Doa Katolik
Peringatan Wajib

S. Marta, Maria, dan Lazarus

Rabu, 29 Juli 2037· Putih · Pekan Psalterium I
29 Juli 2037

Bacaan Misa

S. Marta, Maria, dan Lazarus
Bacaan Pertama

Ketika Musa turun dari gunung Sinai--kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu--tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN. Ketika Harun dan segala orang Israel melihat Musa, tampak kulit mukanya bercahaya, maka takutlah mereka mendekati dia. Tetapi Musa memanggil mereka, maka Harun dan segala pemimpin jemaah itu berbalik kepadanya dan Musa berbicara kepada mereka. Sesudah itu mendekatlah segala orang Israel, lalu disampaikannyalah kepada mereka segala perintah yang diucapkan TUHAN kepadanya di atas gunung Sinai. Setelah Musa selesai berbicara dengan mereka, diselubunginyalah mukanya. Tetapi apabila Musa masuk menghadap TUHAN untuk berbicara dengan Dia, ditanggalkannyalah selubung itu sampai ia keluar; dan apabila ia keluar dikatakannyalah kepada orang Israel apa yang diperintahkan kepadanya. Apabila orang Israel melihat muka Musa, bahwa kulit muka Musa bercahaya, maka Musa menyelubungi mukanya kembali sampai ia masuk menghadap untuk berbicara dengan TUHAN.

Mazmur Tanggapan

Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya! Kuduslah Ia!
Musa dan Harun di antara imam-imam-Nya, dan Samuel di antara orang-orang yang menyerukan nama-Nya. Mereka berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab mereka.
Dalam tiang awan Ia berbicara kepada mereka; mereka telah berpegang pada peringatan-peringatan-Nya dan ketetapan yang diberikan-Nya kepada mereka.
Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita!

Bacaan Injil

"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."

Invitatorium

S. Marta, Maria, dan Lazarus

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Ibadat Bacaan

S. Marta, Maria, dan Lazarus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Raja Kasih Gembalaku,

Kebaikan-Nya tak pernah pudar.

Tak kurang suatu pun jika aku milik-Nya,

dan Dia milikku selamanya.
Di mana aliran air hidup mengalir,

jiwaku yang ditebus Dia pimpin;

dan di mana padang rumput hijau tumbuh,

dengan makanan surgawi Dia beri.
Sesat dan bodoh, sering aku menyimpang,

namun dalam kasih Dia mencariku;

dan di bahu-Nya dengan lembut Dia letakkan,

dan pulang, bersukacita, Dia bawaku.
Di lembah gelap kematian aku tak takut celaka,

bersama-Mu, Tuhan terkasih, di sisiku;

tongkat dan gada-Mu tetap penghiburku,

salib-Mu di depan untuk membimbingku.
Engkau menghidangkan meja di hadapanku;

pengurapan-Mu menganugerahkan rahmat;

dan oh, betapa sukacita yang meluap

dari piala-Mu yang murni mengalir!
Maka sepanjang hari-hari,

kebaikan-Mu tak pernah pudar;

Gembala Baik, semoga aku menyanyikan pujian-Mu

di dalam rumah-Mu selamanya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Aku mengasihi-Mu, Tuhan; Engkaulah kekuatanku.

Mazmur 17 (18)

Syukur atas keselamatan dan kemenangan

Pada waktu itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat (Wahyu 11:13).

I
Aku mengasihi-Mu, Tuhan, kekuatanku,

gunung batuku, bentengku, penyelamatku.

Allahku adalah gunung batu tempat aku berlindung;

perisaiku, pertolonganku yang perkasa, kubuku.
Tuhan layak menerima segala pujian;

ketika aku berseru, aku diselamatkan dari musuh-musuhku.
Gelombang maut mengelilingiku;

banjir kehancuran menyerangku;

jerat kubur menjeratku;

perangkap maut menghadangku.
Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan;

aku berseru kepada Allahku minta tolong.

Dari bait-Nya Dia mendengar suaraku;

seruanku sampai ke telinga-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAku mengasihi-Mu, Tuhan; Engkaulah kekuatanku.

Antifon 2Tuhan telah menyelamatkanku; Dia menginginkan aku menjadi milik-Nya.

II
Maka bumi berguncang dan bergoncang;

gunung-gunung terguncang sampai ke dasarnya:

mereka berguncang karena murka-Nya yang dahsyat.

Asap keluar dari hidung-Nya

dan api yang membakar dari mulut-Nya:

bara api menyala karena panasnya.
Dia menurunkan langit dan turun,

awan hitam di bawah kaki-Nya.

Dia datang bertakhta di atas kerubim,

Dia terbang di atas sayap angin.
Dia menjadikan kegelapan sebagai penutup-Nya,

air gelap awan-awan, kemah-Nya.

Cahaya bersinar di hadapan-Nya

dengan hujan es dan kilatan api.
Tuhan menggelegar di langit;

Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya.

Dia menembakkan panah-Nya, menyerakkan musuh,

memancarkan kilat-Nya dan membuat mereka lari.
Dasar samudra terungkap;

fondasi dunia tersingkap

pada guntur ancaman-Mu, ya Tuhan,

pada hembusan napas murka-Mu.
Dari atas Dia menjangkau dan menangkapku;

Dia menarikku dari air yang dahsyat.

Dia merebutku dari musuhku yang perkasa,

dari musuh-musuhku yang kekuatannya tidak dapat aku tandingi.
Mereka menyerangku pada hari kemalanganku,

tetapi Tuhan adalah penopangku.

Dia membawaku ke dalam kebebasan,

Dia menyelamatkanku karena Dia mengasihiku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan telah menyelamatkanku; Dia menginginkan aku menjadi milik-Nya.

Antifon 3Tuhan, nyalakanlah terang untuk bimbinganku dan serakkanlah kegelapanku.

III
Dia membalas aku karena aku benar,

membalas aku, karena tanganku bersih,

sebab aku telah menempuh jalan Tuhan

dan tidak menyimpang dari Allahku.
Sebab segala penghakiman-Nya ada di hadapanku:

aku tidak pernah mengabaikan perintah-perintah-Nya.

Aku selalu lurus di hadapan-Nya;

aku menjaga diriku dari kesalahan.
Dia membalas aku karena aku benar

dan tanganku bersih di mata-Nya.

Engkau penuh kasih kepada mereka yang mengasihi-Mu:

Engkau menunjukkan diri-Mu sempurna kepada yang sempurna.
Dengan yang tulus Engkau menunjukkan diri-Mu tulus,

tetapi yang licik Engkau kalahkan dalam kelicikan.

Sebab Engkau menyelamatkan umat yang rendah hati

tetapi merendahkan mata yang sombong.
Engkau, ya Tuhan, adalah pelitaku,

Allahku yang menerangi kegelapanku.

Bersama-Mu aku dapat menembus setiap penghalang,

bersama Allahku aku dapat memanjat setiap tembok.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, kekuatan dan keselamatan kami, nyalakanlah dalam diri kami api kasih-Mu dan biarkan kasih kami kepada-Mu bertumbuh menjadi kasih yang sempurna yang menjangkau sesama kami.

AntifonTuhan, nyalakanlah terang untuk bimbinganku dan serakkanlah kegelapanku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Engkau akan mendengar firman dari mulut-Ku.

℟ Engkau akan memberitahukan kepada orang lain apa yang telah Aku katakan.

Bacaan Pertama

Dari surat kedua Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus

9:1-15

Buah-buah rohani dari pengumpulan ini
Sesungguhnya tidak perlu lagi aku menulis kepadamu tentang pengumpulan ini untuk anggota-anggota gereja. Aku sudah tahu kerelaanmu, dan aku membanggakanmu kepada orang-orang Makedonia mengenai hal itu, dengan mengatakan bahwa Akhaya telah siap sejak tahun lalu. Semangatmu telah menggerakkan sebagian besar dari mereka. Namun demikian, aku mengutus saudara-saudara ini agar klaim kami tentangmu dalam hal ini tidak terbukti kosong. Aku melakukannya agar kamu siap, seperti yang telah kukatakan, jangan-jangan ada orang Makedonia datang bersamaku dan mendapati kamu tidak siap; maka aku akan dipermalukan—belum lagi kamu—karena telah memiliki kepercayaan ini. Aku merasa perlu untuk menasihati saudara-saudara ini untuk pergi kepadamu dan mengatur terlebih dahulu pemberian yang berlimpah yang telah kamu janjikan. Itu harus siap sebagai pemberian yang murah hati, bukan sebagai tuntutan.
Biarkan aku mengatakan ini: Barangsiapa menabur sedikit, akan menuai sedikit, dan barangsiapa menabur banyak, akan menuai banyak. Setiap orang harus memberi sesuai dengan apa yang telah ia putuskan dalam hatinya; bukan dengan sedih, bukan dengan terpaksa, karena Allah mengasihi pemberi yang gembira. Allah dapat melipatgandakan rahmat-Nya di antara kamu sehingga kamu selalu memiliki cukup segalanya dan bahkan surplus untuk perbuatan baik, seperti yang tertulis:

“Ia menyebarkan dan memberi kepada orang miskin, keadilan-Nya kekal selama-lamanya.”
Ia yang menyediakan benih bagi penabur dan roti bagi pemakan akan menyediakan dengan berlimpah; Ia akan melipatgandakan benih yang kamu tabur dan meningkatkan hasil kemurahan hatimu. Dalam segala hal kemurahan hatimu diperkaya; melalui kami itu menghasilkan ucapan syukur yang dipersembahkan kepada Allah. Pelayanan publik ini tidak hanya memenuhi kebutuhan anggota-anggereja tetapi juga melimpah dalam banyak syukur kepada Allah. Karena pelayananmu yang patut dipuji, mereka memuliakan Allah atas imanmu yang taat dalam Injil Kristus, dan atas kemurahan hatimu dalam berbagi dengan mereka dan dengan semua. Mereka berdoa untukmu dengan rindu karena rahmat yang melampaui batas yang telah Allah berikan kepadamu. Syukur kepada Allah atas karunia-Nya yang tak terlukiskan!

Responsorium Lukas 6:38; 2 Korintus 9:7

Berilah kepada orang lain dan kamu akan menerima;

ukuran yang baik, ditekan, diguncang, dan melimpah,

akan dicurahkan ke pangkuanmu.

℟ Sebab ukuran apa pun yang kamu berikan kepada orang lain

akan menjadi ukuran yang kamu terima.
Setiap orang harus memberi sesuai dengan apa yang telah ia putuskan dalam hatinya,

bukan dengan terpaksa atau di bawah paksaan.

℟ Sebab ukuran apa pun yang kamu berikan kepada orang lain

akan menjadi ukuran yang kamu terima.
Bacaan Kedua

Dari homili tentang Kisah Para Rasul oleh Santo Yohanes Krisostomus, uskup

Terang seorang Kristen tidak dapat luput dari perhatian
Tidak ada yang lebih dingin daripada seorang Kristen yang tidak berusaha menyelamatkan orang lain.
Kamu tidak dapat beralasan kemiskinan di sini; janda yang memasukkan dua keping uang kecilnya akan menjadi penuduhmu. Petrus berkata: Perak dan emas aku tidak punya. Paulus begitu miskin sehingga ia sering lapar dan tanpa makanan yang diperlukan.
Kamu tidak dapat beralasan kelahiran rendah, karena mereka dilahirkan rendah, dari keturunan rendah. Kamu tidak dapat menawarkan alasan kurangnya pendidikan, karena mereka tidak berpendidikan. Kamu tidak dapat beralasan sakit, karena Timotius juga memiliki kesehatan yang buruk, dengan sering sakit.
Setiap orang dapat membantu sesamanya, asalkan ia bersedia melakukan apa yang ada dalam kekuatannya. Lihatlah pohon-pohon yang tidak berbuah: tidakkah kamu perhatikan betapa kuat dan indahnya mereka, tegak, halus, dan tinggi? Jika kita memiliki taman, kita akan jauh lebih memilih pohon yang berbuah—delima dan zaitun—daripada pohon yang untuk kesenangan, bukan untuk kegunaan, dan kegunaan apa pun yang mereka miliki kecil.
Demikianlah orang-orang yang hanya memikirkan urusan mereka sendiri. Bahkan, mereka lebih buruk: pohon-pohon setidaknya berguna untuk bangunan atau untuk perlindungan, sedangkan orang yang egois hanya cocok untuk hukuman. Demikianlah gadis-gadis bodoh yang suci, cantik, dan terkendali, tetapi tidak melakukan apa pun untuk siapa pun. Jadi mereka dimakan api. Demikianlah orang-orang yang menolak memberi makan Kristus.
Perhatikan bahwa tidak ada dari mereka yang dituduh melakukan dosa pribadi. Mereka tidak dituduh melakukan percabulan atau sumpah palsu atau dosa semacam itu sama sekali: hanya karena tidak membantu orang lain. Orang yang mengubur talenta seperti ini. Hidupnya tanpa cela, tetapi ia tidak berguna bagi orang lain.
Bagaimana orang seperti itu bisa menjadi seorang Kristen? Katakan padaku, jika ragi tidak membuat seluruh adonan seperti dirinya sendiri, apakah itu benar-benar ragi? Lagi pula, jika parfum gagal menyebar ke sekelilingnya dengan keharumannya, apakah kita akan menyebutnya parfum?
Jangan katakan, “Tidak mungkin bagiku untuk mempengaruhi orang lain.” Jika kamu seorang Kristen, tidak mungkin hal ini tidak terjadi. Hal-hal yang ditemukan di alam tidak dapat disangkal; demikianlah di sini, karena ini adalah masalah sifat seorang Kristen.
Jangan menghina Allah. Jika kamu mengatakan bahwa matahari tidak dapat bersinar, kamu telah menghina Dia. Jika kamu mengatakan bahwa seorang Kristen tidak dapat membantu orang lain, kamu telah menghina Allah dan menyebut-Nya pendusta. Lebih mudah bagi matahari untuk tidak memberi kehangatan atau bersinar daripada bagi seorang Kristen untuk tidak menyebarkan cahayanya. Lebih mudah bagi terang untuk menjadi kegelapan daripada hal ini terjadi.
Jangan katakan bahwa itu tidak mungkin. Yang sebaliknya adalah tidak mungkin. Jangan menghina Allah. Jika kita telah mengatur urusan kita, hal-hal ini pasti akan terjadi dan akan mengikuti sebagai konsekuensi alami. Terang seorang Kristen tidak dapat luput dari perhatian. Lampu yang begitu terang tidak dapat disembunyikan.

Responsorium

Setelah Yesus membangkitkan Lazarus dari kematian,

mereka mengadakan perjamuan untuk-Nya di Betania,

℟ dan Marta melayani di meja.
Maria mengambil sekati minyak wangi yang mahal

dan mengurapi kaki Yesus.

℟ Dan Marta melayani di meja.

Doa Penutup

Ya Allah yang kekal abadi,

tanda-tanda kasih-Mu nyata

dalam kehormatan yang Engkau berikan kepada para kudus-Mu.

Semoga doa dan teladan mereka mendorong kami

untuk mengikuti Putra-Mu dengan lebih setia.

Kami mohon ini melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

S. Marta, Maria, dan Lazarus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Mari bernyanyi untuk menghormati
Wanita suci yang pantas dipuji
Hati berbakti sungguh tahan uji
Slalu mengabdi.

Tak terkalahkan oleh jerat lawan
Namun bertahan di tengah godaan
Memperjuangkan kerajaan Tuhan
Dan persatuan.

Berat tapanya tekun dalam doa
Siap sedia mengabdi sesama
Di mana-mana menyumbangkan jasa
Dengan gembira.

Dimulyakanlah Bapa mahamurah
Bersama Putra penebus dunia
Roh kudus pula penghibur Gereja
Slama-lamanya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Tuhan, dalam terangMu kami melihat cahaya.

Mazmur 35

Dosa berbisik di lubuk hati pendosa,*
"Tak perlu takut akan Allah".

Dosa mengelabui matanya,*
guna menutup kesalahannya.

Si pendosa menuturkan kejahatan dan tipu daya,*
tak pernah ia berlaku bijaksana dan berbuat baik.

Di atas ranjang ia merencanakan kejahatan,+
ia menempuh jalan yang tidak baik,*
dan tidak menolak yang jahat.

Ya Tuhan, kasihMu seluas langit,*
dan setiaMu menjangkau awan.

Bagaikan gunung tinggi keadilanMu,+
hukumMu bagaikan samudera raya,*
manusia dan hewan Kaulindungi.

Amat berhargalah kasih setiaMu, ya Tuhan,*
umat manusia bernaung di bawah sayapMu.

Mereka Kaupuaskan dengan kelimpahan rumahMu,*
dan Kauberi minum dari saluran kebahagiaan.

PadaMulah sumber kehidupan,*
dalam terangMu kami melihat cahaya.

Semoga tetaplah kasihMu bagi orang yang mencintai Engkau,*
dan setiaMu bagi mereka yang tulus hati.

Janganlah sicongkak menginjak hambaMu,*
janganlah tangan pendosa menghancurkan daku.

Orang yang berbuat jahat sudah jatuh,*
mereka dicampakkan dan tak dapat bangun lagi.

Antifon 1Tuhan, dalam terangMu kami melihat cahaya.

Antifon 2Tuhan, Engkau agung dan mulia, kuasaMu mengagumkan.

Ydt 16,2-3,15-19

Angkatlah nyanyian untuk Allahku dengan iringan rebana,*
bernyanyilah bagi Tuhan dengan bunyi genderang.

Lagukanlah bagiNya kidung baru,*
luhurkan dan sebutkanlah namaNya.

Sebab Allah telah menghancurkan perang,*
Tuhanlah namaNya.

Aku akan bermadah bagi Tuhan,*
madah baru bagi Allahku.

Tuhan, Engkau agung dan mulia,*
kuasaMu mengagumkan tiada bandingnya.

Segala ciptaanMu mengabdi padaMu,*
Engkau berfirman, maka segalanya terjadi.

Engkau mengutus RohMu untuk menciptakan semua,*
tak ada yang dapat melawan titahMu.

Sekalipun gunung rebah beserta dasarnya,+
sekalipun wadas luluh bagaikan lilin dihadapan wajahMu,*
namun Engkau tetap mengasihi orang yang takwa.

Tiada kurban layak bagiMu, meski harum sekalipun,*
bahkan yang paling baikpun tidak bernilai di hadapanMu.

Tetapi orang yang takwa,*
dia itulah besar selama-lamanya.

Antifon 2Tuhan, Engkau agung dan mulia, kuasaMu mengagumkan.

Antifon 3Segala bangsa, elukanlah Allah dengan sorak-sorai.

Mazmur 46 (47)

Segala bangsa bertepuktanganlah,*
elukanlah Allah dengan sorak-sorai.

Sebab Tuhan itu Allah yang agung dan dahsyat,*
raja besar atas seluruh bumi.

Semua bangsa ditaklukkan bagi kita,*
sekalian suku ditundukkanNya.

Bagi kita dipilihNya tanah pusaka,*
kebanggaan Yakub, kekasihNya.

Allah Tuhan kita telah naik, diiringi sorak-sorai,*
diiringi bunyi sangkakala.

Bernyanyilah bagi Allah dengan melagukan mazmur,*
bermazmurlah bagi raja kita.

Sebab Allah merajai semesta alam,*
nyanyikanlah mazmur penuh seni.

Allah merajai segala bangsa,*
bersemayam atas takhtaNya yang kudus.

Para pemimpin bangsa menggabungkan diri,*
dengan umat Allah Abraham.

Sebab Allah menguasai para raja,*
sangat agunglah Dia.

Antifon 3Segala bangsa, elukanlah Allah dengan sorak-sorai.

Bacaan Singkat (Rom 12,1-2)

Saudara-saudara, demi kerahiman Allah aku memperingatkan kamu! Persembahkanlah tubuhmu sebagai kurban yang hidup, yang suci dan berkenan pada Allah. Itulah ibadatmu yang sejati. Janganlah kamu menyesuaikan diri dengan dunia ini, melainkan berubahlah menjadi manusia berbudi baru, sehingga kamu sanggup membedakan apa yang dikehendaki Allah, apa yang baik, apa yang berkenan padaNya dan apa yang sempurna.

Lagu Singkat

℣.Tuhan memandang dia,* Serta menolong dia.℟.Tuhan.℣.Tuhan menyertai dia dan meneguhkan dia.℟.Serta menolong dia.℣.Kemuliaan.℟.Tuhan.

Antifon KidungKerajaan surga seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Waktu dijumpainya sebiji yang istimewa, dijualnya seluruh harta miliknya dan dibelinya mutiara itu.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungKerajaan surga seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Waktu dijumpainya sebiji yang istimewa, dijualnya seluruh harta miliknya dan dibelinya mutiara itu.

Doa Permohonan

Saudara-saudara, bersama dengan semua wanita kudus, marilah kita memuji penyelamat kita, sambil berseru:

℟. Datanglah, ya Tuhan Yesus.

Yesus Tuhan kami, Engkau telah mengampuni wanita berdosa karena cinta kasihnya yang besar,* ampunilah kami, ya Tuhan, karena kamipun sangat berdosa. ℟.

Yesus Tuhan kami, Engkau dilayani oleh para wanita selama perjalananMu ke Yerusalem,* perkenankanlah kami juga mengikuti jejakMu. ℟.

Yesus Tuhan kami, Engkau didengarkan Maria ketika Marta melayani,* semoga kami mengabdi kepadaMu dalam iman dan cinta kasih. ℟.

Yesus Tuhan kami, semua orang yang melakukan kehendakMu Kausebut saudara, saudari dan ibuMu,* semoga kami menyenangkan Dikau dengan perkataan dan perbuatan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah yang kekal abadi, tanda-tanda kasih-Mu nyata dalam kehormatan yang Engkau berikan kepada para kudus-Mu. Semoga doa dan teladan mereka mendorong kami untuk mengikuti Putra-Mu dengan lebih setia. Kami mohon ini melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama) Marilah kita memuji Tuhan. — Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

S. Marta, Maria, dan Lazarus

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Pe 1, 13-14)

Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,

Ayat Singkat

℣.Tunjukkanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan.℟.Dan ajarkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

S. Marta, Maria, dan Lazarus

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Marilah kita bernyanyi
Bagi penebus ilahi
Dengan iman dan harapan
Penuh cinta yang bertahan.

Sambil mohon dibebaskan
Dari tipu daya lawan
Agar selalu setia
Dalam mengabdi sesama.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Mazmur 118 (119),9-16

Bagaimana kaum muda dapat mempertahankan hidupnya tanpa cela?*
Dengan memperhatikan firmanMu.

Dengan segenap hati aku mencari Engkau,*
jangan biarkan aku menyimpang dari perintahMu.

Dalam hatiku kusimpan sabdaMu,*
agar aku jangan berdosa terhadapMu.

Terpujilah Engkau, ya Tuhan,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Bibirku akan mewartakan,*
segala ucapan mulutMu.

Aku bergembira atas perintahMu,*
melebihi segala harta.

TitahMu selalu kurenungkan,*
jalanMu selalu kuamat-amati.

KehendakMulah kesukaanku,*
firmanMu takkan kulupakan.

Antifon 1Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Antifon 2Langkahku menempuh jalan perintahMu, ya Tuhan.

Mazmur 16 (17) I

Tuhan, dengarkanlah permohonanku yang jujur,*
perhatikanlah seruanku.

Indahkanlah doaku,*
yang keluar dari hati yang ikhlas.

Semoga Engkau menjatuhkan keputusan bagiku,*
sebab Engkau tahu siapa yang benar.

Bila Engkau menguji hatiku,+
dan menelitinya waktu malam,*
bila Engkau mengusut aku, Engkau takkan mendapatkan kejahatan.

Mulutku tidak berdusta, tidak seperti orang lain,*
sabda bibirMu selalu kuperhatikan.

Langkahku menempuh jalan perintahMu,*
maka kakiku tidak goyah.

Aku berseru kepadamu, sebab Engkau mendengarkan daku, ya Allah,*
condongkanlah telingamu kepadaku, dengarkanlah kataku.

Tunjukkanlah keagungan kasih setiaMu,*
Engkau penyelamat orang yang berlindung kepadaMu.

Dengan kekuasaanMu Kauselamatkan mereka,*
dari tangan kaum durhaka.

Peliharalah aku bagaikan biji mata,*
sembunyikan daku di bawah naungan sayapMu.

Lindungilah aku terhadap orang berdosa yang menguasai aku,*
terhadap musuh yang dengan geram mengepung aku.

Antifon 2Langkahku menempuh jalan perintahMu, ya Tuhan.

Antifon 3Bangkitlah, Tuhan, luputkan daku dari orang berdosa.

Mazmur 16 (17) II

Mereka tak kenal belaskasihan,*
mereka bicara dengan angkuh.

Kini mereka mengerumuni aku,*
mengintai hendak mengempaskan daku ke tanah.

Rupanya seperti singa yang siap menerkam,*
seperti singa muda yang mengendap-endap di persembunyian.

Bangkitlah, Tuhan, hadapi dan rebahkanlah mereka,+
dengan pedangMu luputkan daku dari orang berdosa,*
dengan kuasaMu bebaskan daku dari kematian.

Karena kejujuranku aku memandang wajahMu,*
waktu bangun aku menikmati hadiratMu.

Antifon 3Bangkitlah, Tuhan, luputkan daku dari orang berdosa.

Bacaan singkat Flp 4,8.9

Saudara-saudara, segala yang benar, luhur dan adil, segala yang suci, manis dan mulia, segala yang utama dan patut dipuji, itulah yang harus kamu pikirkan. Dan apa saja yang telah kamu pelajari dari padaku, serta yang kamu terima dan dengar dari padaku, atau yang kamu saksikan padaku, itu pula yang harus kamu lakukan. Jika demikian, maka Allah, pokok segala damai, akan tetap menyertai kamu.

℣.Aku hendak bermazmur bagiMu, ya Tuhan.℟.Aku hendak hidup tanpa cela.

Doa Penutup

Ya Allah yang kekal abadi, tanda-tanda kasih-Mu nyata dalam kehormatan yang Engkau berikan kepada para kudus-Mu. Semoga doa dan teladan mereka mendorong kami untuk mengikuti Putra-Mu dengan lebih setia. Kami mohon ini melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama) Marilah kita memuji Tuhan. — Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

S. Marta, Maria, dan Lazarus

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Iac 4, 7-8a. 10)

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.

Ayat Singkat

℣.Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada orang yang takut akan Dia.℟.Kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

S. Marta, Maria, dan Lazarus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Marilah kita memuji
Wanita yang tabah hati
Terkenal di mana-mana
Karena kesuciannya.

Penuh cinta pada Tuhan
Teguh kuat dalam iman
Gagah ditempuhnya jalan
Berpedoman pengabdian.

Badan diatur puasa
Hati dikuatkan doa
Maka kini menikmati
Kegembiraan surgawi.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada hamba yang setya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Tuhanlah cahaya dan penyelamatku, siapa 'kan kutakuti?

Mazmur 26

Tuhanlah cahaya dan penyelamatku, siapa 'kan kutakuti?*
Tuhanlah benteng hidupku, siapa 'kan kugentari?

Bila penjahat menyerang untuk memangsa aku,*
maka seteru dan lawanku sendirilah yang tergelinjir dan jatuh

Biarpun sepasukan tentara melawan daku,*
hatiku tidak gentar.

Biarpun pertempuran berkecamuk di kelilingku,*
aku tetap percaya.

Hanya satu yang kuminta pada Tuhan, hanya inilah yang kukehendaki,*
diam di rumah Tuhan sepanjang hidupku.

Untuk merasakan kebaikan Tuhan,*
dan menikmati rumahNya.

Tuhan melindungi aku terhadap bahaya,+
menyembunyikan daku dalam kemahNya,*
memindahkan daku ke benteng yang tinggi.

Kini aku berjaya,*
atas musuh di sekelilingku.

Kini aku mempersembahkan kurban syukur dengan gembira,*
aku menyanyikan mazmur dalam kemah Tuhan.

Antifon 1Tuhanlah cahaya dan penyelamatku, siapa 'kan kutakuti?

Antifon 2Wajahmu kucari, ya Tuhan; janganlah wajahMu Kausembunyikan dari padaku.

Mazmur 26 II

Tuhan, dengarkanlah suara seruanku,*
kasihanilah aku dan kabulkanlah doaku.

Seturut firmanMu kucari wajahMu,*
wajahMu kucari, ya Tuhan.

Jangan wajahMu Kausembunyikan dari padaku,*
jangan hambaMu Kautolak dengan murka.

Sebab Engkau penolongku, jangan membuang aku,*
jangan meninggalkan daku, ya Allah penyelamatku.

Sekalipun ayah dan ibu meninggalkan daku,*
namun Tuhan selalu menyambut aku.

Tunjukkan jalanMu kepadaku, ya Tuhan,*
bimbinglah aku di jalan yang aman sentosa.

Jangan aku Kauserahkan kepada kekuasaan lawanku,*
sebab mereka bersaksi dusta dan bersumpah palsu melawan daku.

Aku yakin aku merasakan kebaikan Tuhan,*
selagi aku masih hidup.

Berharaplah kepada Tuhan, teguhkan dan kuatkan hatimu,*
berharaplah kepada Tuhan.

Antifon 2WajahMu kucari, ya Tuhan; janganlah wajahMu Kausembunyikan dari padaku.

Antifon 3Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dalam segala sesuatu.

Kol 1,12-20

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,+
yang membuat kita layak mendapat bagian,*
dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan,*
dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih.

Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,*
yaitu pengampunan dosa.

Kristuslah gambar Allah, Ia menampakkan yang tak kelihatan,*
Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,*
baik di angkasa maupun di bumi;

Baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,*
singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.

Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraanNya dan untuk Dia,+
Ia mendahului segala sesuatu,*
dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja,+
Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,*
supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.

Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhanNya diam dalam Kristus,+
dan dengan perantaraan Kristus,*
Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya.

Baik yang di bumi maupun di angkasa,*
segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.

Antifon 3Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dari segala sesuatu.

Bacaan Singkat (Rom 8,28-30)

Saudara-saudara, kita tahu, bahwa segala-galanya menguntungkan mereka yang mencintai Allah, yaitu semua orang yang terpanggil menurut rencana Allah dari semula. Karena semua orang yang dikenal Allah dari semula, ditentukanNya dari semula pula untuk menjadi serupa dengan citra PuteraNya, supaya di antara banyak saudara Kristus menjadi yang sulung. Semua yang ditentukan Allah dari semula, dipanggilNya juga; semua yang dipanggil diselamatkanNya, dan semua yang diselamatkan dimuliakan olehNya.

Lagu Singkat

℣.Tuhan memilih dia,* Dan mencintai dia.℟.Tuhan.℣.Tuhan menerimanya ke dalam kemuliaan.℟.Dan mencintai dia.℣.Kemuliaan.℟.Tuhan.

Antifon KidungAku bersuka ria dalam Tuhan dengan hati lapang, sebab aku telah menikmati keselamatan.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAku bersuka ria dalam Tuhan dengan hati lapang, sebab aku telah menikmati keselamatan.

Doa Permohonan

Marilah kita bersama para wanita kudus berdoa kepada Tuhan untuk GerejaNya:

℟. Ingatlah akan GerejaMu, ya Tuhan.

Dengan iman yang teguh para martir menghadapi kematian badani,* berikanlah kekuatan kepada Gereja dalam segala cobaan. ℟.

Dengan tabah para wanita kudus menjawab panggilan rahmat dalam perkawinan suci,* semoga GerejaMu subur dalam kerasulannya. ℟.

Dengan sabar para janda suci menguduskan kesepiannya dengan doa dan bakti,* semoga GerejaMu menunjukkan cinta kasih kepada dunia. ℟.

Dengan tekun para ibu mendidik anak-anak bagi kerajaan Allah dan masyarakat,* semoga GerejaMu membimbing semua manusia kepada keselamatan dan kehidupan abadi. ℟.

Dengan gembira semua wanita suci memandang cahaya wajahMu,* semoga para anggota Gereja yang telah meninggal bergembira karena memandang wajahMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah yang kekal abadi, tanda-tanda kasih-Mu nyata dalam kehormatan yang Engkau berikan kepada para kudus-Mu. Semoga doa dan teladan mereka mendorong kami untuk mengikuti Putra-Mu dengan lebih setia. Kami mohon ini melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama) Marilah kita memuji Tuhan. — Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Penutup

S. Marta, Maria, dan Lazarus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengsungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Ef 4,26-27

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

Beato Lek Sirdani

Martir · 1891-1948

Beato Lek Sirdani adalah seorang Imam praja dari Keuskupang Agung Shkodrë-Pult Albania. Ia lahir pada tanggal 1 Maret 1891 di Bogë, Shkodrë, Albania, dalam sebuah keluarga katolik yang saleh. Kedua orang tuanya telah meninggal dunia saat ia masih kecil. Ia lalu diasuh oleh seorang bibinya dan seorang kerabat Muslim kemudian membiayai pendidikannya.

Bersama saudaranya Marin, Lek Sirdani masuk seminari menengah Keuskupan di Shkodrë. Marin kemudian menjadi seorang biarawan Fransiskan, sedangkan Leks melanjutkan studi Teologi ke Seminari Tinggi di Innsbruck Austria. Studinya selesai pada tahun 1916 dan ia ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 24 April 1916 di Austria. Leks lalu dipanggil kembali ke Albania untuk berkarya sebagai imam praja Keuskupan Agung Shkodrë-Pult, Albania.

Pada tanggal 26 Juli 1948, pada misa perayaan pesta santa Anna, dalam homilinya pater Lek Sirdani mengunakan bahasa kiasan untuk menguatkan umat yang hidup dalam penindasan rezim komunis Albania.

"Saudara-saudaraku, awan hitam tengah menutupi kita, tapi jangan takut. Karena awan putih akan datang dan kita akan berkilauan bagai batu-batu sungai setelah hujan."

Mata-mata komunis mencatat kalimat tersebut dan keesokan harinya (27 Juli 1948) pater Leks langsung ditangkap. Ia ditahan di penjara Koplik dan disiksa dengan sangat mengerikan. Wajahnya dipukuli sampai tidak dapat dikenali lagi, tubuhnya disetrum, disulut besi membara, dan dikuliti hidup-hidup. Pada tanggal 29 Juli 1948 Lek Sirdani yang sudah sekarat dibuang ke tempat pembuangan limbah kamar mandi penjara dan dibiarkan mati lemas dalam genangan tinja dan air seni para narapidana.

Rakyat Albania menyambut Beatifikasi 38 Martir Albania

Beato Lek Sirdani dibeatifikasi bersama 38 Martir Albania pada tanggal 5 November 2016 oleh Paus Fransiskus. Pestanya dirayakan pada tanggal 29 Juli sesuai hari kematiannya; dan pada hari pesta bersama Para Martir Albania pada tanggal 5 November. (qq).

Misa Beatifikasi Para Martir Albania 5 November 2016

Arti nama

Sumber : KLek = Bentuk Pendek dari nama Aleksander

Aleksander = Berasal dari nama Yunani Αλεξανδρος (Alexandros) yang berarti : Pembela umat Manusia

Diturunkan dari kata αλεξω (alexo) : "membantu, membela" dan ανηρ (aner) : "Manusia, Orang" (genitive ανδρος).

Beato Urbanus II

Paus · ± 1042-1099

Beato Paus Urbanus II dilahirkan sekitar tahun 1042 di Lagery (dekat kota Châtillon-sur-Marne) Perancis. Nama babtisnya adalah Odo de Lagery. Dia berasal dari keluarga ningrat Perancis dan memperoleh pendidikan yang baik. Pada usia muda ia masuk biara Benediktin di Cluny dan ditahbiskan menjadi imam beberapa tahun kemudian. Kecerdasannya membuat biarawan benediktin ini di panggil ke Roma untuk membantu Paus Santo Gregorius VII, yang juga seorang Benediktin, yang sedang melaksanakan reformasi dalam tubuh Gereja.

Sukses membantu Paus Gregorius dalam reformasinya; Odo kemudian ditunjuk menjadi Uskup di Ostia Italia; dan selanjutnya diangkat menjadi Pangeran Gereja (Kardinal). Setelah Paus Viktor III (penerus Paus Gregorius VI) meninggal dunia, para Kardinal dengan suara bulat menunjuk Kardinal Oddo de Legary sebagai Paus yang baru. Ia kemudian ditahbiskan pada tanggal 12 Maret 1088 dan menggunakan nama : Urbanus II.

Masa kepausannya memiliki arti yang sangat penting dalam sejarah Gereja dan dunia. Dalam beberapa abad sebelumnya, Gereja menghadapi bahaya kehancuran akibat invasi bangsa muslim. Wilayah-wilayah umat Kristen satu demi satu direbut melalui peperangan yang berdarah oleh bangsa Arab Muslim. Pada awal abad ketujuh wilayah kerajaan Kristen Byzantium di Timur Tengah jatuh ketangan mereka. Di pertengahan abad ke delapan, seluruh wilayah Afrika Utara telah mereka kuasai. Di tahun 1070 Kota Yerusalem jatuh ke tangan bangsa Muslim Turki, dan tahun 1071, kaisar Yunani, Diogenes dikalahkan. Daerah Asia kecil dan Syria menjadi mangsa bangsa Turki selanjutnya, lalu kota Antiokhia dikalahkan pada tahun 1084. Menjelang tahun 1092 semua kota- kota metropolitan Kristen di Asia telah jatuh ketangan mereka.

Bahaya invasi ini membuat para kaisar Romawi Timur di Konstantinopel melupakan skisma yang memisahkan Konstantinopel dan Roma pada tahun 1054 (Skisma Katolik - Orthodox), dan memohon bantuan dari Paus di Roma. Di tahun 1073 Kaisar Michael VII menyurati Paus Santo Gregorius VII untuk memohon bantuan. Paus memikirkan untuk mengirimkan pasukan ke Timur untuk mengembalikan kesatuan umat Kristen, mengusir keluar bangsa Turki dari tanah Kristen, dan menyelamatkan Gereja Makam Suci (Holy Sepulchre) tempat Tuhan Yesus pernah dikuburkan. Namun ide ini tidak bisa ia wujudkan pada masa kepemimpinannya. Paus Urbanus II sebagai penerusnya, dan yang pernah menjadi pembantu utamanya, bertekad untuk melanjutkan rencana Paus Gregorius VII.

Pada awal bulan November 1095 bapa Paus Urbanus II menggelar Konsili Clermont di Prancis Selatan yang dihadiri bukan saja oleh Para Uskup dan Para Kepala Biara, tapi juga kaum bangsawan, para ksatria dan rakyat sipil. Pada pertemuan yang diadakan di tempat terbuka itu, Paus menyerukan kepada para Raja Kristen di Eropa untuk melupakan pertikaian diantara mereka dan berdamai satu sama yang lain agar memusatkan kekuatan militer mereka untuk membela Kekristenan dari ancaman kepunahan akibat invasi bangsa Muslim. Jawaban dari para hadirin sangat antusias dan menyerukan "Deus Vult!" (Tuhan menghendakinya!)

Pada tanggal 27 November 1095 bapa Paus mengeluarkan dekrit untuk membebaskan wilayah - wilayah umat Kristen yang telah diduduki oleh bangsa Muslim, dan membebaskan orang- orang Kristen saat itu yang berada dalam penganiayaan oleh kaum Muslim di Timur Tengah. Dekrit itu sendiri tidak bernada agresif, melainkan hanya demi mempertahankan diri dari kepunahan. Maka terjadinya Perang Salib, yang memakan korban banyak jiwa. Memang bukan kondisi ideal, namun nampaknya saat itu bapa Paus tidak mempunyai pilihan lain, mengingat kondisi yang sudah sangat genting yang mengancam eksistensi dunia kekristenan itu sendiri, dan juga sebagai langkah melindungi para peziarah dan tempat-tempat suci bersejarah di daerah Yerusalem dan sekitarnya. Maksud ini didukung juga oleh umat Kristen yang juga mempunyai keprihatinan yang sama; sebab jika tidak demikian, tidak mungkin hal ini memperoleh dukungan yang luas dari kalangan masyarakat Kristen di Eropa.

Perang salib yang berlangsung dalam delapan episode (sebagian mengatakan 9 episode) selama hampir dua abad (1095 - 1270), kenyataannya gagal merebut kembali wilayah-wilayah kristen yang diduduki bangsa muslim. Namun suatu hal yang pasti, perang ini telah berhasil menggagalkan upaya mereka untuk menghancurkan Kekristenan. Dapat dibayangkan jika saat itu Paus Urbanus II tidak bertindak, bukannya tidak mungkin, agama Kristen tidak akan eksis seperti sekarang dan hilanglah semua bukti tentang keberadaan Tuhan Yesus dalam sejarah manusia. Mungkin juga hilanglah semua kitab-kitab suci yang pada waktu itu disimpan di gereja-gereja/ biara-biara di sekitar Yerusalem. Tanpa perang salib; Roma, mungkin akan bernasib seperti Konstantinopel. Tanpa perang salib, umat Kristen tidak akan dapat berziarah ke tempat- tempat suci di Yerusalem seperti saat ini.

Paus Urbanus II tutup usia pada tanggal 29 Juli 1099, tepat dua minggu setelah kota Yerusalem direbut oleh para Crusaders pada tanggal 15 juli 1099. Ia di beatifikasi oleh Paus Leo XIII pada tahun 1881 dan pestanya dirayakan sesuai hari kematiannya yaitu 29 juli.

Arti nama

Berasal dari bahasa Latin “Urbanus” yang berarti : “Penghuni/warga Kota”

Santa Marta

Perawan dan Sahabat Yesus · abad ke-1

Kisah tentang Marta dilukiskan Yohans dalam Injilnya 11:1-14. Di dalamnya terungkap jelas bahwa Marta dan Maria bersama Lazarus saudara mereka amat disayangi oleh Yesus. Mereka tinggal di Betania, sebuah kampung kecil yang letaknya tak jauh dari Yerusalem. Ketika Yesus mengunjungi mereka sehubungan dengan peristiwa kematian Lazarus, Marta selaku adik Maria bertindak sebagai pelayan. Ia sibuk menyediakan makanan bagi Yesus dan Rasul-rasul yang menyertaiNya. Sedangkan Maria kakaknya, yang pernah meminyaki kaki Yesus dan menyekakan rambutnya, duduk di depan Yesus sambil mendengarkan Sabda Yesus.

Ketika Lazarus sakit keras, Marta dan Maria mengirimkan khabar kepada Yesus. Pada waktu itu Yesus ada diseberang sungai Yordan yang agak jauh dari Betania. "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit" demikian bunyi khabar itu. Yesus sengaja tinggal di tempat itu selama dua hari, lalu pergi ke Betania untuk menghibur Marta dan Maria. Tatkala Yesus datang, Marta pergi menemui Dia. Maka terjadilah percakapan indah antara dia dengan Yesus. Dengan sikap yang realistis dan penuh iman kepada Yesus, Marta berkata: "Tuhan, sekiranya Engkau ada disini, saudaraku pasti tidak mati. Teapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepadaMu segala sesuatu yang Engkau minta kepadaNya", kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit", kata Marta: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman". Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati…". Marta memang kurang memahami apa yang dikatakan Yesus, namun ia percaya kepada Yesus: "Ya Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia". Marta adalah seorang wanita yang bersemangat iman dan praktis, ramah dan rajin.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari