Bacaan Misa
Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!
Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.
Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong;
Wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.
Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.
TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
Hujan dan Doa Pendek
Petani tidak pernah menyuruh hujan bekerja. Hujan turun, meresap, dan tanpa banyak urusan benih pun tumbuh. Tidak ada hujan yang turun sia-sia lalu naik kembali ke langit dengan tangan kosong.
Begitulah firman-Ku, kata Tuhan lewat Yesaya: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi akan melaksanakan apa yang Kukehendaki. Janji ini melegakan, terutama saat doa dan bacaan rohani kita terasa tidak berbekas. Hujan memang tidak kelihatan bekerja pada hari ia turun. Ia kelihatan pada musim panen.
Karena firman sekuat itu, doa tidak perlu bertele-tele. Jangan menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doamu akan dikabulkan, kata Yesus, sebab Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan sebelum kamu minta. Doa bukan proposal yang harus meyakinkan Allah. Doa adalah anak yang berbicara kepada Bapanya.
Lalu Yesus memberi contohnya: Bapa Kami. Doa sependek itu memuat segalanya: nama Bapa, Kerajaan-Nya, kehendak-Nya, rezeki hari ini, ampun yang diterima dan diteruskan, perlindungan dari yang jahat. Kita bisa menghafalnya dalam satu menit, dan menghayatinya seumur hidup pun belum tentu tamat.
Bapa, resapkan firman-Mu dalam diriku seperti hujan meresap ke tanah, dan biarkan ia berbuah pada musimnya. Amin.
Invitatorium
Pekan I Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Madah
Ya Allah, penolong kami di masa lampau,
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Tuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.
Mazmur 10
Doa syukur
Berbahagialah orang miskin; kerajaan surga adalah milik mereka (Lukas 6:20).
AntifonTuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.
Antifon 2Tuhan, Engkau mengetahui beban dukacitaku.
AntifonTuhan, Engkau mengetahui beban dukacitaku.
Antifon 3Firman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.
Mazmur 11 (12)
Seruan minta tolong kepada Allah melawan penindas yang berkuasa
kebenaran telah pergi dari anak-anak manusia.
AntifonFirman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.
Responsorium Wahyu 16:4-5, 6, 7
Responsorium Yohanes 16:24; 14:13
Doa Penutup
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.
Mazmur 23
Antifon 1Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.
Antifon 2Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.
Tb 13,1-9
Antifon 2Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.
Antifon 3Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.
Mazmur 32
Antifon 3Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.
Bacaan Singkat: (Yl 2,12-13)
Antifon KidungTuhan, ajarilah kami berdoa, seperti Yohanes telah mengajar murid-muridnya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTuhan, ajarilah kami berdoa, seperti Yohanes telah mengajar murid-muridnya.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Il 2, 17)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.
Mazmur 118 (119),1-8
Antifon 1Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.
Antifon 2Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.
Mazmur 12 (13)
Antifon 2Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.
Antifon 3Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.
Mazmur 13 (14)
Antifon 3Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.
Bacaan Singkat: (Yl 2,17)
Antifonara serambi kenisah dan mesbah hendaknya para imam, pelayan Tuhan, menangis sambil berseru: "Sayangilah umatMu, ya Tuhan, jangan sampai pusakaMu dihina dan menjadi sindiran kaum kafir."
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Is 58, 1-2ia)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.
Mazmur 19
Antifon 1Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.
Antifon 2Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.
Mazmur 20,2-8.14
Antifon 2Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.
Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Why 4,11; 5,9.10-12
Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Antifon KidungKalau engkau berdoa, masukilah rumah dan tutuplah pintu; berdoalah kepada Bapamu.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungKalau engkau berdoa, masukilah rumah dan tutuplah pintu; berdoalah kepada Bapamu.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan aku mengeluh sepanjang hari.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Montanus dan Lucius dkk
Kaisar Valerianus menganiaya umat Kristiani dengan bengis sepanjang masa Gereja perdana. Ia meluluskan eksekusi St.Siprianus dari Kartago pada bulan September 258. Tak lama kemudian, pejabat yang menjatuhkan hukuman mati kepada St Siprianus tewas dan pejabat baru penggantinya nyaris menjadi kurban dari suatu persekongkolan untuk menghabisi nyawanya.
Otoritas Romawi mencurigai persekongkolan ini adalah bentuk balas dendam atas kematian St Siprianus. Mereka lalu menangkap delapan orang yang tidak tahu apa-apa. Semuanya adalah orang-orang Kristen, sebagian besar adalah para klerus, dan semuanya adalah pengikut setia St Siprianus.
Tahanan Kristen itu dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah yang gelap. Disana mereka mendapati para saudara Kristiani mereka yang sudah lama ditangkap. Kotor dan pengap melingkupi kelompok tahanan ini. Mereka sadar bahwa mereka akan segera menghadapi kematian dan kebakaan. Orang-orang Kristen itu ditahan berbulan-bulan lamanya dalam penjara. Mereka dipaksa bekerja di siang hari, dan tanpa sebab seringkali tak diberi makan dan minum. Dalam situasi yang tak berperikemanusiaan macam itu, komunitas kecil umat Kristen ini bersatu padu dan saling tolong-menolong satu sama lain. Yang awam melindungi para uskup, imam dan diakon yang selalu menjadi sasaran kekejian para penjaga.
Ketika tahanan Kristiani pada akhirnya dibawa ke tempat pelaksanaan hukuman mati, masing-masing diijinkan untuk berbicara.
St.Montanus, yang tinggi kekar, berbicara dengan gagah berani kepada segenap umat Kristiani yang ada di antara khalayak ramai. Ia menasehati mereka untuk setia kepada Yesus dan untuk lebih memilih mati daripada mengingkari iman.
St.Lucius, yang kecil dan rapuh, berjalan tertatih-tatih ke tempat eksekusi. Ia lemah akibat masa-masa berat dan sulit di penjara namun matanya berbinar-binar menatap langit. Sesungguhnya, ia harus bertopang pada dua teman yang membantunya tiba di tempat di mana para algojo telah menanti untuk memenggal kepalanya. Mereka yang menyaksikan berseru-seru memintanya untuk mengingat mereka di surga.
Sementara tahanan Kristen ini seorang demi seorang dipenggal kepalanya, khalayak ramai semakin berani. Mereka menangisi para martir yang menderita ketidakadilan. Tetapi mereka bersukacita juga. Mereka sadar bahwa para martir ini akan memberkati mereka dari surga. Santo Montanus dari Kartago, Santo Lucius dari Kartago, Santo Julianus dari Kartago, Santo Victorius dari Kartago, Santo Flavianus dari Kartago dan lima orang Santo lagi yang tidak kita ketahui namanya wafat sebagai martir pada tahun 259.
Setiap Martir Adalah Persembahan Bagi Gereja
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari