Doa Katolik
Doa Hari Ini

Sabtu IV Masa Biasa

Sabtu, 7 Februari 2026· Hijau · Pekan Psalterium IV
7 Februari 2026

Bacaan Misa

Sabtu IV Masa Biasa
Bacaan Pertama

Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu. Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu." Lalu Salomo berkata: "Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau; dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini. Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman. Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya. Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?" Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: "Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau. Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.

Mazmur Tanggapan

Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.
Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.
Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.
Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.
Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.
Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta.

Bacaan Injil

Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat. Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Perintah Beristirahat

Renungan · 1 menit baca

Tubuh kita punya cara menagih haknya. Mata berat, kepala penat, kata-kata mulai tajam tanpa sebab. Itu bukan kelemahan. Itu alarm.

Para rasul baru pulang dari perutusan pertama. Semangat mereka pasti masih menyala; laporan mereka panjang. Orang datang dan pergi sampai makan pun tak sempat. Justru di puncak sibuk itu Yesus berkata: marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika. Kemarin kita mendengar kabar muram tentang kematian Yohanes Pembaptis. Kabar duka, kerja yang menumpuk: alasan lengkap untuk terus berlari. Yesus malah mengajak berhenti.

Istirahat, dalam Injil ini, bukan hadiah setelah semua beres. Ia bagian dari perutusan itu sendiri. Orang Jawa punya nasihat: alon-alon waton kelakon, pelan-pelan asal terlaksana. Yang penting bukan kencangnya, melainkan sampainya.

Dan lihatlah ujungnya: ketika keramaian menyusul juga ke tempat sunyi itu, hati Yesus tergerak oleh belas kasihan. Hati yang sempat hening rupanya lebih mudah tergerak. Hati yang terlalu lelah biasanya hanya bisa terganggu.

Tuhan, ajari aku berhenti tanpa merasa bersalah, supaya belas kasihan-Mu punya ruang dalam diriku. Amin.

Invitatorium

Sabtu IV Masa Biasa

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.

Ibadat Bacaan

Sabtu IV Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Untuk keindahan bumi,

Untuk keindahan langit,

Untuk kasih yang sejak lahir

Meliputi dan mengelilingi kita,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk keindahan setiap jam

Siang dan malam,

Bukit dan lembah, pohon dan bunga,

Matahari dan bulan, serta bintang-bintang terang,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk sukacita telinga dan mata,

Untuk kegembiraan hati dan pikiran,

Untuk harmoni mistis,

Menghubungkan indra dengan suara dan penglihatan;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk sukacita kasih insani,

Saudara, saudari, orang tua, anak,

Sahabat di bumi dan sahabat di surga,

Untuk semua pikiran yang lembut dan halus;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.
Untuk setiap anugerah-Mu yang sempurna,

Begitu bebas diberikan kepada umat kami,

Rahmat insani dan ilahi,

Bunga-bunga bumi dan kuncup-kuncup surga.
Tuhan semesta, kepada-Mu kami naikkan

Madah pujian syukur ini.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Allah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Mazmur 49 (50)

Kasih sejati kepada Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).

I
Allah segala allah, Tuhan,

telah berfirman dan memanggil bumi,

dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.

Dari Sion, keindahan yang sempurna, Ia bersinar.
Allah kita datang, Ia tidak berdiam diri lagi.

Di hadapan-Nya api melahap,

di sekeliling-Nya badai mengamuk.

Ia memanggil langit dan bumi

untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Kumpulkanlah di hadapan-Ku umat-Ku

yang telah mengikat perjanjian dengan-Ku dengan kurban.”

Langit memberitakan keadilan-Nya,

sebab Allah sendiri adalah Hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAllah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Antifon 2Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

II
“Dengarlah, hai umat-Ku, Aku akan berbicara;

Israel, Aku akan bersaksi melawan engkau,

sebab Akulah Allah, Allahmu.

Aku menuduh engkau, mengajukan tuduhan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,

persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.

Aku tidak meminta lebih banyak lembu jantan dari peternakanmu,

ataupun kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang di hutan,

ribuan binatang di bukit-bukit-Ku.

Aku mengenal semua burung di langit,

segala yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Sekiranya Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,

sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.

Apakah engkau berpikir Aku makan daging lembu,

atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah

dan penuhilah nazar-nazar yang kauikrarkan kepada-Nya.

Panggillah Aku pada hari kesesakan.

Aku akan membebaskan engkau dan engkau akan memuliakan Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPersembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

Antifon 3Aku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:
“Tetapi bagaimana engkau dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku

dan menyebut perjanjian-Ku di bibirmu,

engkau yang membenci hukum-Ku

dan membuang firman-Ku ke angin,
engkau yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;

yang bersekutu dengan pezina,

yang melampiaskan mulutmu untuk kejahatan

dan lidahmu merencanakan kejahatan,
engkau yang duduk dan memfitnah saudaramu

dan mencemarkan nama anak ibumu sendiri.

Engkau melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?

Apakah engkau berpikir bahwa Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, hai kamu yang tidak pernah memikirkan Allah,

supaya Aku tidak menangkapmu dan engkau tidak dapat melarikan diri;

kurban syukur memuliakan Aku

dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang jujur.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, terimalah kami sebagai kurban pujian, agar kami dapat menjalani hidup tanpa beban dosa, berjalan di jalan keselamatan, dan senantiasa bersyukur kepada-Mu.

AntifonAku menghendaki hati yang mengasihi lebih daripada kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih daripada kurban bakaran.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Dengarlah, hai umat-Ku, dan Aku akan berbicara.

℟ Akulah Tuhan, Allahmu.

Bacaan Pertama

Dari Surat kepada Jemaat di Galatia

5:25—6:18

Nasihat-nasihat mengenai kasih dan ketekunan
Karena kita hidup oleh Roh, marilah kita mengikuti pimpinan Roh. Janganlah kita menjadi sombong, atau saling menantang, atau saling iri hati.
Saudara-saudaraku, jika seseorang kedapatan berbuat dosa, kamu yang hidup oleh Roh hendaklah dengan lembut menegurnya, masing-masing berusaha menghindari jatuh ke dalam pencobaan. Pikullah beban satu sama lain; dengan demikian kamu akan memenuhi hukum Kristus. Jika ada orang yang mengira dirinya berarti, padahal ia bukan apa-apa, ia hanya menipu dirinya sendiri. Setiap orang hendaklah memperhatikan tingkah lakunya; jika ia punya alasan untuk bermegah tentang sesuatu, itu akan karena pencapaiannya adalah miliknya sendiri dan bukan milik orang lain. Setiap orang hendaklah memikul tanggung jawabnya sendiri.
Orang yang diajar dalam firman hendaklah membagikan segala yang dimilikinya kepada pengajarnya.
Janganlah keliru, tidak ada seorang pun yang dapat mempermainkan Allah! Seseorang hanya akan menuai apa yang ditaburnya. Jika ia menabur di ladang daging, ia akan menuai kebinasaan; tetapi jika benihnya adalah Roh, ia akan menuai hidup yang kekal.
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik; jika kita tidak mengendurkan usaha kita, pada waktunya kita akan menuai hasil. Selagi kita mempunyai kesempatan, marilah kita berbuat baik kepada semua orang—tetapi terutama kepada mereka yang seisi rumah iman.
Lihatlah, aku menulis kepadamu dengan tulisan tanganku sendiri yang besar!
Mereka yang berusaha memaksa kamu untuk disunat sedang mencari persetujuan manusia—dengan tujuan menghindari penganiayaan karena salib Kristus. Orang-orang yang menerima sunat itu sendiri tidak mengikuti hukum. Mereka ingin kamu disunat hanya agar mereka dapat bermegah tentang ketaatan jasmanimu.
Semoga aku tidak pernah bermegah tentang apa pun kecuali salib Tuhan kita Yesus Kristus! Melalui itu, dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia. Tidak berarti apakah seseorang disunat atau tidak. Yang penting adalah bahwa seseorang diciptakan kembali. Damai dan belas kasihan atas semua yang mengikuti aturan hidup ini, dan atas Israel Allah.
Mulai sekarang, janganlah ada seorang pun yang menyusahkan aku, karena aku menanggung tanda-tanda Yesus di tubuhku.
Saudara-saudara, semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus menyertai rohmu. Amin.

Responsorium Galatia 6:8; Yohanes 6:63

Seseorang hanya dapat menuai apa yang telah ditaburnya. Jika kamu menabur di ladang keegoisan, itu akan mendatangkan bagimu panen kematian dan kebusukan;

℟ jika kamu menabur di ladang Roh, kamu akan menuai panen hidup yang kekal.
Rohlah yang memberi hidup; daging tidak berguna.

℟ Jika kamu menabur di ladang Roh, kamu akan menuai panen hidup yang kekal.
Bacaan Kedua

Dari sebuah khotbah Beato Ishak dari Stella, abbas

Keutamaan kasih
Mengapa, saudara-saudara, kita begitu sedikit peduli untuk mencari kesejahteraan satu sama lain, sehingga di mana kita melihat kebutuhan yang lebih besar, kita dapat menunjukkan kesiapan yang lebih besar untuk membantu dan memikul beban satu sama lain? Sebab inilah yang didesak oleh rasul Paulus yang terberkati kepada kita dalam perkataannya: Pikullah beban satu sama lain, dan dengan demikian penuhilah hukum Kristus; dan juga: Saling menopanglah dalam kasih. Sebab ini pastilah hukum Kristus.
Mengapa aku tidak dapat dengan sabar menanggung kelemahan yang kulihat pada saudaraku yang, entah karena kebutuhan atau karena kelemahan fisik atau moral, tidak dapat diperbaiki? Dan mengapa aku tidak dapat sebaliknya dengan murah hati menawarkan penghiburan kepadanya, seperti yang tertulis: Anak-anak mereka akan digendong di bahu mereka dan dihibur di pangkuan mereka? Apakah karena aku kekurangan kebajikan yang menanggung segala sesuatu, cukup sabar untuk menanggung segala sesuatu, dan cukup murah hati untuk mengasihi?
Inilah memang hukum Kristus, yang sungguh menanggung kelemahan kita dalam penderitaan-Nya dan memikul kesedihan kita karena belas kasihan, mengasihi mereka yang Dia pikul dan memikul mereka yang Dia kasihi. Barang siapa menyerang seorang saudara yang membutuhkan, atau berkomplot melawannya dalam kelemahannya dalam bentuk apa pun, pastilah memenuhi hukum iblis dan menundukkan dirinya kepadanya. Marilah kita berbelas kasihan satu sama lain, mengasihi semua saudara kita, menanggung kelemahan satu sama lain, namun membersihkan diri kita dari dosa-dosa kita.
Semakin tulus suatu cara hidup berusaha untuk mengasihi Allah dan mengasihi sesama demi Allah, semakin diterima oleh Allah, tidak peduli apa pun ketaatan atau bentuk luarnya. Sebab kasih adalah alasan mengapa sesuatu harus dilakukan atau tidak dilakukan, diubah atau tidak diubah; itu adalah prinsip awal dan tujuan ke mana segala sesuatu harus diarahkan. Apa pun yang dilakukan dengan jujur karena kasih dan sesuai dengan kasih tidak akan pernah dapat disalahkan. Semoga Dia berkenan menganugerahkan kasih ini kepada kita, sebab tanpa itu kita tidak dapat menyenangkan-Nya, dan tanpa Dia kita sama sekali tidak dapat berbuat apa-apa, Allah, yang hidup dan berkuasa selama-lamanya. Amin.

Responsorium 1 Yohanes 3:11; Galatia 5:14

Inilah berita yang telah kamu dengar sejak semula:

℟ kasihilah satu sama lain.
Semua perintah Allah diringkas dalam satu:

℟ Kasihilah satu sama lain.

Doa Penutup

Peliharalah keluarga-Mu, ya Tuhan,

dengan pemeliharaan yang tak berkesudahan, agar,

hanya mengandalkan harapan rahmat surgawi,

mereka selalu dilindungi oleh perlindungan-Mu.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Sabtu IV Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Kristus cahaya dunia
Terbitlah bagaikan surya
Datanglah, kami menunggu
Kami siap menyambutMu.

Kristus Anakdomba Paska
Yang dibunuh namun jaya
Datanglah, kami menanti
Sudah rindu hati kami.

Kristus gembala utama
Yang wafat membela domba
Datanglah, jangan terlambat
Kami mendambakan slamat.

Terpujilah Yesus Kristus
Dengan Bapa dan Roh kudus
Yang hidup dan berkuasa
Kini dan sepanjang masa. Amin.

Antifon 1Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.

Mazmur 91 (92)

Betapa baiklah bersyukur kepada Tuhan,*
memuji namaMu, Allah yang mahatinggi;

mewartakan kasihMu pagi hari,*
dan kesetiaanMu di waktu malam:

dengan membunyikan gambus dan kecapi,*
dengan iringan celempung.

Sebab Engkau menggembirakan daku dengan karyaMu yang agung,*
aku bersorak-sorai karena perbuatan tanganMu.

Betapa agung pekerjaanMu, ya Tuhan,*
betapa luhur segala rencanaMu.

Orang bodoh tidak dapat menyadarinya,*
orang dungu tidak akan mengerti.

Biarpun orang jahat meriap seperti rumput,+
dan orang durhaka berkembang pesat,*
namun mereka akan binasa selama-lamanya.

Sedangkan Engkau, ya Tuhan,*
Engkau luhur selama-lamanya.

Sebab para musuhMu akan binasa,*
para penjahat Kaucerai-beraikan.

Tetapi aku Kaujadikan kuat seperti banteng,*
dan Kauurapi dengan minyak yang harum mewangi.

Orang jujur bertumbuh bagaikan palma,*
berkembang bagaikan pohon jati.

Mereka ditanam dekat bait Tuhan,*
bertunas di pelataran rumah Allah.

Pada masa tuapun mereka masih berbuah,*
dan tetap subur dan segar.

Mereka mewartakan, betapa adillah Tuhan pelindungku,*
tak ada kecurangan padaNya.

Antifon 1Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.

Antifon 2Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Yeh 36,24-28

Aku akan menghimpunkan kamu dari antara semua bangsa,*
dan mengantar kamu kembali ke tanah airmu.

Aku akan mereciki kamu dengan air suci,+
maka sucilah kamu dari segala kenajisan,*
dan kamu akan Kulepaskan dari semua berhalamu.

Kamu akan Kuberi hati yang baru,*
dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Hati yang membatu akan Kuambil dari batinmu,*
dan kamu akan Kuberi hati yang lembut.

RohKu akan Kucurahkan ke dalam batinmu,*
sehingga kamu hidup menurut ketetapanKu dan melaksanakan hukumKu.

Maka kamu akan mendiami tanah,*
yang telah Kuanugerahkan kepada leluhurmu.

Dan kamu akan menjadi umatKu,*
dan Aku menjadi Allahmu.

Antifon 2Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Antifon 3Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.

Mazmur 8

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

KeagunganMu luhur mengatasi langit,+
mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu,*
untuk membungkam musuh dan lawanMu.

Jika kupandang langitMu, karya jariMu,*
bulan dan bintang yang Kauciptakan:

Apakah manusia sehingga Kauperhatikan,*
siapakah dia sehingga Kaupelihara?

Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,*
Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tanganMu,*
segala-galanya Kautundukkan kepadanya.

Domba, sapi dan ternak semuanya,*
hewan di padang dan margasatwa;

burung di udara dan ikan dilaut,*
semuanya yang melintasi arus lautan.

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

Antifon 3Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (2Ptr 3,13-14)

Sesuai dengan janji Tuhan, kita menantikan langit dan bumi yang baru, yang dikuasai oleh kebenaran. Karena itu, saudara-saudara terkasih, seraya menantikan semuanya itu, hendaklah kamu hidup tak bernoda dan tak bercela, sehingga dapat menghadap Tuhan dengan tenteram.

Lagu Singkat

℣.Bibirku bersorak-sorai,* Dan memuji Engkau dengan nyanyian.℟.Bibirku.℣.Lidahku mengucapkan sabdaMu.℟.Dan memuji Engkau dengan nyanyian.℣.Kemuliaan.℟.Bibirku.

Antifon KidungYa Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungYa Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.

Doa Permohonan

Allah telah memberikan harapan dan kehidupan kepada dunia dalam PuteraNya. Marilah kita menyembah Dia dan dengan rendah hati berdoa:

℟. Tuhan, dengarkanlah kami.

Tuhan, Bapa setiap insan, Engkau telah menghantar kami sampai kepada permulaan hari ini,* semoga kami hidup bersama Kristus untuk memuliakan keagunganMu. ℟.

Engkau telah mencurahkan iman, harapan dan cinta kasih ke dalam hati kami,* maka teguhkanlah kurniaMu itu selalu dalam diri kami. ℟.

KepadaMu, ya Tuhan, hati kami tertuju,* untuk menjawab dengan segera, bila Engkau memanggil kami. ℟.

Jauhkanlah kami dari segala tipu muslihat dan bujukan musuh,* dan bimbinglah langkah kami jangan sampai kami jatuh. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, Engkaulah semarak cahaya sejati dan siang yang tak kunjung gelap. Semoga pada hari ini Engkau sudi menghalaukan kegelapan dosa kami dan menyinari hati dan budi kami dengan terang cahayaMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Sabtu IV Masa Biasa

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Dn 6, 27b-28a)

Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa."

Ayat Singkat

℣.Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah.℟.Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Sabtu IV Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.

Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke HadapanMu,*
berilah aku pengertian seturut firmanMu.

Semoga doaku sampai ke hadapanMu,*
selamatkanlah aku sesuai dengan janjiMu.

Perkenankanlah aku mewartakan pujianMu,*
sebab Engkau mengajarkan perintahMu kepadaku.

Aku hendak mendaras sabdaMu,*
sebab firmanMu benar seluruhnya.

Semoga tanganMu menolong aku,*
sebab aku memilih titahMu.

Aku rindu akan keselamatanMu, ya Tuhan,*
dan hukumMu kesukaan hatiku.

Perkenankan daku memuji Engkau sepanjang umurku,*
semoga hukumMu membantu aku.

Andaikan aku sesat seperti domba yang hilang,+
maka carilah hambaMu ini,*
sebab aku tak lupa akan perintahMu.

Antifon 1Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.

Antifon 2TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab itu baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Antifon 2TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Antifon 3Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaamu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Antifon 3Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Bacaan singkat Flp 4,8.9b

Saudara-saudara, segala yang benar, luhur dan adil, segala yang suci, manis dan harum, segala yang utama dan patut dipuji, itulah yang harus kamu pikirkan, itu pula yang harus kamu lakukan. Jika demikian, maka Allah, pokok segala damai, akan tetap menyertai kamu.

℣.Aku menganggungkan Dikau, ya Allah rajaku.℟.Aku memuliakan namaMu selama-lamanya.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Sabtu IV Masa Biasa

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Philp 4, 8. 9b)

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Ayat Singkat

℣.Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja.℟.Dan memuji nama-Mu untuk selama-lamanya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Sabtu IV Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s'lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T'rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Mazmur 140

Ya Tuhan, aku berseru kepadaMu, datanglah segera kepadaku,*
dengarkanlah suaraku, sebab aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa,*
semoga tangan yang kutadahkan Kauterima bagaikan kurban petang.

Awasilah mulutku, ya Tuhan,*
dan jagalah pintu bibirku.

Jangan biarkan hatiku condong kepada kejahatan,*
jangan sampai aku berbuat jahat bersama orang berdosa.

Selamanya takkan aku makan semeja dengan orang jahat,*
tak pernah aku menikmati kelezatan mereka.

Biarlah Allah yang adil memukul aku,*
biarlah yang maharahim menyiksa aku.

Selamanya takkan minyak wangi melumasi rambutku untuk berpesta pora,*
tak mungkin! Sebab selamanya doaku menentang kejahatan mereka.

Biarlah pemimpin mereka jatuh ke cengkeraman Allah yang hidup,*
biarlah mereka merasakan betapa manislah keputusanNya!

Seperti orang yang dicacah belah dalam neraka,*
demikianpun aku hancur lebur di moncong maut.

Tetapi kepadaMulah mataku tertuju, ya Allah, Tuhanku,*
kepadaMulah aku mengungsi, lindungilah hidupku.

Lindungilah aku terhadap jerat yang mereka pasang,*
dan terhadap perangkap orang berdosa.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Mazmur 141

Dengan suara lantang aku berseru kepada Tuhan,*
dengan suara lantang aku mohon kepada Tuhan.

Aku mencurahkan keluh kesahku di hadapanNya,*
aku membentangkan sengsaraku kepadaNya.

"Bila nyawaku melenyap dari padaku,*
Engkaulah yang mengetahui jalannya ke maut.

Sepanjang jalan yang harus kutempuh,*
para musuhku memasang jerat.

Tengoklah dan saksikan sendiri,*
tak seorangpun mau mengenal aku.

Tak mungkin aku meloloskan diri,*
tak seorangpun menghiraukan daku.

Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,+
Engkaulah pelindungku,*
milik pusakaku dalam hidup abadi.

Perhatikanlah seruanku,*
sebab aku teramat hina.

Lepaskanlah aku dari musuh yang mengejar aku,*
karena mereka terlalu kuat bagiku.

Keluarkanlah aku dari penjara maut,*
agar aku memuji namaMu!

Semoga rombongan para suci melingkungi aku,*
sebab Engkau menyelamatkan daku.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Bacaan Singkat (Rom 11,33-36)

Betapa dalam dan kayanya kebijaksanaan dan pengetahuan Allah; betapa tak terselami keputusanNya, betapa tak terkira jalanNya. Siapakah yang dapat memahami pikiran Tuhan, siapakah pernah menjadi penasihatNya. Atau siapakah yang memberi Allah sesuatu, sehingga berhak menuntut balasan dari padaNya? Sebab segala sesuatu berasal dari Allah, tercipta olehNya dan tertuju kepadaNya. BagiNya kemuliaan selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Betapa agunglah,* Karya tanganMu, ya Tuhan.℟.Betapa.℣.KebijaksanaanMu nyata dalam alam semesta.℟.Karya tanganMu, ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Betapa.

Antifon KidungKamu adalah garam dunia; jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? sabda Tuhan kepada murid-murid-Nya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungKamu ini cahaya dunia. Cahayamu harus bersinar di depan orang, agar mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuji Bapa di surga.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Allah yang mahaesa, Bapa dan Putera dan Roh Kudus, dan dengan rendah hati berdoa:

℟. Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

Tuhan yang kudus, Bapa yang mahakuasa, tegakkanlah keadilan di tanah air kami,* supaya umatMu dapat menikmati kesejahteraan dan damai. ℟.

Hantarlah semua bangsa masuk kedalam kerajaanMu,* supaya akhirnya semua manusia selamat. ℟.

Semoga suami isteri hidup dalam damaiMu, bertindak seturut kehendakMu,* dan saling mencintai seumur hidup. ℟.

Balaslah, ya Tuhan, kebaikan hati semua orang yang menolong kami,* dan anugerahilah mereka kehidupan kekal. ℟.

Kasihanilah semua orang yang meninggal akibat kebencian dan peperangan,* dan terimalah mereka dalam kebahagiaan di surga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, kami mohon, peliharalah keluarga-Mu dengan kasih setia-Mu yang tiada henti, agar kami, yang hanya bersandar pada pengharapan akan rahmat surgawi, selalu dikuatkan oleh perlindungan-Mu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Sabtu IV Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santa Koleta

Perawan · 1381-1447

Koleta lahir pada tanggal 13 Januari 1381 dari sebuah keluarga Katolik yang saleh. Robertus, ayahnya adalah seorang tukang kayu yang taat agama. Demikian pula dengan ibunya Margaretha.

Koleta boleh dikatakan merupakan karunia istimewa dari Tuhan kepada kedua orang tuanya yang tidak putus-putusnya berdoa memohon kelahiran seorang anak. Puteri kesayangan ini diberi nama Nikoleta, sebagai penghormatan kepada santo Nikolaus dari Tolentino, perantara doa mereka. Dia dibesarkan dan dididik dalam adat kebiasaan Katolik yang berlaku pada masa itu.

Ketika menginjak usia muda sepeninggal orang tuanya, Nikoleta hendak di kawinkan dengan seorang pemuda baik-baik atas anjuran pastor parokinya. Tetapi dengan tegas Nikoleta menolak usul itu. Ia telah memilih Kristus sebagai mempelainya. Untuk mempertegas hubungan yang akrab dengan Kristus, Nikoleta masuk menjadi anggota Ordo ketiga Santo Fransiskus.

Empat tahun kemudian, Koleta mengalami suatu penglihatan ajaib. Ia diminta oleh Santo Fransiskus untuk memulihkan kembali peraturan peraturan dalam biara Suster-suster Klaris. Atas ijin Sri Paus di Roma, Koleta mulai menjalankan tugas berat ini. Meskipun banyak rintangan yang dihadapinya, namun dia berhasil menata kembali corak hidup membiara dengan disiplin yang baik di 17 buah biara, terutama di Belgia dan Prancis. Kiranya kesalehan hidupnya dan kebijaksanaannya menjadi landasan keberhasilannya.

Seperti santo Fransiskus, Koleta pun sangat menyayangi anak-anak kecil dan binatang. Di kalangan pemerintah, ia memainkan peranan yang sangat besar karena ia berusaha menghentikan pertikaian antara raja-raja dan percekcokan di dalam keluarga-keluarga bangsawan. Koleta meninggal dunia di Gent, Belgia pada tanggal 6 Maret 1447.

Santo Giles Maria

Pengaku Iman · 1729-1812

Santo Giles Maria dilahirkan dekat Taranto, Italia, pada tahun 1729. Nama kecilnya adalah Francesco Pontillo. Ketika berusia 25 tahun ia merasakan Tuhan memanggilnya untuk masuk masuk biara dan menjalani hidup religius. Francesco lalu masuk biara St.Petrus Alcantara di Naples, mengucapkan kaulnya sebagai seorang Broeder dan menggunakan nama biara Broeder Giles Maria dari Santo Yoseph. Dalam biara Giles ditugaskan sebagai penjaga pintu gerbang dan portir; sebuah posisi yang menempatkannya untuk dapat terus berhubungan dengan mereka yang membutuhkan.

Broeder Giles Maria berupaya menyongsong setiap hari yang baru dengan kerinduan untuk melayani Tuhan. Ia amat bersyukur atas panggilannya dan hal itu diungkapkannya dalam hidup sehari-hari. Broeder Giles naik turun ruangan-ruangan dan menyusuri lorong-lorong biara di mana ia tinggal. Ia adalah seorang penjaga pintu. Ia membuka pintu dengan segera dan dengan senyum ramah setiap kali tamu menarik tali untuk membunyikan lonceng biara, dan sebagai seorang portir ia juga dengan senang hati membawakan barang bawaan mereka.

Dengan lembut ia memberikan perhatian kepada kaum miskin, kaum tuna wisma, dan mereka yang sakit yang datang di depan pintunya. Ia diserahi tanggung jawab membagi-bagikan makanan dan derma yang berhasil dihimpun oleh komunitas biara. Broeder Giles Maria senang hati melakukannya. Tak peduli berapa banyak yang ia berikan kepada mereka yang membutuhkan, masih tetap banyak saja yang tersisa bagi yang lain. Ia tahu St Yosef yang melakukan ini. Bagaimanapun, bukankah St Yosef yang dulu memelihara dan menopang hidup Yesus dan Maria.

Broeder Giles juga ditugaskan untuk melayani orang-orang sakit, dan ia juga bekerja bagi para penderita kusta. Ia sering bepergian ke luar kota untuk membantu mereka-mereka yang telah menjadi dijauhi dan terisolasi. Bahkan semasa hidupnya, ia sudah dianggap oleh penduduk setempat sebagai “santo” dan pelindung orang sakit dan terbuang. Boreder Giles Maria menyebarluaskan devosi kepada St Yosef sepanjang hidupnya. Setelah melewatkan hidup yang setia kepada Tuhan dan panggilan hidup yang dipilihnya, Broeder Giles Maria dari St Yosef wafat pada tanggal 7 Februari 1812.

Santo Rikardus

Pertapa · wafat ± 722

Rikardus dikenal sebagai seorang ayah yang saleh. Anak-anaknya dibesarkan dan dididik menjadi orang yang taku akan Allah. Ia pun mempunyai hubungan baik dengan para rahib. Ketika Wilibaldus, anaknya yang sulung menderita sakit berat, Rikardus yang saleh itu membawa dia kepada seorang rahib kenalannya untuk didoakan kesembuhannya. Ternyata berkat doa dari rahib itu, Wilibaldus sembuh dari penyakit yang dideritanya.

Sebagai ucapan syukur kepada Tuhan, Rikardus mempersembahkan Wilibaldus kepada Tuhan. Lebih dari itu, ia mengijinkan Wilibaldus menjadi seorang biarawan dan misionaris bersama dengan adiknya Wunibaldus dan Walburga. Ketiga bersaudara ini ternyata menjadi Abdi Allah yang saleh dan kemudian dihormati Gereja sebagai ornag Kudus. Rikardus sendiri kemudian mengikuti jejak anak-anaknya menjadi seorang pertapa. Ia meninggal dunia ketika sedang berziarah ke Roma.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari