Aku tidak pergi, Penghibur tidak akan datang, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Raja mahamulia, dengarkanlah kami.
Kami mohon kepadaMu, ya Tuhan, bagi para uskup, imam dan diakon, agar mereka melaksanakan tugas pelayanannya dengan giat lagi setia,* dan membangun suatu umat bagiMu yang terbuka bagi setiap kebaikan. ℟.
Kami mohon kepadaMu, ya Tuhan, untuk para pengajar yang membaktikan diri kepada umatMu,* agar mereka mencari kebenaranMu dengan hati yang murni. ℟.
Kami mohon juga kepadaMu, ya Tuhan, untuk seluruh kaum beriman, agar mereka berjuang demi kebaikan berdasarkan iman mereka,* dan setelah mengakhiri masa perjuangannya di dunia ini, menerima ganjaran kerajaanMu yang mulia. ℟.
Engkau menghapus hukuman kami dan memakukan surat keputusannya pada salib,* patahkanlah belenggu kami dan lepaskanlah kami dari kegelapan maut. ℟.
Ketika Engkau turun ke alam maut, Kaubuka pintu gerbangnya,* maka terimalah saudara-saudara kami yang telah meninggal, masuk ke dalam kerajaanMu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan aku mengeluh sepanjang hari.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santa Eufrasina dari Terracina
Santa Eufrasina dari Terracina bersama saudari angkatnya Santa Flavia Domitila dan Santa Theodora dibuang ke pulau Ponza karena ketahuan menjadi orang Kristen. Dua orang mantan pengawal santa Flavia Domitilla yang juga telah menjadi Kristen, yaitu Santo Akhilles dan Santo Nereus ikut menjalani pembuangan bersama mereka.
Beberapa waktu kemudian Santa Flaviana Domitila, Santa Eufrasina, Santa Theodora serta Santo Akhilles dan Santo Nereus ditawari kebebasan dan dapat pulang ke Roma apabila mau meninggalkan iman Kristen. Mereka menolak. Karena itu para pahlawan iman ini disiksa dengan keji lalu dihukum mati dengan cara dipenggal.
Arti nama
Eufrasina : Kegembiraan, Keceriaan (Yunanni)
Santa Flavia Domitilla
Santa Flavia Domitila adalah seorang wanita bangsawan Romawi. Ia adalah cucu Kaisar Vespasianus dan keponakan dari Kaisar Titus dan Domitianus. Ia menikah dengan Titus Flavius Clemens, seorang pejabat kekaisaran.
Pada tahun 96 Titus Flavius Clemens dan istrinya Flaviana Domitila ketahuan menjadi Kristen. Titus ditangkap dan dihukum mati. Sedangkan Flaviana Domitilla bersama dua orang saudari angkatnya; Eufrasina dan Theodora dibuang ke pulau Ponza di laut Tyrrhenian. Dua orang mantan pengawalnya yang juga telah menjadi Kristen, yaitu Santo Akhilles dan Santo Nereus ikut menjalani pegasingan bersama mereka.
Beberapa waktu kemudian Santa Flaviana Domitila, Santa Eufrasina, Santa Theodora serta Santo Akhilles dan Santo Nereus ditawari kebebasan dan dapat pulang ke Roma apabila mau meninggalkan iman Kristen. Mereka menolak. Karena itu para pahlawan iman ini disiksa dengan keji lalu dihukum mati dengan cara dipenggal.(qq)
Arti nama
Flavia : Bentuk Feminim dari nama Romawi Flavius. Arti : "Pirang" , "Keemasan" (Latin)
Domitilla : Bentuk Feminim dari nama Romawi Domitius. Arti : "Jinak", "Telah dijinakkan"
Santa Theodora dari Terracina
Pada tahun 96, Santa Theodora dari Terracina bersama saudari angkatnya Santa Flavia Domitila dan Santa Eufrasina dibuang ke pulau Ponza karena ketahuan menjadi orang Kristen. Dua orang mantan pengawal santa Flavia Domitilla yang juga telah menjadi Kristen, yaitu Santo Akhilles dan Santo Nereus ikut menjalani pembuangan bersama mereka.
Beberapa waktu kemudian Santa Flaviana Domitila, Santa Eufrasina, Santa Theodora serta Santo Akhilles dan Santo Nereus ditawari kebebasan dan dapat pulang ke Roma apabila mau meninggalkan iman Kristen. Mereka menolak. Karena itu para pahlawan iman ini disiksa dengan keji lalu dihukum mati dengan cara dipenggal.(qq)
Arti nama
Theodora : Bentuk Feminim dari nama Theodorus
Berasal dari bahasa Yunani Θεοδωρος (Theodoros), yang berarti "Pemberian Tuhan".
Diturunkan dari kata : θεος (theos) "Tuhan" dan δωρον (doron) "Pemberian".
Santo Akhilleus
Santo Akhilleus adalah seorang tentara kekaisaran Romawi anggota dari Praetorian Guard. Legenda menyatakan bahwa ia dan saudaranya Santo Nereus menerima iman Kristiani dan di babtis oleh Santo Petrus Rasul.
Karena imannya kedua bersaudara ini Diasingkan ke pulau Ponza, lalu dihukum mati dengan cara dipenggal. Pada tahun 398, Santo Paus Siricius mendirikan sebuah gereja di Roma demi menghormati mereka. Gereja ini saat dikenal sebagai : The Basilica of Saints Nereus and Achilleus yang terletak di Via Ardeatina. Paus Damasus menuliskan sebuah catatan pujian bagi kedua martir ini. Beliau menjelaskan bahwa Nereus dan Akhilleus dipertobatkan kepada iman Kristiani. Mereka meninggalkan senjata mereka untuk selamanya.
Pada abad keenam, sebuah gereja kedua dibangun di bagian lain Roma demi menghormati kedua martir ini (The basilica of Saints Nereus and Achilleus di Via delle Terme di Caracalla Roma Italia).
Arti nama
Berasal dari kata Yunani Αχιλλευς (Achilleus) yang artinya tidak diketahui.
Kemungkinan diturunkan dari kata αχος (achos) yang berarti : "sakit" atau "Rasa Sakit"
Santo Ephifanius Salamis
Santo Ephifanius lahir sekitar tahun 310-320 M dalam sebuah keluarga Yahudi Kristen di desa kecil Besanduk, dekat Eleutheropolis (desa ini sekarang bernama Beit Guvrin), Israel. Pada usia muda ia berangkat ke tanah Mesir untuk belajar Theologi serta Sastra klasik dan menjadi biarawan. Setelah menamatkan studinya, ia pun ditahbiskan menjadi seorang imam.
Epiphanus kembali ke Palestina sekitar tahun 333 dan mendirikan biara di desa Ad, sebuah desa kecil dekat desa kelahirannya. Ia tinggal di biara tersebut selama tiga puluh tahun dan melayani para biarawan sebagai abbas atau pemimpin biara. Ephifanius dikenal fasih berbicara lima bahasa berbeda; Ibrani, Syria, Mesir, Yunani, dan Latin, kecakapan yang membuat Santo Hieronimus menjuluki mentornya ini sebagai Pentaglossis (Lima lidah).
Pada tahun 365 Ephifanius diangkat menjadi Uskup Salamis, Siprus. Ia juga menjabat sebagai Metropolitan Gereja Siprus. Selama empat puluh tahun melayani umat sebagai uskup, Ephifanius dikenang akan perjalanan gembalanya ke seluruh wilayah keuskupan demi meneguhkan iman umat dari rongrongan berbagai bidaah (ajaran sesat) yang timbul di masa itu.
Disekitar tahun 374-377 M, uskup Ephifanius menerbitkan bukunya yang terkenal : Panarion (yang berarti : Kotak Obat). Dalam buku ini ia membahas serta membantah 80 ajaran bidaah yang pernah ada sampai pada zaman tersebut. Beberapa ajaran sesat yang disebutkan dalam Panarion tidak pernah disebutkan dalam dokumen lain dari masa itu yang masih selamat sampai saat ini.
Panarion dibuka dengan “Empat induk” bidaah pra-Kristen yaitu : “Barbarisme”, “Scythism”, “Hellenisme” dan “Yudaisme” - dan kemudian membahas Enam Belas ajaran sesat pra-Kristen yang telah lahir dari Empat sekolah filosofis (Stoics , Platonis, Pythagorean dan Epicurean), dan dua belas sekte Yahudi. Uskup Ephifanius melanjutkan Panarion dengan selingan tentang “Inkarnasi Sabda”, lalu mulai menjelaskan tentang Enam Puluh Ajaran Sesat Kristen, dari berbagai macam aliran gnostik hingga berbagai ajaran sesat di abad keempat. Buku yang luar biasa ini ditutup dengan penjelasan dan bantahan pedas terhadap ajaran sesat Collyridians dan Messalians.Ephifanius juga menulis beberapa buku lain seperti : Ancoratus (jangkar yang baik) yang berisi bantahannya terhadap aliran sesat Arianisme dan ajaran Origenes yang bertentangan dengan ajaran iman. Pada tahun 392 M ia menulis : On Weights and Measures, sebuah kajian sejarah, leksikal, Metrologi, and catatan geografis tentang Israel.
Pada tahun 402 Santo Ephifanius yang telah lanjut usia, diundang oleh Patriark Theofilus dari Alexandria untuk menghadiri sebuah sinode di Konstantinopel. Namun saat mendekati ibukota Kerajaan Romawi Timur tersebut, Ephifanius menyadari bahwa kehadirannya sebagai anggota rombongan Patriark Theofilus, hanya akan mendukung Theophillus untuk menentang Patriark Konstantinopel Yohanes Krisostomus.
Pada masa itu, tepatnya pada tahun 399, terjadi perpecahan yang menyedihkan antara komunitas Pertapa dan para pemimpin Gereja di Mesir. Banyak pertapa suci dikucilkan oleh otoritas Gereja Mesir dan mengungsi ke Konstantinople. Mereka mencari perlindungan dan membawa petisi atas krisis di Mesir kepada Patriark Yohanes Krisostomus yang secara terbuka telah menyatakan dukungannya kepada mereka. Lihat Profil ==> Santo Yohanes Kasinus.Ephifanius tidak ingin bertentangan dengan Patriark Yohanes yang adalah sahabat baiknya. Ia urung memasuki gerbang Konstantinopel dan kembali ke Siprus. Dalam perjalanan pulang, uskup kudus ini wafat ditengah laut akibat kelelahan.
Sejak abad kelima, Santo Ephifanius telah dihormati sebagai seorang pahlawan iman oleh Gereja di Timur dan Barat. Ia sering dianggap sebagai seorang bapa Gereja dan hari pestanya dirayakan pada setiap tanggal 12 Mei oleh Gereja Barat dan pada 17 Pashons dalam Kalender Gereja Koptik Mesir.
Arti nama
Ephifanius berasal dari kata Yunani επιφανεια (epiphaneia) yang berarti : "Penampakkan, manifestasi".
Santo Epifanius
Epifanius lahir pada tahun 315. Pemuda Yahudi yang bertobat menjadi Kristen ini kemudian terpilih menjadi Uskup Salamis, Siprus. Ia terkenal sebagai seoarang pembela ajaran iman yang benar dari serangan berbagai ajaran sesat. Dengan khotbah-khotbah dan tulisan-tulisannya tentang berbagai ajaran iman, ia berhasil menegakkan ajaran iman yang benar. Ia meninggal dunia pada tahun 403.
Santo Germanos
Uskup Konstantinopel ini lahir pada tahun 634. Dengan gigih ia mempertahankan kebiasaan menghormati gambar-gambar kudus di dalam gereja sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperdalam iman. Tentang penghormatan gambar-gambar kudus itu, ia menulis: “Bila kita menghormati gambar Yesus, kita bukan menghormati cat dan kayu. Tetapi kita menyembah Tuhan yang tak kelihatan dalam Roh dan Kebenaran.” Karena menolak keinginan kaisar untuk menghilangkan gambar-gambar kudus di dalam gereja, ia dipecat dan dipenjarakan oleh kaisar.
Santo Nereus
Nereus dan Akhileus adalah dua perwira Romawi yang dipermandikan langsung oleh Santo Petrus. Bersama dengan Domitila, seorang perempuan keluarga kaisar, mereka dibunuh dalam suatu pembakaran masal karena imannya kepada Kristus.
Pankrasius-demikian kata sebuah kisah kuno-adalah seorang pria remaja 14-an tahun dari Asia Kecil. Ia ditangkap ketika sedang mengikuti Misa. Dihadapan kaisar Diokletianus ia membela iman Kristen. Kaisar memaksanya menyembah dewa-dewa kafir Romawi, namun ia dengan tegas menolak bahkan menertawakan dewa-dewi kafir itu. Akibatnya, ia langsung dipenggal. Jenazahnya dimakamkan di Via Aurelia, Roma. Dalam gereja Santo Pankrasius, Roma, orang-orang yang di baptis pada hari “Minggu Putih” meletakkan pakaian-pakaian putih dan mengulangi janji permandian mereka. Pankrasius meninggal dunia pada tahun 304.
Santo Pankrasius
Karena ia dikatakan telah menjadi martir pada usia empat belas tahun pada masa penganiayaan kaisar Diocletianus, maka Pankrasius kemungkinan besar lahir sekitar tahun 289, di Phrygia Anatolia (Sekarang wilayah Turki)
Kedua orang tuanya adalah warga negara Romawi. Ibunya meninggal saat melahirkan saudarinya Cyriada, sementara Cleonius ayahnya meninggal ketika Pankrasius masih berusia delapan tahun. Pankrasius kemudian dipelihara oleh pamannya Dionysius. Mereka berdua pindah ke Roma dan tinggal di sebuah villa di Bukit Caelian. Mereka menjadi Kristen, dan Pankrasius adalah seorang kristen yang sangat bersemangat.
Selama penganiayaan orang Kristen oleh Diocletianus, sekitar tahun 303, Pankrasius ditangkap dan dibawa ke hadapan pihak berwenang untuk melakukan pengorbanan untuk dewa-dewa Romawi. Diocletianus yang terkesan dengan tekad dan perlawanan anak muda ini, berjanji kepadanya untuk memberikan kekayaan dan kekuasaan jika ia mengingkari iman kristennya. Namun Pankrasius menolak. Kaisar akhirnya memerintahkan agar ia segera dipenggal kepalanya. Hari kemartiran itu ialah pada tanggal 12 Mei 303.
Seorang Perwira Romawi bernama Ottavilla kemudian mengambil tubuh Pankrasius, menutupinya dengan balsam, dibungkus dalam linen yang berharga, dan dikuburkan dalam sebuah makam yang baru digali dalam Catacombe di Roma. Kepala Pankrasius ditempatkan dalam wadah relikwi yang masih ada hingga sekarang di Basilika Santo Pankrasius; Basilika yang dibangun pada tahun 514, sebuah gereja besar yang dibangun khusus untuk menghormatinya.
Pankrasius adalah seorang martir yang sangat populer pada masa Gereja perdana. Orang-orang mengaguminya oleh sebab ia begitu muda namun begitu berani.
Pada tahun 596, seorang misionaris terkenal, St Agustinus dari Canterbury, membawa iman Kristiani ke Inggris. Ia menamai gereja pertamanya dengan nama St Pankrasius.
Arti nama
Berasal dari kata Yunani Πανκρατιος (Pankratios) yang berarti "Berkuasa"
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari