Bacaan Misa
Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya. Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup? Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik--apakah ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berobah setia dan karena dosa yang dilakukannya. Tetapi kamu berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat! Dengarlah dulu, hai kaum Israel, apakah tindakan-Ku yang tidak tepat ataukah tindakanmu yang tidak tepat? Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya. Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikan yang dilakukannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia akan menyelamatkan nyawanya. Ia insaf dan bertobat dari segala durhaka yang dibuatnya, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.
Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!
Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.
Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.
Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya.
Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.
Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.
Kasbon yang Dirobek
Warung kecil di kampung biasanya punya buku kasbon. Nama dan angka dicatat rapi, kadang bertahun-tahun tidak lunas. Ada orang yang malu lewat di depan warung itu dan memilih memutar jalan, hanya karena namanya ada di buku.
Banyak orang membayangkan Allah sebagai pemilik warung yang paling teliti: semua dosa tercatat, tinggal menunggu hari penagihan. Yehezkiel hari ini membongkar bayangan itu. Jikalau orang fasik bertobat, firman Tuhan, segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia. Tidak diingat-ingat lagi. Bukan dicicil, bukan dipotong sebagian. Buku kasbonnya dirobek.
Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? tanya Allah. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup? Kalimat ini pantas dibawa sepanjang Prapaskah, terutama oleh kita yang sering memutar jalan menghindari Tuhan karena merasa hutang kita terlalu banyak.
Tetapi ada konsekuensinya. Yesus meminta kita berdamai dahulu dengan saudara sebelum membawa persembahan ke mezbah. Orang yang kasbonnya sudah dirobek tidak pantas menyimpan catatan hutang orang lain. Adakah nama yang masih kucatat rapat-rapat dalam hati?
Allah yang rahim, robeklah catatanku, dan mampukan aku merobek catatan yang kusimpan tentang sesamaku. Amin.
Invitatorium
Pekan I Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.
AntifonBangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.
Antifon 2Tuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.
AntifonTuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.
Antifon 3Lidahku akan mewartakan kebaikan-Mu sepanjang hari.
AntifonLidahku akan mewartakan kebaikan-Mu sepanjang hari.
Responsorium Keluaran 12:7, 13; 1 Petrus 1:18, 19
Responsorium Yesaya 53:12; Lukas 23:34
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbahMu.
Mazmur 50
Antifon 1Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbahMu.
Antifon 2Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.
Yes 45,15-26
Antifon 2Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.
Antifon 3Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.
Mazmur 99
Antifon 3Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.
Bacaan Singkat: (Yes 53,11b-12)
Antifon KidungKalau cara hidupmu tidak lebih suci dari pada cara hidup para ahli kitab dan kaum Farisi, kamu tidak akan masuk kerajaan surga.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungKalau cara hidupmu tidak lebih suci dari pada cara hidup para ahli kitab dan kaum Farisi, kamu tidak akan masuk kerajaan surga.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Is 55, 3)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Dengan rajin kuikuti perintahMu, sebab Engkau melapangkan hatiku.
Mazmur 118 (119),25-32
Antifon 1Dengan rajin kuikuti perintahMu, sebab Engkau melapangkan hatiku.
Antifon 2Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.
Mazmur 25 (26)
Antifon 2Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.
Antifon 3Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.
Mazmur 27 (28),1-3.6-9
Antifon 3Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.
Bacaan Singkat: (Yer 3,12.14a)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Iac 1, 27)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Sembuhkanlah aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadapMu.
Mazmur 40
Antifon 1Sembuhkan aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadapMu.
Antifon 2Tuhan semesta alam menyertai kita, benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.
Mazmur 45
Antifon 2Tuhan semesta alam menyertai kita, benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.
Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Why 15,3-4
Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Bacaan Singkat: (Yak 5,16.19-20)
Antifon KidungJika engkau membawa persembahan ke altar dan di situ engkau teringat, bahwa saudaramu sakit hati terhadapmu, maka tinggalkan persembahanmu di depan altar itu dan pergi berdamai dulu dengan saudaramu. Baru sesudah itu datanglah kembali untuk mempersembahkan kurbanmu.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungJika engkau membawa persembahan ke altar dan di situ engkau teringat, bahwa saudaramu sakit hati terhadapmu, maka tinggalkan persembahanmu di depan altar itu dan pergi berdamai dulu dengan saudaramu. Baru sesudah itu datanglah kembali untuk mempersembahkan kurbanmu.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Yer 14,9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santa Anna Line
Santa Anna Line hidup di Inggris pada masa Reformasi Anglikan, saat dimana agama Katolik dinyatakan terlarang dan para penganutnya akan dihukum mati. Ia lahir pada sekitar tahun 1563 di Dunmow Essex Inggris sebagai putri sulung dari William Higham of Jenkyn Maldon, seorang Calvinist Puritan (para pengikut fanatik tokoh reformasi Protestan; John Clavin) yang makmur dan berpengaruh. Nama kecilnya adalah Alice Higham.
Disekitar tahun 1580 Alice dan adiknya William Higham, dalam terang Roh Kudus, mengambil keputusan berani untuk menjadi anggota gereja Katolik. Akibat keputusan ini, mereka diusir dari rumah dan dicabut hak waris-nya. Namun semua itu sama sekali tidak menggoyahkan iman kedua bersaudara ini. Alice dan William Higham telah menemukan Mutiara Surgawi dan mereka tidak akan melepaskannya lagi.
"Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu." (Mat 13:45-46)Dikalangan umat katolik Inggris yang sedang teraniaya, nama Alice Higham disamarkan menjadi “Anna”, untuk melindunginya dari kejaran polisi dan mata-mata keluarganya. Pada tahun 1583, Alice menikah dengan Roger Line, seorang pemuda Katolik Inggris yang saleh. Sejak saat itulah ia dikenal sebagai Anna Line, sesuai nama suaminya.
Roger Line bersama William Higham ditangkap saat sedang mengikuti misa hari minggu. Mereka berdua lalu disiksa dan dipenjarakan karena iman mereka. William Higham dapat dibebaskan dengan membayar uang jaminan, sementara Roger Line dibuang ke Flanders Belgia. Ia meninggal sebagai seorang martir Kristus dipengasingan tersebut pada tahun 1594.
Sejak suaminya dibuang ke Flanders, Anna membaktikan hidupnya untuk membantu para imam Katolik yang dikejar-kejar oleh polisi kerajaan. Ketika pater John Gerard,SJ membuka sebuah rumah perlindungan untuk menyembunyikan para imam Jesuit di Inggris, Anna menawarkan diri untuk mengelola rumah perlindungan tersebut. Walau ia sering sakit-sakitan, namun Anna Line mampu mengelola rumah perlindungan ini selama tiga tahun, dan telah menyelamatkan banyak imam Jesuit dari kejaran mata-mata kerajaan.
Ketika pater John Gerard, SJ tertangkap, Anna berkeras untuk tidak menutup rumah perlindungan tersebut. Ia bahkan mengatur upaya pembebasan Jesuit tersebut dari penjara Tower of London yang terkenal itu. Upayanya sukses dan pater John Gerard selamat dari hukuman mati. Dikemudian hari, John Gerard SJ menulis dalam biografinya :
Setelah berhasil melarikan diri dari penjara, Anna Line berhenti mengelola rumah (perlindungan). Pada saat itu ia telah dikenal banyak orang dan tidak aman lagi bagi saya untuk berada di setiap rumah yang ditempatinya. Ia kemudian menyewa sebuah apartemen di gedung lain dan menyembunyikan para imam di sana. Suatu hari, tepat pada hari raya Yesus dipersembahkan di Bait Allah, ia memperbolehkan umat katolik dalam jumlah besar untuk datang mengikuti Misa. Para tetangga dapat melihat sekumpulan orang katolik dan segera para polisi tiba di rumah tersebut.Peristiwa penangkapan ini terjadi pada tanggal 2 Februari 1601. Saat polisi datang, pater Fransiskus Page, imam yang memimpin misa berhasil meloloskan diri dengan bersembunyi diruangan rahasia yang sudah disiapkan. Anna bersama rekannya Margareth Gage, di tahan. Margareth kemudian dibebaskan dengan uang jaminan sedangkan Anna dipenjarakan di Newgate.
Anna Line lalu disidang dengan dakwaan menampung seorang imam Katolik dan dijatuhi hukuman mati. Saat berada di tempat pelaksanaan hukuman mati, Anna diminta untuk mengucapkan kata-kata terakhir didepan rakyat Inggris. Dengan lantang wanita pemberani ini mengulangi apa yang telah ia katakan di depan pengadilan :
"Saya dihukum mati karena memberi tempat tinggal bagi seorang imam katolik. Saya menyesal hanya dapat menampung seorang. Saya berharap, dengan sepenuh jiwa saya, saya bisa memberi tempat tinggal bagi seribu orang."Hari itu tanggal 27 Februari 1601, darah para martir Kristus kembali tumpah di tanah Inggris. Santa Anna Line, bersama seorang imam Jesuit, Beato Roger Filcock SJ, dan seorang imam Ordo Benediktin, Beato Mark Barkworth OSB, tewas di atas tiang gantungan sebagai saksi iman yang tidak tergoyahkan.
Anna Line dibeatifikasi bersama Mark Barkworth OSB pada tanggal 15 Desember 1929 oleh Paus Pius XI, sedangkan Roger Filcock SJ dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada 22 November 1987. Anna kemudian dikanonisasi pada tanggal 25 Oktober 1970 oleh Paus Paulus VI.(qq)
Arti nama
Anna adalah nama versi Yunani dan Latin dari nama Ibrani חַנָּה (Channah) yang berarti "mendukung" atau "rahmat" atau “Berkat”
Santo Gabriel dari Bunda Dukacita
Suatu saat santa Gemma Galgani jatuh sakit. Ia menderita TBC tulang. Juga penyakit meningitis menyerangnya dan menyebabkannya untuk sementara waktu kehilangan pendengarannya. Bisul besar bernanah muncul di kepalanya, rambutnya rontok, dan akhirnya tangan serta kakinya menjadi lumpuh. Dokter dipanggil dan sekian banyak cara pengobatan dilalui tanpa membuahkan hasil, malahan semakin buruk keadaannya.
Gemma kemudian memohon bantuan doa Santo Gabriel Possenti dari Bunda Dukacita. Di pembaringannya, Gemma membaca riwayat hidup St. Gabriel. Di kemudian hari, Gemma menulis tentang Santo Gabriel :
“…Aku semakin kagum akan teladan serta sikap hidupnya. Devosiku kepadanya bertambah. Malam hari, aku tidak akan tidur sebelum meletakkan gambarnya di bawah bantalku, dan sesudah itu aku mulai melihatnya berada di dekatku. Aku tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya, tetapi aku merasakan kehadirannya. Setiap saat dan dalam setiap lakuku, Santo Gabriel ada dalam benakku.”
Gemma Galgani, yang saat itu berusia 20 tahun, tampaknya hanya tinggal menunggu hari kematiannya saja. Tengah malam pada tanggal 23 Februari 1899, Gemma sayup-sayup mendengar seseorang mendaraskan rosario dan seketika ia sadar bahwa Santo Gabriel menampakkan diri kepadanya. Dalam penampakan itu Santo Gabriel berkata kepada Gemma :
“Apakah kamu ingin sembuh? Berdoalah kepada Hati Kudus Yesus dengan penuh iman setiap sore. Aku akan datang kepadamu hingga Novena selesai, kita akan berdoa bersama kepada Hati-Nya yang Terkudus.”
Pada hari Jumat pertama bulan Maret, Novena selesai didaraskan. Permohonan mereka dikabulkan; Gemma sembuh sama sekali dari sakitnya! Ketika Gemma bangkit dari pembaringannya, mereka yang ada di sekelilingnya bersorak gembira. Ya, telah terjadi suatu mukjizat!
#####
Santo Gabriel dilahirkan di Asisi, Italia pada tahun 1838. Ia diberi nama Fransiskus Possenti (versi Italia : Francesco Possenti) pada saat dibaptis untuk menghormati St. Fransiskus dari Asisi. Ibunya meninggal dunia ketika Francesco baru berusia empat tahun. Ayahnya mendatangkan seorang pendidik untuk mengasuhnya dan saudara-saudaranya. Francesco tumbuh menjadi seorang pemuda yang amat tampan sekaligus menyenangkan.
Ketampanannya seringkali menjadikannya sebagai orang yang paling menarik perhatian dalam setiap pesta. Ya ....; francesco senang berpesta-pora, tetapi ia mempunyai sisi lain juga. Bahkan pada saat sedang bersenang-senang, ia kadang-kadang merasakan kehampaan dan kebosanan yang hebat dalam hatinya. Ia tidak dapat menjelaskan mengapa. Tampaknya, ia merasakan dalam hatinya ada suatu dorongan kuat kepada Tuhan dan kepada kehidupan rohani yang lebih mendalam.
Dua kali Francesco sakit parah hingga hampir kehilangan nyawanya. Setiap kali sakit; ia berjanji kepada Bunda Maria bahwa jika Bunda Maria mau mengusahakan kesembuhannya, ia akan menjadi seorang yang religius. Sungguh, dua kali itu ia sembuh dari penyakitnya, tetapi Francesco tidak mau menepati janjinya.
Suatu hari, Francesco melihat lukisan Bunda Dukacita sedang diarak dalam suatu prosesi. Tampak olehnya, Bunda Maria menatap langsung kepadanya. Pada saat yang sama, ia mendengar suatu suara dalam hatinya yang mengatakan, “Francesco, dunia ini bukan lagi untukmu.” Dan begitulah. Francesco Possenti kemudian masuk biara Passionis. Usianya delapanbelas tahun. Nama yang dipilihnya adalah Gabriel dari Bunda Dukacita.
Cinta Grabriel yang terdalam ditujukan kepada Ekaristi Kudus dan Maria, Bunda Dukacita. Ia suka menghabiskan waktu dalam kontemplasi merenungkan sengsara Yesus dan betapa Yesus telah banyak menderita untukya. Grabriel juga melatih diri dalam dua keutamaan dengan cara yang istimewa, yaitu kerendahan hati dan ketaatan. Yang menjadi ciri khasnya adalah sukacita. Ia selalu bergembira dan menyebarkan kegembiraan itu kepada mereka yang ada di sekitarnya. Hanya setelah empat tahun tinggal dalam biara Passionis, Gabriel wafat pada tanggal 27 Februari 1862. Ia dinyatakan kudus dan dimaklumkan sebagai "Pattern for young people" pada tahun 1920 oleh Paus Benediktus XV.
Arti nama
Berasal dari bahasa Ibrani גַבְרִיאֵל (Gavri'el) yang berarti "strong man of God"
Santo Gabriel Possenti
Semasa kecilnya Gabriel dipanggil dengan nama Fransiskus, mengikuti nama dari Fransiskus dari Asisi, pelindung kotanya. Ia adalah anak bungsu seorang Gubernur. Ibunya meninggal dunia ketika ia masih berumur 4 tahun. Teladan hidup ibunya sangat berpengaruh terutama dalam hal devosi kepada Bunda Maria. Sepeninggal ibunya yang terkasih itu, Bunda Maria menjadi tokoh pengganti yang sungguh dikasihinya.
Pada umur 7 tahun, Fransiskus kecil telah diperkenankan menerima Komuni Suci. Di sekolahnya ia dikenal sebagai seorang anak yang pintar, lucu dan suka berpakaian rapi. Ia juga menjadi seorang teman yang baik dan setia bagi kawan kawannya. Ia selalu siap menolong kawan kawannya, murah hati dan tidak biasa mengeluh apabila dihukum karena kesalahan teman temannya. Sebagai siswa di Kolose Serikat Yesus, ia tetap unggul dan terus menerus memegang sebutan Sang Juara dalam kelasnya. Karena pergaulannya yang ramah dan kelincahannya dalam olah raga, ia sangat disukai banyak orang.
Dalam mata pelajaran kesustraan, ia sangat pandai, terutama dalam sastra Latin. Ia sangat mahir bersyair dalam bahasa Latin. Sebagai seorang penggemar Sastra, ia terkenal sebagai seorang pemain drama yang berbakat. Ketika duduk di kelas terakhir, ia diangkat sebagai Ketua Akademis para Siswa dan menjadi Prefek Kongregasi Maria. Sifatnya yang mengingini kesenangan kesenagan duniawi masih tetap menonjol dalam praktek hidupnya. Ia suka membaca buku-buku roman, menonton sandiwara, berburu dan berdansa. Kehidupan rohani kurang diindahkannya. Namun rencana Tuhan atas dirinya tampak jelas. Tuhan tetap membimbingnya. Pada hari Raya Maria Diangkat Ke Surga, tanggal 15 Agustus 1855, diadakan perarakan Patung Bunda Maria mengelilingi kota Spoleta. Uskup Agung kota Spoleta sendiri membawa patung itu. Ketika itu Fransiskus mendengar suara panggilan bunda Maria: Fransiskus, engkau tidak diciptakan untuk dunia ini, tetapi untuk menjalani kehidupan bakti kepada Allah di dalam Biara. Fransiskus mendengar suara itu dengan takut. Semenjak saat itu tumbuhlah keinginan untuk masuk biara. Dia tidak melamar masuk Serikat Yesus, tempat ia bersekolah, tetapi melamar masuk Kongregasi Imam Imam Passionis.
Di dalam Kongregasi Passionis inilah ia mengganti namanya dengan Gabriel. Pada tahun 1856 ia menerima jubah Kongregasi Passionis. Namun kehidupan biaranya di biara ini tidak lama. Ia meninggal dunia pada tahun 1862 setelah berhasil menempa dirinya menjadi seorang biarawan Passionis sejati. Selama berada di dalam biara, Gabriel sungguh menunjukkan kesungguhan dalam menata hidup rohaninya. Ia benar benar mencintai Yesus tersalib dan Bunda Maria yang berduka. Devosi kepada Bunda Maria yang telah dilakukannnya sejak kecil terus dilakukannya hingga menjadikan hidupnya suci. Kesuciannya ternyata dari banyak mukjizat yang terjadi pada setiap orang yang berdoa dengan perantaraanya. Gabriel menjadi seorang tokoh panutan para kaum muda.
Santo Leander
Santo Leander adalah seorang uskup dari kota Sevilla Spanyol dan seorang pahlawan Gereja yang berjuang membela ajaran iman yang benar melawan bidaah Arianisme.
Ia adalah kakak dari Santo Isidorus, santa Florentina dan Santo Fulgentius.
Perjuangan Santo Leander membela ajaran Gereja yang sejati dari rongrongan bidaah arianisme membuat ia sempat diasingkan oleh Raja Visigoth Liuvigild yang adalah seorang Arian. Leander lalu mengungsi ke kota Roma, dimana ia menulis banyak buku rohani demi membendung pengaruh ajaran sesat Arianisme. Disini juga ia berkenalan dan bersahabat dengan seorang biarawan benediktin yang saleh, yang saat itu menjadi salah satu diakon di kota Roma. Biarawan tersebut bernama Gregorius dan kelak dikenal sebagai Paus Santo Gregorius Agung.
Uskup Leander baru bisa kembali ke Spanyol setelah raja Liuvigild meninggal dunia pada tahun 589. Ia kemudian menjadi sangat terkenal karena berhasil mentobatkan Penerus raja Liuvigild yaitu Raja Hermenegild dan Reccared serta seluruh bangsawan Visigoth kembali ke pangkuan Gereja Katolik. Hal ini membuat pengaruh bidaah Arian di Spanyol surut dan kemudian menghilang.
Arti nama
Leander berasal dari nama Yunani Λεανδρος (Leandros) yang berarti "Lelaki singa" / Laki-laki yang berani seperti singa"
Berasal dari kata λεων (leon) = "singa" dan ανδρος (andros) = "seorang Lelaki".
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari