Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang daripada-Ku sampai ke ujung bumi.
Tuhan berfirman kepadaku, “Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku.” Demikianlah Firman Tuhan, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, yaitu untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya – yang karenanya aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allahku menjadi kekuatanku. Beginilah Firman-Nya, “Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, hanya menegakkan suku-suku Yakub dan mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Maka, Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang daripada-Ku sampai di ujung bumi.”
Refren: Ya Tuhan aku datang melakukan kehendak-Mu.
Aku sangat menanti-nantikan Tuhan; lalu Ia menjengukku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita.
Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan tetapi Engkau telah membuka telingaku; kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut. Lalu aku berkata, “Lihatlah Tuhan, aku datang!”
Dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku: Aku senang melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada di dalam dadaku.
Aku mengabarkan keadilan di tengah jemaat yang besar, bibirku tidak kutahan terkatup; Engkau tahu itu, ya Tuhan.
Kasih karunia dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.
Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah dipanggil menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Sostenes, saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, serta kepada sekalian saudara di mana pun yang berseru kepada nama Yesus Kristus, Tuhan mereka dan Tuhan kita. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.”
Alleluya, alleluya.
Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, semua orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah.
Alleluya, alleluya.
Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!
Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka, katanya, “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Sesudah aku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, yakni supaya Ia dinyatakan kepada Israel.” Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya, “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Roh itu tinggal di atas-Nya. Aku pun sebenarnya tidak mengenal Dia, tetapi Yang mengutus aku membaptis dengan air, telah berfirman, ‘Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus.’ Dan aku telah melihat-Nya! Maka aku memberi kesaksian: Dia inilah Putera Allah.”
Dua Kali Tidak Mengenal
Minggu lalu kita berdiri di tepi Sungai Yordan dan menyaksikan Yesus turun ke air yang sama dengan para pendosa. Hari ini kita masih di sungai yang sama. Tetapi kamera berpindah. Kali ini yang bicara adalah Yohanes, dan ia mengaku sesuatu yang mengejutkan: "Aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia." Ia mengatakannya dua kali.
Bagaimana mungkin? Yohanes itu saudara sepupu Yesus. Ia melonjak dalam rahim ibunya ketika Maria datang berkunjung. Ia sudah berkhotbah tentang Dia yang akan datang. Lalu kini ia berkata tidak mengenal? Rupanya ada beda antara tahu dan mengenal. Tahu itu soal data. Mengenal itu soal tanda yang diberikan dari atas.
Saya bekerja dengan komputer sejak lama. Ada satu pelajaran yang tidak pernah usang: mesin tidak bisa dipercaya hanya dari tampilannya. Dua server bisa tampak persis sama di layar. Yang membedakan hanyalah tanda tangan digital yang tidak bisa dipalsukan. Begitulah Yohanes. Ia tidak mengandalkan mata jasmaninya. Ia menunggu tanda yang dijanjikan: Roh turun seperti merpati dan tinggal di atas-Nya. Bukan sekadar singgah. Tinggal.
Kata "tinggal" ini kata kesayangan Yohanes penginjil. Nanti ia akan memakainya untuk ranting pada pokok anggur, untuk murid di rumah Guru. Roh yang tinggal adalah tanda bahwa Yesus bukan nabi yang sesekali kejatuhan ilham. Ia adalah tempat Roh berdiam tetap. Maka Yohanes berani berseru, "Lihatlah Anak Domba Allah."
Anak domba, bukan singa. Dalam bacaan pertama, Yesaya sudah menyiapkan kita: hamba Tuhan tidak cukup hanya memulihkan Israel, ia harus menjadi terang bagi bangsa-bangsa sampai ujung bumi. Terang tidak memaksa. Ia hanya menyala dan membiarkan orang melihat. Anak domba juga tidak memaksa. Ia hanya dibawa, dan dosa dunia dihapus-Nya dengan diam.
Lalu apa tugas kita? Sama dengan Yohanes: memberi kesaksian. Paulus membuka suratnya kepada jemaat Korintus dengan menyapa "sekalian saudara di mana pun yang berseru kepada nama Yesus Kristus." Di mana pun. Korintus, Roma, Semarang, Muntilan. Kesaksian bukan monopoli orang berjubah. Setiap orang yang dibaptis sudah menerima Roh yang sama, dan Roh itu tidak singgah. Ia tinggal.
Orang Jawa punya ungkapan: witing tresna jalaran saka kulina. Cinta tumbuh karena terbiasa. Mengenal Yesus pun begitu. Bukan dari satu penglihatan dahsyat, tetapi dari tinggal bersama-Nya hari demi hari, sampai kita bisa berkata seperti Yohanes: "Aku telah melihat-Nya!"
Tuhan Yesus, Anak Domba Allah, buatlah kami mengenal Engkau, bukan sekadar tahu tentang Engkau. Biarlah Roh-Mu tinggal dalam diri kami, supaya hidup kami menjadi kesaksian bagi orang yang belum melihat-Mu. Amin.
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pada hari ini, hari pertama,
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Tuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.
Mazmur 103 (104)
Madah kepada Allah Sang Pencipta
Berada dalam Kristus berarti menjadi ciptaan yang sama sekali baru. Segala yang lama telah berlalu, kini semuanya dijadikan baru (2 Korintus 5:17).
AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, dalam kemegahan dan keagungan Engkau berpakaian, terbungkus cahaya seperti jubah, alleluya.
Antifon 2Tuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
Antifon 3Tuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
Responsorium Ulangan 10:17; 1:17
Responsorium Lihat Efesus 4:1, 3-4
Te Deum
Doa Penutup
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.
Antifon 2Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.
Dan 3,52-57
(Kemuliaan tidak diucapkan)
Antifon 2Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.
Antifon 3Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.
Mazmur 150
Antifon 3Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.
Bacaan Singkat (Yeh 36,25-27)
Lagu Singkat
Antifon KidungInilah kesaksian yang diberikan Yohanes: Sesudah aku datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Ia telah ada sebelum aku.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungPara murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.
Doa Permohonan
℟. Engkaulah cahaya dan sukacita kami, ya raja mahamulia.
Tuhan Kristus, fajar cemerlang, buah sulung kebangkitan,* semoga kami mengikuti Engkau dalam cahaya kehidupan. ℟.
Tunjukkanlah kepada kami kebaikanMu yang tertera dalam setiap makhluk,* supaya kami melihat kemuliaanMu di mana-mana. ℟.
Janganlah membiarkan kami dikalahkan oleh kejahatan,* tetapi tolonglah kami mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. ℟.
Ketika Engkau dibaptis di sungai Yordan, Engkau diurapi oleh Roh kudus,* semoga kami hari ini bertindak atas dorongan Roh kudus itu juga. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 5, 1-2. 5)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Mazmur 22 (23)
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Mazmur 75 (76)
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Bacaan singkat Rom 8,26
Doa Penutup
Madah
Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Bacaan singkat 2Tes 2,13-14
Antifon Kidung(Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungAda perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
Doa Permohonan
℟. Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.
Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu. ℟.
Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela. ℟.
Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat. ℟.
Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (2 Cor 1, 21-22)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Bacaan singkat 2Tes 2,13-14
Antifon KidungRoh turun dari langit seperti merpati dan tinggal di atas Yesus: Dialah yang membaptis dengan Roh Kudus.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungAda perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
Doa Permohonan
℟. Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.
Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu. ℟.
Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela. ℟.
Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat. ℟.
Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beata Christina Ciccarelli
Beata Christina hidup pada abad keenambelas. Ia dilahirkan di Abruzzi, Italia dan dibabtis dengan nama : Matthia Ciccarelli. Setelah tumbuh dewasa, Matthia merasakan panggilan untuk hidup dalam doa dan silih. Ia memilih untuk menjadi seorang rubiah. Matthia masuk Biara St Agustinus di Aquila. Ia dipanggil Suster Christina.
Kehidupan Suster Christina sebagai seorang biarawati adalah kehidupan yang tersembunyi dan sunyi. Tetapi masyarakat Aquila segera mengetahui keindahan panggilan biarawati ini. Suster Christina dan para biarawati lainnya mendatangkan banyak berkat bagi mereka melalui hidup bakti dalam doa. Suster Christina memang tinggal dalam biara tertutup, tetapi ia amat sadar akan kebutuhan orang-orang miskin di daerahnya. Ia dan para biarawati lainnya memberikan apa saja yang dapat mereka lakukan bagi penduduk di sana. Suster Christina juga senantiasa peduli akan salib dan penderitaan yang ditanggung penduduk. Ia berdoa dan mempersembahkan matiraga kepada Tuhan bagi intensi-intensi mereka. Setelah moeder lama meninggal, Suster Christina lalu ditunjuk sebagai kepala biara yang baru.
Yesus memberkati Suster Christina dengan karunia ekstasi dan kemampuan untuk sekali waktu mengetahui hal-hal yang akan datang. Tuhan bahkan menggunakannya untuk mengadakan mukjizat demi kebaikan yang lain. Suster Christina terkenal karena kesalehan, kerendahan hati, dan kemurahan hati kepada orang miskin. Ia sering diminta sebagai pembimbing rohani oleh umat dari semua lapisan masyarakat. Pada hari raya Corpus Christi, umat menyaksikan Christina terlihat melayang, dan wajahnya memncarkan cahaya keemasan. Christina juga mengalami sebuah penglihatan pada hari Jumat Agung dan menyebabkan ia mendapatkan stigmata pada hari berikutnya.
Ketika Suster Christina wafat, anak-anak kecil di Aquila melintasi jalanan sembari menyerukan bahwa biarawati kudus itu telah wafat. Itu terjadi pada tanggal 18 Januari 1543. Orang banyak berduyun-duyun datang sebagai ungkapan hormat dan terima kasih sebab ia telah menjadi anugerah bagi kota mereka.
Arti nama
Christina = Bentuk Pendek Feminim dari nama Christianus
Christianus adalah nama Latin yang berarti : "Seorang Kristen " atau “Seorang pengikut Kristus”
Santa Margaretha dari Hunggaria
Lahir pada tahun 1242 dan meninggal pada 18 Januari 1270.
Sebagai Puteri raja Bela IV dari Hunggaria dan keponakan Santa Elisabeth dari Hunggaria. Semenjak dalam kandungan orang tuanya, Margaretha memang sudah dipersembahkan secara khusus kepada Tuhan dalam kehidupan bakti sebagai biarawati. Saat hari kelahirannya menjadi suatu persitiwa membahagiakan bagi seluruh anggota keluarganya.
Semenjak umur 3 tahun Margaretha sudah masuk kedalam biara Dominikan, dekat Veszprem. Setalah berumur 12 tahun Margaretha dipindhakan ke biara di pulau Danube, yang dihuni oleh biarawati-biarawati dari keluarga bangsawan. Semenjak berkembang menjadi dewasa, Margaretha semakin matang dalam kepribadian dan imannya, Ia semakin kuat dalam pilihan hidupnya menjadi seorang biarawati. Walaupun sempat dipinang oleh raja Ottokar II dari Bohemia, Margaretha tetap berpendirian kuat hanya sebagai mempelai Kristus, dan menolak dengan tegas pinangan raja Ottokar II. Setelah wafat proses beatifikasi atas dirinya segera dilakukan. Dan digelari Kudus pada tahun 1943.
Santa Priska
Santa Priska adalah seorang martir di abad pertama. Ia tinggal di kota Roma dan berasal dari keluarga bangsawan. Menurut legenda; ia menerima iman Kristen dan dibabtis oleh rasul Petrus.
Ketika kaisar Klaudius (kaisar Romawi sejak 24 Januari 41 - 13 Oktober 54) mulai menganiaya umat Kristen, Santa Prisca yang saat itu masih berusia tiga belas tahun ditangkap oleh para serdadu. Ia diperintahkan untuk murtad dengan cara menghaturkan persembahan bagi dewa Apollo. Remaja putri ini dengan tegas menolak untuk melakukan kekejian tersebut. Karena itu ia lalu dihukum mati setelah terlebih dahulu mengalami penyiksaan yang mengerikan.
Jenazahnya dimakamkan di sebuah katakombe dekat tempat kemartirannya, di Via Salaria Roma. Pada abad ke-4 atau ke-5 relikwinya dipindahkan ke sebuah gereja yang dibangun di dekat tempat tersebut. Gereja tersebut masih berdiri hingga saat ini dan dikenal dengan nama Gereja Tirtular Santa Priska di Aventine Hill Roma.(qq)
Arti nama
Prisca adalah bentuk Feminim dari nama Romawi Priscus yang berarti : "Tua, Kuno, Terhormat"
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari